Sebagai salah satu kota industri yang ada di Provinsi Banten, UMK Cilegon masuk sebagai salah satu UMK tertinggi di Indonesia di posisi ke-6.
Bahkan, UMK Cilegon ini menjadi UMK tertinggi yang ada di Provinsi Banten.
Dengan UMK yang bersaing ini membuat Cilegon menjadi salah satu kota tujuan untuk bekerja.
Lalu berapa besaran UMK Cilegon tahun 2026 dan berapa kenaikannya?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai UMK Cilegon tahun 2026 dan kenaikannya.
Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:
Berapa UMK Cilegon 2026?

Berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 703 Tahun 2025 UMK Cilegon 2026 adalah Rp5.469.922,59 per bulan.
Besaran tersebut ditetapkan oleh Gubernur Banten pada 24 Desember 2025.
Sebagai pembanding, UMK Kota Cilegon pada 2025 sebesar Rp5.128.084,48.
Artinya, pekerja yang masuk cakupan ketentuan UMK mengalami kenaikan batas upah minimum sebesar lebih dari Rp341 ribu dibandingkan tahun sebelumnya.
Berikut rincian perubahannya:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| UMK Cilegon 2025 | Rp5.128.084,48 |
| UMK Cilegon 2026 | Rp5.469.922,59 |
| Selisih kenaikan | Rp341.838,11 |
| Persentase kenaikan | 6,67% |
| Mulai berlaku | 1 Januari 2026 |

Baca Juga: UMR Bekasi 2026 Naik 5,42%, Tertinggi di Indonesia
Berapa Kenaikan UMK Cilegon 2026?
Jika dibandingkan dengan UMK tahun sebelumnya, UMK Cilegon 2026 mengalami kenaikan sebesar Rp341.838,11.
Sementara itu, persentase kenaikannya ditetapkan sebesar 6,67%.
| Komponen | UMK Cilegon |
|---|---|
| Sebelum penyesuaian | Rp5.128.084,48 |
| Setelah penyesuaian | Rp5.469.922,59 |
| Kenaikan nominal | Rp341.838,11 |
| Perubahan | 6,67% |
Penyesuaian tersebut tidak hanya mempertimbangkan satu indikator.
Penghitungan upah minimum 2026 mengacu pada formula yang diatur dalam PP Nomor 49 Tahun 2025, yaitu mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu (α).
Indeks tertentu tersebut berada dalam rentang 0,50 sampai 0,90 dan ditentukan oleh dewan pengupahan dengan mempertimbangkan keseimbangan kepentingan pekerja dan perusahaan serta perbandingan upah minimum dengan kebutuhan hidup layak.
Dengan demikian, kenaikan UMK Cilegon 2026 merupakan hasil dari mekanisme penyesuaian yang ditetapkan dalam regulasi, bukan sekadar keputusan sepihak berdasarkan kenaikan nominal tahun sebelumnya.
Baca Juga: UMK Bandar Lampung 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Bagaimana UMK Cilegon 2026 Ditetapkan?

Penetapan UMK Cilegon 2026 mengikuti mekanisme pengupahan nasional dan keputusan pemerintah daerah.
Dasar hukum utama yang digunakan adalah PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan sebagaimana telah diubah, terakhir melalui PP Nomor 49 Tahun 2025.
PP Nomor 49 Tahun 2025 mengubah formula penyesuaian upah minimum. Secara umum, formula tersebut dapat dituliskan sebagai berikut:
UM(t+1) = UM(t) + Nilai Penyesuaian UM(t+1)
Sementara nilai penyesuaian dihitung dengan formula:
Nilai Penyesuaian UM(t+1) = {Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi × α)} × UM(t)
Dalam formula tersebut, α atau indeks tertentu memiliki rentang 0,50 hingga 0,90.
Dalam menentukan UMK Cilegon tahun 2026, ada 5 pertimbangan yang digunakan, yakni sebagai berikut:
1. Inflasi
Inflasi menjadi salah satu variabel yang diperhitungkan dalam penyesuaian upah minimum.
Indikator ini digunakan untuk memperhitungkan perubahan harga barang dan jasa yang berpengaruh terhadap daya beli pekerja.
Berdasarkan indikator strategis BPS Kota Cilegon, inflasi Kota Cilegon pada 2025 tercatat sebesar 2,63%.
2. Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi juga menjadi bagian dari formula penyesuaian.
BPS mencatat ekonomi Kota Cilegon pada 2025 tumbuh 5,78%, meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi 2024 yang sebesar 4,84%.
Dari sisi produksi, sektor industri pengolahan menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Cilegon.
Pada 2025, industri pengolahan tumbuh 7,09%.
Kondisi tersebut relevan dengan karakter ekonomi Cilegon yang dikenal sebagai salah satu pusat industri di Banten.
Baca Juga: UMK Tangerang Selatan 2026 Naik 5,50%, Ini Detailnya
3. Parameter penyesuaian
Selain inflasi dan pertumbuhan ekonomi, formula baru menggunakan indeks tertentu atau α. Nilainya tidak boleh berada di luar rentang 0,50 hingga 0,90.
Penentuan indeks tersebut mempertimbangkan keseimbangan kepentingan pekerja dan perusahaan serta perbandingan upah minimum dengan kebutuhan hidup layak.
4. Peran dewan pengupahan
Dewan Pengupahan Provinsi Banten turut memberikan pertimbangan dalam proses penetapan UMK 2026.
Keputusan Gubernur Banten Nomor 703 Tahun 2025 mencantumkan surat Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Banten mengenai pertimbangan dan saran penetapan UMK dan upah minimum sektoral kabupaten/kota di Provinsi Banten tahun 2026.
Selain itu, Pemerintah Kota Cilegon juga menyampaikan rekomendasi UMK dan upah minimum sektoral kepada Pemerintah Provinsi Banten sebagai bagian dari proses penetapan.
5. Keputusan Gubernur Banten
Tahap akhir penetapan dilakukan melalui Keputusan Gubernur Banten.
Untuk UMK 2026, Gubernur Banten menetapkan Keputusan Gubernur Nomor 703 Tahun 2025 pada 24 Desember 2025. Keputusan tersebut kemudian mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
Baca Juga: UMK Sidoarjo Tahun 2026 Naik 5,09%, Cek Detailnya di Sini
Kapan UMK Cilegon 2026 Mulai Berlaku?
UMK Cilegon 2026 mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
Keputusan Gubernur Banten Nomor 703 Tahun 2025 ditetapkan di Serang pada 24 Desember 2025.
Dalam diktum kelima keputusan tersebut dinyatakan bahwa keputusan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
Dengan demikian, perusahaan yang berada dalam cakupan ketentuan UMK Kota Cilegon perlu menggunakan besaran UMK 2026 sebagai dasar pemenuhan upah minimum sejak awal tahun 2026.
Ketentuan ini penting diperhatikan oleh perusahaan dalam proses penggajian. Sistem payroll perlu diperbarui agar besaran upah minimum, komponen upah, dan pengaturan pekerja dapat mengikuti ketentuan yang berlaku.
Pengusaha juga dilarang membayar upah lebih rendah dari UMK yang telah ditetapkan, dengan pengecualian yang diatur bagi usaha mikro dan kecil berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: UMP di 6 Provinsi Papua 2026 dan Besaran UMK
Siapa yang Mendapatkan UMK Cilegon 2026?

UMK Cilegon 2026 berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan.
Artinya, UMK tidak otomatis menjadi angka gaji yang harus diterima seluruh pekerja tanpa memperhatikan masa kerja dan struktur pengupahan perusahaan.
Untuk pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, perusahaan wajib menyusun dan memberlakukan struktur dan skala upah sebagai dasar menentukan besaran upah.
Ketentuan ini penting karena pekerja dengan masa kerja dan pengalaman lebih panjang tidak semata-mata diposisikan pada angka upah minimum.
Selain masa kerja, pekerja dengan kualifikasi tertentu yang dipersyaratkan untuk suatu jabatan dapat memperoleh upah lebih tinggi daripada upah minimum.
1. Ketentuan masa kerja
Secara sederhana, penerapannya dapat dilihat pada tabel berikut:
| Masa kerja | Acuan pengupahan |
|---|---|
| Kurang dari 1 tahun | UMK Cilegon 2026 sebagai batas minimum sesuai ketentuan |
| Lebih dari 1 tahun | Struktur dan skala upah |
| Kualifikasi tertentu | Dapat memperoleh upah lebih tinggi dari minimum |
Perusahaan perlu memastikan struktur dan skala upah tersedia dan diterapkan secara konsisten.
Baca Juga: UMK Serang Tahun 2026 dan Dasar Penetapannya
2. Struktur dan skala upah
Struktur dan skala upah dapat digunakan perusahaan untuk membedakan besaran upah berdasarkan jabatan, masa kerja, kompetensi, tanggung jawab, serta faktor lain sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, kenaikan UMK tidak selalu berarti seluruh pekerja mendapatkan kenaikan dengan nominal yang sama.
Pengaruhnya terhadap masing-masing pekerja dapat berbeda bergantung pada sistem pengupahan yang digunakan perusahaan.
3. Kewajiban perusahaan
Perusahaan yang berada dalam cakupan UMK perlu memastikan pembayaran upah tidak berada di bawah batas minimum yang ditetapkan.
Hal tersebut juga perlu diperhatikan dalam administrasi payroll, terutama ketika perusahaan memiliki banyak karyawan dengan jabatan, masa kerja, tunjangan, dan komponen penghasilan yang berbeda.
Baca Juga: UMK Salatiga Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Berapa UMK Cilegon dari Tahun ke Tahun?
Perkembangan UMK Cilegon menunjukkan adanya kenaikan dari 2022 hingga 2026. Berikut perbandingannya:
| Tahun | UMK Cilegon | Kenaikan | Persentase |
|---|---|---|---|
| 2022 | Rp4.340.254,00 | – | – |
| 2023 | Rp4.657.222,94 | Rp316.968,94 | 7,30% |
| 2024 | Rp4.815.102,80 | Rp157.879,86 | 3,39% |
| 2025 | Rp5.128.084,48 | Rp312.981,68 | 6,50% |
| 2026 | Rp5.469.922,59 | Rp341.838,11 | 6,67% |
Pada 2023, UMK Cilegon meningkat 7,30% dari Rp4.340.254 menjadi Rp4.657.222,94.
Angka 2022 dan 2023 tersebut tercantum dalam informasi resmi Pemerintah Provinsi Banten.
Pada 2024, UMK meningkat menjadi Rp4.815.102,80. Kemudian pada 2025 naik menjadi Rp5.128.084,48.
Kenaikan kembali terjadi pada 2026 sehingga UMK Cilegon mencapai Rp5.469.922,59.
Jika dibandingkan dengan 2022, nominal UMK Cilegon 2026 meningkat sekitar Rp1,13 juta dalam empat kali periode penyesuaian.
Baca Juga: UMP dan UMK di Sumatera Utara Tahun 2026
Bagaimana UMK Cilegon Dibandingkan UMK di Banten?

Kota Cilegon merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas industri yang kuat di Provinsi Banten.
Untuk melihat posisi UMK Cilegon secara regional, berikut perbandingan UMK 2026 di delapan kabupaten/kota Banten:
| Kabupaten/Kota | UMK 2026 |
|---|---|
| Kota Cilegon | Rp5.469.922,59 |
| Kota Tangerang | Rp5.399.405,69 |
| Kota Tangerang Selatan | Rp5.247.870,00 |
| Kabupaten Tangerang | Rp5.210.377,00 |
| Kabupaten Serang | Rp5.178.521,19 |
| Kota Serang | Rp4.665.927,94 |
| Kabupaten Pandeglang | Rp3.360.078,06 |
| Kabupaten Lebak | Rp3.330.010,62 |
Berdasarkan keputusan gubernur tersebut, UMK Cilegon 2026 lebih tinggi daripada UMK tujuh kabupaten/kota lainnya di Banten dan juga UMP Banten.
Kota Tangerang berada pada angka Rp5.399.405,69, sedangkan Kabupaten Tangerang mencapai Rp5.210.377.
Kota Tangerang Selatan berada di angka Rp5.247.870 dan Kabupaten Serang Rp5.178.521,19.
Sementara itu, UMK Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak masing-masing berada di bawah angka tersebut.
Perbedaan UMK antardaerah menunjukkan bahwa standar upah minimum kabupaten/kota tidak harus sama meskipun masih berada dalam satu provinsi.
Baca Juga: UMK Malang Tahun 2026 dan Dasar Kenaikannya
Apa Saja Peluang Kerja yang Ada di Cilegon
Kota Cilegon dikenal sebagai salah satu pusat industri di Provinsi Banten.
Perkembangan kawasan industri juga membuat peluang kerja tidak hanya berasal dari sektor manufaktur, tetapi dapat berkembang ke sektor pendukung lainnya.
Data BPS menunjukkan bahwa ekonomi Cilegon pada 2025 tumbuh 5,78%.
Industri pengolahan menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi, yaitu 7,09%.
Beberapa bidang pekerjaan yang dapat ditemukan di Cilegon antara lain:
- Industri manufaktur dan baja, seperti operator produksi, teknisi, quality control, engineering, dan maintenance.
- Industri kimia dan petrokimia, termasuk pekerjaan pada bidang produksi, laboratorium, engineering, dan keselamatan kerja.
- Logistik dan pergudangan, terutama karena aktivitas industri membutuhkan distribusi bahan baku dan produk.
- Pelabuhan dan transportasi, termasuk operasional, administrasi, teknis, dan jasa pendukung.
- Konstruksi, baik untuk pembangunan fasilitas industri maupun infrastruktur.
- Administrasi dan keuangan, yang dibutuhkan oleh perusahaan industri maupun perusahaan jasa.
- Human resources, seperti HR staff, recruiter, payroll, dan administrasi personalia.
- Perdagangan dan jasa, termasuk retail, restoran, perhotelan, dan berbagai layanan pendukung aktivitas industri.
Pada 2026, Disnaker Kota Cilegon juga menyelenggarakan Job Fair Mini yang menghadirkan perusahaan yang membuka peluang kerja.
Kegiatan tersebut menunjukkan adanya aktivitas penyaluran tenaga kerja melalui layanan ketenagakerjaan daerah.
Baca Juga: UMK Cirebon Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Apa Saja Perusahaan yang Ada di Cilegon?
Sebagai kota industri, Cilegon memiliki berbagai perusahaan yang bergerak di bidang baja, petrokimia, energi, manufaktur, dan sektor pendukung.
Beberapa perusahaan yang tercatat dalam informasi Pemerintah Kota Cilegon antara lain:
- PT Krakatau Steel
- PT Krakatau Posco
- PT Chandra Asri
- PT Lotte Chemical Titan Nusantara
- PT Indonesia Power
- PT Krakatau Osaka Steel
- PT Krakatau Posco Energy
- PT Dover Chemical
- PT Indorama Petrochemicals
- PT Lautan Otsuka Chemical
Keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut berkaitan erat dengan karakter Cilegon sebagai kawasan industri.
Pemerintah Kota Cilegon juga mencatat kawasan industri sebagai salah satu potensi penting daerah.
Selain industri baja, terdapat industri kimia, energi, serta kegiatan pelabuhan dan logistik yang mendukung aktivitas ekonomi.
Dengan berkembangnya industri, peluang kerja dapat muncul baik pada perusahaan utama maupun perusahaan pemasok, kontraktor, vendor, dan penyedia jasa pendukung.
Baca Juga: UMK Brebes 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Apa Dampak UMK Cilegon 2026 bagi Pekerja dan Perusahaan?
Kenaikan UMK tidak hanya berkaitan dengan nominal gaji pekerja. Perubahan tersebut juga berpengaruh terhadap administrasi penggajian dan perencanaan biaya perusahaan.
Dampak bagi pekerja
1. Perubahan upah minimum
Bagi pekerja yang masuk cakupan UMK dan memiliki masa kerja kurang dari satu tahun, besaran Rp5.469.922,59 menjadi batas upah minimum sesuai ketentuan UMK Cilegon 2026.
Perubahan dari Rp5.128.084,48 menjadi Rp5.469.922,59 berarti terdapat kenaikan sebesar Rp341.838,11.
2. Penggajian
Perusahaan perlu menyesuaikan sistem penggajian agar pembayaran upah sejak Januari 2026 sesuai dengan ketentuan terbaru.
Hal ini menjadi semakin penting bagi perusahaan dengan jumlah karyawan besar karena perubahan kecil dalam nominal penggajian dapat berdampak pada keseluruhan anggaran payroll.
3. Struktur dan skala upah
Pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun tidak hanya mengacu pada angka UMK. Perusahaan perlu menerapkan struktur dan skala upah.
Dengan struktur tersebut, perusahaan dapat memiliki jenjang pengupahan yang mempertimbangkan jabatan, kompetensi, masa kerja, dan tanggung jawab pekerjaan.
Baca Juga: UMK Batam Tahun 2026 dan Peluang Kerjanya
Dampak bagi perusahaan
1. Biaya tenaga kerja
Kenaikan UMK dapat memengaruhi anggaran biaya tenaga kerja, khususnya perusahaan yang memiliki banyak pekerja dengan upah yang berada di sekitar batas minimum.
Perusahaan perlu memasukkan perubahan tersebut dalam perencanaan anggaran tahunan.
2. Payroll
Administrasi payroll juga perlu diperbarui.
Perusahaan harus memastikan database karyawan, komponen upah, tunjangan, potongan, dan perhitungan penghasilan sudah menggunakan ketentuan yang sesuai.
Penggunaan software payroll dapat membantu perusahaan mengurangi pekerjaan manual dalam menghitung gaji dan membuat laporan penggajian.
3. Kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan
Perusahaan juga perlu memperhatikan kepatuhan terhadap ketentuan pengupahan.
Keputusan Gubernur Banten Nomor 703 Tahun 2025 secara tegas mengatur bahwa pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari UMK yang telah ditetapkan, dengan pengecualian bagi usaha mikro dan kecil sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain UMK, perusahaan di Cilegon pada sektor tertentu juga perlu memperhatikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota atau UMSK.
Untuk 2026, Pemerintah Provinsi Banten menetapkan UMSK Kota Cilegon melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 704 Tahun 2025. Besarannya dibedakan berdasarkan sektor, yaitu:
| Sektor | UMSK Cilegon 2026 |
|---|---|
| Sektor 1 | Rp5.606.670,54 |
| Sektor 2 | Rp5.566.663,21 |
| Sektor 3 | Rp5.499.553,85 |
Ketentuan UMSK tersebut berlaku untuk pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari satu tahun sesuai keputusan gubernur.
Baca Juga: UMK Yogyakarta Tahun 2026 dan Kenaikannya
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai UMK Cilegon tahun 2026 yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa UMK Cilegon 2026 ditetapkan sebesar Rp5.469.922,59 per bulan, naik Rp341.838,11 atau 6,67% dibandingkan UMK Cilegon 2025 yang sebesar Rp5.128.084,48.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 703 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 24 Desember 2025 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
Untuk memudahkan pengelolaan penggajian karyawan di perusahaan Anda, gunakan software payroll dari GajiHub.
GajiHub merupakan software payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- UMK Ngawi Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir - 2 October 2026
- UMK Cilegon Tahun 2026 dan Kenaikannya - 2 October 2026
- UMR Garut 2026 Naik 6,17%, Ini Detail Lengkapnya - 2 October 2026