Kabupaten Garut terkenal sebagai wilayah dengan basis pertanian terbesar yang ada di Jawa Barat.
Selain pertanian, Kabupaten Garut juga terkenal dengan perkebunan, dan kerajinan kulit khas Sukaregang.
Keberadaan pertanian, perkebunan, dan kerajinan kulit ini membuat wilayah Garut menjadi salah satu peluang kerja yang cukup menjanjikan di Jawa Barat.
Buat Anda yang tertarik untuk bekerja di wilayah Kabupaten Garut ini, penting untuk mengetahui besaran UMR-nya.
Hal ini dikarenakan dari informasi UMR ini Anda dapat mengetahui berapa gaji minimum yang bisa didapatkan untuk bekerja di wilayah ini.
Lalu berapa besaran UMR di Kabupaten Garut tahun 2026 dan berapa kenaikannya?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai UMR Garut dan kenaikannya.
Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini;
Berapa UMR Garut 2026?

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 diketahui bawah UMK Garut tahun 2026 ada di angka Rp2.472.227 per bulan.
Besaran UMR ini mengalami kenaikan sebesar 6,17% dibandingkan UMR Garut di tahun 2026 yang ada di angka Rp2.328.555,41 per bulan.
Penetapan UMK Garut dilakukan melalui keputusan gubernur berdasarkan ketentuan pengupahan nasional dan rekomendasi dari pemerintah daerah serta dewan pengupahan.
Dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 disebutkan bahwa penetapan UMK 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025, yaitu perubahan kedua atas PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Berikut perbandingan UMK Garut 2025 dan 2026:
| Keterangan | UMK Garut 2025 | UMK Garut 2026 |
|---|---|---|
| Besaran upah minimum | Rp2.328.555,41 | Rp2.472.227 |
| Kenaikan | – | Rp143.671,59 |
| Persentase kenaikan | – | 6,17% |
| Mulai berlaku | 1 Januari 2025 | 1 Januari 2026 |

Baca Juga: UMR Cikarang Tahun 2026 sesuai Keputusan Gubernur
Bagaimana Dasar Penetapan UMR Garut Tahun 2026?
Dalam menetapkan UMR Garut tahun 2026 tentunya tidak dilakukan secara asal.
Penetapan UMKR Garut 2026 ini mengikuti ketentuan pengupahan nasional yang berlaku.
Salah satu dasar utamanya adalah PP Nomor 49 Tahun 2025 yang berlaku sejak 17 Desember 2025.
1. Formula penghitungan
Dalam PP Nomor 49 Tahun 2025, formula penyesuaian upah minimum adalah:
UM(t+1) = UM(t) + Nilai Penyesuaian UM(t+1)
Sementara itu, nilai penyesuaian dihitung dengan formula:
Nilai Penyesuaian UM(t+1) = {Inflasi + (PE × α)} × UM(t)
Keterangan:
- UM(t) = upah minimum tahun berjalan.
- Inflasi = tingkat inflasi yang digunakan dalam penghitungan.
- PE = pertumbuhan ekonomi.
- α = indeks tertentu yang nilainya berada antara 0,50–0,90.
PP tersebut juga mengatur bahwa data yang digunakan untuk menghitung penyesuaian upah minimum bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik.
Baca Juga: UMR Bogor Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
2. Peran dewan pengupahan
Dewan pengupahan memiliki peran dalam proses penentuan nilai α dan memberikan pertimbangan terkait penetapan upah minimum.
Untuk penetapan UMK Jawa Barat 2026, Keputusan Gubernur mencantumkan rekomendasi dari 27 Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota, saran dan pertimbangan Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat, serta berita acara hasil rapat pleno Dewan Pengupahan Provinsi.
3. Keputusan Gubernur Jawa Barat
Setelah proses rekomendasi dan pertimbangan dilakukan, besaran UMK ditetapkan melalui keputusan gubernur.
Untuk tahun 2026, keputusan tersebut adalah Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025, yang ditetapkan pada 24 Desember 2025.
Baca Juga: UMR Depok Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Kapan UMR Garut 2026 Mulai Berlaku?

UMK Garut 2026 mulai dibayarkan pada 1 Januari 2026.
Ketentuan ini tercantum secara langsung dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang UMK 2026.
Sementara itu, keputusan gubernur mengenai UMK 2026 ditetapkan pada 24 Desember 2025 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Dengan demikian, terdapat dua tanggal penting yang perlu diperhatikan:
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Penetapan UMK Garut 2026 | 24 Desember 2025 |
| Mulai dibayarkan | 1 Januari 2026 |
Pengusaha perlu menyesuaikan sistem penggajian agar pembayaran upah minimum sejak Januari 2026 mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: UMP dan UMK di Jawa Barat Tahun 2026
Siapa yang Mendapatkan UMK Garut 2026?
Penting untuk diketahui bahwa UMR Garut tidak otomatis membuat seluruh pekerja di Kabupaten Garut harus menerima nominal yang sama.
Keputusan gubernur secara khusus menyebutkan bahwa UMK berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun atau untuk karyawan fresh graduate.
Lalu bagaimana dengan karyawan yang telah bekerja lebih dari satu tahun?
Untuk pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, perusahaan harus menyusun dan menerapkan struktur dan skala upah sebagai dasar dalam menentukan besaran upah.
Dengan demikian, kenaikan UMK tidak selalu berarti seluruh karyawan yang telah bekerja lebih dari satu tahun otomatis menerima gaji persis sebesar UMK baru.
Di dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat 2026 melarang pengusaha membayar upah lebih rendah dari UMK yang telah ditetapkan, dengan pengecualian bagi pelaku usaha mikro dan kecil sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, perusahaan yang telah membayar upah lebih tinggi daripada ketentuan UMK tidak diperbolehkan mengurangi atau menurunkan upah pekerjanya.
Baca Juga: 15 Daftar UMR Tertinggi di Indonesia Tahun 2026
Berapa UMR Garut dari Tahun ke Tahun?

Perkembangan UMK Garut menunjukkan adanya kenaikan setiap tahun dalam periode 2022–2026.
Berikut untuk data UMR Kabupaten Garut dalam 5 tahun terakhir:
| Tahun | UMK Garut | Kenaikan | Persentase |
|---|---|---|---|
| 2022 | Rp1.975.220,92 | – | – |
| 2023 | Rp2.117.318,31 | Rp142.097,39 | 7,19% |
| 2024 | Rp2.186.437,00 | Rp69.118,69 | 3,26% |
| 2025 | Rp2.328.555,41 | Rp142.118,41 | 6,50% |
| 2026 | Rp2.472.227,00 | Rp143.671,59 | 6,17% |
Data historis BPS Jawa Barat mencatat UMK Kabupaten Garut sebesar Rp1.975.220,92 pada 2022, Rp2.117.318,31 pada 2023, Rp2.186.437 pada 2024, dan Rp2.328.555,41 pada 2025.
Dari tabel tersebut, nominal UMK Garut meningkat sekitar Rp497 ribu selama periode 2022–2026.
Baca Juga: UMR Riau Tahun 2026 dan Dasar Penetapannya
Bagaimana UMK Garut Dibandingkan UMK di Jawa Barat?
UMK setiap kabupaten/kota di Jawa Barat berbeda.
erikut perbandingan UMK Garut dengan sejumlah kabupaten di sekitarnya atau wilayah lain di Jawa Barat yang tercantum dalam Keputusan Gubernur Tahun 2026:
| Kabupaten | UMK 2026 |
|---|---|
| Kabupaten Bandung | Rp3.972.202 |
| Kabupaten Sumedang | Rp3.949.856 |
| Kabupaten Cianjur | Rp3.316.191 |
| Kabupaten Tasikmalaya | Rp2.871.874 |
| Kabupaten Garut | Rp2.472.227 |
| Kabupaten Ciamis | Rp2.373.644 |
Berdasarkan data tersebut, UMK Garut lebih rendah daripada UMK Kabupaten Bandung, Sumedang, Cianjur, dan Tasikmalaya.
Sementara itu, UMK Garut 2026 lebih tinggi dibandingkan UMK Kabupaten Ciamis yang ditetapkan sebesar Rp2.373.644.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa nominal UMK tidak ditetapkan dengan satu angka yang berlaku untuk seluruh Jawa Barat.
Setiap kabupaten/kota memiliki besaran berdasarkan proses penetapan masing-masing dalam kerangka regulasi pengupahan nasional.
Baca Juga: UMK Yogyakarta Tahun 2026 dan Kenaikannya
Apa Dampak UMK Garut 2026 bagi Pekerja dan Perusahaan?

Kenaikan UMK tidak hanya berpengaruh terhadap jumlah minimum upah yang diterima pekerja, tetapi juga berkaitan dengan administrasi penggajian dan pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan.
Untuk lebih lengkapnya mengenai dampak kenaikan UMR Garut tahun 2026, Anda bisa menyimaknya di bawah ini:
Dampak bagi pekerja
1. Perubahan batas upah minimum
Dengan UMK Garut 2026 sebesar Rp2.472.227, perusahaan yang masuk cakupan ketentuan UMK perlu memastikan pembayaran kepada pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Penggajian
Perubahan UMK perlu diperhitungkan dalam proses payroll.
Perusahaan perlu memperbarui data gaji, komponen penghasilan, serta administrasi pembayaran agar sesuai dengan ketentuan terbaru.
3. Struktur dan skala upah
Pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun perlu diperhatikan melalui penerapan struktur dan skala upah.
Artinya, perusahaan perlu memiliki sistem pengupahan yang mempertimbangkan jabatan, kompetensi, masa kerja, dan faktor relevan lainnya.
Baca Juga: UMK Semarang Terbaru Tahun 2026
Dampak bagi perusahaan
1. Biaya tenaga kerja
Kenaikan UMK dapat memengaruhi perencanaan biaya tenaga kerja, terutama bagi perusahaan yang memiliki banyak pekerja dengan upah mendekati batas minimum.
2. Pengelolaan payroll
Perusahaan perlu memperbarui sistem payroll dengan nominal UMK terbaru.
Kesalahan memasukkan nominal dapat menyebabkan perhitungan gaji menjadi tidak sesuai.
3. Kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan
Perusahaan perlu memastikan kebijakan pengupahan mengikuti keputusan gubernur dan peraturan pemerintah yang berlaku.
PP Nomor 49 Tahun 2025 juga menekankan pentingnya struktur dan skala upah yang proporsional serta keterlibatan dewan pengupahan dalam kebijakan pengupahan.
Baca Juga: UMK Salatiga Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai UMR Garut yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bawah UMR Garut tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2.472.227 per bulan.
Nominal ini naik Rp143.671,59 atau sekitar 6,17% dibandingkan UMK Garut 2025 yang sebesar Rp2.328.555,41.
Untuk kemudahan pengelolaan penggajian karyawan di perusahaan Anda, gunakan software payroll dari GajiHub.
GajiHub merupakan software payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- UMK Ngawi Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir - 2 October 2026
- UMK Cilegon Tahun 2026 dan Kenaikannya - 2 October 2026
- UMR Garut 2026 Naik 6,17%, Ini Detail Lengkapnya - 2 October 2026