UMR Bogor Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir

UMR Bogor

Sebagai salah satu daerah yang ada di Jabodetabek, UMR Bogor menjadi informasi penting untuk pencari kerja dan perusahaan.

UMR Bogor dijadikan sebagai dasar dalam menetapkan upah kepada pekerja.

Karena Bogor dibagi menjadi dua yakni Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, tentunya membuat UMR yang dimiliki juga berbeda antara Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

Untuk pekerja, mengetahui UMK Bogor dapat dijadikan sebagai informasi berapa pendapatan minimal yang didapatkan ketika bekerja di Bogor.

Sedangkan untuk perusahaan, UMK Bogor dijadikan sebagai acuan memberikan upah minimum kepada pekerja.

Lalu berapa besaran UMR Bogor dan bagaimana perbandingan UMK Bogor dengan daerah lain di Jawa Barat?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai UMR Bogor, mulai dari besarannya, dasar penetapannya, hingga perbandingan UMK Bogor dengan daerah lain di Jawa Barat.

Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat membacanya di bawah ini:

Berapa UMR Bogor di Tahun 2026?

UMR Bogor

UMK atau Upah Minimum Kabupaten/Kota Bogor menjadi informasi penting tidak hanya bagi pekerja, namun juga bagi perusahaan yang ada di daerah ini.

Bogor sendiri dibagi menjadi dua wilayah administrasi utama, yakni Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

Kota Bogor memiliki fungsi sebagai pusat kota yang dikelilingi oleh Kabupaten Bogor.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026 dengan besaran upah sebagai berikut:

  • UMK Kota Bogor di tahun 2026: Rp5.437.203 per bulan.
  • UMK Kabupaten Bogor tahun 2026: Rp5.161.769 per bulan.

Dari angka UMK ini dijadikan sebagai acuan bagi para pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun untuk sektor umum.

Untuk perusahaan, informasi UMK ini menjadi dasar dalam memberikan upah yang layak kepada karyawan sehingga karyawan di Bogor dapat memenuhi kebutuhan hidup dengan layak mereka.

gajihub banner

Baca Juga: UMR Cikarang Tahun 2026 sesuai Keputusan Gubernur

Apa Saja Dasar Penetapan UMR Bogor Tahun 2026?

upah minimum

Menetapkan UMK Bogor bukanlah hal yang dapat dilakukan secara sembarangan.

Ada dasar-dasar yang digunakan dalam menetapkan besaran UMK ini, yakni sebagai berikut:

1. Regulasi Pemerintah

Dalam menetapkan UMK Bogor tahun 2026, dasar pertama yang digunakan adalah regulasi dari pemerintah yang mengaju pada UU Cipta Kerja dan turunannya dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Regulasi ini menjadi dasar untuk menetapkan upah secara adil bagi pekerja dan perusahaan.

Dalam Pasal 88 ayat (2) UU Nomor 6 Tahun 2023 dijelaskan bahwa kebijakan pengupahan merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan hak dari pekerja atau buruh agar karyawan bisa mendapatkan kehidupan yang layak.

Untuk aturan mengenai upah minimum diatur secara lengkap melalui Permenaker Nomor 16 Tahun 2024.

2. Inflasi dan Pertumbuhan Perekonomian

Penetapan UMK Bogor juga dipengaruhi oleh inflasi dan pertumbuhan perekonomian di suatu daerah.

Ini dilakukan untuk memastikan bahwa kenaikan upah dapat relevan dengan kenaikan biaya hidup.

Contohnya adalah ketika terjadi peningkatan biaya hidup di Bogor, maka UMR Bogor juga ikut naik mengikuti tren kenaikan biaya kebutuhan hidup tersebut.

Baca Juga: UMK Tangerang Tahun 2026 dan 5 Tahun Terakhir

3. Rekomendasi dari Dewan Pengupahan

Penetapan besaran UMK juga dipengaruhi oleh rekomendasi dari Dewan Pengupahan.

Dewan Pengupahan ini terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan juga serikat pekerja.

Di sini mereka dapat melakukan diskusi untuk menentukan angka yang dianggap seimbang.

4. Penetapan dari Gubernur

Terakhir adalah penetapan yang dilakukan oleh gubernur.

Dalam UMK Bogor, setelah melakukan pembahasan, Gubernur Jawa Barat akan menetapkan UMK secara resmi melalui Surat Keputusan.

Hasil dari penetapan inilah yang menjadi dasar perusahaan dalam membayar karyawan di Bogor, termasuk untuk sektor industri, retail, hingga jasa.

Baca Juga: 10 Daftar Daerah UMR Tertinggi di Indonesia tahun 2025

Berapa UMR Bogor dalam 10 Tahun Terakhir?

UMR Bogor

Setelah membahas mengenai dasar penetapan UMK Bogor tahun 2026, lalu berapa besaran UMK Bogor dalam 10 tahun terakhir?

Berikut informasi lengkapnya untuk Anda:

UMK Kota Bogor

  • 2026: Rp5.437.203
  • 2025: Rp5.126.897
  • 2024: Rp4.813.988
  • 2023: Rp4.639.429
  • 2022: Rp4.330.249
  • 2021: Rp4.169.806
  • 2020: Rp4.169.806
  • 2019: Rp3.842.785
  • 2018: Rp3.557.146
  • 2017: Rp3.272.143

UMK Kabupaten Bogor

  • 2026: Rp5.161.769
  • 2025: Rp4.877.211
  • 2024: Rp4.579.541
  • 2023: Rp4.520.212
  • 2022: Rp4.217.206
  • 2021: Rp4.217.206
  • 2020: Rp4.083.670
  • 2019: Rp3.763.405
  • 2018: Rp3.483.667
  • 2017: Rp3.204.551

Dari data yang diketahui di atas, dapat dipahami bahwa UMR Bogor selalu terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Namun ada tahun di mana UMK Bogor ini tidak mengalami kenaikan yakni untuk Kota Bogor pada tahun 2020 ke 2021, sedangkan Kabupaten Bogor dari 2021 ke 2022.

Selain itu, Kota Bogor juga selalu memiliki UMK yang lebih tinggi dibandingkan dengan Kabupaten Bogor.

Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh struktur ekonomi antara wilayah yang ada di perkotaan dan wilayah yang menjadi penyangga di sekitarnya.

Baca Juga: Ini Daftar UMR Jabodetabek 2025 dan Kenaikannya

Bagaimana Perbandingan UMR Bogor dengan Kabupaten/Kota di Jawa Barat?

UMR Bogor

Salah satu pertimbangan dalam melamar pekerjaan adalah terkait tawaran gaji yang kompetitif.

Untuk menilai apakah gaji yang diberikan sudah kompetitif atau belum, Anda perlu untuk membandingkan antara UMK di daerah Anda akan bekerja dengan daerah di sekitarnya.

Misalnya Anda ingin mengetahui tingkat kompetitif gaji di Bogor, Anda dapat membandingkan dengan daerah lain di sekitarnya yang ada di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Berikut besaran UMK di daerah lain yang ada di sekitaran Kota dan Kabupaten Bogor:

1. Kota Bekasi

Kota Bekasi mencatat UMK di tahun 2026 dengan besaran Rp5.999.443 dan menjadi UMK dengan UMK tertinggi yang ada di Jawa Barat.

Besaran UMK Bekasi ini juga dipengaruhi oleh daerah industri di Bekasi, seperti Cikarang.

Anda juga dapat membaca besaran UMK Cikarang di artikel UMK Cikarang berikut ini.

2. Kabupaten Bekasi

Selain Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi juga menjadi daerah di Jawa Barat dengan UMK yang tinggi.

Pada tahun 2026, Kabupaten Bekasi memiliki UMK sebesar Rp5.938.885 di mana angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan Kota dan Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Tertarik Menjadi SPG? Simak Tugas dan Gaji SPG di Sini

3. Kabupaten Karawang

Sebagai salah satu kota yang menjadi pusat industri di Jawa Barat, Kabupaten Karawang memiliki besaran UMK yang tinggi.

Pada tahun 2026, Kabupaten Karawang memiliki besaran UMK di angka Rp5.886.853 yang ada di bawah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi namun masih lebih tinggi dari UMK di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

4. Kota Depok

Depok memiliki UMK sebesar Rp5.522.662 pada tahun 2026.

Besaran UMK Kota Depok ini ada di bawah Kota Bogor dan lebih tinggi jika dibandingkan dengan UMK Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Apa Itu UMK? Ini Pengertian, Manfaat, dan Peraturan di Indonesia

5. Kabupaten Purwakarta

Kabupaten Purwakarta memiliki besaran UMK di angka Rp5.052.856.

Besaran angka ini menunjukkan bahwa daerah industri lainnya yang ada di Jawa Barat masih memiliki UMK yang kompetitif.

6. Kabupaten Subang

Kabupaten Subang memiliki besaran UMK di angka Rp3.737.482 di tahun 2026 ini.

Tentunya angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Baca Juga: UMR Surabaya Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir

7. Kota Bandung

Kota Bandung memiliki UMK sebesar Rp4.737.678 pada tahun 2026.

Besaran ini lebih rendah jika dibandingkan dengan UMK di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

8. Kabupaten Sukabumi

Kabupaten Sukabumi memiliki besaran UMK yakni Rp3.831.926 pada tahun 2026.

Sebagai daerah yang bukan menjadi kawasan industri di Jawa Barat, besaran UMK Kabupaten Sukabumi lebih rendah dari UMK Kota Bogor dan UMK Kabupaten Bogor.

Baca Juga: UMR Jakarta 2025: Ini Rinciannya

9. Kota Cirebon

Kota Cirebon memiliki UMK di angka Rp2.878.646 pada tahun 2026.

Jika Anda ingin bekerja di daerah Cirebon ini, besaran UMK ini menjadi dasar jumlah upah yang akan Anda dapatkan.

10. Kabupaten Pangandaran

Kabupaten Pangandaran memiliki besaran UMK yakni sebesar Rp.2.351.250 pada tahun 2026.

Angka ini menjadi UMK terendah yang ada di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2026.

Baca Juga: Gaji di Bawah UMR, Bolehkah Berikut Aturan Lengkapnya

Kesimpulan

Itulah penjelasan lengkap mengenai UMK Bogor tahun 2026 yang dapat menjadi referensi untuk Anda dalam mempertimbangkan bekerja di Bogor.

Dari penjelasan artikel yang ada di atas, dapat diketahui bahwa UMK Kota Bogor pada tahun 2026 ada di angka Rp5.437.203 per bulan.

Sedangkan untuk UMK Kabupaten Bogor tahun 2026 ada di angka Rp5.161.769 per bulan.

Untuk memudahkan perusahaan Anda dalam mengelola penggajian karyawan termasuk menetapkan gaji sesuai dengan standar upah (UMK), gunakan software payroll dari GajiHub.

GajiHub merupakan software payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.

Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar