UMK Gresik 2026 dan Peluang Kerjanya

UMK Gresik

Buat Anda yang ingin bekerja di Kabupaten Gresik, penting untuk mengetahui besaran UMK di Kabupaten Gresik ini.

Kabupaten Gresik sendiri terkenal sebagai salah satu pusat industri dan kegiatan ekonomi penting di wilayah Jawa Timur.

Ada berbagai industri di wilayah ini, mulai industri manufaktur, petrokimia, semen, pengolahan makanan, hingga logistik dan perdagangan.

Dengan keberadaan kawasan industri dan akses distribusi ini, menjadikan Gresik sebagai salah satu daerah yang memiliki peran strategis dalam perekonomian regional.

Lalu berapa besaran UMK Gresik di tahun 2026 ini dan apa saja peluang kerja yang ada di Gresik?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai UMK Gresik, termasuk dasar penetapan dan peluang kerjanya.

Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:

Berapa UMK Gresik 2026?

UMK Gresik

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 UMK Kabupaten Gresik tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp5.195.401 per bulan.

Besaran UMK Gresik ini mengalami kenaikan sebesar 5,09% dibandingkan UMK Gresik tahun 2025 yang ada di angka Rp4.943.763.

Untuk memahami perubahan upah minimum, berikut perbandingan nominal UMK Gresik tahun 2025 dan 2026.

KeteranganNominal
UMK Gresik 2025Rp4.943.763
UMK Gresik 2026Rp5.195.401
Kenaikan nominalRp251.638
Persentase kenaikanSekitar 5,09%
Mulai berlaku1 Januari 2026

Berdasarkan tabel tersebut, UMK Gresik mengalami kenaikan lebih dari Rp251.638 per bulan.

Kenaikan ini dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi pekerja dalam menyusun anggaran rumah tangga dan mengevaluasi penghasilan.

Namun, penting untuk memahami bahwa UMK merupakan standar upah minimum, bukan batas maksimal gaji.

Pekerja dengan keahlian khusus, jabatan tertentu, pengalaman yang lebih panjang, atau tanggung jawab yang lebih besar dapat menerima penghasilan di atas nominal tersebut.

Selain itu, UMK tidak selalu sama dengan jumlah uang bersih yang diterima karyawan.

Penghasilan yang dibayarkan dapat dipengaruhi oleh komponen upah, tunjangan, pajak, dan potongan yang sah sesuai ketentuan.

gajihub banner

Baca Juga: UMK Brebes 2026 dan 10 Tahun Terakhir

Berapa Kenaikan UMK Gresik 2026?

Kenaikan UMK Gresik 2026 dapat dihitung dengan membandingkan nominal upah minimum tahun berjalan dengan nominal pada tahun sebelumnya.

UMK Gresik 2025 ditetapkan sebesar Rp4.943.763, sedangkan UMK Gresik 2026 menjadi Rp5.195.401. Selisih kedua nominal tersebut adalah Rp251.638.

Berikut rincian perhitungannya.

IndikatorNilai
UMK sebelum penyesuaianRp4.943.763
UMK setelah penyesuaianRp5.195.401
Kenaikan nominalRp251.638
Persentase kenaikan5,09%

Dalam penetapan upah minimum tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan pekerja, tetapi juga kondisi ekonomi dan kemampuan dunia usaha. Dalam ketentuan pengupahan, beberapa variabel yang digunakan meliputi:

  • Inflasi, yaitu perubahan harga barang dan jasa yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
  • Pertumbuhan ekonomi, yang menggambarkan perkembangan kegiatan ekonomi di suatu wilayah.
  • Indeks tertentu atau alfa, yaitu parameter yang mewakili kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi.
  • Kondisi ketenagakerjaan, termasuk keseimbangan kepentingan pekerja dan perusahaan serta pertimbangan kebutuhan hidup layak.

Besaran kenaikan UMK Gresik ditetapkan melalui keputusan resmi pemerintah provinsi.

Karena itu, persentase kenaikan tidak dapat disimpulkan hanya dari angka inflasi atau pertumbuhan ekonomi secara terpisah.

Bagi pekerja, kenaikan sebesar 5,09% berarti terdapat peningkatan standar upah minimum secara nominal.

Meski demikian, dampaknya terhadap daya beli tetap bergantung pada perubahan harga kebutuhan sehari-hari dan pengeluaran masing-masing rumah tangga.

Baca Juga: UMK Cirebon Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir

Bagaimana UMK Gresik 2026 Ditetapkan?

UMK Gresik

Penetapan UMK Gresik 2026 mengacu pada peraturan pemerintah mengenai pengupahan dan keputusan Gubernur Jawa Timur.

Salah satu ketentuan penting yang menjadi landasan pengupahan 2026 adalah Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Peraturan tersebut mengatur penyesuaian upah minimum dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu.

Ketentuan lengkapnya dapat diperiksa melalui JDIH Kementerian Ketenagakerjaan.

Berikut dasar yang digunakan dalam penetapan UMK Gresik tahun 2026:

1. Formula penghitungan upah minimum

Dalam PP Nomor 49 Tahun 2025, penyesuaian upah minimum menggunakan formula yang mempertimbangkan inflasi dan hasil perkalian pertumbuhan ekonomi dengan indeks tertentu atau alfa.

Secara sederhana, formula nilai penyesuaiannya adalah:

UM(t+1) = UM(t) + [Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi × Alfa)] × UM(t)

Keterangan:

  • UM(t): Upah minimum tahun berjalan.
  • Inflasi: Inflasi kabupaten/kota atau provinsi yang bersumber dari BPS.
  • Pertumbuhan Ekonomi: Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) atau Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
  • Alfa (α): Indeks tertentu dengan rentang nilai 0,5 sampai 0,9 yang mencerminkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi

2. Inflasi

Inflasi menjadi salah satu variabel dalam penyesuaian upah minimum karena perubahan harga dapat memengaruhi kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan hidup.

Ketika harga makanan, transportasi, tempat tinggal, dan kebutuhan lainnya meningkat, penghasilan nominal yang tidak berubah dapat memiliki daya beli lebih rendah.

Penyesuaian upah minimum menjadi salah satu instrumen kebijakan untuk mempertimbangkan perkembangan harga tersebut.

Namun, inflasi yang digunakan dalam formula resmi harus mengacu pada data dan periode yang ditentukan dalam peraturan.

Angka inflasi nasional atau daerah untuk periode yang berbeda tidak dapat langsung digunakan untuk merekonstruksi perhitungan UMK Gresik.

Baca Juga: UMK Malang Tahun 2026 dan Dasar Kenaikannya

3. Pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi menggambarkan perkembangan aktivitas produksi barang dan jasa.

Pertumbuhan yang positif dapat menunjukkan peningkatan kegiatan ekonomi, meskipun dampaknya terhadap setiap sektor usaha dan kelompok pekerja dapat berbeda.

Gresik memiliki basis industri yang kuat, termasuk manufaktur, pengolahan, perdagangan, dan logistik.

Perkembangan sektor-sektor tersebut menjadi bagian dari konteks ekonomi daerah, tetapi nominal UMK tetap harus mengacu pada keputusan resmi, bukan asumsi bahwa pertumbuhan industri tertentu otomatis menghasilkan persentase kenaikan upah yang sama.

4. Indeks tertentu atau alfa

PP Nomor 49 Tahun 2025 menetapkan bahwa indeks tertentu atau alfa berada dalam rentang 0,50 sampai 0,90.

Parameter ini mewakili kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dan mempertimbangkan kepentingan pekerja maupun perusahaan.

Penentuan alfa dilakukan oleh dewan pengupahan sesuai tingkat kewenangannya dengan mempertimbangkan keseimbangan kepentingan pekerja dan perusahaan serta perbandingan upah minimum dengan kebutuhan hidup layak.

Faktor lain yang relevan dengan kondisi ketenagakerjaan juga dapat dipertimbangkan sesuai peraturan.

Artinya, penetapan upah minimum bukan sekadar menambahkan persentase yang sama kepada seluruh daerah.

Perhitungan harus mengikuti formula dan proses penetapan yang diatur pemerintah.

Baca Juga: UMK Serang Tahun 2026 dan Dasar Penetapannya

5. Peran dewan pengupahan

Dewan pengupahan berperan dalam proses pembahasan dan pemberian pertimbangan mengenai kebijakan pengupahan.

Di tingkat daerah, pembahasan dapat melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, pekerja atau buruh, serta pihak terkait sesuai ketentuan.

Proses ini penting agar kebijakan pengupahan mempertimbangkan kondisi ekonomi, kebutuhan pekerja, dan keberlangsungan usaha.

Hasil pembahasan kemudian menjadi bagian dari proses penetapan sesuai kewenangan pemerintah.

6. Keputusan Gubernur Jawa Timur

Besaran UMK Gresik 2026 ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026.

Dalam keputusan tersebut, UMK Kabupaten Gresik ditetapkan sebesar Rp5.195.401.

Nominal ini menjadi rujukan bagi pekerja dan perusahaan untuk mengetahui upah minimum yang berlaku pada 2026.

Untuk memastikan angka yang digunakan dalam administrasi perusahaan sudah tepat, bagian HR dan payroll sebaiknya menyimpan dokumen penetapan resmi serta memastikan pengaturan penggajian mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: UMP di 6 Provinsi Papua 2026 dan Besaran UMK

Siapa yang Berhak Mendapatkan UMK Gresik 2026?

UMK Gresik

Penerapan upah minimum perlu memperhatikan status hubungan kerja, masa kerja, dan ketentuan dalam peraturan pengupahan.

Berikut ketentuan dalam pemberian upah minimum untuk pekerja:

1. Pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun

Pada prinsipnya, upah minimum menjadi acuan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun yang memenuhi cakupan penerapan sesuai peraturan.

Perusahaan harus memastikan upah yang dibayarkan tidak lebih rendah daripada ketentuan minimum yang berlaku.

Dalam praktiknya, pekerja tetap perlu memeriksa perjanjian kerja, komponen upah, dan ketentuan perusahaan untuk mengetahui bagaimana gaji pokok dan tunjangan diterapkan.

2. Pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih

Bagi pekerja yang telah memiliki masa kerja satu tahun atau lebih, pengupahan perlu memperhatikan struktur dan skala upah perusahaan.

Struktur tersebut menjadi pedoman untuk menentukan rentang upah secara objektif dengan mempertimbangkan jabatan, masa kerja, kompetensi, pendidikan, dan faktor lain yang relevan.

Karena itu, pekerja yang sudah lama bekerja tidak semestinya hanya dinilai dengan membandingkan gajinya terhadap nominal UMK. Perusahaan perlu memperhatikan struktur dan skala upah yang berlaku.

3. Kewajiban perusahaan

Perusahaan perlu membayar upah sesuai ketentuan yang berlaku dan memastikan kebijakan pengupahan tidak bertentangan dengan peraturan ketenagakerjaan.

Perusahaan juga perlu mengevaluasi sistem penggajian ketika terdapat perubahan UMK maupun ketentuan upah minimum sektoral.

Pekerja yang merasa hak pengupahannya tidak dipenuhi dapat mencari informasi melalui instansi ketenagakerjaan yang berwenang untuk memperoleh penjelasan sesuai kondisi hubungan kerjanya.

Baca Juga: UMK Sidoarjo Tahun 2026 Naik 5,09%, Cek Detailnya di Sini

Berapa UMK Gresik dari Tahun ke Tahun?

Perkembangan UMK Gresik dari tahun ke tahun dapat membantu pekerja dan perusahaan memahami perubahan standar upah minimum.

Berikut riwayat UMK Gresik periode 2022–2026:

TahunUMK GresikKenaikan nominalPersentase kenaikan
2022Rp4.372.030,51——
2023Rp4.522.030,51Rp150.000,003,43%
2024Rp4.642.031,00Rp120.000,492,65%
2025Rp4.943.763,00Rp301.732,006,50%
2026Rp5.195.401,00Rp251.638,005,09%

Tabel tersebut menunjukkan bahwa UMK Gresik mengalami kenaikan nominal setiap tahun selama periode yang ditampilkan.

Namun, besarnya kenaikan berbeda-beda. Pada 2025, kenaikan nominalnya mencapai Rp301.732, sedangkan pada 2026 kenaikannya sebesar Rp251.638.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa persentase penyesuaian upah minimum tidak selalu sama dari tahun ke tahun.

Kebijakan pengupahan mengikuti ketentuan yang berlaku pada masing-masing periode dan mempertimbangkan variabel yang ditetapkan dalam peraturan.

Riwayat tersebut juga memperlihatkan bahwa UMK Gresik telah melampaui Rp5 juta pada 2026.

Meski demikian, kenaikan upah minimum secara nominal tidak otomatis berarti daya beli meningkat dengan persentase yang sama.

Analisis kesejahteraan perlu mempertimbangkan inflasi, biaya tempat tinggal, transportasi, makanan, dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga: UMK Tangerang Selatan 2026 Naik 5,50%, Ini Detailnya

Bagaimana UMK Gresik Dibandingkan UMK di Jawa Timur?

UMK Gresik termasuk yang tertinggi di Jawa Timur.

Pada 2026, Kabupaten Gresik menempati peringkat kedua setelah Kota Surabaya.

Berikut perbandingan UMK Gresik dengan beberapa kabupaten dan kota yang menjadi pusat kegiatan industri dan ekonomi di Jawa Timur:

Peringkat UMK Jatim 2026Kabupaten/KotaUMK 2026Selisih dibandingkan Gresik
1Kota SurabayaRp5.288.796+Rp93.395
2Kabupaten GresikRp5.195.401—
3Kabupaten SidoarjoRp5.191.541-Rp3.860
4Kabupaten PasuruanRp5.187.681-Rp7.720
5Kabupaten MojokertoRp5.176.101-Rp19.300
6Kabupaten MalangRp3.802.862-Rp1.392.539
7Kota MalangRp3.736.101-Rp1.459.300

Dari tabel tersebut, terlihat bahwa UMK Gresik hanya berselisih Rp3.860 dengan Kabupaten Sidoarjo dan Rp7.720 dengan Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, selisihnya dengan Kota Surabaya mencapai Rp93.395.

Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto memiliki aktivitas industri yang penting bagi perekonomian Jawa Timur.

Tingginya standar upah minimum di beberapa wilayah tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan pencari kerja saat membandingkan peluang kerja.

Baca Juga: UMP dan UMK di Jawa Barat Tahun 2026

Apa Saja Peluang Kerja di Gresik?

upah minimum

Sebagai salah satu pusat industri di Jawa Timur, Gresik menawarkan peluang kerja di berbagai bidang.

Kebutuhan tenaga kerja tidak hanya berasal dari perusahaan manufaktur, tetapi juga sektor logistik, perdagangan, jasa, administrasi, dan layanan pendukung bisnis.

Berikut beberapa bidang pekerjaan yang dapat dipertimbangkan pencari kerja.

1. Industri manufaktur dan pengolahan

Aktivitas industri menciptakan kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan proses produksi, menjaga kualitas produk, dan memastikan operasional berjalan sesuai standar.

Contoh posisi yang dapat dicari meliputi:

  • Operator produksi.
  • Teknisi mesin.
  • Quality control.
  • Petugas gudang.
  • Staf perencanaan produksi.
  • Petugas keselamatan dan kesehatan kerja.
  • Staf administrasi pabrik.

Kualifikasi setiap posisi berbeda.

Pekerjaan teknis biasanya membutuhkan kompetensi khusus, sedangkan posisi operator dapat mensyaratkan pendidikan, kemampuan mengikuti prosedur kerja, dan kesiapan bekerja dengan sistem shift.

2. Industri kimia, petrokimia, dan bahan bangunan

Gresik memiliki basis industri yang mencakup berbagai kegiatan pengolahan bahan kimia, petrokimia, dan material konstruksi.

Bidang ini membutuhkan tenaga kerja yang memahami prosedur keselamatan, pengoperasian peralatan, pengendalian mutu, dan pemeliharaan fasilitas.

Posisi yang relevan antara lain operator proses, teknisi pemeliharaan, analis laboratorium, petugas keselamatan kerja, serta staf administrasi operasional.

Untuk pekerjaan tertentu, perusahaan dapat mensyaratkan pendidikan atau sertifikasi yang sesuai dengan risiko dan karakteristik pekerjaan.

3. Logistik dan pergudangan

Kegiatan industri dan distribusi barang mendorong kebutuhan tenaga kerja di bidang pergudangan dan logistik.

Pekerjaan ini berkaitan dengan penerimaan barang, pencatatan stok, pengiriman, serta pengelolaan dokumen distribusi.

Peluang yang dapat dipertimbangkan antara lain staf gudang, admin logistik, petugas inventaris, pengemudi sesuai kualifikasi, dan staf perencanaan distribusi.

Kemampuan menggunakan aplikasi persediaan, spreadsheet, serta sistem manajemen gudang dapat menjadi nilai tambah bagi pencari kerja.

4. Administrasi, keuangan, dan sumber daya manusia

Perusahaan industri membutuhkan tenaga pendukung untuk mengelola dokumen, transaksi, administrasi karyawan, dan pelaporan.

Bidang ini dapat menjadi pilihan bagi kandidat dengan keterampilan administrasi dan pengelolaan data.

Contoh posisi meliputi:

  • Staf administrasi.
  • Staf akuntansi.
  • Staf keuangan.
  • HR generalist.
  • Staf rekrutmen.
  • Admin payroll.
  • Customer service.

Untuk posisi payroll, pemahaman mengenai komponen gaji, ketentuan pengupahan, dan penggunaan perangkat lunak penggajian dapat membantu meningkatkan peluang kerja.

5. Perdagangan dan jasa

Selain industri, kegiatan ekonomi Gresik juga didukung oleh perdagangan, usaha makanan dan minuman, serta layanan bagi masyarakat dan perusahaan.

Pekerjaan yang dapat ditemukan di bidang ini meliputi staf penjualan, kasir, customer service, tenaga pemasaran, staf administrasi toko, dan pengelola media sosial.

Kemampuan komunikasi, pelayanan pelanggan, pengelolaan transaksi, dan pemasaran digital dapat menjadi keterampilan yang berguna untuk sektor tersebut.

Baca Juga: UMK Batam Tahun 2026 dan Peluang Kerjanya

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai UMK Gresik tahun 2026 yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa UMK Gresik tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp5.195.401 per bulan, meningkat Rp251.638 atau sekitar 5,09% dibandingkan nominal tahun 2025 sebesar Rp4.943.763.

Penetapan ini tercantum dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 dan berlaku mulai 1 Januari 2026.

Untuk kemudahan pengelolaan penggajian karyawan di perusahaan Anda, gunakan software payroll dari GajiHub.

GajiHub merupakan software payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan gaji, absensi, samapai manajemen data karyawan.

Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar