Tips Interview: Daftar Pertanyaan Interview dan Tips Menjawabnya

tips interview

Interview jadi bagian penting dalam proses rekrutmen karyawan. Baik Anda yang berposisi sebagai HRD atau calon karyawan, tips interview jadi hal yang wajib Anda pelajari.

Tips interview ini akan membantu HR recruiter untuk memberikan penilaian kepada calon kandidat, sedangkan bagi pelamar kerja dengan adanya tips interview ini bisa lebih mudah untuk menjawab pertanyaan HR recruiter.

Nah, lalu apa saja nih tips interview yang sebaiknya dilakukan? Yuk simak selengkapnya di bawah ini:

Pentingnya Interview dalam Proses Rekrutmen

Interview jadi bagian penting dalam proses rekrutmen karyawan di perusahaan. Ini merupakan proses seleksi karyawan untuk mendapatkan kandidat sesuai kebutuhan perusahaan.

Ada beberapa tujuan interview bagi sebuah perusahaan, yakni:

  1. Untuk menemukan kecocokan dan kesepakatan antara kandidat dengan kebutuhan perusahaan;
  2. Interview akan membantu rekruter mengetahui kepribadian pelamar kerja;
  3. Mencari informasi yang dianggap relevan untuk jabatan yang dibutuhkan;
  4. Mengidentifikasikan pelamar kerja sehingga bisa mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Sedangkan untuk calon karyawan, interview memiliki beberapa tujuan yakni:

  1. Sebagai kesempatan untuk menjelaskan keterampilan, pengalaman, hingga pengetahuan yang dimiliki kandidat;
  2. Sebagai motivasi untuk lebih mengenal perusahaan. Biasanya calon karyawan sebelum interview akan mempelajari perusahaan tempat ia melamar kerja;
  3. Kesempatan untuk perkenalan awal dengan HRD perusahaan;
  4. Melatih mental.

Baca Juga: Contoh Pertanyaan Tes EQ dalam Proses Interview Karyawan

Daftar Pertanyaan Saat Interview

tips interview

Agar Anda bisa diterima di perusahaan dimana Anda melamar kerja, Anda wajib untuk memahami dan mempersiapkan jawaban atas pertanyaan yang diajukan olek rekruter. Berikut beberapa daftar pertanyaan saat wawancara yang bisa menjadi acuan Anda dalam mempersiapkan diri:

1. Ceritakan Bagaimana Diri Anda

Sebelum Anda lolos tahap interview Anda pasti sudah memberikan CV atau daftar riwayat hidup. Nah, CV atau daftar riwayat hidup Anda ini nantinya yang akan digunakan oleh rekruter atau HRD untuk membuka pertanyaan ketika interview.

Pertanyaan pertama biasanya berhubungan dengan diri Anda seperti Anda diminta untuk menceritakan diri Anda. Ketika Anda mendapatkan pertanyaan ini sebaiknya Anda menjelaskan bagaimana diri Anda secara singkat, padat, dan jelas.

Jangan lupa untuk mengucapkan salam kepada HRD yang mewawancarai Anda. Selanjutnya Anda bisa menceritakan pengalaman kerja Anda atau jika Anda masih lulusan baru atau fresh graduate, Anda bisa menceritakan pengelaman Anda selama Anda berkuliah.

2. Apa Kelebihan dan Kekurangan Anda?

Pertanyaan kedua yang sering ditanyakan ketika interview kerja adalah apa kelebihan dan kekurangan Anda. Di sini Anda akan diminta untuk menjelaskan kelebihan dan kekurangan Anda.

Meski tampaknya mudah, namun menjawab pertanyaan ini jadi tantangan tersendiri bagi beberapa orang. Apalagi bagi mereka yang memang belum mengenai kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri mereka.

Pastikan Anda tidak mengada-ngada ketika menjawab pertanyaan ini. Jawablah pertanyaan kelebihan dan kekurangan ini yang berhubungan langsung dengan pekerjaan atau leadership.

Jawablah pertanyaan ini dengan tegas dan penuh keyakinan. Jangan hanya diam atau menjawab Anda tidak memiliki kekurangan, karena dengan jawaban ini Anda bisa dianggap sombong oleh HRD yang mewawancarai Anda.

Baca Juga: Interview Plan: Pengertian dan Tips Membuat Proses Interview yang Efektif

3. Apa yang Anda Ketahui Tentang Perusahaan?

Pertanyaan selanjutnya adalah apa yang Anda ketahui tentang perusahaan. Pertanyaan ini bertujuan untuk menguji kandidat tentang seberapa jauh kandidat mengenal perusahaan.

Makanya penting bagi kandidat atau pelamar kerja untuk mempelajari perusahaan tempat ia melamar kerja. Anda bisa mengetahuinya dari website resmi perusahaan atau kenalan Anda yang sudah bekerja di bidang yang sama untuk mendapatkan informasi mengenai perusahaan tempat Anda melamar kerja.

Jawab pertanyaan ini dengan tenang dan lancar. Pastikan jawaban Anda telah sesuai dengan apa yang telah Anda pelajari terkait perusahaan tersebut.

4. Apa yang Membuat Anda Tertarik Melamar Kerja?

Pertanyaan alasan Anda tertarik melamar kerja di perusahaan adalah hal yang sangat umum ditanyakan saat interview kerja. Dari pertanyaan ini HRD ingin mengetahui motivasi Anda melamar kerja di perusahaan tersebut.

Ada beberapa jawaban yang sebaiknya Anda hindari yakni gaji yang diberikan perusahaan, skala perusahaan, ataupun karena perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya tidak sebaik perusahaan Anda melamar kerja. Hindari jawaban yang terkesan hanya menguntungkan satu pihak.

Berikan jawaban yang bisa menguntungkan kedua belah pihak, seperti Anda memang menyukai dan kompeten di bidang yang Anda lamar atau Anda tertarik dengan kesempatan berkembang di pekerjaan yang Anda lamar.

Baca Juga: Metode Tes Psikologi yang Biasa Digunakan Saat Rekrutmen Karyawan

5. Mengapa Anda Melamar Posisi Ini?

Setelah melontarkan pertanyaan terkait perusahaan, HRD biasanya akan bertanya terkait posisi yang Anda lamar. Pertanyaan ini biasanya tidak jauh-jauh dari alasan Anda melamar di posisi ini.

Sama seperti pertanyaan sebelumnya, Anda bisa menjawab Anda melamar posisi ini karena Anda tertarik dan memiliki pengalaman di bidang yang sama. Jika Anda belum memiliki pengalaman tersebut, Anda bisa melakukan riset terlebih dahulu untuk menjawab pertanyaan tersebut.

6. Apa yang Bisa Anda Berikan Kepada Perusahaan?

Ketika Anda mendapatkan pertanyaan apa yang bisa Anda berikan kepada perusahaan, Anda sebaiknya menjawab sesuai pengalaman Anda. Jangan berikan jawaban yang hanya berupa harapan atau janji Anda yang belum tentu bisa Anda tepati.

Jika Anda belum memiliki pengalaman kerja, Anda bisa menjawab sesuai penglaman organisasi Anda selama sekolah atau kuliah. Dari sini HRD akan melihat bahwa Anda menjawab berdasarkan pengalaman, bukan hanya dari janji semata.

Baca Juga: CV Menarik: Ini Cara Membuat CV yang Wajib Anda Ketahui

7. Rencana Lima Tahun ke Depan

Pertanyaan selanjutnya adalah rencana Anda selama lima tahun kedepan. Untuk menjawab pertanyaan ini sebaiknya Anda jujur kepada HRD, termasuk jika Anda memiliki rencana menikah dalam lima tahun ke depan.

Biasanya HRD akan menanyakan rencana menikah dalam lima tahun ke depan. Jika Anda mendapatkan pertanyaan tersebut, Anda hanya perlu menjawab pertanyaan tersebut dengan jujur.

8. Apa Alasan Anda Berhenti Bekerja di Perusahaan Sebelumnya?

Pertanyaan selanjutnya yang biasanya diberikan saat wawancara kerja adalah alasan Anda berhenti bekerja di perusahaan sebelumnya. Jika Anda mendapatkan pertanyaan ini, berikan jawaban sebaik mungkin.

Hindari jawaban yang terkesan Anda menjelek-jelekan perusahaan sebelumnya. Sebaiknya berikan jawaban karena Anda ingin meningkatkan kemampuan dan perusahaan sebelumnya tidak bisa memenuhinya atau bisa juga jawaban berupakan ketertarikan Anda yang tidak bisa dipenuhi oleh perusahaan sebelumnya.

Baca Juga: Rekrutmen Internal dan Eksternal: Kelebihan dan Kekurangannya

9. Gaji yang Diinginkan

Mendapatkan pertanyaan terkait gaji sering kali membingungkan kandidat, terlebih jika Anda masih berstatus sebagai lulusan baru. Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu.

Anda bisa mencari rentang gaji posisi yang Anda lamar. Jika memang Anda memiliki kemampuan di bidang tersebut, jangan ragu untuk menyebutkan gaji yang Anda inginkan. Jika memang Anda kompeten, perusahaan pasti akan memberikan gaji yang sesuai.

10. Apa yang Akan Dilakukan Ketika Menghadapi Masalah Pekerjaan

Saat Anda mendapatkan pertanyaan ‘apa yang akan dilakukan ketika menghadapi masalah pekerjaan’ sebaiknya Anda memberikan jawaban yang bijaksana. Jawaban yang bijaksana ini antara lain dengan mencari akar permasalahannya terlebih dahulu, hingga melakukan analisis untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Jangan lupa untuk memberikan tindakan pencegahan permasalahan tersebut. Dengan jawaban-jawaban tersebut, HRD bisa menilai Anda tidak hanya bisa memberikan solusi tetapi juga bisa mencegah permasalahan terjadi.

Baca Juga: Surat Lamaran Kerja: Pengertian, Komponen, Cara Buat, dan Contohnya

Tips Interview yang Baik

tips interview

Agar interview Anda berjalan dengan lancar, ada beberapa tips yang wajib untuk Anda lakukan. Apa saja tips-tips tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Berpakaian yang Sopan

Tips interview yang pertama adalah berpakaian yang sopan. Jika ada peraturan mengenakan pakaian tertentu, maka Anda wajib menaatinya.

Sebagai contoh, ada peraturan mengenakan pakaian putih hitam, maka kenakan sesuai peraturan yang berlaku. Berikan kesan bahwa Anda sudah taat aturan sejak awal melamar kerja dan berikan juga kesan bahwa Anda bisa menempatkan diri yakni berpakaian yang sopan sesuai tempatnya.

2. Jangan Lupa untuk Latihan

Bisa menjawab pertanyaan rekruter dengan lancar menjadi tantangan tersendiri. Meski kelihatannya mudah, namun bisa menjawab pertanyaan dengan lancar ternyata tidak semudah itu.

Anda perlu latihan agar bisa lebih rileks dan bisa menjawab pertanyaan dengan singkat, padat, dan jelas. Jadi, pastikan Anda latihan menjawab pertanyaan saat wawancara ini ya.

Anda bisa latihan sendiri di depan cermin dengan cara monolog. Jika Anda memiliki teman atau saudara yang bisa diminta bantuan, Anda bisa meminta teman atau saudara Anda untuk menjadi rekruter sedangkan Anda yang akan berposisi sebagai calon karyawan.

3. Siapkan Catatan

Selain menjawab pertanyaan dari HRD, biasanya Anda juga akan diberikan kesempatan untuk bertanya kepada pihak HRD. Dalam sesi ini Anda bisa menanyakan hal-hal yang tidak Anda ketahui dan menurut Anda penting.

Agar Anda tidak lupa dengan apa saja yang akan Anda tanyakan, Anda bisa menyiapkan catatan berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan Anda ajukan kepada pihak HRD. Tujuan catatan ini agar Anda tidak lupa dengan apa saja yang ingin Anda tanyakan.

Baca Juga: Motivasi Melamar Kerja dan Cara Menjawabnya Saat Wawancara

4. Pelajari Perusahaan Tempat Anda Melamar Kerja

Seperti penjelasan sebelumnya, HRD biasnaya menanyakan tentang apa saja yang Anda ketahui tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Agar Anda bisa menjawab pertanyaan ini dengan lancar, Anda pastinya harus mempelajari perusahaan tempat Anda melamar kerja.

Anda bisa mempelajari perusahaan dari website resmi. Pelajari visi dan misi perusahaan hingga layanan yang dimiliki perusahaan. Dengan mempelajari hal-hal tersebut, Anda bisa lebih mudah menjawab pertanyaan saat wawancara.

5. Jawab Setiap Pertanyaan dengan Percaya Diri

Agar Anda bisa meyakinkan HRD, Anda harus memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang memiliki rasa percaya diri. Anda bisa menampilkan kesan ini saat wawancara.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan dari HRD dengan tegas dan tanpa berlama-lama. Dengan cara ini Anda bisa menunjukan bahwa diri Anda memang memiliki rasa percaya diri untuk bekerja.

6. Tunjukan Kemampuan Kerja Sama dalam Tim

Bekerja di perusahaan nyatanya adalah bentuk dari kerja sama tim. Ketika Anda bergabung ke perusahaan Anda akan dituntut untuk bekerja sama dengan tim.

Tidak jarang HRD akan menanyakan ini ketika sesi wawancara dengan kandidat. Jika Anda mendapatkan pertanyaan ini, Anda wajib menjawab bisa bekerja sama dengan tim.

Anda juga bisa menunjukan kemampuan ini saat HRD menanyakan cara Anda menyelesaikan permasalahan pekerjaan.

Baca Juga: Tenaga Kerja Terlatih: Pengertian, Manfaat, dan Tipsnya

7. Jangan Berikan Janji yang di Luar Kemampuan

Perusahaan pastinya menginginkan karyawan yang bisa berkontribusi besar, namun bukan berarti Anda bisa menjanjikan semua hal kepada perusahaan. Berikan janji yang masih Anda sanggupi kepada perusahaan dan jangan memberikan janji hanya agar Anda bisa diterima.

Saat menghadapai pertanyaan seperti ini, dibandingkan memberikan janji lebih baik Anda menjawab dengan cara terus belajar untuk memberikan yang terbaik. Perusahaan biasanya lebih menyukai karyawan yang mau belajar dibandingkan karyawan yang hanya memberikan janji.

8. Jangan Menjelekan Tempat Kerja Sebelumnya

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jangan pernah Anda menjelek-jelekan tempat kerja Anda sebelumnya di depan HRD saat interview. Jika Anda saja bisa menjelekan perusahaan sebelumnya, berarti nantinya Anda bisa dong menjelekan perusahaan sekarang ketika telah resign nantinya?

Biasanya HRD akan berpikiran seperti itu. Jadi, jika Anda berniat menjelekan perusahaan lama Anda, maka urungkan niat Anda sekarang daripada akhirnya Anda dicoret dari daftar karyawan yang terpilih saat wawancara.

gajihub 1

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan mengenai tips interview yang wajib untuk Anda pahami. Bagi perusahaan, interview adalah proses yang penting dalam menyeleksi karyawan yang akan berkontribusi pada perusahaan.

Karena proses ini sangatlah penting, maka perusahaan juga harus mengelola karyawan dengan sebaik mungkin. Gunakan software payroll dan aplikasi HRIS GajiHub untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.

GajiHub merupakan software payroll dan aplikasi absensi yang dilengkapi berbagai fitur yang akan memudahkan pengelolaan karyawan. Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan nikmati semua kemudakan dalam pengelolaan karyawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *