UMP Kalimantan Barat tahun 2026 resmi ditetapkan pada akhir Desember 2025 dan telah berlaku per tanggal 1 Januari tahun 2026.
Penetapan UMP Kalimantan Barat tahun 2026 menjadi bagian penting, khususnya bagi pekerja dan perusahaan yang ada di Kalimantan Barat.
Hal ini karena UMP menjadi dasar pengupahan yang ada di suatu wilayah provinsi yang harus dipatuhi oleh setiap perusahaan yang ada di wilayah tersebut.
Dari UMP ini, diharapkan pekerja dapat memenuhi kebutuhan hidup layak dari besaran gaji yang didapatkan.
Lalu berapa besaran UMP Kalimantan Barat tahun 2026 ini dan 10 tahun terakhir?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai UMP Kalimantan Barat tahun 2026 dan 10 tahun terakhir.
Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat membacanya di bawah ini:
Berapa UMP Kalimantan Barat Tahun 2026?

UMP Kalimantan Barat ditetapkan dalam SK Gubernur Kalimantan Barat Nonor 1350/NAKERTRAN/2025 dengan besarannya ada di angka Rp3.054.553.
Angka ini mengalami kenaikan sebesar 6,12% dibandingkan dengan UMP tahun 2025 yang ada di angka Rp2.878.286 per bulan.
Memang, UMP ini mengalami kenaikan, namun jika dibandingkan dengan UMP di Pulau Kalimantan lainnya seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah, UMP Kalimantan Barat masih lebih rendah.
Penting untuk Anda pahami bahwa UMP ini berlaku bagi pekerja yang bekerja di bawah satu tahun.
Bagi pekerja yang telah bekerja lebih dari satu tahun, maka perusahaan diwajibkan untuk menerapkan struktur dan skala upah sehingga gaji yang didapatkan oleh pekerja bisa di atas UMP yang telah ditetapkan.

Baca Juga: UMP Sumatera Selatan 2026 Rp3,9 Juta, Ini Detailnya
Bagaimana Dasar Penetapan UMP Kalimantan Barat Tahun 2026?
UMP Kalimantan Barat ditetap berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nonor 1350/NAKERTRAN/2025.
Di dalam surat keputusan ini terdapat rincian UMP dan UMSP atau Upah Minimum Sektoran Provinsi untuk tahun 2026.
Dalam hal ini dasar yang digunakan adalah Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 ini berlaku sejak tanggal 17 Desember 2025.
Aturan ini mengubah ketentuan yang berlaku mengenai pengupahan, termasuk di dalamnya penyesuaian upah minimum, peran dewan pengupahan, hingga ketentuan lainnya yang berkaitan dengan upah minimum sektoral.
Baca Juga: UMP NTB 2026 Naik 2,725%, Ini Detailnya
Berapa UMK Kota dan Kabupaten di Kalimantan Barat?
Selain UMP, sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat memiliki besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masing-masing.
Pada 2026, terdapat 13 kabupaten/kota di Kalimantan Barat yang memiliki besaran UMK sebagai berikut:
| No. | Kabupaten/Kota | UMK Kalimantan Barat 2026 |
|---|---|---|
| 1 | Kota Pontianak | Rp3.205.220 |
| 2 | Kabupaten Kubu Raya | Rp3.100.000 |
| 3 | Kabupaten Mempawah | Rp3.220.801 |
| 4 | Kota Singkawang | Rp3.247.387 |
| 5 | Kabupaten Sambas | Rp3.202.663 |
| 6 | Kabupaten Bengkayang | Rp3.252.580 |
| 7 | Kabupaten Landak | Rp3.211.256 |
| 8 | Kabupaten Sanggau | Rp3.121.747 |
| 9 | Kabupaten Melawi | Rp3.109.431 |
| 10 | Kabupaten Sintang | Rp3.187.965 |
| 11 | Kabupaten Kapuas Hulu | Rp3.106.259 |
| 12 | Kabupaten Ketapang | Rp3.561.801 |
| 13 | Kabupaten Kayong Utara | Rp3.370.586 |
Data tersebut tercantum dalam Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1355/NAKERTRAN/2025.
Jika diperhatikan, terdapat perbedaan nominal yang cukup besar antara UMK masing-masing wilayah.
Kabupaten Ketapang memiliki UMK tertinggi, yaitu Rp3.561.801, sedangkan Kabupaten Kubu Raya sebesar Rp3.100.000.
Perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar karena penetapan UMK mempertimbangkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan masing-masing kabupaten/kota.
Sebagai contoh, UMK Pontianak tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.205.220 atau naik 5,96% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam prosesnya, Dewan Pengupahan Kota Pontianak mempertimbangkan variabel seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta indeks tertentu sesuai dengan ketentuan PP Nomor 49 Tahun 2025.
Baca Juga: UMP NTT Tahun 2026 Naik 5,45%, Berikut Detailnya
Berapa UMSP Kalimantan Barat Tahun 2026?

Selain UMP dan UMK, terdapat pula Upah Minimum Sektoral Provinsi atau UMSP.
UMSP ditetapkan untuk sektor tertentu yang memiliki karakteristik dan risiko pekerjaan tertentu.
Nilainya ditetapkan lebih tinggi dibandingkan UMP karena diperuntukkan bagi pekerja pada sektor yang memenuhi ketentuan sektoral.
Untuk Kalimantan Barat tahun 2026, UMSP ditetapkan untuk sektor tertentu dengan besaran:
| Sektor | UMSP Kalimantan Barat 2026 |
|---|---|
| Pertanian, kehutanan, perikanan, dan industri | Rp3.062.552 |
| Pertambangan dan penggalian | Rp3.108.007 |
Dengan demikian, pekerja yang masuk dalam sektor yang ditetapkan sebagai sektor penerima UMSP tidak hanya melihat angka UMP Rp3.054.552, tetapi perlu memperhatikan ketentuan sektoral yang berlaku.
Sektor pertambangan dan penggalian memiliki UMSP paling tinggi dalam ketetapan tersebut, yaitu Rp3.108.007.
Hal ini juga menunjukkan bahwa pencari kerja sebaiknya tidak hanya melihat besaran UMP ketika membandingkan peluang kerja.
Jenis industri dan sektor tempat seseorang bekerja juga dapat memengaruhi standar minimum yang berlaku.
Baca Juga: UMP Jambi 2026 dan 20 Tahun Terakhir
Perbandingan UMP Kalimantan Barat dengan Daerah Sekitarnya

Kalimantan Barat merupakan salah satu dari lima provinsi di Pulau Kalimantan.
Karena itu, perbandingan UMP dengan provinsi lain di pulau yang sama dapat memberikan gambaran mengenai posisi upah minimum regional.
Berikut perbandingan UMP tahun 2026 di provinsi-provinsi Kalimantan:
| Provinsi | UMP 2026 |
|---|---|
| Kalimantan Utara | Rp3.775.243 |
| Kalimantan Timur | Rp3.762.431 |
| Kalimantan Selatan | Rp3.725.000 |
| Kalimantan Tengah | Rp3.686.138 |
| Kalimantan Barat | Rp3.054.552 |
Dari tabel tersebut, UMP Kalimantan Barat tahun 2026 berada di bawah empat provinsi Kalimantan lainnya.
Perlu diingat bahwa perbedaan nominal UMP tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya indikator untuk menentukan daerah yang lebih menguntungkan bagi pekerja.
Biaya hidup, jenis pekerjaan, peluang industri, tingkat persaingan tenaga kerja, serta struktur ekonomi daerah juga perlu dipertimbangkan.
Selain itu, pencari kerja yang memperoleh pekerjaan di kabupaten/kota dengan UMK juga perlu melihat UMK wilayah tersebut karena nominalnya dapat lebih tinggi daripada UMP provinsi.
Baca Juga: UMP Sumatera Barat Tahun 2026 dan Kenaikannya
Apa Saja Peluang Kerja di Kalimantan Barat?
Kalimantan Barat memiliki struktur ekonomi yang cukup beragam sehingga peluang kerja tidak hanya berasal dari satu sektor.
Berikut beberapa sektor yang dapat menjadi pilihan pencari kerja.
1. Pertanian dan Perkebunan
Pertanian dan perkebunan menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi Kalimantan Barat.
Komoditas perkebunan, termasuk kelapa sawit, membuka kebutuhan tenaga kerja mulai dari kegiatan operasional perkebunan hingga pengolahan hasil.
Peluang kerja dapat ditemukan pada posisi seperti operator lapangan, administrasi perkebunan, quality control, teknisi, supervisor, hingga bagian pengelolaan hasil produksi.
2. Industri Pengolahan
Industri pengolahan juga menjadi salah satu sektor yang dapat menjadi sumber lapangan pekerjaan.
Peluangnya mencakup operator produksi, teknisi mesin, quality assurance, quality control, warehouse, logistik, administrasi, hingga posisi manajerial.
Bagi pencari kerja yang memiliki latar belakang teknik, manufaktur, administrasi, maupun supply chain, sektor ini dapat menjadi salah satu bidang yang dipertimbangkan.
Baca Juga: UMP Aceh Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
3. Pertambangan dan Penggalian
Kalimantan Barat juga memiliki aktivitas pertambangan dan penggalian.
Bahkan, sektor pertambangan dan penggalian termasuk sektor yang mendapatkan ketentuan UMSP pada 2026.
Peluang pekerjaan pada sektor ini dapat mencakup operator alat, teknisi, mekanik, pengawas lapangan, keselamatan dan kesehatan kerja, administrasi proyek, hingga pekerjaan pendukung lainnya.
Namun, pekerjaan di sektor pertambangan umumnya memiliki persyaratan kompetensi yang lebih spesifik sehingga sertifikasi dan pengalaman dapat menjadi nilai tambah.
4. Perdagangan
Sebagai provinsi dengan sejumlah pusat kegiatan ekonomi seperti Pontianak dan Singkawang, sektor perdagangan juga menawarkan berbagai jenis pekerjaan.
Pekerjaan dapat berupa sales, customer service, kasir, admin toko, purchasing, supervisor, digital marketing, hingga pengelolaan gudang.
Pertumbuhan perdagangan juga dapat mendorong kebutuhan tenaga kerja pada sektor distribusi dan logistik.
Baca Juga: UMP dan UMK di Sumatera Utara Tahun 2026
5. Logistik dan Transportasi
Posisi Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Malaysia membuat kegiatan distribusi dan mobilitas barang menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi daerah.
Peluang kerja dapat ditemukan pada bidang warehouse, ekspedisi, pengiriman, administrasi logistik, inventory, transportasi, dan supply chain.
Kemampuan mengoperasikan software administrasi dan memahami pengelolaan data juga dapat menjadi nilai tambah bagi pencari kerja di sektor ini.
6. Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kalimantan Barat juga memiliki potensi wisata, seperti kawasan wisata alam, budaya, dan perkotaan. Pontianak sebagai ibu kota provinsi menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi dan jasa.
Perkembangan pariwisata dapat menciptakan kebutuhan tenaga kerja di bidang perhotelan, restoran, travel, event, pemandu wisata, fotografi, pemasaran digital, hingga industri kreatif.
Bagi pencari kerja yang memiliki kemampuan komunikasi, bahasa asing, hospitality, atau digital marketing, sektor ini dapat menjadi salah satu pilihan.
Baca Juga: UMP Kepulauan Riau 2026 dan Kenaikannya
Berapa UMP Kalimantan Barat dalam 10 Tahun Terakhir?
Untuk melihat perkembangan UMP Kalimantan Barat dalam 10 tahun terakhir, Anda bisa melihat daftar UMP Kalimantan Barat dalam 10 tahun terakhir:
| Tahun | UMP | Kenaikan |
| 2017 | Rp1.882.900 | – |
| 2018 | Rp 2.046.900 | 8,71% |
| 2019 | Rp 2.211.266 | 8,03% |
| 2020 | Rp2.399.698,65 | 8,51% |
| 2021 | Rp2.399.698,65 | Tidak naik |
| 2022 | Rp2.434.328,19 | 1,44% |
| 2023 | Rp2.608.601,75 | 7,16% |
| 2024 | Rp 2.702.616 | 3,6% |
| 2025 | Rp2.878.286 | 6,5% |
| 2026 | Rp3.054.552 | 6,12% |
Baca Juga: UMP dan UMK di Jawa Barat Tahun 2026
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai UMP Kalimantan Barat yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa UMP Kalimantan Barat di tahun 2026 adalah Rp3.054.552 per bulan, naik sekitar 6,12% dari UMP tahun 2025 sebesar Rp2.878.286.
Penetapan tersebut dilakukan melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1350/NAKERTRAN/2025 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.
Untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda, gunakan software absensi dari GajiHub.
GajiHub merupakan software absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- UMP Kalimantan Barat 2026 Naik Jadi 3 Juta, Ini Detailnya - 23 September 2026
- UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Ini Detailnya - 23 September 2026
- UMP Kalimantan Tengah 2026 dan Peluang Kerjanya - 23 September 2026