Bagi perusahaan, pengelolaan karyawan menjadi bagian krusial yang tidak boleh disepelekan.
Hal ini karena pengelolaan karyawan berkaitan dengan mengelola data karyawan, absensi, payroll, cuti, rekrutmen, hingga penilaian kinerja karyawan.
Tentunya untuk memudahkan pengelolaan karyawan dan aspek-aspek yang ada di dalamnya, dibutuhkan perangkat yang mendukungnya.
Software HRIS menjadi pilihan perangkat lunak yang bisa membantuk perusahaan dalam memudahkan pengelolaan karyawan.
Software HRIS dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan.
Memilih software HRIS terbaik yang ada di Indonesia membantu perusahaan dalam kemudahan pengelolaan karyawan.
Lalu apa saja daftar software HRIS terbaik yang ada di Indonesia dan apa saja fitur yang dimilikinya?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai software HRIS terbaik di Indonesia dan fitur-fitur yang dimilikinya.
Untuk lebih lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:
Daftar Software HRIS Terbaik di Indonesia
Berikut daftar 15 software HRIS terbaik di Indonesia yang dapat menjadi referensi untuk kemudahan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda:
1. GajiHub

GajiHub merupakan software HRIS dan payroll yang dikembangkan untuk membantu perusahaan mengelola administrasi SDM dalam satu platform.
Salah satu keunggulan GajiHub adalah integrasi antara absensi, payroll, cuti, lembur, data karyawan, hingga employee self-service.
Dengan integrasi ini, data kehadiran dapat digunakan sebagai bagian dari proses penggajian sehingga HR tidak perlu melakukan rekap secara manual.
GajiHub juga menyediakan fitur rekrutmen yang memungkinkan perusahaan mengelola proses kandidat hingga tahapan perekrutan.
Pada fitur tersebut, GajiHub terintegrasi dengan Sekerja sehingga data kandidat yang melamar melalui platform tersebut dapat masuk ke akun GajiHub.
Fitur GajiHub
Beberapa fitur yang tersedia antara lain:
- Payroll karyawan.
- Perhitungan PPh 21 dan BPJS.
- Absensi berbasis GPS.
- Face recognition.
- Manajemen cuti dan izin.
- Perhitungan lembur.
- Employee Self Service.
- Reimbursement.
- Jadwal dan shift kerja.
- Manajemen data karyawan.
- Rekrutmen.
- Performance management.
- KPI.
- Kasbon karyawan.
- Pengelolaan tunjangan.
GajiHub juga mendukung integrasi dengan mesin absensi.
Data kehadiran dari fingerprint dapat diteruskan ke GajiHub untuk membantu proses penghitungan payroll.
Kelebihan GajiHub
Kelebihan utamanya adalah fokus terhadap kebutuhan perusahaan Indonesia.
Pengelolaan payroll, absensi, lembur, PPh 21, dan BPJS menjadi lebih relevan bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
Selain itu, fitur HRIS dan payroll berada dalam satu sistem sehingga perusahaan dapat mengurangi pekerjaan administratif yang berulang.
GajiHub juga menyediakan paket gratis selamanya di mana pengguna dapat menggunakan GajiHub tanpa harus membayar biaya langganan.
Kekurangan GajiHub
Untuk paket gratis selamanya di GajiHub, fitur yang dimilikinya masih terbatas.
Integrasi GajiHub
GajiHub mendukung integrasi dengan mesin absensi dan Sekerja. Integrasi mesin absensi memungkinkan data check-in dan check-out digunakan dalam proses administrasi kehadiran dan payroll.
Cocok untuk: UMKM, startup, perusahaan berkembang, dan perusahaan Indonesia yang membutuhkan HRIS sekaligus payroll.

Baca Juga: Solusi HRIS untuk Manajemen Karyawan di Industri Logistik
2. BambooHR

BambooHR merupakan platform HR berbasis cloud yang mencakup berbagai tahapan employee lifecycle, mulai dari recruitment hingga offboarding.
Fitur BambooHR meliputi HR data, applicant tracking, onboarding, payroll, benefits, time & attendance, performance management, compensation, employee experience, dan compliance.
Kelebihan
BambooHR dikenal dengan antarmuka yang relatif mudah digunakan serta kemampuan menggabungkan data HR dalam satu sistem.
Platform ini juga menyediakan lebih dari 150 integrasi. Untuk payroll dan accounting, BambooHR mendukung integrasi dengan QuickBooks Online, Xero, NetSuite, dan Sage Intacct.
Kekurangan
Salah satu keterbatasannya untuk perusahaan Indonesia adalah BambooHR Payroll dirancang terutama untuk karyawan berbasis Amerika Serikat.
Perusahaan yang menjalankan payroll di negara lain perlu menggunakan integrasi dengan payroll provider lokal atau opsi global yang tersedia.
Integrasi
- QuickBooks Online
- Xero
- NetSuite
- Sage Intacct
- Berbagai aplikasi melalui BambooHR Marketplace
- Payroll provider internasional
Cocok untuk: perusahaan yang membutuhkan core HR modern dan perusahaan dengan tenaga kerja internasional.
Baca Juga: Apa Itu SMK3 dan Perannya untuk Sistem HRIS
3. Gusto

Gusto merupakan platform HR dan payroll yang sangat kuat untuk bisnis di Amerika Serikat.
Fitur utamanya meliputi payroll, benefits, hiring, onboarding, time tracking, dan administrasi karyawan.
Gusto menyediakan ekosistem integrasi untuk accounting, recruiting, performance management, time tracking, dan business operations.
Kelebihan
- Payroll dan tax administration kuat.
- Cocok untuk bisnis kecil dan menengah.
- Integrasi accounting cukup luas.
- Mendukung provisioning akun karyawan.
Kekurangan
Kekurangan utama untuk perusahaan Indonesia adalah orientasinya terhadap pasar AS.
Gusto tidak dirancang sebagai payroll Indonesia yang menangani kebutuhan seperti PPh 21 dan BPJS secara native.
Integrasi
Gusto mendukung berbagai aplikasi seperti QuickBooks, Sage, FreshBooks, Greenhouse, Lever, Recruitee, Teamtailor, Expensify, serta aplikasi provisioning seperti Slack, Google Workspace, dan Microsoft 365.
Cocok untuk: startup dan perusahaan kecil-menengah yang beroperasi terutama di Amerika Serikat.
Baca Juga: 10 Rekomendasi HRIS untuk Kontraktor Proyek dan Fiturnya
4. Rippling
Rippling memiliki pendekatan yang berbeda karena menggabungkan HR dengan payroll, benefits, IT, dan pengelolaan aplikasi.
Platform ini dapat digunakan untuk mengotomatisasi berbagai proses setelah karyawan bergabung, termasuk akses terhadap aplikasi dan sistem perusahaan.
Kelebihan
- Otomasi HR sangat kuat.
- Menggabungkan HR dan IT.
- Payroll dan benefits dapat terhubung.
- Cocok untuk perusahaan dengan banyak aplikasi digital.
- Mendukung workforce global.
Dengan kelebihan ini Rippling dapat mengintegrasikan data HR, payroll, dan benefits sehingga perubahan data karyawan dapat digunakan dalam proses administrasi secara otomatis.
Kekurangan
Karena modular dan memiliki cakupan sangat luas, implementasinya dapat terasa kompleks bagi perusahaan kecil dengan kebutuhan HR sederhana.
Integrasi
Rippling dapat terhubung dengan berbagai aplikasi HR, payroll, IT, benefits, dan business operations.
Cocok untuk: perusahaan teknologi, startup, dan perusahaan dengan workforce global.
Baca Juga: HRIS untuk Restoran: Fitur dan 7 Rekomendasi Aplikasinya
5. Paychex

Paychex merupakan penyedia payroll dan HR software yang telah lama beroperasi di Amerika Serikat.
Paychex Flex mencakup payroll, employee records, hiring, benefits administration, time tracking, reporting, dan employee self-service.
Kelebihan
- Payroll kuat.
- Time and attendance terintegrasi.
- Recruitment dan onboarding tersedia.
- Benefits administration.
- Reporting cukup lengkap.
Paychex juga menyediakan biometric clock, mobile attendance, scheduling, PTO tracking, dan integrasi langsung dengan payroll dalam ekosistem Paychex Flex.
Kekurangan
Platform ini lebih berorientasi pada perusahaan Amerika Serikat sehingga perusahaan Indonesia perlu mempertimbangkan kompatibilitas regulasi dan payroll lokal.
Integrasi
Fokus integrasinya sangat kuat di ekosistem Paychex Flex dan aplikasi bisnis terkait.
Cocok untuk: bisnis Amerika Serikat dan perusahaan yang membutuhkan payroll serta HR dalam satu platform.
Baca Juga: 8 Rekomendasi HRIS untuk Remote Hybrid Workforce
6. Workday

Workday merupakan salah satu platform HCM enterprise yang banyak digunakan organisasi besar.
Workday HCM mencakup human resource management, employee experience, workforce management, dan talent management.
Kelebihan
- Sangat kuat untuk perusahaan besar.
- Mendukung workforce management.
- Talent management lengkap.
- Analitik dan workforce planning.
- Integrasi enterprise yang kuat.
Workday juga menyediakan berbagai integration tools dan API untuk menghubungkan sistem eksternal.
Integrasinya dapat mendukung pertukaran data dua arah antara Workday dan endpoint eksternal.
Kekurangan
Workday cenderung lebih kompleks dibandingkan HRIS sederhana. Implementasi juga membutuhkan perencanaan dan konfigurasi yang matang.
Integrasi
Workday memiliki API, integration tools, serta Cloud Connectors untuk menghubungkan sistem pihak ketiga.
Cocok untuk: perusahaan besar dan enterprise multinasional.
Baca Juga: 7 Rekomendasi HRIS untuk Rumah Sakit dan Fitur Pentingnya
7. monday.com

monday.com sebenarnya lebih dikenal sebagai work management platform daripada HRIS payroll tradisional.
Namun, fleksibilitas workflow membuatnya dapat digunakan untuk berbagai proses HR seperti recruitment, onboarding, employee management, task management, dan approval.
Kelebihan
- Sangat fleksibel.
- Workflow dapat dikustomisasi.
- Visual dan mudah dipahami.
- Otomasi cukup kuat.
- Cocok untuk kolaborasi antar tim.
Kekurangan
monday.com bukan HRIS payroll tradisional.
Perusahaan yang membutuhkan perhitungan payroll, pajak, BPJS, atau administrasi HR yang sangat spesifik perlu menggunakan sistem tambahan.
Integrasi
monday.com menyediakan integrasi dengan berbagai aplikasi seperti Slack, Gmail, dan Outlook serta sistem lain melalui integration framework dan automation.
Cocok untuk: perusahaan yang membutuhkan workflow HR fleksibel dan integrasi pekerjaan lintas departemen.
Baca Juga: 20 Fitur Penting yang Harus Dimiliki HRIS
8. onHRD

onHRD merupakan software HR berbasis web yang digunakan untuk membantu kebutuhan administrasi SDM.
Platform ini menawarkan fungsi seperti absensi, payroll, cuti, laporan kehadiran, dan employee self-service.
Fitur
- Absensi online.
- Payroll.
- Manajemen cuti.
- Data karyawan.
- Laporan kehadiran.
- Employee self-service.
Kelebihan
onHRD lebih sederhana dibandingkan platform HCM enterprise sehingga dapat menjadi pilihan perusahaan yang baru melakukan digitalisasi proses HR.
Kekurangan
Dibandingkan Workday atau Oracle HCM, cakupan fitur dan kemampuan enterprise-nya lebih terbatas.
Integrasi
Integrasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan sistem yang digunakan.
Cocok untuk: perusahaan kecil dan menengah yang membutuhkan fungsi HR dasar.
Baca Juga: Cara Memilih Aplikasi HRIS Terbaik + Fungsi Pentingnya
9. RemoFirst

RemoFirst memiliki fokus utama pada global employment, termasuk Employer of Record (EOR), contractor management, payroll, dan compliance.
RemoFirst saat ini menawarkan layanan EOR di lebih dari 185 negara menurut informasi resminya.
Kelebihan
- Cocok untuk perusahaan dengan karyawan global.
- Mendukung EOR.
- Payroll internasional.
- Contractor management.
- Mendukung pembayaran dalam mata uang lokal.
Kekurangan
RemoFirst kurang tepat apabila kebutuhan perusahaan hanya berupa administrasi HR lokal Indonesia.
Integrasi
RemoFirst menyediakan integrasi dengan BambooHR, Workday, ADP Workforce Now, dan GoCardless.
Cocok untuk: perusahaan remote dan perusahaan yang merekrut karyawan di berbagai negara.
Baca Juga: 7 Manfaat Menggunakan HRIS System, HR Wajib Tahu
10. Zoho People

Zoho People merupakan HRIS yang menjadi bagian dari ekosistem Zoho.
Fitur Zoho People mencakup employee database, attendance, shift management, leave, timesheets, HR help desk, document management, compensation, LMS, payroll integration, employee engagement, dan HR analytics.
Kelebihan
- Fitur core HR lengkap.
- Ekosistem aplikasi sangat luas.
- Workflow dapat dikustomisasi.
- Tersedia aplikasi mobile.
- Memiliki API.
Kekurangan
Payroll tidak menjadi kekuatan utama Zoho People untuk Indonesia. Perusahaan perlu melihat ketersediaan payroll dan integrasi yang sesuai dengan negara operasionalnya.
Integrasi
Zoho People dapat terhubung dengan Zoho Payroll, Zoho Recruit, Zoho Analytics, Zoho Books, Zoho Expense, Zoho CRM, Microsoft Teams, Slack, Google Workspace, QuickBooks, Zapier, dan berbagai aplikasi lainnya.
Cocok untuk: perusahaan yang sudah menggunakan ekosistem Zoho atau membutuhkan HRIS fleksibel.
Baca Juga: Tips Memilih Aplikasi HRIS Online dan Rekomendasinya
11. ADP Workforce Now

ADP Workforce Now merupakan platform HR dan payroll yang dikembangkan ADP.
Platform ini mencakup payroll, HR management, benefits, time, scheduling, attendance, dan workforce management.
ADP Workforce Now juga menyediakan payroll dengan continuous calculation, variance detection, serta workforce management untuk mengelola waktu, jadwal, dan kehadiran.
Kelebihan
- Payroll sangat kuat.
- Workforce management lengkap.
- Benefits administration.
- Time and attendance.
- Cocok untuk perusahaan dengan proses HR kompleks.
Kekurangan
Seperti Gusto dan Paychex, orientasi utamanya adalah pasar Amerika Serikat sehingga perusahaan Indonesia harus mengevaluasi kompatibilitas payroll dan regulasi lokal.
Integrasi
ADP memiliki ekosistem integrasi yang luas untuk payroll, HR, benefits, time management, dan aplikasi bisnis.
Cocok untuk: perusahaan menengah hingga besar dengan kebutuhan workforce management kompleks.
Baca Juga: 8 Fungsi HRIS Sistem, Manfaat, dan Cara Memilihnya
12. Oracle HCM

Oracle Fusion Cloud HCM merupakan platform HCM enterprise yang mencakup HR, talent, workforce management, payroll, dan employee experience.
Oracle Human Resources menjadi bagian dari Oracle Fusion Cloud HCM dan menggunakan unified data model sehingga berbagai proses HR dapat dikelola dalam satu ekosistem.
Kelebihan
- Sangat lengkap.
- Mendukung perusahaan global.
- Integrasi erat dengan Oracle ERP.
- Workforce management kuat.
- Talent management lengkap.
- Mendukung AI dalam proses HR.
Oracle Payroll juga mendukung payroll di lebih dari 60 negara.
Kekurangan
Implementasi Oracle HCM membutuhkan sumber daya, konfigurasi, dan keahlian yang lebih besar dibandingkan HRIS sederhana.
Integrasi
Oracle HCM dapat terhubung dengan berbagai aplikasi Oracle Fusion, ERP, payroll interface, serta sistem eksternal.
Cocok untuk: perusahaan enterprise dan perusahaan multinasional.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software HRIS Usaha Dagang, Apa Saja?
13. Orange HCM
Orange HCM atau OrangeHRM merupakan platform HR yang menyediakan berbagai modul untuk mengelola employee lifecycle.
Fitur core-nya mencakup administration, Personnel Information Management (PIM), employee records, organizational structure, reporting, permissions, dan audit trail.
Kelebihan
- Modul HR cukup lengkap.
- Employee database terpusat.
- Mendukung recruitment.
- Mendukung performance management.
- Memiliki konektor ke berbagai aplikasi.
Kekurangan
Perusahaan yang beroperasi di Indonesia tetap perlu mengevaluasi kebutuhan payroll dan kepatuhan lokal karena OrangeHRM merupakan platform global, bukan sistem payroll Indonesia.
Integrasi
OrangeHRM menyediakan connector dengan LinkedIn, Workable, CareerJet, Jooble, Monster, Microsoft Active Directory, OneLogin, Okta, Entra ID, Power BI, QuickBooks, dan berbagai aplikasi lainnya.
Cocok untuk: perusahaan yang membutuhkan HRIS fleksibel dengan berbagai pilihan integrasi.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software HRIS Terbaik untuk Usaha Jasa
14. Paylocity

Paylocity merupakan platform HCM yang menggabungkan HR, payroll, talent, benefits, employee experience, time and labor, global payroll, dan expense management.
Kelebihan
- Fitur HCM lengkap.
- Payroll terintegrasi.
- Talent management.
- Workforce management.
- Employee experience.
- Mendukung perusahaan menengah.
Paylocity juga menyediakan self-service untuk karyawan, termasuk pengajuan time off dan pembaruan data pribadi.
Kekurangan
Fokusnya cukup kuat pada pasar Amerika Serikat sehingga perusahaan Indonesia perlu mengevaluasi aspek payroll dan compliance lokal.
Integrasi
Paylocity dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi melalui ekosistem HCM dan partner integration.
Cocok untuk: perusahaan menengah hingga besar yang membutuhkan HRIS dan payroll terintegrasi.
Baca Juga: 10 Software HRIS Kontraktor, Fitur Penting, dan Tips Memilihnya
15. Cezanne HR

Cezanne HR merupakan HR software yang berfokus pada kebutuhan manajemen karyawan, termasuk core HR, absence management, performance, recruitment, dan workforce management.
Kelebihan
- Mendukung core HR.
- Absence management.
- Performance management.
- Recruitment.
- Memiliki open API.
- Mendukung berbagai SSO.
Cezanne HR mendukung SSO melalui OAuth2, OpenID, dan SAML 2.0, serta integrasi dengan Microsoft, Active Directory, Azure, Salesforce, Okta, dan Google.
Kekurangan
Beberapa fungsi membutuhkan integrasi dengan software tambahan.
Karena itu, perusahaan perlu memeriksa apakah seluruh kebutuhan HR dan payroll dapat dipenuhi dalam satu platform.
Integrasi
Cezanne HR memiliki partner integrasi untuk recruitment, payroll, workforce management, learning, benefits, dan analytics.
Beberapa di antaranya adalah Greenhouse, Lever, SmartRecruiters, Workable, Microsoft Teams, Power BI melalui Tugger, dan berbagai provider lainnya.
Cocok untuk: perusahaan yang membutuhkan core HR dengan kemampuan integrasi dan API.
Untuk lebih lengkapnya mengenai daftar software HRIS terbaik, berikut tabel perbandingannya untuk Anda:
| No. | Software HRIS | Fitur Utama | Kelebihan | Kekurangan | Integrasi |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | GajiHub | Payroll, absensi, cuti, ESS, rekrutmen, KPI | Payroll terintegrasi, paket gratis selamanya | Fitur pada paket gratis selamanya masih terbatas | Mesin absensi, Sekerja, dan sistem bisnis terkait |
| 2 | BambooHR | Core HR, payroll, onboarding, performance, time tracking | Interface mudah digunakan dan ekosistem luas | Payroll native terutama untuk AS | QuickBooks, Xero, NetSuite, Sage Intacct, marketplace |
| 3 | Gusto | Payroll, benefits, hiring, time tracking | Sangat kuat untuk bisnis AS | Tidak ideal untuk payroll Indonesia | Accounting, ATS, benefits, Slack, Google Workspace, Microsoft 365 |
| 4 | Rippling | HR, payroll, benefits, IT, app management | Otomasi HR dan IT sangat kuat | Bisa kompleks dan modular | Berbagai aplikasi bisnis, HR, payroll, dan IT |
| 5 | Paychex | Payroll, HR, benefits, attendance, recruiting | Ekosistem payroll dan HR lengkap | Sangat berorientasi pasar AS | Paychex Flex dan berbagai aplikasi bisnis |
| 6 | Workday | HCM, talent, workforce, analytics | Sangat kuat untuk enterprise | Implementasi relatif kompleks | API, Cloud Connectors, berbagai sistem enterprise |
| 7 | monday.com | Workflow HR, recruitment, onboarding, task management | Fleksibel dan mudah dikustomisasi | Bukan HRIS payroll tradisional | Slack, Gmail, Outlook, dan berbagai aplikasi |
| 8 | onHRD | Absensi, payroll, cuti, data karyawan | Sederhana dan cocok untuk kebutuhan HR dasar | Fitur tidak seluas HCM enterprise | Sistem bisnis dan integrasi sesuai kebutuhan |
| 9 | RemoFirst | EOR, global payroll, contractor management | Kuat untuk tenaga kerja global | Tidak ditujukan sebagai HRIS lokal Indonesia | BambooHR, Workday, ADP Workforce Now, GoCardless |
| 10 | Zoho People | Core HR, attendance, leave, performance | Harga relatif kompetitif dan ekosistem luas | Payroll lokal bergantung integrasi | Zoho, Microsoft, Google, Slack, QuickBooks, Zapier |
| 11 | ADP Workforce Now | Payroll, HR, attendance, benefits, talent | Kuat untuk payroll dan workforce management | Fokus utama pasar AS | Ekosistem ADP dan aplikasi pihak ketiga |
| 12 | Oracle HCM | Core HR, payroll, talent, workforce | Sangat lengkap untuk enterprise global | Implementasi kompleks | Oracle Fusion, ERP, API, dan partner ecosystem |
| 13 | Orange HCM | Core HR, recruitment, performance, attendance | Modul HR lengkap dan fleksibel | Perlu konfigurasi untuk kebutuhan tertentu | LinkedIn, Workable, Okta, Power BI, QuickBooks |
| 14 | Paylocity | Payroll, HR, talent, benefits, workforce | Platform HCM komprehensif | Lebih cocok untuk pasar AS dan perusahaan menengah-besar | Berbagai aplikasi HR, payroll, dan bisnis |
| 15 | Cezanne HR | Core HR, absence, performance, recruitment | Open API dan banyak partner integrasi | Beberapa kebutuhan membutuhkan integrasi tambahan | Microsoft, Google, Salesforce, Okta, Greenhouse, Teams |
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software HRIS Manufaktur dan Tips Memilihnya
Bagaimana Memilih Software HRIS Terbaik di Indonesia?

Tidak ada satu software HRIS yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua perusahaan.
Kebutuhan perusahaan dengan 20 karyawan tentu berbeda dengan perusahaan yang mempunyai ribuan pekerja di berbagai negara.
Ada beberapa aspek yang sebaiknya diperhatikan sebelum memilih HRIS.
1. Perhatikan kebutuhan payroll
Jika payroll menjadi kebutuhan utama, pastikan software mendukung aturan penggajian di negara tempat perusahaan beroperasi.
Untuk perusahaan Indonesia, hal yang perlu diperhatikan antara lain PPh 21, BPJS, THR, lembur, tunjangan, potongan, serta aturan ketenagakerjaan lainnya.
Dalam konteks ini, software lokal seperti GajiHub dapat menjadi pilihan yang lebih relevan dibandingkan platform yang payroll-nya dirancang terutama untuk pasar Amerika Serikat.
2. Periksa fitur absensi
Kedua adalah dengan memeriksa fitur absensi yang ada di software HRIS.
Perusahaan dengan banyak karyawan lapangan atau sistem kerja hybrid membutuhkan fitur seperti GPS, mobile attendance, face recognition, fingerprint integration, shift, dan overtime.
Baca Juga: 10+ Rekomendasi Software HRIS Terbaik dan Terlengkap
3. Pertimbangkan employee self-service
ESS memungkinkan karyawan mengajukan cuti, melihat slip gaji, melakukan presensi, mengajukan reimbursement, atau memperbarui informasi tertentu secara mandiri.
Hal ini dapat mengurangi pekerjaan administratif HR.
4. Perhatikan integrasi
HRIS sebaiknya tidak menjadi sistem yang berdiri sendiri.
Perusahaan perlu mempertimbangkan apakah HRIS dapat terhubung dengan accounting software, payroll, recruitment platform, attendance device, collaboration tools, dan aplikasi lainnya.
5. Sesuaikan dengan skala perusahaan
Untuk perusahaan kecil, HRIS yang terlalu kompleks justru dapat menambah beban implementasi.
Sebaliknya, perusahaan besar membutuhkan kemampuan seperti:
- Multi-location;
- Multi-country;
- Role-based access;
- Workforce analytics;
- API;
- Workflow automation;
- Payroll integration;
- Talent management;
- Compliance management.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Software HRIS Industri Retail Terbaik, Apa Saja?
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai software HRIS terbaik di Indonesia yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa dalam memilih software HRIS terbaik di Indonesia sebaiknya jangan hanya melihat dari fitur atau popularitasnya saja.
Namun perusahaan perlu untuk melihat kebutuhan, jumlah karyawan, kompleksitas payroll, sistem kerja, kebutuhan integrasi, hingga regulasi yang berlaku.
GajiHub menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang membutuhkan software HRIS terbaik untuk perusahaan di Indonesia.
Hal ini karena GajiHub telah disesuaikan dengan regulasi yang ada di Indonesia dan kebutuhan bisnis di Indonesia.
Jadi tunggu apa lagi, daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- UMK Kupang 2026 dan Dasar Penetapannya - 8 October 2026
- UMK Gresik 2026 dan Peluang Kerjanya - 8 October 2026
- Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 - 8 October 2026