Gaji HRD di Indonesia Tahun 2026 dan Tunjangannya

gaji hrd

Bagi perusahaan, HRD memiliki peranan penting yang berkaitan dengan tanggung jawab pengelolaan sumber daya manusia.

HRD memiliki tanggung jawab yang cukup beragam, mulai dari mencari dan menyeleksi kandidat, mengelola administrasi karyawan, payroll, hingga pengembangan kompetensi dan kinerja karyawan.

Dengan besarnya tanggung jawab ini tentunya HRD berhak mendapatkan imbalan yang pantas dalam bentuk gaji.

Lalu berapa gaji yang didapatkan oleh HRD di Indonesia dan apa saja kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi HRD?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai gaji HRD dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Baca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:

Berapa Gaji HRD di Indonesia?

gaji hrd

Ketika membahas mengenai gaji HRD di Indonesia, maka tidak terdapat satu standar gaji yang berlaku untuk seluruh HRD di Indonesia.

Istilah HRD sendiri mencakup berbagai posisi, mulai dari HR admin dan HR staff hingga HR manager, head of HR, dan HR director.

Data dari berbagai platform pencarian kerja menunjukkan bahwa semakin tinggi posisi HR, semakin besar pula kisaran kompensasinya.

Berikut gambaran gaji HRD berdasarkan beberapa sumber:

PosisiSumberGaji/Rata-rata per Bulan
Staf HR/PersonaliaIndeedRp4,30 juta
HR/PersonaliaIndeedRp4,61 juta
HR Manager/PersonaliaIndeedRp7,86 juta
HR CoordinatorJobstreetRp6,25 juta*
HR ManagerJobstreetRp13,40 juta*
gajihub banner 2

Baca Juga: Berapa Gaji HRD? Berikut Kisarannya di Beberapa Perusahaan di Indonesia

Berapa Gaji HRD Berdasarkan Jabatan?

Jenjang jabatan menjadi salah satu faktor paling jelas yang membedakan gaji HRD.

1. Gaji HR Admin

HR Admin biasanya merupakan posisi entry level yang berfokus pada pekerjaan administratif.

Tugasnya dapat mencakup:

  • Mengelola dokumen karyawan;
  • Menginput data personalia;
  • Mengelola absensi;
  • Membantu proses onboarding;
  • Mengarsipkan kontrak kerja;
  • Membantu payroll;
  • Membuat laporan administrasi.

Gaji posisi ini umumnya berada pada level entry hingga junior dan sangat bergantung pada lokasi serta skala perusahaan.

Dari laporan Indeed, gaji HR admin ada di angka Rp4.114.657 per bulan.

2. Gaji HR Staff

HR staff memiliki cakupan pekerjaan lebih luas dibandingkan HR admin.

Selain pekerjaan administrasi, HR staff dapat terlibat dalam:

  • Recruitment;
  • Employee relations;
  • Pengelolaan cuti;
  • Payroll;
  • BPJS;
  • Pelatihan;
  • Evaluasi kinerja.

Indeed mencatat rata-rata gaji staf HR/personalia ada di angka Rp4,30 juta per bulan berdasarkan 115 laporan.

Baca Juga: Jobdesk HRD, Syarat, Skill, Gaji, dan Contohnya

3. Gaji HR Generalist

HR Generalist biasanya menangani berbagai fungsi HR secara sekaligus.

Karena cakupan pekerjaannya lebih luas, posisi ini dapat memperoleh kompensasi lebih tinggi daripada HR staff entry level.

HR Generalist dapat menangani recruitment, payroll, employee relations, performance management, hingga administrasi.

4. Gaji HR Supervisor

HR supervisor berada pada jenjang yang mengawasi pekerjaan beberapa staf HR.

Tanggung jawabnya dapat meliputi:

  • Mengawasi tim HR;
  • Memastikan administrasi berjalan;
  • Mengontrol recruitment;
  • Mengawasi payroll;
  • Menyelesaikan masalah karyawan;
  • Menyusun laporan HR.

Kompensasinya biasanya lebih tinggi karena terdapat tanggung jawab manajerial.

Dari laporan Indeed, gaji HRD supervisor ada di angka Rp5.707.375 per September 2026.

Baca Juga: Berapa Gaji Alfamart Terbaru? Ini Daftar Lengkapnya

5. Gaji HR Manager

HR manager bertanggung jawab terhadap fungsi HR secara lebih strategis.

Menurut Indeed, rata-rata gaji manager HR/personalia sekitar Rp7,86 juta per bulan berdasarkan 29 laporan.

Sementara itu, Jobstreet mencatat gaji Human Resources Manager sekitar Rp13,4 juta per bulan.

6. Gaji Head of HR dan HR Director

Pada perusahaan besar, jenjang karier dapat berlanjut menjadi Head of HR, HR Director, atau Chief Human Resources Officer (CHRO).

Tidak terdapat satu angka nasional yang dapat digunakan sebagai standar untuk jabatan tersebut.

Kompensasinya sangat dipengaruhi ukuran perusahaan, industri, jumlah karyawan, tanggung jawab strategis, dan struktur remunerasi perusahaan.

Secara umum, posisi tersebut dapat memperoleh penghasilan jauh di atas HR staff maupun HR manager.

Baca Juga: Gaji Editor Buku Tahun 2026 dan Tanggung Jawabnya

Berapa Gaji HRD Berdasarkan Skala Perusahaan?

gaji HRD

Selain jabatan, skala perusahaan juga dapat memengaruhi gaji.

1. Perusahaan Mikro dan Kecil

Pada perusahaan kecil, satu orang HR dapat mengerjakan berbagai fungsi sekaligus.

Misalnya, seorang HR dapat menangani:

  • Recruitment;
  • Administrasi;
  • Absensi;
  • Payroll;
  • BPJS;
  • Hubungan karyawan;
  • Pengadaan kebutuhan kantor.

Karena struktur organisasinya sederhana, gaji dapat lebih terbatas.

Bahkan menurut aturan ketenagakerjaan, UMKM diperbolehkan membayar karyawan di bawah UMK.

2. Perusahaan Menengah

Perusahaan menengah biasanya mulai memiliki pembagian fungsi HR yang lebih jelas.

Misalnya:

HR Admin → HR Staff → HR Supervisor → HR Manager

Gaji juga dapat meningkat seiring bertambahnya jumlah karyawan dan kompleksitas pekerjaan.

Baca Juga: Berapa Gaji Penulis di Indonesia Tahun 2026?

3. Perusahaan Besar

Perusahaan besar biasanya mempunyai struktur HR yang lebih kompleks.

Fungsi HR dapat dibagi menjadi:

  • Talent Acquisition;
  • Compensation & Benefits;
  • Payroll;
  • Learning & Development;
  • Industrial Relations;
  • Organization Development;
  • HR Business Partner;
  • People Analytics.

Karena tanggung jawab dan spesialisasi lebih tinggi, kompensasi untuk profesional HR pada perusahaan besar juga dapat lebih tinggi.

Perbandingan Gaji Berdasarkan Skala Perusahaan

Berikut contoh kisaran pasar yang dapat digunakan sebagai ilustrasi:

Skala PerusahaanContoh PosisiKisaran Gaji/Bulan*
KecilHR Admin/StaffRp3–Rp5 juta
MenengahHR Staff/GeneralistRp4–Rp8 juta
Menengah-BesarHR SupervisorRp6–Rp12 juta
BesarHR ManagerRp10–Rp20 juta+
KorporasiHead of HR/HR DirectorRp20 juta+

*Kisaran ilustratif, bukan standar resmi. Gaji aktual dapat berbeda berdasarkan lokasi, industri, pengalaman, dan kebijakan perusahaan.

Baca Juga: Gaji Guru Sekolah Rakyat dan Tunjangannya

Berapa Tunjangan yang Didapatkan oleh HRD?

Selain gaji pokok, HRD dapat memperoleh berbagai komponen kompensasi.

Besarnya tunjangan bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.

Jenis TunjanganContoh
Tunjangan makanUang makan atau fasilitas makan
Tunjangan transportasiUang transport atau reimbursement
Tunjangan komunikasiPulsa/internet
BPJS KesehatanJaminan kesehatan
BPJS KetenagakerjaanJaminan sosial ketenagakerjaan
BonusBerdasarkan kinerja/perusahaan
InsentifBerdasarkan target tertentu
THRSesuai ketentuan
Asuransi tambahanBenefit kesehatan di luar BPJS
PelatihanSertifikasi dan pengembangan kompetensi

Karena itu, ketika membandingkan dua tawaran pekerjaan HRD, jangan hanya melihat nominal gaji pokok.

Misalnya, perusahaan A menawarkan gaji Rp7 juta tanpa bonus, sedangkan perusahaan B menawarkan Rp6,5 juta tetapi menyediakan bonus tahunan, asuransi tambahan, tunjangan komunikasi, dan program pelatihan. Total nilai kompensasinya dapat berbeda.

Baca Juga: Berapa Gaji Polisi di Indonesia dan Tunjangannya?

Bagaimana Spesifikasi HRD di Indonesia?

Karena tugas HRD yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia, maka ada spesifikasi-spesifikasi yang dimilikinya, yakni sebagai berikut:

1. Talent Acquisition

Spesifikasi yang pertama adalah berkaitan dengan talent acquisition yang berkaitan dengan rekrutmen dan pencarian kandidat.

Di sini HRD berperan dalam pembuatan informasi lowongan kerja, posting lowongan kerja, penyeleksi dokumen kandidat, interview, hingga proses onboarding karyawan.

2. Compensation & Benefits

Spesifikasi yang kedua adalah berkaitan dengan compensation dan benefit yang didapatkan karyawan.

HRD di sini bertugas untuk mengelola struktur gaji, tunjangan, insentif, bonus, dan benefit.

3. Payroll

Pada bagian payroll, HRD berfokus pada penggajian, absensi, lembur, pajak, dan BPJS.

Di sini HRD bisa menggunakan software payroll terbaik untuk memudahkan pekerjaan mereka.

Baca Juga: Berapa Gaji TNI di Indonesia Tahun 2026?

4. Learning & Development

HRD spesifikasi ini berfokus pada pelatihan dan pengembangan kompetensi karyawan.

Ini dilakukan agar karyawan bisa mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi yang berdampak bagi kemajuan perusahaan.

5. Industrial Relations

Spesifikasi berikutnya adalah industrial relations.

HRD di sini bertugas untuk menangani hubungan industrial dan berbagai persoalan ketenagakerjaan.

6. HR Business Partner

Pada spesifikasi HR business partner, HRD berperan lebih strategis dengan menghubungkan kebutuhan bisnis dengan strategi SDM.

7. People Analytics

Terakhir adalah HRD untuk spesifikasi people analytics.

Di sini HRD menggunakan data untuk membantu perusahaan mengambil keputusan terkait tenaga kerja.

Baca Juga: Gaji FB Pro dan Persyaratan Monetitasi Terbaru

Apa Saja Kualifikasi untuk Menjadi HRD di Indonesia?

Kualifikasi HRD dapat berbeda tergantung perusahaan dan posisi.

Untuk posisi entry level, beberapa perusahaan menerima lulusan S1 tanpa pengalaman atau dengan pengalaman minimal.

Sementara posisi senior membutuhkan pengalaman dan kompetensi yang lebih spesifik.

Beberapa kualifikasi yang umum diminta adalah:

1. Pendidikan

Untuk menjadi HRD tentunya harus didukung dengan pendidikan yang relevan.

Untuk posisi HRD dibutuhkan lulusan S1 dengan jurusan seperti psikologi, manajemen, hingga hukum.

2. Pengalaman

Untuk posisi senior, perusahaan umumnya meminta pengalaman beberapa tahun di bidang HR.

Selain itu, bagi Anda yang belum memiliki pengalaman bisa mendapatkannya dari mengikuti magang ataupun mengambil sertifikasi khusus.

3. Pemahaman Ketenagakerjaan

HR perlu memahami regulasi mengenai:

  • Hubungan kerja;
  • Pengupahan;
  • Waktu kerja;
  • Cuti;
  • Lembur;
  • BPJS;
  • PHK;
  • Hubungan industrial.

Baca Juga: Gaji Shopee Affiliate Terbaru dan Skema Komisinya

4. Kemampuan Administrasi

Menjadi HRD juga membutuhkan kemampuan administrasi.

Hal ini dikarenakan HR mengelola banyak dokumen dan data karyawan sehingga ketelitian sangat penting.

5. Kemampuan Teknologi

Dengan perkembangan teknologi di bidang pengelolaan SDM, maka HRD juga harus memahami penggunaan teknologi tersebut.

Penggunaan HRIS, spreadsheet, software payroll, dan tools recruitment semakin penting dalam pekerjaan HR modern.

Baca Juga: Gaji Konten Kreator Tiktok di Indonesia Tahun 2026

Apa Saja Jurusan yang Cocok untuk Karier HRD?

HR

Tidak ada satu jurusan yang secara mutlak harus dipilih untuk menjadi HRD. Namun, beberapa jurusan memberikan dasar yang relevan.

1. Psikologi

Psikologi sangat relevan karena HR banyak berhubungan dengan manusia.

Mahasiswa mempelajari perilaku, kepribadian, psikometri, dan dinamika organisasi.

2. Manajemen

Jurusan manajemen, khususnya konsentrasi manajemen sumber daya manusia, merupakan salah satu pilihan paling relevan.

Mahasiswa dapat mempelajari recruitment, compensation, performance management, dan organisasi.

3. Hukum

Lulusan hukum dapat berkarier di bidang HR, khususnya industrial relations dan ketenagakerjaan.

Baca Juga: Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya

4. Administrasi Bisnis

Administrasi bisnis memberikan pemahaman mengenai pengelolaan organisasi dan proses bisnis.

5. Akuntansi

Akuntansi dapat menjadi nilai tambah untuk posisi yang berhubungan dengan payroll, compensation & benefits, serta administrasi keuangan.

6. Sistem Informasi

Perkembangan HRIS dan people analytics membuat lulusan sistem informasi juga memiliki peluang di bidang HR.

Baca Juga: Rata-Rata Gaji di Indonesia sesuai Data BPS

Bagaimana Cara untuk Menjadi HRD?

Lalu bagaimana cara untuk menjadi HRD?

Berikut 7 langkah yang bisa Anda lakukan untuk memulai karier sebagai HRD:

1. Pilih Pendidikan yang Relevan

Pertama adalah dengan memilih pendidikan yang relevan.

Kuliah di bidang psikologi, manajemen, hukum, administrasi bisnis, atau bidang terkait dapat menjadi fondasi untuk memulai karier di pekerjaan ini.

2. Cari Pengalaman Magang

Langkah kedua adalah dengan mencari pengalaman magang.

Melalui pengalaman magang ini Anda bisa mendapatkan pengalaman langsung yang berkaitan dengan pekerjaan HR.

Selama magang, usahakan mempelajari recruitment, administrasi, payroll, absensi, dan employee relations.

3. Mulai dari Posisi Entry Level

Bagi Anda yang ingin memulai karier Anda sebagai HRD, Anda bisa memulainya dari posisi entry level.

Beberapa posisi yang dapat menjadi pintu masuk adalah:

  • HR intern;
  • HR admin;
  • recruitment staff;
  • HR staff;
  • payroll staff.

Baca Juga: Gaji Dokter di Indonesia Tahun 2026 dan Tahapan Pendidikannya

4. Kuasai HRIS dan Payroll

Jangan lupa untuk menguasai HRIS dan payroll.

Hal ini karena dengan kemampuan menggunakan software HR dapat menjadi nilai tambah yang mendukung karier Anda sebagai HRD.

5. Pelajari Regulasi Ketenagakerjaan

Karena berkaitan dengan karyawan, termasuk hak-hak dan kewajibannya, maka HRD juga perlu memahami regulasi ketenagakerjaan.

Hal ini karena setiap keputusan yang berkaitan dengan karyawan memiliki dasar hukum dan perlindungan hukum di dalamnya.

6. Bangun Pengalaman

Pastikan untuk membangun pengalaman Anda di bidang HR jika ingin terus berkarier di bidang ini.

Setelah memiliki pengalaman, Anda dapat memilih apakah ingin menjadi HR generalist atau mengambil spesialisasi.

7. Kembangkan Kemampuan Strategis

Terakhir adalah kembangkan kemampuan strategis.

Hal ini karena kemampuan strategis ini jadi bagian penting yang wajib dipahami oleh setiap HRD.

Baca Juga: Gaji Guru Honorer di Indonesia Tahun 2026

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai gaji HRD yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa gaji HRD dapat berbeda-beda disesuaikan dengan jabatan, pengalaman kerja, hingga perusahaan tempat bekerja.

Data Indeed menunjukkan rata-rata gaji staf HR/personalia sekitar Rp4,3 juta per bulan, sedangkan manager HR/personalia sekitar Rp7,86 juta per bulan.

Sementara itu, Jobstreet mencatat typical monthly salary Human Resources Manager sekitar Rp13,4 juta per bulan.

Untuk kemudahan pengelolaan karyawan, pastikan Anda menggunakan software absensi dari GajiHub.

GajiHub merupakan software absens dan payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan manajemen HRIS dan karyawan.

Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar