Bagi Anda yang tinggal di Sulawesi Barat dan sedang mencari pekerjaan di wilayah ini, informasi mengenai UMP Sulawesi Barat menjadi bagian penting yang wajib diketahui.
Melalui informasi UMP Sulawesi Barat ini Anda dapat mengetahui besaran gaji yang bisa Anda dapatkan ketika bekerja di wilayah Sulawesi Barat.
Hal ini dikarenakan UMP atau Upah Minimum merupakan standar upah dasar yang didapatkan oleh karyawan di suatu provinsi.
Standar upah minimum ini berlaku bagi karyawan dengan masa kerja kurang dari 1 tahun.
Lalu berapa besaran UMP Sulawesi Barat di tahun 2026 dan berapa kenaikannya?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai besaran UMP Sulawesi Barat tahun 2026 dan kenaikannya.
Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:
Berapa UMP Sulawesi Barat 2026?

UMP Sulawesi Barat 2026 ditetapkan sebesar Rp3.315.934,82 per bulan.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan UMP tahun 2025 sebesar Rp3.104.430.
Dengan demikian, terdapat kenaikan sekitar Rp211.504,82 per bulan atau sekitar 6,81%.
| Keterangan | UMP Sulawesi Barat |
|---|---|
| UMP 2025 | Rp3.104.430 |
| UMP 2026 | Rp3.315.934,82 |
| Kenaikan | Rp211.504,82 |
| Persentase kenaikan | 6,81% |
| Mulai berlaku | 1 Januari 2026 |
Besaran UMP tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 855 Tahun 2025.
Dalam daftar keputusan pada JDIH Provinsi Sulawesi Barat, keputusan mengenai UMP dan UMSP 2026 tercatat ditetapkan pada 23 Desember 2025.
Sebagai perbandingan, UMP Sulawesi Barat 2025 sebesar Rp3.104.430 naik dari UMP 2024 sebesar Rp2.914.958,08.
Ini berbeda dengan tahun 2024 yang mengalami kenaikan sekitar 1,50%.
Artinya, kenaikan UMP Sulawesi Barat pada 2026 lebih besar secara persentase dibandingkan kenaikan pada 2024.

Baca Juga: UMP Kepulauan Riau 2026 dan Kenaikannya
Berapa Kenaikan UMP Sulawesi Barat 2026?
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, UMP Sulawesi Barat 2026 mengalami kenaikan sebagai berikut:
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| UMP sebelum kenaikan | Rp3.104.430 |
| UMP setelah kenaikan | Rp3.315.934,82 |
| Nominal kenaikan | Rp211.504,82 |
| Persentase perubahan | 6,81% |
Dengan kenaikan tersebut, perusahaan di Sulawesi Barat perlu menyesuaikan pengupahan pekerja yang berada dalam cakupan upah minimum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penyesuaian tersebut bukan hanya berkaitan dengan nominal gaji, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap pengelolaan payroll, perhitungan tunjangan tertentu, struktur dan skala upah, serta anggaran tenaga kerja perusahaan.
Besaran 6,81% tersebut juga sejalan dengan simulasi kebijakan UMP 2026 yang dipublikasikan dalam paparan Menteri Ketenagakerjaan.
Untuk Sulawesi Barat, simulasi menunjukkan inflasi sebesar 3,04%, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,39%, dan hasil penyesuaian sebesar 6,81% ketika menggunakan indeks tertentu atau alfa 0,7.
Baca Juga: UMP Aceh Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Bagaimana UMP Sulawesi Barat 2026 Ditetapkan?
Penetapan UMP Sulawesi Barat 2026 mengikuti formula baru yang diatur dalam PP Nomor 49 Tahun 2025.
Peraturan tersebut menyebutkan bahwa penyesuaian upah minimum mempertimbangkan tiga variabel utama, yaitu:
- Inflasi.
- Pertumbuhan ekonomi.
- Indeks tertentu atau alfa.
Formula penyesuaian upah minimum adalah:
Nilai Penyesuaian UM = {Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi × α)} × UM tahun berjalan
Sedangkan nilai upah minimum tahun berikutnya dihitung dengan:
UM(t+1) = UM(t) + Nilai Penyesuaian UM(t+1)
Nilai alfa dalam aturan baru berada pada rentang 0,50 sampai 0,90.
Penentuannya mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan pekerja dan perusahaan, perbandingan upah minimum dengan kebutuhan hidup layak, serta faktor lain yang relevan dengan kondisi ketenagakerjaan.
1. Pertumbuhan ekonomi
Dalam penetapan UMP 2026, paparan kebijakan pengupahan pemerintah mencatat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat sebesar 5,39% sebagai salah satu variabel perhitungan.
Sementara itu, BPS mencatat ekonomi Sulawesi Barat sepanjang 2025 tumbuh 5,36% secara year-on-year/c-to-c.
Pada triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 6,55% secara tahunan.
Perbedaan angka tersebut perlu dipahami karena indikator pertumbuhan ekonomi yang digunakan dalam formula pengupahan mengikuti definisi dan periode penghitungan sebagaimana diatur dalam PP 49/2025, bukan sekadar mengambil angka pertumbuhan ekonomi tahunan yang dipublikasikan BPS.
2. Inflasi
BPS mencatat inflasi Sulawesi Barat pada September 2025 sebesar 3,04% secara year-on-year.
Angka inilah yang relevan dengan formula karena PP 49/2025 mendefinisikan inflasi untuk penghitungan upah minimum berdasarkan perubahan IHK September tahun berjalan terhadap September tahun sebelumnya.
Baca Juga: UMP Jambi 2026 dan 20 Tahun Terakhir
3. Indeks atau parameter penyesuaian
Untuk Sulawesi Barat, Dewan Pengupahan menetapkan nilai alfa 0,70.
Pembahasan tersebut dilakukan pada Desember 2025 dan menghasilkan UMP sebesar Rp3.315.934,82.
4. Keputusan gubernur
Setelah proses penghitungan dan rekomendasi Dewan Pengupahan, gubernur menetapkan UMP melalui keputusan gubernur.
Untuk Sulawesi Barat, penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 855 Tahun 2025, yang tercatat dalam JDIH Provinsi Sulawesi Barat.
Baca Juga: UMP Sumatera Selatan 2026 Rp3,9 Juta, Ini Detailnya
Berapa UMK di Sulawesi Barat Tahun 2026?

Selain UMP, beberapa kabupaten di Sulawesi Barat memiliki UMK yang ditetapkan melalui keputusan gubernur.
Berdasarkan keputusan yang tercatat di JDIH Provinsi Sulawesi Barat, keputusan UMK 2026 untuk Mamuju, Pasangkayu, dan Polewali Mandar masing-masing tercatat dengan nomor 857, 858, dan 859 Tahun 2025.
Berikut perbandingannya:
| Kabupaten | UMK 2026 | UMK 2025 | Kenaikan | Persentase |
|---|---|---|---|---|
| Mamuju | Rp3.363.847 | Rp3.122.680 | Rp241.167 | 7,72% |
| Majene | Rp3.315.934 | Rp3.104.430 | Rp211.504 | 6,81% |
| Polewali Mandar | Rp3.327.886 | Rp3.104.430 | Rp223.456 | 7,20% |
| Mamasa | Rp3.315.934 | Rp3.104.430 | Rp211.504 | 6,81% |
| Pasangkayu | Rp3.564.798 | Rp3.445.981 | Rp118.817 | 3,45% |
| Mamuju Tengah | Rp3.315.934 | Rp3.104.430 | Rp211.504 | 6,81% |
UMK Mamuju 2026 ditetapkan sebesar Rp3.363.847 berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 857 Tahun 2025.
Nilai tersebut juga tercatat dalam publikasi BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat.
Sementara itu, UMK Pasangkayu 2026 ditetapkan sebesar Rp3.564.798, berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 858 Tahun 2025.
Angka tersebut naik Rp118.817 atau sekitar 3,45% dari UMK 2025 sebesar Rp3.445.981.
Untuk Polewali Mandar, UMK 2026 tercatat sebesar Rp3.327.886, sedangkan Majene, Mamasa, dan Mamuju Tengah menggunakan angka yang sama dengan UMP, yakni Rp3.315.934,82.
Perlu diperhatikan bahwa istilah UMK berbeda dengan UMK (Usaha Mikro dan Kecil). Dalam konteks artikel ini, UMK berarti Upah Minimum Kabupaten/Kota.
Baca Juga: UMP NTT Tahun 2026 Naik 5,45%, Berikut Detailnya
Berapa UMP Sulawesi Barat dalam 10 Tahun Terakhir?
Melihat perkembangan UMP selama satu dekade dapat membantu Anda memahami bagaimana standar upah di Sulawesi Barat mengalami perubahan.
Berdasarkan data BPS dan Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Barat, berikut riwayat UMP dari 2017 sampai 2026:
| Tahun | UMP Sulawesi Barat |
|---|---|
| 2017 | Rp2.017.780 |
| 2018 | Rp2.193.530 |
| 2019 | Rp2.381.000 |
| 2020 | Rp2.678.863 |
| 2021 | Rp2.678.863 |
| 2022 | Rp2.678.863 |
| 2023 | Rp2.871.795 |
| 2024 | Rp2.914.958 |
| 2025 | Rp3.104.430 |
| 2026 | Rp3.315.934,82 |
Data historis BPS menunjukkan UMP Sulawesi Barat pada 2017 sebesar Rp2.017.780, kemudian meningkat menjadi Rp2.193.530 pada 2018 dan Rp2.381.000 pada 2019.
UMP kemudian menjadi Rp2.678.863 pada 2020 dan tidak berubah pada 2021 serta 2022.
Pada 2023, UMP meningkat menjadi sekitar Rp2.871.795 dan kemudian menjadi Rp2.914.958 pada 2024.
Data tersebut juga tercantum dalam publikasi statistik sektoral Sulawesi Barat yang bersumber dari Dinas Tenaga Kerja Daerah.
Sedangkan untuk 2025, data Kementerian Ketenagakerjaan yang dikompilasi dalam publikasi statistik menunjukkan UMP Sulawesi Barat sebesar Rp3.104.430.
Pada 2026, nilainya kembali meningkat menjadi Rp3.315.934,82.
Bagaimana perkembangan UMP Sulawesi Barat dalam 10 tahun?
Jika melihat periode 2017–2026, UMP Sulawesi Barat meningkat dari Rp2.017.780 menjadi Rp3.315.934,82.
Dengan kata lain, terdapat peningkatan nominal sekitar Rp1,3 juta selama periode tersebut.
Namun, kenaikannya tidak terjadi dengan pola yang sama setiap tahun.
Salah satu periode yang cukup terlihat adalah 2020–2022 ketika UMP berada pada angka Rp2.678.863.
Setelah itu, UMP kembali meningkat pada 2023 dan terus bertambah hingga 2026.
Berikut gambaran sederhananya:
- 2017 → Rp2,02 juta
- 2020 → Rp2,68 juta
- 2023 → Rp2,87 juta
- 2025 → Rp3,10 juta
- 2026 → Rp3,32 juta
Perubahan ini dapat menjadi referensi bagi pekerja yang ingin melihat perkembangan standar upah minimum di Sulawesi Barat dalam jangka panjang.
Baca Juga: UMP Sulawesi Utara 2026 dan Kenaikannya
Berapa UMSP Sulawesi Barat Tahun 2026?

Selain UMP, Sulawesi Barat juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi atau UMSP untuk sektor tertentu.
Berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 855 Tahun 2025, UMSP Sulawesi Barat tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.324.301,25.
UMSP tersebut berlaku untuk sektor tertentu, yaitu:
- Perkebunan buah kelapa sawit
- Industri minyak mentah kelapa sawit
Besaran tersebut lebih tinggi dibandingkan UMP Sulawesi Barat 2026 karena diberlakukan untuk sektor yang tercantum dalam keputusan gubernur.
Hal ini relevan bagi pencari kerja di Sulawesi Barat karena industri sawit merupakan salah satu bagian penting dari kegiatan ekonomi daerah.
Baca Juga: UMP Sumatera Barat Tahun 2026 dan Kenaikannya
Bagaimana Kondisi Ketenagakerjaan Sulawesi Barat Tahun 2026?
Untuk melihat peluang kerja, Anda juga perlu melihat kondisi pasar tenaga kerja secara keseluruhan.
Berdasarkan data BPS, pada Mei 2026 jumlah angkatan kerja di Sulawesi Barat mencapai sekitar 825,83 ribu orang.
Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 801,95 ribu orang.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulawesi Barat pada Mei 2026 tercatat 2,89%, sedangkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 73,47%.
Yang cukup penting untuk diperhatikan adalah struktur lapangan pekerjaan.
Sebanyak 407,69 ribu orang atau 50,84% penduduk bekerja berada pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
Data ini menunjukkan bahwa peluang pekerjaan di Sulawesi Barat masih sangat berkaitan dengan sektor berbasis sumber daya alam dan kegiatan ekonomi turunannya.
Baca Juga: UMP Kalimantan Selatan Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Apa Saja Peluang Kerja di Sulawesi Barat?

Bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan di Sulawesi Barat, terdapat beberapa sektor yang dapat diperhatikan.
Peluang tersebut tidak berarti seluruh posisi selalu tersedia sebagai lowongan, tetapi menunjukkan sektor ekonomi yang memiliki aktivitas dan penyerapan tenaga kerja di daerah tersebut.
1. Pertanian, perkebunan, dan perikanan
Pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar di Sulawesi Barat.
Pada Mei 2026, sektor tersebut menyerap sekitar 407,69 ribu pekerja atau 50,84% dari seluruh penduduk bekerja.
Jenis pekerjaan yang dapat berkaitan dengan sektor ini antara lain:
- Pekerja perkebunan.
- Petani.
- Tenaga teknis pertanian.
- Tenaga penyuluh.
- Pekerja pengolahan hasil pertanian.
- Pekerja perikanan.
- Tenaga quality control hasil pertanian.
- Staf administrasi perusahaan perkebunan.
- Supervisor lapangan.
- Tenaga logistik komoditas.
Komoditas seperti kelapa sawit dan kakao juga menjadi bagian dari aktivitas perkebunan Sulawesi Barat.
Namun, kondisi masing-masing subsektor dapat berubah.
Bank Indonesia mencatat bahwa pada 2026 sektor pertanian menghadapi sejumlah tantangan, antara lain proses replanting kelapa sawit, perubahan produksi kakao, serta kondisi cuaca yang memengaruhi perikanan.
2. Industri pengolahan
Sektor berikutnya yang dapat diperhatikan adalah industri pengolahan.
Salah satu aktivitas pentingnya berkaitan dengan pengolahan komoditas perkebunan, termasuk kelapa sawit dan produk turunannya.
Bank Indonesia mencatat bahwa produksi CPO dan produk turunannya menjadi salah satu bagian dari dinamika industri pengolahan di Sulawesi Barat pada 2026.
Peluang pekerjaan yang dapat berkaitan dengan industri ini antara lain:
- Operator produksi.
- Teknisi mesin.
- Quality control.
- Staff warehouse.
- Teknisi maintenance.
- Staff administrasi.
- Supervisor produksi.
- Staff supply chain.
- Pengawas keselamatan kerja.
Bagi pencari kerja dengan latar belakang SMK teknik, teknologi pangan, pertanian, atau bidang terkait, sektor industri pengolahan dapat menjadi salah satu area yang dapat dipertimbangkan.
Baca Juga: UMP Kalimantan Tengah 2026 dan Peluang Kerjanya
3. Perdagangan
Perdagangan besar dan eceran juga menjadi bagian penting dari perekonomian Sulawesi Barat.
Aktivitas perdagangan berkaitan dengan distribusi hasil pertanian, perkebunan, kebutuhan rumah tangga, kendaraan, dan berbagai produk lainnya.
Pekerjaan yang dapat ditemukan di sektor ini antara lain:
- Sales.
- Sales supervisor.
- Kasir.
- Customer service.
- Admin penjualan.
- Store crew.
- Staff gudang.
- Purchasing.
- Sales marketing.
- Kurir dan distribusi.
Bank Indonesia mencatat bahwa aktivitas perdagangan Sulawesi Barat berkaitan dengan aliran komoditas dari sektor pertanian dan perkebunan.
4. Konstruksi
Sektor konstruksi juga dapat menjadi salah satu sumber peluang kerja di Sulawesi Barat.
Bank Indonesia mencatat adanya aktivitas pembangunan jalan dan jembatan serta investasi pemerintah dan swasta yang mendukung kegiatan ekonomi daerah pada 2026.
Peluang pekerjaan yang berkaitan dengan sektor ini dapat mencakup:
- Tukang bangunan.
- Teknisi.
- Surveyor.
- Drafter.
- Quantity surveyor.
- Site engineer.
- Project administrator.
- Pengawas lapangan.
- Ahli K3 konstruksi.
- Manajer proyek.
Untuk posisi profesional, biasanya perusahaan akan meminta pendidikan dan sertifikasi sesuai dengan bidang pekerjaan.
Baca Juga: UMR Solo Tahun 2026 dan Kenaikannya 10 Tahun Terakhir
5. Administrasi dan pemerintahan
Administrasi pemerintahan juga menjadi salah satu lapangan usaha yang terdapat dalam struktur ekonomi Sulawesi Barat.
Bank Indonesia mencatat bahwa pada periode tertentu peningkatan aktivitas administrasi pemerintahan turut berkaitan dengan realisasi belanja pegawai dan penambahan ASN melalui formasi PPPK.
Peluang kerja di bidang pemerintahan tentunya berbeda dengan pekerjaan pada perusahaan swasta karena proses rekrutmen dan persyaratannya mengikuti ketentuan pemerintah.
Selain ASN, terdapat pula kebutuhan tenaga administrasi, tenaga teknis, dan pekerjaan pendukung pada berbagai institusi dan proyek pemerintah sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
6. Pariwisata dan perhotelan
Pariwisata juga dapat menjadi sektor yang diperhatikan oleh pencari kerja.
Data BPS menunjukkan aktivitas perjalanan wisatawan ke Sulawesi Barat tetap berlangsung.
Pada Mei 2026, jumlah perjalanan wisatawan nusantara menuju Sulawesi Barat tercatat sebanyak 345.214 perjalanan.
Pada periode yang sama, perjalanan wisatawan nusantara yang berasal dari Sulawesi Barat mencapai 369.729 perjalanan.
Kondisi tersebut menciptakan aktivitas ekonomi bagi bisnis akomodasi, makanan dan minuman, transportasi, serta jasa pendukung pariwisata.
Peluang pekerjaan dapat mencakup:
- Front office.
- Housekeeping.
- Waiter/waitress.
- Chef atau kitchen staff.
- Customer service.
- Event organizer.
- Tour guide.
- Staff administrasi hotel.
- Digital marketing pariwisata.
- Pengelola usaha wisata.
BPS juga menerbitkan Statistik Perhotelan Sulawesi Barat 2025 yang mencakup hotel berbintang dan nonbintang serta indikator seperti tingkat penghunian kamar dan jumlah tamu.
7. Logistik dan distribusi
Aktivitas pertanian, perkebunan, industri pengolahan, dan perdagangan membutuhkan distribusi barang.
Karena itu, bidang logistik juga dapat menjadi area pekerjaan yang relevan, seperti:
- Driver logistik.
- Staff gudang.
- Admin warehouse.
- Checker.
- Dispatcher.
- Staff ekspedisi.
- Inventory control.
- Supply chain staff.
Peluang ini terutama berkaitan dengan pergerakan komoditas dari sentra produksi menuju pusat perdagangan maupun pengolahan.
Baca Juga: UMR Jogja Tahun 2026 dan 10 Tahun Terakhir
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai UMP Sulawesi Barat yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa UMP Sulawesi Barat di tahun 2026 Rp3.315.934,82 per bulan.
Angka ini mengalami kenaikan sekitar Rp211.504,82 atau 6,81% dibandingkan UMP 2025 sebesar Rp3.104.430.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 855 Tahun 2025 dan berlaku untuk tahun 2026.
Bagi Anda pemilik perusahaan, pastikan Anda melakukan pengelolaan karyawan dengan sebaik mungkin.
Gunakan software payroll dan absensi dari GajiHub untuk memudahkan pengelolaan manajemen karyawan di perusahaan Anda.
GajiHub merupakan software payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- UMP Sulawesi Tengah Tahun 2026 dan Kenaikannya - 28 September 2026
- UMP Sulawesi Barat Tahun 2026 dan Kenaikannya dalam 10 Tahun - 28 September 2026
- UMP Gorontalo 2026 dan Peluang Kerjanya - 28 September 2026