Surat pengunduran diri karyawan diberikan seorang karyawan ketika ingin mengakhiri hubungan kerja dengan perusahaan tempat ia bekerja.
Ada berbagai alasan mengapa seseorang memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan, misalnya karena adanya ketidakcocokan, banting setir ke profesi lainnya, hingga karena alasan prbadi.
Tentunya agar Anda dapat meninggalkan kesan yang baik di mata perusahaan, Anda harus membuat surat pengunduran diri yang baik dan sopan.
Untuk memudahkan Anda dalam membuat surat pengunduran diri karyawan, Anda membutuhkan contoh surat pengunduran diri karyawan yang baik dan sopan.
Lalu seperti apa contoh surat pengunduran diri karyawan yang baik dan sopan ini?
Kemudian bagaimana cara membuat surat pengunduran diri karyawan ini?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai contoh surat pengunduran diri karyawan dan cara membuatnya.
Baca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:
Bagaimana Cara Membuat Surat Pengunduran Diri Karyawan?

Surat pengunduran diri karyawan atau dikenal juga dengan surat resign merupakan surat resmi yang diajukan oleh karyawan ketika hendak mengundurkan diri dari perusahaan.
Di dalam surat pengunduran diri ini terdapat alasan mengapa karyawan memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan.
Lalu bagaimana cara membuat surat pengunduran diri ini?
1. Tentukan Waktu yang Tepat
Pertama adalah tentukan waktu yang tepat untuk mengundurkan diri.
Pastikan Anda tidak mengundurkan diri secara tiba-tiba dan terapkan one month notice seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
Anda dapat mencari waktu yang tepat untuk mengundurkan diri agar tidak merepotkan tim Anda ataupun dari pihak perusahaan.
Namun Anda juga dapat mempertimbangkan kondisi khusus yang sedang Anda alami, misalnya karena kelahiran anak, pindah tempat tinggal, ataupun karena kondisi pribadi lainnya.
2. Usulkan dan Bicarakan dengan Atasan Terlebih Dahulu
Kemudian Anda dapat mengusulkan dengan atasan terlebih dahulu terkait pengunduran diri Anda.
Jadi, mereka masih memiliki waktu untuk berdiskusi mengenai keputusan Anda untuk mengundurkan diri dari perusahaan.
Termasuk apa yang perlu dilakukan selanjutnya.
Jika perusahaan merasa keberatan dengan keputusan yang Anda ambil, Anda dapat menegosiasikan dengan atasan Anda.
Pilih waktu yang tepat yang dapat disepakati bersama untuk negosiasi ini.
Pada kasus lain, perusahaan tidak menyetujui pengunduran diri Anda karena kesulitan untuk mencari pengganti.
Jika Anda dalam situasi ini, ada kemungkinan perusahaan memberikan penawaran, misalnya dengan promosi jabatan, naik gaji, ataupun memberikan benefit lainnya.
Baca Juga: 10 Contoh Email Resign dan Formatnya
3. Buat Surat Pengunduran Diri
Setelah Anda mengusulkan pengunduran diri Anda kepada atasan, Anda dapat mulai membuat surat pengunduran diri Anda.
Ini dilakukan ketika atasan Anda menyetujui atau sepakat dengan keputusan Anda untuk mengundurkan diri dari perusahaan.
Anda dapat mengajukan surat pengunduran diri ini kepada atasan dan tembuskan ke bagian HRD sebagai data.
Di sini para atasan dapat menjadikannya sebagai bahan pertimbangan bersama.
Pastikan Anda memperhatikan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, ataupun dari grammar dan pemilihan kata jika memang menggunakan bahasa Inggris.
4. Selesaikan Pekerjaan
Jika surat pengunduran diri Anda telah diterima oleh atasan dan HRD, bukan berarti tanggung jawab Anda telah selesai,
Anda tetap diwajibkan menyelesaikan pekerjaan dan kewajiban Anda hingga tanggal resign berlaku.
Jadi, pastikan Anda menyelesaikan pekerjaan tersebut untuk memberikan kesan profesional.
Anda juga dapat mendelegasikan pekerjaan Anda ke rekan kerja dan selesaikan tanggung jawab Anda hingga akhir.
Baca Juga: 10 Contoh Surat Resign Bahasa Inggris dan Cara Membuatnya
Apa Saja Contoh Surat Pengunduran Diri Karyawan?
Untuk memudahkan Anda dalam membuat surat pengunduran diri, berikut 10 contoh surat pengunduran diri untuk Anda:
1. Contoh Surat Pengunduran Diri Divisi IT

2. Contoh Surat Pengunduran Diri Bahasa Inggris

3. Contoh Surat Pengunduran Diri IT Developer

4. Contoh Surat Pengunduran Diri Tulis Tangan

5. Contoh Surat Pengunduran Diri Manajer Operasional

6. Contoh Surat Pengunduran Diri Template

7. Contoh Surat Pengunduran Diri Template

8. Contoh Surat Pengunduran Diri Template

9. Contoh Surat Pengunduran Diri Staf Admin

10. Contoh Surat Pengunduran Diri Template

Baca Juga: Resign Tanpa One Month Notice: Bagaimana Aturannya?
Download Template Surat Pengunduran Diri Karyawan Doc dan PDF
Untuk memudahkan Anda dalam membuat surat pengunduran diri karyawan, berikut template yang dapat Anda download:
Download Template Surat Pengunduran Diri Karyawan Doc
Download Template Surat Pengunduran Diri Karyawan PDF

Apa Tujuan dari Surat Pengunduran Diri Karyawan?

Berikut tujuan dari surat pengunduran diri karyawan:
1. Bagian dari Etika Profesional
Mengirimkan surat pengunduran diri merupakan bagian dari etika profesional.
Ini dapat diibaratkan ketika Anda masuk dan keluar rumah, memulai dan berhenti dari pekerjaan juga demikian.
Anda tidak bisa melakukannya dengan sesuka hati, tanpa memberikan salam terlebih dahulu.
Dengan memberikan surat pengunduran diri ini, Anda dapat menunjukkan etika profesional yang Anda miliki.
Melalui surat ini Anda bisa berpamitan kepada perusahaan dan meninggalkan kesan positif berkaitan dengan keputusan Anda meninggalkan perusahaan.
2. Pemberitahuan kepada Perusahaan untuk Segera Mencari Pengganti
Surat pengunduran diri juga menjadi bagian pemberitahuan kepada perusahaan untuk segera mencari pengganti.
Jadi, sebaiknya surat ini diberikan minimal satu bulan sebelum tanggal terakhir Anda bekerja.
Dengan cara ini perusahaan memiliki waktu untuk mencari dan melatih pengganti untuk posisi yang ditinggalkan.
Baca Juga: 10 Contoh Surat Pensiun dan Cara Membuatnya
3. Menyampaikan Informasi dengan Tegas
Memberikan surat pengunduran diri juga bagian dari menyampaikan informasi secara tefas.
Ketika surat resign diserahkan dan diterima, maka status Anda sebagai karyawan akan dihitung sebagai masa one month notice ataupun sesuai ketentuan yang ada.
Tentunya Anda tetap memiliki kewajiban untuk menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan, membantu proses serah terima, dan juga melatih pengganti posisi Anda.
Ketika masa one month notice ini berakhir, maka hubungan kerja antara Anda dan perusahaan secara resmi dinyatakan selesai.
Dengan cara ini Anda dan perusahaan memiliki kejelasan hukum dan juga administratif berkaitan dengan status kerja, juga proses perpisahan dapat berjalan dengan baik dan profesional.
4. Tetap Jaga Hubungan Profesional
Memberikan surat pengunduran diri juga dilakukan untuk tetap menjaga hubungan profesional dengan perusahaan.
Meski Anda meninggalkan perusahaan, namun menjaga hubungan baik tetap perlu dilakukan untuk antisipasi di masa depan.
Bisa saja di masa depan Anda membutuhkan bantuan dari tempat Anda dulu bekerja.
Hubungan baik dengan perusahaan dapat menjadi relasi profesional Anda.
Baca Juga: Exit Clearance: Pengertian, Prosedur, dan Contohnya
Apa Saja Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Mengundurkan Diri?

Dalam membuat surat pengunduran diri, ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan, yakni:
1. Motivasi Resign
Pertama, pastikan Anda memiliki motivasi resign yang tepat, misalnya ingin mendapatkan karier yang lebih baik hingga lingkungan kerja yang kurang cocok.
Jangan sampai Anda memutuskan resign karena emosi pribadi yang sebenarnya dapat diselesaikan.
Hal ini dilakukan untuk menghindari perasaan menyesal karena telah mengajukan pengunduran diri.
2. Persiapan Keuangan
Kedua adalah terkait persiapan keuangan sebelum Anda mengundurkan diri dari perusahaan.
Terlebih ketika Anda tidak langsung mendapatkan pekerjaan setelah resign.
Anda akan kehilangan penghasilan bulanan Anda, jadi Anda harus memiliki dana yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama Anda belum mendapatkan pekerjaan baru.
Jadi Anda tidak perlu merasakan kesulitan keuangan setelah memutuskan resign.
Baca Juga: 10 Contoh Handing Over Letter dan Cara Membuatnya
3. Kebijakan Perusahaan
Ketika Anda memutuskan resign, penting bagi Anda untuk memperhatikan kebijakan perusahaan.
Setiap perusahaan memiliki kebijakan terkait penerimaan karyawan dan ketika karyawan ingin mengundurkan diri.
Misalnya adalah karyawan wajib melakukan one month notice ketika mengundurkan diri.
Perhatikan hal itu dan lakukan sesuai aturan yang ada di perusahaan.
4. Strategi Karier
Terakhir, berkaitan dengan strategi karier Anda berikutnya.
Ini bukan hanya berkaitan dengan kondisi finansial namun bagaimana Anda ingin melanjutkan karier ke depannya.
Sebelum resign, Anda perlu menyusun strategi karier yang dapat dijadikan panduan untuk melangkah maju di masa depan.
Jadi, meski telah resign Anda tetap bisa produktif dan tidak terjebak dalam kebingungan tanpa arah yang jelas.
Baca Juga: Karyawan Mau Resign? Ini Cara Menghadapi dan Tipsnya
Apa Saja Komponen dalam Surat Pengunduran Diri Karyawan?
Dalam membuat surat pengunduran diri karyawan tentunya Anda harus memahami apa saja komponen yang ada di dalamnya.
Berikut komponen-komponen yang ada dalam surat pengunduran diri:
1. Kepala Surat
Pada bagian kepala surat ditulis tempat, tanggal pembuatan surat, nama penerima, dan alamat yang dituju.
2. Isi Surat
Pastikan Anda menulis surat resign yang baik dan sopan di mana memuat hal-hal berikut ini:
- Data diri;
- Tujuan dan alasan pembuatan surat pengunduran diri;
- Ungkapan apresiasi pada perusahaan selama masa kerja;
- Ucapan permohonan maaf;
- Harapan untuk perusahaan di masa depan.
3. Penutup Surat
Pada bagian penutup surat, Anda dapat menyampaikan terima kasih kepada perusahaan.
Jangan lupa untuk melengkapi nama dan tanda tangan sebagai pengesahan bahwa surat tersebut memang diajukan oleh orang yang bersangkutan.
Baca Juga: Surat Keterangan Masa Kerja: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya
Apa Saja Alasan Pengunduran Diri Karyawan?

Ada berbagai alasan mengapa karyawan memutuskan mengundurkan diri dari perusahaan.
Sebenarnya alasan pengunduran diri ini bersifat personal namun ada beberapa alasan pengunduran diri yang sering digunakan oleh karyawan:
- Mendapatkan tawaran pekerjaan yang lebih baik
- Ingin melanjutkan pendidikan
- Lingkungan kerja yang toxic
- Adanya kendala dalam manajemen waktu
- Mengalami kesulitan untuk berkembang pada saat ini
- Memiliki niat mengubah jalur karier
- Gaji yang tidak sesuai dengan beban kerja
- Pindah tempat tinggal ke kota lain mengikuti keluarga
- Adanya perubahan struktur organisasi perusahaan
- Adanya alasan kesehatan pribadi yang tidak memungkinkan untuk bekerja
- Membangun komitmen hubungan pribadi
- Adanya ketidakpuasan terhadap tanggung jawab saat ini
- Ingin memulai bisnis sendiri
- Pindah lokasi kantor
- Adanya perubahan jabatan atau peran di dalam pekerjaan
- Baru melahirkan atau memiliki anak yang tidak dapat ditinggal bekerja.
Baca Juga: 15 Alasan Berhenti Kerja Terbaik dan Masuk Akal
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai contoh surat pengunduran diri karyawan yang dapat menjadi referensi Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa surat pengunduran diri karyawan dibutuhkan ketika seseorang ingin menundurkan diri dari perusahaan.
Mengirimkan surat pengunduran diri ini menjadi etika profesional agar karyawan dapat meninggalkan kesan yang baik kepada perusahaan.
Untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda, gunakan software absensi dari GajiHub.
GajiHub merupakan software absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- Cara Menghitung Gaji Bulanan dan Komponennya - 17 April 2026
- Download Contoh Surat Pengunduran Diri Karyawan Docs Gratis - 17 April 2026
- Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya - 16 April 2026