Berapa Gaji YouTuber dan Cara Menghitungnya

gaji youtuber

Sebagai pekerjaan yang diidamkan generasi muda, berapa sebenarnya gaji YouTuber ini?

Selama ini masyarakat tahu bahwa YouTuber memiliki gaji yang cukup besar.

YouTube sendiri diluncurkan pertama kali pada tahun 2005 dan saat ini telah memiliki jutaan pengguna yang tersebar di seluruh dunia.

Dari laporan Kompas.com, di Indonesia pada tahun 2025 pengguna YouTube mencapai 151 juta.

Dengan pengguna sebanyak ini tentunya membuat pekerjaan sebagai YouTubers semakin menggiurkan.

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai berapa gaji YouTuber, termasuk persyaratan mendapatkan gaji dari YouTube.

Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:

Berapa Gaji YouTuber di Indonesia?

gaji youtuber

YouTube saat ini menjadi salah satu platform yang populer di seluruh dunia.

Di platform ini, pengguna dapat melihat, menyukai atau tidak suka, mengomentari, membagikan, hingga melakukan live streaming.

Selain menjadi menonton, setiap pengguna juga bisa membagikan video dengan cara membuat channel.

Dari video yang diunggah ini, pemilik channel YouTube atau dikenal sebagai YouTuber bisa mendapatkan penghasilan.

Dilansir dari CNN Indonesia, pada tahun 2022 dari laporan Forbes, seluruh pendapatan YouTuber diperkirakan mencapai US$300 ribu atau setera Rp4,29 triliun (kurs 2022: Rp14.331 per US$).

Pendapatan ini diperoleh dari adsense di mana dari pihak Google membayar 68% pendapatan dari Adsense, di mana maksudnya adalah untuk setiap US$100 yang dibayarkan pihak pengiklan, US$68 dibayarkan kepada pihak YouTubers.

Dari laporan Katadata.co.id, YouTuber pemula mendapatkan gaji sebesar US$18 untuk setiap 1000 tayangan video.

Pendapatan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan yang ada.

gajihub banner 2

Baca Juga: Content Creator: Jenjang Karier dan Gajinya

Apa Saja Pendapatan dari YouTuber?

Selama ini ketika membahas gaji YouTuber, maka adsense selalu menjadi topik yang tidak bisa dipisahkan.

Padahal, pendapatan YouTuber tidak hanya berasal dari adsense saja.

Berikut 4 jenis pendapatan yang bisa didapatkan oleh YouTuber, yakni sebagai berikut:

1. Iklan di YouTube

Sebagai seorang YouTuber, pendapatan utama yang Anda dapatkan adalah iklan dari YouTube atau dikenal dengan adsense.

Untuk bisa mengaktifkan iklan di YouTube ini, Anda harus memenuhi persyaratan dari pihak YouTube.

Ketika fitur monetisasi telah aktif, maka iklan dapat muncul di video yang diunggah dan dari iklan ini, YouTuber bisa mendapatkan penghasilan.

Untuk penghasilannya dihitung berdasarkan CPM atau Cost Per Thousand Views yakni biaya yang dikeluarkan oleh pihak pengiklan untuk setiap 1.000 tayangan video.

Di Indonesia CPM yang berlaku adalah mulai dari Rp5.000 hingga Rp50.000 untuk setiap 1000 tayangan video.

Namun perlu dipahami bahwa tidak semua video bisa menghasilkan iklan karena untuk video dengan materi hak cipta atau tidak sesuai dengan ketentuan YouTube tidak mendapatkan iklan.

Selain itu, pendapatan juga dipengaruhi oleh penonton internasional karena penonton dari negara dengan ekonomi besar memiliki CPM yang lebih tinggi.

2. Endorsement

YouTuber juga bisa mendapatkan penghasilan dari endorsement, yakni dengan mempromosikan produk melalui video yang diunggah di channel mereka.

Untuk pendapatan endorsement ini dapat berbeda-beda disesuaikan dengan penawaran dan kesepakatan dengan pihak promotor.

Semakin besar subscriber yang dimiliki, maka semakin besar pula harga yang ditetapkan.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan produk gratis dari endorse ini.

Baca Juga: 10 Prospek Karier Digital Marketing dan Gajinya

3. Affiliate Marketing

Pendapatan berikutnya yang bisa didapatkan oleh seorang YouTuber adalah dari affiliate marketing.

Affiliate marketing dilakukan dengan mempromosikan produk kemudian mendapatkan komisi untuk setiap penjualan yang berhasil dilakukan.

Misalnya Anda mempromosikan produk dengan harga Rp300.000 dengan persentase komisi 10%, maka Anda mendapatkan komisi sebesar Rp30.000.

Ketika Anda memiliki jumlah subsciber yang besar maka affiliate ini bisa menjadi sesuatu yang menguntungkan, khususnya jika akun YouTube Anda bisa melakukan penjualan yang besar dalam waktu yang singkat.

4. Penjualan Produk

Selain dari affiliate, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan di YouTube melalui penjualan produk.

Produk ini dapat berupa barang, jasa, atau produk digital, seperti ebook atau kelas.

YouTuber yang memiliki audiens yang loyal bisa mendapatkan hingga puluhan juta melalui penjualan yang dilakukan di kanal YouTube mereka.

Baca Juga: 10 Contoh Profesi Industri Kreatif dan Ancamannya

Bagaimana Cara Menghitung Gaji YouTuber?

gaji youtuber

Untuk menghitung gaji YouTuber, Anda bisa menggunakan cara sebagai berikut:

1. CPM (Cost untuk 1000 Tayangan)

CPM atau Cost Per Mile merupakan biaya yang dikeluarkan oleh pengiklan untuk setiap 1.000 tayangan video di YouTube.

Pendapatan CPM ini bergantung pada berapa banyak video YouTube Anda ditonton.

Dalam menentukan CPM ini, ada faktor-faktor yang mempengaruhinya, yakni:

  • Harga penawaran iklan: Dipengaruhi oleh pihak pengiklan yang bersedia membayar lebih untuk iklan mereka.
  • Jenis iklan: Ada jenis-jenis iklan yang lebih menguntungkan dibandingkan jenis lainnya.
  • Konsistensi: Semakin sering Anda mengupload video di YouTube, maka semakin besar peluang untuk mendapatkan penghasilan.

Untuk memudahkan Anda dalam menghitung pendapatan, berikut contohnya untuk Anda:

Jika CPM yang Anda miliki adalah Rp15.000 dan video Anda ditonton sebanyak 100.000 per bulan, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

Pendapatan dari CPM: (100.000:1.000) x Rp15.000 = Rp1.500.000.

Namun perhitungan ini dapat berbeda karena CPM di Indonesia dapat berubah sewaktu-waktu.

2. CPC atau Cost per Click

CPC merupakan pendapatan yang didapatkan setiap kali ada orang yang klik iklan yang muncul di video.

Bayaran untuk setiap kliknya dapat berbeda-beda yakni bisa antara Rp5.000 hingga Rp12.000 disesuaikan dengan jenis iklan dan niche.

Misalnya video Anda mendapatkan 2.000 klik iklan dengan bayaran Rp15.000 per klik, maka pendapatan CPC adalah sebagai berikut:

Pendapatan dari CPC = 2.000 x Rp15.000 = Rp30.000.000.

Jadi, jika tayangan per bulan 100.000 dengan 2.000 klik iklan, maka total pendapatannya adalah sebagai berikut:

  • Pendapatan dari CPM: Rp1.500.000
  • Pendapatan dari CPC: Rp30.000.000

Maka total pendapatan adalah Rp31.500.000.

Baca Juga: 20 Rekomendasi Pekerjaan Online dan Cara Mendapatkannya

Apa Saja Syarat Monetisasi YouTube?

Untuk bisa memonetisasi akun YouTube, Anda harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Memiliki 1.000 Subscriber

Syarat yang pertama adalah memiliki 1.000 subsciber.

Karena persyaratan ini, banyak YouTuber pemula yang mengejar jumlah subscriber agar bisa segera dimonetisasi.

2. Jumlah Jam Tayang

Selain dari jumlah subscriber, untuk bisa monetisasi juga harus memenuhi persyaratan dari jam tayangan yakni untuk video panjang minimal memiliki 4.000 jam tayang, sedangkan untuk video short minimal memiliki 10 juta jam tayang.

Baca Juga: Gaji Karyawan Cafe di Indonesia dan Aturannya

Berapa Besaran Gaji YouTubers sesuai Subsciber?

gaji youtuber

Berikut perhitungan gaji YouTuber sesuai dengan jumlah subscriber yang dimiliki:

1. 1000 Subscriber

Untuk subscriber YouTube 1.000, kreator rata-rata mendapatkan penghasilan antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan.

2. 10 Ribu Subscriber

YouTuber dengan subscriber 10 ribu mendapatkan penghasilan lebih besar dibandingkan dengan mereka yang masih 1.000 subscriber.

Untuk YouTuber dengan 10 ribu subscriber bisa mendapatkan penghasilan 7,7 juta per bulan dari adsense.

Baca Juga: Gaji Koperasi Merah Putih dan Syarat Daftarnya

3. 100 Ribu Subscriber

Semakin besar jumlah subscriber, maka semakin besar penghasilan yang bisa didapatkan.

Penghasilan untuk YouTuber dengan 100 ribu subscriber ada di rentang antara Rp2.668.347 hingga Rp42.990.035 per bulan.

Biasanya di posisi ini YouTuber akan mendapatkan Silver Button dari pihak YouTube.

4. 1 Juta Subscriber

Lalu bagaimana dengan YouTuber dengan 1 juta subscriber?

Untuk YouTuber dengan jumlah subscriber 1 juta bisa mendapatkan penghasilan antara Rp73 juta per bulan hingga Rp730 juta per bulan.

Untuk YouTuber yang telah memiliki 1 juta followers, maka akan mendapatkan gold play button dari YouTube.

5. 10 Juta Subsriber

Ketika YouTuber mendapatkan 10 juta subscriber, maka mereka akan mendapatkan diamond play button dari pihak YouTube.

Untuk penghasilannya bisa berkisar antara Rp420 juta hingga Rp6,8 miliar per bulan.

Baca Juga: Gaji Tukang Parkir Pesawat dan Syarat Melamarnya

Berapa Gaji YouTubers Populer di Indonesia?

youtube

Di Indonesia terdapat YouTuber terkenal yang telah menghasilkan pendapatan dengan jumlah yang sangat besar.

Siapa saja YouTuber terkenal tersebut dan berapa jumlah penghasilam mereka?

1. Atta Halilintar

Atta Halilintar merupakan salah satu YouTuber dengan penghasilan tertinggi yang ada di Indonesia.

Dengan jumlah subscriber di tas 30 juta, Atta mendapatkan berbagai sumber pendapatan mulai dari YouTube Ads, endorsement, hingga merchandise.

Dalam satu bulannya Atta bisa mendapatkan penghasilan hingga miliaran rupiah dari iklan YouTube.

Selain itu, Atta juga bisa mendapatkan ratusan juta rupiah dari endorsement dan penjualan merchandise.

2. Ria Ricis

Ria Ricis merupakan YouTuber dengan lebih dari 40 juta subscriber dan saat ini menjadi YouTuber wanita terbesar di Indonesia.

Ria Ricis juga mendapatkan pendapatan dari adsense YouTube hingga miliaran rupiah dan dari endorsement yang dimiliki bisa menghasilkan hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

3. Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier merupakan influencer dan podcaster terkenal yang ada di Indonesia dengan subscriber lebih dari 18 juta.

Konten yang dibuat yakni wawancara dengan tokoh terkenal di Indonesia dan diskusi menarik sehingga membuat Deddy menarik banyak brand untuk endorse.

Penghasilan yang dimiliki oleh Deddy Corbuzier bisa mencapai Rp600 juta per bulan dari iklan YouTube.

Baca Juga: Gaji Kurir Paket di Indonesia Tahun 2026

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai berapa gaji YouTuber yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Memang, menjadi YouTuber saat ini jadi profesi yang diidamkan banyak orang, termasuk dari kalangan anak muda.

Jika sudah terkenal dan memiliki banyak subscriber, Anda bisa mendapatkan penghasilan puluhan bahkan ratusan juta.

Namun tentunya untuk mencapai banyak subscriber ini bukanlah hal yang mudah dan harus dilakukan secara konsistensi dengan membuat konten yang bermanfaat.

Bagi perusahaan, pastikan Anda melakukan pengelolaan karyawan secara tepat dan untuk memudahkannya gunakan software absensi dari GajiHub.

GajiHub merupakan software absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.

Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar