Tahukah Anda bahwa gaji karyawan cafe berbeda-beda sesuai dengan lokasi dan posisi pekerjaannya?
Saat ini bisnis cafe memiliki peluang yang cukup menjanjikan, terlebih di kalangan anak muda.
Cafe saat ini menjadi tempat yang umum digunakan untuk berkumpul bersama teman ataupun untuk menikmati hari santai, hingga untuk bekerja.
Ini membuat saat ini bermunculan banyak cafe baru di berbagai daerah di Indonesia, baik perkotaan hingga kabupaten.
Buat Anda yang tertarik untuk membangun bisnis cafe, penting bagi Anda untuk mengetahui gaji karyawan cafe, termasuk cara menentukan gaji karyawan cafe.
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai gaji karyawan cafe, cara menentukan gaji karyawan cafe, cara menghitungnya, hingga sistem kerja yang dimilikinya.
Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:
Berapa Gaji Karyawan Cafe di Indonesia?

Cafe saat ini menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, khususnya di kalangan anak muda.
Mulai dari untuk bersantai sekadar mengobrol dengan teman, untuk belajar, untuk bekerja, hingga untuk rapat.
Ini membuat bisnis cafe memiliki peluang yang menjanjikan.
Dari laporan Kumparan, di Yogyakarta ada 3.500 kafe dan menjadi provinsi dengan kafe terbanyak di Indonesia.
Sedangkan di Indonesia, sudah ada 461.991 kafe yang tersebar di seluruh Indonesia.
Angka ini menduduki posisi pertama sebagai negara dengan cafe atau coffee shop terbanyak di dunia.
Dengan tingginya peluang bisnis di bidang ini, membuat banyak pelaku bisnis tertarik untuk membuka bisnis cafe.
Untuk memulai bisnis cafe ini, tentunya ada berbagai hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah gaji karyawan di cafe.
Berapa sebenarnya gaji karyawan di cafe ini?
Untuk memahami gaji karyawan kafe, penting untuk memahami posisi yang ada di kafe.
Berikut posisi yang ada di cafe beserta gaji yang dimilikinya:
1. Barista
Barista merupakan posisi yang ada di kafe dengan tanggung jawab membuat kopi, membuat latte art, hingga memahami jenis-jenis biji kopi.
Dari laporan Jobstreet, gaji barista di Indonesia ada di angkaantara Rp2.750.000 hingga Rp3.660.000 per bulan.
Sedangkan dari situs Indeed, dilaporkan untuk gaji barista di Indonesia ada di angka rata-rata Rp3.801.132 per bulan.
Baca Juga: Ini Tren Gaji Sektor Hospitality di Indonesia pada Tahun 2025
2. Waiter/Waitress
Posisi kedua yang ada di kafe adalah waiter dan waitress, yakni mereka yang bertanggung jawab menerima pesanan, mencatat pesanan, hingga mengantarkan makanan.
Dari laporan Indeed, gaji waiters/waitress ada di angka rata-rata Rp3.776.227 per bulan.
3. Kasir
Seorang kasir yang ada di kafe bertanggung jawab untuk menerima pembayaran, baik itu pembayaran tunai ataupun non tunai.
Masih dari laporan Indeed, gaji waiters/waitress di kafe ada di angka rata-rata Rp3.121.872 per bulan.
Baca Juga: Simak Tren Gaji Sektor F&B di Indonesia pada Tahun 2025
4. Chef
Seorang chef di kafe memiliki tugas untuk membuat makanan baik itu makanan berat atau ringan yang dipesan oleh pelanggan.
Dari laporan Jobstreet, gaji chef ada angka antara Rp3.050.000 hingga Rp3.900.000 per bulan.
5. Cafe Manager
Manajer kafe memiliki tanggung jawab sebagai kapten atau kepala untuk pengelolaan stok, staf, dan jadwal harian.
Untuk gaji yang didapatkan, dari laporan Jobstreet ada di angka antara Rp6.750.000 hingga Rp9.380.000 per bulan.
Baca Juga: Berapa Gaji Karyawan MBG? Ini Penjelasan Lengkapnya
6. Helper
Helper atau staf kebersihan memiliki tanggung jawab untuk membantu menyiapkan bahan, kebersihan area kafe, dan mencuci pakaian.
Untuk gaji helper ini dapat mengikuti gaji cleaning service yakni rata-rata di Indonesia menurut Jobstreet adalah Rp3.143.333 per bulan.
7. Marketing
Staf marketing kafe memiliki tugas untuk mempromosikan kafe baik itu melalui website, secara langsung, ataupun melalui media sosial.
Untuk gaji yang didapatkan, dari laporan Indeed gaji marketing di Cafe Oldtown Surabaya adalah Rp4.024.071 per bulan.

Baca Juga: Gaji Karyawan Hotel untuk Berbagai Posisi dan Benefitnya
Bagaimana Cara Menentukan Gaji Karyawan Cafe?

Setelah Anda mengetahui gaji yang didapatkan oleh karyawan kafe, lalu bagaimana cara menentukan gaji karyawan kafe ini?
Menentukan gaji karyawan kafe ini penting bagi pemilik bisnis dan penggajian di kafe berbeda dengan perusahaan lainnya.
Sesuai dengan UU Cipta Kerja, kafe ini masuk ke dalam jenis usaha kecil dan mikro, seperti halnya kedai kopi, warung makan, restoran, dan sejenisnya.
Ini membuat sistem penggajiannya lebih sederhana dibandingkan dengan perusahaan di skala nasional ataupun multinasional.
Dalam menentukan gaji karyawan kafe ini, ada hal-hal yang perlu diperhatikan, yakni:
1. Posisi yang Dimiliki Karyawan
Ketika menjalankan bisnis kafe, tentunya perlu diperhatikan manajemen karyawan.
Oleh karenanya, gaji karyawan kafe ini harus ditentukan sesuai dengan posisi yang dimiliki.
Setiap posisi yang ada di perusahaan memiliki tugas yang berbeda-beda, baik itu dari barista, staf dapur, kasir, office boy, hingga waiters dan waitress.
Semakin berat tanggung jawab yang dimiliki dan semakin berpengalaman, maka gaji yang dimiliki juga akan semakin tinggi.
2. Sistem Gaji
Cara yang kedua adalah dengan mempertimbangkan sistem gaji yang ada.
Kafe memiliki sistem penggajian yang sama seperti penggajian restoran, yakni dengan dua sistem yakni bagi hasil dan gaji satuan waktu.
Sistem gaji bagi hasil dilakukan dengan cara pengusaha membagi penghasilan kotor yang didapatkan.
Dari penghasilan kotor ini nantinya dibagi menjadi dua, yakni untuk upah karyawan dan untuk keuntungan cafe atau laba bersihnya.
Tentunya dalam pembagiannya sesuai dengan keputusan manajemen.
Misalnya 30% untuk upah karyawan dan 70% untuk laba bersihnya.
Sedangkan dalam satuan waktu adalah sistem penggajian yang digunakan sesuai dengan periode waktu tertentu, misalnya mingguan atau bulanan.
Dalam PP Pengupahan Nomor 36 Tahun 2021, gaji karyawan minimal 50% dari rata-rata konsumsi di setiap provinsi.
Baca Juga: Gaji Guru Bimbel di Indonesia Tahun 2026
3. Sesuai Periode Gaji
Menentukan gaji karyawan kafe juga dapat dilakukan sesuai dengan periode gaji.
Karyawan kafe tidak hanya didapatkan dari gaji pokok, namun juga bisa dari tunjangan service charge, kemudian juga bisa dari periode gajinya.
Gaji pokok merupakan gaji bulanan yang diberikan sesuai dengan kesepakatan yang ada.
Sedangkan service charge adalah tunjangan dari luar gaji pokok yang berasal dari konsumen.
Uang service ini dikelola oleh kafe dari tanggal 1 hingga akhir bulan dan diberikan kepada karyawan di tanggal 15 bulan berikutnya.
4. Sesuai Komponen Gaji
Cara yang terakhir adalah sesuai dengan komponen gaji.
Di sini, pihak kafe dapat menggunakan gaji pokok ditambah dengan tunjangan dan potongan.
Kafe menjadi bisnis yang sangat ketat dalam hal kehadiran karyawan, sehingga pihak kafe dapat memberikan tunjangan kehadiran karyawan bagi karyawan yang tidak absen.
Sedangkan untuk potongan absensi bagi karyawan yang tidak kerja dan potongan terlambat untuk karyawan yang telah masuk kerj.
Ini termasuk untuk karyawan yang dengan sengaja atau tidak sengaja merusak barang dapat dikenakan potongan kerugian.
Saat ini perhitungan gaji tidak hanya dapat dilakukan secara manual, namun bisa juga dengan kalkulator gaji.
Dengan kalkulator gaji ini, perhitungan gaji dilakukan secara otomatis sehingga dapat mengurangi kesalahan perhitungan gaji.
Akses kalkulator gaji hanya di link kalkulator gaji ini.
Baca Juga: Gaji Cleaning Service di Indonesia Tahun 2026
Bagaimana Aturan Penggajian Karyawan Cafe?

Selain membahas aturan mengenai gaji karyawan kafe, informasi penting lainnya mengenai gaji karyawan kafe adalah aturan yang dimilikinya.
Seperti yang diketahui, dalam Pasal 81 angka 28 Perppu Cipta Kerja yang mengubah Pasal 88E ayat (2) UU Ketenagakerjaan dijelaskan bahwa pengusaha dilarang memberikan gaji lebih rendah dari upah minimum.
Jika ada pengusaha yang membayar gaji di bawah UMK, maka dapat dikenakan sanksi pidana penjara minimal selama 1 tahun dan maksimal 4 tahun atau sanksi denda minimal Rp100 juta dan maksimal Rp400 juta.
Meski ada larang ini, namun pemerintah memberikan kelonggaran bagi pengusaha UMKM.
Upah pada UMKM dapat ditetapkan sesuai dengan kesepakatan antara pengusaha dengan karyawan sesuai ketentuan berikut:
- Minimal 50% dari rata-rata konsumsi masyarakat di tingkat provinsi;
- Nilai upah yang disekati minimal 25% di atas garis kemiskinan di tingkat Provinsi.
Untuk menentukan apakah kafe wajib membayar upah sesuai UMK yang ada, perlu dilihat apakah kafe tersebut masuk ke dalam kategori UMKM atau tidak.
Sesuai dengan modal yang dimiliki, kafe ini masuk ke dalam kategori usaha kecil karena modal yang dimiliki masih di bawah Rp1 miliar di luar tanah dan bangunan usaha.
Ini artinya kafe dapat memberikan upah di bawah ketentuan UMK yang ada dan disesuaikan dengan kesepakatan antara pemberi kerja dan pekerja.
Baca Juga: Gaji Pabrik Garmen: Ini Komponen dan Contoh Slip Gajinya
Apa Saja Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Karyawan Cafe?

Untuk bekerja di kafe, ada skill-skill yang dibutuhkan dan menunjang pekerjaan, apa saja?
1. Komunikasi yang Baik
Pertama adalah komunikasi yang baik.
Komunikasi yang baik dibutuhkan ketika karyawan melayani pelanggan yang datang ke kafe.
Keramahan ini sangat penting dalam industri yang mengutamakan hospitality di mana keramahan menjadi salah satu penentu kepuasan konsumen.
Dengan skill komunikasi yang baik, karyawan dapat memberikan pelayanan terbaik sehingga menciptakan kenyamanan bagi pelanggan.
2. Kerja Cepat
Kerja cepat juga menjadi skill penting bagi karyawan kafe.
Ini khususnya ketika sedang banyak pengunjung atau pelanggan, di mana semua berharap bisa mendapatkan pelayanan paling cepat.
Kerja cepat juga berlaku bagi semua posisi, baik itu barista, waiters/waitress, hingga untuk bagian chef di dapur.
3. Teamwork
Karyawan di kafe juga harus memiliki teamwork yang baik.
Dengan teamwork yang baik ini karyawan dapat saling bekerja sama sehingga mendukung pemberian pelayanan terbaik.
4. Pengoperasian Mesin Kopi
Bagi barista, mereka harus memiliki skill yang berhubungan dengan pengoperasian mesin kopi.
Untuk skill ini sering kali dibutuhkan sertifikasi yang menunjangnya.
5. Multitasking
Terakhir adalah multitasking atau kemampuan mengerjakan banyak hal di waktu bersamaan.
Misalnya adalah karyawan kafe harus mampu mencatat pesanan pelanggan sekaligus memperhatikan kebersihan di area kafe.
Ini menjadi skill penting untuk mendukung kerja cepat dan pelayanan terbaik.
Baca Juga: Gaji Koperasi Merah Putih dan Syarat Daftarnya
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai gaji karyawan kafe yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa gaji karyawan kafe dapat berbeda-beda sesuai dengan posisi dan lokasi kerja.
Di sini pemilik usaha kafe tentunya harus mempertimbangkan kebutuhan hidup layak dalam penggajian karyawan.
Untuk memudahkan pengelolaan penggajian karyawan kafe, gunakan software payroll dari GajiHub.
GajiHub merupakan software payroll dan aplikasi absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Dengan GajiHub, Anda tidak hanya dapat mengelola penggajian, namun juga kehadiran karyawan melalui fitur absensi yang dimilikinya.
Jadi tunggu apa lagi, daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- 20 Alat Tes Psikologi untuk Rekrutmen dan Manfaatnya - 20 May 2026
- Ketentuan Cuti Melahirkan sesuai UU Ketenagakerjaan - 20 May 2026
- Perhitungan Lembur Hari Sabtu sesuai UU Cipta Kerja - 20 May 2026