Cleaning service menjadi salah satu pekerjaan yang kurang mendapatkan perhatian, bahkan banyak yang masih mendapatkan gaji di bawah UMK.
Padahal cleaning service ini memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan area kantor hingga publik seperti stasiun, mall, hingga toilet di area publik lainnya.
Dengan peran penting yang dimiliki oleh cleaning service ini, berapa sebenarnya gaji yang didapatkan oleh petugas cleaning service ini?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai gaji cleaning service dan tuga yang dimilikinya.
Anda dapat membaca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:
Berapa Gaji Cleaning Service di Indonesia?

Dilansir dari Indeed, gaji cleaning service di Indonesia ada di angka rata-rata Rp3.139.036 per bulan.
Data ini didapatkan per tanggal 18 April 2026 dengan 140 gaji dilaporkan.
Masih dari Indeed, di Jakarta gaji cleaning service ada di angka Rp7.593.074 per bulan.
Sedangkan untuk kota-kota lainnya adalah sebagai berikut:
- Tangerang: Rp3.656.467
- Denpasar: Rp3.370.626
- Depok: Rp3.281.929
- Bekasi: Rp3.240.162
- Semarang: Rp3.231.113
- Yogyakarta: Rp2.627.971
Jika informasi di atas sesuai dengan lokasi kerja, lalu berapa upah cleaning service perusahaan yang ada di Indonesia?
Dilansir dari Tirto.id, upah cleaning service PT Kereta Api Indonesia (KAI) ada di angka Rp3 juta hingga Rp4,5 juta per bulan.
Sedangkan dari informasi lowongan kerja yang diunggah di Instagram, cleaning service di PT Paragon mendapatkan upah Rp3 juta hingga Rp7 juta.

Baca Juga: Foreman Adalah? Ini Jobdesk, Skill Penting, Kualifikasi, dan Gajinya
Bagaimana Sistem Penggajian Cleaning Service di Indonesia?
Perlu dipahami bahwa ada dua jenis karyawan cleaning service, yakni in house dan outsourcing.
In house merupakan karyawan yang langsung direkrut oleh perusahaan, sedangkan outsourcing merupakan karyawan yang didapatkan dari pihak ketiga.
Tentunya sistem penggajian cleaning service keduanya memiliki perbedaan, yakni sebagai berikut:
Komponen Upah Cleaning Service In House
Untuk cleaning service in house yang langsung direkrut oleh perusahaan penggajian dilakukan secara langsung oleh perusahaan.
Ini artinya HR bertanggung jawab untuk mengelola penggajian cleaning service ini.
Kelebihan dengan sistem in house ini, perusahaan memiliki kendali penuh untuk petugas kebersihan ini.
Berikut komponen penggajian yang dimiliki oleh in house cleaning service:
- Gaji pokok
- Tunjangan tetap
- Insentif
- Potongan BPJS
- Lembur
Baca Juga: 9 Prospek Kerja di Bidang Desain, Jobdesk, dan Gajinya
Komponen Upah Cleaning Service Outsourcing
Cleaning service outsourcing menjadi pilihan banyak perusahaan karena efisiensi operasionalnya.
Perusahaan hanya perlu bekerja sama dengan perusahaan outsourcing tanpa perlu melakukan rekrutmen hingga pelatihan dan SOP pekerjaan.
Untuk penggajian, perusahaan juga membayarkan kepada pihak outsourcing, jadi perusahaan tidak perlu mengelola penggajian petugas kebersihan ini.
Berikut komponen yang ada dalam penggajian cleaning service outsourcing:
- Fee vendor
- Service charge
- Kontrak kerja
- SLA (Service Level Agreement)
Baca Juga: Surveyor Adalah? Ini Jobdesk, Skill Penting, dan Gajinya
Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Gaji Cleaning Service?

Dalam penggajian cleaning service, ada faktor-faktor yang mempengaruhinya, yakni sebagai berikut:
1. Lokasi Kerja
Faktor pertama adalah lokasi di mana perusahaan berada.
Lokasi kerja ini berpengaruh karena penggajian mengikuti UMK yang berlaku di lokasi tersebut.
Lokasi kerja yang berada di kawasan industri seperti Karawang hingga Cikarang tentunya memiliki upah yang lebih tinggi dibandingkan di kawasan non industri.
2. Pengalaman Kerja dan Skill
Pengalaman kerja dan skill yang dimiliki juga berpengaruh pada upah yang didapatkan cleaning service.
Semakin baik pengalaman kerja dan skill yang dimilikinya, maka upah yang didapatkan dapat semakin tinggi.
3. Sistem Kerja dan Jam Operasional
Cleaning service memiliki sistem kerja shift hingga full time.
Sistem shift kerja dan operasional ini juga berpengaruh pada upah yang didapatkan pekerja kebersihan.
Cleaning service yang bekerja di area dengan jam operasional tinggi tentunya mendapatkan gaji yang lebih tinggi.
4. Jenis Perusahaan
Jenis perusahaan juga berpangaruh pada upah yang didapatkan oleh cleaning service.
Cleaning service yang bekerja di perusahaan besar, instansi pemerintah, hingga hotel berbintang memiliki gaji yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan lainnya.
Baca Juga: Jobdesk Teknisi Pabrik, Skill Penting, Hingga Kisaran Gajinya
Apa Saja Tugas Cleaning Service?

Seorang cleaning service memiliki tugas sebagai berikut:
1. Menjaga Kebersihan Gedung Bagian Dalam
Tugas pertama dari cleaning service adalah menjaga kebersihan di area bagian dalam gedung.
Ini mulai dari membersihkan area permukaan karpet, lantai, dinding, tangga, plafon, dan area sejenis lainnya.
Ini berlaku di ruang kerja, lobby, hingga di area ruang istirahat dan dapur kantor.
2. Sanitasi Toilet
Menjaga kebersihan atau sanitasi toilet juga menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab cleaning service.
Mereka harus memastikan bahwa toilet selalu bersih dan wangi agar pengunjung dan pengguna toilet merasakan kenyamanan.
Baca Juga: Gaji Karyawan Hotel untuk Berbagai Posisi dan Benefitnya
3. Pengelolaan Sampah
Cleaning service juga bertanggung jawab untuk pengelolaan sampah yang ada di area kerja.
Mereka bertugas membersihkan sampah, mengumpulkannya, dan melakukan pengelolaan sampah yang ada di sana.
4. Menjaga Kebersihan Area Luar
Cleaning service nyatanya juga tidak hanya bertanggung jawab terhadap area dalam saja, namun juga untuk area luar gedung, seperti bagian halaman, tempat parkir, dan lainnya.
Ini termasuk mengelap jendela dan kaca sehingga tidak ada debu atau kotoran yang bisa membuat pengunjung tidak nyaman.
Baca Juga: Berapa Gaji Outsourcing? Berikut Contoh Perhitungannya
Apakah Gaji Cleaning Service Harus Mengikuti UMK?
Jawabannya adalah iya, perusahaan wajib memberikan gaji cleaning service dengan upah UMK yang berlaku.
Hal ini sesuai dengan UU Cipta Kerja (No. 6 Tahun 2023) yang mengubah UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 di mana setiap pengusaha wajib memberikan upah sesuai dengan UMK yang ditetapkan gubernur setiap tahunnya.
Selain mendapatkan upah sesuai dengan UMK yang berlaku, cleaning service juga mendapatkan hak-hak sebagai berikut:
- Berhak atas kontrak kerja yang di dalamnya menjelaskan mengenai gaji, durasi kerja, dan tanggung jawab yang dimilikinya.
- Didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan kesehatan dan jaminan sosial.
- Berhak atas cuti tahunan, cuti haid, cuti melahirkan, dan cuti bersama atau cuti libur nasional.
- Mendapatkan THR yang diberikan menjelang hari raya keagamaan.
- Untuk pekerjaan yang cukup berisiko, cleaning service wajib dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri atau APD dan pelatihan keselamatan kerja yang diberikan perusahaan.
- Mendapatkan perlakuan yang adil, bebas dari diskriminasi, dan pelecehan di tempat kerja.
- Mendapatkan fasilitas seperti seragam, alat kebersihan, ruang istirahat, dan uang makan atau transportasi (jika ada).
- Jika terjadi pemutusan hubungan kerja, maka berhak atas uang pesangon dan kompensasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca Juga: Karyawan Outsourcing dan Kontrak, Apa Perbedaannya?
Apa Saja Fasilitas dan Tunjangan Tambahan Cleaning Service?
Selain mendapatkan gaji, cleaning service juga mendapatkan fasilitas dan tunjangan tambahan yakni sebagai berikut:
- Tunjangan makan dan transportasi
- BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
- Bonus kehadiran dan performa kerja
- THR dan cuti tahunan
- Seragam dan alat pelindung diri
- Mess atau tempat tinggal
Baca Juga: Jobdesk Petugas K3, Skill Penting, Hingga Kisaran Gajinya
Perbandingan Gaji Cleaning Cleaning Service In House dan Outsourcing

Ada perbedaan gaji yang dimiliki oleh cleaning service in house dan outsourcing, yakni sebagai berikut:
Cleaning Service In House
- Gaji: Memiliki gaji yang disesuaikan dengan UMK yang berlaku, lebih tinggi dibandingkan dengan gaji cleaning service outsourcing.
- Tunjangan dan benefit: Mendapatkan tunjangan tetap dari perusahaan yang terdiri dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, THR, cuti berbayar, hingga bonus.
- Keamanan Kerja: Memiliki keamanan kerja yang lebih tinggi dan berkesempatan diangkat sebagai karyawan tetap.
- Peralatan: Disediakan langsung oleh perusahaan
Cleaning Service Outsourcing
- Gaji: Sering mendapatkan gaji di bawah UMK, khususnya ketika perusahaan vendor memotong untuk biaya operasional.
- Tunjangan & Benefit: Disesuaikan dengan perusahaan vendor outsourcing, biasanya BPJS dan THR dikelola oleh pihak vendor.
- Keamanan Kerja: Keamanan kerja lebih rendah karena kontrak kerja terikat dengan vendor bukan perusahaan klien.
Baca Juga: Berapa Gaji Pegawai Bank di Indonesia?
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai gaji cleaning service yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa gaji cleaning service dapat berbeda sesuai dengan lokasi kerja, pengalaman, dan jenisnya.
Namun perusahaan diwajibkan memberikan cleaning service upah sesuai dengan UMK yang berlaku di daerah tersebut,
Untuk memudahkan pengelolaan penggajian cleaning service di perusahaan Anda, gunakan software absensi dari GajiHub.
GajiHub merupakan software absensi yang memudahkan pengelolaan karyawan secara menyeluruh, termasuk pengelolaan penggajian perusahaan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- Gaji Cleaning Service di Indonesia Tahun 2026 - 12 May 2026
- Cara Menghitung Tarif TER PPh 21 dan Contohnya - 11 May 2026
- Gaji Pabrik Garmen: Ini Komponen dan Contoh Slip Gajinya - 11 May 2026