Mess Karyawan: Ini Aturan dan Cara Mengelolanya

mess karyawan

Mess karyawan merupakan tempat tinggal untuk karyawan yang disediakan oleh perusahaan, khususnya bagi karyawan yang tinggal jauh dari kantor.

Fasilitas ini memiliki tujuan untuk memberikan kenyamanan dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Selain itu, dengan adanya mess ini karyawan juga bisa lebih hemat waktu karena biasanya mess letaknya tidak jauh dari kantor atau perusahaan.

Pun jika jauh, biasanya perusahaan memiliki fasilitas antar jemput yang diberikan secara gratis.

Lalu seberapa penting mess karyawan ini untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan apa saja contoh perusahaan yang memberikan mess untuk para karyawannya?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai mess karyawan mulai dari pentingnya hingga perusahaan yang memberikan fasilitas mess ini.

Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimak di bawah ini:

Apa Itu Mess Karyawan?

mess karyawan

Mess karyawan merupakan tempat tinggal yang disediakan perusahaan bagi karyawannya.

Biasanya berupa bangunan dengan beberapa kamar yang dihuni bersama-sama, lengkap dengan fasilitas dasar seperti kamar mandi, dapur, dan ruang bersama.

Mess umumnya disediakan gratis atau dengan biaya yang sangat ringan, terutama bagi karyawan yang ditempatkan jauh dari kampung halaman atau di lokasi kerja yang minim pilihan tempat tinggal.

Perusahaan menyediakan mess dengan tujuan utama memudahkan karyawan tinggal dekat lokasi kerja, terutama jika lokasi tersebut berada di daerah terpencil, kawasan industri, atau area yang jauh dari permukiman.

Selain itu, mess juga membantu perusahaan memastikan karyawan siap bekerja tepat waktu, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan shift atau operasional 24 jam.

Baca Juga: 20+ Fasilitas yang Diharapkan Selain Gaji dan Alasannya

Bagaimana Aturan Mess Karyawan di Indonesia?

Untuk aturan berkaitan dengan mess karyawan ini di Indonesia tidak ada aturan khusus yang mewajibkan perusahaan untuk menyediakannya.

Namun untuk regulasinya, ada yang mengatur tentang kewajiban perusahaan dalam menyediakan fasilitas kesejahteraan bagi pekerja atau buruh.

Fasilitas ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan karyawan dan meningkatkan produktivitas kerja dan disesuaikan dengan kebutuhan karyawan dan kemampuan perusahaan.

Dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 100 dijelaskan bahwa perusahaan wajib menyediakan fasilitas kesejahteraan bagi pekerja atau buruk, serta keluarga.

Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendukung produktivitas.

Bentuk fasilitas yang mendukung kesejahteraan ini di antaranya asuransi kesehatan, tunjangan makan dan transportasi, dana pensiun, pinjaman karyawan, THR, hingga mess untuk pegawai.

gajihub banner 3

Baca Juga: Tunjangan Transportasi: Aturan dan Cara Hitungnya

Mengapa Perusahaan Perlu Menyediakan Mess Karyawan?

mess karyawan

Ada 5 alasan mengapa perusahaan perlu menyediakan mess karyawan, yakni sebagai berikut:

1. Mendukung Mobilitas Tenaga Kerja

Ketika perusahaan memberikan fasilitas mess, maka perusahaan lebih mudah menempatkan karyawan di berbagai lokasi operasional.

Ini termasuk daerah yang jauh dari domisili asal karyawan, tanpa harus khawatir karyawan menolak penempatan karena kesulitan mencari tempat tinggal.

2. Mempermudah Penempatan di Lokasi Operasional

Banyak perusahaan, terutama di sektor pertambangan, perkebunan, atau manufaktur, beroperasi di lokasi yang jauh dari kota.

Mess menjadi solusi agar karyawan tetap bisa bekerja secara optimal tanpa harus menempuh perjalanan jauh setiap hari.

3. Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan

Menyediakan mess merupakan salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawannya.

Dengan adanya mess ini maka karyawan tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat tinggal sendiri, sehingga bisa lebih fokus menabung atau memenuhi kebutuhan lain.

4. Mengurangi Biaya Tempat tinggal karyawan

Bagi karyawan, tinggal di mess berarti mereka dapat menghemat pengeluaran bulanan secara signifikan.

Ini membuat karyawan tidak perlu membayar sewa kos atau kontrakan sendiri, apalagi jika ditempatkan di kota atau daerah dengan biaya hidup yang cukup tinggi.

5. Mendukung Operasional Perusahaan 24 Jam

Dengan adanya mess juga bisa mendukung operasional perusahaan selama 24 jam.

Khususnya untuk bisnis yang beroperasi secara shift atau 24 jam, seperti pabrik atau rumah sakit.

Mess memudahkan karyawan yang mendapat jadwal shift malam atau harus siap siaga sewaktu-waktu, karena mereka tinggal dekat dengan lokasi kerja.

Baca Juga: Pengertian Insentif Karyawan, Contoh, Tips, dan Bedanya dengan Tunjangan

Siapa Saja yang Berhak Menempati Mess Karyawan?

mess karyawan

Setiap perusahaan biasanya punya kebijakan sendiri soal siapa yang berhak menempati mess.

Misalnya diprioritaskan bagi karyawan yang berasal dari luar kota atau luar daerah, karyawan baru yang belum memiliki tempat tinggal tetap, atau karyawan dengan jadwal kerja shift.

Dalam memberikan fasilitas mess ini, ada 4 kriteria karyawan yang berhak, yakni sebagai berikut:

1. Karyawan Tetap

Kriteria yang pertama adalah karyawan tetap yang menjadi prioritas utama untuk mendapatkan fasilita sini.

Ini khususnya jika mereka ditempatkan di lokasi kerja yang jauh dari domisili asal.

2. Karyawan Kontrak

Karyawan kontrak (PKWT) juga sering mendapat fasilitas mess.

Khususnya untuk pekerjaan berbasis proyek yang memiliki jangka waktu tertentu, seperti proyek konstruksi atau kegiatan operasional musiman.

3. Karyawan Magang

Sejumlah perusahaan turut menyediakan fasilitas mess bagi karyawan magang, terutama jika program magang tersebut mengharuskan penempatan di lokasi yang jauh dari tempat tinggal peserta magang.

4. Karyawan Proyek

Karyawan yang bekerja pada proyek dengan durasi terbatas (misalnya proyek pembangunan infrastruktur) biasanya juga difasilitasi mess sementara selama proyek berlangsung.

Ini dilakukan karena sifat pekerjaannya yang berpindah-pindah lokasi.

Baca Juga: Pengertian Tunjangan Beserta Jenis dan Aturannya di Indonesia

Apa Saja Fasilitas yang Umumnya Tersedia di Mess Karyawan?

Di dalam mess karyawan, ada berbagai fasilitas, yakni sebagai berikut:

1. Kamar Tidur

Kamar tidur menjadi fasilitas utama yang pasti ada di setiap mess.

Baik itu berupa kamar pribadi maupun kamar yang dihuni bersama beberapa karyawan lain.

Di kamar tidur ini nantinya karyawan bisa beristirahat dan mengembalikan energi agar bisa bekerja keesokan harinya.

2. Tempat Tidur dan Furnitur

Mess umumnya sudah dilengkapi tempat tidur, lemari pakaian, dan meja belajar atau meja kerja sederhana.

Untuk kelengkapannya bisa berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

3. Kamar Mandi

Selain kamar tidur, mess juga dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi.

Kamar mandi ini dapat berupa kamar mandi yang ada di setiap kamar atau kamar mandi bersama yang digunakan oleh beberapa penghuni sekaligus.

Ini disesuaikan dengan desain bangunan mess.

4. Dapur Bersama

Mess karyawan juga biasanya dilengkapi dengan fasilitas dapur bersama.

Dapur bersama ini dapat digunakan untuk memasak dan dilengkapi dengan peralatan dasar seperti kompor dan kulkas.

5. Ruang Makan

Meski tidak semua mess menyediakannya, terlebih ruang makan privat.

Namun untuk ruang makan bersama biasanya ada dan dapat digunakan oleh penghuni untuk berkumpul dan makan bersama.

Selain itu, ruang makan ini sering menjadi titik interaksi sosial antar karyawan di mess.

6. Area Parkir

Fasilitas area parkir disediakan bagi para penghuni yang membawa kendaraan pribadi, baik itu motor atau mobil.

Namun biasanya area ini terbatas sesuai dengan lahan yang ada di mess.

7. Akses Internet

Untuk memastikan internet tetap aman dan lancar, mess juga biasanya telah dilengkapi dengan akses internet.

Dengan akses ini, maka karyawan dapat berkomunikasi dengan keluarga dan mendapatkan akses hiburan setelah jam kerja berakhir.

Baca Juga: Tunjangan Karyawan: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitungnya

8. Laundry

Sejumlah mess menyediakan fasilitas laundry atau mesin cuci bersama, sehingga Anda tidak perlu mencuci pakaian secara manual atau mencari jasa laundry di luar.

Namun ada juga mess yang tidak menyediakan laundry, jadi karyawan harus membeli mesin cuci sendiri atau menggunakan jasa laundry di luar.

9. Keamanan dan CCTV

Untuk menjaga keamanan penghuni, banyak mess dilengkapi petugas keamanan dan kamera CCTV.

Ini terutama di area pintu masuk dan ruang bersama.

10. Area Ibadah

Mushola atau ruang ibadah kecil sering disediakan agar Anda tetap bisa menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa harus keluar dari area mess.

Di area ibadah ini juga penghuni bisa melaksanakan ibadah berjamaah.

Baa Juga: Apa Itu Tapera: Regulasi, Manfaat, dan Mekanisme Pencairan

Apa Saja Aturan di Mess Karyawan?

tempat tinggal

Di dalam mess terdapat aturan yang wajib ditaati oleh setiap penghuninya, yakni sebagai berikut:

1. Jam Masuk dan Jam Malam

Banyak mess menerapkan jam malam atau batas waktu tertentu untuk kembali ke mess.

Aturan ini diberikan untuk menjaga ketertiban dan keamanan seluruh penghuni.

2. Aturan Menerima Tamu

Aturan penting yang ada di dalam mess adalah dalam hal menerima tamu.

Secara umum terdapat batasan berkaitan dengan tamu yang diperbolehkan berkunjung.

Ini termasuk jam kunjungan dan area mana saja yang boleh diakses oleh tamu.

Aturan ini diberikan untuk menjaga privadi dan keamanan dari penghuni lainnya.

3. Kebersihan Kamar dan Fasilitas Bersama

Setiap penghuni mess memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan kamar dan fasilitas bersama.

Ini termasuk dapur, kamar mandi, hingga ruang makan bersama.

Dengan cara ini kenyamanan bersama tetap dapat terjaga.

4. Larangan Membawa Barang Berbahaya

Penghuni mess juga dilarang membawa barang berbahaya.

Barang-barang ini diantaranya senjata tajam, bahan yang mudah terbakar, minuman keras, hingga zat terlarang keras lainnya.

Tentunya ini dilakukan untuk menjaga keselamatan seluruh penghuni.

5. Aturan Penggunaan Fasilitas

Setiap fasilitas bersama (dapur, laundry, ruang rekreasi) biasanya memiliki aturan penggunaan tersendiri.

Misalnya jadwal pemakaian atau kewajiban membersihkan setelah digunakan.

6. Sanksi Pelanggaran

Jika ada penghuni melanggar aturan mess, sanksi yang diberikan bisa bervariasi mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga pencabutan hak menempati mess.

Sanksi ini disesuaikan dengan tingkat pelanggaran dan kebijakan masing-masing perusahaan.

Baca Juga: 10 Tips Mengoptimalkan Sistem Insentif untuk Tingkatkan Kinerja

Apa Saja Keuntungan Tinggal di Mess Karyawan?

Dengan adanya mess karyawan, maka ada keuntungan yang bisa didapatkan oleh karyawan yang tinggal di sini, yakni sebagai berikut:

1. Hemat Biaya Sewa

Ini adalah keuntungan paling terasa yakni karyawan tidak perlu mengeluarkan uang sewa tempat tinggal sendiri.

Dengan begitu karyawan bisa menggunakan uang yang dimiliki untuk kebutuhan lainnya.

2. Mengurangi Waktu Perjalanan

Karena lokasi mess biasanya dekat dengan tempat kerja, karyawan bisa menghemat waktu dan tenaga yang biasanya terbuang untuk perjalanan pulang-pergi setiap hari.

Selain menguntungkan bagi karyawan, mengurangi waktu ini juga membantu perusahaan di mana karyawan bisa lebih tepat waktu dan lebih produktif bekerja.

3. Memudahkan Koordinasi Kerja

Tinggal berdekatan dengan rekan kerja membuat koordinasi tugas menjadi lebih mudah.

Ini terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan kesiapan cepat atau kerja sama tim yang erat.

4. Meningkatkan Kebersamaan Tim

Tinggal bersama rekan kerja di mess bisa mempererat hubungan sosial antar karyawan.

Di mana pada akhirnya turut mendukung suasana kerja yang lebih solid dan kompak.

5. Mendukung Work Life Balance pada Lokasi Tertentu

Untuk lokasi kerja yang jauh dari kota, mess membantu karyawan tetap punya waktu istirahat yang cukup karena tidak perlu menempuh perjalanan panjang.

Sehingga waktu untuk beristirahat dan bersosialisasi tetap terjaga.

Baca Juga: Bonus dan Insentif: Pengertian, Manfaat dan Perbedaan Keduanya

Kekurangan Tinggal di Mess Karyawan

Selain kelebihan, mess karyawan tentunya juga memiliki kekurangan, yakni sebagai berikut:

1. Privasi yang Terbatas

Karena sifatnya komunal, maka karyawan mungkin harus berbagi ruang dengan rekan kerja lain.

Ini membuat privasi pribadi menjadi lebih terbatas dibanding tinggal sendiri.

2. Harus Mematuhi Peraturan perusahaan

Tinggal di mess berarti harus mengikuti berbagai aturan yang ditetapkan perusahaan.

Seperti jam malam atau larangan membawa barang tertentu, yang mungkin terasa membatasi kebebasan pribadi.

3. Berbagi Fasilitas dengan Penghuni Lain

Fasilitas seperti kamar mandi, dapur, atau laundry biasanya digunakan bersama-sama.

Ini membuat penghuni mess perlu bersabar mengantre atau menyesuaikan jadwal penggunaan dengan penghuni lain.

4. Kapasitas yang Terbatas

Tidak semua karyawan yang membutuhkan bisa langsung mendapat tempat di mess.

Ini dipengaruhi oleh jumlah kamar yang tersedia biasanya terbatas dan bergantung pada kapasitas bangunan yang dimiliki perusahaan.

Baca Juga: Contoh Daftar Inventaris Kantor dan Cara Membuatnya

Bagaimana Cara Perusahaan Mengelola Mess Karyawan?

Tentunya agar mess karyawan dapat berfungsi secara optimal dan mendukung produktivitas karyawan, perusahaan perlu mengelola mess ini dengan tepat.

Berikut 6 cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan mengelola mess karyawan:

1. Susun SOP Pengelolaan

Cara pertama adalah dengan menyusun SOP pengelolaan mess ini.

Standard Operating Procedure (SOP) mengatur segala hal terkait mess, mulai dari proses pendaftaran penghuni, aturan tinggal, hingga mekanisme pelaporan masalah.

2. Penugasan Pengelola Mess

Agar mess dapat digunakan secara efektif dan sesuai dengan tujuannya, perusahaan perlu menunjuk pengelola mess.

Perusahaan dapat menunjuk petugas atau tim khusus (bisa dari bagian HR, GA/General Affairs, atau petugas mess) yang bertanggung jawab mengawasi operasional harian mess.

Ini termasuk memastikan aturan dipatuhi oleh seluruh penghuni.

3. Pemeliharaan Fasilitas

Perusahaan perlu melakukan perawatan rutin terhadap bangunan dan fasilitas mess.

Seperti perbaikan instalasi listrik dan air, pengecatan ulang, atau penggantian furnitur yang sudah rusak.

4. Sistem Pelaporan Kerusakan

Perusahaan juga perlu membuat sistem pelaporan kerusahaan.

Biasanya disediakan mekanisme khusus bagi penghuni untuk melaporkan kerusakan fasilitas, misalnya dari formulir, grup komunikasi, atau petugas mess yang bertugas menampung keluhan.

5. Pengelolaan Biaya Operasional

Karena digunakan untuk tinggal bersama, perusahaan juga perlu mengelola biaya operasional mess.

Biaya operasional ini termasuk biaya listrik, air, kebersihan, hingga pemeliharaan rutin, agar fasilitas tetap layak huni dalam jangka panjang.

6. Evaluasi Tingkat Hunian

Perusahaan secara berkala mengevaluasi tingkat hunian mess untuk memastikan kapasitas yang ada dimanfaatkan secara optimal.

Ini menjadi dasar pertimbangan jika perlu menambah atau mengurangi kapasitas mess di masa mendatang.

Baca Juga: Tunjangan Tetap dan Tidak Tetap: Pengertian, Perbedaan, dan Contohnya

Apa Saja Contoh Perusahaan yang Menyediakan Mess Karyawan?

Berikut 3 contoh perusahaan yang menyediakan mess untuk para karyawannya:

1. Google

Perusahaan pertama yang menyediakan mess untuk karyawannya adalah Google.

Google terkenal sebagai perusahaan dengan lingkungan yang inovatif, termasuk fasilitas tempat tinggal yang dimilikinya.

Google menawarkan berbagai pilihan makanan, dari makanan yang sehat hingga camilan ringan.

Dengan adanya tempat tinggal ini maka dapat membantu meningkatkan produktivitas karyawan.

2. Microsoft

Perusahaan kedua yang memberikan fasilitas tempat tinggal adalah Microsoft.

Di tempat tinggal ini bahkan terdapat fasilitas restoran dan kafe.

Dengan fasilitas ini karyawan dapat tetap fokus pada pekerjaan tanpa harus meninggalkan lokasi kerja mereka.

3. Facebook

Terakhir adalah Facebook, di mana mereka menyediakan tempat tinggal di kantor-kantor yang mereka miliki di seluruh dunia.

Cara ini dapat membantu semangat komunitas di antara karyawan dan memberikan kemudahan mencari makanan ketika sedang bekerja.

Baca Juga: Tunjangan Perumahan: Ini Aturannya bagi Karyawan

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai mess karyawan yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa mess karyawan menjadi salah satu fasilitas yang diberikan untuk mendukung kesejahteraan karyawan.

Tentunya agar mess ini dapat berfungsi secara optimal, efektif, dan sesuai dengan tujuannya, perusahaan perlu mengelolanya dengan baik.

Anda dapat menggunakan tips-tips di atas untuk mengelola mess dengan baik.

Untuk mendukung kemudahan pengelolaan karyawan, gunakan sistem HRIS dari GajiHub.

GajiHub merupakan sistem HRIS yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.

Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar