Job Fair: Arti, Manfaat, hingga Tips Suksesnya

job fair

Setiap perusahaan tentunya menginginkan kandidat potensial untuk mengisi posisi yang tengah dibutuhkan. Hal itulah yang menyebabkan perusahaan menggunakan beberapa cara, salah satunya adalah job fair. 

Job fair sangat penting bagi perusahaan karena acara tersebut dapat menjadi wadah yang efektif untuk merekrut bakat-bakat terbaik dari berbagai latar belakang.

Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan job fair dan bagaimana tips sukses menyelenggarakannya? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

Apa yang Dimaksud dengan Job Fair?

Job fair atau bursa kerja adalah acara yang mempertemukan pemberi kerja dan calon karyawan secara langsung ataupun online. Melalui acara ini, perusahaan berharap dapat menemukan kandidat potensial untuk mengisi posisi yang sedang dibuka.

Selain itu, bursa kerja merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk mempromosikan nama dan brand-nya lebih luas kepada banyak orang, serta membangun relasi dengan perusahaan lainnya.

Bursa kerja sendiri merupakan acara yang dikelola oleh pihak ketiga di tempat umum besar, seperti auditorium atau lapangan, di mana orang-orang mencari pekerjaan bisa bertemu dengan banyak perusahaan sekaligus.

Beberapa jenis perusahaan yang sering ikut serta dalam bursa kerja meliputi bidang perhotelan, BUMN, perusahaan IT, ritel, telekomunikasi, hingga perbankan.

Perusahaan yang datang ke bursa kerja biasanya mencari kendidat potensial untuk beberapa posisi sekaligus.

Baca Juga: Strategi Rekrutmen: Pengertian, Proses, dan Tips Suksesnya

job fair

Apakah Job Fair itu Penting Bagi Perusahaan?

Ya, job fair sangat penting bagi perusahaan karena memiliki sejumlah manfaat, di antaranya adalah:

1. Akses ke Kandidat Potensial yang Beragam

Di bursa kerja, perusahaan dapat bertemu dengan calon karyawan dari berbagai latar belakang, keahlian, dan pengalaman. Hal ini memungkinkan mereka untuk menemukan bakat yang unik dan berharga bagi perusahaan.

2. Rekrutmen yang Lebih Efisien

Bursa kerja memfasilitasi proses perekrutan dengan menyediakan satu lokasi untuk melakukan screening awal, wawancara, dan penilaian. Dengan demikian, perusahaan dapat menghemat waktu dan sumber daya.

3. Peningkatan Visibilitas Brand

Kehadiran perusahaan di job fair meningkatkan brand awareness di pasar yang kompetitif. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menunjukkan budaya dan nilai-nilai mereka, yang membuat calon kandidat tertarik.

4. Peluang Relasi

Saat mengikuti job fair, perusahaan dapat menjalin hubungan dengan bisnis dan ahli industri lainnya. Hal ini membantu mereka membentuk kemitraan, bekerja sama, dan memperoleh pengetahuan mengenai industri yang akan sangat berharga.

5. Hemat Biaya Rekrutmen

Bursa kerja memungkinkan Anda, sebagai rekruter untuk bertemu dengan banyak calon karyawan dalam waktu singkat dibandingkan dengan metode rekrutmen lainnya.

6. Evaluasi Kandidat secara Real-Time

Di bursa kerja, perusahaan dapat melakukan wawancara langsung dengan kandidat untuk menilai kemampuan komunikasi dan sifat-sifat interpersonal yang mungkin tidak bisa dilihat dalam CV.

7. Mempromosikan Budaya Perusahaan

Bursa kerja adalah kesempatan bagi perusahaan untuk mempromosikan budaya, nilai-nilai, dan lingkungan kerja perusahaan Anda. Dengan demikian, Anda dapat menarik calon karyawan yang memiliki nilai-nilai serupa.

8. Rekrutmen di Tempat

Saat berhasil menemukan kandidat yang cocok, Anda bisa langsung memberikan tawaran pekerjaan kepada mereka, sehingga perusahaan dapat meningkatkan peluang untuk merekrut bakat terbaik sebelum kesempatan lain datang.

Baca Juga: 25 Contoh HR Performance Metrics, HR Wajib Tahu

Bagaimana Langkah-Langkah Mengikuti Job Fair?

Terdapat tiga langkah penting yang perlu Anda perhatikan saat perusahaan ingin menarik kandidat melalui job fair, mulai dari persiapan, saat pelaksanaan, dan setelahnya.

Persiapan Sebelum Job Fair

Berikut beberapa hal yang perlu Anda persiapkan:

1. Tentukan Tujuan Rekrutmen

Sebelum mengikuti bursa kerja, perusahaan perlu menentukan tujuan rekrutmen mereka. Hal ini termasuk memilih acara yang sesuai dengan kebutuhan rekrutmen Anda, seperti bursa kerja khusus industri tertentu atau acara di perguruan tinggi.

Tujuannya pun bisa beragam, mulai dari membangun brand perusahaan hingga merekrut kandidat entry-level. 

2. Pilih Tim Anda

Penting untuk memilih anggota tim yang akan mewakili perusahaan selama job fair, mulai dari rekruter, staf SDM, manajer rekrutmen, dan anggota tim lainnya.

Mereka akan berperan dalam berinteraksi dengan kandidat, mempresentasikan perusahaan, dan mengelola tugas-tugas administratif.

Pastikan tim Anda terdiri dari orang-orang yang bisa memberikan gambaran otentik tentang perusahaan dan pekerjaan.

Setelah Anda membuat keputusan terkait acara bursa kerja yanga kan diikuti dan tim yang akan hadir, Anda perlu menghubungi penyelenggara acara. Mereka mungkin akan meminta biaya partisipasi dan informasi tentang perusahaan Anda.

Pastikan untuk memberikan semua informasi yang diperlukan agar perusahaan Anda bisa tampil dengan baik saat job fair. 

Selain mempersiapkan dua hal di atas, sebelum menghadiri bursa kerja, Anda juga perlu melakukan beberapa langkah berikut:

3. Buat Materi Pemasaran

Koordinasikan dengan tim desainer, baik internal maupun eksternal untuk memastikan stan perusahaan Anda menarik dan profesional. Selain itu, Anda juga bisa membuat tanda pengenal untuk semua anggota tim yang mewakili perusahaan.

Kemudian, buat brosur yang memuat informasi lengkap tentang perusahaan Anda dan siapkan kartu nama dengan detail kontak rekruter.

4. Persiapkan Pertanyaan

Karena waktu yang terbatas, maka Anda perlu mempersiapkan pertanyaan yang ingin diajukan kepada calon karyawan. Hal ini termasuk pertanyaan tentang kualifikasi spesifik untuk posisi yang dibuka, minat, dan tujuan karier mereka, serta pengetahuan mereka tentang perusahaan Anda.

5. Promosikan Kehadiran Perusahaan

Beberapa minggu sebelum penyelenggaraan bursa kerja, sebarkan informasi bahwa perusahaan Anda akan berpartisipasi dalam acara tersebut, misalnya di media sosial perusahaan.

Apabila mungkin, bagikan detail lokasi stan perusahaan Anda, sehingga calon karyawan dapat menemukannya dengan mudah.

6. Pertimbangkan untuk Mengiklankan Acara

Jika Anda berpartisipasi dalam job fair tertutup, seperti di perguruan tinggi, Anda mungkin tidak dapat mengundang orang selain mahasiswa dari perguran tinggi tersebut.

Meskipun demikian, Anda tetap bisa membangun brand awareness dengan menceritakan acara tersebut di media sosial, dengan memposting foto-foto saat perusahaan mengikuti job fair. 

Baca Juga: 10 Strategi untuk Meningkatkan Proses Rekrutmen Online

gajihub 3

Selama Penyelenggaraan Job Fair

Selama bursa kerja, ada beberapa langkah penting yang perlu diambil untuk memaksimalkan partisipasi perusahaan:

1. Persiapan dan Tampilan Stand

Datanglah lebih awal ke lokasi acara untuk menyiapkan stan perusahaan, dan apabila memungkinkan, bawa laptop atau perangkat lain untuk memperlihatkan situs web perusahaan kepada calon karyawan.

Hal ini membantu mereka mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perusahaan Anda.

2. Interaksi dengan Pencari Kerja

Cobalah berbicara dengan sebanyak mungkin pencari kerja (job seeker). Semakin banyak Anda mengajak mereka berbicara, semakin besar peluang Anda untuk menemukan kandidat berkualitas.

Setelah menemukan kandidat yang mungkin potensial, Anda bisa menjadwalkan wawancara dalam jangka waktu tertentu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi antrian panjang, yang dapat mengurangi minat calon karyawan.

3. Catatan Wawancara

Catat informasi penting selama wawancara, sehingga Anda dapat mengingat kandidat dan detail-detail penting setelah job fair berakhir.

4. Kumpulkan Informasi Kandidat

Pastikan untuk mengumpulkan CV dan detail kontak kandidat yang Anda temui. Selain itu, Anda juga bisa meminta mereka untuk melamar pekerjaan melalui halaman karier perusahaan Anda.

5. Berkomunikasi Mengenai Langkah Selanjutnya

Beritahu kandidat yang memenuhi syarat tentang langkah selanjutnya dalam proses rekrutmen. Informasikan kepada kandidat terkait kapan Anda akan mengabari mereka, misalnya untuk menjadwalkan wawancara lebih lanjut.

6. Jawab Pertanyaan Kandidat

Ingatlah bahwa job seeker juga ingin mengetahui tentang perusahaan Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda memberikan informasi yang menarik, seperti tentang tim Anda, posisi yang tersedia, dan rencana masa depan perusahaan.

Baca Juga: SEO untuk Rekrutmen: Panduan Menarik Kandidat Terbaik

Setelah Pelaksanaan Job Fair

Setelah pelaksanaan bursa kerja, masih ada beberapa langkah lain yang perlu Anda lakukan, yaitu:

1. Menghubungi Peserta

Bursa kerja hanyalah langkah awal dalam proses perekrutan. Oleh karena itu, jangan biarkan kandidat potensial menunggu kabar Anda terlalu lama. Semakin cepat Anda menghubungi mereka, semakin besar kemungkinan mereka akan mengingat Anda.

Hubungi kandidat bursa kerja untuk mengoordinasikan langkah selanjutnya dalam proses rekrutmen, seperti mengisi formulir lamaran yang terperinci, screening interview, tugas yang perlu diselesaikan, atau jadwal wawancara di kantor perusahaan Anda.

2. Mengukur Hasil

Evaluasi hasil dari partisipasi Anda dalam bursa kerja, lalu diskusikan mengenai kandidat yang memiliki potensi tinggi.

Selain itu, Anda juga perlu mengukur apakah bursa kerja memberikan manfaat bagi rekrutmen Anda dan diskusikan cara-cara untuk meningkatkan strategi rekrutmen di masa mendatang.

Untuk memahami dampak dari job fair Anda, sangat penting untuk mengukur beberapa Key Performance Indicators (KPI) dan membandingkannya dengan strategi rekrutmen lainnya.

Beberapa pertanyaan yang perlu diajukan meliputi:

  • Berapa banyak kandidat yang kami temui selama acara?
  • Berapa banyak dari mereka yang memenuhi syarat?
  • Berapa banyak yang kami wawancarai di perusahaan kami?
  • Berapa banyak yang kami rekrut?
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merekrut secara keseluruhan?
  • Di mana acara bursa kerja berada dalam daftar sumber rekrutmen yang paling efektif?

Baca Juga: Pahami Arti Confidential Company dalam Lowongan Kerja

job fair

Bagaimana Tips Terbaik Mengikuti Job Fair untuk Perusahaan?

Selain mengikuti beberapa cara di atas, berikut adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan job fair:

1. Sediakan Informasi Perusahaan

Ingatlah bahwa bursa kerja virtual adalah tempat para job seeker mencari peluang. Jika ada banyak perusahaan di acara yang sama, berikan informasi unik tentang perusahaan Anda kepada penyelenggara.

2. Tampilkan Jenis Posisi Terbuka

Sampaikan jenis-jenis posisi yang Anda cari di awal. Hal ini membantu memasarkan perusahaan Anda kepada karyawan yang sesuai dan menghemat waktu perusahaan maupun calon karyawan.

3. Umumkan Wawancara Langsung

Tawarkan wawancara secara langsung, agar lebih efisien untuk mengenal kandidat dan membuat kesan positif. Selain itu, pencari kerja juga akan merasa dihargai.

4. Tampil Menonjol

Pastikan perusahaan Anda terlihat mencolok di acara job fair yang ramai. Beri tahu pengunjung tentang identitas perusahaan, posisi terbuka, dan wawancara yang sedang berlangsung.

5. Bantu Penyelenggara

Dukung penyelenggara dengan mempromosikan acara mereka. Hal ini akan membantu meningkatkan jumlah pengunjung dan membantu Anda mendapatkan calon karyawan yang sesuai.

6. Bersikap Manusiawi

Selama melakukan wawancara dalam acara job fair, perhatikan kamera, dan kontak mata untuk menjalin hubungan manusiawi dengan calon karyawan.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Iklan Lowongan Pekerjaan, Tips, Dan Contohnya

Kesimpulan

Berdasarkan artikel di atas, dapat disimpulkan bahwa job fair memberikan manfaat penting bagi perusahaan, mulai dari menghemat waktu dan biaya rekrutmen hingga memperluas relasi dan meningkatkan visibilitas brand. 

Setelah berhasil menggaet kandidat potensial melalui bursa kerja dan melewati berbagai proses rekrutmen, selanjutnya Anda bisa mengandalkan Gajihub, sebuah software payroll dan HR untuk membantu Anda dalam pengelolaan data karyawan.

Selain itu, Anda juga bisa mempromosikan perusahaan Anda dengan menawarkan fleksibilitas melalui fitur employee self service (ESS) yang juga miliki oleh Gajihub.

Melalui fitur tesebut, karyawan dapat melakukan presensi secara mandiri melalui smartphone masing-masing, pengajuan cuti dan absensi, hingga pencatatan jam lembur.

Yuk, kunjungi tautan ini dan coba gratis selama 14 hari.

Catatan Kaki: 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *