Sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia, setiap perusahaan wajib mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Sebagai HR yang mengelola kepesertaan karyawan, dibutuhkan layanan bantuan dan cepat dan responsif dari BPJS Ketenagakerjana ini.
Salah satunya layanan yang dapat dihubungi adalah melalui call center BPJS Ketenagakerjaan.
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai call center BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari berapa nomornya di Indonesia, untuk TKI di luar negeri, hingga tips mengelolanya.
Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:
Berapa Nomor Call Center BPJS Ketenaakerjaan?

Bagi Anda yang ingin menghubungi BPJS Ketenagakerjaan, Anda dapat menghubungi nomor call center resminya di:
175
Untuk layanan di nomor call center tersebut dapat memenuhi kebutuhan seperti hal berikut ini:
- Melakukan konsultasi kepesertaan karyawan
- Mendapatkan bantuan kendala administrasi HR
- Informasi berkaitan dengan program BPJS Ketenagakerjaan (JHT, JP, JKK, JKM)
- Informasi berkaitan dengan bantuan berkaitan dengan iuran
- Panduan untuk melakukan klaim dan pencairan
Selain Anda bisa melakukan konsultasi melalui telepon di nomor telepon tersebut, layanan call center BPJS Ketenagakerjaan juga dapat diakses melalui email [email protected] dan chatbot yang tersedia di website resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan media sosial mulai dari Facebook, Instagram, hingga di X (Twitter) untuk mendapatkan informasi atau bantuan kepesertaan dan layanan lainnya yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: 5 Cara Menghubungi BPJS Ketenagakerjaan Online dan Offline
Berapa Nomor Call Center BPJS Ketenagakerjaan untuk TKI di Luar Negeri?

Selain untuk karyawan yang ada di Indonesia, bagi TKI atau Tenaga Kerja Indonesia juga bisa menghubungi call center BPJS Ketenagakerjaan.
Tentunya call center BPJS Ketenagakerjaan ini berbeda dengan call center untuk karyawan yang ada di Indonesia.
Untuk nomor call center BPJS Ketenagakerjaan untuk TKI di luar negeri adalah sebagai berikut:
+62-813-8007-0175
Layanan ini diberikan untuk membantu para TKI atau pekerja migran Indonesia dalam mengakses informasi kepesertaan, menanyakan manfaat dari program, hingga mendapatkan panduan berkaitan dengan klaim tanpa harus datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang ada di Indonesia.
Selain melalui nomor tersebut, pekerja migran juga dapat menghubungi atau mendapatkan informasi melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan khusus PMI, yakni:
- Instagram: @bpjsketenagakerjaan.pmi
- Facebook: BPJS Ketenagakerjaan PMI
Baca Juga: Hitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan dengan Kalkulator Gratis
Bagaimana Cara Menghubungi Call Center BPJS Ketenagakerjaan?
Setelah Anda mengetahui nomor untuk menghubungi BPJS Ketenagakerjaan, berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan:
- Dial nomor call center terbaru: Anda dapat menghubungi 175 (sebelumnya 1500 910) yang saat ini dikenal dengan layanan TanyaBPJAMSOSTEK.
- Sesuaikan dengan waktu Anda menghubungi: Pastikan Anda menghubungi nomor tersebut pada jam operasional, yakni mulai pukul 06.00-22.00 WIB untuk mendapatkan layanan.
- Ikuti arahan dari sistem: Setelah Anda terhubung, Anda bisa mengikuti panduan syara (IVR) untuk memilih jenis-jenis layanan atau kebutuhan yang telah sesuai.
- Sampaikan kebutuhan dengan jelas: Jelaskan kendala atau informasi yang dibutuhkan dengan ringkas agar proses penanganan dengan lebih cepat dan tepat.
Baca Juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Melalui Online dan Offline
Dimana Alamat Kantor BPJS Ketenagakerjaan?

Jika permasalahan atau kebutuhan Anda belum terpenuhi dengan menghubungi nomor telepon dari BPJS Ketenagakerjaan, Anda juga bisa menghubungi kantor cabang atau kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan.
Mengunjungi alamat BPJS Ketenagakerjaan ini membuat Anda bisa mendapatkan bantuan secara langsung, khususnya jika kendala atau permasalahan Anda membutuhkan penanganan secara lebih lanjut atau verifikasi dokumen.
Dengan Anda datang secara langsung, tim HR dapat melakukan konsultasi secara lebih mendalam berkaitan dengan kepesertaan, administrasi, hingga proses klaim program BPJS Ketenagakaerjaan, yakni:
Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan
| Kantor | Alamat | Telepon | Fax |
| GRHA BPJAMSOSTEK | Jl. Gatot Subroto No. 79, Karet Semanggi, Jakarta Selatan 12930 | (021) 5207797 | (021) 520-2310 |
| Plaza BPJAMSOSTEK | Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 112, Kuningan, Jakarta Selatan 12910 | (021) 50911333 | (021) 520-2310 |
Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan
Jika Anda kerja di luar wilayah Jakarta, BPJAMSOSTEK juga memiliki kantor perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Untuk alamatnya adalah sebagai berikut:
| Wilayah | Alamat | Telepon | Fax |
| Banten | Jl. Ahmad Yani No. 154, Serang 42118 | (0254) 267140 | (0254) 228885 |
| Bali | Jl. Sunset Road Tenggah, Kuta, Bali 80233 | (0361) 8496567 | (0361) 8496570 |
| DKI Jakarta | Menara Jamsostek Lt. 8, Jakarta Selatan 12710 | (021) 5229291 | (021) 5229321 |
| Jawa Tengah dan DIY | Jl. Pemuda No. 130, Semarang 50132 | (024) 3559563 | (024) 3517623 |
| Jawa Timur | Jl. Raya Juanda No. 52, Sidoarjo 61253 | (031) 8663222 | (031) 8666146 |
| Jawa Barat | Jl. Ph. Hasan Mustapa No. 39, Bandung 40124 | (022) 7102732 | (022) 7200609 |
| Kalimantan | Jl. Marsma R. Iswahyudi No. 58, Balikpapan 76113 | (0542) 8820161 | (0542) 8820163 |
| Sulawesi-Maluku | Jl. Gunung Bawakaraeng No. 222, Makassar 90144 | 0411) 452373 | (0411) 452359 |
| Sumatera Selatan | Jl. Basuki Rahmat 1303 A-B, Palembang 30126 | (0711) 350309 | (0711) 350348 |
| Sumatera Utara | Jl. Kapten Pattimura No. 334, Medan 20153 | (061) 4532818 | (061) 4155037 |
| Riau | Jl. Arifin Achmad, Pekanbaru 28294 | (0761) 8415841 | (0761) 8415842 |
Baca Juga: 3 Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan Paling Mudah
Bagaimana Tips Mengelola BPJS dan Asuransi Kesehatan Karyawan?

Di Indonesia, perusahaan wajib mendaftarkan seluruh karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan yang diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial.
Namun untuk praktiknya, tantangan HR bukan hanya berkaitan dengan pendaftaran, melainkan berkaitan dengan pengelolaan BPJS dan asuransi kesehatan secara efisien, akurat, dan scalable, khususnya pada saat jumlah karyawan terus bertambah.
Berikut tips yang dapat dilakukan HR untuk mengelola BPJS dan asuransi kesehatan karyawan:
1. Pahami dan Lakukan Update Regulasi dengan Proaktif
Berkaitan dengan aturan BPJS Ketenagakerjaan sifat yang dimilikinya dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, baik itu dari sisi iurannya, batas upah, hingga program yang ditawarkan.
Jika HR di sini sikapnya hanya reaktif, maka perubahan yang ada berpotensi menimbulkan kesalahan dalam payroll atau bahkan ketidaksesuaian kepesertaan.
Oleh karenanya, penting bagi HR untuk aktif mengikuti regulasi terbaru dan menyesuaikannya dengan kebijakan internal yang ada di perusahaan.
Dari sini dapat membantu perusahaan untuk tetap compliment sekaligus menghindari potensi risiko administrasi di kemudian hari.
Baca Juga: Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan
2. Selaraskan BPJS dengan Asuransi Karyawan
Kedua adalah dengan menyelaraskan BPJS dengan asuransi kesehatan karyawan.
Banyak perusahaan yang menyediakan asuransi kesehatan swasta sebagai benefit tambahan, namun banyak yang kemudian tidak menyelaraskan dengan program BPJS.
Akibatnya, membuat terjadinya overlap manfaat atau bahkan membuat boros biaya.
Dengan melakukan pendekatan yang efektif yakni dengan menjadikan BPJS sebagai perlindungan dasar, sedangkan untuk asuransi swasta berfungsi sebagai pelengkap top-up benefit.
Melalui strategi ini, perusahaan dapat mengoptimalkan perlindungan karyawan tanpa harus mengeluarkan biaya dengan tidak efisien.
3. Lakukan Edukasi untuk Mengurangi Beban Operasional HR
Ketiga adalah dengan melakukan edukasi karyawan untuk mengurangi beban operasional HR.
Tidak semua karyawan memahami manfaat BPJS ataupun asuransi kesehatan yang dimiliki.
Hal ini sering membuat HR menjadi pusat pertanyaan yang berulang, mulai dari cara klaim hingga pemahaman potongan gaji.
Untuk mengatasi hal ini, perusahaan perlu secara aktif untuk memberikan edukasi kepada karyawan, baik itu melalui onboarding, panduan internal, hingga sesi sosialisasi.
Melalui pemahaman yang lebih baik, karyawan dapat memanfaatkan benefit yang ada secara optimal sekaligus mengurangi ketergantungan pada HR untuk hal-hal yang bersifat dasar.
Baca Juga: Perbedaan JKP dan JHT dalam BPJS Ketenagakerjaan
4. Siapkan Support
Tips berikutnya adalah dengan menyiapkan support untuk kasus-kasus yang lebih kompleks.
Meski sistem dan proses telah berjalan dengan baik, namun sering kali ada kasus khusus yang membutuhkan bantuan dari pihak BPJS secara langsung, misalnya kendala data, klaim, atau verifikasi dokumen.
Pada situasi seperti ini, HR perlu mengetahui kapan harus mengeskalasi permaslaahan.
Selain HR bisa menggunakan call center, HR juga bisa mendatangi kantor cabang atau kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan untuk penanganan permasalahan yang lebih komprehensif, khususnya untuk kasus kompleks dan butuh verifikasi langsung.
5. Integrasikan Sistem HR dengan BPJS
Terakhir adalah mengintegrasikan sistem HR dengan BPJS.
Mengelola BPJS secara manual menggunakan spreadsheet dapat semakin tidak relevan ketika jumlah karyawan semakin bertambah.
Adanya risiko kesalahan perhitungan iuran, keterlambatan update data, hingga inkonsistensi dengan payroll menjadi semakin besar.
Oleh karenanya Anda butuh integrasi antara sistem HRIS dan BPJS sebagai langkah strategis.
Melalui sistem yang terintegrasi, maka perhitungan iuran dapat berjalan secara otomatis mengikuti perubahan gaji, status karyawan, hingga komponen kompensasi lainnya.
GajiHub hadir sebagai software HRIS yang menyediakan integrasi BPJS Ketenagakerjaan dengan sistem payroll sehingga perhitungan iuran dapat dilakukan secara otomatis dan lebih akurat.
Baca Juga: Cara Menghitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Sesuai Aturan Terbaru
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai call center BPJS Ketenagakerjaan yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa Anda dapat menghubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175 untuk mendapatkan bantuan untuk kendala yang Anda alami.
Selain dari nomor call center tersebut, Anda juga dapat mendatangi kantor pusat ataupun kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan untuk permasalahan Anda, khususnya yang butuh verifikasi.
Untuk pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan software payroll, gunakan sistem HRIS dari GajiHub.
GajiHub merupakan sistem HRIS yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- Call Center BPJS Ketenagakerjaan dan Alamatnya - 8 July 2026
- Berapa Hari Kerja dalam Sebulan di Indonesia dan Luar Negeri? - 8 July 2026
- Fenomena Glass Ceiling di Dunia Kerja dan Cara Mengatasinya - 8 July 2026