Employee Survey: Jenis dan Contoh Pertanyaannya

employee survey

Untuk mengetahui tingkat kepuasan, komitmen, hingga bagaimana karyawan memandang perusahaan, perusahaan membuat program bernama employee survey.

Employee survey ini dilakukan dengan cara tim HR menanyakan secara langsung kepada karyawan.

Memang ini terdengar mudah, namun bagaimana jika perusahaan memiliki jumlah karyawan yang cukup besar?

Tentunya perusahaan harus memiliki strategi dalam melakukan employee survey yang efektif.

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai employee survey, mulai dari mengapa penting, jenis-jenis, dan contoh pertanyaannya.

Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:

Mengapa Employee Survey Penting Dilakukan?

employee survey

Employee survey merupakan survey yang berisi pertanyaan dan parameter untuk mengetahui tanggapan karyawan terhadap pekerjaan dan perusahaan.

Melalui survei ini, karyawan karyawan dapat memberikan masukan kepada atasan atau manajer terkait pengalaman mereka di tempat kerja.

Survei karyawan ini membahas topik-topik tertentu, namun ada juga survei bertujuan untuk mengumpulkan masukan yang lebih umum.

Ada survei yang mencantumkan nama karyawan sehingga atasan dapat melihat ide-ide apa saja yang diberikan dan siapa karyawan yang memberikannya.

Namun ada juga survei yang bersifat anonim untuk mendorong karyawan memberikan masukan yang sejujur-jujurnya.

Berikut 4 alasan mengapa survei karyawan ini penting untuk dilakukan:

1. Meningkatkan Kepuasan Karyawan

Pertama adalah untuk meningkatkan kepuasan karyawan.

Seperti yang diketahui, kepuasan karyawan ini berpengaruh besar pada kinerja yang diberikan karyawan.

Ketika karyawan merasa puas bekerja di perusahaan, maka dapat menghasilkan performa yang cemerlang.

Oleh karenanya, perusahaan melakukan berbagai upaya untuk menjaga kepuasan karyawan ini dengan memberikan benefit selain gaji utama yang didapatkan.

Selain melakukan upaya untuk menjaga kepuasan karyawan ini, perusahaan juga perlu secara berkala mempelajari dan meninjau tingkat kepuasan karyawan terhadap pekerjaan.

2. Menjadi Landasan Perencanaan HRD

Kedua adalah sebagai landasan perencanaan bagi HRD.

Di sini HRD menyusun dan merancang rencana untuk menjaga kepuasan karyawan.

Agar perencanaan ini dapat tepat sasaran, tentunya HRD harus memahami bagaimana kondisi dari karyawan yang ada di perusahaan.

Cara yang paling sering digunakan adalah dengan menggunakan survei karyawan.

Ini dilakukan karena survei dinilai lebih cepat dan efektif jika dibandingkan dengan bertanya secara langsung ke karyawan.

Baca Juga: 35 Contoh Pertanyaan Employee Engagement Survey dan Tipsnya

3. Meningkatkan Komunikasi Tim

Dengan adanya survei ini juga dapat meningkatkan komunikasi tim.

Ketika tim memiliki komunikasi yang baik maka dapat mendukung kelancaran kerja tim.

Tentunya ketika komunikasi tim tidak dilakukan dengan baik, maka tim akan berantakan.

Dengan adanya survei ini, maka perusahaan dapat meningkatkan komunikasi antar karyawan dan atasan.

Karyawan juga tidak perlu merasa canggung ketika ingin memberikan opini atau kritik yang dapat membangun perusahaan menjadi lebih baik lagi.

Melalui cara ini juga dapat membantu manajer dan supervisor untuk memahami karyawan dengan lebih baik lagi.

4. Mendeteksi Permasalahan Lebih Cepat

Melalui employee survey perusahaan juga dapat mendeteksi permasalahan dengan lebih cepat.

Misalnya ketika ada konflik kepentingan, konflik antar karyawan, beban kerja yang berlebih, dan lainnya.

Ketika ada masalah di lingkungan kerja, maka permasalahan tersebut dapat menyebar dengan cepat dan menyebabkan permasalahan yang lebih besar lagi jika tidak ditangani.

Melalui survei ini, HRD dapat lebih cepat mendeteksinya sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

gajihub banner 2

Baca Juga: 20 Pertanyaan untuk Employee Happiness Survey dan Manfaatnya

Apa Saja Jenis-Jenis Employee Survey?

employee survey

Ada perusahaan yang meminta karyawan untuk mengisi survei secara berkala atau pada tahap-tahap penting dalam masa kerja.

Misalnya, umum bagi perusahaan untuk mengadakan survei setiap kuartal, tahunan, atau untuk semua karyawan baru.

Ketika membahas employee survey maka perlu diketahui bahwa ada berbagai jenis survei yang sering digunakan perusahaan.

Jenis-jenis survei karyawan meliputi:

1. Survei Karyawan Baru

Ketika karyawan baru bergabung dengan perusahaan, atasan dapat memberikan survei kepada karyawan baru ini untuk mengukur keberhasilan tujuan dan prosedur onboarding perusahaan.

Survei ini dilakukan untuk menilai bagaimana kualitas prosedur onboarding sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan untuk meningkatkan atau mengevaluasinya.

2. Survei Keterlibatan Tahunan

Beberapa perusahaan menggunakan jenis survei ini setiap tahun untuk menilai kesesuaian karyawan dalam suatu posisi, akuntabilitas, beban kerja, dan sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan tugas dengan baik.

Survei ini juga dapat menentukan peluang untuk kemajuan dan pertumbuhan.

Baca Juga: Employee Engagement: Cara Mengukur, Kalkulator, dan Metodenya

3. Survei Kepuasan Karyawan

Jenis survei ini bertujuan untuk mengetahui seberapa puas karyawan dengan pekerjaan mereka.

Perusahaan dapat menggunakan informasi ini untuk memahami dan melakukan perubahan guna meningkatkan tingkat retensi karyawan.

4. Survei Budaya Tempat Kerja

Dalam survei terkait budaya, karyawan diharapkan berbagi bagaimana lingkungan kerja mendukung kemampuan untuk memberikan yang terbaik.

Contohnya adalah apakah karyawan merasa bisa menjadi diri sendiri, berbagi ide, bersenang-senang, berkontribusi, dan memiliki peluang untuk berkembang.

Perusahaan dapat memiliki karyawan yang lebih bahagia dan produktif jika budaya tempat kerja sesuai dengan karakter karyawan.

5. Survei Kinerja Karyawan

Survei jenis ini menanyakan pertanyaan tentang kinerja karyawan itu sendiri.

Banyak survei kinerja karyawan bertujuan untuk mengetahui apakah tugas, tujuan, dan sumber daya mereka sesuai dengan keterampilan dan kekuatan yang mereka miliki.

Baca Juga: New Hire Survey: Contoh Pertanyaan dan Tipsnya

6. Survei Perubahan Organisasi

Ketika perusahaan melakukan perubahan organisasi, manajer dapat meminta karyawan untuk berbagi pandangan mereka mengenai kebijakan baru, struktur, rekan kerja, budaya, atau elemen lain yang mengalami perubahan.

Manajer di sini ingin memastikan bahwa karyawan dapat mempertahankan kinerja, keterlibatan, dan kepuasan mereka selama proses perubahan organisasi.

7. Exit Survey

Jika karyawan meninggalkan pekerjaan, perusahaan dapat meminta mereka untuk mengisi survei keluar untuk mencari cara menjaga tingkat retensi karyawan tetap tinggi.

Dengan cara ini, perusahaan dapat melakukan perbaikan jika hasil survei menunjukkan adanya kebutuhan.

Baca Juga: Download Template Survei Kepuasan Karyawan dan Tipsnya

Apa Saja Tips dalam Melakukan Employee Survey di Perusahaan?

survei karyawan

Ketika membuat employee survey, ada tips-tips yang perlu dilakukan oleh perusahaan agar survei ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien:

1. Ketahui Tujuan

Ketika membuat survei, penting bagi perusahaan untuk mengetahui dan memahami apa tujuan yang ingin dicapai.

Di sini perusahaan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, seperti produktivitas departemen, kontrol kualitas, penyederhanaan proses, atau pengurangan biaya.

Di sini karyawan dapat memberikan kontribusi dengan memberikan ide-ide lain yang berhubungan dengan pertumbuhan dan kesuksesan keberlanjutan perusahaan.

2. Identifikasi Area yang Perlu Diperbaiki

Memang ada saatnya perusahaan memiliki ambisi untuk membuat perubahan besar, namun di sini tim dapat menentukan apa saja yang perlu diperbaiki dari proses setiap harinya.

Selama seminggu, catat sistem atau praktik yang dapat diperbaiki oleh karyawan.

Pertimbangkan tugas-tugas yang menurut memakan waktu atau tidak efisien, dan tentukan cara untuk mengurangi waktu yang dihabiskan sambil meningkatkan produktivitas.

Saran-saran ini dapat mendorong pimpinan perusahaan untuk menyediakan sumber daya yang membantu kemajuan perusahaan.

Baca Juga: 25 Contoh KPI Tim HR, Karakteristik, dan Tips Mengoptimalkannya

3. Minta Karyawan Mengisi dengan Jujur

Ketika karyawan jujur, perusahaan dapat lebih memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan karyawan dari tempat kerja mereka.

Umpan balik yang jujur dapat membantu pemberi kerja melakukan penyesuaian yang meningkatkan moral dan produktivitas.

Umpan balik yang paling bermanfaat datang dari karyawan yang ingin tumbuh bersama perusahaan.

4. Dukung Setiap Ide Karyawan

Umpan balik yang efektif mencakup bukti perbaikan yang diperlukan dan bagaimana perubahan tersebut dapat menguntungkan tim dan perusahaan.

Setiap ide yang masuk dari karyawan sudah seharusnya mendapatkan sambutan yang baik dari perusahaan.

Di sini karyawan juga dapat memberikan ide yang dilengkapi dengan pendukung.

Misalnya dengan melihat data yang ada, seperti laporan, atau mengumpulkan data sendiri.

Bagikan contoh situasi yang ditemui yang dapat disesuaikan untuk meningkatkan kondisi tempat kerja.

Mendukung umpan balik setiap karyawan ini dapat membantu perusahaan Anda membuat keputusan yang terinformasi tentang perbaikan tempat kerja.

5. Dukung Karyawan Memberikan Solusi Permasalahan

Dibandingkan karyawan hanya pasif terhadap permasalahan dan kemajuan perusahaan, ada baiknya perusahaan memberikan dukungan untuk karyawan memberikan solusi terbaik.

Misalnya adalah dengan membuat kotak saran yang dikhususkan untuk karyawan.

Misalnya adalah ketika karyawan melihat ada bidang yang perlu ditingkatkan, luangkan waktu untuk memikirkan seperti apa skenario tempat kerja yang ideal dan strategi apa yang dapat diterapkan perusahaan Anda untuk menciptakan lingkungan tersebut.

Baca Juga: 16 Contoh OKR Tim HR, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Apa Saja Contoh Pertanyaan Employee Survey?

employee survey

Untuk memudahkan Anda dalam membuat employee survey, berikut contoh pertanyaan employee survey yang dapat menjadi referensi untuk Anda:

1. Survei Engagement Karyawan

  • Seberapa besar kemungkinan Anda untuk merekomendasikan tempat kerja ini kepada teman atau keluarga?
  • Apakah Anda merasa bangga bekerja di perusahaan ini?
  • Apakah pekerjaan ini mampu memberikan kepuasan kepada Anda?
  • Apakah Anda termotivasi untuk memberikan pekerjaan terbaik di sini?

2. Survei Manajemen dan Kepemimpinan

  • Apakah Anda mendapatkan umpan balik dari manajer Anda secara teratur?
  • Apakah pemimpin berkomunikasi secara transparan dengan Anda?
  • Apakah manajer peduli dengan pengembangan karier Anda?
  • Apakah Anda percaya dengan keputusan yang diambil oleh manajemen Anda?

Baca Juga: 12 Contoh KPI Karyawan dan Cara Mengukurnya

3. Survei Budaya dan Lingkungan Kerja

  • Apakah Anda merasa kontribusi Anda dihargai?
  • Apakah perusahaan memberikan keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan (work life balance)?
  • Apakah Anda merasa aman dan nyaman secara mental dan fisik bekerja di perusahaan?
  • Apakah tim Anda telah berkolaborasi secara efektif?

4. Survei Pertumbuhan dan Pengembangan

  • Apakah Anda memiliki kesempatan untuk mempelajari hal baru di perusahaan?
  • Apakah Anda dapat melihat peluang karier di perusahaan 2-3 tahun ke depan?

5. Survei Pertanyaan Terbuka

  • Sebutkan satu hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk mendukung pekerjaan Anda!
  • Apa yang paling Anda sukai dari bekerja di perusahaan ini?

Baca Juga: Contoh Menjawab Harapan untuk Perusaahaan Kedepannya

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai employee survey yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa employee survey dibutuhkan untuk mengetahui bagaimana tanggapan karyawan terhadap pekerjaan dan perusahaan.

Tentunya untuk mendukung employee survey ini perusahaan perlu pengelolaan karyawan terbaik.

Gunakan sistem HRIS dari GajiHub untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.

GajiHub merupakan sistem HRIS yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.

Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar