Panduan Membuat Foto Lamaran Kerja Profesional

foto lamaran kerja

Foto lamaran kerja menjadi salah satu dokumen penting bagi Anda yang ingin melamar pekerjaan.

Selain ada beberapa lowongan pekerjaan yang mensyaratkan foto lamaran ini, Anda juga membutuhkan foto formal untuk dilampirkan di bagian CV ataupun portofolio.

Lalu seperti apa kriteria foto lamaran kerja ini dan bagaimana cara membuatnya?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai foto lamaran kerja mulai dari mengapa penting, ukuran, cara membuat, dan contohnya.

Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:

Mengapa Foto Lamaran Kerja Penting?

foto lamaran kerja

Sebagai dokumen yang dilampirkan pada saat melamar pekerjaan, foto lamaran kerja memiliki peranan penting untuk menunjukkan kesan profesional.

Selain itu ada alasan-alasan lainnya mengapa foto lamaran kerja ini penting:

1. Memberikan Kesan Pertama yang Baik

Alasan pertama adalah untuk memberikan kesan pertama yang baik di mata rekruter.

Ketika kandidat mengirimkan lamaran kerja, biasanya tim rekruter dan kandidat belum pernah bertemu, jadi first impression ada pada foto yang dilampirkan.

Foto ini dapat menunjukkan bagaimana kesiapan kandidat dalam melamar kerja.

Misalnya di informasi lowongan kerja terdapat kriteria namun tidak dipenuhi oleh kandidat, maka ini bisa memberikan kesan pertama yang kurang baik.

Jadi, pastikan Anda menyesuaikan foto yang Anda lampirkan sesuai kriteria yang ada di lowongan kerja.

Baca Juga: 20 Contoh Portofolio Kerja yang Disukai HRD, Download Sekarang!

2. Bagian Profesionalisme

Kedua, foto juga menjadi bagian profesionalisme.

Dari foto ini, kandidat dapat menunjukkan keseriusan dalam mengikuti proses rekutmen.

Tim rekrutmen melihat bagaimana penampilan kandidat pertama kali dari foto ini.

Ketika Anda mengirimkan foto lamaran yang kurang proper, tim rekrutmen bisa menganggapnya sebagai lamaran kerja anonim.

3. Bantu HR Lebih Mengenal Kandidat

Dari foto ini juga kandidat juga bisa membantu tim HR lebih mengenal mereka.

Karena belum pernah bertemu, maka HR dapat mengetahui wajah kandidat pertama kali dari foto yang dilampirkan.

Ini juga menjadi cara bagi HR untuk membedakan satu pelamar kerja dengan pelamar kerja lainnya.

Jadi penting bagi Anda untuk memberikan foto yang layak dan sesuai dengan kriteria.

gajihub banner 2

Baca Juga: 20 Contoh Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan dan Template Gratisnya

Bagaimana Kriteria Foto Lamaran Kerja?

foto lamaran kerja

Dalam membuat foto ini, ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi.

Melalui foto lamaran, HRD dapat menilai bagaimana kepribadian kandidat, khususnya dari ekspresi dan juga gestur wajah yang ada di foto.

Berikut kriteria yang wajib dipenuhi dalam membuat foto lamaran pekerjaan:

  • Pilih background foto dengan warna polos.
  • Gunakan pakaian formal, seperti kemeja, jas, ataupun blazer.
  • Hindari terlalu banyak menggunakan asesoris.
  • Gunakan make-up sewajarnya untuk memberikan kesan segar.
  • Hindari berpose secara berlebihan.
  • Berikan ekspresi yang natural dan tersenyum sewajarnya.
  • Bagi yang tidak berhijab, tampakkan telinga untuk menambah kesan rapi.
  • Gunakan pencahayaan yang baik dalam pengambilan foto.

Baca Juga: Download 13 Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja

Berapa Ukuran Foto Lamaran Kerja?

pas foto

Selain dari kriteria yang harus dipenuhi, penting juga bagi Anda untuk mengetahui ukuran foto lamaran yang tepat.

Biasanya untuk ukuran foto ini setiap perusahaan memiliki aturan yang berbeda-beda.

Ada perusahaan yang meminta ukuran 3×4, ada yang 2×3, hingga ada yang 4×6.

Biasanya perusahaan menuliskan ukuran foto ini pada informasi lowongan pekerjaan mereka.

Jadi, tugas Anda adalah memperhatikan setiap detail informasi yang ada dalam lowongan kerja dan melengkapi setiap persyaratannya.

Ukuran foto yang paling sering digunakan adalah 3×4 dan 4×6.

Jadi, jika tidak ada keterangan atau informasi ukuran foto yang harus dilampirkan, Anda bisa menyiapkan ukuran foto 3×4 atau 4×6 untuk dilampirkan.

Anda bisa mengirimkan foto kasual, namun pastikan tetap sopan dan terlihat formal.

Untuk posisi tertentu, ada perusahaan yang meminta foto seluruh badan atau full body.

Biasanya foto jenis ini digunakan untuk posisi front office ataupun posisi yang membutuhkan portur badan menarik, seperti pramugari.

Jika ada syarat foto seluruh badan, Anda bisa mengirimkan ukuran 3R.

Baca Juga: Contoh Surat Lamaran Kerja, Komponen, dan Cara Buatnya

Bagaimana Cara Membuat Foto Lamaran Kerja?

Untuk membuat foto lamaran kerja, Anda dapat mengikuti panduan yang ada berikut ini:

1. Pakaian yang Dikenakan

Cara pertama membuat foto lamaran pekerjaan adalah dari pakaian yang digunakan.

Pastikan Anda menggunakan pakaian yang rapi, sopan, dan formal untuk memberikan kesan profesional.

Anda bisa mengenakan kemeja, blazer, jas, ataupun pakaian berkerah untuk foto ini.

Hindari menggunakan motif yang terlalu ramai atau mengenakan pakaian dengan warna yang mencolok.

Jika Anda mengenakan hijab, Anda dapat menyelaraskan warna hijab yang Anda kenakan dengan pakaian Anda.

Baca Juga: 10 Contoh Surat Lamaran Kerja Word, Download di Sini

2. Pemilihan Pose

Selain pakaian, pemilihan pose saat berfoto juga penting.

Anda dapat berpose secara wajar, dengan menaikkan bahu dan postur agar foto Anda tampak lebih formal.

Jangan lupa untuk tersenyum, untuk menambah kesan ramah di foto Anda.

Jika Anda foto full body, tampilkan kesan yang kasual dan juga ceria.

3. Background Foto

Untuk background foto, biasanya untuk foto formal seperti foto lamaran pekerjaan, biasanya digunakan warna background merah atau biru.

Namun jika Anda membuat pas foto, Anda juga dapat menggunakan background foto dengan warna lainnya yang masih cerah.

Misalnya warna krem, putih, ataupun warna cokelat muda.

Baca Juga: 9 Berkas Lamaran Kerja yang Perlu Dipersiapkan, Apa Saja?

4. Lighting

Untuk memperjelas wajah Anda di foto, pastikan menggunakan pencahayaan yang baik untuk foto Anda.

Ini dilakukan agar foto lebih jelas dan rekruter dapat membedakan Anda dengan pelamar kerja lainnya.

Jika memungkinkan, Anda bisa menggunakan pencahayaan alami dari sinar matahari.

5. Kualitas Foto

Dari segi kualitas, pastikan untuk melamar pekerjaan foto yang digunakan memiliki kualitas yang baik.

Gunakan foto dengan resolusi yang tinggi ketika Anda mencetak foto ataupun untuk melampirkannya ke akun LinkedIn.

Foto dengan resolusi tinggi ini digunakan untuk mencegah foto Anda pecah saat dicetak atau diupload.

Jangan sampai foto Anda dianggap tidak profesional karena kualitasnya yang buruk.

Baca Juga: Contoh Daftar Riwayat Hidup yang Bisa di Download

Kapan Foto Lamaran Kerja Digunakan?

Lalu kapan foto lamaran kerja digunakan?

Penggunaan foto lamaran pekerjaan ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan posisi yang dilamar.

Ada perusahaan yang memberikan syarat foto lamaran pekerjaan di antara lampiran lainnya dan diserahkan di dalam satu map.

Namun ada juga perusahaan yang tidak memberikan syarat foto lamaran pekerjaan pada kandidat yang melamar pekerjaan di sana.

Jadi, penting bagi Anda untuk memperhatikan persyaratan yang ada pada informasi lowongan kerja.

Selain pada berkas lamaran pekerjaan, foto juga dibutuhkan di CV, resume, hingga portofolio kerja yang Anda buat.

Dengan adanya foto pada CV hingga portofolio ini dapat memberikan kesan profesional.

Biasanya perusahaan yang tidak memberikan syarat foto pada berkas lamaran kerja dapat melihat foto yang ada di CV untuk mengenali kandidat.

Baca Juga: 10 Persyaratan Lamaran Kerja dan Tips Mempersiapkannya

Apa Saja Kesalahan yang Wajib Dihindari dalam Membuat Foto Lamaran Kerja?

foto lamaran kerja

Dalam membuat atau melampirkan foto untuk melamar pekerjaan, ada kesalahan-kesalahan yang wajib dihindari, yakni sebagai berikut:

1. Menggunakan Foto Lama

Kesalahan pertama adalah menggunakan foto lama atau tidak update foto terbaru.

Ini membuat penampilan Anda saat ini dengan yang ada di foto dapat berbeda.

Seperti yang diketahui, seiring dengan pertambahan usia, penampilan fisik seseorang dapat berbeda.

Dengan update foto ini, dapat memudahkan tim rekruter untuk mengenali Anda dan tidak bingung pada saat proses interview.

Baca Juga: CV Menarik: Ini Cara Membuat CV yang Wajib Anda Ketahui

2. Foto yang Digunakan Tidak Profesional

Kesalahan kedua adalah foto yang digunakan tidak profesional.

Misalnya Anda menggunakan foto selfi dengan gaun atau pakaian tidak formal.

Menggunakan foto selfi ini dapat memberikan kesan bahwa Anda tidak profesional di mata HRD.

3. Latar Belakang Terlalu Ramai

Hindari juga penggunaan latar belakang yang terlalu ramai.

Anda bisa menggunakan latar belakang merah atau biru untuk menambah kesan profesional pada foto Anda.

Baca Juga: Template CV Fresh Graduate dan Contohnya

4. Filter atau Efek yang Berlebihan

Keempat adalah dari filter atau efek yang berlebihan.

Gunakan filter hanya untuk memberikan kesan lebih cerah dan jangan ubah bagian foto, terlebih jika terlalu berlebihan.

Filter dan efek yang berlebihan dapat membuat Anda tampak berbeda dengan aslinya.

5. Terlalu Banyak Editan

Selain dari filter dan efek, hindari juga terlalu banyak mengedit foto.

Misalnya membuat wajah menjadi lebih tirus hingga mengubah warna kulit.

Memang ini bisa membuat Anda tampak lebih cantik namun juga bisa mengubah penampilan Anda menjadi tidak dikenali.

Baca Juga: 10 Contoh CV Lulusan SMA dan Tips Membuatnya

Contoh Foto Lamaran Kerja

Untuk memudahkan Anda dalam membuat foto lamaran pekerjaan, berikut contohnya untuk Anda:

1. Foto Lamaran Kerja Full Body

foto lamaran kerja

2. Foto Lamaran Kerja Close Up

foto lamaran kerja

3. Foto Lamaran Kerja Casual Close Up

photo

4. Foto Lamaran Kerja Formal

photo

5. Foto Lamaran Kerja Formal

photo

Baca Juga: 5 Cara Membuat Portofolio yang Menarik, Apa Saja?

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai foto lamaran kerja yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa foto lamaran kerja dibutuhkan ketika melamar pekerjaan.

Tentunya Anda harus berfoto secara formal untuk memberikan kesan profesional.

Anda bisa menggunakan kemeja, jas, ataupun blazer agar foto tampak formal dan profesional.

Untuk perusahaan, pastikan melakukan pengelolaan karyawan secara baik dan benar.

Pengelolaan karyawan ini menjadi bagian penting untuk mendukung keberhasilan perusahaan.

Gunakan software absensi dari GajiHub untuk mendukung kemudahan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.

Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar