Memahami apa itu overwhelmed penting dilakukan oleh karyawan dan perusahaan.
Overwhelmed merupakan kewalahan yang dialami oleh karyawan di dalam pekerjaan.
Keadaan ini dapat terjadi karena beban kerja yang banyak yang jika dibiarkan dapat berubah menjadi stres dan depresi.
Sebagai HR, tugas Anda adalah memastikan karyawan memiliki performa terbaik dan mengatasi serta mencegah terjadinya overwhelmed.
Lalu bagaimana cara mengatasi overwhelmed dan apa yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya overwhelmed?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai apa itu overwhelmed termasuk cara mengatasinya dan cara mencegahnya.
Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat membacanya di bawah ini:
Apa Itu Overwhelmed?

Ketika membahas mengenai apa itu overwhelmed, maka dunia kerja menjadi bagian yang sering mengalaminya.
Overwhelmed pada merupakan keadaan psikologis di mana seseorang merasa kewalahan menghadapi suatu hal.
Overwhelmed sering terjadi ketika menghadapi suatu pekerjaan di mana mereka merasa bekerja melebihi kapasitas yang dimiliki, baik dari segi waktu, tenaga, ataupun pikiran.
Ini berbeda dari sekadar sibuk, overwhelmed hadir dengan rasa cemas, panik, atau kehilangan kendali atas pekerjaan yang harus diselesaikan.
Ketika seseorang merasakan overwhelmed ini, pikiran menjadi tidak jernih dan badan tidak berenergi.
Tentunya konsentrasi menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan.
Perasaan overwhelmed ini dapat terjadi oleh siapa saja, dari karyawan baru, staf yang telah berpengalaman, hingga manajer.
Selain karena tingginya beban kerja, keadaan ini juga terjadi karena gaji yang rendah dan tidak ada peluang promosi jabatan.
Jika perasaan ini dibiarkan secara terus-menerus, maka bisa berdampak pada produktivitas, bahkan bisa mengakibatkan stres kronis dan burnout.

Baca Juga: Manajemen Stres Kerja: Pengertian, Teknik, dan Cara Mengatasi
Apa Saja Tanda-Tanda Overwhelmed?

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi dan mengatasi overwhelmed pada karyawan, penting untuk memahami tanda-tanda yang dimiliki.
Berikut 5 tanda overwhelmed pada karyawan yang penting untuk diketahui:
1. Penurunan Produktivitas dan Kinerja
Tanda yang pertama adalah terjadinya penurunan produktivitas dan juga kinerja.
Ketika karyawan merasa overwhelmed maka mereka sulit mengalami konsentrasi pada pekerjaan.
Ini membuat mereka membutuhkan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan.
Jika biasanya karyawan bisa menyelesaikan hingga tugas, ketika mereka merasa overwhelmed mereka hanya bisa mengerjakan satu tugas saja.
Ketika terjadi penurunan produktivitas, maka kinerja juga dapat turut menurun.
Hal ini terjadi karena karyawan tidak lagi berorientasi terhadap kualitas pekerjaan.
2. Sulit Fokus
Pada saat merasa overwhelmed, pikiran karyawan terpecah ke berbagai hal.
Ini membuat mereka merasa kesulitan untuk fokus dan efeknya pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan baik.
Baca Juga: Duck Syndrome: Pura-Pura Bahagia Padahal Tertekan
3. Sensitif Terhadap Hal Kecil
Tanda karyawan overwhelmed berikutnya adalah karyawan lebih sensitif terhadap hal kecil.
Sikap sensitif terhadap hal kecil ini terjadi karena rasa kewalahan karena pekerjaan membuat seseorang sulit mengendalikan emosi.
Akhirnya karyawan menjadi lebih sering marah dan kesal dibandingkan biasanya.
Untuk lebih mengenal tanda ini, dibutuhkan komunikasi dengan rekan kerja karyawan yang bersangkutan.
Jika rekan kerja juga mengalami hal yang serupa, ini tandanya karyawan memang sedang mengalami kewalahan.
4. Tidak Berenergi Ketika Bekerja
Jika biasanya karyawan bersemangat untuk bekerja, lalu tiba-tiba menjadi tidak semangat, ini jadi tanda karyawan sedang mengalami overwhelmed.
Tidak berenergi ketika bekerja menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan.
Pada saat karyawan merasa kewalahan dengan pekerjaan mereka, maka energi yang dimiliki bisa mengalami penurunan.
Jadinya karyawan mudah merasa lelah dan mengantuk.
Meski begitu, mengantuk dan lelah ini bukan berarti karyawan tersebut malas.
Kelelahan yang dialami oleh karyawan merupakan respons yang wajar dari keadaan kewalahan tersebut.
Jika keadaan kewalahan tersebut dapat diatasi, maka permasalahan juga dapat segera menghilang.
5. Tidak Bahagia Ketika Bekerja
Tanda yang terakhir adalah tidak bahagia ketika mereka sedang bekerja.
Sebenarnya perasaan tidak bahagia ini sulit untuk dideteksi oleh orang lain, namun harus dari karyawan yang bersangkutan yang mengenalinya.
Namun HR juga bisa melihat perbedaan di kantor, misalnya biasanya karyawan ceria dan murah senyum, namun tiba-tiba tampak murung dan tidak bersemangat.
Jika ini terlihat pada karyawan, ini jadi tanda karyawan sedang mengalami keadaan overwhelm.
Baca Juga: 7 Manajemen Stress yang Baik di Tempat Kerja
Apa Penyebab Terjadinya Overwhelmed di Tempat Kerja?

Lalu mengapa overwhelm ini dapat terjadi?
Berikut penjelasan penyebab terjadinya overwhelmed di tempat kerja:
1. Beban Kerja Berlebihan
Penyebab terjadinya overwhelmed yang pertama adalah karena beban kerja yang berlebihan.
Ini dapat terjadi karena pekerjaan yang terlalu banyak dibandingkan waktu yang dimiliki menjadi salah satu penyebab overwhelm yang sering terjadi.
2. Deadline yang Terlalu Ketat
Overwhelmed juga bisa terjadi karena deadline yang terlalu ketat.
Ketika target menyelesaikan pekerjaan tidak realistis membuat karyawan merasa tertekan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan segera.
Perasaan tertekan ini akhirnya membuat karyawan mengalami overwhelm.
3. Kurangnya Prioritas Kerja
Bagi karyawan yang tidak memiliki prioritas pekerjaan, bisa membuat mereka rentan mengalami overwhelmed.
Misalnya karyawan menganggap semua pekerjaan penting, di mana akhirnya mereka kesulitan menentukan tugas mana saja yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Konsentrasi di Tempat Kerja
4. Multitasking Berlebihan
Multitasking menjadi hal yang tidak baik dan bisa merugikan, terlebih jika dilakukan secara berlebihan.
Ketika karyawan mengerjakan banyak pekerjaan secara sekaligus membuat mereka tidak bisa fokus dan bisa berakibat stres dengan pekerjaan.
5. Kurangnya Dukungan dari Atasan
Karyawan juga bisa merasakan kewalahan ketika tidak adanya dukungan dari atasan.
Karyawan akan lebih mudah merasa kewalahan jika tidak mendapatkan arahan, apresiasi, maupun bantuan saat menghadapi kesulitan.
6. Lingkungan Kerja yang Tidak Sehat
Konflik antar rekan kerja, komunikasi yang buruk, atau budaya kerja yang terlalu kompetitif dapat meningkatkan tekanan.
Ini akhirnya membuat karyawan mengalami overwhelmed.
Baca Juga: Workplace Phobia: Pengertian, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Bagaimana Cara Mengatasi Overwhelmed?

Untuk mengatasi terjadinya overwhelmed, ada cara-cara yang bisa Anda lakukan yakni sebagai berikut:
1. Buat Prioritas Tugas
Cara mengatasi overwhelmed yang pertama adalah dengan membuat prioritas tugas.
Anda dapat memisahkan pekerjaan berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingannya, sehingga karyawan dapat memahai pekerjaan yang harus didahulukan, ditunda, atau dideligasikan.
2. Bagi Pekerjaan
Untuk memudahkan Anda menyelesaikan pekerjaan, Anda bisa membagi pekerjaan menjadi bagian-bagian kecil.
Dengan cara ini maka tugas bisa lebih mudah untuk dikelola dengan target penyesuaian yang jelas, sehingga progress bisa terasa lebih nyata.
Baca Juga: Hectic Adalah: Arti, Dampak, dan Tips Mengatasinya
3. Komunikasikan Beban Kerja dengan Atasan
Jika karyawan merasa beban kerja yang dimiliki terlalu berat, karyawan dapat mengomunikasikan beban kerja ini dengan atasan.
Dengan cara ini atasan bisa menyesuaikan beban kerja sesuai dengan kemampuan dari karyawan.
4. Istirahat
Untuk mengatasi overwhelm, hindari untuk bekerja terlalu berat dan jangan lupa untuk beristirahat.
Istirahat menjadi cara terbaik untuk menyesuaikan beban kerja dengan kemampuan dari karyawan.
5. Gunakan Teknologi yang Mendukung
Dengan perkembangan teknologi saat ini, jangan ragu untuk menggunakannya untuk memudahkan pekerjaan.
Misalnya dengan menggunakan teknologi software payroll yang memudahkan pengelolaan penggajian karyawan.
Dengan cara ini Anda bisa lebih hemat waktu karena penggajian dapat dikelola secara otomatis sehingga waktu yang dimiliki bisa digunakan untuk hal-hal lainnya.
Baca Juga: Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya
Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Overwhelmed?
Selain mengatasinya, penting juga bagi Anda untuk mencegah terjadinya overwhelm ini.
Berikut 6 langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya overwhemed ini:
1. Tetapkan Batas Kerja
Langkah yang pertama adalah dengan menetapkan batasan kerja.
Hindari untuk membawa pekerjaan Anda secara terus menerus ke luar jam kerja jika memang tidak benar-benar mendesak.
2. Belajar Mengatakan “Tidak”
Tidak semua perintah pekerjaan harus diterima dan ada kalanya Anda harus bisa mengatakan tidak, khususnya untuk pekerjaan yang di luar jobdesk Anda.
Kemampuan untuk berkata tidak ini sangat penting untuk mencegah terjadinya overwhelmed di pekerjaan Anda.
Baca Juga: 9 Cara Meningkatkan Fokus Kerja + 5 Tips Terbaiknya
3. Tingkatkan Kemampuan Manajemen Waktu
Untuk mencegah terjadinya perasaan kewalahan penting bagi Anda untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu.
Semakin baik pengelolaan waktu, semakin kecil kemungkinan pekerjaan menumpuk.
4. Evaluasi Pekerjaan secara Rutin
Lakukan review mingguan terhadap tugas yang telah selesai dan pekerjaan yang masih menjadi prioritas.
Dengan cara ini Anda bisa lebih mudah untuk mengetahui prioritas pekerjaan sehingga mencegah terjadinya perasaan kewalahan.
Baca Juga: Culture Shock di Tempat Kerja: Dampak dan Cara Mengatasi
5. Manfaatkan Teknologi
Gunakan aplikasi manajemen tugas, kalender digital, atau software HR dan payroll yang membantu mengurangi pekerjaan administratif sehingga karyawan dapat lebih fokus pada pekerjaan yang bernilai strategis.
6. Bangun komunikasi yang baik
Jangan menunggu hingga stres memuncak baru Anda mengatakan kendala yang Anda rasakan.
Sampaikan kendala kepada atasan sejak awal agar solusi dapat segera ditemukan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Ketidakpuasan Kerja dan Tipsnya
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai apa itu overwhelmed yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa apa itu overwhelmed berhubungan dengan keadaan di mana karyawan merasakan kewalahan dan berakhir pada penurunan produktivitas.
Tentunya baik dari sisi karyawan ataupun perusahaan (HR) harus bisa mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari.
Salah satunya adalah dengan melakukan pengelolaan karyawan dengan sebaik mungkin.
Gunakan sistem HRIS dari GajiHub untuk mendukung kemudahan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.
GajiHub merupakan sistem HRIS yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- Apa Itu Overwhelmed: Ini Tanda dan Cara Mengatasi - 13 July 2026
- Cara Membuat To Do List dan 7 Rekomendasi Aplikasinya - 13 July 2026
- 15 Tips Semangat Kerja di Pagi Hari dan Rutinitasnya - 10 July 2026