8 Cara Menjadi Leader yang Baik dan Cirinya

cara menjadi leader yang baik

Cara menjadi leader yang baik menjadi informasi penting yang bisa mendukung kemajuan organisasi.

Bagi sebuah organisasi, keberadaan leader menjadi bagian penting yang membawa organisasi atau perusahaan ke arah yang tepat.

Tanpa adanya leader yang baik, organisasi dapat kehilangan arah dan membuat anggota tim yang ada di dalamnya merasa tidak nyaman.

Pekerjaan yang harusnya dapat dikelola secara tepat, tanpa leader yang baik ini justru membuat banyak pekerjaan tidak didistribusikan secara baik dan akhirnya berdampak pada produktivitas tim secara keseluruhan.

Lalu bagaimana cara menjadi leader yang baik dan apa saja ciri-ciri yang dimiliki oleh leader yang baik?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai cara menjadi leader yang baik dan juga ciri-cirinya.

Untuk lebih lengkapnya Anda dapat membaca penjelasan yang ada di bawah ini:

Apa yang Dimaksud dengan Leader yang Baik?

cara menjadi leader yang baik

Leader atau dalam bahasa Indonesia pemimpin merupakan seseorang atau sebuah proses sosial yang memiliki peran untuk memberikan pengaruh kepada orang lain.

Seorang leader yang baik adalah mereka yang mampu memberikan pengaruh, motivasi, dan mengarahkan tim menuju tujuan yang ingin dicapai.

Mereka tidak hanya dapat hadir membersamai anggota tim, namun juga mampu mendengarkan anggota tim dan juga memberikan contoh yang baik untuk mereka.

Untuk mendukung kemajuan dari sebuah organisasi, dibutuhkan leader yang baik.

Keberadaan leader yang baik ini mampu memberikan arahan kepada tim sehingga mereka dapat bergerak ke arah yang tepat dan sesuai dengan visi-misi dari perusahaan.

gajihub banner

Baca Juga: Leader Adalah: Pengertian dan Perbedaannya dengan Bos

Apa Ciri-Ciri Leader yang Baik?

Ada 5 ciri-ciri utama yang dimiliki oleh leader yang baik, yakni:

1. Memiliki Integritas dan Kejujuran

Ciri yang pertama adalah memiliki integritas dan juga kejujuran.

Ini dapat dilihat dari perkataan dan tindakan mereka yang konsisten sehingga mereka dapat membangun kepercayaan di dalam tim.

Baca Juga: Leadership: Pengertian, Jenis, Gaya, dan Cara Mengasahnya

2. Mampu Mendengarkan dan Berempati

Leader yang baik juga mampu mendengarkan dan berempati.

Mereka selalu memberikan kesempatan bagi anggota tim untuk berpendapat dan memberikan masukan.

Mereka juga bisa menghargai perasaan orang lain dan kendala yang dihadapi oleh orang lain.

3. Mampu Berkomunikasi secara Efektif

Dalam hal berkomunikasi mereka juga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif.

Mereka hanya mengatakan hal-hal yang memang dibutuhkan dan tidak membuang waktu untuk hal-hal tidak penting.

Baca Juga: 10 Perbedaan Bos dan Leader, Mana Karakter Anda?

4. Berani dan Bertanggung Jawab

Leader yang baik juga memiliki ciri-ciri berani dan mampu bertanggung jawab atas setiap tindakan mereka.

Ini berkaitan ketika mereka harus mengambil keputusan, di mana mereka siap untuk menerima kritik dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.

5. Visioner dan Adaptif

Ciri yang terakhir adalah visioner dan juga adaptif.

Mereka mampu berpikir secara strategis dan melakukan inovasi dalam menghadapi perubahan yang ada.

Baca Juga: Leader dan Bos: Pengertian Lengkap dan Perbedaan yang Harus Anda Ketahui

Mengapa Menjadi Leader yang Baik Itu Penting?

cara menjadi leader yang baik

Dalam sebuah organisasi atau perusahaan, keberadaan leader yang baik ini sangat penting.

Berikut 5 alasan mengapa leader yang baik itu penting bagi perusahaan:

1. Memberikan Arah kepada Tim

Alasan yang pertama adalah leader memberikan arah kepada tim.

Bayangkan jika perusahaan memiliki leader yang kurang baik, maka ini dapat berdampak para keputusan yang diambil.

Leader yang kurang baik berisiko memberikan arahan yang kurang tepat dan jika ini terjadi, tidak hanya menyesatkan anggota tim saja, tetapi juga berdampak pada perusahaan.

Baca Juga: Quiet Leadership: Ini Kelebihan dan Kekurangannya

2. Mendukung Peningkatan Produktivitas

Alasan kedua adalah untuk mendukung peningkatan produktivitas.

Leader yang baik bisa memberikan dukungan untuk meningkatkan produktivitas.

Ketika tim dipimpin oleh leader yang baik, maka anggota tim lebih antusias untuk menjalankan proyek tersebut.

Dari antusiasme ini nantinya dapat berdampak pada peningkatan produktivitas karena tim bekerja dengan penuh semangat.

3. Membangun Budaya Kerja yang Sehat

Jika Anda ingin membangun budaya yang sehat, maka penting bagi Anda untuk mendukungnya dengan leader yang baik.

Leader yang baik senantiasa mendengarkan pendapat dan ide dari anggota tim dan ini dapat berdampak pada peningkatan produktivitas tim.

Baca Juga: 5 Gaya Kepemimpinan Era Modern, Apa Saja?

4. Menyelesaikan Konflik dan Memberikan Solusi

Alasan leader yang baik penting bagi perusahaan adalah untuk menyelesaikan konflik dan memberikan solusi yang tepat.

Melalui cara ini maka permasalahan yanga da di perusahaan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berdampak pada kinerja tim.

5. Mendorong Inovasi

Terakhir adalah untuk mendorong inovasi di dalam tim dan perusahaan.

Ini karena leader yang baik mampu memberikan ruang kepada tim untuk menciptakan kreativitas sehingga inovasi dapat terdorong di dalam tim.

Baca Juga: Project Leader: Tugas, Skill Penting, dan Tipsnya

Apa Saja Keterampilan untuk Menjadi Leader yang Baik?

cara menjadi leader yang baik

Ada 5 keterampilan yang penting untuk dimiliki agar seseorang bisa menjadi leader yang baik, apa saja?

1. Kemampuan Komunikasi yang Efektif

Keterampilan yang pertama adalah kemampuan dalam komunikasi yang efektif.

Leader yang baik mampu melakukan komunikasi secara efektif yakni sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Melalui komunikasi ini, mereka dapat memberikan inspirasi, memberikan motivasi, dan mengarahkan tim sehingga dapat mencapai tujuan bersama.

Baca Juga: Tips Sukses di Jabatan Baru Ini Wajib Anda Lakukan

2. Pengambilan Keputusan yang Tepat

Pemimpin atau leader yang baik juga memiliki kemampuan dalam pengambilan keputusan yang tepat.

Ini artinya leader tidak secara asal ketika mengambil keputusan tersebut namun didasari oleh pengetahuan yang dimiliki.

Jika memang pengambilan keputusan ini berpengaruh pada tim, maka leader mempertimbangkan dampak yang bisa didapatkan dan mengambil keputusan dengan hati-hati.

3. Kemampuan Memotivasi dan Menginspirasi

Leader yang baik juga memiliki kemampuan untuk memotivasi dan juga menginspirasi.

Mereka tidak hanya melakukannya melalui kata-kata tetapi juga tindakan dari diri leader itu sendiri.

Jadi ini membuat anggota tim memiliki contoh nyata langsung dari leader dan membuat mereka lebih termotivasi.

Baca Juga: 7 Tahap dalam Membuat Leadership Development Plan

4. Pemecahan Masalah

Leader yang baik juga memiliki kemampuan dalam pemecahan masalah.

Mereka bisa mengambil keputusan yang bisa ketika tim sedang menghadapi permasalahan.

Melalui cara ini tim dapat lebih efektif dalam membuat kebijakan yang ada.

5. Melakukan Delegasi

Keterampilan yang terakhir adalah dalam hal melakukan delegasi.

Seorang leader yang baik mampu melakukan delegasi secara tepat, di mana ini berkaitan dengan pembagian tugas kepada anggota tim.

Mereka memiliki kemampuan untuk mendelegasikan tugas ini secara tepat dan adil kepada tim.

Baca Juga: Strategic Thinking: Pengertian, Manfaat, dan Elemennya

Bagaimana Menjadi Leader yang Baik secara Praktis?

Untuk menjadi leader yang baik, ada 8 cara yang bisa Anda lakukan.

Berikut penjelasan lengkap mengenai 8 cara menjadi leader yang baik untuk Anda:

1. Bangun Kepercayaan

Cara menjadi leader yang baik pertama adalah dengan membangun kepercayaan di dalam tim.

Ini menjadi langkah awal untuk menciptakan hubungan antara leader dan anggota tim yang selaras.

Menjadi leader bukan berarti Anda harus ditakuti oleh anggota tim Anda, namun justru harus bisa menciptakan rasa saling percaya di dalam tim.

Dari rasa percaya ini nantinya Anda bisa memberikan rasa aman dan dapat mendukung untuk mencapai tujuan bersama.

2. Dorong Kreativitas

Kedua, dorong kreativitas di dalam tim.

Kreativitas ini dibutuhkan untuk menghadapi perubahan yang ada di dalam lingkungan bisnis.

Ketika sebuah tim memiliki kreativitas yang baik, maka tim dapat menghadapi setiap perubahan yang ada, baik berkaitan dengan budaya atau teknologi.

Caranya adalah dengan memberikan tantangan pada setiap anggota tim.

Melalui cara ini mereka dapat terdorong untuk memberikan kemampuan terbaik.

Baca Juga: Pelatihan Kepemimpinan: Arti, Manfaat, dan Strateginya

3. Lakukan Diskusi dengan Tim

Leader yang baik adalah mereka yang mampu memberikan kesempatan bagi anggota tim untuk berdiskusi dan mengemukakan pendapat mereka.

Mereka tidak hanya memerintah, namun juga langsung terjun ke lapangan.

Dengan membuka ruang diskusi ini, maka mereka dapat menciptakan komunikasi dua arah.

Anda bisa memberikan ruang kepada setiap anggota, termasuk bawahan untuk memberikan umpan balik.

Anda bisa membebaskan mereka untuk berpendapat asalkan masih berhubungan dengan proses kerja, perusahaan, ataupun kesulitan yang sedang dihadapi.

Melalui cara ini mereka dapat merasa didengarkan dan diterima oleh pemimpin.

4. Cari Solusi Bersama

Leader yang baik juga mampu memberikan bantuan kepada tim ketika mengalami permasalahan melalui solusi bersama.

Ketika melakukan diskusi dengan tim, maka dapat memunculkan ide-ide terbaru untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Memberikan solusi yang diputuskan bersama bisa membuat tim merasa lebih solid, karena setiap orang merasa memiliki keputusan tersebut.

Baca Juga: Toxic Leadership: Tanda dan Cara Menyikapinya

5. Jadilah Panutan

Seorang leader yang baik juga harus menjadi panutan setiap anggota tim.

Ini menjadi cara yang efektif untuk menjadi pemimpin yang unggul.

Anda dapat melakukannya dengan melakukan hal-hal sederhana secara konsisten dengan apa yang Anda katakan.

Berikan contoh kepada anggota tim Anda sehingga mereka dapat melihat Anda sebagai sosok yang konsisten dan memiliki komitmen yang tinggi.

6. Jaga Antusiasme

Cara keenam adalah dengan menjaga antusiasme yang ada.

Perlu dipahami bahwa pemimpin buka robot yang hanya fokus pada penyelesaian masalah.

Mereka adalah orang yang selalu antusias dan bersemangat.

Memang tujuan utama dari pemimpin adalah menyelesaikan tugas namun pastikan melakukannya dengan penuh energi dan semangat.

Dari energi dan semangat ini nantinya bisa menyebar kepada seluruh tim.

Baca Juga: Tim Sulit Berkembang: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi

7. Lebih Banyak Mendengarkan

Leader tidak hanya memberikan perintah semata, namun juga harus bisa mendengar saru per satu pendapat dari anggota tim.

Ketika leader mampu mendengarkan dengan baik, maka kepercayaan tim jadi semakin meningkat kepada leader.

Selain itu, dari mendengarkan ini leader juga bisa mendapatkan ide-ide baru dari anggota tim.

8. Dorong Kontribusi

Terakhir adalah dengan mendorong kontribusi kepada tim.

Dorong seluruh tim Anda untuk memberikan kontribusi terbaik dan hargai setiap ide yang diberikan oleh mereka.

Ketika semua anggota merasa dilibatkan, maka keberhasilan dan kegagalan tim dapat ditanggung bersama.

Ini karena semua pihak telah memberikan kontribusi terbaik untuk setiap langkah yang diambil oleh perusahaan.

Baca Juga: Program Pelatihan Soft Skill untuk Karyawan, Apa Saja?

Apa Saja Kesalahan yang Harus Dihindari Seorang Leader?

pemimpin

Untuk menjadi seorang leader yang baik, ada 5 kesalahan yang harus dihindari, yakni:

1. Menghindari Terjadinya Konflik

Kesalahan pertama adalah selalu menghindari terjadinya konflik.

Memang, konflik bisa membuat tim menjadi kurang kondusif dan bisa menciptakan rasa tidak nyaman.

Namun menghindari konflik tentunya bukan solusi yang tepat untuk menciptakan tim yang harmonis.

Jika memang ada permasalahan, maka leader harus menghadapinya meski harus menimbulkan konflik.

Dengan menghadapi permasalahan yang ada ini nantinya bisa ditemukan solusi yang bisa membangun tim untuk lebih baik ke depannya.

2. Menghindari Feedback

Selain menghindari konflik, ada juga pemimpin yang memiliki menghindari feedback.

Mereka enggan mendengarkan masukan dan umpan balik dari anggota tim, padahal melalui umpan balik ini tim bisa bergerak lebih maju.

Jika pemimpin senantiasa menghindari feedback, maka tim tidak bisa maju karena tidak bisa memperbaiki kesalahan yang ada.

Baca Juga: 25 Contoh Professional Goals dan Cara Menetapkannya

3. Tidak Percaya Diri

Ketiga adalah tidak percaya diri.

Seorang leader yang baik tentunya harus didukung oleh rasa percaya diri yang baik pula.

Tanpa adanya rasa percaya diri ini leader tidak bisa mengambil keputusan secara berani dan bisa berdampak pada kebijakan yang ada.

4. Cenderung Reaktif

Dibandingkan reaktif, leader yang baik harus bisa bersikap secara proaktif.

Terlebih ketika tim harus beradaptasi dengan teknologi yang ada, sikap proaktif ini dapat membantu tim untuk bisa beradaptasi,

Selain itu, dari sikap proaktif dan jujur juga bisa membantu tim untuk mengurangi stres dan kecemasan.

5. Bertindak Berbeda dari Kesepakatan

Seperti penjelasan sebelumnya bahwa leader yang baik harus bisa menjadi panutan.

Jadi, pastikan leader menghindari untuk bertindak berbeda dari kesepakatan yang ada.

Ketika leader telah membuat suatu kebijakan atau kesepakatan, pastikan mereka juga bisa konsisten terhadap aturan dan kebijakan tersebut.

Ini menjadi cara terbaik agar leader bisa dijadikan panutan bagi seluruh anggota tim.

Baca Juga: 10 Indikator Manajemen SDM dan Tujuannya

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai cara menjadi leader yang baik yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa keberadaan leader yang baik menjadi pendukung untuk kemajuan perusahaan.

Selain melalui cara-cara di atas, perusahaan juga bisa memberikan dukungan melalui pengelolaan karyawan terbaik.

Gunakan manajemen data karyawan dari GajiHub untuk mendukung pengelolaan karyawan yang baik di perusahaan Anda.

GajiHub merupakan manajemen data karyawan yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.

Yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar