6 Contoh Social Skill dan Cara Mengembangkannya

social skill

Dalam dunia kerja, social skill jadi bagian yang tidak bisa dipisahkan.

Social skill atau kemampuan sosial yang dimiliki seseorang memberikan kontribusi penting untuk menjalin komunikasi dengan orang lain.

Di dunia kerja, kemampuan sosial ini dapat menentukan bagaimana karyawan menjalin kerja sama dengan atasan, rekan kerja, hingga pihak lain.

Jadi penting bagi setiap karyawan untuk bisa mengembangkan kemampuan sosial yang dimilikinya.

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai social skill mulai dari pengertiannya, contohnya, dan juga cara mengembangkannya.

Untuk lebih lengkapnya Anda dapat menyimak penjelasan yang ada di bawah ini:

Apa yang Dimaksud dengan Social Skill?

social skill

Social skill merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan berhubungan dengan orang lain secara efektif.

Keterampilan sosial ini digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain setiap hari melalui berbagai cara, termasuk verbal, nonverbal, tertulis, dan visual.

Keterampilan sosial juga sering disebut sebagai “keterampilan interpersonal” atau “soft skill.”

Keterampilan sosial melibatkan aspek-aspek di dalamnya, termasuk keterampilan verbal yang melibatkan bahasa lisan, sementara komunikasi nonverbal mencakup bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata.

Setiap kali Anda berinteraksi dengan orang lain, Anda menggunakan keterampilan sosial dalam satu atau lain cara.

Keterampilan sosial yang kuat dapat membantu Anda membangun dan mempertahankan hubungan yang sukses secara profesional maupun pribadi.

gajihub banner

Baca Juga: 8 Skill Teknologi HR yang Wajib Anda Kuasa, Manfaat, Serta Strategi Pengembangannya

Mengapa Social Skill Penting?

social skill

Keterampilan sosial penting karena dapat membantu Anda berkomunikasi dengan lebih efektif dan efisien.

Sebagai hasilnya, juga dapat membantu Anda membangun, mempertahankan, dan mengembangkan hubungan dengan rekan kerja, klien, dan kontak baru.

Keterampilan ini penting untuk dipertahankan dan ditingkatkan terlepas dari posisi, industri, atau tingkat pengalaman Anda.

Ada beberapa keuntungan memiliki keterampilan sosial yang baik untuk hubungan pribadi dan profesional Anda.

Dengan keterampilan sosial yang kuat, Anda meningkatkan peluang untuk:

  • Mengkomunikasikan kebutuhan dan keinginan Anda dengan jelas dan efektif
  • Memiliki hubungan yang lebih baik—dan mungkin lebih banyak
  • Menavigasi situasi sosial yang rumit
  • Dipertimbangkan untuk peluang karier
  • Merasa lebih bahagia

Baca Juga: Jobdesk Social Media Marketing, Skill, Pendidikan, dan Gajinya

Peran Social Skill terhadap Perkembangan Karier

Mengembangkan keterampilan sosial Anda bermanfaat bagi karier Anda.

Sebagai makhluk sosial, tentunya keberadaan keterampilan sosial ini penting untuk mendukung pengembangan karier seseorang.

Dengan adanya keterampilan sosial Anda berkesempatan untuk:

  • Mendapatkan ide, informasi, teknik, dan perspektif dari orang-orang dengan bidang keahlian yang berbeda
  • Memberikan perspektif Anda sendiri untuk kepentingan orang lain
  • Menyelesaikan tugas dan berkolaborasi dengan orang lain menuju tujuan bersama
  • Memberikan dukungan mutual untuk situasi sulit atau sulit dinavigasi
  • Memperluas jaringan Anda untuk belajar tentang dan mengejar peluang baru
  • Mendapatkan umpan balik dan rekomendasi yang dipersonalisasi
  • Membuat tempat kerja lebih menyenangkan

Selain itu dengan adanya keterampilan sosial ini, Anda juga mendapatkan dukungan kepemimpinan di mana memudahkan Anda untuk berkomunikasi dengan tim Anda.

Baca Juga: Contoh Job Deskripsi Sosmed Specialist, Skill, dan Tips Merekrut

Contoh Social Skill dalam Dunia Kerja

social skill

Berikut adalah 6 contohketerampilan sosial penting yang dapat Anda kembangkan untuk memperlancar interaksi di tempat kerja:

1. Komunikasi yang Efektif

Kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain adalah keterampilan sosial inti.

Jika Anda memiliki keterampilan komunikasi yang kuat, Anda dapat menyampaikan pikiran dan ide Anda dengan jelas kepada orang lain.

Komunikator yang efektif dapat menjadi pemimpin yang baik karena mereka dapat menjelaskan proyek dan tujuan dengan cara yang mudah dipahami.

2. Penyelesaian Konflik

Ketidaksepakatan dan ketidakpuasan dapat muncul dalam situasi apa pun.

Penyelesaian konflik adalah kemampuan untuk menemukan akar masalah dan menemukan solusi yang dapat diterapkan.

Keterampilan penyelesaian konflik yang baik penting dalam pekerjaan apa pun.

Namun keterampilan ini sangat cocok untuk posisi di HR, di mana Anda sering menangani ketidaksepakatan antara karyawan, atau dalam peran layanan pelanggan.

Termasuk di mana Anda menyelesaikan konflik untuk klien terkait produk, layanan, atau kebijakan perusahaan.

Baca Juga: Contoh CV Sosmed Specialist Lengkap dengan Panduan Membuatnya

3. Mendengarkan secara Aktif

Mendengarkan secara aktif adalah kemampuan untuk memperhatikan dengan seksama orang yang sedang berkomunikasi dengan Anda.

Pendengar aktif biasanya dihargai oleh rekan kerja karena perhatian dan rasa hormat yang mereka berikan kepada orang lain.

Anda dapat meningkatkan keterampilan mendengarkan dengan fokus pada pembicara, menghindari gangguan, dan menunggu hingga orang lain selesai berbicara sebelum menyiapkan tanggapan (bukan saat mereka sedang berbicara).

4. Empati

Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain.

Jika Anda memiliki empati, orang lain seringkali lebih cenderung untuk berbagi rahasia dengan Anda.

Menjadi lebih beerempati membutuhkan usaha sadar untuk mempertimbangkan dengan cermat bagaimana perasaan orang lain.

Jika Anda memperkuat empati dan hubungan baik dengan orang lain, Anda dapat membangun hubungan yang lebih kuat, lebih menghormati, dan lebih terbuka.

Baca Juga: 65 Contoh Keahlian dalam CV dan Cara Menulisnya dengan Benar

5. Manajemen Hubungan

Manajemen hubungan adalah kemampuan untuk mempertahankan hubungan yang sehat dan membangun koneksi kunci.

Misalnya, jika Anda bekerja di bidang layanan pelanggan, Anda bertanggung jawab untuk merawat hubungan antara perusahaan Anda dan sekelompok klien tertentu.

Eksekutif di organisasi mengelola kemitraan dengan pemangku kepentingan dan investor.

Keterampilan sosial ini memungkinkan hubungan profesional berkembang dan semua pihak yang terlibat dapat diuntungkan.

6. Hormat

Aspek penting dari rasa hormat adalah mengetahui kapan dan bagaimana memulai komunikasi serta merespons.

Dalam lingkungan tim atau kelompok, membiarkan orang lain berbicara tanpa gangguan adalah keterampilan komunikasi yang penting yang menunjukkan rasa hormat.

Berkomunikasi dengan hormat juga berarti menggunakan waktu Anda dengan orang lain secara bijak.

Ini dilakukan dengan tetap berdiskusi pada topik, mengajukan pertanyaan yang jelas, dan merespons secara menyeluruh terhadap pertanyaan yang diajukan kepada Anda.

Baca Juga: Manajemen Skill: Pengertian, Contoh, dan Tips Meningkatkannya

Bagaimana Cara Mengembangkan Social Skill?

keterampilan sosial

Sebagai aspek penting yang ada di kehidupan manusia, keterampilan sosial sangat berdampak bagi kehidupan pribadi ataupun profesional.

Ketika seseorang memiliki keterampilan sosial yang baik, maka mereka dapat menjalin hubungan dengan lebih positif, termasuk membangun jaringan yang kuat, dan berhasil di berbagai situasi yang ada.

Namun sayangnya tidak semua orang dilahirkan dengan keterampilan sosial yang baik dan alami, namun tenang saja karena Anda masih bisa mengembangkannya.

Ada 4 cara yang bisa Anda tempuh untuk meningkatkan keterampilan sosial Anda, apa saja?

1. Dapatkan Umpan Balik

Langkah pertama untuk mengembangkan keterampilan sosial yang Anda miliki adalah dengan mendapatkan umpan balik.

Di sini Anda bisa meminta teman, mentor, atau atasan yang Anda percayai untuk memberikan umpan balik secara jujur di area-area yang perlu untuk Anda tingkatkan.

Dari umpan balik yang Anda terima ini, Anda mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki di dalam diri Anda dan hal-hal yang perlu ditingkatkan.

2. Tetapkan Tujuan

Langkah kedua adalah dengan menetapkan tujuan.

Anda dapat menggunakan umpan balik yang Anda terima untuk menetapkan tujuan yang dapat diukur untuk pengembangan keterampilan sosial Anda.

Di sini Anda bisa menggunakan kerangka kerja SMART (Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Berbasis Waktu) untuk melacak kemajuan Anda.

Baca Juga: 10 Skill Teknis yang Wajib di Kuasai oleh Tim HR

3. Mencari Sumber Daya

Selain langkah-langkah sebelumnya, Anda juga bisa mencari sumber daya untuk mengembangkan social skill Anda.

Saat ini tersedia berbagai kelas, panduan, buku, dan alat lain untuk mengembangkan keterampilan sosial, baik berbayar maupun gratis.

Anda juga dapat mencari pelajaran umum tentang keterampilan sosial atau kursus khusus, seperti bahasa tubuh atau karisma.

4. Identifikasi Area untuk Latihan

Setelah mempelajari taktik dan tips untuk meningkatkan keterampilan sosial Anda, terapkan di rumah dan tempat kerja.

Anda juga dapat mencari kesempatan sukarela atau kegiatan ekstrakurikuler di mana Anda dapat melatih keterampilan interpersonal.

Baca Juga: Knowledge, Skill, Attitude Teori: Arti Sejarah, dan Manfaatnya

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai social skill yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa social skill jadi bagian penting untuk kehidupan seseorang, baik itu kehidupan pribadi atau profesional di dalam pekerjaan.

Tentunya untuk mengembangkan keterampilan sosial ini harus didukung oleh diri sendiri dan juga perusahaan.

Perusahaan harus memberikan fasilitas agar karyawan bisa mengembangkan keterampilan sosial mereka, baik melalui pelatihan, mengadakan gathering, dan memberikan pengelolaan karyawan terbaik.

Gunakan software absensi dari GajiHub untuk mendukung kemudahan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.

GajiHub merupakan software absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.

Yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan daftarkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar