Gaji pelaut selalu menjadi topik yang menarik perhatian banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin bekerja di industri maritim.
Tidak sedikit yang bertanya, kenapa penghasilan di sektor ini bisa jauh lebih tinggi dibanding pekerjaan darat?
Jawabannya terletak pada kombinasi antara risiko kerja, tanggung jawab besar, serta kebutuhan tenaga profesional yang terus meningkat.
Industri pelayaran global membutuhkan ribuan tenaga kerja setiap tahunnya, sehingga membuat gaji pelaut tetap kompetitif.
Kalau kamu penasaran dengan kisaran penghasilan di setiap posisi, kamu bisa langsung cek gaji pelaut melalui platform Profesea untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail dan relevan dengan kondisi industri saat ini.
Untuk penjelasan lebih lengkapnya mengenai gaji pelaut ini, Anda dapat membaca penjelasan yang ada di bawah ini:
Faktor Utama yang Membuat Gaji Pelaut Tinggi

Menjadi pelaut saat ini menjadi pekerjaan yang menjanjikan khususnya dari segi gaji yang dimilikinya.
Ini membuat banyak orang yang mulai mempertimbangkan untuk berkarier sebagai pelaut.
Ketika membahas gaji pelaut yang tinggi, maka tidak dapat dipisahkan dari faktor-faktor yang dimilikinya.
Ibaratnya, semakin tinggi risiko pekerjaan yang dimiliki maka gaji yang dimiliki juga semakin tinggi.
Berikut 4 faktor yang membuat gaji pelaut tinggi:
1. Risiko Kerja yang Tinggi
Pertama adalah risiko pekerjaan yang tinggi.
Perlu dipahami bahwa bekerja di laut bukanlah hal yang mudah.
Pelaut harus menghadapi cuaca ekstrem, jauh dari keluarga, dan kondisi kerja yang menantang.
Faktor ini membuat gaji pelaut menjadi lebih tinggi sebagai kompensasi dari risiko pekerjaan yang mereka miliki.
2. Skill dan Sertifikasi Khusus
Untuk dapat bekerja di laut juga tidak dapat dilakukan secara sembarangan.
Pelaut harus dibekali dengan skill yang memadai dan pastinya dilengkapi dengan sertifikasi khusus.
Untuk bekerja di kapal, dibutuhkan sertifikasi resmi seperti BST, COP, dan COC sesuai standar International Maritime Organization.
Semakin tinggi posisi, semakin tinggi pula keahlian yang dibutuhkan, dan hal ini sangat berpengaruh terhadap gaji pelaut.
3. Sistem Kerja Internasional
Sebagian besar pelaut bekerja dengan kontrak luar negeri, dengan gaji dalam USD, tunjangan tambahan, dan potensi bebas pajak.
Ini menjadi salah satu alasan utama kenapa gaji pelaut terlihat jauh lebih besar.
4. Permintaan Industri yang Tinggi
Menurut data dari International Labour Organization, industri maritim terus mengalami peningkatan kebutuhan tenaga kerja.
Hal ini membuat peluang kerja terbuka luas dan menjaga gaji pelaut tetap stabil bahkan meningkat.
Semakin tinggi permintaan maka membuat penawaran gajinya juga semakin tinggi.
Ini juga berlaku bagi pelaut di mana bisa mendapatkan gaji yang menjanjikan karena permintaan yang semakin tinggi.
Baca Juga: Berapa Gaji Pelayaran? Ini Faktor yang Mempengaruhinya
Rata-Rata Gaji Pelaut Berdasarkan Posisi

Lalu berapa rata-rata gaji pelaut berdasarkan posisi pekerjaan di kapal?
Tentunya gaji pelaut ini dapat berbeda-beda disesuaikan dengan posisi yang dimilikinya.
Semakin tinggi jabatan dan perannya di dalam kapal, maka gaji yang dimiliki juga akan semakin besar.
Berikut gambaran umum gaji pelaut berdasarkan posisi:
Deck Department
Deck departemen merupakan bagian kapal yang bertugas untuk menavigasi kapal, menangani muatan, operasional kapal, hingga perawatan eksterior dan peralatan keamanan.
Untuk awak kapal yang bekerja di bagian deck departemen ini, berikut upah yang mereka miliki:
- AB (Able Seaman): USD 800 – 1,500
- Bosun: USD 1,500 – 2,500
- Chief Officer: USD 4,000 – 8,000
- Captain: USD 6,000 – 12,000
Engine Department
Engine departement merupakan bagian di dalam kapal yang bertugas atas pengoperasian, pemeliharaan, dan perbaikan sistem propulsi (mesin induk) serta sistem bantu teknis.
Berikut gaji yang dimiliki untuk bagian engine departement:
- Oiler: USD 900 – 1,800
- 2nd Engineer: USD 4,500 – 9,000
- Chief Engineer: USD 7,000 – 13,000
Offshore dan Kapal Khusus
Offshore dan kapal khusus merupakan jenis kapal khusus untuk eksplorasi minyak dan konstruksi di laut lepas.
Untuk pekerjaan di bidang ini memiliki besaran gaji sebagai berikut:
- ROV Pilot: USD 5,000 – 10,000
- Drilling Engineer: USD 6,000 – 15,000
Besaran ini bisa berbeda tergantung jenis kapal, pengalaman, dan perusahaan.
Baca Juga: 13 Cara Meningkatkan Kualitas SDM di Perusahaan Anda
Jenis Kapal dengan Gaji Pelaut Tertinggi

Di dunia pelaut, ada berbagai jenis kapal yang berpengaruh pada gaji yang didapatkan pelaut.
Apa saja jenis-jenis kapal tersebut? Berikut penjelasannya untuk Anda:
Kapal Tanker
Kapal tanker merupakan jenis kapal kargo yang memiliki peran penting dalam industri perkapalan, khususnya untuk bahan bakar dan pengolahan minyak mentah.
Desain dari kapal tanker ini memiliki struktur dan bahan yang kuat sehingga dapat menampung muatan yang bersifat cairan.
Selain itu kapal tanker juga dilengkapi dengan sistem kontrol suhu dan tekanan yang ketat untuk menjaga kualitas dari cairan yang diangkut sehingga dapat mencegah kebocoran.
Dibandingkan dengan jenis kapal lainnya, jenis kapal tanker memiliki risiko tinggi.
Ini membuat pekerja di jenis kapal ini memiliki gaji yang lebih besar.
Offshore
Offshore merupakan jenis kapal yang berhubungan dengan eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi.
Mereka yang bekerja di kapal jenis ini memiliki tugas yang berhubungan dengan pembangunan dan pengoperasian platform atau ring di tengah laut.
Selain itu offshore juga berhubungan dengan kegiatan lainnya seperti instalasi kabel bawah laut untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dan transmisi hingga penambangan mineral yang ada di bawah laut.
Dengan risikonya yang besar ini, industri offshore dikenal memberikan salah satu gaji pelaut tertinggi karena kebutuhan skill khusus.
Kapal Pesiar
Kapal pesiar merupakan jenis kapal wisata yang menawarkan berbagai pengalaman yang berbeda dan menarik.
Di kapal pesiar ini ada berbagai kru yang dibutuhkan mulai dari housekeeping, chef, food and beverage service, hingga di bagian entertainment.
Keberadaan kru ini penting agar seluruh penumpang dapat menikmati fasilitas yang ada di kapal pesiar dengan nyaman.
Ini membuat mereka yang bekerja di kapal pesiar mendapatkan gaji yang besar, terlebih karena mereka harus bekerja untuk waktu yang lama tanpa bertemu dengan keluarga.
Baca Juga: Gaji Tukang Parkir Pesawat dan Syarat Melamarnya
Bagaimana Cara Memulai Karir Pelaut?

Lalu bagaimana cara memulai karier sebagai seorang pelaut?
Berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk memulai karier sebagai seorang pelaut:
1. Ikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pertama adalah dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Pendidikan dan pelatihan ini penting mengingat bekerja di laut penuh dengan risiko yang berbeda ketika bekerja di darat.
Untuk mendukung pekerjaan ini, Anda dapat masuk ke sekolah pelayaran atau pelatihan sertifikasi seperti BST atau Basic Safety Training.
2. Lengkapi Sertifikat Wajib
Kedua adalah dengan melengkapi dengan sertifikat wajib.
Ada berbagai sertifikat yang wajib dimiliki oleh seorang pelaut, di antaranya:
- BST (Basic Safety Training): Yakni sertifikat paling dasar dan wajib bagi seluruh pelaut tanpa ada pengecualian
- SAT (Security Awareness Training): Merupakan sertifikasi pelatihan kesadaran keamanan bagi seluruh kru kapal.
- COP (Certificate of Proficiency): Sertifikat keterampilan khusus seperti:
- SCRB (Survival Craft and Rescue Boat): Pelatihan sekoci.
- AFF (Advanced Fire Fighting): Pelatihan pemadam kebakaran tingkat lanjut.
- SDSD (Security Duties with Security Duties): Pelatihan keamanan bagi yang memiliki tanggung jawab keamanan.
- COC (Certificate of Competency): Merupakan sertifikat keahlian sesuai jabatan, seperti Ahli Nautika atau Teknika.
- Buku Pelaut: Dokumen resmi negara yang mencatat pengalaman berlayar dan sertifikat yang dimiliki.
- Sertifikat Kesehatan: Sertifikat medis yang valid (MCU).
Pastikan memiliki sertifikat yang diakui secara internasional.
Baca Juga: 8 Cara Menentukan Gaji Supervisor dan Faktor Pentingnya
3. Bangun Pengalaman
Selanjutnya adalah dengan memulai membangun pengalaman.
Tentunya untuk membangun pengalaman ini Anda harus memulainya dari posisi yang ada di bagian paling bawah.
Mulai dari posisi entry level dan naik secara bertahap.
4. Cari Lowongan dari Platform Terpercaya
Tips yang keempat adalah mulai mencari lowongan dari platform terpercaya.
Gunakan platform khusus maritim untuk menemukan lowongan kerja yang sesuai dengan skill dan pengalamanmu.
Platform terpercaya membantu kamu mendapatkan peluang kerja yang lebih aman dan terverifikasi.
Baca Juga: Berapa Gaji Sosmed Marketing? Berikut Rata-ratanya di Indonesia
Tips Meningkatkan Gaji Pelaut
Untuk meningkatkan gaji sebagai pelaut, ada langkah-langkah yang dapat Anda lakukan, yakni:
- Upgrade sertifikasi (COC lebih tinggi)
- Ambil spesialisasi (offshore/tanker)
- Tingkatkan pengalaman internasional
- Pilih perusahaan dengan reputasi global
Untuk meningkatkan kompetensi, kamu juga perlu terus memperbarui sertifikat pelaut sesuai standar industri dan kebutuhan posisi yang kamu incar.
Dengan strategi yang tepat, gaji pelaut bisa meningkat signifikan.
Baca Juga: Gaji General Affair dan Jenjang Karier yang Dimiliki
Kesimpulan: Gaji Pelaut Masih Sangat Menjanjikan
Di tengah perkembangan industri global, gaji pelaut tetap menjadi salah satu yang paling kompetitif.
Dengan peluang kerja yang luas, kebutuhan industri yang tinggi, dan potensi penghasilan besar, profesi ini masih sangat layak untuk dipertimbangkan.
Jika kamu mencari karir dengan penghasilan tinggi dan peluang internasional, dunia pelayaran bisa menjadi pilihan terbaik.
Dengan persiapan yang tepat, kamu juga bisa mendapatkan gaji pelaut yang tinggi dan stabil.
- Cara Mencari Lokasi Usaha Terjangkau dan Potensial - 27 April 2026
- Karyawan Sakit Berkepanjangan? Ini Aturan sesuai UU Ketenagakerjaan - 27 April 2026
- Gaji 13 dan 14: Ini Dasar Hukumnya sesuai Peraturan Pemerintah - 27 April 2026