Bagi HR, individual development program penting yang digunakan untuk evaluasi kinerja karyawan.
Dengan program ini, HRD dapat mengembangkan kompetensi karyawan sehingga mereka bisa mengisi berbagai posisi penting di perusahaan.
Cara ini menjadi langkah penting untuk mendukung pengembangan karier karyawan.
Meski begitu, ternyata tidak semua karyawan memiliki kemampuan untuk mengisi posisi penting ini.
Oleh karenanya HR yang menyadari hal tersebut membuat program khusus untuk pengembangan karyawan secara individu.
Melalui program perencanaan ini, baik perusahaan atau karyawan bisa sama-sama berkembang dan meningkatkan kinerja.
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai individual development program mulai dari pengertiannya, cara kerja, hingga cara mengukur keberhasilannya.
Untuk lebih lengkapnya Anda bisa membaca penjelasan yang ada di bawah ini:
Apa Itu Individual Development Program?

Individual development program merupakan perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menyelaraskan tujuan antara perusahaan dan karyawan, baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.
Dalam hal ini perusahaan memilih fokus untuk pengembangan diri dengan cara melihat potensi, minat, dan juga kemampuan dari karyawan.
IDP umumnya merinci tujuan karyawan dan cara mereka mencapainya.
Pemberi kerja dapat menggunakan rencana ini untuk membantu karyawan meningkatkan kinerja kerja mereka dan mendukung pengembangan profesional.
Pemimpin tim juga dapat bekerja sama dengan karyawan untuk menciptakan cara yang paling menguntungkan baik bagi karyawan maupun perusahaan.
Rencana ini sering mencantumkan keterampilan baru yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut dan mencakup rencana aksi.
Dokumen ini juga dapat menjelaskan bagaimana kinerja karyawan dapat ditingkatkan dalam jangka waktu tertentu.
Misalnya, seorang inspektur quality control (QC) mungkin bertujuan untuk mengurangi waktu respons sebesar 5%.
Membuat proses yang terdokumentasi dapat membantu karyawan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan mereka.
Dari sana, mereka dapat mengidentifikasi cara untuk meningkatkan diri dan di mana harus fokus.
Karyawan juga dapat menggunakan rencana ini untuk menilai kemampuan saat ini dan celah keterampilan yang ada.

Baca Juga: 10 Kesalahan Employee Development dan Tips Menguranginya
Mengapa Individual Development Program Penting?
Menggunakan individual development program dapat mengidentifikasi minat karyawan dalam pertumbuhan profesional, menawarkan peluang belajar tambahan, dan memastikan tim Anda memiliki sumber daya yang diperlukan.
Bagi karyawan yang mencari peluang promosi, program pengembangan individu dapat membantu mendokumentasikan langkah-langkah konkret dan menggambarkan tindakan spesifik yang diperlukan untuk mendapatkan promosi.
Selain itu, mereka juga dapat menetapkan tujuan untuk meningkatkan peran mereka saat ini dan berkontribusi pada perusahaan dengan cara baru.
Rencana pengembangan dapat membantu manajer menentukan apakah seorang karyawan telah memenuhi langkah-langkah tertentu, seperti menyelesaikan tujuan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART).
Karena tujuan-tujuan ini telah ditentukan sebelumnya, mereka juga biasanya menjadi alat evaluasi yang objektif.
Baca Juga: Individual Development Plan: Pengertian dan Cara Membuatnya
Apa Komponen Utama Individual Development Program?

Struktur program pengembangan individu dapat bervariasi tergantung pada perusahaan Anda, tetapi umumnya mencakup langkah-langkah yang diperlukan untuk pengembangan.
Berikut 4 komponen utama yang ada dalam individual development program:
1. Tujuan dan Aspirasi Profesional
Bagian tujuan dan aspirasi profesional biasanya mencantumkan hasil yang dapat dicapai.
Bagian ini juga dapat menyertakan tanggal target untuk memantau kemajuan.
Rencana dapat mencakup proyek spesifik yang ingin diselesaikan karyawan, hasil produktivitas, dan tingkat promosi yang diinginkan.
Di sini Anda dapat mempertimbangkan bagaimana tujuan IDP dapat menyelaraskan ambisi karyawan dengan tujuan organisasi.
2. Kekuatan dan Bakat
Jika tersedia, gunakan penilaian kinerja karyawan atau daftar kompetensi inti untuk mengidentifikasi pengetahuan, keterampilan, dan bakat spesifik mereka.
Karyawan juga dapat mengidentifikasi kekuatan mereka atau mengumpulkan umpan balik dari rekan kerja.
Umpan balik positif dapat membantu karyawan membangun kepercayaan diri dan bersiap untuk tantangan baru.
Baca Juga: 18 Tips Menyelesaikan Deadline Terbaik untuk Anda
3. Kesempatan Pengembangan
Daftar setiap kesempatan pengembangan dengan tujuan yang sesuai.
Misalnya, jika peluang pengembangan adalah keterampilan komunikasi bisnis, tujuannya adalah mendapatkan nilai memuaskan dalam kursus mendengarkan aktif atau pidato publik, yang dapat digunakan karyawan dalam rapat tim.
4. Action Plan
Anda dapat membuat bagian action plan singkat dan dapat dicapai.
Karyawan dapat menyertakan tindakan umum, seperti:
- Membimbing orang lain
- Menyelesaikan kursus pengembangan atau seminar pendidikan
- Mendapatkan sertifikasi profesional
- Memimpin atau mempresentasikan dalam rapat
- Pelatihan silang untuk posisi lain
- Mengambil tugas yang lebih menantang dalam peran saat ini
- Mengkoordinasikan aktivitas atau acara pembentukan tim
Untuk setiap langkah tindakan, identifikasi sumber daya yang dibutuhkan, seperti pelatihan, bimbingan, atau akses ke alat dan dukungan spesifik.
Baca Juga: Contoh Bisnis Plan, Komponen, dan Cara Membuatnya
Bagaimana Mengimplementasikan Individual Development Program?

Meluncurkan program IDP yang efektif dapat membantu mempromosikan pengembangan dan partisipasi karyawan, tetapi seringkali memerlukan prosedur yang terstruktur untuk berhasil.
Langkah-langkah berikut dapat membantu Anda mengimplementasikan program rencana pengembangan yang tepat untuk karyawan Anda:
1. Mulailah dengan Rencana Anda
Karyawan umumnya menghargai ketika manajer dapat memberikan contoh.
Ketika rencana pengembangan diwajibkan untuk semua tingkatan organisasi, karyawan menyadari bahwa bahkan anggota tim dengan jabatan tertinggi memprioritaskan pengembangan diri.
Hal ini dapat membantu membangun kepercayaan dan mendorong semua orang untuk berpartisipasi.
2. Siapkan Percakapan dengan Anggota Tim
Anda dapat mempersiapkan pertemuan satu lawan satu dengan memberikan formulir pertanyaan rencana pengembangan kepada setiap karyawan.
Formulir ini mungkin meminta karyawan untuk mengidentifikasi:
- Tujuan dan aspirasi profesional
- Apa yang menginspirasi dan memotivasi mereka
- Minat, keterampilan, dan bakat
- Kesempatan untuk pengembangan
- Review jawaban karyawan, dan pertimbangkan untuk membaca ulang penilaian kinerja sebelum diskusi individu.
Baca Juga: Hidden Talent: Pengertian dan Strategi Merekrutnya yang Efektif
3. Buat Pertemuan dengan Karyawan
Pertemuan rencana pengembangan karyawan biasanya berlangsung selama satu jam dan dilakukan dalam format satu lawan satu untuk menciptakan suasana yang penuh kepercayaan.
Pertemuan ini dapat lebih bermanfaat jika Anda membiarkan karyawan memimpin pembicaraan tentang tujuan, minat, dan keterampilan mereka, sementara Anda berkontribusi dengan mendefinisikan langkah-langkah selanjutnya.
Misalnya, jika seorang karyawan mengatakan mereka ingin beralih dari peran asisten virtual ke peran dukungan untuk tim teknologi, Anda dapat menyarankan mereka untuk menghadiri pertemuan mingguan dengan tim IT untuk lebih mengenal departemen tersebut.
4. Bantu Karyawan Mendefinisikan IDP Mereka
Saat menentukan cara terbaik untuk mencapai tujuan, pertimbangkan apa yang mungkin dilakukan dalam konteks organisasi.
Pertanyaan berikut dapat membantu Anda mendorong tujuan SMART:
- Apa yang dapat dicapai karyawan sambil menjalankan tanggung jawab utama mereka?
- Seberapa besar kontribusi yang dapat diberikan perusahaan Anda untuk tujuan ini?
- Langkah aksi mana yang paling menguntungkan baik bagi karyawan maupun perusahaan Anda?
- Praktik terbaik untuk rencana pengembangan individu?
Baca Juga: Siklus Sumber Daya Manusia dalam Bisnis yang Wajib Anda Tahu
Apa Saja Strategi Individual Development Program?

Untuk memaksimalkan dampak IDP ini, Anda dapat mengikuti praktik terbaik yang mendukung pertumbuhan karyawan dan kesuksesan organisasi.
Berikut beberapa strategi untuk perencanaan pengembangan individu yang efektif:
1. Jadwalkan Pertemuan Rutin
Percakapan berkelanjutan antara karyawan dan manajer dapat membantu memantau kemajuan, mengatasi tantangan, dan melakukan penyesuaian tepat waktu pada rencana pengembangan.
Sesi umpan balik rutin membantu menjaga proses tetap dinamis dan responsif.
2. Dorong Pembelajaran Berkelanjutan
Ciptakan budaya kerja yang mengutamakan pembelajaran berkelanjutan dengan mendorong karyawan untuk mencari umpan balik dari mentor dan rekan kerja, mengikuti workshop, dan tetap update dengan tren industri.
Baca Juga: Action Plan Adalah: Komponen, Tujuan, dan Contohnya
3. Gunakan Pendekatan Terstruktur
Menggunakan templat IDP dapat memastikan semua langkah penting tercakup, mulai dari penetapan tujuan hingga perencanaan tindakan.
Hal ini juga dapat membantu karyawan membedakan antara tujuan jangka pendek dan jangka panjang.
4. Seimbangkan Tujuan Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Tangani kebutuhan pengembangan segera dengan tujuan karier jangka pendek, seperti meningkatkan keterampilan dalam perangkat lunak tertentu, dan rencanakan pertumbuhan karier di masa depan, seperti mempersiapkan anggota tim untuk peran kepemimpinan.
Fokus ganda ini dapat membantu karyawan mengembangkan keterampilan yang seimbang dan mempersiapkan mereka untuk peluang organisasi baru.
Baca Juga: Download Contoh Action Plan Gratis dan Cara Membuatnya
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan mengenai individual development program yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa individual development program merupakan program perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menyelaraskan tujuan antara perusahaan dan karyawan baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.
Melalui cara ini perusahaan dapat meningkatkan kinerja karyawan di mana pada akhirnya ini juga dapat berpengaruh pada peningkatan produktivitas perusahaan.
Untuk mendukung IDP, perusahaan juga perlu mendukung dengan melakukan pengelolaan karyawan secara baik dan benar.
Gunakan manajemen data karyawan dari GajiHub untuk mendukung kemudahan pengelolaan karyawan.
GajiHub merupakan manajemen data karyawan yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.
Yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- Email Izin Cuti: Fungsi, Struktur, dan Contohnya - 28 January 2026
- 8 Cara Menjadi Leader yang Baik dan Cirinya - 28 January 2026
- Individual Development Program: Komponen dan Strateginya - 28 January 2026