Time blocking menjadi salah satu teknik penting dalam manajemen waktu.
Bagi seorang karyawan, manajemen waktu yang baik menjadi cara untuk meningkatkan produktivitas.
Melalui teknik time blocking, Anda dapat lebih mudah dalam mengatur waktu secara lebih efektif dan dapat mengerjakan tugas tanpa adanya gangguan.
Lalu apa yang dimaksud dengan time blocking ini dan apa manfaat yang dimilikinya?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai time blocking mulai dari pengertiannya, manfaat, hingga cara melakukannya.
Untuk penjelasan lebih lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:
Apa yang Dimaksud dengan Time Blocking?

Time blocking adalah teknik manajemen waktu di mana Anda membagi waktu yang Anda miliki ke dalam beberapa ‘blok waktu’, yang bisa berupa jam atau menit, untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu.
Melalui metode ini Anda dapat melakukan pemblokiran tertentu, baik untuk hitungan menit ataupun jam sehingga Anda dapat fokus tanpa adanya gangguan.
Cara ini dapat membantu Anda membagi hari kerja Anda menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dikelola dan menjaga fokus Anda pada tugas-tugas tersebut.
Dengan fokus pada satu blok waktu sekaligus, Anda dapat meningkatkan motivasi secara keseluruhan dan juga lebih mudah menyelesaikan lebih banyak tugas setiap hari.
Misalnya, Anda dapat memulai hari dengan blok waktu dari pukul 7 hingga 8 pagi untuk membaca email.
Kemudian, Anda dapat menghabiskan blok waktu berikutnya selama satu jam untuk rapat kerja.

Baca Juga: Training Time Management: Manfaat, Langkah, dan Contohnya
Apa Manfaat dari Time Blocking?

Membagi waktu dapat memberikan banyak manfaat.
Dengan blok waktu yang lebih kecil untuk dikelola, Anda dapat menetapkan lebih banyak tujuan sepanjang hari dan memahami bagaimana Anda berfungsi sehari-hari.
Berikut adalah beberapa manfaat umum dari membagi waktu:
1. Organisasi yang Lebih Baik
Dengan membagi waktu dan tugas secara spesifik, Anda dapat memprioritaskan proyek berdasarkan tenggat waktu, pentingnya, atau metrik lain yang ingin Anda gunakan.
Ketika Anda mengatur waktu Anda ke dalam blok setiap hari, Anda dapat meningkatkan produktivitas dengan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk perencanaan.
Baca Juga: Eisenhower Matrix: Manfaat, Cara, dan Contoh Penggunaannya
2. Prioritas yang seimbang
Prioritas seringkali tumpang tindih, jadi time blocking dapat membantu Anda mengorganisir pekerjaan dan menetapkan prioritas berdasarkan blok waktu.
Hal ini dapat membantu Anda tetap fokus pada tugas yang harus diselesaikan lebih dulu dan membantu Anda memenuhi tenggat waktu.
3. Batasan yang Lebih Efektif
Memiliki waktu dan tugas yang diorganisir ke dalam blok dapat membantu Anda menetapkan batasan yang lebih efektif di tempat kerja.
Cara ini dapat membantu Anda fokus dan mencapai tujuan harian Anda.
Misalnya, jika Anda memiliki blok waktu di mana Anda menghadiri rapat selama satu jam di pagi hari, Anda dapat meminta karyawan dan rekan kerja Anda untuk berbicara dengan Anda setelah blok waktu tersebut sehingga Anda dapat fokus.
Baca Juga: To Do List, Apa itu dan Bagaimana Cara Membuatnya?
4. Kurangi Penundaan
Kualitas pekerjaan Anda dapat bergantung pada jumlah waktu yang Anda habiskan untuk melakukannya.
Membagi waktu Anda menjadi blok memungkinkan Anda memprioritaskan tugas dengan lebih efektif.
Ini dapat membantu Anda mengatasi penundaan dan memberikan waktu luang yang lebih bebas stres.
5. Memisahkan Pekerjaan dengan Lebih Baik
Ada dua jenis pekerjaan yang sebaiknya dipisahkan dengan baik, yakni deep work dan less shallow work.
Less shallow work merujuk pada tugas-tugas kecil seperti memeriksa email atau melakukan panggilan telepon, sementara deep work merujuk pada proyek-proyek penting seperti menyiapkan presentasi atau meluncurkan produk baru.
Membagi waktu Anda dapat membantu Anda memisahkan tugas-tugas ini untuk meningkatkan konsentrasi Anda.
Baca Juga: Download Template Time Sheet Kerja Gratis
Bagaimana Cara Melakukan Time Blocking?

Time blocking memerlukan keterampilan manajemen waktu yang baik dan pemahaman yang mendalam tentang tugas harian, tenggat waktu, dan keterampilan Anda.
Berikut beberapa tips untuk membagi waktu secara efektif:
1. Catat Aktivitas Harian Anda
Membagi waktu memudahkan Anda untuk melacak apa yang Anda lakukan setiap hari dan mengukur bagaimana Anda menghabiskan setiap jam.
Ada aplikasi yang dapat membantu mengukur penggunaan komputer atau perangkat pintar, termasuk hal-hal seperti browsing web, penggunaan media sosial, atau belanja online.
Anda dapat menggunakan alat-alat ini untuk menentukan berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk bekerja.
Cobalah mengukur setiap aktivitas setidaknya selama seminggu dan catat hasilnya dalam spreadsheet atau dokumen.
Setelah Anda memahami aktivitas apa yang Anda lakukan setiap hari dan berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk masing-masing, Anda dapat belajar lebih banyak tentang produktivitas Anda.
Melacak aktivitas harian Anda juga dapat menunjukkan seberapa sering Anda memenuhi tenggat waktu dan bagaimana Anda dapat mengelola waktu Anda dengan lebih baik.
Baca Juga: Time to Fill: Faktor, Cara Mengukur, dan Menguranginya
2. Buat Tujuan Waktu
Melacak aktivitas harian Anda dapat memberikan representasi visual tentang aktivitas Anda sehingga Anda dapat membuat tujuan waktu untuk meningkatkan produktivitas harian Anda.
Identifikasi area masalah utama seperti browsing media sosial atau gangguan dari orang lain, dan buat tujuan untuk mengatasinya.
Misalnya, Anda mungkin memutuskan untuk mengurangi penggunaan media sosial sebesar 50% atau menghabiskan tiga jam bekerja tanpa gangguan setiap hari untuk memenuhi kuota Anda.
Tuliskan tujuan Anda dan sesuaikan seiring Anda memahami lebih baik cara Anda menghabiskan waktu.
Baca Juga: Time to Hire: Cara Menghitung dan Tips Mengoptimalkannya
3. Prioritaskan Pekerjaan Utama
Seiring Anda memahami cara lebih baik memanfaatkan hari kerja, Anda dapat menemukan bahwa Anda menghabiskan lebih banyak waktu pada pekerjaan ringan daripada pekerjaan utama.
Penting untuk mengalokasikan blok waktu untuk pekerjaan utama Anda karena jenis pekerjaan ini sering membantu Anda mencapai kemajuan yang terukur pada proyek.
Prioritaskan tugas pekerjaan ini dan alokasikan blok waktu yang lebih kecil untuk email, panggilan telepon, dan pekerjaan ringan lainnya sepanjang hari.
Baca Juga: 13 Tips Kerja Beda Waktu dan Tetap Produktif

4. Gunakan Kalender atau Aplikasi
Kalender kertas atau aplikasi kalender adalah alat yang bagus untuk mengukur waktu, melacak tenggat waktu, dan mengalokasikan blok waktu.
Kalender kertas adalah pilihan yang sederhana.
Sementara aplikasi kalender atau pelacak waktu dapat menyediakan fitur tambahan seperti penetapan tujuan, pemberitahuan, dan berbagi kalender.
Jadi Anda bisa memilih jenis kalender ini sesuai dengan kebutuhan Anda.
Ada banyak aplikasi kalender dan pelacak waktu yang tersedia di web dan pasar aplikasi perangkat pintar.
Pilih aplikasi yang paling sesuai dengan tujuan Anda dan anggaran Anda, jika Anda berencana untuk membayar aplikasi tersebut.
Banyak aplikasi kalender yang disertakan dengan komputer atau perangkat pintar juga gratis untuk digunakan.
Baca Juga: Lead Time: Pengertian, Cara Hitung, dan Tips Menguranginya
5. Periksa Time Block dan Sesuaikan
Time block perlu diubah seiring dengan perkembangan karier Anda, pengelolaan tanggung jawab tambahan, atau penciptaan tujuan baru.
Periksa time block Anda setidaknya sekali seminggu atau beberapa kali sebulan untuk memastikan tujuan dan blok waktu Anda masih selaras satu sama lain.
Aplikasi kalender atau pelacak waktu memungkinkan Anda untuk mengubah tujuan, blok waktu, dan pemberitahuan, sehingga proses pemeriksaan dan penyesuaian menjadi cepat dan sederhana.
Baca Juga: KPI Dashboard: Manfaat, Contoh, dan Cara Membuatnya
6. Patuhi Jadwal yang Telah Dibuat
Setelah Anda membuat time blocking ini, penting bagi Anda untuk mematuhi jadwal yang telah Anda buat.
Mematuhi jadwal ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan dari time blocking.
Pastikan Anda disiplin dan hindari gangguan ketika sedang menjalankan blok yang yang telah dibuat sebelumnya.
Jika terdapat gangguan atau kebutuhan yang mendesak, Anda dapat menyelesaikannya secara cepat dan mengembalikan ke jadwal yang telah dibuat sebelumnya.
Baca Juga: 20 Jenis Jadwal Kerja yang Bisa Perusahaan Terapkan
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai time blocking yang dapat menjadi referensi untuk Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa time blocking menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk manajemen waktu dengan lebih baik.
Dengan time blocking ini Anda dapat membagi waktu kerja Anda sesuai dengan prioritas dan pastinya dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas.
Selain melalui time blocking, perusahaan juga perlu mendukung manajemen waktu karyawan melalui pengelolaan karyawan secara baik dan benar.
Salah satu caranya adalah dengan mengelola kehadiran karyawan secara otomatis melalui software absensi dari GajiHub.
GajiHub memudahkan bagi perusahaan untuk mengelola waktu kerja karyawan, mulai dari absensi masuk, istirahat, hingga absensi keluar.
Di GajiHub Anda juga dapat mengatur absensi ketika sedang kunjungan klien dan terdapat fitur presensi dengan selfie yang dapat menghindari fraud.
Jadi tunggu apa lagi, yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.
- Karyawan Neurodivergent: Tantangan dan Cara Mengelolanya - 13 January 2026
- 10 Contoh Surat Panggilan Internal dan Fungsinya - 13 January 2026
- Karyawan Half Day: Regulasi dan Cara Menerapkannya - 12 January 2026