Marketing Agency: Ini Tugas dan Jenis-Jenisnya

marketing agency

Marketing agency menjadi istilah yang familiar di dunia bisnis.

Di tengah perkembangan teknologi saat ini, dunia marketing juga ikut mengalami perkembangan.

Saat ini perusahaan atau bisnis memiliki banyak cara untuk memasarkan produk mereka, mulai dari merekrut tim marketing hingga mempercayakan pemasaran produk ke pihak eksternal.

Nah, ketika perusahaan Anda memilih mempercayakan pemasaran ke pihak eksternal atau pihak di luar perusahaan, maka Anda berhadapan dengan marketing agency.

Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan marketing agency ini, apa tugas, dan jenis-jenisnya?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai marketing agency mulai dari pengertian, tugas, dan jenis-jenisnya.

Untuk lebih lengkapnya Anda dapat menyimak penjelasan yang ada di bawah ini:

Apa yang Dimaksud dengan Marketing Agency?

marketing agency

Marketing agency merupakan sebuah agensi yang menawarkan jasa strategi pemasaran untuk membantu bisnis mencapai tujuan.

Di sini agensi bertindak sebagai penyedia jasa dalam bidang pemasaran.

Mereka bekerja membantu klien untuk meningkatkan penjualan, pemasaran, dan juga visibilitas melalui riset, penyusunan, dan juga eksekusi strategi pemasaran.

Selain itu agensi juga bertugas membantu klien dalam mencari unique selling point dari produk mereka, di luar adanya layanan konsultasi dan pemantauan secara rutin.

Melalui layanan yang diberikan ini, bisnis atau perusahaan dapat mempertahankan produktivitas mereka dalam mengukur dan menangani aspek-aspek bisnis lainnya.

Di dalam agensi marketing ini terdapat profesional yang memiliki keahlian yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan kebutuhan klien.

Di dalam agensi pemasaran ini terdapat berbagai alat yang dikuasai, di antaranya SEO (Search Engine Optimization), media sosial, iklan online, dan juga strategi konten.

gajihub banner

Baca Juga: Jobdesk Digital Marketing Manager dan Skill yang Perlu Dikuasai

Apa Tugas Marketing Agency?

marketing agency

Sebagai penyedia layanan pemasaran, marketing agency memiliki peran yang sangat penting.

Tidak hanya itu, tugas yang mereka miliki juga menjadi bagian krusial dalam mencapai keberhasilan perusahaan.

Berikut 6 tugas yang dimiliki oleh marketing agency, apa saja?

1. Melakukan Riset dan Analisis

Tugas yang pertama adalah melakukan riset dan analisis.

Riset dan analisis ini dilakukan untuk memahami perilaku dan apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Di dalam riset dan analisis ini terdapat proses pengumpulan data yang berkaitan dengan target audiens, tren pasar, hingga persaingan bisnis.

Melalui cara ini, perusahaan dapat menggali informasi berharga yang dapat membantu dalam mengembangkan strategi pemasaran yang paling tepat.

Ketika agensi melakukan riset pasar, mereka mengambil berbagai langkah untuk memastikan data yang didapatkan akurat dan dapat diandalkan.

Di sini mereka menggunakan berbagai metode seperti survei, wawancara, dan juga pengamatan langsung untuk lebih memahami kebutuhan dan juga keinginan dari konsumen.

Dari metode ini membantu mereka untuk menggali preferensi, harapan, dan motivasi lebih dalam berkaitan dengan preferensi pembelian.

Setelah data-data ini dikumpulkan, mereka menganalisisnya secara cermat.

Dalam melakukan analisis ini, agensi menggunakan berbagai analisis untuk mengurai dan menginterpretasikan data.

Di sini mereka mencari pola, tren, dan juga wawasan agar bisa memahami pasar dengan lebih baik.

Melalui analisis ini juga membantu untuk mengidentifikasi peluang baru, menentukan segmentasi pasar secara tepat, dan juga mengembangkan strategi yang sesuai.

2. Membuat Perencanaan dan Strategi Pemasaran

Tugas kedua adalah untuk membuat perencanaan dan strategi pemasaran.

Di sini agensi memiliki peran yang penting dalam membantu perusahaan untuk mengembangkan rencana pemasaran yang efektif dan juga terukur.

Seperti yang diketahui, perencanaan dan strategi pemasaran ini menjadi fondasi penting untuk setiap kampanye marketing yang efektif.

Ini dapat dimulai dengan pemahaman secara mendalam mengenai target pasar dan juga tujuan dari bisnis.

Di sini agensi dapat melakukan analisis mengenai pasar, pesaing, dan juga target dari audiens.

Dari informasi yang didapatkan ini, agensi dapat membantu perusahaan untuk menentukan segmen pasar yang tepat dan mengetahui kebutuhan dari konsumen.

Setelah itu, agensi dapat membuat strategi dan teknik marketing yang sesuai dengan tujuan perusahaan dan juga strategi branding.

Kemudian agensi dapat memilihkan saluran pemasaran yang paling tepat, apakah menggunakan iklan di TV, media sosial, email marketing, atau membuat kampanye secara online.

Agensi biasanya membuat strategi menyesuaikan budget yang dimiliki oleh perusahaan, termasuk waktu dan nilai yang ingin disampaikan di dalamnya.

Baca Juga: Time to Fill: Faktor, Cara Mengukur, dan Menguranginya

3. Mengembangkan Konten

Agensi juga memiliki tugas dalam mengembangkan sebuah konten.

Jika Anda pernah melihat konten-konten yang menghibur dan menginspirasi, rahasianya ada pada pengembangan ide dan membuat konten pillar yang menarik.

Pengembangan konten menjadi bagian dari seni dan ilmu untuk membuat materi pemasaran yang menarik, informatif, dan juga relevan.

Sebuah konten dapat dikatakan baik ketika dapat mengundang minat audiens dan dapat menjalin hubungan emosional dengan audiens.

Di sini agensi pemasaran memiliki peran penting dalam membantu perusahaan membuat konten yang efektif.

Tentunya dalam membuat konten ini tidak hanya dengan menulis artikel atau membuat video namun lebih dari itu.

Agensi pemasaran di sini bertugas membantu perusahaan untuk menggali ide-ide kreatif yang unik dan juga menarik.

Setelah ide-ide tersebut ditemukan, agensi kemudian mengembangkannya menjadi karyawan yang luar biasa.

Ini dimulai dengan membuat narasi yang menarik, mengemas informasi dengan cara ung unik dan juga pemilihan gaya bahasa yang sesuai dengan target pasar.

4. Pengelolaan Media Sosial

Agensi juga bertugas dalam pengelolaan media sosial.

Di sini agensi membantu perusahaan untuk memaksimalkan potensi media sosial sebagai alat pemasaran yang kuat.

Ini termasuk mengembangkan strategi dan taktik yang sesuai dengan tujuan dari perusahaan.

Dalam pengelolaan media sosial, dimulai dengan memahami siapa target audiens.

Kemudian agensi dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi media sosial mana yang paling relevan dan efektif untuk menjangkau target audiens.

Agensi juga dapat menganalisis perilaku dan preferensi konsumen di media sosial, sehingga perusahaan dapat menyampaikan pesan secara tepat di waktu yang juga tepat.

Kemudian, pengelolaan media sosial juga melibatkan pengelolaan konten yang menarik dan juga relevan.

Dalam tugas ini agensi membantu perusahaan dalam merancang konten yang dapat menarik perhatian dari audiens.

Konten ini dapat berupa postingan, gambar, video, hingga konten interaktif seperti kuis atau survei.

Baca Juga: Contoh dan Cara Membuat Bussiness Development Job Description

5. Optimasi Mesin Pencari (SEO)

Tugas yang kelima adalah berkaitan dengan optimasi mesin pencari atau SEO.

Jika Anda pernah melihat konten yang menduduki halaman atau posisi pertama di mesin pencari (Google), nah strategi SEO ada di baliknya.

SEO merupakan sebuah strategi yang digunakan untuk meningkatkan visibilitas dan perangkat web pada hasil pencarian mesin pencari.

Ini dilakukan dengan memahami algoritma mesin pencari dan juga membuat strategi yang tepat.

Tentunya dalam hal ini agensi memegang peranan yang penting dalam membantu perusahaan untuk mengoptimalkan website mereka guna mendapatkan peringkat terbaik.

6. Membuat KPI

Terakhir, tugas dari agensi pemasaran adalah berkaitan dengan pembuatan KPI.

KPI atau Key Performance Indicator merupakan ukuran kinerja yang digunakan untuk melakukan evaluasi terkait tujuan dan target bisnis yang dapat tercapai.

Dengan membuat KPI ini, bisnis dapat mengukur kemajuan dan mengidentifikasi bagian mana saja yang dibutuhkan perbaikan.

Di sini agensi pemasaran memegang peranan penting untuk membantu perusahaan dalam membuat KPI yang paling tepat.

Baca Juga: Cara Hitung Cost Per Hire Beserta dengan Rumusnya

Apa Fungsi Marketing Agency?

marketing agency

Berikut 4 fungsi yang dimiliki oleh marketing agency:

1. Riset

Agensi marketing memiliki fungsi sebagai riset.

Riset ini dilakukan untuk menganalisis dan mendapatkan pemahaman secara mendalam mengenai bisnis.

Ini termasuk mengidentifikasi peluang dan menentukan target audiens secara tepat.

2. Membuat Tujuan Bisnis secara Jelas

Kedua, agensi pemasaran juga berfungsi membuat tujuan bisnis secara jelas.

Agensi di sini merumuskan tujuan pemasaran secara jelas dan realistis.

Contohnya adalah ingin meningkatkan penjualan sebesar 20%.

Baca Juga: Download Template Career Planner, Contoh, dan Tipsnya

3. Merealisasi Rencana

Tentunya untuk mencapai tujuan tidak cukup dengan membuat rencana, namun juga perlu untuk merealisasikannya.

Ini dilakukan setelah agensi menentukan target.

4. Melakukan Evaluasi

Fungsi yang terakhir adalah untuk melakukan evaluasi.

Ini dilakukan setelah rencana dijalankan dengan tujuan untuk mengukur efektivitas dan menentukan strategi yang tepat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Lateral Hiring: Langkah, Keuntungan, dan Tantangannya

Apa Saja Tipe dari Marketing Agency?

pemasaran

Ada 4 jenis marketing agency yang disesuaikan dengan lingkup pemasaran dan media yang digunakan, yakni di antaranya:

1. Agensi Marketing Tradisional

Jenis yang pertama adalah agensi marketing tradisional.

Sesuai dengan namanya, agensi ini memiliki fokus pemasaran melalui media non-digital seperti koran, majalah, radio, televisi, hingga melalui acara offline.

Biaya yang dikeluarkan untuk pemasaran tradisional ini cenderung lebih besar, namun tidak ada alat pasti yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilannya.

Saat ini pun, media tersebut sudah banyak ditinggalkan, kecuali untuk event offline yang masih banyak disukai dan gampang untuk diukur.

2. Agensi Marketing Digital

Sesuai dengan namanya, digital marketing agency ini melakukan pemasaran secara online dengan media digital seperti media sosial, website, newsletter, hingga pemasaran email dari perusahaan.

Dibandingkan dengan jenis tradisional, jenis digital ini dinilai lebih terjangkau, unggul, dan juga mudah untuk mengukurnya.

Baca Juga: Skill Marketing: Pengertian, Contoh, dan Cara Meningkatkan

3. Specialized Marketing Agency

Jenis yang ketiga adalah specialized agensi pemasaran di mana jenis ini fokus untuk mengembangkan aspek khusus dari perusahaan sesuai dengan layanan yang mereka miliki.

Contohnya adalah ketika mereka harus mengurus mengenai desain antar muka perusahaan atau hanya fokus pada masalah pengalaman dengan bisnis yang dimaksud.

Dengan adanya spesialisasi ini, banyak klien yang juga memikirkan dan memilih bagaimana konsep yang diinginkan.

4. Full Service Marketing Agency

Jenis yang terakhir adalah full service marketing agency.

Jenis ini menawarkan layanan secara lengkap mula dari SEO marketing, iklan digital, inbound marketing, media sosial, dan sejenisnya.

Dengan semua layanan ini, klien dari agensi bisa mendapatkan berbagai proses pemasaran secara optimal dan diaplikasikan secara profesional ke dalam bisnis.

Baca Juga: Manajemen Pemasaran: Tahapan, Peran, Jenis, dan Strateginya

Kesimpulan

Itulah penjelasan lengkap mengenai marketing agency yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa marketing agency menjadi pihak yang menawarkan jasa penyusunan startegi pemasaran untuk membantu klien mencapai tujuan bisnis.

Menggunakan jasa marketing agensi ini dapat dipilih bagi perusahaan yang ingin membuat strategi bisnis tanpa melibatkan tim internal.

Namun Anda juga bisa melibatkan tim internal untuk mengelola marketing di perusahaan Anda dan pastikan Anda melakukan pengelolaan karyawan dengan tepat agar tim dapat bekerja secara optimal.

Gunakan manajemen data karyawan dari GajiHub untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.

GajiHub merupakan manajemen data karyawan yang dilengkapi berbagai fitur untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan.

Yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar