Mental Pengusaha: Ciri dan Cara Mengembangkannya

mental pengusaha

Tahukah Anda bahwa mental pengusaha tidak hanya berguna bagi dunia bisnis, namun juga dunia kerja?

Meski kata pengusaha berhubungan dengan dunia bisnis atau dunia usaha, namun kenyataannya mental ini memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar dunia usaha, termasuk karyawan.

Ketika seorang karyawan memiliki mental pengusaha maka mereka memiliki pola pikir yang mampu menghadapi tantangan, pengelolaan risiko, hingga bertahan di tengah kesulitan.

Dengan memiliki mentalitas ini, seseorang dapat bangkit kembali setelah mengalami kegagalan, termasuk memiliki keberanian untuk mengambil langkah yang penuh keyidakpastikan.

Termasuk dapat beradaptasi dalam menghadapi segala perubahan.

Lalu bagaimana cara mengembangkan mental pengusaha ini?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai mental pengusaha, mulai dari pengertiannya, ciri, cara mengembangkan, hingga tantangannya.

Untuk lebih lengkapnya Anda dapat menyimak penjelasan yang ada di bawah ini:

Mengapa Mental Pengusaha Penting?

mental pengusaha

Mental pengusaha merupakan pola pikir, sikap, dan juga kemampuan untuk menghadapi setiap tantangan, risiko, dan mampu bertahan meski harus mengalami kesulitan.

Memiliki mental ini sangat penting karena bisa membantu seseorang dapat bangkit setelah mengalami kegagalan, mengambil langkah yang tidak pasti, hingga dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Selain itu, mental pengusaha ini juga berkaitan dengan bagaimana seseorang mengelola stres, mengatasi kegagalan, serta tetap termotivasi di tengah tantangan.

Dengan kemampuan yang dimiliki ini, seseorang bisa membuat keputusan dengan bijaksana.

Termasuk mempertimbangkan segala risiko sebelum memutuskan sesuatu sehingga tidak terjadi penyesalan di kemudian hari.

gajihub banner

Baca Juga: Hak dan Kewajiban Pengusaha Menurut UU Ketenagakerjaan

Ciri-Ciri Mental Pengusaha yang Sukses

mental pengusaha

Untuk lebih memahami bagaimana mental dari entrepreneur ini, berikut 5 ciri-ciri yang wajib untuk Anda pahami:

1. Berani mengambil tantangan

Ciri yang pertama adalah berani mengambil tantangan.

Seseorang dengan mental entrepreneur ini memiliki keberanian mengambil tantangan, yakni hal-hal yang sebelumnya belum pernah dilakukan.

Ini membuat mereka akhirnya bisa bergerak maju karena berani melakukan hal yang sebelumnya belum pernah dilakukan.

Baca Juga: 10 Trik Hadapi Bos Galak Paling Cerdas, Apa Saja?

2. Pantang menyerah

Ciri kedua adalah pantang menyerah.

Meski pernah mengalami kegagalan namun mereka pantang untuk menyerah.

Selagi masih ada kesempatan, mereka akan terus berusaha untuk tidak menyerah.

3. Mampu bertahan di tengah ketidakpastian

Ciri berikutnya adalah mampu bertahan di tengah ketidakpastian.

Mereka memiliki segala cara untuk terus bertahan meski keadaan sedang tidak pasti.

Ini dilakukan karena memiliki mental pengusaha membuat seseorang memiliki berbagai kemampuan yang dapat digunakan untuk bertahan di tengah ketidakpastian.

Baca Juga: 7 Cara Menghadapi Perubahan di Tempat Kerja + 5 Tips untuk HR

4. Mampu beradaptasi di tengah perubahan

Dunia setiap hari selalu berubah dan dengan memiliki mental ini membuat seseorang mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Kemampuan ini dapat mendukung seseorang untuk terus maju karena mereka bisa menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada.

5. Mampu mengambil risiko

Terakhir adalah memiliki kemampuan dalam mengambil risiko.

Jika Anda ingin maju, penting bagi Anda untuk berani mengambil risiko yang ada.

Kemampuan dan keberanian dalam mengambil risiko membuat seseorang mampu melakukan hal-hal yang belum dicoba oleh orang lain dan ini jadi awal kesuksesan.

Baca Juga: Mental Model: Pengertian dan Contohnya dalam Dunia Kerja

Bagaimana Cara Mengembangkan Mental Pengusaha?

Untuk mengembangkan mental pengusaha, ada 5 cara yang dapat Anda lakukan, yaitu:

1. Baca buku

Pertama adalah dengan membaca buku.

Buku merupakan jendela ilmu di mana Anda bisa mendapatkan pengetahuan dan informasi baru.

Ketika Anda gemar membaca buku, maka Anda memiliki peluang untuk mendapatkan informasi yang sebelumnya belum pernah Anda dapatkan.

Dari sinilah pemikiran Anda memiliki ilmu-ilmu baru yang membuat Anda dapat bertahan di tengah perubahan yang ada.

2. Mengikuti kursus ataupun workshop

Selain membaca buku, Anda juga bisa mengembangkan kemampuan yang Anda miliki dengan mengikuti kursus ataupun workshop.

Kursus dan workshop merupakan salah satu sarana yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan skill dan pengetahuan yang Anda miliki.

Ini khususnya pengetahuan dan skill yang tidak bisa didapatkan di pendidikan formal.

Ketika Anda memiliki pengembangan skill dan pengetahuan yang baik, maka mental Anda dapat terus berkembang dan lebih berani untuk menghadapi segala risiko di masa depan.

Baca Juga: Mental Block: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

3. Gabung dengan Komunitas

Berikutnya adalah dengan bergabung dengan komunitas.

Dengan bergabung ke komunitas Anda bisa mendapatkan relasi dan kenalan baru di mana ini bisa menjadi gerbang untuk pengetahuan dan informasi baru.

Dari sini Anda bisa mengembangkan mental Anda dengan lebih baik lagi.

4. Kembangkan pola pikir positif

Memiliki pola pikir yang positif menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan mental pengusaha.

Pola pikir positif membuat seseorang dapat memandang masa depan yang dipenuhi oleh peluang yang ada.

Dengan cara ini seseorang dapat lebih berani untuk mengambil kesempatan dan mengembangkan diri dengan lebih baik lagi.

5. Bangun kebiasaan yang baik

Cara yang terakhir adalah dengan membangun kebiasaan yang baik.

Kebiasaan sendiri merupakan sesuatu yang dilakukan secara berulang hingga menyatu dengan aktivitas seseorang.

Ketika seseorang memiliki kebiasaan yang baik, maka mereka dapat melakukan hal-hal baik seperti tetap termotivasi secara alami tanpa harus dipaksakan.

Baca Juga: Pengertian Workaholic, Tanda, Penyebab, dan Dampaknya

Tantangan Umum dalam Membangun Mental Pengusaha

entrepreuner

Kenyataannya membangun mental pengusaha bukan sesuatu yang mudah, terlebih di tengah dunia yang terus berubah dan menghadirkan tantangan baru setiap hari.

Ada 4 tantangan yang setidaknya harus dihadapi oleh seseorang yang ingin membangun mental ini, yakni:

1. Adanya ketidakpastian

Pertama adalah adanya ketidakpastian.

Tantangan ini membuat seseorang takut untuk mengambil keputusan karena keadaan di masa depan yang belum pasti.

Dibandingkan harus mengambil risiko, seseorang lebih memilih untuk bertahan di keadaan yang sama.

Istilahnya adalah lebih memilih untuk cari aman meski ini membuat mereka sulit untuk lebih berkembang lagi.

2. Rasa stres dan burnout

Perasaan stres dan burnout juga menjadi salah satu tantangan untuk membangun mental pengusaha.

Di tengah dunia yang serba cepat ini, seseorang rentan untuk stres dan merasa burnout.

Ini membuat mereka kesulitan untuk mengembangkan mental karena mereka lebih untuk mengatasi stres dan burnout.

Mereka ada di mode bertahan dibandingkan mode mengembangkan diri.

Baca Juga: Leadership: Pengertian, Jenis, Gaya, dan Cara Mengasahnya

3. Adanya perasaan takut gagal

Tantangan ketiga adalah adanya perasaan takut gagal.

Dibandingkan membayangkan bagaimana keberhasilan dapat diraih, mereka justru lebih memikirkan bagaimana kalau gagal.

Ini akhirnya membuat mereka terus merasa takut gagal dan tidak berani mencoba hal baru untuk mengembangkan diri.

4. Kurangnya keseimbangan hidup

Kurangnya keseimbangan hidup atau work life balance juga membuat seseorang terhambat dalam membangun mental pengusaha.

Kehidupan mereka habis untuk pekerjaan dan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri, termasuk untuk mengembangkan mental pengusaha.

Ini akhirnya membuat mereka stag di tempat yang sama dan sulit berkembang.

Baca Juga: Transformational Leadership: Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tools dan Sumber Daya untuk Menguatkan Mental Pengusaha

mental pengusaha

Membangun mental pengusaha kenyataannya bukan hanya tanggung jawab individu, namun juga organisasi dan perusahaan.

Perusahaan perlu memfasilitas dengan tools-tools terbaik yang dapat membantu mengembangkan mental pengusaha.

Berikut tools yang dapat digunakan tersebut:

1. Aplikasi produktivitas

Pertama adalah aplikasi produktivitas di mana dengan aplikasi ini perusahaan dapat memonitoring produktivitas karyawan.

Jadi, ketika ada karyawan yang mengalami penurunan produktivitas tim HR dapat mengetahui dan mencari penyebab penurunan tersebut.

Salah satu aplikasi produktivitas yang dapat Anda gunakan adalah software absensi dari GajiHub.

GajiHub merupakan software absensi dan HRIS yang dilengkapi dengan beragam fitur yang memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.

Dengan GajiHub, HR dapat memantau produktivitas sehingga bisa mendeteksi karyawan yang mengalami penurunan produktivitas dan memberikan dukungan pengembangan mental pengusaha karyawan.

Baca Juga: 5 Gaya Kepemimpinan Era Modern, Apa Saja?

2. Aplikasi manajemen stres

Tools kedua adalah aplikasi manajemen stres di mana dengan aplikasi ini, Anda bisa mengelola stres yang dirasakan.

Dengan aplikasi ini Anda bisa mendapatkan ketenangan sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas.

Contoh dari aplikasi manajemen stres ini di antaranya Headspace & Calm, Spill, hingga 7-Minutes Workout.

3. Alat komunikasi

Alat yang terakhir adalah alat komunikasi dimana membantu Anda untuk terhubung dengan orang lain.

Contoh dari alat komunikasi ini adalah Slack.

Baca Juga: Mengetahui Unsur Hubungan Kerja Menurut UU Ketanagakerjaan

Kesimpulan

Itulah penjelasan lengkap mengenai mental pengusaha yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa mental pengusaha menjadi bagian penting tidak hanya untuk pengusaha atau pemilik bisnis, namun juga bagi karyawan.

Ketika karyawan memiliki mental pengusaha, maka karyawan dapat mengelola stres dengan baik dan menghadapi tantangan yang ada.

Dengan dunia yang setiap hari mengalami perubahan, memiliki mental pengusaha menjadi dukungan penting untuk dapat bertahan dan mengembangkan diri dengan lebih baik lagi.

Untuk mendukungnya, gunakan software absensi dari GajiHub.

GajiHub merupakan software absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.

Yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar