Ice breaking lucu menjadi pilihan terbaik untuk membangun hubungan di dalam tim dan mendekatkan satu sama lain.
Selain itu, ice breaking lucu ini juga dapat digunakan untuk mencairkan suasana yang awalnya kaku menjadi lebih menyenangkan.
Di dunia kerja, seperti ketika rapat atau ada kegiatan di kantor atau di luar kantor, ice breaking lucu dibutuhkan ketika anggota tim mulai terlihat jenuh dan kehilangan fokus.
Lalu apa saja rekomendasi ice breaking lucu yang dapat dijadikan pilihan dan mengapa ice breaking ini penting dalam dunia kerja?
Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan mengenai ice breaking lucu dan mengapa ice breaking ini penting dalam dunia kerja:
Apa Pengertian dari Ice Breaking?
Ice breaking adalah permainan, aktivitas, atau diskusi yang dapat diikuti oleh kelompok untuk mengurangi rasa gugup dan ketegangan.
Banyak profesional menggunakan pemecah kebekuan untuk membuat percakapan antara anggota kelompok menjadi lebih nyaman.
Ice breaking game membantu setiap individu dalam sebuah kelompok untuk memulai percakapan, belajar lebih banyak tentang satu sama lain, menemukan kesamaan, dan membangun keterampilan kerja tim.
Untuk membuat suasana semakin mencair dan tidak kaku lagi, Anda dapat menggunakan ice breaking lucu untuk mencairkannya.
Selain itu, Anda bisa melakukan ice breaking dengan kelompok kecil, menengah atau besar.
Baca Juga: Town Hall Meeting: Manfaat, Cara, dan Tips Pelaksanaannya
Apa Saja Jenis-Jenis Ice Breaking?
Berikut ini tiga kategori ice breaking yang bisa Anda gunakan dalam lingkungan bisnis:
1. Pencair suasana hanya untuk bersenang-senang
Ketika Anda menggunakan ice breaking hanya untuk bersenang-senang, biasanya dilakukan di awal pertemuan untuk membantu menghilangkan hambatan antar individu dalam kelompok dan membuat mereka lebih nyaman bekerja sama.
Kategori ice breaking ini biasa dilakukan selama pelatihan karyawan baru.
2. Pemecah kebekuan sebagai pengalihan ke topik rapat
Ketika Anda menggunakan ice breaking sebagai pengantar ke dalam topik pertemuan, Anda dapat mendorong peserta untuk bertukar pikiran dan berbagi pendapat tentang masalah yang Anda diskusikan.
Ice breaking ini biasa dilakukan dalam rapat yang melibatkan beberapa departemen atau individu dengan berbagai tingkat senioritas.
3. Pencair suasana sebagai bagian dari pekerjaan yang dilakukan selama rapat
Ketika Anda menggunakan ice breaking sebagai aktivitas yang dimaksudkan untuk menyelesaikan pekerjaan selama rapat, hal ini dapat membantu kelompok untuk menyusun ide, menganalisis informasi, atau mengambil keputusan.
Ice breaking ini paling sering dilakukan selama rapat tim untuk proyek-proyek kelompok.
Baca Juga: Strategi Manajemen Staf: Arti, Manfaat, dan Cara Mengembangkan
Apa Saja Rekomendasi Ice Breaking Lucu untuk Mencairkan Suasana?
Berikut adalah daftar ice breaking lucu terbaik untuk digunakan dalam pertemuan dan acara bisnis kelompok besar:
1. Tebak selebriti
Permainan ini membuat setiap orang berbicara satu sama lain dan membantu orang-orang membangun energi sebelum pertemuan atau aktivitas.
Dalam ice breaking ini, setiap orang menerima catatan tempel dengan nama selebriti di atasnya.
Mereka kemudian menempelkannya di dahi mereka tanpa membaca namanya.
Para peserta kemudian berjalan mengelilingi ruangan dan saling bertanya “ya” atau “tidak” untuk menentukan siapa selebriti tersebut.
Untuk mendorong partisipasi kelompok, Anda dapat mengizinkan para pemain untuk hanya mengajukan satu pertanyaan kepada setiap orang.
Individu pertama yang menebak selebriti mereka dengan benar akan menang.
2. Dua kebenaran dan kebohongan
Dalam ice breaking lucu ini, setiap peserta membuat tiga pernyataan tentang diri mereka sendiri dengan lantang di depan kelompok.
Dua dari pernyataan itu benar dan yang lainnya salah.
Seluruh anggota kelompok bekerja sama untuk menebak pernyataan mana yang merupakan kebohongan.
Ice breaking ini mendorong kelompok untuk belajar lebih banyak tentang satu sama lain dan menggunakan keterampilan berpikir kritis.
Ini bisa menjadi cara yang efektif bagi kelompok besar untuk berbagi fakta-fakta yang berkesan dan unik tentang diri mereka sendiri.
3. Pertanyaan “Jika”
Doronglah kelompok Anda untuk saling mengajukan pertanyaan yang dimulai dengan kata “jika”.
Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menjadi cara yang efektif bagi kelompok untuk saling mengenal satu sama lain dan menemukan kesamaan.
Beberapa contoh pertanyaan “jika” yang dapat dipertimbangkan untuk digunakan antara lain:
- Jika Anda bisa menjadi hewan apa saja, hewan apa yang akan Anda pilih dan mengapa?
- Jika Anda dapat bertemu dengan tokoh sejarah mana pun, siapa yang akan Anda pilih dan mengapa?
- Jika Anda harus memilih satu usia untuk hidup selamanya, usia berapa yang akan Anda pilih dan mengapa?
- Jika sebuah film dibuat tentang kehidupan Anda, siapa yang Anda inginkan untuk memerankan diri Anda dan mengapa?
4. Percakapan cepat
Dalam ice breaking lucu ini, Anda membagi semua orang di ruangan menjadi dua kelompok.
Setiap orang memiliki waktu dua menit untuk mengajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya kepada pasangannya untuk mengenal mereka.
Setelah dua menit percakapan, berkelilinglah di sekitar ruangan dan mintalah setiap orang untuk membagikan dua atau tiga fakta tentang pasangan mereka kepada anggota kelompok lainnya.
Pendekatan ini cocok untuk kelompok besar, karena orang-orang dapat memperkenalkan diri mereka kepada semua orang dengan cepat sekaligus mendapatkan waktu empat mata dengan satu anggota kelompok.
5. Lima hal
Dalam ice breaking ini, Anda membagi kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari tiga sampai lima orang.
Kemudian, mintalah setiap kelompok untuk mengidentifikasi lima hal yang berkaitan dengan topik atau proyek yang akan Anda diskusikan.
Misalnya, jika rapat Anda membahas tentang cara meningkatkan loyalitas pelanggan, Anda bisa meminta satu kelompok untuk mengidentifikasi lima hal yang penting bagi kepuasan pelanggan dan meminta kelompok lain untuk mengidentifikasi lima hal yang dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.
Latihan ini dapat mendorong pemikiran kreatif dan membantu mempersiapkan kelompok untuk mencapai tujuannya.
Baca Juga: Branding Perusahaan: Arti, Manfaat, Hingga Cara Membangunnya
6. Ice breaking satu kata
Ice breaking satu kata adalah aktivitas yang efektif untuk digunakan sebagai pengantar ke dalam topik percakapan Anda.
Dalam permainan ini, Anda membagi kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari dua hingga empat orang.
Kemudian, Anda memberikan sebuah topik kepada kelompok tersebut dan meminta mereka untuk mendeskripsikannya dalam satu kata.
Anda dapat memberikan topik yang sama kepada setiap kelompok atau memberikan sub-topik yang berbeda kepada setiap kelompok kecil yang berkaitan dengan fokus utama pertemuan atau acara.
Misalnya, jika pertemuan Anda adalah tentang meningkatkan budaya perusahaan, Anda dapat meminta satu kelompok untuk menggambarkan budaya perusahaan saat ini dan meminta kelompok lain untuk menggambarkan satu hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan budayanya.
Meminta kelompok untuk memilih satu kata dapat mendorong kerja sama tim dan keterampilan komunikasi.
7. Cerita yang tidak pernah berakhir
Tujuan dari aktivitas ini adalah agar kelompok menceritakan satu cerita bersama, setiap orang menyumbangkan satu kalimat pada satu waktu.
Aturlah kelompok dalam sebuah lingkaran besar dan mintalah seorang sukarelawan untuk memulai kegiatan.
Mereka mengucapkan kalimat pertama dari cerita tersebut. Orang di sebelahnya kemudian menyumbangkan kalimat berikutnya.
Anda dapat mendorong kelompok untuk menambahkan detail dan kejutan tertentu untuk memastikan Anda membuat cerita yang konyol dan menghibur.
8. Snack breal
Anda bisa memulai rapat dengan istirahat sejenak untuk mendorong percakapan.
Sediakan makanan ringan dan tawarkan minuman seperti air, kopi, dan teh kepada para peserta.
Undanglah anggota tim untuk bersosialisasi satu sama lain saat mereka makan dan minum.
Ini adalah cara yang tidak terlalu tegang untuk meningkatkan energi kelompok dan mendorong pembauran.
9. Baloon stomp
Berikan setiap anggota tim sebuah balon.
Setiap anggota kemudian mencoba untuk menjaga balon mereka sendiri tetap mengapung sambil secara bersamaan mencoba menginjak balon orang lain jika balon tersebut mencapai lantai.
Aktivitas berenergi tinggi ini paling baik untuk ruangan yang luas, sehingga kelompok dapat berlari dengan bebas tanpa menabrak satu sama lain.
10. Telepon
Aturlah kelompok Anda dalam sebuah lingkaran atau barisan.
Fasilitator kemudian membisikkan sebuah kalimat kepada anggota kelompok.
Kalimat tersebut bisa berupa kalimat konyol atau kalimat yang berhubungan dengan pertemuan atau acara.
Orang tersebut kemudian membisikkannya kepada orang di sebelahnya.
Hal ini terus berlanjut hingga Anda mencapai orang terakhir dalam kelompok atau lingkaran, yang mengatakan pernyataan yang mereka dengar dengan keras.
Anda dapat membandingkannya dengan pesan asli untuk melihat apakah pesan tersebut berubah secara perlahan.
Telepon mendorong fokus, komunikasi, dan mendengarkan secara aktif.
Baca Juga: Workshop Adalah: Arti, Manfaat, Langkah, Hingga Contohnya
11. Nama dan fakta menarik
Salah satu anggota tim menyebutkan nama dan fakta menarik tentang diri mereka.
Orang di sebelahnya kemudian mengulangi nama dan fakta anggota tim pertama dan kemudian membagikan nama dan fakta mereka sendiri.
Setiap anggota mengulangi nama dan fakta dari orang yang ada di depannya dan menambahkan nama dan fakta mereka sendiri.
Jika ada yang lupa nama atau fakta seseorang, prosesnya dimulai dari pembicara pertama.
Hal ini mendorong kelompok Anda untuk mempelajari nama satu sama lain dengan cepat.
12. Mural kelompok
Sediakan selembar kertas besar dan spidol atau krayon untuk kelompok Anda.
Berikan tugas kepada kelompok untuk menginspirasi mural mereka.
Misalnya, Anda dapat meminta mereka untuk menggambar apa arti kepemimpinan bagi mereka.
Setiap anggota kelompok kemudian menyumbangkan gambar sampai Anda memiliki mural yang lengkap.
Kegiatan ini memungkinkan orang-orang untuk melatih kreativitas dan melihat perspektif unik satu sama lain terwakili.
13. Trivia
Anda dapat menguji pengetahuan kelompok Anda tentang topik tertentu seperti olahraga, film, atau sejarah perusahaan dengan permainan trivia.
Tim Anda bisa bermain trivia menggunakan pena dan kertas atau bisa juga menggunakan aplikasi atau situs web untuk bermain secara digital.
Jika mau, Anda bisa memberikan hadiah kecil kepada pemenangnya, seperti pena atau makanan ringan.
14. Bingo
Anda bisa membuat lembar bingo yang berisi ciri-ciri kepribadian yang berhubungan dengan pekerjaan.
Misalnya, satu kotak mungkin bertuliskan “orang yang suka bangun pagi” dan kotak lainnya bertuliskan “pandai matematika”.
Setiap anggota kelompok dapat mencentang kotak jika pernyataan tersebut sesuai dengan mereka.
Jika seseorang memiliki baris atau kolom yang lengkap, mereka dapat membacakan pernyataan dengan lantang.
Hal ini membantu tim Anda berbagi detail tentang diri mereka sendiri dan belajar lebih banyak tentang gaya kerja satu sama lain.
15. Ini atau itu
Aktivitas ini meminta setiap orang dalam kelompok untuk memilih di antara dua hal seperti kucing dan anjing, camilan asin dan manis, atau teh dan kopi.
Bacakan pilihannya dengan lantang dan mintalah para peserta untuk pergi ke satu sisi ruangan untuk mengambil satu benda dan sisi lain ruangan untuk benda lainnya.
Jika Anda berada di ruangan yang kecil, Anda dapat meminta orang-orang untuk mengangkat tangan mereka untuk mengambil barang yang mereka sukai daripada berpindah ke seberang ruangan.
Kegiatan ini adalah cara santai bagi orang-orang untuk menenangkan saraf mereka dan mempelajari kesamaan yang mereka miliki satu sama lain.
Baca Juga: Team Work: Pengertian, Manfaat, dan Juga Cara Membangunnya
16. Tebak-tebakan
Untuk bermain tebak kata, salah satu anggota kelompok memerankan sebuah kata, frasa, atau ide dalam hati, sementara anggota kelompok yang lain mencoba menebak kata tersebut.
Permainan tebak kata dapat meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, dan komunikasi nonverbal.
Anda dapat membuat setiap pertanyaan menjadi sebuah topik yang berkaitan dengan pertemuan atau acara.
Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan istilah-istilah dari industri Anda atau nama-nama pesaing.
17. Berburu barang bekas
Bentuklah kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari empat hingga enam orang dalam kelompok besar Anda.
Berikan setiap kelompok daftar barang yang harus ditemukan di kantor, ruangan atau fasilitas tempat Anda berkumpul.
Misalnya, Anda dapat meminta tim untuk menemukan meja resepsionis, barang bermerek perusahaan, dan minuman dari lemari es.
Jika Anda lebih suka berada di satu lokasi, Anda dapat mengadaptasi permainan ini menjadi perburuan manusia.
Dalam versi ini, setiap orang akan berusaha menemukan seseorang di dalam ruangan yang memenuhi permintaan tertentu.
Misalnya, mereka mungkin mencoba menemukan seseorang yang berasal dari luar negara bagian, seseorang yang telah bekerja di perusahaan selama lebih dari lima tahun dan seseorang yang warna favoritnya biru.
18. Belum pernah saya lakukan
Satu per satu, setiap peserta menceritakan sesuatu yang belum pernah mereka lakukan kepada kelompok.
Misalnya, seseorang mungkin mengatakan “Saya belum pernah keluar negeri.”
Setiap orang dalam kelompok mendapat poin jika mereka telah melakukannya.
Orang dengan poin paling sedikit di akhir permainan adalah pemenangnya.
19. 10 hal yang sama
Tentukan setiap anggota kelompok sebuah pasangan secara acak dan minta setiap pasangan untuk menemukan 10 kesamaan yang mereka miliki.
Nyalakan pengatur waktu selama lima menit. Jika ada waktu, setiap pasangan dapat berbagi kesamaan mereka dengan kelompok.
Latihan ini dapat membantu anggota tim membangun hubungan dan kepercayaan satu sama lain.
20. Unjuk bakat
Setiap orang berbagi bakat khusus yang mereka miliki di luar pekerjaan.
Cobalah untuk mendorong kelompok untuk bertepuk tangan untuk setiap orang untuk membangun lingkungan yang mendukung di mana setiap orang merasa nyaman untuk berbagi keterampilan mereka.
Pertunjukan bakat dapat membantu anggota tim mendapatkan kepercayaan diri dan menunjukkan individualitas mereka.
Baca Juga: Cara Efektif Melakukan Rekrutmen dan Strateginya
21. Aturlah diri Anda sendiri
Mintalah kelompok untuk mengatur diri mereka sendiri dalam sebuah barisan panjang berdasarkan urutan ulang tahun mereka.
Orang-orang yang berulang tahun di bulan Januari berada di bagian depan barisan dan orang-orang yang berulang tahun di bulan Desember berada di bagian belakang.
Jika Anda ingin memberikan tantangan tambahan kepada tim, Anda dapat meminta mereka untuk melakukannya secara diam-diam.
Anda kemudian dapat meminta setiap orang untuk mengucapkan ulang tahun mereka dengan lantang untuk menguji kerja kelompok.
22. Kartu nama
Mintalah kelompok Anda untuk membawa kartu nama mereka.
Bagilah kelompok menjadi dua, bentuk dua barisan yang saling berhadapan dan bagikan pulpen kepada setiap orang.
Setiap peserta kemudian dapat bertukar kartu nama dengan orang di sebelahnya.
Mereka kemudian dapat berbagi fakta menarik tentang diri mereka sendiri.
Mintalah setiap orang untuk menuliskan fakta menarik dari pasangannya di bagian belakang kartu nama mereka.
Satu baris tetap diam sementara baris lainnya menggeser satu orang ke kanan untuk memberi setiap orang pasangan baru.
Ulangi proses ini hingga Anda mencapai akhir barisan.
23. Tantangan tos
Atur pengatur waktu selama satu menit.
Ajaklah kelompok Anda untuk berjalan berkeliling dan cobalah untuk mendapatkan tos dari anggota kelompok lain sebanyak mungkin sebelum waktu berakhir.
Siapa pun yang mendapatkan tos paling banyak dalam waktu yang ditentukan akan menang.
Tos dapat memotivasi kelompok Anda dan mendorong mereka untuk terhubung satu sama lain.
24. Pertanyaan tentang makanan
Pertanyaan sederhana dapat menjadi cara yang efektif dan berisiko rendah untuk mendorong keterlibatan di awal pertemuan atau acara.
Pertimbangkan untuk mengajukan pertanyaan tentang makanan dan kemudian undang setiap orang untuk menjawabnya satu per satu.
Misalnya, Anda dapat meminta setiap orang untuk membagikan hidangan terbaik yang pernah mereka coba atau membagikan resep yang baru saja mereka masak.
25. Berbagi kemenangan
Salah satu cara untuk memulai rapat Anda dengan hal yang positif adalah dengan meminta setiap orang di ruangan untuk berbagi kemenangan dari kehidupan pribadi atau profesional mereka.
Anda dapat mendorong semua orang untuk menanggapi setiap kemenangan dengan sorak-sorai atau tepuk tangan.
Latihan ini bisa menjadi cara cepat untuk membangun persatuan dan merayakan setiap orang secara individu.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Bonding dalam Organisasi dan Tujuannya
Mengapa Ice Breaking Lucu Penting di Dunia Kerja?
Ice breaking lucu adalah aktivitas singkat yang membantu memfasilitasi komunikasi dan mendorong individu untuk merasa lebih nyaman dalam sebuah kelompok, terutama dengan orang baru.
Manajer dapat menggunakan icebreaker untuk memulai rapat tim atau selama acara pembangunan tim untuk membantu orang-orang belajar tentang rekan-rekan mereka.
Ice breaking lucu juga efektif untuk pelatihan karena dapat membantu memperkenalkan karyawan baru dan menumbuhkan ruang kerja yang positif.
Berikut ini beberapa manfaat yang ditawarkan ice breaking di dunia kerja:
1. Membantu membangun perkenalan
Ice breaking lucu membutuhkan partisipasi setiap anggota tim, sehingga mereka dapat membantu rekan kerja untuk mempelajari nama dan kepribadian rekan-rekan mereka.
Sering kali, aktivitas ini mengharuskan peserta untuk berbagi sesuatu yang bersifat pribadi tentang diri mereka sendiri, seperti pengalaman perjalanan atau jenis musik favorit mereka.
Hal ini dapat membantu rekan kerja membentuk hubungan satu sama lain berdasarkan minat yang sama.
2. Mengembangkan keterampilan komunikasi
Ice breaking lucu juga dapat membantu anggota tim mengembangkan keterampilan komunikasi dengan tim mereka, karena aktivitas ini mendorong setiap orang untuk berbagi informasi dan mendengarkan orang lain.
Ice breaking lucu yang interaktif membantu meningkatkan keterampilan komunikasi yang memfasilitasi kolaborasi.
Hal ini sangat berharga untuk kerja tim yang produktif.
3. Meningkatkan efisiensi
Dengan memperkenalkan anggota tim satu sama lain dan membangun suasana yang santai, ice breaking dapat meningkatkan efisiensi rapat dan sesi pelatihan.
Kegiatan ini juga dapat berhubungan dengan tujuan rapat, yang dapat meningkatkan produktivitas.
Misalnya, jika tujuan rapat adalah untuk melatih karyawan baru dan memberikan presentasi orientasi gedung, ice breaking dapat berupa perburuan untuk menemukan tempat tertentu di gedung.
4. Mendorong empati
Empati adalah keterampilan interpersonal yang kuat yang membantu anggota tim membentuk hubungan yang mendorong kolaborasi yang lebih besar.
Ice breaking yang melibatkan anggota untuk berbagi cerita atau minat pribadi dapat membantu mereka berhubungan dengan rekan-rekan mereka.
Hal ini bisa sangat membantu ketika melatih orang-orang dengan latar belakang dan keterampilan berbeda yang mungkin mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan dengan rekan kerja.
5. Mendorong kerja sama tim
Ice breaking mengharuskan para peserta untuk berkolaborasi, bertukar pikiran, dan berkomunikasi.
Ini semua adalah keterampilan yang memastikan tim yang produktif dan kohesif.
Mempraktikkan keterampilan ini dengan rekan satu tim dalam lingkungan yang menyenangkan dan bebas stres dapat membantu orang meningkatkan keterampilan mereka.
Baca Juga: 10 Indikator Kepuasan Kerja dan Cara Meningkatkannya
Kesimpulan
Itulah tadi penjelasan mengenai ice breaking lucu yang dapat menjadi referensi Anda dalam membuat kegiatan ice breaking lucu di tim Anda.
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa ice breaking lucu memiliki manfaat untuk mencairkan suasana sehingga suasana bisa lebih terasa menyenangkan.
Ice breaking ini sering digunakan dalam berbagai kegiatan baik di dalam kantor ataupun luar kantor, jadi sebagai HRD atau tim leader, Anda harus memahami apa saja rekomendasi ice breaking lucu ini.
Selain pentingnya ice breaking untuk mencairkan suasana, bagi sebuah perusahaan pengelolaan karyawan juga memegang peranan yang sangat penting.
Pengelolaan karyawan ini akan membantu perusahaan lebih tertata sehingga akan membuat karyawan nyaman bekerja dan terus meningkatkan kinerja.
Untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda, gunakan software HRIS dari GajiHub.
GajiHub merupakan sistem HRIS yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan, mulai dari untuk pengelolaan kehadiran karyawan, HRIS, payroll, cuti dan izin, BPJS, PPh 21, hingga untuk layanan mandiri karyawan semuanya bisa dengan GajiHub.
Yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan nikmati uji coba gratis selama 14 hari.
- 10 Indikator Manajemen Sumber Daya Manusia dan Karakteristiknya - 26 February 2025
- 25 Rekomendasi Ice Breaking Lucu untuk Cairkan Suasana - 26 February 2025
- SKP Adalah: Pengertian, Cara Menyusun, dan Contohnya - 25 February 2025