Chaotic Working: Dampak dan Cara Mengatasinya

chaotic working

Ketika membahas stres pekerjaan, ada banyak istilah di dalamnya salah satunya adalah chaotic working.

Ini terjadi ketika karyawan merasa stres, tidak dihargai, hingga mengalami burnout.

Namun bedanya di keadaan chaotic working ini, stres tidak ditunjukkan dengan penurunan kinerja, namun bersikap ‘terlalu baik’ hingga mengabaikan aturan perusahaan.

Ini merupakan permasalahan budaya kerja dan harus segera diatasi agar tidak menimbulkan permasalahan yang lebih serius lagi.

Lalu apa sebenarnya pengertian dari chaotic working, apa saja ciri-cirinya, dan bagaimana cara mengatasinya?

Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai chaotic working.

Anda dapat membaca penjelasannya hanya di bawah ini:

Apa Pengertian dari Chaotic Working?

chaotic working

Chaotic working merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan sikap karyawan yang merasa stres, lelah, hingga tidak puas dengan tempat kerja mereka.

Ketika membahas mengenai istilah ini, sebenarnya ada dua makna di dalamnya yang cukup berbeda.

Istilah secara tradisional mengacu pada lingkungan kerja yang tidak teratur, penuh tekanan, dan juga serba tidak terduga.

Namun baru-baru ini muncul istilah baru.

Chaotic working saat ini menjadi tren di dunia kerja yang digunakan untuk menggambarkan sikap karyawan yang merasa lelah, stres, hingga tidak puas dengan tempat kerja mereka.

Di sini mereka tidak menyuarakan keadaan mereka secara langsung, namun melakukannya secara diam-diam, yakni dengan bersikap terlalu baik kepada pelanggan atau rekan kerja.

Misalnya dengan memberikan bonus, diskon, hingga layanan tambahan yang sebenarnya tidak ada di dalam aturan perusahaan.

Hal ini dilakukan oleh karyawan bukan karena mereka ingin memberikan layanan terbaik, namun sebagai cara mengungkapnya rasa frustasi mereka terhadap kondisi kerja yang tidak adil atau terlalu berat.

Ini menjadi bentuk protes pasif yang disamarkan melalui kebaikan yang diberikan.

gajihub banner 3

Baca Juga: Hectic Adalah: Arti, Dampak, dan Tips Mengatasinya

Apa Saja Tanda dari Chaotic Working di Tempat Kerja?

chaotic working

Untuk lebih mengenal mengenai chaotic working, penting bagi Anda untuk memahami ciri-ciri yang dimilikinya.

Ini dilakukan agar Anda dapat mencegah keadaan ini memberikan dampak yang buruk.

Berikut 4 tanda dari keadaan ini yang penting untuk dipahami:

1. Prosesnya Terselubung

Tanda yang pertama adanya prosesnya terjadi secara terselubung.

Ini berbeda dengan keadaan quiet quitting atau bekerja secara asal, bekerja secara chaotic ini dilakukan secara diam-diam dengan cara melawan aturan ataupun bedaya kerja yang dianggap menekan dengan cara-cara yang positif.

Jadi, dari luar apa yang dilakukan terlihat lebih positif dibandingkan ke arah negatifnya.

Baru setelah diselediki lebih dalam terasa bagian salahnya.

2. Melanggar Aturan dengan Alasan Kebaikan

Tanda kedua adalah melanggar aturan dengan alasan kebaikan.

Ini sering dilakukan dengan cara karyawan memberikan keuntungan bagi pelanggan padahal keuntungan ini tidak ada dalam aturan perusahaan.

Misalnya dengan memberikan diskon tanpa izin manajemen, menghapus denda, hingga melonggarkan aturan yang ada dan tidak boleh dilakukan.

Jika dibiarkan ini bisa memberikan kerugian bagi perusahaan, baik dalam hal finansial atau reputasi.

Baca Juga: 7 Manajemen Stress yang Baik di Tempat Kerja

3. Terjadi Karena Frustasi

Ketiga, keadaan ini terjadi karena adanya rasa frustasi.

Biasanya terjadi karena karyawan merasa lelah, tidak dihargai, hingga bingung dengan aturan perusahaan.

Mereka juga merasa bingung kepada siapa mereka harus bertanya ketika membutuhkan bantuan.

Karena perasaan frustasi inilah yang membuat karyawan melakukan tindakan ini.

4. Memiliki Lingkungan Kerja yang Berantakan

Tanda yang terakhir adalah karyawan memiliki lingkungan kerja yang beranyakan.

Ini bisa dilihat dari tempat kerja yang kacau, tidak ada aturan yang jelas, dan segala hal dibuat secara dadakan sehingga membuat karyawan merasa stres dan kehilangan arah.

Baca Juga: Shift Shock: Penyebab dan Cara Mengatasi

Apa Saja Dampak dari Chaoting Working untuk Perusahaan dan Karyawan?

chaotic working

Setelah Anda mengetahui tanda dari chaotic working, ini saatnya memahami apa dampak yang bisa didapatkan dari keadaan ini.

Keadaan ini nyatanya bisa memberikan dampak dua arah, yakni kepada karyawan dan juga kepada perusahaan.

Dampaknya ini mirip dengan toxic work culture karena biasanya keadaan ini juga muncul pada tempat kerja yang tidak sehat dan penuh dengan tekanan.

Berikut dampak tersebut:

Dampak bagi Karyawan

  • Adanya stres dan kecemasan secara berlebihan karena adanya tekanan kerja yang tidak dikelola dengan baik.
  • Terjadinya burnout atau kelelahan fisik dan mental yang mengakibatkan penurunan motivasi dan produktivitas kerja.
  • Terjadinya penurunan kepercayaan diri karena terus menghadapi kritik tanpa adanya dukungan yang memadai.
  • Munculnya gangguan fisik, seperti insomnia, sakit kepala, hingga gangguan pencernaan dan permasalahan jantung karena stres berkepanjangan.
  • Hubungan sosial dapat terganggu karena adanya beban kerja yang terbawa sampai kehidupan pribadi.
  • Kehilangan minat dan partisipasi di dalam pekerjaan, membuat mereka hanya bekerja untuk menyelesaikan tugas tanpa memperhatikan kualitasnya.

Baca Juga: Coping Mechanism: Pengertian, Jenis, dan Tipsnya

Dampak bagi Perusahaan

  • Terjadi penurunan produktivitas secara signifikan karena karyawan merasa stres dan burnout mengakibatkan mereka tidak dapat bekerja secara maksimal.
  • Meningkatkan ketidakhadiran dan turnover karyawan di mana ini dapat mengganggu kelancaran operasional dan juga menambah biaya rekrutmen dan pelatihan.
  • Terjadi kerusakan reputasi perusahaan, khususnya ketika permasalahan budaya kerja di perusahaan tersebar di media sosial ataupun platform review kerja.
  • Adanya risiko hukum jika terjadi pelanggaran serius, misalnya adanya diskriminasi atau pelecehan yang tidak ditangani secara baik.
  • Munculnya konflik internal dan menurunnya kerja sama di dalam tim karena lingkungan kerja yang tidak harmonis dan penuh dengan tekanan.
  • Munculnya fenomena quiet quitting di mana ini jadi tanda bahwa karyawan tidak dapat memberikan kualitas layanan terbaik kepada perusahaan.

Baca Juga: Pengertian Workaholic, Tanda, Penyebab, dan Dampaknya

Bagaimana Cara Mengatasi Chating Working di Tempat Kerja?

stres kerja

Agar permasalahan ini tidak memberikan dampak yang merugikan bagi perusahaan, berikut 5 cara mengatasinya:

1. Tingkatkan Komunikasi yang Transparan

Cara yang pertama adalah dengan meningkatkan komunikasi yang transparan.

Perusahaan melalui HRD harus bisa menjadi pihak yang mendukung komunikasi transparan.

Jadi, ketika karyawan mengalami kendala atau permasalahan, mereka dapat mengomunikasikannya dengan perusahaan untuk kemudian dicarikan solusi untuk mengatasinya.

Baca Juga: Apa itu Resilience? Ini Arti, Contoh, dan Cara Membangunnya

2. Berikan Penghargaan

Kedua, berikan penghargaan dan pengakuan secara adil.

Ketika karyawan berhasil mendapatkan pencapaian, perusahaan harus memberikan penghargaan.

Ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan karyawan.

3. Tetapkan Prosedur Kerja yang Jelas

Untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya chaotic working, perusahaan juga perlu menetapkan prosedur kerja yang jelas.

Dengan cara perusahaan dapat mematikan semua karyawan dapat memahami dan mematuhi aturan yang ada di dalam perusahaan.

Baca Juga: Technostress pada HR: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

4. Dorong Budaya Kerja yang Sehat

Cara yang keempat adalah dengan mendorong budaya kerja yang sehat.

Budaya kerja yang sehat ini dapat menyeimbangkan beban kerja karyawan dengan kesejahteraan karyawan.

5. Sediakan Pelatihan dan Manajemen Stres

Terakhir, sediakan pelatihan dan manajemen stres.

Memberikan pelatihan dan manajemen stres yang baik kepada karyawan dapat memberikan bantuan kepada karyawan untuk mengelola stres dan konflik yang ada di tempat kerja.

Baca Juga: Ramai Istilah Quiet Covering di Tempat Kerja, Apa Itu?

Apa Contoh dari Chaotic Working?

Agar Anda dapat lebih memahami pengertian dari chaotic working ini, berikut contohnya untuk Anda:

  1. Customer service yang memberikan diskon terlalu besar kepada pelanggan di luar aturan perusahaan sebagai bentuk protes atas target kerja yang dianggap terlalu berat.
  2. Kasir yang memberikan diskon kepada pelanggan tanpa adanya alasan yang jelas karena sudah tidak peduli dengan aturan yang ada di perusahaan.
  3. Karyawan dengan sengaja melakukan tindakan yang melanggar aturan perusahaan dengan tujuan membantu pelanggan. Tujuan ini bukan sebagai bentuk kesetiaan kepada perusahaan namun sebagai bentuk perlawanan karena aturan internal yang terlalu keras dan tidak adil.

Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Sifat Perfeksionis, Dampak, dan Tandanya

Kesimpulan

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai chaotic working yang dapat menjadi referensi untuk Anda.

Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa chaotic working merupakan keadaan yang membuat karyawan merasa stres sehingga melakukan kebaikan di luar aturan perusahaan.

Kebaikan ini dilakukan sebagai respons dari stres atau perasaan tertekan yang dialami oleh karyawan.

Jadi, penting bagi perusahaan untuk mengatasi perasaan stres ini agar tidak memberikan dampak negatif bagi perusahaan dan karyawan.

Salah satunya adalah dengan melakukan pengelolaan karyawan secara baik dan benar.

Gunakan software absensi GajiHub untuk mendukung kemudahan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.

Yuk daftar GajiHub sekarang juga di tautan ini dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.

Desi Murniati

Tinggalkan Komentar