Kalkulator Turnover Karyawan Gratis
Ketahui berapa tingkat pergantian karyawan di perusahaanmu untuk memastikan manajemen organisasi yang sehat dengan kalkulator turnover karyawan gratis.
Kalkulator
Total Estimasi
Rp0
Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Turnover Karyawan
Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat turnover karyawan, seperti:
Gaji
Menurut riset Pew Research, sekitar 63% orang yang berhenti dari pekerjaannya merasa bahwa gaji mereka tidak memadai.
Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk menawarkan gaji yang sesuai dengan standar industri, karena hal ini dapat membantu mempertahankan karyawan.
Kesejahteraan Karyawan
Program kesejahteraan karyawan menjadi salah satu cara bagi perusahaan untuk menjaga karyawannya tetap bertahan.
Program seperti dukungan kesehatan mental, kesejahteraan finansial, serta layanan kesehatan preventif dapat membuat karyawan merasa dihargai dan lebih mungkin untuk tetap di perusahaan.
Fleksibilitas Kerja
Tenaga kerja saat ini lebih menyukai fleksibilitas dalam bekerja.
Pilihan seperti bekerja dari jarak jauh, kerja hybrid, pembagian pekerjaan, atau pengaturan jam kerja fleksibel dapat membantu mengurangi kelelahan.
Perusahaan yang menawarkan fleksibilitas ini cenderung lebih sukses dalam mempertahankan karyawan.
Pengembangan dan Pertumbuhan Karyawan
Salah satu tunjangan yang paling diinginkan oleh karyawan adalah kesempatan untuk mengembangkan diri selama bekerja.
Hal ini bisa diwujudkan melalui program pelatihan dan pengembangan keterampilan yang disponsori oleh perusahaan.
Karyawan juga menginginkan peluang untuk maju dalam karier dan mencapai puncak potensinya.
Keterlibatan Karyawan
Kurangnya keterlibatan karyawan atau employee engagement sering menjadi tanda bahwa mereka mungkin segera meninggalkan perusahaan.
Ketika karyawan merasa terlibat dan dihargai, mereka lebih cenderung untuk bertahan.
Perusahaan yang fokus pada peningkatan keterlibatan karyawan biasanya memiliki tingkat turnover yang lebih rendah.
# Apa itu Turnover Karyawan?
Turnover karyawan adalah jumlah karyawan yang keluar dari suatu organisasi, baik segera setelah dipekerjakan atau setelah bekerja di suatu perusahaan.
Angka tersebut dapat menunjukkan seberapa bahagia dan puasnya karyawan dengan perusahaan atau dalam peran atau departemen tertentu, atau dapat menyoroti tingkat pengalaman karyawan keseimbangan kehidupan kerja.
Manajer, supervisor, dan departemen SDM dapat menggunakan metrik ini untuk mempelajari seberapa sering karyawan datang dan pergi, yang dapat membantu mereka mengidentifikasi cara untuk mempertahankan karyawan dan mengurangi tingkat turnover.
Sementara itu, tingkat turnover adalah statistik untuk organisasi yang mengukur jumlah karyawan yang meninggalkan perusahaan tertentu.
Juga, angka ini mencerminkan kemungkinan untuk membuka posisi yang tersedia bagi pencari kerja. Saat Anda mencari pekerjaan baru, Anda mungkin ingin meneliti tingkat pergantian karyawan di perusahaan tempat Anda melamar.
Efek dari Tingkat Turnover yang Tinggi
Tingkat turnover dapat menunjukkan berapa banyak orang yang meninggalkan bisnis dan juga menunjukkan mengapa mereka pergi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa tingkat turnover tinggi tidak baik untuk bisnis Anda:
Reputasi
Beberapa contoh pergantian dapat menyebabkan reputasi buruk bagi perusahaan mana pun. Klien mungkin cenderung tidak bekerja dengan perusahaan itu, dan kandidat pekerjaan mungkin ragu untuk bekerja di perusahaan jika pergantian karyawan mereka tinggi.
Biaya
Dari sudut keuangan perusahaan, sekitar 20% dari biaya gaji karyawan sebelumnya digunakan untuk menggantikan karyawan yang meninggalkan perusahaan.
Produktivitas
Ketika seorang manajer kehilangan seorang karyawan di tim mereka, mereka harus mengalokasikan waktu dan sumber daya mereka untuk melatih karyawan baru. HR Manager juga perlu mencari waktu untuk merekrut posisi terbuka bersama dengan beban kerja mereka saat ini.
Rumus Menghitung Turnover Karyawan
Tingkat Turnover Bulanan
Berikut rumus sederhana untuk menghitung tingkat turnover bulanan:
Turnover Bulanan (%) = (Jumlah Karyawan yang Keluar / Total Karyawan) x 100
Contoh Kasus Menghitung Turnover Karyawan
Contoh menghitung turnover bulanan
Misalnya, jika perusahaan memiliki 500 karyawan pada akhir Januari dan 20 karyawan mengundurkan diri bulan itu, Anda bisa menghitung tingkat turnover sebagai berikut:
- 20/500 = 0,04
- 0,04 x 100 = 4%
Jadi, tingkat turnover bulanan untuk Januari adalah 4%
Lakukan hal yang sama setiap bulan sepanjang tahun untuk melacak bagaimana perubahan dalam organisasi memengaruhi tingkat turnover.