{"id":7134,"date":"2024-01-18T09:42:43","date_gmt":"2024-01-18T09:42:43","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=7134"},"modified":"2024-01-18T09:42:43","modified_gmt":"2024-01-18T09:42:43","slug":"jobdesk-back-end","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/","title":{"rendered":"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya"},"content":{"rendered":"<p>Jobdesk\u00a0<em>back end developer\u00a0<\/em>dalam sebuah perusahaan melibatkan manajemen <em>database,\u00a0<\/em>pengolahan data, hingga memastikan fungsi dasar\u00a0<em>software\u00a0<\/em>atau aplikasi berjalan secara efisien.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, tim\u00a0<em>back end\u00a0<\/em>juga berperan dalam menjaga keamanan data dan informasi, menerapkan protokol keamanan yang kuat, serta melindungi aplikasi dari potensi ancaman keamanan.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan,\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>memiliki peran yang sangat penting dalam membangun dan menjaga dasar teknis yang kuat untuk semua sistem teknologi dalam perusahaan.<\/p>\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas apa itu\u00a0<em>back-end developer,\u00a0<\/em>jobdesk,\u00a0<em>skill\u00a0<\/em>yang harus dikuasai, hingga kisaran gajinya di Indonesia.<\/p>\n<h2>Apa yang Dimaksud dengan Back-End Developer?<\/h2>\n<p><em>Back-end developer<\/em> adalah seseorang yang bertanggung jawab terhadap arsitektur situs web, <em>scripting,\u00a0<\/em>dan penulisan kode sebagai komunikasi antara basis data situs web dan <em>browser\u00a0<\/em>pengguna. Dalam melakukan pekerjaannya,\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>harus menjaga konsistensi dan intergritas data.<\/p>\n<p>Lebih jelasnya,\u00a0<em>back-end development\u00a0<\/em>merujuk pada kegiatan pengembangan web yang dilakukan di balik layar program. Hal ini melibatkan logika dan integrasi aplikasi web server serta aktivitas lain seperti pembuatan API, perpustakaan, dan bekerja dengan berbagai komponen sistem.<\/p>\n<p>Bebeda dengan\u00a0<em>jobdesk front end <\/em>yang berfokus pada layanan dan program yang terlihat pengguna, jobdesk <em>back end developer <\/em>lebih berfokus membangun kode yang memungkinkan komunikasi antara\u00a0<em>database\u00a0<\/em>dan aplikasi.<\/p>\n<p>Dengan demikian,\u00a0<em>back-end <\/em>dan\u00a0<em>front-end\u00a0<\/em>bekerja sama untuk membangun dan mengoptimalkan aplikasi web dengan\u00a0<em>user interface\u00a0<\/em>(antarmuka pengguna) yang mudah digunakan.<\/p>\n<p>Pada intinya,\u00a0<em>back-end\u00a0<\/em>bertanggung jawab untuk membangun, merawat, mengoptimalkan, menguji, melakukan\u00a0<em>debugging,\u00a0<\/em>dan mendukung seluruh situs web di belakang layar. Selain itu, mereka juga:<\/p>\n<ul>\n<li>Melakukan\u00a0<em>coding<\/em>\u00a0secara logis.<\/li>\n<li>Mengelola basis data dengan rapi.<\/li>\n<li>Mengawasi keseluruhan proses <em>back-end.<\/em><\/li>\n<li>Mengintegrasikan data, aplikasi, dan API dengan lancar.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-ui-ux\/\"><strong>Jobdesk UI\/UX, Keterampilan, Hingga Kisaran Gajinya<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7135 size-full\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-1.jpg\" alt=\"jobdesk back end 1\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<h2>Apa Perbedaan Back-End Developer dengan Back-End Engineer?<\/h2>\n<p>Meskipun\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>dan <em>back-end engineer <\/em>kerap dianggap sama, namun keduanya ternyata memiliki beberapa perbedaan.<\/p>\n<p>Perbedaan utama terletak pada kreativitas dan skala tugas.\u00a0<em>Back-end developer\u00a0<\/em>menggunakan kreativitas untuk menyelesaikan tugas-tugas kecil, sementara\u00a0<em>back-end engineer\u00a0<\/em>menerapkan metode ilmiah dan prinsip rekayasa untuk merancang struktur secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Selain itu,\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>lebih fokus pada solusi kreatif untuk masaslah sehari-hari, sedangkan\u00a0<em>back-end engineer\u00a0<\/em>memiliki peran lebih besar dalam merancang struktur secara menyeluruh dan meminimalkan masalah teknis jangka panjang.<\/p>\n<p>Keduanya membutuhkan keterampilan yang serupa, seperti pemrograman dan sistem\u00a0<em>back-end,\u00a0<\/em>namun\u00a0<em>engineer\u00a0<\/em>menggunakan keterampilan ini dengan cara yang sedikit lebih kompleks.<\/p>\n<p>Untuk latar pendidikan,\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>lebih fokus pada ilmu komputer, sementara\u00a0<em>back-end engineer\u00a0<\/em>cenderung lebih mempelajari rekayasa perangkat lunak <em>(software)\u00a0<\/em>atau matematika.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-it-support\/\"><strong>Jobdesk IT Support, Skill, Jenjang Karier, dan Kisaran Gaji<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Apa Saja Jobdesk Back End Developer?<\/h2>\n<p>Berikut adalah beberapa hal yang menjadi tanggung jawab seorang\u00a0<em>back-end developer<\/em>:<\/p>\n<h3>1. Pengembangan Server-Side<\/h3>\n<p>Sebagai\u00a0<em>back-end developer,\u00a0<\/em>Anda akan menulis kode yang berjalan di server, menangani permintaan dari pengguna (biasanya melalui browser web atau apliaksi atau seluler) dan menghasilkan respons tertentu.<\/p>\n<h3>2. Manajemen Database<\/h3>\n<p>Selanjutnya, Anda juga merancang, mengembangkan, dan merawat basis data untuk menyimpan dan mengambil data secara efisien. Hal ini termasuk mendefinisikan strktur data, membuat kueri, dan meningkatkan kinerja basis data.<\/p>\n<h3>3. Pengembangan API<\/h3>\n<p>Seringkali Anda juga ditugaskan untuk membuat <em>Application Programming Interface<\/em> (API) untuk memungkinkan berbagai bagian sistem\u00a0<em>software\u00a0<\/em>dapat berkomunikasi atau memungkinkan pengembang eksternal mengakses fitur tertentu dari sistem.<\/p>\n<h3>4. Logika Bisnis<\/h3>\n<p>Jobdesk\u00a0<em>back end developer <\/em>selanjutnya adalah mengimplementasikan aturan bisnis inti dari sebuah aplikasi, termasuk otentikasi, otorisasi, dan algoritma atau perhitungan kompleks lainnya yang dibutuhkan oleh aplikasi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tips-linkedin-programmer\/\"><strong>5 Cara dan Tips LinkedIn Programmer untuk Menarik HRD<\/strong><\/a><\/p>\n<h3>5. Peningkatan Keamanan<\/h3>\n<p>Menjamin keamanan data dan sistem merupakan aspek penting dari pekerjaan\u00a0<em>back-end developer.\u00a0<\/em>Dalam hal ini, Anda bertanggung jawab melindungi dari potensi risiko seperti SQL\u00a0<em>injection, cross-site scripting\u00a0<\/em>(XSS), dan ancaman keamanan lainnya.<\/p>\n<h3>6. Pengembangan untuk Skalabilitas<\/h3>\n<p>Anda juga perlu merancang sistem agar dapat menangani lonjakan beban saat aplikasi semakin banyak digunakan, memastikan aplikasi responsif dan menghadirkan performa terbaik.<\/p>\n<h3>7. Optimisasi Kinerja<\/h3>\n<p><em>Back-end\u00a0<\/em>juga bertanggung jawab untuk meningkatkan ekcepatan dan efisiensi kode\u00a0<em>server-side,\u00a0<\/em>kueri basis data, dan komunikasi jaringan. Hal ini dilakukan dengan tujuan meminimalkan waktu respons aplikasi.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, Anda harus memastikan bahwa setiap bagian dari sistem berjalan secara optimal, sehingga pengguna dapat mengakses informasi atau layanan dengan cepat dan efisien.<\/p>\n<h3>8. Manajemen Server dan Infrastruktur<\/h3>\n<p>Jobdesk\u00a0<em>back end developer <\/em>terakhir adalah mengelola konfigurasi dan pemeliharaan\u00a0<em>server,\u00a0<\/em>serta infrastruktur tempat aplikasi dijalankan.<\/p>\n<p>Hal ini termasuk layanan\u00a0<em>cloud\u00a0<\/em>seperti AWS, Azure, atau Google Cloud. Dengan melakukan ini, Anda dapat menjaga agar semua elemen teknis yang mendukung aplikasi dapat berjalan secara lancar, serta menjadi landasan yang kuat untuk operasional yang stabil dan handal.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-job-description\/\"><strong>Job Description: Pengertian, Manfaat dan Cara Membuatnya<\/strong><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-420 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 3\" width=\"1080\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/p>\n<h2>Apa Saja Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Back-End Developer?<\/h2>\n<p>Untuk mmenjadi seorang\u00a0<em>back-end developer,\u00a0<\/em>berikut beberapa keterampilan yang perlu Anda kuasai:<\/p>\n<h3>1. Bahasa Pemrograman<\/h3>\n<p><em>Developer\u00a0<\/em>menggunakan berbagai bahasa pengembangan web dalam pekerjaan mereka untuk mengelola\u00a0<em>server, database,\u00a0<\/em>dan logika aplikasi. Beberapa bahasa kunci meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Python: Bahasa pemrograman umum yang digunakan untuk membangun bagian belakang program perangkat lunak dan aplikasi web.<\/li>\n<li>Java: Bahasa pemrograman umum lainnya yang sering digunakan dalam pengembangan aplikasi di belakang layar.<\/li>\n<li>PHP: Bahasa pemrograman server-side yang sering digunakan untuk membuat situs web dinamis.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Tentu saja, ada banyak bahasa pemrograman lain yang mungkin disukai pengembang back-end, seperti Ruby, C, dan .NET.<\/p>\n<h3>2. Bahasa Front-End<\/h3>\n<p>Meskipun sebagai <em>back-end developer <\/em>Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan bahasa pemrograman <em>server-side,<\/em> namun memahami dasar-dasar bahasa<em> front-end<\/em> akan bermanfaat saat Anda mengerjakan proyek berbasis web.<\/p>\n<p>Tiga bahasa front-end utama meliputi HTML, CSS, dan JavaScript. Berikut penjelasannya:<\/p>\n<ul>\n<li>HTML: Menetapkan konten dan struktur halaman web.<\/li>\n<li>CSS: Membuat tata letak halaman dan merespons berbagai perangkat.<\/li>\n<li>JavaScript: Mengontrol animasi, pembaruan konten halaman secara dinamis, dan menjalankan skrip di halaman web.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pemahaman terhadap bahasa-bahasa tersebut akan memudahkan kerja sama antara\u00a0<em>developer<\/em>\u00a0dan desainer<em> front-end<\/em> serta membantu mendiagnosis masalah yang melibatkan sumber daya front-end dan back-end.<\/p>\n<h3>3. Manajemen Database<\/h3>\n<p>Sebagian besar pekerjaan pengembang <em>back-end<\/em> berkaitan dengan memasukkan atau mengambil data dari <em>database<\/em> aplikasi.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, pengetahuan tentang teknologi <em>database<\/em> modern menjadi sangat penting. <em>Database<\/em> dapat dibagi menjadi dua kategori: basis data relasional dan basis data non-relasional.<\/p>\n<ul>\n<li>Basis Data Relasional: Menyimpan data terkait dalam tabel yang terstruktur dan menggunakan bahasa SQL.<\/li>\n<li>Basis Data Non-relasional (NoSQL): Tidak menyimpan data berdasarkan hubungan dan dapat menggunakan XML atau JSON untuk struktur data.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Software Server-Side<\/h3>\n<p><i>Back-end developer <\/i>menulis program untuk dijalankan di server. Oleh karena itu, Anda perlu memahami server umum seperti Apache, Nginx, Microsoft IIS, dan sistem operasi Linux.<\/p>\n<p>Pemahaman tentang bagaimana server web menerima dan memproses permintaan halaman web, serta dasar-dasar menjaga kinerja dan keamanan server, juga diperlukan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tech-recruiter\/\"><strong>Tech Recruiter: Arti, Tugas, dan Skill yang Harus Dimiliki<\/strong><\/a><\/p>\n<h3>5. Application Programming Interface (API)<\/h3>\n<p>API adalah seperangkat definisi dan protokol yang memungkinkan dua aplikasi berinteraksi dan berbagi data satu sama lain.<\/p>\n<p>API berfungsi dengan menanggapi permintaan dari aplikasi eksternal dan memberikan respons dengan memenuhi permintaan tersebut.\u00a0Pemahaman tentang API, terutama REST APIs, sangat penting dalam pengembangan web.<\/p>\n<h3>6. Struktur Data dan Algoritma<\/h3>\n<p>Struktur data dan algoritma bersifat konseptual dan sangat penting. Untuk itu, Anda memerlukan pemahaman yang kuat adlam kedua area tersebut agar dapat bekerja secara efektif.<\/p>\n<p>Struktur data adalah cara mengorganisir data di dalam komputer, sedangkan algoritma adalah proses yang didefinisikan untuk memecahkan sebuah masalah.<\/p>\n<h3>7. Komunikasi<\/h3>\n<p>Seorang\u00a0<em>back-end developer<\/em> perlu sepenuhnya memahami visi\u00a0<em>engineer<\/em> untuk dapat melaksanakannya. Keterampilan menulis dan berbicara yang kuat akan membantu Anda berkomunikasi ide dan menyelesaikan masalah dengan anggota tim dan pemangku kepentingan.<\/p>\n<h3>8. Pemecahan Masalah dan Berpikir Analitis<\/h3>\n<p>And perlu menemukan solusi kreatif saat mengembangkan aplikasi web atau\u00a0<em>mobile,\u00a0<\/em>seperti mendeteksi dan memperbaiki kode tanpa membuat seluruh situs\u00a0<em>crash.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Sebagai developer, Anda harus dapat menganalisis penyebab kode yang tidak berfungsi, serta dapat mengantisipasi serta mencegah kesalahan.<\/p>\n<h3>9. Pengetahuan Industri<\/h3>\n<p>Pemahaman menyeluruh tentang industri teknologi selalu berguna untuk mengikuti tren ekonomi secara keseluruhan serta pembaruan terkait bahasa dan platform.<\/p>\n<p>Untuk meningkatkan pengetahuan, Anda bisa mencari informasi melalui blog, forum, berita, dan buku yang berkaitan dengan pengembangan web dan aplikasi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/revolusi-industri\/\"><strong>Revolusi Industri: Pengertian, Sejarah, dan Dampaknya di Berbagai Bidang<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7136 size-full\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-2.jpg\" alt=\"jobdesk back end 2\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<h2>Bagaimana Latar Belakang Pendidikan untuk Back-End Developer?<\/h2>\n<p>Untuk menjadi seorang\u00a0<em>back-ende developer,\u00a0<\/em>Anda perlu menyelesaikan gelar sarjana di bidang pemrograman, seperti Teknik Informatika,\u00a0<em>Software Engineering,\u00a0<\/em>Ilmu Komputer, Ilmu Komputasi, atau <em>Human Computer Interaction.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Beberapa perusahaan lebih menyukai lulusan Teknik Informatika, karena jurusan tersebut mendalami pemrograman web, struktur data, arsitektur komputer, manajemen basis data, statistik, dan penulisan teknis.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/riwayat-pendidikan\/\"><strong>Cara Mencantumkan Riwayat Pendidikan di CV<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Menjadi Back-End Developer?<\/h2>\n<p>Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda tempuh untuk menjadi\u00a0<em>back-end developer<\/em>:<\/p>\n<h3>1. Pelajari Bahasa Pemrograman<\/h3>\n<p>Mulailah dengan memahami salah satu bahasa pemrograman seperti C, C++, atau Java. Fokuskan diri pada satu bahasa pada satu waktu untuk memahami setiap langkah dan teknik dengan baik. Penguasaan lebih dari satu bahasa, seperti Python, dapat menjadi nilai tambah.<\/p>\n<h3>2. Pahami Dasar Struktur Data dan Algoritma<\/h3>\n<p>Memiliki pemahaman yang kuat tentang dasar-dasar struktur data dan algoritma sangat penting. Ini adalah landasan untuk memahami bagaimana aplikasi atau perangkat lunak beroperasi.<\/p>\n<h3>3. Pelajari Kerangka Kerja (Frameworks)<\/h3>\n<p>Pelajari penggunaan kerangka kerja (<em>frameworks<\/em>) yang sesuai dengan bahasa pemrograman yang Anda kuasai. Dengan memahaim\u00a0<em>frameworks,\u00a0<\/em>Anda dapat mempercepat proses pengembangan dan menghemat waktu.<\/p>\n<h3>4. Pelajari Konsep Database<\/h3>\n<p>Kuasai konsep dasar database dan cara menggunakan bahasa pemrograman untuk menyimpan dan mengelola data. Pelajari perbedaan antara berbagai jenis database, seperti SQL dan NoSQL.<\/p>\n<h3>5. Pelatihan Praktis<\/h3>\n<p>Pengetahuan teoritis harus didukung dengan latihan praktis. Tulis kode Anda dan jalankan di lingkungan pengembangan. Analisis kesalahan, perbaiki, dan perbarui kode untuk meningkatkan keterampilan.<\/p>\n<h3>6. Susun Ide dan Kembangkan<\/h3>\n<p>Mulailah dengan memodifikasi algoritma\u00a0<em>software<\/em> yang sudah ada. Kembangkan ide-ide unik Anda dan terapkan dalam pengembangan perangkat lunak. Kemudian, tambahkan proyek-proyek ini ke dalam portofolio Anda.<\/p>\n<h3>7. Luncurkan Ide Anda<\/h3>\n<p>Setelah memiliki cukup pengalaman dan portofolio yang solid, luncurkan ide-ide atau proyek-proyek Anda secara online. Anda dapat menggunakan layanan <em>cloud<\/em> untuk menyediakan akses web. Ajukan diri Anda ke berbagai perusahaan dan posisi yang sesuai dengan keterampilan Anda sebagai\u00a0<em>back-end developer.\u00a0<\/em><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/motto-profesional\/\"><strong>35 Contoh Motto Profesional LinkedIn dan Cara Menulisnya<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7137 size-full\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-3.jpg\" alt=\"jobdesk back end 3\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<h2>Bagaimana Jenjang Karier Seorang Back-End Developer?<\/h2>\n<p><em>Back-end developer\u00a0<\/em>tentunya memiliki prospek kerja yang menjanjikan. Berikut jenjang kariernya:<\/p>\n<h3>1. Entry-level Back-End Engineer<\/h3>\n<p>Sebagai <em>back-end engineer <\/em>di tingkat pemula, peran dan tanggung jawab Anda meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Menulis laporan tentang kondisi aplikasi <em>software.\u00a0<\/em><\/li>\n<li>Melakukan pengujian pengembangan.<\/li>\n<li>Memeriksa kinerja sistem internal.<\/li>\n<li>Memahami kebutuhan pengguna akhir dan persyaratan perangkat lunak, berkomunikasi dengan tim senior untuk desain sistem.<\/li>\n<li>Menangani bug perangkat lunak minor.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>2. Senior Back-End Engineer<\/h3>\n<p>Setelah naik ke tingkat senior, tugas Anda akan mencakup:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengoptimalkan skrip server.<\/li>\n<li>Menulis API.<\/li>\n<li>Menangani tugas pengembangan perangkat lunak secara keseluruhan.<\/li>\n<li>Memeriksa ketergunaan aplikasi web front-end.<\/li>\n<li>Menciptakan solusi penyimpanan data.<\/li>\n<li>Menangani keamanan server.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Senior Full Stack Developer<\/h3>\n<p>Seorang <em>senior full stack developer <\/em>menggabungkan tugas\u00a0<em>developer\u00a0<\/em> dan desainer web. Tanggung jawabnya melibatkan:<\/p>\n<ul>\n<li>Membangun antarmuka pengguna.<\/li>\n<li>Membuat aplikasi web <em>back-end.<\/em><\/li>\n<li>Mengembangkan server dan basis data.<\/li>\n<li>Mendesain API.<\/li>\n<li>Bekerja sama dengan desainer untuk desain situs web.<\/li>\n<li>Memantau responsivitas aplikasi situs web.<\/li>\n<li>Membuat arsitektur situs web <em>front-end.<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Lead Software Engineer<\/h3>\n<p>Sebagai <em>lead software engineer<\/em>, Anda bertugas memberikan panduan teknis untuk tim perangkat lunak suatu organisasi. Berikut beberapa tugasnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Merencanakan desain.<\/li>\n<li>Berkomunikasi dengan klien.<\/li>\n<li>Berpartisipasi dalam pertemuan dan kelompok produk.<\/li>\n<li>Memimpin proyek-produk tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-business-development-skill-hingga-jenjang-kariernya\/\"><strong>Jobdesk Business Development, Skill, Hingga Jenjang Kariernya<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Berapa Kisaran Gaji Back-End Developer di Indonesia?<\/h2>\n<p>Gaji seorang\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, mulaid ari lokasi, industri, pengalaman, hingga ukuran perusahaan.<\/p>\n<p>Berikut adalah kisaran gaji\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>dilansir dari beberapa sumber:<\/p>\n<ul>\n<li>Indeed: Rp9.090.014,-<\/li>\n<li>Glassdoor: Rp8.388.020,-<\/li>\n<li>Salary Explorer: Rp7.500.000,-<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa\u00a0<em>back-end developer\u00a0<\/em>berperan penting dalam mengelola manajemen <em>database,\u00a0<\/em>pengolahan data, dan memastikan fungsi dasar\u00a0<em>software\u00a0<\/em>atau aplikasi bisa berjalan secara efisien.<\/p>\n<p>Dengan beragam <em>jobdesk back end developer <\/em>tersebut, ada berbagai keterampilan yang perlu Anda kuasai jika ingin menekuni profesi ini, mulai dari mempelajari bahasa pemrograman, API, hingga mengasah\u00a0<em>soft skill\u00a0<\/em>seperti komunikasi dan\u00a0<em>problem solving.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Seiring berkembangnya kemampuan dan keterampilan Anda, Anda pun dapat mengejar karier dari\u00a0<em>level entry\u00a0<\/em>hingga\u00a0 menjadi\u00a0<em>lead software engineer.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Nah, untuk mengoptimalkan kinerja tim\u00a0<em>back-end developer,\u00a0<\/em>perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan\u00a0<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\">software payroll<\/a>\u00a0<\/em>dan HR dari Gajihub yang akan memudahkan mereka dalam urusan administrasi karyawan, mulai dari urusan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">absensi<\/a>, izin cuti, hingga <em>payroll.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Dengan Gajihub, staf dapat dengan mudah melakukan presensi melalui <em>smartphone\u00a0<\/em>masing-masing dan apabila tim\u00a0<em>back-end\u00a0<\/em>membutuhkan waktu lebih untuk menyelesaikan\u00a0<em>deadline\u00a0<\/em>pekerjaan, mereka dapat mencatat jam lembur di dalam aplikasi Gajihub, yang secara otomatis juga akan langsug terhitung dalam sistem <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\"><em>payroll.\u00a0<\/em><\/a><\/p>\n<p>Tertarik untuk mencobanya? Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong><\/a> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jobdesk\u00a0back end developer\u00a0dalam sebuah perusahaan melibatkan manajemen database,\u00a0pengolahan data, hingga memastikan fungsi dasar\u00a0software\u00a0atau aplikasi berjalan secara efisien. Tidak hanya itu,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7139,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[4291,29,4296,4290,4293,4294,4289,4295,4292,80,28,27],"class_list":["post-7134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-karir","tag-gaji-back-end-developer","tag-gajihub","tag-jenjang-karier-back-end-developer","tag-jobdesk-back-end-developer","tag-pendidikan-back-end-developer","tag-pengalaman-back-end-developer","tag-pengertian-back-end-developer","tag-perbedaan-back-end-developer-dengan-back-end-engineer","tag-skill-back-end-developer","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jobdesk back end developer adalah memastikan fungsi dasar software dapat berjalan baik. Simak arti, skill, jenjang karier, dan gajinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jobdesk back end developer adalah memastikan fungsi dasar software dapat berjalan baik. Simak arti, skill, jenjang karier, dan gajinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-18T09:42:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-banner.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya\",\"datePublished\":\"2024-01-18T09:42:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/\"},\"wordCount\":2016,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/jobdesk-back-end-banner.jpg\",\"keywords\":[\"gaji back end developer\",\"GajiHub\",\"jenjang karier back end developer\",\"jobdesk back end developer\",\"pendidikan back end developer\",\"pengalaman back end developer\",\"pengertian back end developer\",\"perbedaan back end developer dengan back end engineer\",\"skill back end developer\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\"],\"articleSection\":[\"Pengembangan Karir\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/\",\"name\":\"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/jobdesk-back-end-banner.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-18T09:42:43+00:00\",\"description\":\"Jobdesk back end developer adalah memastikan fungsi dasar software dapat berjalan baik. Simak arti, skill, jenjang karier, dan gajinya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/jobdesk-back-end-banner.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/jobdesk-back-end-banner.jpg\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"jobdesk back end banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jobdesk-back-end\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya","description":"Jobdesk back end developer adalah memastikan fungsi dasar software dapat berjalan baik. Simak arti, skill, jenjang karier, dan gajinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya","og_description":"Jobdesk back end developer adalah memastikan fungsi dasar software dapat berjalan baik. Simak arti, skill, jenjang karier, dan gajinya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-01-18T09:42:43+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-banner.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya","datePublished":"2024-01-18T09:42:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/"},"wordCount":2016,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-banner.jpg","keywords":["gaji back end developer","GajiHub","jenjang karier back end developer","jobdesk back end developer","pendidikan back end developer","pengalaman back end developer","pengertian back end developer","perbedaan back end developer dengan back end engineer","skill back end developer","software absensi","software HR","software payroll"],"articleSection":["Pengembangan Karir"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/","name":"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-banner.jpg","datePublished":"2024-01-18T09:42:43+00:00","description":"Jobdesk back end developer adalah memastikan fungsi dasar software dapat berjalan baik. Simak arti, skill, jenjang karier, dan gajinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-banner.jpg","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-banner.jpg","width":825,"height":315,"caption":"jobdesk back end banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jobdesk-back-end\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jobdesk Back End Developer, Skill, Hingga Kisaran Gajinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/jobdesk-back-end-banner.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7140,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7134\/revisions\/7140"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}