{"id":7037,"date":"2024-01-12T08:32:32","date_gmt":"2024-01-12T08:32:32","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=7037"},"modified":"2025-03-28T01:14:26","modified_gmt":"2025-03-28T01:14:26","slug":"cara-menghitung-presensi-absen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Manajemen perusahaan harus memahami cara menghitung presensi absen karyawan, karena hal tersebut menjadi salah satu spek penting dalam manajemen SDM, yang bisa memberikan dampak signifikan pada esfisiensi dan produktivitas perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui pelacakan data kehadiran karyawan, manajemen dapat mengelola kinerja secara lebih efektif hingga merencanakan tenaga kerja dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas manfaat menghitung presensi karyawan, cara, hingga contohnya.<\/p>\n\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Menghitung Kehadiran Karyawan itu Penting?<\/h2>\n\n\n\n<p>Ya, memantau dan memahami cara menghitung presensi absen karyawan merupakan hal yang sangat penting. Hal ini dapat membantu meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Organisasi yang menerapkan strategi pencatatan waktu kerja secara efektif dapat membantu karyawan mencapai tujuan proyek, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memperkuat pemahaman keseluruhan tentang hasil kerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah lima alasan penting mengapa setiap organisasi sebaiknya selalu memperhatikan data waktu dan kehadiran karyawan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mempertahankan Penggajian Tepat Waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengelolaan gaji karyawan merupakan fungsi HR yang paling krusial, sehingga menjaga menghitung tingkat kehadiran karyawan juga merupakan hal yang sangat penting. <\/p>\n\n\n\n<p>Tindakan ini membantu membangun kepercayaan dalam organisasi, melindungi dari masalah hukum yang membutuhkan banyak biaya, serta memperkuat citra perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Meningkatkan Produktivitas Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Produktivitas perusahaan sangat tergantung pada pengelolaan waktu dan kehadiran karyawan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pencatatan waktu yang tepat dapat membantu melacak durasi yang diharapkan dari proyek tertentu dan mengidentifikasi aspek yang mungkin memerlukan waktu lebih banyak dari biasanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, perusahaan dapat mengoptimalkan kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Meningkatkan Manajemen Proyek<\/h3>\n\n\n\n<p>Penghitungan presensi dan absensi karyawan memungkinkan manajer proyek untuk mengawasi alur kerja tim tanpa terus-menerus meminta&nbsp;<em>update&nbsp;<\/em>dari anggota tim. <\/p>\n\n\n\n<p>Pembagian proyek menjadi tugas-tugas yangd iberikan kepada karyawan memungkinkan mereka mencatat waktu kerja mereka secara akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui cara ini, tim dapat menyelesaikan proyek dan terhindari dari kesalahan jadwal yang mengakibatkan tekanan mendadak. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, mendokumentasikan data cuti dan kehadiran karyawan juga membantu manajer menghormati hak-hak karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Memperoleh Wawasan Manajemen Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menganalisis data waktu dan kehadiran, organisasi dapat memperoleh wawasan berharga tentang tenaga kerja dan mengatasi potensi masalah yang mungkin terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, meninjau data cuti karyawan membantu memahami tingkat absensi di organisasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat absensi yang tinggi dapat menunjukkan semangat kerja yang rendah, risiko kelelahan, dan tingkat pergantian karyawan yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, menganalisis data absensi membantu manajer melihat apakah anggota tim memiliki beban kerja yang seimbang dan adil. <\/p>\n\n\n\n<p>Data ini juga digunakan untuk melindungi karyawan dari risiko kelelahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Memperkuat Ketaatan dengan Hukum Ketenagakerjaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Mencatat jam kerja karyawan meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap undang-undang ketenagakerjaan setempat. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menjaga data yang akurat, perusahaan dapat melindungi diri dari potensi tuntutan hukum.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, data ini berperdan untuk membuktikan kepatuhan perusahaan terhadap hak perlindungan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/stipend-dan-gaji\/\"><strong>Stipend dan Gaji: Perbedaan, Arti, dan Cara Kerja<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-1.jpg\" alt=\"cara menghitung presensi absen 1\" class=\"wp-image-7039\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut cara menghitung presensi absen karyawan:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari rasio absensi, yaitu data jumlah hari ketidakhadiran karyawan tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Tentukan periode waktu yang ingin Anda hitung persentase kehadiran karyawan, apakah per bulan, per kuartal, atau per tahun.<\/li>\n\n\n\n<li>Selanjutnya, hitunglah jumlah hari kerja selama periode tersebut, tanpa memasukkan hari libur nasional, akhir pekan, dan cuti.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, berikut penghitungan presensi seorang karyawan selama periode satu tahun:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jumlah hari dalam satu tahun 365 hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Libur akhir pekan 104 hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Hari libur nasional 11 hari.<\/li>\n\n\n\n<li>Cuti karyawan 12 hari.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jadi jumlah total hari kerja = 238 hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan A melakukan ketidakhadiran selama 10 hari dalam setahun, maka:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Persentase kehadiran = (Jumlah hari tidak hadir : Jumlah hari kerja) x 100.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>= (10 hari : 238 hari) x 100 = 4,2 %<\/p>\n\n\n\n<p>Persentase kehadiran = 100 % \u2013 4,2 % = 95,8 %. Jadi persentase karyawan A pada tahun tersebut adalah 95,8 %.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/keuntungan-sistem-absensi-online\/\">10 Keuntungan Menggunakan Sistem Absensi Online Bagi Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Metode untuk Mengukur Absensi Karyawan?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-2.jpg\" alt=\"cara menghitung presensi absen 2\" class=\"wp-image-7040\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Selain melihat tingkat ketidakhadiran karyawan, ada beberapa cara tambahan untuk mengukur absensi karyawan di perusahaan Anda, seperti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tingkat Waktu Hilang<\/h3>\n\n\n\n<p>Tingkat waktu hilang menunjukkan persentase waktu total yang hilang karena ketidakhadiran selama periode tertentu. Untuk menghitungnya, gunakan rumus berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Waktu Hilang = (total jam atau hari ketidakhadiran \/ total jam atau hari selama periode dianalisis) x 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Rudi seharusnya bekerja 150 jam selama Januari dan dia absen selama 10 jam, tingkat waktu hilang Peter untuk bulan tersebut adalah (10 \/ 150) x 100 = 7%.<\/p>\n\n\n\n<p>Tingkat waktu hilang yang tinggi bisa menunjukkan masalah absensi. Namun perlu diingat bahwa tingkat ini tidak selalu akurat karena bisa terpengaruh oleh durasi absensi dan jumlah karyawan yang absen.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presentase-karyawan\/\"><strong>Cara Menghitung Metrik Presentase Karyawan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tingkat Frekuensi<\/h3>\n\n\n\n<p>Tingkat ini menunjukkan rata-rata jumlah hari absensi per karyawan selama periode tertentu. Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Frekuensi = (total jumlah periode ketidakhadiran \/ total jumlah karyawan) x 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Atau, jika Anda ingin fokus pada jumlah karyawan yang absen, gunakan rumus ini:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Frekuensi Individu = (total jumlah karyawan yang absen \/ total jumlah karyawan) x 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada sepuluh periode ketidakhadiran oleh lima karyawan dari total 30 karyawan, tingkat frekuensinya adalah (10 \/ 30) x 100 = 33%, dan tingkat frekuensi individunya adalah (5 \/ 30) x 100 = 17%.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Severty Rate<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Severety rate<\/em>&nbsp;menunjukkan rata-rata lama waktu yang hilang per ketidakhadiran. Jika tingkat ini tinggi, itu bisa menjadi pertanda masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tingkat Keparahan = (total jumlah hari absen \/ total jumlah kali absen) x 100<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mengukur tingkat frekuensi dan&nbsp;<em>severety&nbsp;<\/em>dapat membantu Anda mengidentifikasi tren ketidakhadiran. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika keduanya menunjukkan angka yang tinggi, maka karyawan tersebut terindikasi sering absen dan untuk waktu yang lama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Skor Faktor Bradford<\/h3>\n\n\n\n<p>Skor ini membantu departemen SDM mengidentifikasi ketidakhadiran jangka pendek yang berulang. Rumusnya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Skor Faktor Bradford = (jumlah kejadian ketidakhadiran)^2 x total jumlah hari ketidakhadiran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ingat, skor Bradford dihitung setahun sekali. Contohnya, jika Rahmat absen satu kali dan absen selama sepuluh hari, skor Bradford-nya adalah (1)^2 x 10 = 10.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara jika Gilang absen lima kali dan absen selama sepuluh hari, skor Bradford-nya adalah (5)^2 x 10 = 250.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun keduanya absen selama jumlah hari yang sama, skor Gilang menunjukkan bahwa absensinya berlangsung secara jangka pendek namun sifatnya berulang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, skor Gilang juga bisa menjadi pertanda bahwa dia kesulitan dalam pekerjaan. Untuk itu, manajer harus memperhatikan hal ini dan mencari cara untuk menangani masalahnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/absen-fingertprint-manual\/\"><strong>Absen Fingerprint Manual dan Software Absensi: Mana yang Lebih Baik?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Tips Mengurangi Tingkat Absensi Karyawan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi tingkat absensi karyawan di tempat kerja:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pahami Penyebab Absensi<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menerapkan strategi pengurangan absensi, manajer perlu memahami penyebab ketidakhadiran karyawan. Beberapa alasan utama tingginya tingkat absensi karyawan meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rendahnya keterlibatan, moral, dan kepuasan kerja karyawan.<\/li>\n\n\n\n<li>Harapan dan tugas pekerjaan yang kurang jelas.<\/li>\n\n\n\n<li>Sakit, stres, dan kelelahan di tempat kerja atau rumah.<\/li>\n\n\n\n<li>Pelecehan atau intimidasi di tempat kerja.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengetahui penyebab absensi memungkinkan manajer mencegah dan menyelesaikan masalah yang menyebabkan ketidakhadiran karyawan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Lacak dan Pantau Absensi Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda ingin mengurangi absensi di tempat kerja, Anda perlu memahami cara menghitung presensi absen karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain dengan menggunakan cara yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda bisa memanfaatkan&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">software payroll<\/a>&nbsp;<\/em>dan HR yang dapat memantau tingkat kehadiran karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu&nbsp;<em>software&nbsp;<\/em>yang perlu Anda pertimbangkan adalah Gajihub. Dengan fitur <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">absensi<\/a> yang dimilikinya, Anda dapat memantau kehadiran karyawan, karena <em>software&nbsp;<\/em>ini dilengkapi dengan dukungan GPS dan&nbsp;<em>selfie.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Gajihub juga dilengkapi oleh sistem&nbsp;<em>software abuse detection&nbsp;<\/em>yang akan menolak presensi jika diketahui menggunakan&nbsp;<em>fake GPS, fake IP,&nbsp;<\/em>serta berdasarkan&nbsp;<em>face recognition.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik untuk mencobanya? Klik gambar berikut ini dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"1080\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/01-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 1\" class=\"wp-image-418\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/01-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/01-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/01-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/01-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/01-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tingkatkan Komunikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Terkadang, absensi disebabkan oleh komunikasi yang buruk antara karyawan dan manajemen. Manajer harus menjelaskan kepada karyawan apa hak mereka, seperti jumlah hari sakit dan cuti yang tersedia, serta opsi cuti berbayar.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika karyawan terus menunjukkan perilaku absensi, segeralah untuk mengambi tindakan. Salah satu strateginya adalah melakukan wawancara kembali ke pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan wawancara, Anda dapat membantu karyawan kembali ke peran mereka sambil membantu manajer memahami tantangan yang tengah dihadapi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pantau Metrik Terkait Absensi<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika organisasi Anda khawatir tentang tingkat absensi yang meningkat, pertimbangkan untuk melihat lebih dekat metrik kinerja lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak metrik kinerja yang umumnya dilacak dapat terkait secara langsung atau tidak langsung dengan absensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik seperti produktivitas, keterlibatan, retensi karyawan, dan pergantian dapat menunjukkan penyebab potensial absensi yang dapat diatasi oleh organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda melihat bahwa tingkat absensi yang tinggi berkaitan dengan keterlibatan yang rendah, maka usaha Anda perlu meningkatkan keterlibatan karyawan guna membantu mengatasi tingkat absensi yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/apa-itu-presensi-dan-absensi-cara-membuat-kebijakannya\/\"><strong>Apa itu Presensi dan Absensi, Bagaimana Cara Membuat Kebijakannya?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Jadikan Kerja Tim Bagian dari Budaya Perusahaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu efek utama dari absensi adalah stres yang ditimbulkan pada rekan kerja. Ketika satu atau lebih karyawan sering absen, beban kerja pun akan dialihkan pada anggota tim lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan yang merasa memiliki rasa kepemilikan lebih mendalam terhadap perusahaan cenderung mempertimbangkan bagaimana absensi mereka memengaruhi rekan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, Anda perlu menekankan budaya kerja tim dan dukungan satu sama lain untuk membantu karyawan tetap menyadari dampak absensi mereka pada tim.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Terapkan Model Kerja Hybrid<\/h3>\n\n\n\n<p>Menawarkan opsi kerja fleksibel kepada karyawan dapat membantu mengatasi beberapa penyebab absensi seperti perawatan anak, bepergian, atau sakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Model kerja<em> hybrid<\/em> telah menjadi populer, terutama sejak pandemi membuat kerja jarak jauh lebih umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikan karyawan Anda kemampuan untuk mengatur jadwal mereka sendiri dan memutuskan, dalam batas wajar, hari mana yang mereka kerjakan secara <em>remote<\/em> atau di tempat.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat memanfaatkan alat komunikasi dan penjadwalan membuat lebih mudah bagi karyawan yang bekerja dari jarak jauh untuk tetap terlibat, serta mengurangi risiko absensi yang tidak terduga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Sesuaikan Manfaat dengan Kebutuhan Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pekerja mungkin absen karena berbagai alasan pribadi, jadi menawarkan manfaat yang fleksibel dapat menjadi keuntungan berharga bagi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak organisasi memungkinkan karyawan memilih jenis layanan atau penggantian apa yang akan digunakan oleh manfaat mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, seorang orangtua yang sibuk mungkin memilih menggunakan akun kesehatannya untuk biaya perawatan anak daripada keanggotaan gym.<\/p>\n\n\n\n<p>Manfaat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan karyawan, dapat membantu meningkatkan komitmen mereka terhadap pekerjaan dan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Berinvestasi dalam Kesejahteraan Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kesehatan yang buruk, penyakit kronis, dan stres adalah beberapa penyebab utama absensi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan berinvestasi dalam kesejahteraan pribadi karyawan, Anda tidak hanya dapat membantu menjaga tingkat absensi tetap rendah, tetapi juga turut meningkatkan produktivitas dan profitabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Program kesejahteraan karyawan membantu karyawan mengambil kontrol atas kesejahteraan pribadi mereka, baik itu kesehatan fisik, nutrisi, tidur, atau tingkat stres.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring meningkatkanya kesejahteraan karyawan, absensi&nbsp; pun akan berkurang karena karyawan tetap sehat dalam bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-template-laporan-absensi-karyawan\/\"><strong>Contoh Template Laporan Absensi Karyawan yang Bisa Anda Download<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa memahami cara menghitung presensi absen karyawan merupakan hal yang sangat penting dalam manajemen SDM. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memantau kehadiran karyawan, perusahaan dapat meningkatkan kinerja, produktivitas, sekaligus kepuasan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pemantauan tingkat kehadiran karyawan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat manajemen proyek, memberikan wawasan tentang karyawan, serta memastikan kepatuhan perusahaan terhdadap hukum ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, perusahaan juga bisa mengambil langkah-langkah untuk mengurangi tingkat absensi karyawan, seperti meningkatkan komunikasi, menerapkan model kerja&nbsp;<em>hybrid,&nbsp;<\/em>dan menyesuaikan manfaat dengan kebutuhan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membantu Anda dalam memantau kehadiran karyawan, Anda dapat menggunakan&nbsp;<em>software payroll&nbsp;<\/em>dan HR dari Gajihub. Kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><strong>tautan ini<\/strong> <\/a>untuk informasi selengkapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manajemen perusahaan harus memahami cara menghitung presensi absen karyawan, karena hal tersebut menjadi salah satu spek penting dalam manajemen SDM,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7041,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[4234,4233,29,4232,80,28,27,44],"class_list":["post-7037","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-cara-mengurangi-absensi-karyawan","tag-contoh-menghitung-presensi-absen-karyawan","tag-gajihub","tag-metode-lain-untuk-menghitung-kehadiran-karyawan","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Simak cara menghitung presensi absen, contoh perhitungannya, manfaat, hingga tips mengurangi absensi karyawan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Simak cara menghitung presensi absen, contoh perhitungannya, manfaat, hingga tips mengurangi absensi karyawan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-12T08:32:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-28T01:14:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2024-01-12T08:32:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-28T01:14:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/\"},\"wordCount\":1759,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg\",\"keywords\":[\"cara mengurangi absensi karyawan\",\"contoh menghitung presensi absen karyawan\",\"GajiHub\",\"metode lain untuk menghitung kehadiran karyawan\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips HR\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/\",\"name\":\"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-12T08:32:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-28T01:14:26+00:00\",\"description\":\"Simak cara menghitung presensi absen, contoh perhitungannya, manfaat, hingga tips mengurangi absensi karyawan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/01\\\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"cara menghitung presensi absen banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-presensi-absen\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya - Gajihub Blog","description":"Simak cara menghitung presensi absen, contoh perhitungannya, manfaat, hingga tips mengurangi absensi karyawan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya - Gajihub Blog","og_description":"Simak cara menghitung presensi absen, contoh perhitungannya, manfaat, hingga tips mengurangi absensi karyawan.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2024-01-12T08:32:32+00:00","article_modified_time":"2025-03-28T01:14:26+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya","datePublished":"2024-01-12T08:32:32+00:00","dateModified":"2025-03-28T01:14:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/"},"wordCount":1759,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg","keywords":["cara mengurangi absensi karyawan","contoh menghitung presensi absen karyawan","GajiHub","metode lain untuk menghitung kehadiran karyawan","software absensi","software HR","software payroll","tips HR"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/","name":"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg","datePublished":"2024-01-12T08:32:32+00:00","dateModified":"2025-03-28T01:14:26+00:00","description":"Simak cara menghitung presensi absen, contoh perhitungannya, manfaat, hingga tips mengurangi absensi karyawan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg","width":825,"height":315,"caption":"cara menghitung presensi absen banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-presensi-absen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Presensi Absen Karyawan dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cara-menghitung-presensi-absen-banner.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7037"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23284,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7037\/revisions\/23284"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7041"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}