{"id":5552,"date":"2026-02-04T04:17:50","date_gmt":"2026-02-04T04:17:50","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=5552"},"modified":"2026-02-04T04:17:52","modified_gmt":"2026-02-04T04:17:52","slug":"penulisan-gelar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/","title":{"rendered":"Penulisan gelar sesuai kaidah PUEBI untuk S1, S2, S3, dan Profesi"},"content":{"rendered":"\n<p>Di Indonesia, gelar mencerminkan tingkat jabatan seseorang, baik secara intelektual, nama keluarga, maupun ekonomi. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penting untuk memahami cara penulisan gelar baik secara tata bahasa maupun makna dibalik gelar tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesalahan dalam menuliskan gelar dikhawatirkan bisa dianggap sebagai bentuk kurang menghormati pencapaian seseorang. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap gelar memiliki aturan penulisan yang berbeda, tergantung pada tingkat pendidikan, disiplin ilmu, hingga kebiasaan akademik yang berlaku. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, gelar sarjana, magister, dan doktor memiliki format penulisan tersendiri yang perlu diperhatikan agar tidak keliru.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas tentang apa yang dimaksud dengan gelar, sejarah, aturan, contoh penulisan, dan kesalahan yang harus dihindari. <\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Gelar?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-1.webp\" alt=\"penulisan gelar\" class=\"wp-image-32158\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-1.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-1-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-1-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gelar adalah sebutan kehormatan, kebangsawanan, atau kesarjaan yang biasanya ditambahkan pada nama orang seperti raden, tengku, doktor, dan sarjana ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi orang Indonesia, penulisan gelar merupakan hal yang sangat penting, karena gelar dapat menunjukkan prestasi seseorang. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, gelar juga bisa mencerminkan tingkat jabatan seseorang, baik secara intektual, nama keluarga, maupun ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi gelar akademik seseorang, maka akan semakin besar pula penghargaan dari masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengalaman-kerja\/\"><strong>Contoh Surat Pengalaman Kerja, Arti, dan Manfaatnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Penulisan Gelar yang Benar Sangat Penting?<\/h2>\n\n\n\n<p>Penulisan gelar yang tepat sangat penting karena bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga bentuk penghargaan atas pencapaian akademik seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap gelar mencerminkan usaha, waktu, dan dedikasi yang telah ditempuh dalam pendidikan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, kesalahan dalam penulisan gelar bisa dianggap kurang menghargai individu yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, aturan penulisan gelar telah ditetapkan dalam Panduan Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) serta beberapa regulasi resmi lainnya, seperti keputusan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Panduan ini mengatur aspek-aspek seperti posisi gelar dalam nama, penggunaan tanda baca, serta urutan gelar bagi seseorang yang memiliki lebih dari satu gelar akademik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Kariehebat\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner 2\" class=\"wp-image-26176\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-summary-cv\/\"><strong>20+ Contoh Summary di dalam CV, Cara Menulis, dan Manfaat<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Sejarah Penulisan Gelar?<\/h2>\n\n\n\n<p>Tradisi penulisan gelar ternyata sudah ada sejak zaman kuno hingga akhirnya berkembang sampai saat ini. Berikut penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Zaman Kuno<\/h3>\n\n\n\n<p>Tradisi memberikan gelar akademik kepada individu telah ada sejak zaman kuno. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini bahkan menjadi praktik yang telah berlangsung selama berbad-abad.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penutup-surat-lamaran-kerja\/\">Cara Membuat dan Contoh Penutup Surat Lamaran Kerja<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Abad ke-12<\/h3>\n\n\n\n<p>Kemudian pada abad ke-12, di benua Eropa, tepatnya di Bologna dan Paris mulai memberikan gelar akademik kepada seorang. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada saat itu, guru dan murid membentuk perkumpulan atau yang disebut dengan <em>gilda.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Mereka yang berdiam di Bologna lalu meyebut perkumpulan tersebut dengan nama universitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Abad ke-13<\/h3>\n\n\n\n<p>Perkumpulan univesitas di Bologna terus berkembang hingga abad ke-13. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada periode ini, Bologna menjadi pusat pengetahuan hukum sipil dan hukum gereja, dan guru yang mempelajar ilmu tersebut disebut dengan doktor.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara di Paris, guru-guru yang mengajar ilmu hukum disebut magister. <\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, kedua sebutan itu diberikan kepada murid yang telah menyelesaikan studinya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kemampuan-dalam-cv\/\"><strong>25 Kemampuan dalam CV dan Tips Menulisnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penulisan Gelar di Indonesia<\/h3>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, penulisan gelar dalam nama seseorang memiliki arti penting, di mana gelar akademik mencerminkan kemampuan dan penguasaan dalam bidang ilmu tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dipengaruhi oleh Hindia Belanda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tahun 1920<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahun 1920, universitas-universitas di Indonesia mulai didirikan di bawah pemerintahan Hindia Belanda. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada awalnya, pendidikan tinggi dibagi menjadi tiga bidang ilmu pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada saat itu, mahasiswa yang lulus dari jurusan hukum memperoleh gelar &#8220;meester in de rechten&#8221; (Mr.), lulusan ilmu kedokteran mendapat gelar &#8220;Arts&#8221;, dan lulusan ilmu teknik memperoleh gelar &#8220;Enginneer&#8221; (Ir.).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kerja-tidak-sesuai-jurusan\/\">Kerja Tidak Sesuai Jurusan: Ini Kelebihan dan Kekurangannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pascakemerdekaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah kemerdekaan Indonesia, perguruan tinggi di Indonesia semakin berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini membuat kemunculan gelar akademik lainnya, termasuk gelar doktor.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Perkembangan Gelar Akademik<\/h3>\n\n\n\n<p>Penulisan gelar dalam nama seseorang umumnya terdapat dalam penulisan karya ilmiah, tesis, disertasi, atau dalam hal-hal lain yang berkaitan dengan pencapaian akademik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/urutan-jabatan-dalam-perusahaan\/\"><strong>Urutan Jabatan dalam Perusahaan Beserta Fungsinya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Aturan Penulisan Gelar di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<p>Ya, penulisan gelar diatur dalam <a href=\"https:\/\/lldikti4.kemdikbud.go.id\/download\/gelar-dan-tata-cara-penulisan-gelar-di-perguruan-tinggi\/\">Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Repulik Indonesia Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Gelar dan Tata Cara Penulisan Gelar di Perguruan Tinggi.&nbsp;<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut penjelasan mengenai aturan-aturannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pengertian Istilah-Istilah Tertentu<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam pasal 1, terdapat aturan mengenai beberapa istilah tertentu, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Gelar<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Nama atau sebutan yang diberikan kepada lulusan dari berbagai jenis pendidikan, seperti akademik, vokasi, profesi, dan spesialis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Kementrian<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Merujuk pada kementrian yang bertanggung jawab dalam bidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-size: 16pt;\">Menteri<\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Merujuk kepada menteri yang bertanggung jawab dalam bidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Jenis Gelar<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam pasal 2, di atur gelar dan cara penulisan untuk lulusan pendidikan akademik, vokasi, profesi, dan spesialis yang terdiri dari beberapa jenis, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ahli Pratama (A.P.)<\/li>\n\n\n\n<li>Ahli Muda (A.M.)<\/li>\n\n\n\n<li>Ahli Madya (A.Md.)<\/li>\n\n\n\n<li>Sarjana (S.)<\/li>\n\n\n\n<li>Sarjana Terapan (S.Tr.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister (M.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Terapan (M.Tr.)<\/li>\n\n\n\n<li>Doktor (Dr.)<\/li>\n\n\n\n<li>Doktor Terapan (Dr.Tr.)<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar untuk lulusan pendidikan spesialis (Sp.)<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar untuk lulusan pendidikan profesi (inisial sebutan).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pemberian Gelar<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, pasal 3 mengatur tentang pemberian gelar, yang mencakup:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Gelar diberikan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan semua persyaratan dalam program studi dan dinyatakan lulus.<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar yang diperoleh dari perguruan tinggi di Indonesia wajib menggunakan bahasa Indonesia.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/indikator-kepuasan-kerja\/\"><strong>10 Indikator Kepuasan Kerja dan Cara Meningkatkannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Penulisan Gelar yang Benar?<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menuliskan gelar, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar tidak terjadi kesalahan dan membingungkan orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa aturan penting yang perlu Anda ketahui dalam penulisan gelar:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Gelar yang diperoleh dapat dituliskan sebelum atau setelah nama lengkap seseorang.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap gelar yang dituliskan harus memakai tanda titik (.) untuk memisahkan huruf dalam singkatan gelar tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika gelar ditulis setelah nama, maka setelah nama harus ada tanda koma (,) yang digunakan untuk memisahkan nama dan gelar.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika seseorang memiliki lebih dari satu gelar, cara penulisannya adalah masing-masing gelar dipisahkan dengan tanda koma (,). Sebagai contoh: Sari Nasution, S.Pd., S.H.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dengan mematuhi aturan ini, penulisan gelar akan menjadi lebih jelas dan sesuai dengan tata cara yang berlaku dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/problem-statement\/\"><strong>Problem Statement: Pengertian, Metode, dan Cara Menulis<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis Gelar yang Umum Digunakan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut 4 jenis gelar yang umum digunakan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gelar akademik dari pendidikan tinggi<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis yang pertama adalah gelar akademik yang diberikan oleh perguruan tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Gelar ini didapatkan setelah seseorang menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, baik dari tingkat S1, S2, hingga S3.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah gelar Sarjana Pendidikan atau S.Pd hingga gelar Magister Hukum atau M.H.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gelar vokasi dan profesi<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar vokasi merupakan gelar yang diberikan kepada seseorang yang telah menempuh pendidikan diploma baik itu diploma tiga atau diploma empat.<\/p>\n\n\n\n<p>Gelar ini diantaranya Amd untuk D3 dan S.Tr untuk sarjana terapan atau D4.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan gelar profesi diberikan bagi seseorang yang telag menempuh pendidikan profesi, baik itu profesi dokter, profesi nurse, hingga profesi guru.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gelar keagamaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain gelar akademik, ada juga gelar keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah gelar Haji yang diberikan bagi seseorang yang sudah menyelesaikan ibadah haji hingga gelar ustandz (Ust) yang diberikan untuk pemuka agama atau penceramah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Gelar kehormatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar kehormatan merupakan gelar yang diberikan sebagai penghargaan atas jasa, karya, hingga pengabdian yang dilakukan oleh seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah doctor honoris causa, gelar bangsawan adat, hingga tanda kehormatan dari negara.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Penulisan Gelar Digunakan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut waktu yang tepat untuk menulis gelar:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Dokumen resmi dan administratif<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar khususnya gelar akademik digunakan pada dokumen resmi dan administratif.<\/p>\n\n\n\n<p>Khususnya yang berhubungan dengan pekerjaan, misalnya pada dokumen pengangkatan pegawai negeri atau PNS.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Surat lamaran kerja dan CV<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar juga bisa digunakan pada surat lamaran kerja dan CV.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini untuk menerangkan bahwa seseorang telah lulus dan mendapatkan gelar akademik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Karya ilmiah dan publikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar juga dibutuhkan pada karya ilmiah dan publikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya pada penulisan jurnal pendidikan di mana gelar penting untuk meningkatkan kredibilitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Identitas profesional<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar juga dicantumkan sebagai identitas profesional dari seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menambahkan gelar ini bisa meningkatkan kredibilitas sehingga lebih dipercaya untuk suatu tugas atau proyek tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Urutan Penulisan Gelar dalam Dokumen Resmi?<\/h2>\n\n\n\n<p>Penulisan gelar dalam dokumen resmi harus dilakukan dengan benar agar tetap profesional dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. <\/p>\n\n\n\n<p>Gelar akademik menunjukkan tingkat pendidikan seseorang dan biasanya dicantumkan dalam berbagai dokumen resmi seperti surat, laporan, atau sertifikat. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah beberapa panduan dalam menuliskan gelar akademik dengan tepat:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Penulisan Gelar Akademik<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar akademik umumnya digunakan untuk menunjukkan tingkat pendidikan seseorang dan diletakkan pada posisi tertentu dalam nama. <\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua jenis penempatan gelar yang umum digunakan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gelar Sarjana, Magister, dan Doktor ditulis setelah nama. Misalnya: Dian Pratama, S.E. untuk Sarjana Ekonomi atau Rina Setyawati, M.T. untuk Magister Teknik.<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar Doktor (Dr.) biasanya ditempatkan di depan nama, seperti Dr. Andi Wijaya.<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar Profesor (Prof.) juga ditulis di depan nama dan dapat digabungkan dengan gelar doktor jika ada, misalnya Prof. Dr. Siti Anindya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-cv-sosmed-specialist\/\">Contoh CV Sosme<\/a>d Specialist Lengkap dengan Panduan Membuatnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Urutan Penulisan Jika Memiliki Lebih dari Satu Gelar<\/h3>\n\n\n\n<p>Seseorang yang memiliki lebih dari satu gelar harus mengikuti urutan yang benar agar tidak membingungkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Gelar akademik ditulis dari jenjang pendidikan terendah ke tertinggi, kemudian diikuti oleh gelar profesi atau sertifikasi tambahan. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contohnya:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Budi Santoso, S.Kom., M.Kom. (Sarjana Komputer diikuti oleh Magister Komputer).<\/li>\n\n\n\n<li>Jika memiliki sertifikasi profesional, dituliskan setelah gelar akademik, misalnya Citra Lestari, S.H., M.H., CPA (CPA adalah sertifikasi profesi di bidang akuntansi).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengalaman-organisasi-di-cv\/\"><strong>10 Contoh Pengalaman Organisasi di CV dan Tips Menulisnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penggunaan Tanda Baca yang Benar<\/h3>\n\n\n\n<p>Agar penulisan gelar terlihat rapi dan profesional, penggunaan tanda baca juga harus diperhatikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa aturan yang perlu diperhatikan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Setiap singkatan gelar diakhiri dengan tanda titik (.)<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar yang lebih dari satu dipisahkan dengan koma dan spasi, misalnya: Eka Ramadani, S.Pd., M.Pd.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penulisan Gelar dalam Surat Resmi<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam surat resmi, penyebutan nama dengan gelar harus sesuai dengan format yang profesional. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Yth. Dr. Faisal Arif, M.Si.<\/li>\n\n\n\n<li>Kepada Prof. Dr. Hadi Prasetyo, M.Pd.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jabatan-perusahaan-di-indonesia\/\"><strong>Mengenal Beberapa Jabatan Perusahaan di Indonesia<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Contoh Penulisan Gelar?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-2.webp\" alt=\"penulisan gelar\" class=\"wp-image-32157\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-2.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-2-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar-2-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti yang Anda ketahui, di Indonesia terdapat beberapa gelar akademik. Berikut beberapa contoh penulisannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gelar untuk Diploma<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ahli Pratama : A.P.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Gelar untuk Diploma Dua (D2)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ahli Muda : A.Ma.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Gelar untuk Diploma Tiga (D3)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ahli Madya : A.Md.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Singkatan lain berdasarkan jurusannya antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ahli Madya Pariwisata = A.Md.Par.<\/li>\n\n\n\n<li>Ahli Madya Pendidikan = A.Md.Pd.,<\/li>\n\n\n\n<li>Ahli Madya Kebidanan = A.Md.Bid.<\/li>\n\n\n\n<li>Ahli Madya Keperawatan = A.Md.Per.<\/li>\n\n\n\n<li>Ahli Madya Kesehatan = A.Md.Kes.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Berikut contoh penulisan gelar diploma untuk beberapa jurusan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kusuma Andara A.P.Par. = Ahli Pratama Pariwisata<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.P.Kom. = Ahli Pratama Komputer<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara&nbsp; A.Ma.Pust. = Ahli Muda Perpustakaan<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.Ma.Pd. = Ahli Muda Pendidikan<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.Md.Ak. = Ahli Madya Akuntansi<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.Md.Kom. = Ahli Madya Komputer<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.Md.Far. = Ahli Muda Farmasi<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.Md.Keb. = Ahli Muda Kebidanan<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.Md.Kep. = Ahli Madya Keperawatan<\/li>\n\n\n\n<li>Kusuma Andara A.Md.K.G. = Ahli Madya Kesehatan Gigi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/motto-profesional\/\"><strong>35 Contoh Motto Profesional LinkedIn dan Cara Menulisnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gelar untuk Sarjana<\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut adalah penulisan gelar untuk sarjana untuk beberapa jurusan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>S.Ag. (Sarjana Agama)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Pd. (Sarjana Pendidikan)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Si. (Sarjana Sains)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Psi. (Sarjana Psikologi)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Hum. (Sarjana Humaniora)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Kom. (Sarjana Komputer)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Sn. (Sarjana Seni)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Pt. (Sarjana Peternakan)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Ked. (Sarjana Kedokteran)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Kes. (Sarjana Kesehatan)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Sos. (Sarjana Sosial)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Kar. (Sarjana Karawitan)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Fhil. (Sarjana Filsafat)<\/li>\n\n\n\n<li>S.T. (Sarjana Teknik)<\/li>\n\n\n\n<li>S.P. (Sarjana Pertanian)<\/li>\n\n\n\n<li>S.S. (Sarjana Sastra)<\/li>\n\n\n\n<li>S.H. (Sarjana Hukum)<\/li>\n\n\n\n<li>S.E. (Sarjana Ekonomi)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen)<\/li>\n\n\n\n<li>S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)<\/li>\n\n\n\n<li>S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat)<\/li>\n\n\n\n<li>S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Fil.I. (Sarjana Filsafat Islam)<\/li>\n\n\n\n<li>S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk contoh penulisan gelar Sarjana yang benar adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Aditya Darmawan, S.Pd.I.&nbsp; (Sarjana Pendidikan Islam)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.Kom. (Sarjana Komputer)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.Sos. (Sarjana Sosial)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.H. (Sarjana Hukum)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.E.&nbsp; (Sarjana Ekonomi)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.Kes. (Sarjana Kesehatan)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.Pd. (Sarjana Pendidikan)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.Ked. (Sarjana Kedokteran)<\/li>\n\n\n\n<li>Aditya Darmawan, S.T. (Sarjana Teknik)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gelar untuk Magister<\/h3>\n\n\n\n<p>Seseorang yang telah menyelesaikan studi di tingkat S2 atau Magister, gelarnya akan ditulis dengan huruf M yang kemudian dilanjutkan dengan bidang studinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa contoh penulisan gelar magister berdasarkan bidang studi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Magister Administrasi Bisnis (M.A.B.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Administrasi Pendidikan (M.A.Pd.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Administrasi Publik (M.A.P.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Administrasi Rumah Sakit (M.A.R.S.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Agama (M.A.\/M.Ag., sekarang M.Ag.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Agama bidang Hukum (M.A.Hk.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Agama bidang Humaniora (M.A.Hum.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Agama bidang Kedokteran (M.A.Ked.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Agama bidang Pendidikan (M.A.Pd.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Agama bidang Sains (M.A.Si.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Agrikultur (M.Agri.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Akuntansi (M.Ak.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Arsitektur (M.Ars.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Biomedik (M.Biomed)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Desain (M.Ds.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Divinitas (M.Div.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ekonomi (M.E.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ekonomi Islam (M.E.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ekonomi Syariah (M.E.Sy.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Epidemiologi (M.Epid.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Farmasi (M.Farm.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Farmasi Klinik (M.Farm.Klin.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Filsafat (M.Fil.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Filsafat Islam (M.Fil.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Hukum (M.H.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Hukum Islam (M.H.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Hukum Kesehatan (M.H.Kes.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Humaniora (M.Hum.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Administrasi (M.A.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Biomedik (M.Si.Biomed.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Kepolisian (M.I.K.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial (M.Kesos.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Komputer (M.Kom.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Pertahanan (M.Han.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Politik (M.I.Pol.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Syariah (M.Sy.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Ilmu Ushuluddin (M.Ud.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Kebidanan (M.Keb.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Kedokteran Kerja (M.K.K.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Kedokteran Tropis (M.Ked.Trop.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Kehutanan (M.Hut.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Kenotariatan (M.Kn.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Keolahragaan (M.Kor.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Keperawatan (M.Kep.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Kesehatan (M.Kes.).<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.K.K.K.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Komputer (M.Kom.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Manajemen (M.M.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Manajemen Agribisnis (M.M.A.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Manajemen Pariwisata (M.Par.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Manajemen Pendidikan (M.M.Pd.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Manajemen Rumah Sakit (M.M.R.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Manajemen Sistem Informasi (M.M.S.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Manajemen Teknik (M.M.T.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Marine (M.Mar.<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Linguistik (M.Li.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pemikiran Islam (M.P.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pendidikan (M.Pd.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pendidikan Sains (M.Pd.Si.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pengajaran Fisika (M.P.Fis.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pengajaran Kimia (M.P.Kim.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pengajaran Matematika (M.P.Mat.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Pertanian (M.P.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Psikologi (M.Psi.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Sains (M.Si.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Sains Akuntansi (M.S.Ak.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Sains bidang Ilmu Pertahanan (M.Si.(Han))<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Sains Ekonomi (M.S.E.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Sains Manajemen (M.S.M.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Seni (M.Sn.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Sosial Islam (M.Sos.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Statistik (M.Stat.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Studi Islam (M.S.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teknik (M.T.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teknologi Agroindustri (M.T.A.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teknologi Informasi (M.TI.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teknologi Pertanian (M.T.P.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teologi Divinity (M.Div.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teologi Islam (M.Th.I.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teologi Ministri (M.Min.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Teologia (M.Th.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Terapan (M.Tr.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Terapan Pertahanan (M.Tr. (Han).)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Terapan Pertahanan Laut (M.Tr.Hanla.)<\/li>\n\n\n\n<li>Magister Veteriner (M.Vet.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Accounting (M.Acc.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Arts (M.A.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Arts Education (M.A.Ed.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Business Administration (M.B.A.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Computer (M.Com.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Computer Science (M.Cs.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Economic (M.Ec.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Education (M.Ed.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Engineering (M.Eng.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Laws (LL.M.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Medical Education (M.Med.Ed.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Philosophy (M.Phil.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Public Administration (M.P.A.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Public Health (M.P.H.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Science (M.Sc.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Science and Social (M.Sc.Soc.)<\/li>\n\n\n\n<li>Master of Science Engineering (M.S.E.)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Contoh Penulisan Gelar Doktor<\/h3>\n\n\n\n<p>Seseorang yang menyelesaikan pendidikan S3 maka mendapatkan gelar &#8216;Doktor&#8217; yang ditulis dengan Dr.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut 5 contoh penulisannya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Dr. Muhammad Ilham, M.Pd untuk doktor pendidikan<\/li>\n\n\n\n<li>Dr. Muhammad Ilham, M.Si untuk dokter di bidang sains<\/li>\n\n\n\n<li>Dr. Muhammad Ilham, M.Akt untuk doktor di bidang akuntansi<\/li>\n\n\n\n<li>Dr. Muhammad Ilham, M.E untuk doktor di bidang ekonomi<\/li>\n\n\n\n<li>Dr. dr. Muhammad Ilham, Sp.PD, M.Kes untuk doktor di bidang kedokteran penyakit dalam<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Contoh Penulisan Gelar Profesi<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain gelar untuk doktor, gelar profesi juga menjadi pembahasan penting saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini pendidikan profesi menjadi bagian penting untuk mendukung karier dan setelah kelulusan gelar akan dituliskan pada nama yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut 5 contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Untuk gelar dokter ditulis dengan &#8216;dr&#8217; (d kecil) di depan nama<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk gelas ners (perawat) ditulis dengan <strong>ns <\/strong>di depan nama<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar guru ditulis dengan <strong>Gr. <\/strong>di belakang nama setelah gelar S1 atau S2<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar psikolog ditulis dengan <strong>Psi. <\/strong>di belakang nama<\/li>\n\n\n\n<li>Gelar insinyur ditulis dengan <strong>Ir <\/strong>di depan nama<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/entry-level\/\">Entry Level: Pengertian, Jenis, dan Cara Merekrut<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Penulis Gelar dari Luar Negeri?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/gelar-s2-di-luar-negeri.webp\" alt=\"bachelor\" class=\"wp-image-32156\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/gelar-s2-di-luar-negeri.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/gelar-s2-di-luar-negeri-300x200.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/gelar-s2-di-luar-negeri-768x512.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketika membahas mengenai gelar, maka tidak bisa dipisahkan dari gelar yang didapatkan dari luar negeri.<\/p>\n\n\n\n<p>Di luar negeri penulisan gelar berbeda dengan di Indonesia, baik untuk S1, S2, hingga S3.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gelar Luar Negeri untuk S1<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk gelar S1 di luar negeri disebut dengan &#8220;Bachelor&#8221; dengan penulisannya menambahkan huruf &#8220;B&#8221; di belakang nama.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Annisa Putro, B.Sc untuk sarjana sains<\/li>\n\n\n\n<li>Putri Cendrawasih, B.BA untuk sarjana administrasi bisnis<\/li>\n\n\n\n<li>Ananda Sukmawati, B.A untuk sarjana seni<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/resume-parsing\/\">Resume Parsing: Cara Kerja, Manfaat, dan Contoh Software<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gelar Luar Negeri untuk S2<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika di Indonesia gelar S2 disebut dengan &#8220;Magister&#8221;, di luar negeri disebut dengan &#8220;Master&#8221; namun untuk penulisannya tetap sama yakni menambahkan huruf M di belakang nama.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Muhammad Farhan, B.BA., M.BA untuk master administrasi bisnis<\/li>\n\n\n\n<li>Lia Nurmawati, S.Si., M.Sc untuk master sains<\/li>\n\n\n\n<li>Dinda Putri Wardhani, S.T., M.Eng untuk gelar master teknik<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gelar Luar Negeri untuk S3<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk S3 di luar negeri dikenal dengan &#8220;Doktorate&#8221; atau &#8220;Doctoral&#8221; di mana biasanya ditambahkan dengan singkatan yang sesuai yakni &#8220;Ph.D&#8221; untuk &#8220;Doctor of Philoshopu.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Wulan Dewi Andriyani, M.Pd., D.Ed.<\/li>\n\n\n\n<li>Lia Kurnia, M.Sc., Ph.D<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sosial-media-rekrutmen\/\"><strong>Sosial Media Rekrutmen: Pengertian, Manfaat, dan Strateginya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Kesalahan Umum dalam Penulisan Gelar yang Perlu Dihindari?<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun sudah ada aturan baku dalam penulisan gelar, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat menuliskannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam penulisan gelar:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Penulisan Gelar Tanpa Koma<\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu kesalahan yang sering dijumpai adalah tidak adanya tanda koma sebelum gelar yang ditulis di belakang nama. <\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, tanda koma ini penting untuk memisahkan nama dan gelar dengan jelas.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Contoh yang salah: Rizky Hidayat S.Kom.<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh yang benar: Rizky Hidayat, S.Kom.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Penggunaan Huruf Kecil pada Singkatan Gelar<\/h3>\n\n\n\n<p>Gelar akademik merupakan singkatan resmi dan harus ditulis dengan huruf kapital. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, masih banyak yang menulisnya dengan huruf kecil, yang membuatnya terlihat tidak profesional.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Contoh yang salah: Dewi Lestari, s.pd.<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh yang benar: Dewi Lestari, S.Pd.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penggunaan Titik yang Tidak Tepat<\/h3>\n\n\n\n<p>Tanda titik harus selalu ada dalam singkatan gelar. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ada yang menghilangkan titik atau justru menambahkannya di tempat yang tidak seharusnya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Contoh yang salah: Rudi Saputra, ST atau Rudi Saputra, S.T<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh yang benar: Rudi Saputra, S.T.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Urutan Gelar yang Tidak Sesuai<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagi seseorang yang memiliki lebih dari satu gelar, urutan penulisannya harus mengikuti aturan yang benar. <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, gelar akademik ditulis dari jenjang pendidikan terendah ke tertinggi.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Contoh yang salah: Dr. Indra Kurniawan, M.T.<\/li>\n\n\n\n<li>Contoh yang benar: Indra Kurniawan, M.T., Dr.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Perbedaan Penulisan Gelar di Indonesia dengan Negara Lain?<\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap negara memiliki aturan yang berbeda dalam penulisan gelar akademik. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa perbedaan utama antara Indonesia dan negara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Posisi Gelar dalam Nama<\/h3>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, gelar ditulis di belakang nama dengan tanda koma sebagai pemisah. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, seseorang yang bergelar Sarjana Hukum akan ditulis sebagai Rizky Pratama, S.H..<\/p>\n\n\n\n<p>Di negara seperti Amerika Serikat dan Inggris, gelar sering ditulis tanpa koma atau bahkan diletakkan di depan nama jika berupa gelar doktor, seperti Dr. James Carter atau Emma Brown MBA.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Penggunaan Tanda Titik<\/h3>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, setiap huruf dalam singkatan gelar harus dipisahkan dengan tanda titik, misalnya S.T. untuk Sarjana Teknik atau M.Pd. untuk Magister Pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, di negara-negara lain, tanda titik biasanya tidak digunakan dalam singkatan gelar, sehingga gelar Sarjana Teknik setara akan ditulis sebagai BSc tanpa titik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Urutan Penulisan Gelar<\/h3>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, jika seseorang memiliki lebih dari satu gelar, urutannya ditulis dari yang lebih rendah ke yang lebih tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, Dewi Susanti, S.E., M.M. untuk seseorang yang memiliki gelar Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen.<\/p>\n\n\n\n<p>Di luar negeri, urutan ini lebih fleksibel.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkadang, hanya gelar tertinggi atau yang paling relevan yang dicantumkan, seperti Dr. Emily Johnson tanpa menyebutkan gelar magister atau sarjananya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/keahlian-dalam-cv\/\"><strong>65 Contoh Keahlian dalam CV dan Cara Menulisnya dengan Benar<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa penulisan gelar di Indonesia menunjukkan tingkat pendidikan seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, penulisan gelar dengan benar juga membantu mengidentifikasi spesialisasi atau keahlian seseorang, sehingga dapat memberikan informasi tambahan mengenai latar belakang dan pengalaman mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penulisan gelar yang benar dan akurat sangat penting dalam konteks akademis maupun profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain penulisan gelar, Anda juga perlu memastikan keakuratan dalam segala proses adminstrasi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, Anda perlu menggunakan Gajihub, sebuah&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">software absensi<\/a><em>&nbsp;<\/em>dan HR yang dapat membuat proses absensi hingga&nbsp;<em>payroll&nbsp;<\/em>menjadi lebih otomatis, sehingga lebih akurat dan memudahkan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fitur&nbsp;<em>payroll<\/em>-nya, Anda dapat mengelola seluruh komponen penghasilan dan potongan upah karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda juga bisa membuat slip gaji secara otomatis yang dapat dikirimkan kepada karyawan, sehingga proses penggajian lebih transparan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik untuk mencobanya? Yuk, kunjungi <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Kariehebat\">tautan ini<\/a> dan coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Catatan Kaki:&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/lldikti4.kemdikbud.go.id\/download\/gelar-dan-tata-cara-penulisan-gelar-di-perguruan-tinggi\/\">https:\/\/lldikti4.kemdikbud.go.id\/<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Indonesia, gelar mencerminkan tingkat jabatan seseorang, baik secara intelektual, nama keluarga, maupun ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk memahami&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32155,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[3690,3691,3689,29,3687,3688,80,28,3686],"class_list":["post-5552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-karir","tag-aturan-penulisan-gelar","tag-cara-penulisan-gelar","tag-contoh-penulisan-gelar","tag-gajihub","tag-pengertian-penulisan-gelar","tag-sejarah-penulisan-gelar","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-sofwtare-payroll"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bagaimana Penulisan Gelar yang Tepat? Simak Caranya Berikut Ini<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penulisan gelar harus dilakukan secara tepat. Simak arti, sejarah, aturan, cara penulisan, hingga contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Penulisan Gelar yang Tepat? Simak Caranya Berikut Ini\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penulisan gelar harus dilakukan secara tepat. Simak arti, sejarah, aturan, cara penulisan, hingga contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-04T04:17:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-04T04:17:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"16 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Penulisan gelar sesuai kaidah PUEBI untuk S1, S2, S3, dan Profesi\",\"datePublished\":\"2026-02-04T04:17:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T04:17:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/\"},\"wordCount\":3552,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/penulisan-gelar.webp\",\"keywords\":[\"aturan penulisan gelar\",\"cara penulisan gelar\",\"contoh penulisan gelar\",\"GajiHub\",\"pengertian penulisan gelar\",\"sejarah penulisan gelar\",\"software absensi\",\"software HR\",\"sofwtare payroll\"],\"articleSection\":[\"Pengembangan Karir\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/\",\"name\":\"Bagaimana Penulisan Gelar yang Tepat? Simak Caranya Berikut Ini\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/penulisan-gelar.webp\",\"datePublished\":\"2026-02-04T04:17:50+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T04:17:52+00:00\",\"description\":\"Penulisan gelar harus dilakukan secara tepat. Simak arti, sejarah, aturan, cara penulisan, hingga contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/penulisan-gelar.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/penulisan-gelar.webp\",\"width\":1920,\"height\":960,\"caption\":\"penulisan gelar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/penulisan-gelar\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penulisan gelar sesuai kaidah PUEBI untuk S1, S2, S3, dan Profesi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Penulisan Gelar yang Tepat? Simak Caranya Berikut Ini","description":"Penulisan gelar harus dilakukan secara tepat. Simak arti, sejarah, aturan, cara penulisan, hingga contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bagaimana Penulisan Gelar yang Tepat? Simak Caranya Berikut Ini","og_description":"Penulisan gelar harus dilakukan secara tepat. Simak arti, sejarah, aturan, cara penulisan, hingga contohnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-02-04T04:17:50+00:00","article_modified_time":"2026-02-04T04:17:52+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":960,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"16 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Penulisan gelar sesuai kaidah PUEBI untuk S1, S2, S3, dan Profesi","datePublished":"2026-02-04T04:17:50+00:00","dateModified":"2026-02-04T04:17:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/"},"wordCount":3552,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar.webp","keywords":["aturan penulisan gelar","cara penulisan gelar","contoh penulisan gelar","GajiHub","pengertian penulisan gelar","sejarah penulisan gelar","software absensi","software HR","sofwtare payroll"],"articleSection":["Pengembangan Karir"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/","name":"Bagaimana Penulisan Gelar yang Tepat? Simak Caranya Berikut Ini","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar.webp","datePublished":"2026-02-04T04:17:50+00:00","dateModified":"2026-02-04T04:17:52+00:00","description":"Penulisan gelar harus dilakukan secara tepat. Simak arti, sejarah, aturan, cara penulisan, hingga contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar.webp","width":1920,"height":960,"caption":"penulisan gelar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penulisan-gelar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penulisan gelar sesuai kaidah PUEBI untuk S1, S2, S3, dan Profesi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/penulisan-gelar.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5552"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33104,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5552\/revisions\/33104"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32155"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}