{"id":4007,"date":"2023-06-27T07:49:49","date_gmt":"2023-06-27T07:49:49","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=4007"},"modified":"2025-01-30T07:44:53","modified_gmt":"2025-01-30T07:44:53","slug":"jenis-hr-analytics","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/","title":{"rendered":"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR"},"content":{"rendered":"<p>HR analytics membantu Anda sebagai profesional HR dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dan didasarkan pada data. Melalui analitik tersebut Anda dapat berkontribusi secara langsung terhadap kesuksesan bisnis perusahaan.<\/p>\n<p>Terdapat empat jenis HR analytics yang bisa Anda gunakan, yaitu analitik deskriptif, diagnostik, prediktif, dan preskriptif.<\/p>\n<p>HR analytics memberikan wawasan yang mendalam mengenai kinerja karyawan, efektivitas kebijakan perusahaan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas dan retensi.<\/p>\n<p>Tidak hanya mempermudah pengelolaan SDM, tetapi analitik ini juga memberikan kontribusi langsung terhadap kesuksesan bisnis perusahaan dengan memberikan pemahaman yang lebih tajam mengenai bagaimana faktor-faktor HR memengaruhi hasil bisnis secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Pada artikel kali ini, Gajihub akan membahas sekilas tentang HR analytics dan jenis-jenisnya.<\/p>\n<h2>Sekilas Tentang HR Analytics<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-hr-analytics-manfaat-dan-jenisnya\/\">HR analytics<\/a> merupakan studi tentang SDM dan dampaknya terhadap kinerja bisnis perusahaan. Umumnya, bisnis memanfaatkan analitik ini untuk membuat keputusan terkait personalia, restrukturisasi kebijakan perusahaan, dan pengambilan keputusan berbasis data untuk perusahaan.<\/p>\n<p>Pengambilan keputusan yang berbasis data membantu perusahaan dapat membuat keputusan dengan hasil terukur, sehingga dapat dibandingkan dengan data masa lalu atau disimpan untuk masa depan.<\/p>\n<p>Pada intinya, HR analytics membuat pengelolaan sumber daya manusia menjadi lebih efisien.<\/p>\n<p>Melalui\u00a0<em>insight\u00a0<\/em>yang dihasilkan oleh HR analytics, Anda dapat melihat area yang efektif dan di mana perlu dilakukan perbaikan.<\/p>\n<p>Dengan data yang mudah diperoleh, para pemimpin SDM juga dapat menjawab pertanyaan dan menawarkan solusi berdasarkan bukti yang jelas.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/okr-untuk-hr\/\"><strong>OKR untuk HR: Arti, Keuntungan, Hingga Contohnya<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4011 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-2.jpg\" alt=\"jenis HR analytics\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<h2>4 Jenis HR Analytics<\/h2>\n<p>Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.aihr.com\/blog\/types-of-hr-analytics\/#:~:text=There%20are%204%20types%20of,%2C%20predictive%2C%20and%20prescriptive%20analytics.\">AIHR<\/a>, terdapat empat jenis HR analytics yang memiliki tujuan masing-masing dengan lebih spesifik.<\/p>\n<p>Jenis-jenis tersebut dapat Anda pilih salah satu atau dikombinasikan sesuai dengan kebutuhan dan akses yang dimiliki perusahaan.<\/p>\n<p>Perlu Anda ketahui, jenis analitik dapat berfungsi jika berdiri sendiri, namun Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap saat semua analitik tersedia.<\/p>\n<p>Berikut penjelasan dari masing-masing jenis HR analytics:<\/p>\n<h3>1. Descriptive Analytics<\/h3>\n<p>Jenis HR analytics yang pertama adalah <em>descriptive analytics a<\/em>tau analitik deskriptif. Ini menjadi jenis yang paling dasar untuk menganalisis pla data guna memperoleh <em>insight\u00a0<\/em>tentang masa lalu.<\/p>\n<p><em>Descriptive analytics\u00a0<\/em>mencakup analitik keputusan, serta menggunakan teknik analisis statistik untuk menjelaskan atau merangkum kumpulan data historis tertentu.<\/p>\n<p>Data tersebut berfokus untuk menjelaskan apa yang terjadi di masa lalu, namun tidak membuat preidksi untuk masa depan.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">Penerapan <em>Descriptive Analytics\u00a0<\/em><\/span><\/h4>\n<p>Analitik deskriptif dapat menggunakan kombinasi data numerik dan data kualitatif.<\/p>\n<p>Hal ini melibatkan perhitungan matematika, seperti\u00a0<em>central tendency,\u00a0<\/em>frekuensi, variasi, peringkat, rentang, deviasi, dan lain-lain. Dengan data tersebut, Anda dapat melihat pola dan inkonsistensi untuk meningkatkan perencanaan.<\/p>\n<p>Analitik deskriptif membantu Anda untuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengevaluasi perilaku<\/li>\n<li>Membandingkan karakteristik dari waktu ke waktu<\/li>\n<li>Mendeteksi anomali<\/li>\n<li>Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Analitik deskriptif memiliki kelebihan, yaitu metode analisis yang sederhana dan bisa dipahami dengan mudah.<\/p>\n<p>Namun, kelemahannya adalah hanya dapat memberikan analisis yang sederhana dan terbatas pada beberapa variabel setelah peristiwa terjadi.<\/p>\n<p>Contohnya, Anda bisa menggunakan analitik deskriptif untuk melihat rata-rata hari libur yang diambil karyawan dalam setahun atau membandingkan tingkat perputaran karyawan antara dua tim atau departemen.<\/p>\n<p>Penting untuk dicatat bahwa dengan menggabungkan semua jenis analitik SDM ini, Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dalam bidang SDM.<\/p>\n<h3>2.\u00a0<em>Diagnostics Analytics<\/em><\/h3>\n<p>Analitik diagnostik merupakan analitik deskriptif ke tingkat berikutnya, yakni dengan memberikan penjelasan tentang apa yang telah ditemukan.<\/p>\n<p>Tujuannya untuk mencari tahu alasan di balik data yang ditemukan.<\/p>\n<p>Walaupun sama-sama menggunakan data historis seperti analitik deskriptif, tetap terdapat perbedaan penting di antara keduanya.<\/p>\n<p>Analitik diagnostik membahas dan merangkum lebih jauh tentang masalah yang terjadi dengan kata-kata yang mudah dipahami.<\/p>\n<p>Jenis HR analytics ini mencoba menjawab pertanyaan &#8216;mengapa&#8217; di balik tren data, hubungan antar data, dan hal-hal yang dinilai tidak biasa.<\/p>\n<p>Proses analitik diagnostik umumnya melibatkan beberapa langkah berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Mengidentifikasi pola dan hal-hal yang tidak biasa dalam data yang menimbulkan pertanyaan dan perlu dikaji lebih lanjut.<\/li>\n<li>Menemukan faktor-faktor yang mungkin memberikan kontribusi pada pola dan hal-hal yang tidak biasa untuk mengidentifikasi data yang relevan.<\/li>\n<li>Menentukan hubungan sebab-akibat dengan menganalisis data menggunakan berbagai metode.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Terdapat beberapa teknik analitika diagnostik, di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li>Penelusuran data: Mengambil informasi dari tinjauan umum dan memberikan pandangan yang lebih detail tentang data.<\/li>\n<li><em>Data<\/em> <em>mining<\/em>: Menemukan pola-pola dari data yang membantu memprediksi peristiwa di masa depan.<\/li>\n<li>Teori probabilitas: Mengukur kejadian acak dengan mengestimasikan kemungkinan hasil yang tidak pasti.<\/li>\n<li>Analisis regresi: Menentukan variabel mana yang mempengaruhi hasil yang diamati.<\/li>\n<li>Analisis korelasi: Menguji hubungan antara variabel-variabel.<\/li>\n<li>Analisis statistik: Mengumpulkan dan menginterpretasi data untuk menemukan pola-pola yang mendasarinya.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">Tujuan\u00a0<em>Diagnostic\u00a0<\/em><em>Analytics<\/em><\/span><\/h4>\n<p>Analitik diagnostik bertujuan untuk mengubah data menjadi pemahaman yang berharga bagi perusahaan.<\/p>\n<p>Analitik ini membantu Anda mengidentifikasi pola, perbedan, dan hubungan sebab-akibat di dalam data, dengan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya.<\/p>\n<p>Dengan bantuan analitik ini, Anda dapat melihat gambaran besar suatu situasi dan fokus pada faktor-faktor yang dapat menyebabkan masalah, sehingga Anda dapat melakukan upaya yang lebih tepat untuk mengurangi masalah tersebut.<\/p>\n<p>Analitik diagnostik memiliki kelebihan berupa pemahaman yang lebih lengkap dalam pengambilan keputusan dan memungkinkan untuk memahami alasan di balik data yang ada.<\/p>\n<p>Sementara kekurangannya terletak pada analitik ini lebih berfokus pada peristiwa masa lalu dan bersifat reaktif dan tidak memberikan\u00a0<em>insight\u00a0<\/em>langsung yang dapat digunakan untuk mendukung proses perencanaan.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">Contoh Penggunaan\u00a0<em>Diagnostic Analytics\u00a0<\/em><\/span><\/h4>\n<p>Berikut adalah dua contoh kasus yang menggunakan\u00a0<em>diagnostic analytics:\u00a0<\/em><\/p>\n<p><strong>1.\u00a0<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/apa-itu-abseenteism\/\">Abseenteism:<\/a>\u00a0<\/em><\/strong>Saat tingkat ketidak hadiran karyawan meningkat, maka Anda dapat menggunakan analitik diagnostik untuk menemukan alasan mengapa karyawan sering tidak hadir.<\/p>\n<p><strong>2. Keterlibatan karyawan:\u00a0<\/strong>Analitik diagnostik dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dan budaya perusahaan Anda. Dengan menganalisis data dari survei internal atau wawancara, Anda dapat menemukan area yang membuat karyawan merasa terhubung dan puas dengan pekerjaan mereka, serta area yang harus diperbaiki.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/hr-metrics-dan-analytics\/\"><strong>Pentingnya HR Metrics dan Analytics Bagi Perusahaan<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4012 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-3.jpg\" alt=\"jenis HR analytics\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/p>\n<h3>3.\u00a0<em>Predictive Analytics\u00a0<\/em><\/h3>\n<p>Analitik prediktif dapat memperkirakan apa yang mungkin terjadi di masa depan.<\/p>\n<p>Prosesnya melibatkan memilah data masa lalu dan sekarang untuk menemukan pola, hubungan, dan hal-hal yang tidak biasa, lalu membuat model untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.<\/p>\n<p>Kemudian, akurasi model dievaluasi dengan mengaplikasikannya pada data baru.<\/p>\n<p>Analitika prediktif dalam SDM Analitika prediktif dalam SDM mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam SDM.<\/p>\n<p>Ini mengubah data historis yang dikumpulkan dari berbagai area, seperti keterampilan pekerjaan, keterlibatan karyawan, produktivitas, resume, dll., menjadi perkiraan tentang apa yang diharapkan di masa depan.<\/p>\n<p>Perkiraan ini memberikan informasi kepada Anda untuk meningkatkan pengambilan keputusan dalam hal seperti merekrut kandidat yang tepat, mengatasi kesenjangan keterampilan, dan mempertahankan bakat terbaik.<\/p>\n<p><em>Predictive analytics\u00a0<\/em>memiliki keuntungan berupa mampu mengurangi\u00a0<em>human error,\u00a0<\/em>membantu terhindar dari risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan akurasi perkiraan untuk perusahaan Anda.<\/p>\n<p>Sementara kelemahannya adalah membutuhkan data yang penting dan relevan, serta sulit untuk memastikan bahwa semua faktor diperhitungkan, dan model harus diperbarui saat data berubah.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/analisis-prediktif\/\"><strong>Pentingnya Analisis Prediktif, HR Wajib Tahu<\/strong><\/a><\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">Contoh Penggunaan\u00a0<em>Predictive Analytics<\/em><\/span><\/h4>\n<p>Analitika prediktif digunakan dalam dua fungsi SDM yang penting:<\/p>\n<p><strong>1. Rekrutmen:<\/strong> Analitika prediktif membantu menganalisis data perekrutan seperti resume dan deskripsi pekerjaan untuk menemukan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tips-memilih-kandidat-karyawan-terbaik\/\">kandidat<\/a> yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Hal ini juga dapat memperkirakan kebutuhan rekrutmen di masa depan agar Anda dapat memulai proses rekrutmen pada waktu yang tepat.<\/p>\n<p><strong>2. Retensi:<\/strong> Dengan analitika prediktif, Anda dapat memprediksi karyawan yang berisiko tinggi untuk berhenti. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data terkait, Anda dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan karyawan untuk berhenti. Hal ini membantu Anda mengevaluasi dan mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan retensi karyawan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-420 aligncenter\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg\" alt=\"gajihub 3\" width=\"1080\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/a><\/p>\n<h3><em>4. Prescriptive<\/em> <em>Analytics<\/em><\/h3>\n<p>Analitik preskriptif adalah tahap terakhir dalam proses analitika yang lebih kompleks. Tahap ini mengubah hasil dari analitik prediktif menjadi rekomendasi tentang apa yang sebaiknya dilakukan selanjutnya.<\/p>\n<p>Analitik preskriptif memberikan saran tentang pilihan keputusan dan tindakan yang tepat berdasarkan temuan dari analitik prediktif.<\/p>\n<p>Ini menggunakan data besar (big data) dan berbagai alat teknis seperti pembelajaran mesin, algoritma, kecerdasan buatan, dan pengenalan pola.<\/p>\n<p>Jika analitik prediktif hanya memprediksi hasil yang paling mungkin, sedangkan analitik preskriptif memperkirakan apa yang akan terjadi, mengapa hal itu terjadi, dan apa yang dapat dilakukan selanjutnya.<\/p>\n<p>Dengan analitika preskriptif, Anda dapat mengantisipasi berbagai skenario yang mungkin terjadi dan menentukan tindakan yang optimal untuk mencapai hasil yang diinginkan.<\/p>\n<p>Analitik prediktif memiliki keuntungan seperti dapat membantu Anda sebagaitim HR untuk membuat keputusan yang tepat waktu dan berdasarkan pada informasi akurat untuk meningkatkan kinerja, menyelesaikan masalah, serta memanfaatkan peluang yang ada.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, analitik predikitif dapat memberikan rekomendasi tentang strategi pelatihan yang bisa meningkatkan kinerja karyawan.<\/p>\n<p>Selain kelebihan, jenis HR analytics ini juga memiliki beberapa kekurangan, yakni proses yang berulang dan membutuhkan waktu, perlu berhati-hati dalam mempertimbangkan pilihan yang disajikan serta masuk akal, dan algoritma tidak selalu mencakup semua kompleksitas dalam berurusan dengan manusia yang beragam.<\/p>\n<h4><span style=\"font-size: 16pt;\">Contoh Penggunaan Prescriptive Analytics<\/span><\/h4>\n<p>Berikut ini adalah dua contoh penggunaan analitika preskriptif yang berhubungan dengan SDM.<\/p>\n<p><strong>1. Penempatan Karyawan: <\/strong>Analitik preskriptif dapat membantu Anda mempersiapkan kebutuhan penempatan karyawan yang akan datang. Data mengenai interaksi karyawan dengan opsi manfaat digital dapat memberikan petunjuk tentang kemungkinan ada posisi kosong.<\/p>\n<p>Jika ada peningkatan aktivitas seputar perencanaan pensiun atau kebijakan cuti medis dan keluarga, analitik preskriptif dapat memberikan rekomendasi penempatan karyawan yang dapat mengatasi kepergian dan absensi jangka panjang.<\/p>\n<p><strong>2. Tingkat Pengunduran Diri:<\/strong><br \/>\nTerdapat beberapa perusahaan yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi karyawan dengan risiko tinggi mengundurkan diri. Namun, mereka juga mengambil langkah berikutnya dengan menggunakan analitik preskriptif untuk mencegah faktor-faktor penyebab risiko pengunduran diri tersebut terjadi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/people-analytics-arti-tipe-komponen-manfaat-hingga-trennya\/\"><strong>People Analytics: Arti, Tipe, Komponen, Manfaat, Hingga Trennya<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diketahui HR analytics dapat membantu Anda dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dan didasarkan pada data. Terdapat 4 jenis HR analytics, yaitu\u00a0<em>descriptive analytics, diagnostic analytics, predictive analytics,\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>prescriptive analytics.\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Dengan memilih dan mengkombinasikan jenis-jenisnya di atas, sebagai profesional HR Anda dapat berkontribusi secara langsung terhadap kesuksesan bisnis perusahaan.<\/p>\n<p>Sebagai upaya optimalisasi penerapan HR analytics, Anda dapat menyerahkan urusan pengelolaan data karyawan kepada Gajihub, sebuah\u00a0<em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/\">software payroll<\/a>\u00a0<\/em>dan HR dengan beragam fitur menarik.<\/p>\n<p>Dengan Gajihub Anda akan merasakan kemudahan dalam pengelolaan SDM, mulai dari penghitungan payroll,\u00a0mengelola absensi\u00a0dan\u00a0HRIS, penghitungan\u00a0pajak PPh 21\u00a0dan\u00a0BPJS,\u00a0reimbursement,\u00a0employee self service (ESS), dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p>Yuk, coba gratis selama 14 hari melalui\u00a0<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a>\u00a0dan rasakan kemudahannya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HR analytics membantu Anda sebagai profesional HR dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dan didasarkan pada data. Melalui analitik tersebut&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4010,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[3048,3049,29,1889,1885,3050,3051,80,28,27,44],"class_list":["post-4007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-descriptive-analytics","tag-diagnostic-analytics","tag-gajihub","tag-jenis-hr-analytics","tag-pengertian-hr-analytics","tag-predictive-analytics","tag-prescriptive-analytics","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terdapat 4 jenis HR analytics, yaitu descriptive, diagnostic, predictive, dan prescpriptive analytics. Berikut penjelasan lengkapnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terdapat 4 jenis HR analytics, yaitu descriptive, diagnostic, predictive, dan prescpriptive analytics. Berikut penjelasan lengkapnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-27T07:49:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-30T07:44:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR\",\"datePublished\":\"2023-06-27T07:49:49+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-30T07:44:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/\"},\"wordCount\":1624,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/jenis-HR-analytics-1.jpg\",\"keywords\":[\"Descriptive analytics\",\"diagnostic analytics\",\"GajiHub\",\"jenis hr analytics\",\"pengertian hr analytics\",\"predictive analytics\",\"prescriptive analytics\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips HR\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/\",\"name\":\"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/jenis-HR-analytics-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-06-27T07:49:49+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-30T07:44:53+00:00\",\"description\":\"Terdapat 4 jenis HR analytics, yaitu descriptive, diagnostic, predictive, dan prescpriptive analytics. Berikut penjelasan lengkapnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/jenis-HR-analytics-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/jenis-HR-analytics-1.jpg\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"jenis HR analytics banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/jenis-hr-analytics\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR","description":"Terdapat 4 jenis HR analytics, yaitu descriptive, diagnostic, predictive, dan prescpriptive analytics. Berikut penjelasan lengkapnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR","og_description":"Terdapat 4 jenis HR analytics, yaitu descriptive, diagnostic, predictive, dan prescpriptive analytics. Berikut penjelasan lengkapnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2023-06-27T07:49:49+00:00","article_modified_time":"2025-01-30T07:44:53+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR","datePublished":"2023-06-27T07:49:49+00:00","dateModified":"2025-01-30T07:44:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/"},"wordCount":1624,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-1.jpg","keywords":["Descriptive analytics","diagnostic analytics","GajiHub","jenis hr analytics","pengertian hr analytics","predictive analytics","prescriptive analytics","software absensi","software HR","software payroll","tips HR"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/","name":"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-1.jpg","datePublished":"2023-06-27T07:49:49+00:00","dateModified":"2025-01-30T07:44:53+00:00","description":"Terdapat 4 jenis HR analytics, yaitu descriptive, diagnostic, predictive, dan prescpriptive analytics. Berikut penjelasan lengkapnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-1.jpg","width":825,"height":315,"caption":"jenis HR analytics banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-hr-analytics\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Jenis HR Analytics dan Panduan Lengkapnya untuk HR"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jenis-HR-analytics-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4007"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19633,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4007\/revisions\/19633"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4010"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}