{"id":36823,"date":"2026-10-12T08:58:49","date_gmt":"2026-10-12T08:58:49","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=36823"},"modified":"2026-10-12T08:58:51","modified_gmt":"2026-10-12T08:58:51","slug":"sistem-gaji-spg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/","title":{"rendered":"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami sistem gaji SPG menjadi bagian yang harus dilakukan oleh perusahaan, vendor tenaga kerja, ataupun pencari kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG atau singkatan dari <em>Sales Promotion Girl <\/em>memiliki tugas untuk mempromosikan produk, memberikan informasi kepada pelanggan, menawarkan produk, hingga membantu meningkatkan penjualan toko, pusat perbelanjaan, pameran, hingga acara promosi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG ini memiliki status kerja sebagai karyawan kontrak reguler atau pekerja freelance di berbagai event.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, sistem gaji SPG tidak selalu sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sini ada SPG yang menerima gaji bulanan, upah harian, bayaran per shift, hingga penghasilan berdasarkan target penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian perusahaan juga menggabungkan upah tetap dengan komisi, bonus, uang transportasi, dan uang makan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan sistem tersebut membuat calon SPG perlu memahami rincian penghasilan sebelum menerima pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, perusahaan dan HRD perlu memastikan sistem penggajian disusun secara transparan, sesuai dengan perjanjian kerja, serta memenuhi ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas, bagaimana sistem gaji SPG diterapkan, berapa kisaran penghasilannya, dan bagaimana cara menghitungnya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai sistem gaji SPG, kisaran gajinya, dan cara menghitungnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Sistem Gaji SPG?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg.webp\" alt=\"sistem gaji spg\" class=\"wp-image-36829\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-300x200.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-768x512.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem gaji SPG adalah mekanisme yang digunakan perusahaan atau pihak pemberi kerja untuk menentukan, menghitung, dan membayarkan penghasilan kepada Sales Promotion Girl atas pekerjaan yang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem tersebut mencakup dasar pembayaran, periode pembayaran, komponen penghasilan, ketentuan komisi, insentif, serta potongan yang diperbolehkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG umumnya bekerja untuk mempromosikan produk seperti kosmetik, makanan dan minuman, elektronik, produk rumah tangga, hingga barang konsumsi sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penempatan kerja dapat berada di toko, supermarket, pusat perbelanjaan, pameran, atau lokasi acara tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam praktiknya, pembayaran SPG dapat dikelola oleh perusahaan pemilik merek, perusahaan ritel, perusahaan penyedia tenaga kerja atau vendor, maupun pihak penyelenggara acara, bergantung pada pengaturan hubungan kerja dan kontraknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, penting untuk membedakan pihak yang menempatkan SPG di lokasi kerja dengan pihak yang secara hukum menjadi pemberi kerja dan bertanggung jawab atas pembayaran upah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Gajihebat\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner\" class=\"wp-image-26178\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tantangan-sistem-gaji-perusahaan-retail\/\">10 Tantangan Sistem Gaji di Perusahaan Retail dan Solusinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Perusahaan Menentukan Gaji SPG?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan menentukan gaji SPG dengan mempertimbangkan beberapa aspek, mulai dari jenis pekerjaan hingga anggaran operasional dan ketentuan upah yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut sejumlah pertimbangan yang umumnya digunakan oleh perusahaan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Jenis dan durasi pekerjaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertimbangan yang pertama adalah dari jenis dan durasi pekerjaannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG yang bekerja secara rutin di toko dapat memiliki skema penghasilan berbeda dari SPG yang bertugas selama dua hari dalam sebuah pameran.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Lokasi penempatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain dari jenis dan durasi pekerjaan, pertimbangan juga dilihat dari lokasi penempatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biaya tenaga kerja, ketentuan upah minimum, dan kebutuhan operasional dapat berbeda antardaerah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tanggung jawab pekerjaan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG yang hanya membagikan sampel produk memiliki skema berbeda dari SPG yang juga menangani transaksi dan bertanggung jawab atas target penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin besar tanggung jawab yang dimiliki, maka akan semakin besar pula gaji yang bisa didapatkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tantangan-sistem-gaji-perusahaan-manufaktur\/\">13 Tantangan Sistem Gaji Perusahaan Manufaktur dan Solusinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pengalaman dan kompetensi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemampuan komunikasi, pengetahuan produk, pelayanan pelanggan, serta pengalaman promosi dapat menjadi pertimbangan dalam penawaran kompensasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini karena pengalaman dan kompetensi yang dimiliki berpengaruh pada penjualan yang bisa didapatkan oleh SPG.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Target dan komisi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gaji SPG juga dipertimbangkan dari target dan besaran komisi yang didap<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemberi kerja dapat memberikan insentif berdasarkan jumlah produk terjual, omzet, atau pencapaian target tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Status dan hubungan kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengaturan penghasilan perlu disesuaikan dengan bentuk hubungan kerja, durasi kerja, serta ketentuan hukum yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan sebaiknya menetapkan komponen penghasilan secara tertulis agar SPG memahami jumlah upah, periode pembayaran, kriteria bonus, dan potongan yang mungkin berlaku sebelum mulai bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-penggajian-otomatis\/\">10 Manfaat Sistem Penggajian Otomatis dan Contoh Softwarenya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Perbedaan Gaji SPG, Upah Harian, Honor, dan Komisi Penjualan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-dua.webp\" alt=\"sistem gaji spg\" class=\"wp-image-36826\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-dua-300x200.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-dua-768x512.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun sering digunakan secara bergantian dalam lowongan kerja, istilah gaji, upah harian, honor, dan komisi memiliki perbedaan dalam praktik pengupahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut perbedaan lengkap antara gaji SPG, upah harian, honor, dan komisi penjualan:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><th>Istilah<\/th><th>Pengertian<\/th><th>Contoh penerapan<\/th><\/tr><tr><td>Gaji bulanan<\/td><td>Pembayaran berkala berdasarkan kesepakatan penghasilan bulanan<\/td><td>SPG toko yang menerima gaji setiap bulan<\/td><\/tr><tr><td>Upah harian<\/td><td>Pembayaran yang dihitung berdasarkan hari kerja sesuai ketentuan yang disepakati<\/td><td>SPG yang bertugas selama beberapa hari dalam pameran<\/td><\/tr><tr><td>Honor<\/td><td>Istilah pembayaran yang sering digunakan untuk pekerjaan atau penugasan tertentu; makna hukumnya bergantung pada hubungan kerja<\/td><td>Pembayaran untuk penugasan promosi tertentu<\/td><\/tr><tr><td>Komisi penjualan<\/td><td>Penghasilan tambahan atau variabel berdasarkan penjualan yang memenuhi kriteria<\/td><td>Komisi sebesar persentase tertentu dari omzet yang memenuhi syarat<\/td><\/tr><tr><td>Bonus atau insentif<\/td><td>Tambahan penghasilan berdasarkan pencapaian target atau ketentuan program<\/td><td>Bonus ketika penjualan mencapai target bulanan<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan istilah honor atau freelance tidak otomatis menentukan status hukum pekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungan kerja dan hak yang berlaku perlu dinilai berdasarkan fakta pekerjaan, perjanjian, serta peraturan ketenagakerjaan yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-penggajian\/\">Mengenal Prosedur Sistem Penggajian dan Cara Kerjanya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji SPG?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besaran penghasilan SPG dapat berbeda menurut wilayah, jenis produk, pola kerja, pengalaman, dan skema kompensasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Wilayah kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wilayah kerja berpengaruh dalam ketentuan upah minimum, yakni Upah Minimum Provinsi (UMP) ataupun Upah Minimum Kabupaten (UMK).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap daerah memiliki ketentuan upah minimum yang berbeda yang berpengaruh pada gaji yang didapatkan oleh SPG.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Jenis produk<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penghasilan atau gaji SPG juga dipengaruhi oleh jenis produk yang dijual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin mahal produk yang dijual dan semakin menguasai materi produk, maka semakin besar gaji yang bisa didapatkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Lokasi penempatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lokasi penempatan juga berpengaruh terhadap gaji yang didapatkan oleh SPG.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG di gerai ritel, toko khusus, pameran, atau acara promosi dapat menerima skema pembayaran berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tugas-dan-gaji-spg\/\">Tertarik Menjadi SPG? Simak Tugas dan Gaji SPG di Sini<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Jam dan hari kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jam dan hari kerja juga mempengaruhi gaji yang didapatkan oleh SPG.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semakin tinggi kebutuhan pengetahuan produk dan kompleksitas penjualan dapat berpengaruh pada penawaran kompensasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pengalaman<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG dengan pengalaman kerja yang tinggi, bisa mendapatkan gaji yang tinggi pula.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini karena pengalaman ini berpengaruh pada kinerja yang dimiliki oleh SPG.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Skema komisi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penghasilan SPG juga dipengaruhi oleh skema komisi yang ditetapkan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penghasilan SPG dengan komisi ini dapat berubah sesuai hasil penjualan dan ketentuan insentif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Pemberi kerja<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gaji yang didapatkan SPG juga dipengaruhi oleh siapa pemberi kerja mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini karena setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda antara satu dengan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-sales-dan-marketing\/\">Perbedaan Sales dan Marketing &amp; Tips Meningkatkan Kolaborasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis Sistem Gaji SPG?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"667\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg.webp\" alt=\"sistem gaji spg\" class=\"wp-image-36829\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-300x200.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-768x512.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem penggajian SPG dapat dibedakan berdasarkan periode pembayaran dan cara menentukan penghasilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut 6 jenis sistem gaji SPG yang penting untuk diketahui:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sistem gaji bulanan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem gaji bulanan adalah skema pembayaran dengan periode satu bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG yang bekerja secara rutin di toko, counter, atau gerai tertentu dapat menerima gaji bulanan sesuai perjanjian kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, SPG memperoleh upah bulanan sebesar Rp4.000.000, kemudian menerima uang transportasi Rp300.000 dan komisi penjualan sesuai pencapaian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penghasilan aktual dapat berubah jika terdapat komponen variabel, potongan yang sah, atau ketentuan lain dalam perjanjian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan juga perlu memperhatikan ketentuan upah minimum yang berlaku apabila hubungan kerjanya termasuk dalam cakupan ketentuan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Sistem gaji harian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem gaji harian menghitung pembayaran berdasarkan jumlah hari kerja yang disepakati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Skema ini sering ditemukan pada pekerjaan promosi jangka pendek, seperti pameran, peluncuran produk, pembagian sampel, atau aktivasi merek.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, SPG mendapatkan upah Rp150.000 per hari dan bekerja selama empat hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Total upahnya adalah Rp600.000, belum termasuk uang transportasi atau insentif apabila tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menerima pekerjaan, SPG perlu memastikan apakah upah harian sudah mencakup waktu persiapan, briefing, dan penutupan acara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketentuan mengenai waktu kerja dan pembayaran tambahan sebaiknya dijelaskan sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Sistem gaji per shift<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem per shift menghitung pembayaran berdasarkan jadwal kerja atau giliran kerja tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Skema ini dapat diterapkan pada gerai ritel yang memiliki beberapa jadwal operasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, perusahaan menyepakati pembayaran Rp100.000 untuk satu shift dengan durasi yang ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika SPG bekerja selama 18 shift, penghasilan berdasarkan skema tersebut adalah Rp1.800.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angka ini hanya ilustrasi perhitungan, bukan standar upah yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan harus memastikan skema pembayaran sesuai dengan durasi kerja, hubungan kerja, dan ketentuan upah yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-sales\/\">25 Contoh KPI Tim Sales dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Sistem gaji berdasarkan target penjualan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada sistem berbasis target, penghasilan variabel ditentukan berdasarkan pencapaian yang telah disepakati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, perusahaan memberikan insentif Rp200.000 jika SPG berhasil menjual minimal 100 unit produk dalam satu bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila target tercapai, SPG memperoleh insentif tersebut sesuai aturan program.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem ini perlu memiliki ketentuan yang jelas mengenai target, periode pengukuran, transaksi yang diakui, pembatalan penjualan, dan waktu pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan juga harus membedakan insentif variabel dari hak upah yang wajib dibayarkan berdasarkan hubungan kerja dan ketentuan hukum.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Sistem gaji pokok dan komisi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem gaji pokok ditambah komisi menggabungkan penghasilan tetap dengan penghasilan yang bergantung pada penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, SPG menerima gaji pokok Rp3.500.000 dan komisi Rp500.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Total penghasilan sebelum tunjangan dan potongan menjadi Rp4.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keuntungan skema ini adalah SPG memiliki komponen penghasilan tetap sekaligus peluang memperoleh tambahan pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, aturan komisi harus menjelaskan dasar perhitungan, persentase, batas waktu pencatatan penjualan, dan kondisi pembayaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besarnya komisi juga tidak boleh digunakan untuk mengabaikan kewajiban upah minimum apabila kewajiban tersebut berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Sistem gaji borongan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem borongan atau per proyek menetapkan pembayaran untuk keseluruhan penugasan, bukan semata-mata berdasarkan jumlah unit produk terjual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, SPG menerima pembayaran Rp900.000 untuk kegiatan promosi selama tiga hari dengan tugas dan jam kerja yang telah disepakati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Walaupun disebut pembayaran proyek atau borongan, istilah tersebut tidak otomatis membuat pekerja kehilangan hak ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penentuan hak tetap perlu melihat bentuk hubungan kerja, karakter pekerjaan, serta peraturan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-okr-tim-sales\/\">17 Contoh OKR Tim Sales dan Cara Mengoptimalkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Komponen Gaji SPG?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-tiga.webp\" alt=\"sales\" class=\"wp-image-36828\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-tiga-300x200.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-tiga-768x511.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gaji yang didapatkan oleh SPG terdiri dari berbagai komponen di dalamnya, yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gaji pokok<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gaji pokok merupakan komponen upah utama yang ditetapkan dalam perjanjian kerja atau ketentuan pengupahan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk SPG dengan pembayaran bulanan, gaji pokok menjadi dasar penghasilan rutin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sistem upah harian, pembayaran ditentukan berdasarkan ketentuan upah harian yang disepakati dan aturan pengupahan yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HRD perlu memastikan komponen upah dicatat secara benar karena susunan upah dapat memengaruhi perhitungan hak lain, seperti lembur dan THR.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tunjangan transportasi dan tunjangan makan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Uang transportasi dan uang makan dapat diberikan sebagai tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, atau penggantian biaya sesuai kebijakan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya, perusahaan memberikan uang transportasi Rp15.000 per hari. Jika SPG bekerja selama 20 hari, jumlahnya adalah Rp300.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, uang makan Rp20.000 per hari untuk 20 hari kerja menghasilkan tambahan Rp400.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan perlu menjelaskan apakah pembayaran diberikan berdasarkan kehadiran, bukti pengeluaran, atau nominal tetap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Klasifikasi komponen tersebut juga perlu diperhatikan dalam penghitungan hak ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Komisi penjualan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komisi merupakan penghasilan yang dihitung berdasarkan transaksi atau pencapaian penjualan sesuai ketentuan program.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, jika SPG memperoleh komisi sebesar 2% dari penjualan yang memenuhi syarat dan berhasil mencatat omzet Rp25.000.000, komisinya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rp25.000.000 \u00d7 2% = Rp500.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan harus menjelaskan apakah komisi dihitung dari omzet kotor, omzet setelah diskon, atau nilai transaksi yang telah dibayar pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aturan retur, pembatalan, dan pembagian komisi juga harus transparan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Insentif penjualan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bonus target merupakan tambahan penghasilan yang diberikan ketika karyawan mencapai kriteria tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, insentif penjualan adalah istilah yang lebih luas untuk pembayaran yang mendorong atau menghargai pencapaian penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh bonus target adalah pembayaran Rp300.000 ketika SPG mencapai target bulanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Insentif penjualan dapat berupa pembayaran per unit, komisi berdasarkan omzet, atau hadiah berdasarkan pencapaian program.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama komponen bukan satu-satunya faktor penentu perlakuan hukumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan harus melihat sifat pembayaran dan ketentuan yang berlaku untuk menentukan apakah suatu komponen termasuk upah atau pendapatan non-upah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Upah lembur<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembayaran lembur berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan melebihi waktu kerja normal sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk pekerja yang berhak atas upah lembur, perusahaan perlu menghitungnya berdasarkan ketentuan waktu kerja, upah sejam, dan tarif lembur yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhitungan dapat berbeda berdasarkan pola kerja dan kondisi yang diatur dalam peraturan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dasar hukum yang perlu diperiksa antara lain PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, serta Pemutusan Hubungan Kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-tes-kemampuan-sales\/\">Contoh Tes Kemampuan Sales, Jenis, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa Gaji SPG di Indonesia?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gaji SPG tidak memiliki satu standar nominal untuk seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penghasilan bergantung pada lokasi, jenis produk, jam kerja, pengalaman, pemberi kerja, serta komponen komisi dan tunjangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut besaran gaji SPG sesuai dengan penempatannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gaji sales promotion representative<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai gambaran pasar, halaman gaji <a href=\"https:\/\/id.indeed.com\/career\/sales-promotion-representative\/salaries\">Indeed untuk posisi Sales Promotion Representative<\/a> di Indonesia mencatat rata-rata gaji pokok sekitar Rp3.816.512 per bulan, berdasarkan 2.700 laporan dan pembaruan pada 27 September 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angka tersebut merupakan data agregat platform, bukan standar resmi pemerintah dan bukan khusus untuk seluruh kategori SPG.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gaji SPG counter<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG counter atau toko umumnya menerima penghasilan bulanan jika bekerja secara rutin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besarnya dapat dipengaruhi oleh lokasi toko, merek yang diwakili, tanggung jawab pelayanan, dan sistem komisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai pembanding, data lowongan yang ditampilkan Indeed mencakup posisi SPG di Pekanbaru dengan kisaran Rp2.500.000\u2013Rp3.000.000 per bulan serta sejumlah posisi promotor di kota lain dengan kisaran yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nominal tersebut merupakan contoh penawaran lowongan tertentu, bukan rata-rata nasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Gaji SPG harian event<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG event umumnya dibayar berdasarkan hari kerja atau penugasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nominalnya dapat berbeda menurut durasi acara, lokasi, tanggung jawab, dan kebutuhan promosi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh lowongan yang ditampilkan Indeed, terdapat penawaran SPG dengan upah Rp130.000\u2013Rp150.000 per hari serta penawaran SPG event di Bogor sebesar Rp300.000 per hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan ini menunjukkan bahwa upah harian perlu diperiksa berdasarkan detail pekerjaan, bukan dipukul rata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/merekrut-sales-berkualitas\/\">9 Langkah Merekrut Sales Berkualitas + 12 Tips Terbaiknya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Gaji SPG produk kecantikan dan kosmetik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG kosmetik dapat bertugas memberikan konsultasi produk, membantu pelanggan memilih produk, melakukan demonstrasi, dan mendukung target penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penghasilan bergantung pada merek, lokasi counter, tingkat pengalaman, dan komisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum tersedia satu angka yang dapat digunakan secara bertanggung jawab sebagai standar nasional khusus SPG kosmetik dari sumber yang sama dan terverifikasi untuk seluruh wilayah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengetahui kisaran aktual, calon pekerja sebaiknya membandingkan lowongan terbaru untuk merek dan lokasi yang sama serta memeriksa apakah nominal yang ditawarkan sudah termasuk komisi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Gaji SPG elektronik dan gadget<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG elektronik atau gadget biasanya membutuhkan pengetahuan produk yang lebih spesifik, seperti spesifikasi perangkat, fitur, garansi, dan perbandingan produk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, data lowongan yang ditampilkan Indeed mencantumkan <a href=\"https:\/\/id.indeed.com\/viewjob?jk=73563b9214a8ddf7\">promotor perangkat elektronik di Sumenep<\/a> dengan kisaran Rp2.500.000\u2013Rp2.600.000 per bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, sejumlah lowongan promotor perangkat di wilayah Yogyakarta menampilkan rentang sekitar Rp2.400.000\u2013Rp3.300.000 per bulan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nominal tersebut merujuk pada lowongan tertentu, bukan seluruh pekerjaan elektronik atau gadget.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Gaji SPG makanan dan minuman<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG makanan dan minuman dapat bekerja di supermarket, pusat perbelanjaan, pameran, atau acara promosi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tugasnya dapat mencakup menawarkan produk, membagikan sampel, menjaga ketersediaan produk, dan mencatat hasil promosi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Skema penghasilannya bisa berupa upah harian, gaji bulanan, atau kombinasi upah dan insentif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk kategori ini, nominal perlu diverifikasi melalui lowongan terbaru sesuai lokasi dan jenis penugasan karena belum ada satu kisaran terverifikasi yang mewakili seluruh SPG makanan dan minuman di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Gaji SPG berbeda berdasarkan kota dan lokasi penempatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, data agregat Indeed yang diperbarui pada September 2026 menunjukkan perbedaan rata-rata gaji Sales Promotion Representative antarkota.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai ilustrasi, halaman yang sama mencatat rata-rata sekitar Rp4.596.835 per bulan di Bogor dan Rp3.482.712 di Semarang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data tersebut berasal dari laporan gaji yang tersedia di platform dan tidak secara khusus memisahkan seluruh jenis SPG.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><th>Wilayah<\/th><th>Rata-rata gaji yang dilaporkan<\/th><th>Periode pembaruan data<\/th><\/tr><tr><td>Bogor<\/td><td>Rp4.596.835\/bulan<\/td><td>September 2026<\/td><\/tr><tr><td>Tangerang<\/td><td>Rp4.560.339\/bulan<\/td><td>September 2026<\/td><\/tr><tr><td>Semarang<\/td><td>Rp3.482.712\/bulan<\/td><td>Data kota yang ditampilkan pada September 2026<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan tetap perlu memastikan penawaran gaji memenuhi ketentuan upah minimum yang berlaku apabila pekerja dan hubungan kerjanya termasuk dalam cakupan ketentuan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besaran upah minimum perlu diperiksa berdasarkan wilayah dan tahun penetapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sales-training\/\">Sales Training: Manfaat, Metode, dan Cara Merancangnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghitung Gaji SPG?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"666\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-empat.webp\" alt=\"sistem gaji spg\" class=\"wp-image-36827\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-empat-300x200.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/spg-empat-768x511.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhitungan gaji SPG bergantung pada sistem pembayaran yang digunakan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memastikan penghasilan sesuai kesepakatan, setiap komponen perlu dihitung secara terpisah sebelum dijumlahkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gaji SPG harian dihitung dengan mengalikan tarif upah harian dengan jumlah hari kerja yang dibayarkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rumus:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Gaji harian = Upah per hari \u00d7 Jumlah hari kerja yang dibayarkan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, SPG memperoleh upah Rp150.000 per hari dan bekerja selama 20 hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rp150.000 \u00d7 20 = Rp3.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhitungan ini belum mencakup komisi, tunjangan, lembur, atau potongan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Bagaimana cara menghitung gaji SPG bulanan?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk SPG dengan gaji bulanan, perhitungan dimulai dari upah bulanan sesuai perjanjian kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, perusahaan menambahkan komponen penghasilan lain yang menjadi hak pekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gaji pokok: Rp3.500.000<\/li>\n\n\n\n<li>Uang transportasi: Rp300.000<\/li>\n\n\n\n<li>Komisi penjualan: Rp500.000<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Total penghasilan sebelum potongan adalah Rp4.300.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhitungan aktual dapat berbeda apabila terdapat komponen tunjangan lain, ketentuan prorata, atau pembayaran tambahan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bagaimana cara menghitung komisi dari hasil penjualan?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Komisi dapat dihitung berdasarkan omzet, jumlah produk yang terjual, atau pencapaian lain sesuai perjanjian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika perusahaan menetapkan komisi sebesar 2% dari omzet yang memenuhi syarat dan SPG mencatat penjualan Rp25.000.000, perhitungannya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rp25.000.000 \u00d7 2% = Rp500.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan perlu menjelaskan apakah omzet yang digunakan merupakan nilai sebelum atau sesudah diskon, serta bagaimana transaksi retur dan pembatalan diperhitungkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/memantau-sales-canvassing\/\">Cara Memantau Sales Canvassing dan Rekomendasi Software<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bagaimana cara menghitung bonus berdasarkan target?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bonus target dihitung berdasarkan kriteria yang ditetapkan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, perusahaan memberikan bonus Rp300.000 jika SPG mencapai target penjualan bulanan sebesar Rp30.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika hasil penjualan mencapai Rp32.000.000, SPG memenuhi target dan memperoleh bonus Rp300.000 sesuai ketentuan program.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila perusahaan menerapkan bonus bertingkat, misalnya bonus berbeda untuk pencapaian 100%, 110%, dan 120%, setiap tingkat perlu dijelaskan secara tertulis agar tidak menimbulkan perselisihan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Bagaimana cara menghitung total penghasilan SPG setelah potongan?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut contoh simulasi perhitungan gaji SPG menggunakan nominal ilustratif.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><th>Komponen<\/th><th>Contoh nominal<\/th><\/tr><tr><td>Upah harian<\/td><td>Rp150.000<\/td><\/tr><tr><td>Jumlah hari kerja<\/td><td>20 hari<\/td><\/tr><tr><td>Total upah harian<\/td><td>Rp3.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Komisi penjualan<\/td><td>Rp500.000<\/td><\/tr><tr><td>Uang transportasi<\/td><td>Rp300.000<\/td><\/tr><tr><td>Total sebelum potongan<\/td><td>Rp3.800.000<\/td><\/tr><tr><td>Contoh potongan yang sah<\/td><td>Rp100.000<\/td><\/tr><tr><td>Total setelah potongan<\/td><td>Rp3.700.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simulasi di atas mengasumsikan potongan Rp100.000 memang sah dan dapat diterapkan sesuai ketentuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angka tersebut bukan standar gaji pasar atau penetapan upah yang berlaku umum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan harus memastikan dasar setiap potongan jelas dan sesuai peraturan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">SPG juga sebaiknya memeriksa slip gaji untuk memastikan penghasilan yang diterima sesuai perjanjian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-job-deskripsi-sales\/\">Contoh Job Deskripsi Sales, Skill Penting, dan Kualifikasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai sistem gaji SPG yang dapat menjadi referensi untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa sistem gaji SPG dapat berbentuk gaji bulanan, upah harian, pembayaran per shift, komisi penjualan, ataupun kombinasi beberapa komponen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besaran penghasilan ini dipengaruhi oleh wilayah, jenis produk, pengalaman, durasi kerja, dan kebijakan pemberi kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk kemudahan pengelolaan penggajian karyawan di perusahaan Anda, gunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\">software payroll<\/a> dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">GajiHub merupakan software payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Gajihebat\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memahami sistem gaji SPG menjadi bagian yang harus dilakukan oleh perusahaan, vendor tenaga kerja, ataupun pencari kerja. SPG atau singkatan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":36825,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[314,12837,12835,8206,29,12833,12832,12836,12831,80,27,6600],"class_list":["post-36823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-payroll","tag-aplikasi-absensi","tag-cara-menentukan-gaji-spg","tag-faktor-yang-mempengaruhi-gaji-spg","tag-gaji-spg","tag-gajihub","tag-jenis-sistem-gaji-spg","tag-komponen-gaji-spg","tag-perbedaan-gaji-spg","tag-sistem-gaji-spg","tag-software-absensi","tag-software-payroll","tag-tips-payroll"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sstem gaji SPG dapat berbentuk gaji bulanan, upah harian, pembayaran per shift, atau kombinasi beberapa komponen. Lengkapnya di sini\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sstem gaji SPG dapat berbentuk gaji bulanan, upah harian, pembayaran per shift, atau kombinasi beberapa komponen. Lengkapnya di sini\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-12T08:58:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-12T08:58:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/sistem-gaji-spg.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"15 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2026-10-12T08:58:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-12T08:58:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/\"},\"wordCount\":2973,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/sistem-gaji-spg.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"cara menentukan gaji spg\",\"faktor yang mempengaruhi gaji SPG\",\"gaji SPG\",\"GajiHub\",\"jenis sistem gaji spg\",\"komponen gaji spg\",\"perbedaan gaji spg\",\"sistem gaji spg\",\"software absensi\",\"software payroll\",\"tips payroll\"],\"articleSection\":[\"Payroll\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/\",\"name\":\"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/sistem-gaji-spg.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-12T08:58:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-12T08:58:51+00:00\",\"description\":\"Sstem gaji SPG dapat berbentuk gaji bulanan, upah harian, pembayaran per shift, atau kombinasi beberapa komponen. Lengkapnya di sini\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/sistem-gaji-spg.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/sistem-gaji-spg.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"sistem gaji spg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/sistem-gaji-spg\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/desi-murniati-a1b6a5146\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya","description":"Sstem gaji SPG dapat berbentuk gaji bulanan, upah harian, pembayaran per shift, atau kombinasi beberapa komponen. Lengkapnya di sini","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya","og_description":"Sstem gaji SPG dapat berbentuk gaji bulanan, upah harian, pembayaran per shift, atau kombinasi beberapa komponen. Lengkapnya di sini","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-10-12T08:58:49+00:00","article_modified_time":"2026-10-12T08:58:51+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/sistem-gaji-spg.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"15 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya","datePublished":"2026-10-12T08:58:49+00:00","dateModified":"2026-10-12T08:58:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/"},"wordCount":2973,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/sistem-gaji-spg.webp","keywords":["aplikasi absensi","cara menentukan gaji spg","faktor yang mempengaruhi gaji SPG","gaji SPG","GajiHub","jenis sistem gaji spg","komponen gaji spg","perbedaan gaji spg","sistem gaji spg","software absensi","software payroll","tips payroll"],"articleSection":["Payroll"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/","name":"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/sistem-gaji-spg.webp","datePublished":"2026-10-12T08:58:49+00:00","dateModified":"2026-10-12T08:58:51+00:00","description":"Sstem gaji SPG dapat berbentuk gaji bulanan, upah harian, pembayaran per shift, atau kombinasi beberapa komponen. Lengkapnya di sini","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/sistem-gaji-spg.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/sistem-gaji-spg.webp","width":1200,"height":600,"caption":"sistem gaji spg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sistem-gaji-spg\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sistem Gaji SPG dan Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/desi-murniati-a1b6a5146\/"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/sistem-gaji-spg.webp","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36823"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36830,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36823\/revisions\/36830"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}