{"id":35355,"date":"2026-07-16T08:31:19","date_gmt":"2026-07-16T08:31:19","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=35355"},"modified":"2026-07-16T08:31:21","modified_gmt":"2026-07-16T08:31:21","slug":"bawahan-sulit-diatur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/","title":{"rendered":"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bawahan sulit diatur menjadi permasalahan yang dihadapi oleh pemimpin, baik itu manajer atau pemimpin di tingkat atas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentunya permasalahan bawahan sulit diatur ini bisa menjadi kendala yang berdampak pada operasional dan kenyamanan di lingkungan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya karena bawahan tidak mau mengikuti prosedur yang ada, bisa berpengaruh pada produktivitas tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan mereka juga bisa berpengaruh pada ketidaknyamana tim karena tim lainnya telah mengikuti aturan yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentunya keberadaan bawahan yang sulit diatur menjadi tantangan tersendiri bagi seorang <em>leader <\/em>dan harus segera diatasi agar tidak merugikan banyak pihak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu bagaimana cara mengatasi bawahan sulit diatur ini?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai bawahan sulit diatur, mulai dari penyebabnya, cara menghadapi, dan dampaknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat membaca penjelasan yang ada di bawah ini: <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Penyebab Bawahan Sulit Diatur?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-satu.webp\" alt=\"bawahan sulit diatur\" class=\"wp-image-35428\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bawahan sulit diatur merupakan karyawan yang menunjukkan adanya resistensi terhadap arahan, kebijakan, hingga instruksi dari atasan atau perusahaan secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sikap ini, dapat berdampak pada terhambatnya kelancaran kerja tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada berbagai macam perilaku yang muncul di sini, mulai dari menentang secara terbuka, mengabaikan instruksi, sering melanggar aturan, hingga menunjukkan sikap pasif-agresif yang secara tidak langsung mengganggu dinamika kerja tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada faktor-faktor yang menyebabkan bawahan sulit diatur, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Faktor dari Sisi Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kurangnya kepercayaan terhadap kepemimpinan atasan<\/strong>: Misalnya karena merasa atasan kurang kompeten atau tidak konsisten dalam mengambil keputusan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ego dan kebutuhan untuk diakui<\/strong>: Ego yang tinggi, terutama pada karyawan dengan kinerja baik namun kurang mendapatkan apresiasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ketidakpuasan terhadap kebijakan perusahaan<\/strong>: Seperti sistem kompensasi, beban kerja, atau kesempatan pengembangan karier yang dirasa tidak adil.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Masalah pribadi di luar pekerjaan<\/strong>: Permasalahan ini secara tidak langsung memengaruhi sikap dan emosi karyawan saat bekerja.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Karakter kepribadian tertentu<\/strong>: Seperti kecenderungan dominan atau kurang terbuka terhadap otoritas.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-susah-diatur\/\">Karyawan Susah Diatur: Ciri dan Cara Menghadapinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Faktor dari Sisi Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Minimnya keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan<\/strong>: Keadaan ini membuat karyawan merasa tidak dihargai dan cenderung menolak arahan yang diberikan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gaya kepemimpinan yang tidak sesuai<\/strong>: Misalnya terlalu otoriter atau sebaliknya terlalu permisif, sehingga menimbulkan resistensi dari karyawan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Komunikasi yang kurang efektif<\/strong>: Ini membuat instruksi atau kebijakan tidak tersampaikan dengan jelas kepada karyawan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kurangnya konsistensi dalam penerapan aturan<\/strong>: Misalnya perlakuan berbeda antara satu karyawan dengan karyawan lain untuk pelanggaran yang sama.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=HRHebat\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner\" class=\"wp-image-26178\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-konflik-kepentingan\/\">20 Contoh Konflik Kepentingan dan Strategi Mencegahnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghadapi Bawahan Sulit Diatur?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-dua.webp\" alt=\"bawahan sulit diatur\" class=\"wp-image-35426\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-dua-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-dua-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh atasan untuk menghadapi bawahan yang sulit diatur secara profesional dan efektif:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Cari Tahu Akar Permasalahan Terlebih Dahulu<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum mengambil tindakan, penting untuk memahami penyebab di balik sikap bawahan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan pendekatan personal melalui komunikasi empat mata untuk menggali apa yang sebenarnya menjadi sumber ketidakpuasan atau resistensi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bangun Komunikasi Dua Arah yang Terbuka<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alih-alih hanya memberikan instruksi searah, ciptakan ruang diskusi yang memungkinkan karyawan menyampaikan pendapat atau kekhawatirannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan ini dapat mengurangi resistensi karena karyawan merasa didengar dan dihargai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tetapkan Batasan dan Ekspektasi yang Jelas<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampaikan secara jelas mengenai standar kerja, aturan, serta konsekuensi yang berlaku apabila terjadi pelanggaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini dilakukan agar tidak ada ruang ambiguitas yang dapat dimanfaatkan oleh karyawan untuk berkelit dari tanggung jawabnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-bermasalah\/\">Karyawan Bermasalah: Ciri, Dampak, dan Cara Mengatasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Berikan Umpan Balik secara Konstruktif dan Konsisten<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampaikan evaluasi kinerja secara jujur namun tetap membangun, serta lakukan secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini dilakukan agar karyawan memahami bahwa penilaian dilakukan secara objektif, bukan berdasarkan preferensi pribadi atasan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Libatkan Karyawan dalam Pengambilan Keputusan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan, terutama yang berkaitan langsung dengan pekerjaannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara ini dapat meningkatkan rasa memiliki (sense of ownership) sehingga mengurangi potensi resistensi terhadap kebijakan yang diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Jaga Konsistensi dalam Penerapan Aturan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan aturan dan sanksi diterapkan secara konsisten kepada seluruh karyawan tanpa terkecuali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara ini dilakukan tidak menimbulkan kesan diskriminatif yang dapat memicu ketidakpuasan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/humble-bragging\/\">Penyebab Humble Bragging, Perilaku Merendah untuk Meroket<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Berikan Apresiasi atas Kontribusi Positif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain menegakkan aturan, penting juga untuk memberikan apresiasi terhadap kontribusi positif karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini karena pengakuan yang tulus dapat membantu membangun hubungan kerja yang lebih sehat dan mengurangi sikap defensif karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Kendalikan Emosi dan Tetap Profesional<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hindari merespons sikap bawahan yang sulit diatur dengan emosi berlebihan, karena hal ini justru dapat memperkeruh situasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetaplah bersikap tenang, profesional, dan berorientasi pada solusi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Berikan Peringatan Secara Bertahap<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila pendekatan personal tidak membuahkan hasil, atasan dapat memberikan peringatan secara bertahap sesuai prosedur perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulai dari teguran lisan, peringatan tertulis, hingga tindakan disipliner lain sesuai kebijakan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menyikapi-kandidat-tidak-sopan\/\">Cara Menyikapi Kandidat Tidak Sopan, HR Wajib Tahu<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Contoh Bawahan Sulit Diatur?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-tiga.webp\" alt=\"bawahan sulit diatur\" class=\"wp-image-35429\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-tiga-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-tiga-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membantu Anda untuk mengenai bawahan sulit diatur, berikut contohnya untuk Anda:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 1: Karyawan Senior yang Merasa Paling Berpengalaman<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang karyawan senior sering mengabaikan arahan atasan baru karena merasa lebih berpengalaman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendekatan yang tepat adalah melibatkan karyawan tersebut dalam diskusi strategis dan memberikan pengakuan atas pengalamannya, sambil tetap menegaskan struktur otoritas yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 2: Karyawan yang Sering Menentang Kebijakan Baru<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang karyawan kerap mempertanyakan dan menolak kebijakan baru perusahaan di depan rekan-rekannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Atasan dapat mengundang karyawan tersebut untuk berdiskusi secara privat guna memahami kekhawatirannya, sekaligus menjelaskan alasan di balik kebijakan tersebut secara transparan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 3: Karyawan dengan Sikap Pasif-Agresif<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seorang karyawan tampak menyetujui instruksi atasan, namun secara diam-diam menunda pekerjaan atau menurunkan kualitas kerjanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kasus ini, atasan perlu melakukan evaluasi kinerja secara berkala dan memberikan umpan balik langsung terkait ekspektasi yang tidak terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tone-deaf\/\">Apa Itu Tone Deaf? Ini Ciri-Ciri dan Cara Menghadapinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Dampak Bawahan Sulit Diatur bagi Perusahaan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila tidak ditangani dengan tepat, sikap bawahan yang sulit diatur dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menurunnya Produktivitas Tim<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak yang pertama adalah terjadinya penurunan produktivitas tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini terjadi karena adanya hambatan koordinasi dan pelaksanaan tugas dari karyawan yang sulit untuk diatur tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menurunnya Semangat Kerja Anggota Tim Lain<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak yang kedua adalah menurunnya semangat kerja anggota tim lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika anggota tim ada yang sulit untuk diatur, maka anggota lainnya bisa kehilangan semangat kerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terlebih jika sikap dari karyawan yang sulit diatur tersebut dibiarkan dan tidak ditindak secara tegas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-merasa-kurang-diapresiasi\/\">Karyawan Merasa Kurang Diapresiasi? Ini 8 Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Munculnya Konflik Internal<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak berikutnya adalah munculnya konflik internal di perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari konflik internal ini bisa memecegah kekompakan di dalam tim.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Menurunnya Wibawa Kepemimpinan Atasan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak berikutnya adalah dapat menurunkan wibawa kepemimpinan dari atasan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika situasi tidak segera diatasi, maka bisa merusak wibawa atasan di mata karyawan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Berpotensi Menular ke Karyawan Lain<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sikap membangkang atau sulit diatur kenyataannya bisa menular ke karyawan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Khususnya jika karyawan yang sulit diatur ini memiliki pengaruh yang besar di dalam tim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/underperformance-employees\/\">7 Cara Mengatasi Underperformance Employee<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Strategi Mengatasi Bawahan Sulit Diatur di Tempat Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-empat.webp\" alt=\"junior\" class=\"wp-image-35427\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendukung penanganan bawahan yang sulit untuk diatur, dibutuhkan strategi yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut 5 langkah yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mengatasi bawahan sulit diatur:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Identifikasi dan Dokumentasikan Perilaku<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catat pola perilaku bawahan yang sulit diatur secara objektif, termasuk waktu kejadian dan dampaknya terhadap pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini dilakukan sebagai dasar evaluasi yang akurat dan menjadi bukti jika dibutuhkan tindakan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Lakukan Percakapan Personal secara Empat Mata<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ajak karyawan berdiskusi secara pribadi untuk memahami penyebab sikapnya, sekaligus menyampaikan dampak yang ditimbulkan terhadap tim maupun pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sini Anda bisa mengetahui apa penyebab sikap sulit diatur ini dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-sering-absen-kerja\/\">Karyawan Sering Absen Kerja? Ini 7 Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Susun Rencana Perbaikan Bersama<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah mengetahui akar masalah, susun rencana perbaikan yang disepakati bersama, termasuk target perubahan sikap dan jangka waktu evaluasinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari langkah ini harus menjadi <em>warning <\/em>bagi karyawan untuk memperbaikinya dengan segera.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pantau Perkembangan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah berikutnya adalah dengan memantau perkembangan secara berkala.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya dari minggu pertama, ke minggu kedua, dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika karyawan bisa menunjukkan sikap perbaikan yang positif, Anda bisa memberikan apresiasi terhadap karyawan yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Ambil Tindakan Tegas Jika Diperlukan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila setelah melalui proses pembinaan sikap karyawan tidak menunjukkan perbaikan, perusahaan dapat mengambil tindakan lebih tegas sesuai prosedur yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya dengan pemberian surat peringatan, mutasi, hingga langkah disipliner lain sesuai kebijakan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/toxic-leadership-tanda-dan-cara-menyikapinya\/\">Toxic Leadership: Tanda dan Cara Menyikapinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Perlu Melibatkan HR atau Mengambil Tindakan Formal?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak semua kasus bawahan sulit diatur dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan personal antara atasan dan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa kondisi yang memerlukan keterlibatan HR atau tindakan formal, misalnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Perilaku bawahan sudah berulang kali terjadi meskipun telah diberikan pembinaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Sikap karyawan mulai memengaruhi kinerja dan moral tim secara signifikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Terjadi pelanggaran terhadap kode etik atau tata tertib perusahaan secara jelas.<\/li>\n\n\n\n<li>Situasi berpotensi menimbulkan konflik yang lebih besar apabila tidak segera ditangani secara formal.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kondisi tersebut, HR dapat membantu memfasilitasi proses mediasi, memberikan pendampingan kepada atasan, hingga menjalankan prosedur disipliner sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/underperformance-karyawan\/\">Underperformance Karyawan: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai bawahan sulit diatur yang dapat menjadi referensi untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa bawahan yang sulit diatur dapat berdampak tidak hanya pada bawahan yang bersangkutan, namun juga pada karyawan bahkan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karenanya perusahaan harus memiliki strategi untuk mencegah dan mengatasi bawahan sulit diatur ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu caranya adalah melakukan pengelolaan karyawan dengan sebaik mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\">sistem HRIS<\/a> dari GajiHub untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">GajiHub merupakan sistem HRIS yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=HRHebat\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bawahan sulit diatur menjadi permasalahan yang dihadapi oleh pemimpin, baik itu manajer atau pemimpin di tingkat atas. Tentunya permasalahan bawahan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":35430,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[109,12181,12185,12184,12183,29,12186,80,28,175,27,12182],"class_list":["post-35355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-aplikasi-hris","tag-bawahan-sulit-diatur","tag-cara-menghadapi-bawahan-sulit-diatur","tag-contoh-bawahan-sulit-diatur","tag-dampak-bawahan-sulit-diatur","tag-gajihub","tag-penyebab-bawahan-sulit-diatur","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-hris","tag-software-payroll","tag-strategi-mengatasi-bawahan-sulit-diatur"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memiliki bawahan sulit diatur dapat menjadi permasalahan yang berdampak pada produktivitas. Berikut cara menghadapinya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memiliki bawahan sulit diatur dapat menjadi permasalahan yang berdampak pada produktivitas. Berikut cara menghadapinya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-16T08:31:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-16T08:31:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2026-07-16T08:31:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-16T08:31:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/\"},\"wordCount\":1525,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/bawahan-sulit-diatur.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi HRIS\",\"bawahan sulit diatur\",\"cara menghadapi bawahan sulit diatur\",\"contoh bawahan sulit diatur\",\"dampak bawahan sulit diatur\",\"GajiHub\",\"penyebab bawahan sulit diatur\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software HRIS\",\"software payroll\",\"strategi mengatasi bawahan sulit diatur\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/\",\"name\":\"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/bawahan-sulit-diatur.webp\",\"datePublished\":\"2026-07-16T08:31:19+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-16T08:31:21+00:00\",\"description\":\"Memiliki bawahan sulit diatur dapat menjadi permasalahan yang berdampak pada produktivitas. Berikut cara menghadapinya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/bawahan-sulit-diatur.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/07\\\/bawahan-sulit-diatur.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"bawahan sulit diatur\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bawahan-sulit-diatur\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya - Gajihub Blog","description":"Memiliki bawahan sulit diatur dapat menjadi permasalahan yang berdampak pada produktivitas. Berikut cara menghadapinya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya - Gajihub Blog","og_description":"Memiliki bawahan sulit diatur dapat menjadi permasalahan yang berdampak pada produktivitas. Berikut cara menghadapinya","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-07-16T08:31:19+00:00","article_modified_time":"2026-07-16T08:31:21+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya","datePublished":"2026-07-16T08:31:19+00:00","dateModified":"2026-07-16T08:31:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/"},"wordCount":1525,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur.webp","keywords":["aplikasi HRIS","bawahan sulit diatur","cara menghadapi bawahan sulit diatur","contoh bawahan sulit diatur","dampak bawahan sulit diatur","GajiHub","penyebab bawahan sulit diatur","software absensi","software HR","software HRIS","software payroll","strategi mengatasi bawahan sulit diatur"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/","name":"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur.webp","datePublished":"2026-07-16T08:31:19+00:00","dateModified":"2026-07-16T08:31:21+00:00","description":"Memiliki bawahan sulit diatur dapat menjadi permasalahan yang berdampak pada produktivitas. Berikut cara menghadapinya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur.webp","width":1200,"height":600,"caption":"bawahan sulit diatur"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bawahan-sulit-diatur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bawahan Sulit Diatur: Cara Menghadapi dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/bawahan-sulit-diatur.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35355"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35355\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35442,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35355\/revisions\/35442"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}