{"id":34603,"date":"2026-05-21T00:31:01","date_gmt":"2026-05-21T00:31:01","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=34603"},"modified":"2026-05-21T00:31:03","modified_gmt":"2026-05-21T00:31:03","slug":"contoh-coaching-karyawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/","title":{"rendered":"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah"},"content":{"rendered":"\n<p>Memiliki karyawan yang bermasalah menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya setiap perusahaan ingin memiliki karyawan yang berdedikasi tinggi, solid, dan mampu memenuhi target dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun ada keadaan di mana karyawan tidak dapat bekerja sesuai yang diharapkan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika perusahaan memiliki karyawan yang bermasalah, perusahaan tentu saja tidak boleh tinggal diam.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaan karyawan bermasalah ini tidak hanya bisa berpengaruh pada produktivitas karyawan yang bersangkutan, namun juga dapat berpengaruh pada karyawan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun dalam menangani karyawan bermasalah ini, pastikan perusahaan tidak melakukannya secara terburu-buru.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan dapat memilih solusi yakni dengan memberikan coaching kepada karyawan yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan coaching ini, karyawan diajak untuk menggali lebih dalam potensi yang mereka miliki, sehingga dapat menemukan solusi terhadap hambatan yang dihadapi dan memperbaiki kinerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu apa saja contoh coaching karyawan yang bermasalah ini dan apa perbedaan coaching dengan counseling?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai contoh coaching karyawan yang bermasalah dan perbedaannya dengan counseling.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk penjelasan lengkapnya Anda dapat menyimaknya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mengenali Karyawan yang Bermasalah?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-satu.webp\" alt=\"contoh coaching karyawan\" class=\"wp-image-34629\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Mengenali karyawan yang bermasalah bisa dibilang cukup sulit karena karyawan ini sulit dideteksi pada awalnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun ada ciri-ciri yang dimiliki karyawan bermasalah ini yang dapat membantu untuk mengidentifikasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ciri-ciri karyawan bermasalah tersebut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tidak Bisa Mencapai KPI<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menilai keberhasilan karyawan, perusahaan menggunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/\">KPI atau <em>Key Performance Indicator<\/em><\/a><em> <\/em>sebagai indikatornya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan sering gagal untuk mencapai KPI, maka ini menjadi tanda bahwa karyawan tersebut kesulitan dalam pekerjaan ataupun kurang memiliki motivasi dalam bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tidak Memiliki Rasa Tanggung Jawab<\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri yang kedua adalah karyawan tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas ataupun kesalahan yang mereka lakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini karyawan tidak mau mengakui kesalahan mereka atau menyelesaikan tugas tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan tanpa rasa tanggung jawab ini menandakan bahwa mereka tidak memiliki integritas dalam bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/coaching-karyawan\/\">9 Manfaat Coaching Karyawan Hingga Tips Optimalisasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tidak Mampu Bekerja dengan Tim<\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri berikutnya adalah tidak mampu bekerja dengan tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pekerjaan, bekerja dengan tim tidak hanya jadi nilai tambah, namun sudah menjadi kebutuhan yang harus bisa dilakukan setiap karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa adanya kerja sama dalam tim maka dapat berisiko menimbulkan konflik di dalam tim atau membuat anggota tim lain merasa tidak nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan jika dibiarkan, sikap seperti ini dapat menimbulkan perpecahan dan mengganggu kinerja tim secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Enggan Mengikuti Program Pengembangan Diri<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengenali karyawan bermasalah berikutnya adalah melalui ciri-ciri karyawan enggan mengikuti program pengembangan diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya program ini diberikan ketika HR mendeteksi adanya perilaku buruk pada karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan merespons dengan baik solusi dari HR tersebut, karyawan bermasalah sering kali enggak atau malas mengikutinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini menunjukkan bahwa karyawan tersebut tidak memiliki keinginan untuk belajar dan mengembangkan diri.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/coaching-adalah\/\">Coaching Adalah? Manfaat, Jenis, Penerapan, dan Tantangannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tidak Menerima Perubahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah karyawan tidak mau menerima perubahan<\/p>\n\n\n\n<p>Menerima perubahan ini menjadi bagian penting di tengah dunia kerja yang dinamis.<\/p>\n\n\n\n<p>Di mana karyawan yang ingin sukses, mau tidak mau harus mampu berubah dan beradaptasi dengan perubahan yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan yang menolak untuk perubahan dan beradaptasi dengan perubahan yang ada, maka dapat menghambat kemajuan dari perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=HRHebat\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner\" class=\"wp-image-26178\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Dampak Karyawan Bermasalah bagi Perusahaan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-dua.webp\" alt=\"contoh coaching karyawan\" class=\"wp-image-34627\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-dua-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-dua-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti yang dijelaskan sebelumnya, karyawan bermasalah tidak hanya memberikan dampak buruk bagi karyawan yang bersangkutan, namun juga kepada tim bahkan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut 4 dampak yang bisa didapatkan dari adanya karyawan bermasalah ini, apa saja?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menimbulkan Rasa Tidak Nyaman<\/h3>\n\n\n\n<p>Adanya karyawan yang bermasalah dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya hal ini dapat berpengaruh pada tim di mana dapat menyebabkan frustasi rekan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dibiarkan rekan kerja yang terkena dampak karyawan bermasalah ini menjadi tidak betah bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menjadi Gangguan bagi Karyawan Lainnya<\/h3>\n\n\n\n<p>Kenyataannya, karyawan yang bermasalah ini tidak hanya berdampak buruk bagi diri mereka sendiri, namun juga pada rekan kerja lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan lain bahkan harus menutupi kekurangan mereka ini, termasuk mengerjakan tugas yang tidak diselesaikan dengan baik, hingga mereka terganggu dengan sikap yang tidak profesional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kompetensi-karyawan\/\">8 Kompetensi Karyawan Terpenting dan Cara Mengembangkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Merugikan Keuangan Perusahaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain memberikan dampak buruk pada sesama karyawan, dampak buruknya juga terjadi pada keuangan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya adalah karyawan yang bermasalah ini tidak bisa mencapai target penjualan, maka ini dapat berpengaruh pada keuangan perusahaan secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Menurunkan Produktivitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika permasalahan ini diabaikan, maka dapat berdampak buruk berupa penurunan produktivitas perusahaan secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kasusnya parah, maka bisa berujung pada kebangkrutan jika tidak segera ditangani secara tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/coaching-clinic\/\">Coaching Clinic: Pengertian dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menangani Karyawan Bermasalah di Perusahaan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-tiga.webp\" alt=\"coach\" class=\"wp-image-34630\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-tiga-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-tiga-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam menangani karyawan bermasalah yang ada di perusahaan, ada berbagai metode yang dapat digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya setiap metode ini memiliki tujuan dan pendekatan yang berbeda-beda, disesuaikan dengan jenis permasalahan yang dihadapi oleh karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut 4 metode atau cara yang dapat dilakukan untuk menangani karyawan bermasalah di perusahaan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Counseling<\/h3>\n\n\n\n<p>Secara umum, counseling dilakukan oleh seorang konselor profesional untuk membantu karyawan dalam memahami permasalahan pribadi atau emosional yang dapat berpengaruh pada kinerja.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/konseling-karir\/\">Counseling ini memiliki fokus utama yakni healing<\/a>, di mana ini membantu karyawan untuk menyembuhkan masalah dari masa lalu yang dapat berpengaruh pada perilaku di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Consulting<\/h3>\n\n\n\n<p>Consulting merupakan kegiatan yang dilakukan oleh konsultan yang telah memiliki pengalaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsultan umumnya menggunakan pengalaman yang ada di masa lalu untuk memberikan saran mengenai cara mengatasi masalah yang dihadapi oleh karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsultasi di sini memiliki sifat sebagai nasihat, di mana artinya karyawan dapat memilih menerapkannya ataupun tidak menerapkannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manfaat-pelatihan-kerja\/\">Manfaat Pelatihan Kerja bagi Karyawan dan Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mentoring<\/h3>\n\n\n\n<p>Mentoring merupakan proses yang dilakukan oleh senior perusahaan dalam membimbing junior sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mentoring memiliki fokus untuk masa depan karyawan sehingga sehingga karyawan mampu mencapai potensi maskimal mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Coaching<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah coaching, yakni sebuah proses yang dilakukan oleh seorang coach untuk membantu karyawan dalam mengembangkan potensi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Fokus dari coaching adalah pada masa depan karyawan di mana karyawan dapat menemukan solusi dari dalam mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam proses coaching ini, coach atau pelatih tidak memberikan nasihat atau solusi secara langsung, namun membantu karyawan untuk mengenali potensi yang ada sehingga dapat mencapai tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/peer-mentoring\/\">Peer Mentoring: Arti, Manfaat, Langkah, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Contoh Coaching Karyawan yang Bermasalah?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-empat.webp\" alt=\"contoh coaching karyawan\" class=\"wp-image-34628\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Buat perusahaan Anda yang ingin menjadikan coaching sebagai solusi mengatasi karyawan yang bermasalah, berikut contoh coaching karyawan bermasalah yang dapat dilakukan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-tidak-mencapai-kpi\/\">Tidak Bisa Mencapai KPI<\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah seorang karyawan di divisi customer service selalu gagal memenuhi target kepuasan yang diberikan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat turunnya kepuasan dan pastinya perusahaan jadi kehilangan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Coaching yang bisa diberikan kepada karyawan tersebut adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah awal: Ajak karyawan untuk berdiskusi terkait tantangan yang dihadapi dan identifikasi apakah ada keterampilan yang kurang atau ada hambatan lainnya, misalnya dari motivasi kerja yang rendah.<\/li>\n\n\n\n<li>Fokus lakukan coaching: Tingkatkan kemampuan penanganan customer dengan cara berdiskusi dan berikan tips serta strategi yang dapat dilakukan.<\/li>\n\n\n\n<li>Hasil yang diharapkan: Dari coaching ini diharapkan karyawan dapat memahami kelemahan dan hambatan sehingga mereka dapat fokus pada langkah-langkah perbaikan lanjutan, misalnya dengan membuat jadwal pencapaian target yang lebih ketat atau memperbaiki keterampilan negosiasi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tidak Dapat Bertanggung Jawab<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang karyawan sering terlambat dalam menyelesaikan tugas dan sering memberikan alasan yang tidak jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibat dari keadaan ini, pekerjaan tim sering tertunda dan target tidak tercapai.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contoh coaching yang dapat dilakukan untuk permasalahan tersebut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah awal: Dilakukan penggalian alasan di balik perilaku tersebut, apakah karena karyawan mengalami kewalahan atau adanya rasa kurang percaya diri untuk menyelesaikan tugas.<\/li>\n\n\n\n<li>Fokus coaching: Memberikan bantuan kepada karyawan untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu dan tanggung jawab dengan cara membuat rencana kerja yang lebih terstruktur.<\/li>\n\n\n\n<li>Hasil yang diharapkan: Karyawan dapat proaktif dalam menyelesai tugas secara tepat waktu dan mampu memprioritaskan pekerjaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/career-mentoring\/\">Career Mentoring, Manfaat, Contoh, dan Cara Memilih Mentor<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tidak Dapat Bekerja dalam Tim<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang karyawan lebih suka bekerja individual dan kesulitan untuk berkolaborasi dengan rekan-kerja kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat tim kehilangan sinergi dan berpengaruh pada kualitas proyek tim yang terus menurun.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contoh coaching yang dapat dilakukan untuk pemasalahan ini:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah awal: Coach melakukan identifikasi alasan di balik ketidakmampuan bekerja di dalam tim, apakah karena adanya perbedaan kepribadian atau ada alasan lain, misalnya kurangnya keterampilan dalam berkomunikasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Fokus yang dilakukan: Berikan saran program pengembangan karier untuk mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal.<\/li>\n\n\n\n<li>Hasil yang diharapkan: Karyawan dapat aktif dalam diskusi tim dan dapat berkolaborasi dengan lebih baik sehingga dapat meningkatkan produktivitas tim.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Enggan Mengikuti Program Pengembangan Diri<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi permasalahan kinerja, HR menawarkan program pengembangan karier kepada karyawan agar kinerja dapat meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun karyawan jutsru menunjukkan enggan untuk mengikutinya dan tetap berada di zona nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada situasi tersebut, contoh coaching yang dapat dilakukan antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah awal: Coach mengajak karyawan berdiskusi untuk memahami alasan di balik resistensi mereka terhadap pengembangan diri, apakah karena takut ada perubahan atau karena kurang motivasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Fokus: Memberikan perspektif terkait pentingnya pengembangan diri untuk meningkatkan karier jangka panjang sekaligus untuk menujukan manfaat bagi individu ataupun bagi profesional.<\/li>\n\n\n\n<li>Output yang diharapkan: Karyawan dapat lebih terbuka untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Menolak Perubahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang karyawan terus menolak perubahan, misalnya menggunakan teknologi baru yang mendukung efisiensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat produktivitas tm menjadi terhambat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contoh coaching yang dapat dilakukan:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Langkah awal: Melakukan diskusi dengan karyawan terkait pentingnya perubahan di dalam dunia kerja dan dampak untuk karier mereka.<\/li>\n\n\n\n<li>Fokus: Membangun kesadaran terkait pentingnya adaptasi dan terbuka terhadap inovasi, juga membantu mereka mengatasi ketakutan atau kebingungan terhadap perubahan tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Hasil yang diinginkan: Karyawan dapat menerima dan menggunakan inovasi yang ada untuk pekerjaan mereka. Ini diharapkan dapat berdapak untuk meningkatkan efisiensi di dalam tim.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/group-mentoring\/\">Group Mentoring: Arti, Manfaat, Hingga Tips Implementasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Perbedaan Coaching dan Counseling?<\/h2>\n\n\n\n<p>Coaching karyawan merupakan proes pengembangan dengan fokus meningkatkan kinerja dan potensi dari karyawan sehingga dapat mencapai tujuan tertentu di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Coaching ini sering menjadi bagian dari program pengembangan karier dari perusahaan agar karyawan dapat tumbuh secara profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini berbeda dengan counseling yang fokusnya menyelesaikan masalah psikologis atau emosional yang dapat menghambat kinerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam coaching karyawan bermasalah, pelatihan atau coach melakukan kerja sama dengan karyawan untuk membantu menemukan solusi atas tantangan yang dihadapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang, antara coaching dan counseling ini sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki perbedaan secara signifikan, yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tujuan yang Dimiliki<\/h3>\n\n\n\n<p>Tujuan dari coaching adalah untuk mengembangkan potensi dan mencapai tujuan karier yang ada di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk counseling memiliki tujuan untuk menyelesaikan permasalahan psikologis atau emosional yang menghambat kinerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Fokus Utamanya<\/h3>\n\n\n\n<p>Coaching memiliki fokus utama untuk eksplorasi diri dan pengembangan solusi langsung dari dalam diri karyawan sehingga dapat meningkatkan kinerja di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan counseling fokus pada penyelesaian masalah yang ada di masa lalu dengan metode psikologis dan bimbingan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Metode<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk metode yang digunakan, coaching menggunakan metode berupa kegiatan yang mendorong karyawan untuk menemukan solusi mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada counseling, konselor memberikan panduan dan nasihat untuk menyeleaikan permasalahan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/on-the-job-training\/\">On the Job Training: Arti, Manfaat, Kekurangan, dan Tips Terbaiknya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai contoh coaching karyawan bermasalah yang dapat dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa coaching karyawan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi karyawan yang bermasalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Bermasalah ini dapat berupa masalah kinerja, tanggung jawab, hingga enggan mengikuti pengembangan diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya selain melalui coaching, perusahaan juga perlu memberikan dukungan dalam hal pengelolaan karyawan untuk mengatasi karyawan bermasalah ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya ketika permasalahan berhubungan dengan kehadiran, perusahaan perlu menggunakan software absensi terbaik yang mampu mencatat kehadiran secara akurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan software absensi dari GajiHub untuk mendukung kemudahan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub merupakan software absensi dan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\">sistem HRIS<\/a> yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=HRHebat\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Memiliki karyawan yang bermasalah menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan. Tentunya setiap perusahaan ingin memiliki karyawan yang berdedikasi tinggi, solid, dan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34626,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[109,11865,11863,11861,11864,29,80,175,44],"class_list":["post-34603","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-aplikasi-hris","tag-cara-mengenali-karyawan-bermasalah","tag-coaching-karyawan-bermasalah","tag-contoh-coaching-karyawan","tag-contoh-coaching-karyawan-bermasalah","tag-gajihub","tag-software-absensi","tag-software-hris","tag-tips-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Coaching karyawan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi karyawan bermasalah. Berikut 5 contoh coaching karyawan tersebut\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Coaching karyawan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi karyawan bermasalah. Berikut 5 contoh coaching karyawan tersebut\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-21T00:31:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-21T00:31:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah\",\"datePublished\":\"2026-05-21T00:31:01+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-21T00:31:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/\"},\"wordCount\":1871,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/contoh-coaching.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi HRIS\",\"cara mengenali karyawan bermasalah\",\"coaching karyawan bermasalah\",\"contoh coaching karyawan\",\"contoh coaching karyawan bermasalah\",\"GajiHub\",\"software absensi\",\"software HRIS\",\"tips HR\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/\",\"name\":\"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/contoh-coaching.webp\",\"datePublished\":\"2026-05-21T00:31:01+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-21T00:31:03+00:00\",\"description\":\"Coaching karyawan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi karyawan bermasalah. Berikut 5 contoh coaching karyawan tersebut\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/contoh-coaching.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/contoh-coaching.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"contoh coaching karyawan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-coaching-karyawan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah","description":"Coaching karyawan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi karyawan bermasalah. Berikut 5 contoh coaching karyawan tersebut","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah","og_description":"Coaching karyawan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi karyawan bermasalah. Berikut 5 contoh coaching karyawan tersebut","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-05-21T00:31:01+00:00","article_modified_time":"2026-05-21T00:31:03+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah","datePublished":"2026-05-21T00:31:01+00:00","dateModified":"2026-05-21T00:31:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/"},"wordCount":1871,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching.webp","keywords":["aplikasi HRIS","cara mengenali karyawan bermasalah","coaching karyawan bermasalah","contoh coaching karyawan","contoh coaching karyawan bermasalah","GajiHub","software absensi","software HRIS","tips HR"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/","name":"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching.webp","datePublished":"2026-05-21T00:31:01+00:00","dateModified":"2026-05-21T00:31:03+00:00","description":"Coaching karyawan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi karyawan bermasalah. Berikut 5 contoh coaching karyawan tersebut","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching.webp","width":1200,"height":600,"caption":"contoh coaching karyawan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-coaching-karyawan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Contoh Coaching untuk Karyawan Bermasalah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/contoh-coaching.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34603"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34632,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34603\/revisions\/34632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}