{"id":34292,"date":"2026-04-28T08:11:21","date_gmt":"2026-04-28T08:11:21","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=34292"},"modified":"2026-04-28T08:11:23","modified_gmt":"2026-04-28T08:11:23","slug":"masa-berlaku-npwp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/","title":{"rendered":"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika membahas mengenai NPWP, salah satu informasi yang penting untuk diketahui adalah berkaitan dengan masa berlaku NPWP.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang diketahui, NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak menjadi hal penting yang wajib dimiliki oleh orang Indonesia, khususnya yang telah memiliki penghasilan.<\/p>\n\n\n\n<p>NPWP ini merupakan nomor identitas dari Wajib Pajak yang berkaitan dengan administrasi perpajakan, di mana nomor ini digunakan ketika hendak melaporkan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata NPWP ini memiliki masa berlaku di mana dapat dinonaktifkan dengan syarat tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu berapa lama masa berlaku NPWP ini dan bagaimana cara cek status NPWP ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai berapa lama masa berlaku NPWP, syarat non aktif NPWP, hingga cara cek status NPWP.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa Lama Masa Berlaku NPWP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-satu.webp\" alt=\"masa berlaku NPWP\" class=\"wp-image-34329\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketika Anda mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu NPWP, maka nomor yang ada di kartu tersebut dapat digunakan seumur hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini berbeda dengan identitas lainnya misalnya SIM dan paspor yang memiliki jangka waktu, NPWP ini tidak memiliki masa kadaluarsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski tidak memiliki masa kadaluarsa, namun Wajib Pajak tetap dapat menonaktifkan NPWP, bahkan bisa juga menghapusnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika NPWP ini dinonaktifkan, maka Wajib Pajak akan kehilangan hak dan kewajiban yang berkaitan dengan perpajakan sementara hingga NPWP diaktifkan kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, jika NPWP miliki wajib pajak dihapus, maka hak dan kewajiban Wajib Pajak akan dihapus selamanya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Taatpajak\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner 3\" class=\"wp-image-26177\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/apakah-npwp-wajib\/\">Apakah NPWP Wajib? Berikut Penjelasannya untuk Anda<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Syarat Non Aktif NPWP?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan sebelumnya, dapat diketahui bahwa Wajib Pajak dapat menonaktifkan NPWP.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menonaktifkan NPWP, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Wajib pajak orang pribadi telah meninggal dunia dan tidak meninggalkan warisan apapun.<\/li>\n\n\n\n<li>Bendahara pemerintah yang tidak memenuhi persyaratan sebagai wajib pajak karena tidak lagi melakukan pembayaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Wajib pajak dengan status Warga Negara Asing (WNA) telah meninggalkan Indonesia untuk selamanya.<\/li>\n\n\n\n<li>Wajib pajak memiliki lebih dari satu NPWP, kemudian menentukan NPWP mana yang dipakai untuk memenuhi hak dan kewajiban perpajakan.<\/li>\n\n\n\n<li>Wajib pajak orang pribadi dengan status pengurus, komisaris, pemegang saham atau pemilik dan pegawai yang telah diberikan NPWP melalui pemberi kerja\/bendahara pemerintah, dan penghasilan nett-nya tidak melebih PTKP.<\/li>\n\n\n\n<li>Wajib pajak kantor perwakilan perusahaan asing tidak memiliki kewajiban pajak penghasilan badan dan telah menghentikan kegiatan usaha.<\/li>\n\n\n\n<li>Warisan yang belum terbagi dalam kedudukan sebagai subjek pajak telah selesai dibagi.<\/li>\n\n\n\n<li>Wanita yang sebelumnya telah memiliki NPWP dan menikah tanpa membuat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan serta tidak ingin melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari suami.<\/li>\n\n\n\n<li>Wanita kawin yang telah memiliki NPWP berbeda dengan NPWP suami dan melaksanakan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan digabungkan dengan pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan suami.<\/li>\n\n\n\n<li>Anak yang belum dewasa yang telah memiliki NPWP.<\/li>\n\n\n\n<li>Wajib pajak bentuk usaha tetap yang telah menghentikan kegiatan usaha di Indonesia.<\/li>\n\n\n\n<li>Wajib pajak badan tertentu selain perseroan terbatas dengan status non aktif yang tidak memiliki kewajiban pajak penghasilan dan tidak menunjukkan adanya kegiatan usaha.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dengan semua persyaratan tersebut, maka NPWP dapat dinyatakan tidak aktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika masa aktif NPWP tidak berlaku lagi, maka orang tersebut secara sementara waktu atau selamanya tidak memiliki kewajiban membayar atau melaporkan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini termasuk tidak diberikannya sanksi-sanksi tertentu berkaitan dengan pelanggaran pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika ada keadaan yang membutuhkan NPWP sebagai syaratnya, maka prosedur tersebut tidak dapat diproses.<\/p>\n\n\n\n<p>Wajib pajak baru mendaftar ketika telah mengaktifkan kembali masa berlaku NPWP yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-membuat-npwp-karyawan\/\">Cara dan Panduan Membuat NPWP Karyawan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Cek Status NPWP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-dua.webp\" alt=\"masa berlaku NPWP\" class=\"wp-image-34327\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-dua-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-dua-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk mengecek apakah status NPWP aktif atau tidak, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Melalui Coretax<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara pertama adalah melalui Coretax DJP yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Masuk ke akun Coretax DJP<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih menu Portal Saya<\/li>\n\n\n\n<li>Kemudian pilih Profil Saya<\/li>\n\n\n\n<li>Pada layar akan ditampilkan ikhtisar profil, termasuk status NPWP dan kategori wajib pajak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Datang Langsung ke Kantor Pajak<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya Anda juga dapat mengecek NPWP aktif atau tidak dengan datang langsung ke kantor pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cari alamat KPP terdekat di kota Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Datangi kantor pajak dan tanyakan kepada petugas untuk mengeceknya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Melalui Kring Pajak<\/h3>\n\n\n\n<p>Anda juga dapat mengeceknya melalui telepon Kring Pajak, yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hubungi Kring Pajak di nomor 1500200.<\/li>\n\n\n\n<li>Ikuti petunjuk operator dan berikan informasi lengkap dengan data diri yang dibutuhkan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kartu-npwp-hilang\/\">Cara Mengurus Kartu NPWP Hilang Paling Mudah dan Cepat<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mengaktifkan Kembali NPWP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-tiga.webp\" alt=\"masa berlaku NPWP\" class=\"wp-image-34330\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-tiga-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-tiga-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk mengaktifkan kembali NPWP yang telah non-efektif atau tidak aktif, ada dua cara yang dapat dilakukan yakni secara online melalui Coretax ataupun dengan datang langsung ke kantor pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Cara Mengaktifkan NPWP di Coretax<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pertama, buka halaman DJP melalui https:\/\/pajak.go.id<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih &#8220;Chat Pajak&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Isi data diri Anda mulai dari NPWP, nama, email, dan nomor ponsel.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih topik &#8220;Pengaktifan kembali WP Non Efektif, kemudian klik Connect.<\/li>\n\n\n\n<li>Ikuti petunjuk petugas via chat.<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan informasi yang dibutuhkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Buat pernyataan alasan pengaktifan NPWP.<\/li>\n\n\n\n<li>Tunggu email konfirmasi dari Ditjen Pajak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Cara Mengaktifkan NPWP di Kantor Pajak<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Unduh dan isi formulir pengaktifan NPWP.<\/li>\n\n\n\n<li>Siapkan fotokopi KTP dan NPWP lama.<\/li>\n\n\n\n<li>Kunjungi KPP terdekat.<\/li>\n\n\n\n<li>Serahkan formulir dan dokumen pendukung.<\/li>\n\n\n\n<li>Petugas akan memproses permohonan yang Anda ajukan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/subjek-pajak-penghasilan\/\">Subjek Pajak Penghasilan: Pengertian dan Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Ketentuan dalam Mengaktifkan Kembali NPWP?<\/h2>\n\n\n\n<p>Bagi wajib pajak yang NPWP memiliki status tidak aktif atau Non-Efektif dan ingin mengaktifkan kembali NPWP ini, berikut ketentuan yang wajib dipahami:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hanya NPWP dengan status non-efektif yang dapat diaktifkan kembali.<\/li>\n\n\n\n<li>Bagi NPWP yang telah dihapus maka tidak dapat diaktifkan kembali. Jika dibutuhkan kembali, maka dapat membuat NPWP baru.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika tidak sedang membutuhkan NPWP, lebih baik mengajukan status non-efektif dibandingkan menghapusnya.<\/li>\n\n\n\n<li>NPWP non-efektif dapat diaktifkan kembali kapan saja ketika dibutuhkan.<\/li>\n\n\n\n<li>NPWP ini berlaku seumur hidup, jadi sebelum Anda menghapusnya pertimbangkan dengan baik-baik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/aktivasi-akun-wajib-pajak-coretax\/\">Panduan Aktivasi Akun Wajib Pajak Coretax<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Hak dan Kewajiban Setelah Memiliki NPWP<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-empat.webp\" alt=\"nomor pokok wajib pajak\" class=\"wp-image-34328\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketika seseorang telah memiliki NPWP, maka ada hak dan kewajiban yang dimilikinya, yakni:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hak Pemilik NPWP<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Mendapatkan Layanan Perpajakan dan Akses Sistem Perpajakan<\/h4>\n\n\n\n<p>Setiap wajib pajak yang telah memiliki NPWP memilih hak atas layanan perpajakan dan akses sistem perpajakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini termasuk edukasi dan informasi yang berkaitan dengan administrasi perpajakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa mendapatkan layanan ini melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) ataupun secara digital melalui sistem pajak online, seperti e-Filling, e-Billing, dan layanan perpajakan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Kerahasiaan Data Perpajakan<\/h4>\n\n\n\n<p>Kedua yakni berkaitan dengan kerahasiaan data perpajakan,<\/p>\n\n\n\n<p>Data yang dilaporkan melalui Surat Pemberitahuan (SPT) termasuk mengenai informasi penghasilan, harta, dan kewajiban dilindungi oleh Undang-Undang.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini DJP memiliki kewajiban untuk menjaga kerahasiaan data pajak dan tidak dapat membocorkannya tanpa adanya dasar hukum yang sah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini dilakukan untuk menjaga keamanan informasi finansial, baik bagi wajib pajak orang pribadi ataupun wajib pajak badan usaha.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Mengajukan Keberatan, Banding, dan Gugatan<\/h4>\n\n\n\n<p>Ketiga adalah dalam hal mengajukan keberatan, branding, dan gugatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika terjadi perbedaan pendapat atas hasil pemeriksaan atau penerbitan Surat Ketetapan Pajak (SKP) maka wajib pajak memiliki hak untuk mengajukan keberatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika keputusan ini belum memuaskan, maka ada mekanisme banding melalui Pengadilan Pajak sebagai bagian dari penyelesaian sengketa pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini merupakan bentuk perlindungan hukum agar setiap wajib pajak mendapatkan kepastian dan keadilan di dalam sistem perpajakan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Restitusi atau Kompensasi Pajak<\/h4>\n\n\n\n<p>Jika da kondisi lebih bayar pajak, misalnya karena kredit pajak lebih besar dibandingkan pajak terutang, maka wajib pajak dapat mengajukan restitusi pajak atau dapat mengompensasikannya ke masa pajak selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses ini ada dalam ketentuan perpajakan dan menjadi bagian dari hak administratif yang dijamin di dalam sistem self assessment.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Insentif dan Fasilitas Pajak<\/h4>\n\n\n\n<p>Hak yang terakhir adalah berkaitan dengan pemanfaatan insentif dan fasilitas pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah secara berkala memberikan berbagai insentif perpajakan, seperti tarif PPh Final UMKM 0,5%, fasilitas PPN tertentu, hingga program relaksasi pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Wajib pajak yang memenuhi syarat berhak atas fasilitas untuk mendukung kelangsungan usaha dan untuk meningkatkan kepatuhan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/panduan-coretax\/\">Panduan Coretax untuk Wajib Pajak<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kewajiban Pemilik NPWP<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Menghitung Pajak Terutang secara Mandiri<\/h4>\n\n\n\n<p>Setiap wajib pajak yang telah memiliki NPWP wajib menghitung jumlah pajak penghasilan (PPh) terutang sesuai total penghasilan bruto, biaya yang dapat dikurangkan, hingga penghasilan kena pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung pajak terutang ini, tarif yang digunakan mengacu pada ketentuan yang ada dalam UU Pajak Penghasilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini menuntut ketelitian dalam pencatatan dan pengelolaan administrasi keuangan agar pelaporan pajak akurat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Membayar Pajak Tepat Waktu<\/h4>\n\n\n\n<p>Jika ada pajak terutang, pembayaran harus dilakukan sebelum jatuh tempo melalui sistem e-Billing pajak ataupun bank persepsi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika wajib pajak terlambat melakukan pembayaran, maka akan dikenakan sanksi bunga administrasi sesuai dengan ketentuan dalam UU KUP.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembayaran pajak yang dilakukan tepat waktu menjadi indikator utama kepatuhan bagi wajib pajak.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Melaporkan SPT Tahunan<\/h4>\n\n\n\n<p>Setiap wajib pajak yang telah memiliki NPWP wajib menyampaikan SPT Tahunan Pajak Penghasilan, meskipun statusnya nihil, selama masih memenuhi persyaratan sebagai subjek pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk batas waktu pelaporannya adalah 31 Maret untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April untuk wajib pajak badan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Menyampaikan SPT Masa (Jika Ada Kewajiban)<\/h4>\n\n\n\n<p>Bagi pelaku usaha yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) atau memiliki kewajiban pemotongan seperti PPh 21, 23, atau PPN, maka wajib menyampaikan SPT masa setiap bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kewajiban ini berkaitan dengan peran sebagai pemotong atau pemungut pajak di dalam sistem perpajakan nasional.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Menyelenggarakan Pembukuan dan Pencatatan<\/h4>\n\n\n\n<p>Wajib pajak yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas wajib untuk membuat pembukuan pajak atau pencatatan yang tertib.<\/p>\n\n\n\n<p>Dokumen tersebut harus disimpan sesuai jangka waktu yang telah ditentukan karena dapat diminta dalam proses pemeriksaan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengelolaan pembukuan yang baik dapat membantu meminimalkan risiko koreksi fiskal.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Melaporkan Perubahan Data Perpajakan<\/h4>\n\n\n\n<p>Perubahan alamat, jenis usaha, status pernikahan, atau struktur kepemilikan perusahaan wajib dilaporkan agar data dalam sistem administrasi DJP tetap akurat dan mutakhir.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pajak-perusahaan\/\">Pajak Perusahaan: Jenis, Manfaat, dan Denda Pelanggarannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai masa berlaku NPWP yang wajib Anda pahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa tidak ada masa berlaku bagi NPWP namun NPWP dapat dinonaktifkan ataupun dihapus.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun untuk menghapusnya, Anda harus memikirkan secara matang karena NPWP ini berlaku seumur hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika memang penghasilan Anda masuk ke dalam status di bawah PTKP, maka Anda dapat memilih untuk menonaktifkan dibandingkan menghapusnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan pengelolaan perpajakan di perusahaan Anda, gunakan sistem perpajakan karyawan dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub merupakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/kelola-pph-21\/\">sistem perpajakan karyawan<\/a> yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan pajak perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Taatpajak\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika membahas mengenai NPWP, salah satu informasi yang penting untuk diketahui adalah berkaitan dengan masa berlaku NPWP. Seperti yang diketahui,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34331,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[314,11751,11750,29,10931,80,28,27,11752],"class_list":["post-34292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perpajakan","tag-aplikasi-absensi","tag-cara-cek-status-npwp","tag-cara-mengaktifkan-npwp","tag-gajihub","tag-npwp","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-syarat-npwp-non-aktif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"NPWP tidak memiliki masa berlaku namun status dapat berubah menjadi non aktif. Simak syarat dan cara mengaktifkan kembali di sini\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"NPWP tidak memiliki masa berlaku namun status dapat berubah menjadi non aktif. Simak syarat dan cara mengaktifkan kembali di sini\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-28T08:11:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-28T08:11:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya\",\"datePublished\":\"2026-04-28T08:11:21+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-28T08:11:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/\"},\"wordCount\":1640,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/masa-berlaku-npwp.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"cara cek status npwp\",\"cara mengaktifkan npwp\",\"GajiHub\",\"NPWP\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"syarat npwp non aktif\"],\"articleSection\":[\"Perpajakan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/\",\"name\":\"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/masa-berlaku-npwp.webp\",\"datePublished\":\"2026-04-28T08:11:21+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-28T08:11:23+00:00\",\"description\":\"NPWP tidak memiliki masa berlaku namun status dapat berubah menjadi non aktif. Simak syarat dan cara mengaktifkan kembali di sini\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/masa-berlaku-npwp.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/masa-berlaku-npwp.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"masa berlaku NPWP\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/masa-berlaku-npwp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya","description":"NPWP tidak memiliki masa berlaku namun status dapat berubah menjadi non aktif. Simak syarat dan cara mengaktifkan kembali di sini","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya","og_description":"NPWP tidak memiliki masa berlaku namun status dapat berubah menjadi non aktif. Simak syarat dan cara mengaktifkan kembali di sini","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-04-28T08:11:21+00:00","article_modified_time":"2026-04-28T08:11:23+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya","datePublished":"2026-04-28T08:11:21+00:00","dateModified":"2026-04-28T08:11:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/"},"wordCount":1640,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp.webp","keywords":["aplikasi absensi","cara cek status npwp","cara mengaktifkan npwp","GajiHub","NPWP","software absensi","software HR","software payroll","syarat npwp non aktif"],"articleSection":["Perpajakan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/","name":"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp.webp","datePublished":"2026-04-28T08:11:21+00:00","dateModified":"2026-04-28T08:11:23+00:00","description":"NPWP tidak memiliki masa berlaku namun status dapat berubah menjadi non aktif. Simak syarat dan cara mengaktifkan kembali di sini","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp.webp","width":1200,"height":600,"caption":"masa berlaku NPWP"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masa-berlaku-npwp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Masa Berlaku NPWP dan Cara Cek Statusnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/masa-berlaku-npwp.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34292"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34292\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34332,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34292\/revisions\/34332"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}