{"id":34214,"date":"2026-04-29T08:12:41","date_gmt":"2026-04-29T08:12:41","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=34214"},"modified":"2026-04-29T08:12:42","modified_gmt":"2026-04-29T08:12:42","slug":"tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/","title":{"rendered":"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja"},"content":{"rendered":"\n<p>Salah satu permasalahan yang muncul ketika pemutusan kontrak kerja adalah karyawan tidak membayar<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penalti-kontrak-kerja\/\"> penalti kontrak kerja<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi ini terjadi pada karyawan dengan status <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pkwt-adalah\/\">PKWT atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Penalti ini muncul ketika karyawan kontra mengundurkan diri sebelum kontrak berakhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski telah jelas terdapat penalti ketika memutuskan kontrak sebelum kontrak berakhir, namun masih banyak karyawan yang tidak memenuhi kewajiban penalti ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat tim HR merasa dilema, khususnya dalam hal langkah yang harus diambil tanpa harus melanggar hukum ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah perusahaan menagih secara paksa atau memberikan sanksi khusus?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai penalti kontrak kerja mulai dari penyebab terjadinya, perhitungannya, dan cara antisipasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Penyebab Terjadinya Penalti Kontrak Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-satu.webp\" alt=\"karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja\" class=\"wp-image-34277\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Penalti kontrak kerja terjadi ketika terjadi pelanggaran pada kontrak kerja, baik itu dilakukan oleh pihak karyawan ataupun perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penalti kontrak kerja ini merupakan ketentuan dalam sanksi finansial yang dikenakan kepada pihak yang tidak memenuhi isi dari suatu perjanjian kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemberlakuan penalti ini dilakukan agar kedua belah pihak baik itu perusahaan ataupun karyawan dapat menjalankan isi kontrak secara bertanggung jawab.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum, penalti kontrak kerja ini ditulis secara jelas di dalam kontrak kerja, mulai dari jenis pelanggarannya, besaran denda, hingga bagaimana penerapannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ketika ada salah satu pihak baik itu perusahaan ataupun karyawan yang melanggar kontrak kerja, maka akan dikenakan penalti kontrak kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya kontrak karyawan A berlangsung dari Mei 2025 hingga Mei 2026, namun A mengundurkan diri di bulan Januari, maka A harus membayar penalti kontrak kerja dari Februari hingga Mei 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk besaran penalti kontrak kerja ini disesuaikan dengan potensi kerugian yang dapat timbul karena pelanggaran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam kontrak kerja juga biasanya dijelaskan mengenai prosedur penalti ini, misalnya adanya kewajiban pemberitahuan tertulis ataupun adanya kesempatan bagi pihak yang melanggar untuk memperbaiki kondisi sebelum sanksi diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=HRegulation\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner\" class=\"wp-image-26178\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/hak-pemutusan-kontrak-kerja\/\">10 Hak Pemutusan Kontrak Kerja dan Prosedurnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Aturan Penalti Kontrak Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-empat.webp\" alt=\"aturan\" class=\"wp-image-34276\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Penalti kontrak kerja ini diterapkan pada karyawan di bawah status PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) ataupun karyawan kontrak dengan durasi kontrak kerja tertentu, misalnya 6 bulan atau 1 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Pasal 62 dijelaskan bahwa ketika ada salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum masa kontrak berakhir, maka pihak yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini berarti kewajiban membayarkan penalti atau denda ini tidak hanya diwajibkan bagi karyawan, namun juga perusahaan jika memang perusahaan yang melakukan pelanggaran kontrak kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk besaran densa ini secara umum setara dengan sisa upah hingga berakhirnya kontrak kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya karyawan dengan gaji Rp4.000.000 per bulan resign 2 bulan sebelum kontrak berakhir, maka penalti yang harus dibayarkan adalah sebesar 2 dikalikan gaji satu bulan (Rp4.000.000) yakni Rp8.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun aturan ini memiliki pengecualian yang dijelaskan dalam Pasal 61 ayat (1), yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Karyawan meninggal dunia<\/li>\n\n\n\n<li>Jangka waktu perjanjian kerja telah berakhir<\/li>\n\n\n\n<li>Adanya putusan pengadilan dan\/atau putusan atau penetapan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang memiliki kekuatan hukum tetap; atau<\/li>\n\n\n\n<li>Adanya keadaan atau kejadian yang dijelaskan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, ataupun perjanjian kerja bersama yang dapat menyebabkan berakhirnya hubungan kerja.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/hak-kontrak-tidak-diperpanjang\/\">9 Hak Kontrak Tidak Diperpanjang Ini Wajib Diketahui HRD<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Perhitungan Penalti Kontrak Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-dua.webp\" alt=\"karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja\" class=\"wp-image-34275\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-dua-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-dua-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah Anda membaca terkait aturan mengenai penalti kontrak kerja ini, ini saatnya menghitung penalti kontrak kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, Amir memiliki kontrak PKWT dengan PT ABC selama 12 bulan dengan gaji pokok Rp3.000.000 per bulan dan tunjangan tetap Rp1.500.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian Amir mengundurkan diri pada saat kontrak masih tersisa 2 bulan 15 hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut perhitungan penalti kontrak kerja Amir:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Komponen Penalti<\/td><td>Perhitungan<\/td><\/tr><tr><td>Total gaji Amir<\/td><td>Rp3.000.000 + Rp1.500.000 = Rp4.500.000<\/td><\/tr><tr><td>Sisa kontrak kerja Amir<\/td><td>2 bulan 15 hari = 2,5 bulan<\/td><\/tr><tr><td>Perhitungan penalti<\/td><td>Rp4.500.000 x 2,5 = Rp11.250.000<\/td><\/tr><tr><td>Total penalti<\/td><td>Rp11.250.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari perhitungan di atas, diketahui bahwa Amir wajib membayar penalti kontrak kerja sebesar Rp11.250.000 kepada perusahaan karena mengundurkan diri sebelum kontrak berakhir.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/uu-cipta-kerja-tentang-pkwt\/\">UU Cipta Kerja Tentang PKWT: Apa Saja Hak Karyawan Kontrak?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Jika Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<p>Pembayaran penalti kontrak kerja ini hukumnya wajib karena berada di bawah perjanjian kerja yang mengikat perusahaan dan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ketika karyawan tidak mampu memenuhi kewajibannya (termasuk dalam hal membayarkan penalti kontrak) maka kondisi ini dikategorikan sebagai wanprestasi atau ingkar janji.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah dari contoh perhitungan sebelumnya, Amir yang mengundurkan diri dengan sisa kontrak kerja 2,5 bulan diwajibkan membayar penalti sebesar Rp11.250.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Amir tidak membayarkan, maka perusahaan memiliki hak untuk menuntut ganti rugi atas pelanggaran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun perlu dipahami bahwa kasus wanprestasi dalam hal penalti ini bukan termasuk tindak pidana.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara hukum, perbuatan dianggap masuk ke dalam sanksi pidana jika secara tegas diatur di dalam Undang-Undang dan memiliki ancaman hukuman.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk ingkar janji dalam kontrak kerja tidak masuk ke dalam kategori tindakan pidana.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam KUH Perdata, yakni dalam Pasal 1243, pelanggaran yang dilakukan pada perjanjian hanya menimbulkan konsekuensi berupa kewajiban membayar ganti rugi, bukan dengan sanksi pidana seperti halnya penjara.<\/p>\n\n\n\n<p>Aturan ini juga diperkuat dalam Pasal 19 ayat (2) <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/45361\/uu-no-39-tahun-1999\">UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia<\/a>, di mana ditegaskan bahwa seseorang tidak dapat dikenakan hukuman pidana hanya karena tidak mampu memenuhi kewajiban dalam suatu perjanjian.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, apa yang dapat dilakukan ketika karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja?<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan yang sifatnya perdata dan bertahap, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berikan somasi atau teguran kepada karyawan yang bersangkutan;<\/li>\n\n\n\n<li>Lakukan negosiasi atau kesepakatan pembayaran;<\/li>\n\n\n\n<li>Lakukan gugatan ke pengadilan hubungan industrian jika tidak ada penyelesaian.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Karena sanksi ini memiliki sifat perdata, maka penyelesaian secara damai menjadi langkah yang paling dianjurkan sebelum menempuh jalur hukum.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/peraturan-kontrak-kerja\/\">Peraturan Kontrak Kerja Ini Wajib Dipahami HRD, Apa Saja?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Antisipasi Risiko Penalti Kontrak Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-tiga.webp\" alt=\"karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja\" class=\"wp-image-34278\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-tiga-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti-tiga-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Tentunya setiap perusahaan tidak ingin terjadi karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja, bukan?<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, agar risiko karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja ini dapat diminimalisir, perusahaan harus memastikan bahwa kontrak kerja dikelola secara jelas, transparan, dan juga memiliki struktur yang jelas dari awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Susun Kontrak Kerja dengan Jelas<\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama adalah susun kontrak kerja dengan jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan bahwa klausul penalti kontrak valid secara hukum dan juga realistis dalam penegakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini artinya, besaran penaltinya harus proporsional sesuai dengan potensi kerugian, bukan hanya sebagai hukuman yang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<p>HR juga penting untuk membuat rincian secara spesifik kondisi yang masuk dalam kategori pelanggaran, misalnya resign sebelum kontral berakhir ataupun tidak memenuhi kewajiban dalam notice period.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan juga perhitungan dalam penalti ini transparan, termasuk apakah penalti dihitung dari gaji pokok saja ataupun ditambah dengan tunjangan tetap.<\/p>\n\n\n\n<p>Membuat klausul yang terlalu berat ataupun ambigu dapat berisiko sulit untuk ditegakkan secara hukum dan memiliki potensi diperdebatkan oleh karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Jelaskan Sebelum Kontrak Kerja Ditandatangani<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah berikutnya adalah dengan menjelaskan sebelum kontrak ditandatangani.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan bahwa penandatanganan kontrak kerja tidak hanya bersifat administrasi, namun terdapat persetujuan informasi di mana karyawan benar-benar memahami apa yang ada di dalam kontrak sebelum menyetujuinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa kasus, ada perusahaan yang memberikan sesi tanya jawab atau waktu khusus bagi karyawan untuk meninjau kontrak.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini menjadi langkah penting untuk meminimalkan terjadinya sengketa karena karyawan tidak memahami isi kontrak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pesangon-karyawan-kontrak\/\">Pesangon Karyawan Kontrak: Aturan, Cara Hitung, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bangun Komunikasi secara Terbuka<\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan lupa untuk membangun komunikasi terbuka dengan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak kasus pelanggaran kontrak terjadi karena ada masalah yang tidak tersampaikan, misalnya dari beban kerja, adanya ketidakcocokan peran, hingga permasalahan dengan atasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini penting bagi HR untuk membangun <em>early warning system, <\/em>baik itu melalui <em>check-in <\/em>secara rutin, melakukan <em>one-on-one meeting, <\/em>ataupun dengan membuat channel untuk <em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/employee-feedback\/\">employee feedback<\/a>.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Melalui komunikasi yang terbuka ini, maka risiko karyawan resign dapat dilakukan antisipasi sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Terapkan Kebijakan yang Konsisten<\/h3>\n\n\n\n<p>Keempat adalah dengan menetapkan kebijakan secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsisten menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika penalti ini hanya diterapkan pada kasus-kasus tertentu dan tidak konsisten antar karyawan, maka ini dapat menimbulkan persepsi tidak adil.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi HR perlu memastikan bahwa setiap kebijakan berlaku untuk seluruh karyawan tanpa ada pengecualian, dan semua keputusan didokumentasikan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsistensi ini penting bagi perusahaan jika harus membawa kasus ke ranah hukum karena akan menjadi bagian bukti.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/ijazah-ditahan-perusahaan\/\">Ijazah Ditahan Perusahaan: Alasan dan Aturannya di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Lakukan Monitoring dan Engagement Karyawan dengan Proaktif<\/h3>\n\n\n\n<p>Dibandingkan menunggu permasalahan muncul, lebih baik pantau secara aktif kondisi karyawan dari berbagai indikator, misalnya dari tingkat presensi, performa, hingga dari survei kepuasan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk karyawan dengan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kalkulator-employee-engagement\/\">tingkat engegement<\/a> yang rendah cenderung memiliki risiko resign secara tiba-tiba lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka bahkan melakukannya tanpa pertimbangan konsekuensi penalti.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, penting bagi perusahaan untuk terus melakukan monitoring dan tingkatkan keterlibatan karyawan di dalam perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>HR dapat melakukan pendekatan dengan basis data sehingga risiko ini dapat diidentifikasi lebih cepat sebelum terjadi pelanggaran kontrak kerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Siap Prosedur Penanganan untuk Pelanggaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah dengan menyiapkan prosedur penanganan pelanggaean.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini tim HR dapat membuat SOP yang jelas dan juga terstruktur ketika karyawan tidak memenuhi kewajiban mereka, termasuk dalam hal pembayaran penalti.<\/p>\n\n\n\n<p>Prosedur ini mencakup:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tahapan penagihan penalti<\/li>\n\n\n\n<li>Pengiriman somasi atau teguran secara tertulis<\/li>\n\n\n\n<li>Negosiasi pembayaran<\/li>\n\n\n\n<li>Dilanjutkan ke jalur hukum jika dibutuhkan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ketika prosedur yang dimiliki jelas, maka HR tidak hanya bertindak dengan cepat, namun juga dapat memastikan bahwa setiap langkah ada dasar administrasi dan hukum yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/at-will-employment\/\">At Will Employment: Ini Kelebihan dan Kekurangannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja yang dapat menjadi referensi untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa ketika terjadi pelanggaran (ingkar janji) kontrak kerja, maka pihak yang melanggar wajib membayar penalti kontrak kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun ada keadaan di mana karyawan tidak membayar kontrak kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi hal ini perusahaan melalui tim HR dapat membuat langkah tegas, mulai dari memberikan somasi atau teguran tertulis hingga mengajukan gugatan ke pengadilan hubungan industrial.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendukung aturan ini, pastikan perusahaan melakukan pengelolaan karyawan secara tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">software absensi<\/a> dari GajiHub untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub merupakan software absensi yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=HRegulation\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu permasalahan yang muncul ketika pemutusan kontrak kerja adalah karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja. Kondisi ini terjadi pada&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34279,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[314,11740,11743,29,522,4642,11741,11742,80,28,27],"class_list":["post-34214","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-regulasi","tag-aplikasi-absensi","tag-aturan-penalti-kontrak-kerja","tag-cara-antisipasi-risiko-penalti-kontrak-kerja","tag-gajihub","tag-kontrak-kerja","tag-penalti-kontrak-kerja","tag-penyebab-penalti-kontrak-kerja","tag-perhitungan-penalti-kontrak-kerja","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tidak membayar penalti kontrak kerja menjadi salah satu permasalahan yang bisa dihadapi HRD. Berikut cara mengatasi dan mengantisipasinya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tidak membayar penalti kontrak kerja menjadi salah satu permasalahan yang bisa dihadapi HRD. Berikut cara mengatasi dan mengantisipasinya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-29T08:12:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-29T08:12:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja\",\"datePublished\":\"2026-04-29T08:12:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-29T08:12:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/\"},\"wordCount\":1592,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/tidak-membayar-penalti.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"aturan penalti kontrak kerja\",\"cara antisipasi risiko penalti kontrak kerja\",\"GajiHub\",\"kontrak kerja\",\"penalti kontrak kerja\",\"penyebab penalti kontrak kerja\",\"perhitungan penalti kontrak kerja\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\"],\"articleSection\":[\"Regulasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/\",\"name\":\"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/tidak-membayar-penalti.webp\",\"datePublished\":\"2026-04-29T08:12:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-29T08:12:42+00:00\",\"description\":\"Tidak membayar penalti kontrak kerja menjadi salah satu permasalahan yang bisa dihadapi HRD. Berikut cara mengatasi dan mengantisipasinya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/tidak-membayar-penalti.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/tidak-membayar-penalti.webp\",\"width\":1920,\"height\":960,\"caption\":\"karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja","description":"Tidak membayar penalti kontrak kerja menjadi salah satu permasalahan yang bisa dihadapi HRD. Berikut cara mengatasi dan mengantisipasinya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja","og_description":"Tidak membayar penalti kontrak kerja menjadi salah satu permasalahan yang bisa dihadapi HRD. Berikut cara mengatasi dan mengantisipasinya","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-04-29T08:12:41+00:00","article_modified_time":"2026-04-29T08:12:42+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":960,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja","datePublished":"2026-04-29T08:12:41+00:00","dateModified":"2026-04-29T08:12:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/"},"wordCount":1592,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti.webp","keywords":["aplikasi absensi","aturan penalti kontrak kerja","cara antisipasi risiko penalti kontrak kerja","GajiHub","kontrak kerja","penalti kontrak kerja","penyebab penalti kontrak kerja","perhitungan penalti kontrak kerja","software absensi","software HR","software payroll"],"articleSection":["Regulasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/","name":"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti.webp","datePublished":"2026-04-29T08:12:41+00:00","dateModified":"2026-04-29T08:12:42+00:00","description":"Tidak membayar penalti kontrak kerja menjadi salah satu permasalahan yang bisa dihadapi HRD. Berikut cara mengatasi dan mengantisipasinya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti.webp","width":1920,"height":960,"caption":"karyawan tidak membayar penalti kontrak kerja"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tidak-membayar-penalti-kontrak-kerja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Atasi Karyawan Tidak Membayar Penalti Kontrak Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/tidak-membayar-penalti.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34214","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34214"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34214\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34359,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34214\/revisions\/34359"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34279"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34214"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34214"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34214"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}