{"id":34066,"date":"2026-04-16T09:38:29","date_gmt":"2026-04-16T09:38:29","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=34066"},"modified":"2026-04-16T09:38:30","modified_gmt":"2026-04-16T09:38:30","slug":"contoh-key-performance-indicator","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/","title":{"rendered":"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/\">Key performance indicator (KPI)<\/a> menjadi bagian penting untuk mengukur kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam jurnal penelitian berjudul <a href=\"https:\/\/media.neliti.com\/media\/publications\/517060-none-08211d70.pdf\">Usulan Rancangan Key Performance Indicator Menggunakan Pendekatan Balance Scorecard pada Perusahaan Tekstil<\/a> dijelaskan bahwa key performance indicator yaitu sekumpulan indikator yang diciptakan terfokus kepada aspek kinerja organisasi yang paling kritikal untuk kesuksesan organisasi pada kondisi sekarang dan di masa datang.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini diartikan sebagai rangkaian indicator kunci yang sifatnya terukur dan memberikan informasi untuk mengetahui seberapa jauh sasaran strategis yang dibebankan kepada suatu organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam organisasi, KPI digunakan untuk mengukur kinerja dan produktivitas tim secara objektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu bagaimana contoh key performance indicator ini dan bagaimana cara membuatnya?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai contoh key performance indicator.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Fungsi dari Key Performance Indicator?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-satu.webp\" alt=\"contoh key performance indicator\" class=\"wp-image-34112\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian penting untuk mengukur kinerja, KPI memiliki fungsi sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Melakukan Pengukuran Kinerja dengan Objektif<\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi yang pertama adalah untuk mengukur kinerja dengan objektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya KPI ini maka proses evaluasi dapat dilakukan secara adil, transparan, dan juga bebas dari penilaian subjektif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menentukan Prioritas dan Fokus Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI juga membantu menentukan prioritas dan juga fokus kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini karyawan dapat dengan mudah mengetahui tugas-tugas yang paling penting, sehingga karyawan dapat mengatur waktu dan energi dengan lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-karyawan\/\">12 Contoh KPI Karyawan dan Cara Mengukurnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Mendorong Peningkatan Produktivitas dan Motivasi<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI juga mendorong peningkatan produktivitas dan motivasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam KPI terdapat target yang spesifik yang mendorong karyawan untuk bekerja dengan lebih giat dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini terjadi karena KPI memberikan arah dan tujuan yang jelas di dalam setiap aktivitas kerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Sebagai Dasar Pengembangan Karier<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI juga dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan karier, seperti memberikan promosi, bonus, hingga pengembangan kompetensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini karena melalui KPI dapat dilihat kontribusi nyata karyawan kepada perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Mendukung Evaluasi dan Perbaikan Diri<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI juga mendukung evaluasi dan perbaikan diri atas hasil kerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini dapat mengidentifikasi kekurangan dan menyusun strategi perbaikan untuk meningkatkan performa di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Managementhub\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner 3\" class=\"wp-image-26177\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-hr\/\">25 Contoh KPI Tim HR, Karakteristik, dan Tips Mengoptimalkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Contoh Key Performance Indicator?<\/h2>\n\n\n\n<p>Ketika membahas mengenai contoh KPI, ada ribuan KPI yang bisa dipilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, penting untuk memastikan bahwa KPI yang Anda pilih selaras dengan sasaran dan tujuan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan meneliti dan memahami KPI yang paling penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah 16 contoh KPI untuk tempat kerja yang dapat membantu memandu keputusan Anda:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Metrik Keuangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Ada banyak KPI yang dapat Anda ukur yang secara khusus terkait dengan keuangan organisasi atau departemen Anda, termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Laba: Anda perlu meninjau baik laba kotor maupun laba bersih untuk memahami seberapa sukses organisasi Anda dalam menghasilkan laba yang tinggi.<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya: Dengan KPI ini, Anda dapat memantau pengeluaran dan mencari cara untuk mengurangi serta mengelola biaya guna meningkatkan profitabilitas.<\/li>\n\n\n\n<li>Pendapatan vs target: KPI ini membandingkan pendapatan yang diproyeksikan dengan pendapatan aktual dan menganalisis selisih antara kedua angka tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Penjualan per wilayah: Dengan menganalisis penjualan di berbagai wilayah, Anda dapat memperoleh wawasan kunci mengenai mengapa beberapa wilayah mungkin berkinerja buruk dan melakukan perubahan strategis untuk meningkatkan kinerja penjualan di wilayah tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengeluaran vs anggaran: Dengan metrik ini, Anda dapat membandingkan pengeluaran aktual dengan anggaran yang diproyeksikan untuk membantu menciptakan anggaran yang lebih akurat dan efektif di masa depan.<\/li>\n\n\n\n<li>Rasio nilai seumur hidup pelanggan terhadap biaya akuisisi pelanggan: Memahami rasio nilai seumur hidup pelanggan terhadap biaya akuisisi pelanggan membantu Anda menentukan apakah perlu melakukan perubahan dalam cara Anda mengakuisisi pelanggan. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Nilai seumur hidup pelanggan Anda harus lebih tinggi daripada biaya untuk mengakuisisi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Metrik Pelanggan<\/h3>\n\n\n\n<p>Metrik pelanggan sangat penting untuk memantau kinerja dan kesehatan organisasi Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa KPI pelanggan penting yang perlu dipertimbangkan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nilai seumur hidup pelanggan: Ini memungkinkan Anda melihat nilai total pelanggan selama mereka berada di organisasi Anda. Kembangkan metrik ini lebih lanjut dengan mengidentifikasi nilai seumur hidup pelanggan berdasarkan saluran yang berbeda sehingga Anda memahami metode mana yang paling menguntungkan bagi organisasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya akuisisi pelanggan: Ini adalah salah satu metrik terpenting bagi tim pemasaran, karena memungkinkan mereka mengevaluasi seberapa efektif kampanye pemasaran mereka dalam menarik pelanggan. Hal ini, dikombinasikan dengan nilai seumur hidup pelanggan, akan memungkinkan Anda tidak hanya mengidentifikasi saluran mana yang baik untuk menarik pelanggan, tetapi juga menghitung titik impas. Ini merujuk pada titik di mana tidak ada kerugian atau keuntungan bersih, di mana Anda telah mencapai titik impas. Di atas titik tersebut, pelanggan akan menguntungkan bagi bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Retensi pelanggan: Anda dapat menggunakan berbagai KPI untuk mengukur kepuasan dan retensi pelanggan, termasuk skor kepuasan atau persentase pelanggan yang menjadi pelanggan tetap.<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah pelanggan: Metrik ini mirip dengan laba dan memungkinkan Anda melihat seiring waktu apakah Anda mendapatkan atau kehilangan pelanggan dan dengan laju berapa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Metrik Proses<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI ini dirancang untuk membantu Anda mengevaluasi proses dan efisiensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa metrik kunci yang dapat Anda pertimbangkan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tiket dukungan pelanggan: Anda dapat melihat jumlah tiket baru yang diterima per hari\/minggu\/bulan, jumlah yang diselesaikan, dan waktu yang dibutuhkan tim Anda untuk menyelesaikannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Persentase cacat: Pantau jumlah produk cacat, dan hitung tingkat produk cacat selama periode tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li>Efisiensi: Ada berbagai cara untuk mengukur efisiensi, dan hal ini bervariasi tergantung industri. Jika organisasi Anda memproduksi produk, Anda dapat melihat jumlah produk yang diproduksi setiap jam. Jika tim Anda diharapkan mencapai kuota produksi tertentu, pantau seberapa efektif mereka memenuhi kuota tersebut atau melampauinya. Jika Anda memiliki pabrik manufaktur, Anda dapat memantau persentase waktu pabrik beroperasi dan apakah persentase tersebut berubah seiring waktu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Metrik Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Karyawan adalah sumber daya perusahaan yang berharga yang harus Anda pantau dengan cermat.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa metrik yang perlu dipertimbangkan adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tingkat pergantian karyawan: Untuk menghitung tingkat pergantian karyawan, ambil jumlah karyawan yang telah meninggalkan perusahaan dalam periode tertentu dan bagi dengan jumlah rata-rata karyawan. Jika tingkat pergantian Anda lebih tinggi dari yang diinginkan, Anda perlu meluangkan waktu untuk menganalisis budaya perusahaan, paket kerja, dan lingkungan kerja. Anda mungkin ingin mengadakan pelatihan kepemimpinan dengan tim Anda untuk memastikan mereka mengelola dengan efektif.<\/li>\n\n\n\n<li>Kepuasan karyawan: Penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang bahagia lebih produktif dan cenderung bertahan lebih lama di perusahaan. Anda dapat mengukur kepuasan karyawan melalui survei, kehadiran, dan metrik lain yang vital bagi kesehatan departemen Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Promosi internal vs. perekrutan eksternal: Rasio ini akan membantu Anda melihat berapa banyak karyawan internal yang dipertimbangkan untuk posisi baru di organisasi dibandingkan dengan perekrutan dari luar. Hal ini dapat berguna jika Anda sedang merencanakan suksesi organisasi atau untuk mengetahui apakah Anda perlu menambah program pengembangan kompetensi guna mempersiapkan karyawan menghadapi peluang yang lebih menantang di dalam organisasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-programmer\/\">12 Contoh KPI Programmer, Manfaat, dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Tips dalam Menggunakan KPI?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-dua.webp\" alt=\"contoh key performance indicator\" class=\"wp-image-34110\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-dua-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-dua-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Meskipun mengukur KPI sangat penting untuk memantau kinerja bisnis Anda, penting untuk memilih indikator kinerja yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa tips untuk membantu Anda mengidentifikasi mana yang paling efektif:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Selaras dengan tujuan: KPI harus selaras dengan tujuan dan sasaran strategis bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Dapat dicapai: KPI harus mengukur data yang dapat Anda peroleh dengan mudah.<\/li>\n\n\n\n<li>Akurat: Data yang Anda gunakan untuk mengukur dan memantau kinerja harus akurat dan dapat diandalkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Dapat ditindaklanjuti: KPI harus memberi Anda wawasan tentang kinerja bisnis yang dapat Anda tindaklanjuti.<\/li>\n\n\n\n<li>Berkembang: KPI Anda mungkin perlu berubah dan berkembang seiring pertumbuhan bisnis Anda.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-restoran\/\">20 Jenis KPI Restoran Penting dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis-Jenis KPI?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-tiga.webp\" alt=\"kpi\" class=\"wp-image-34113\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-tiga-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-tiga-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut jenis-jenis KPI yang penting untuk Anda pahami:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. KPI Strategis<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI strategis adalah jenis KPI yang memberikan pandangan tingkat tinggi terhadap kinerja keseluruhan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini sering digunakan oleh tim eksekutif di mana fokus utamanya ada pada pencapaian tujuan strategis jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, pertumbuhan pendapatan tahunan, pangsa pasar, dan tingkat kepuasan pelanggan secara umum.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI strategis ini membantu pimpinan dalam membuat keputusan besar dan melakukan evaluasi keberhasilan strategi bisnis secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. KPI Operasional<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI operasional digunakan oleh tim manajemen untuk memastikan operasi berjalan dengan lancar dan target jangka pendek dapat tercapai.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya adalah pada waktu siklus produksi, tingkat cacat produk, dan rata-rata penyelesaian pesanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pemantauan KPI operasional ini, maka perusahaan dapat identifikasi inefisiensi dan melakukan penyesuaian secara lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-kpi\/\">Pengertian KPI dan Cara Memilih KPI yang Tepat untuk Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. KPI Fungsional<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI fungsional memiliki fokus pada kinerja departemen di dalam organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam setiap departemen, seperti pemasaran, penjualan, hingga sumber daya manusia, memiliki KPI yang unik yang relevan dengan tujuannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya adalah pada pemasaran adanya tingkat konversi prospek, penjualan adanya nilai rata-rata transaksi, hingga pada SDM adanya tingkat retensi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya KPI fungsional ini perusahaan dapat membantu setiap fungsi yang ada untuk mengukur kontribusi terhadpa tujuan organisasi secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. KPI Leading dan Lagging<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah KPI leading dan lagging.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI leading merupakan metrik prediktif yang mengindikasikan potensi kinerja yang ada di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini dapat diubah dan mempengaruhi hasil dari KPI lagging.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah tingkat kepuasan karyawan ataupun jumlah prospek baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan KPI lagging adalah KPI yang digunakan untuk mengukur hasil yang telah terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah pendapatan penjualan dan tingkat churn pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dua ini penting untuk memberikan gambaran kinerja secara komprehensif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-produksi\/\">KPI Produksi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Membuat Key Performance Indicator?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-empat.webp\" alt=\"contoh key performance indicator\" class=\"wp-image-34111\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/kpi-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-membuat-kpi\/\">membuat key performance indicator<\/a>, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Tetapkan Tujuan SMART<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama adalah dengan menetapkan tujuan SMART.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan tujuan SMART ini, maka KPI dapat lebih mudah untuk diukur.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini karena melalui metode SMART ini, tujuan menjadi lebih jelas, terukur, realistis, relevan dengan bisnis, dan juga memiliki batas waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan tujuan SMART ini, maka KPI menjadi lebih mudah untuk dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Specific (spesifik): Tujuan yang dibuat harus jelas dan tidak ambigu, misalnya adalah &#8220;meningkatkan penjualan produk A&#8221;.<\/li>\n\n\n\n<li>Measurable (dapat dicapai): Anda dapat menentukan metrik yang dapat diukur, misalnya adalah &#8220;meninggalkan penjualan produk hingga 25%&#8221;.<\/li>\n\n\n\n<li>Achievable (dapat dicapai): Pastikan target yang dibuat realistis dan dapat dicapai oleh tim dengan sumber daya yang ada.<\/li>\n\n\n\n<li>Relevant (relevan): KPI yang dibuat harus relevan dengan tujuan bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Time-bound (berbatas waktu): Tetapkan jangka waktu secara spesifik. Misalnya adalah &#8220;Meningkatkan penjualan produk A sebesar 25% dalam 5 bulan bulan ke depan&#8221;.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Identifikasi Metrik yang Sesuai<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah kedua adalah dengan mengidentifikasi metrik yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan metrik yang dipilih ini relevan dan dapat menggambarkan secara terkait suatu tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memilih metrik yang tepat maka dapat dipastikan bahwa KPI benar-benar menggambarkan kinerja secara signifikan pada tujuan yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-departemen-produksi\/\">20 Contoh KPI Departemen Produksi untuk Kesuksesan Bisnis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Buat Target yang Realistis<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketiga adalah dengan membuat target secara realistis.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika Anda membuat KPI, Anda bisa saja membuat target yang menantang namun tetap pastikan bahwa target tersebut realistis dan dapat dicepai,<\/p>\n\n\n\n<p>Ini karena ketika target yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan burnout dan menurunkan motivasi kerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, ketika target yang ditentukan terlalu rendah maka kinerja tidak dapat didorong secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Komunikasikan dengan Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda menetapkan KPI, maka penting kepada semua karyawan yang terlibat di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jelaskan mengapa KPI ini penting, bagaimana mereka diukur, dan juga apa yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan bahwa setiap anggota tim memahami peran mereak dalam mencapai tujuan yang ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika komunikasi dilakukan secara efektif, maka karyawan dapat lebih bersemangat dan termotivasi untuk mencapai target KPI.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pantau dan Lakukan Evaluasi Berkala<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir adalah dengan memantau dan melakukan evaluasi secara berkala.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat menentukan jadwal untuk evaluasi progres, misalnya setiap bulan atau tiga bulan sekali.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat menggunakan data yang dikumpulkan untuk melihat apakah perlu melakukan penyesuaian strategi atau tindakan tambahan untuk memperbaiki kinerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika KPI ini tidak tercapai, maka Anda dapat melakukan analisis penyebab dan mencari solusi yang dapat diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/\">15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan lengkap mengenai contoh key performance indicator yang dapat menjadi referensi untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI menjadi bagian penting untuk mengukur produktivitas dan kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya contoh KPI ini Anda dapat lebih mudah untuk membuat KPI sesuai dengan kebutuhan setiap divisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya agar KPI dapat berjalan secara maksimal dibutuhkan dukungan pengelolaan karyawan terbaik dari perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/analisa-data\/\">manajemen data karyawan<\/a> dari untuk memudahkan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Managementhub\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Key performance indicator (KPI) menjadi bagian penting untuk mengukur kinerja karyawan. Dalam jurnal penelitian berjudul Usulan Rancangan Key Performance Indicator&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34109,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[11657,11656,29,11658,5186,80,28,27,1485,11659],"class_list":["post-34066","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-cara-membuat-key-performance-indicator","tag-contoh-key-performance-indicator","tag-gajihub","tag-jenis-jenis-key-performance-indicator","tag-key-performance-indicator","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-manajemen","tag-tips-menggunakan-kpi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Contoh key performance indicator dapat disesuaikan untuk setiap divisi dari finansial hingga proses. Baca selengkapnya di sini\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Contoh key performance indicator dapat disesuaikan untuk setiap divisi dari finansial hingga proses. Baca selengkapnya di sini\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-16T09:38:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-16T09:38:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/contoh-kpi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2026-04-16T09:38:29+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-16T09:38:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/\"},\"wordCount\":1945,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/contoh-kpi.webp\",\"keywords\":[\"cara membuat key performance indicator\",\"contoh key performance indicator\",\"GajiHub\",\"jenis-jenis key performance indicator\",\"key performance indicator\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips manajemen\",\"tips menggunakan KPI\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/\",\"name\":\"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/contoh-kpi.webp\",\"datePublished\":\"2026-04-16T09:38:29+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-16T09:38:30+00:00\",\"description\":\"Contoh key performance indicator dapat disesuaikan untuk setiap divisi dari finansial hingga proses. Baca selengkapnya di sini\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/contoh-kpi.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/contoh-kpi.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"contoh key performance indicator\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/contoh-key-performance-indicator\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya","description":"Contoh key performance indicator dapat disesuaikan untuk setiap divisi dari finansial hingga proses. Baca selengkapnya di sini","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya","og_description":"Contoh key performance indicator dapat disesuaikan untuk setiap divisi dari finansial hingga proses. Baca selengkapnya di sini","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-04-16T09:38:29+00:00","article_modified_time":"2026-04-16T09:38:30+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/contoh-kpi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya","datePublished":"2026-04-16T09:38:29+00:00","dateModified":"2026-04-16T09:38:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/"},"wordCount":1945,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/contoh-kpi.webp","keywords":["cara membuat key performance indicator","contoh key performance indicator","GajiHub","jenis-jenis key performance indicator","key performance indicator","software absensi","software HR","software payroll","tips manajemen","tips menggunakan KPI"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/","name":"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/contoh-kpi.webp","datePublished":"2026-04-16T09:38:29+00:00","dateModified":"2026-04-16T09:38:30+00:00","description":"Contoh key performance indicator dapat disesuaikan untuk setiap divisi dari finansial hingga proses. Baca selengkapnya di sini","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/contoh-kpi.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/contoh-kpi.webp","width":1200,"height":600,"caption":"contoh key performance indicator"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-key-performance-indicator\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Key Performance Indicator dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/contoh-kpi.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34066","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34066"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34066\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34114,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34066\/revisions\/34114"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34066"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34066"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34066"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}