{"id":34059,"date":"2026-04-16T09:36:44","date_gmt":"2026-04-16T09:36:44","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=34059"},"modified":"2026-04-16T09:36:46","modified_gmt":"2026-04-16T09:36:46","slug":"cara-menghitung-kenaikan-gaji-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Tahukah Anda bahwa setiap perusahaan wajib memahami cara menghitung kenaikan gaji karyawan?<\/p>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji karyawan ini penting karena berhubungan dengan peningkatan kinerja dan produktivitas karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan mendapatkan kenaikan gaji, maka mereka dapat meningkatkan produktivitas mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu bagaimana cara menghitung kenaikan gaji karyawan dan bagaimana menghitung persentasenya?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai cara menghitung kenaikan gaji dan persentasenya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca penjelasan lengkapnya hanya pada artikel di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghitung Kenaikan Gaji Karyawan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-satu.webp\" alt=\"cara menghitung kenaikan gaji\" class=\"wp-image-34075\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung kenaikan gaji karyawan, perlu dipahami bahwa aturan mengenai kenaikan gaji karyawan disesuaikan dengan aturan yang dimiliki perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, perusahaan menetapkan aturan kenaikan gaji 5%, maka aturan ini berlaku bagi seluruh karyawan yang ada di perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari aturan ini nantinya dapat digunakan oleh tim HR untuk menghitung kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut rumus perhitungan kenaikan gaji karyawan yang dapat Anda gunakan:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Gajihebat\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner\" class=\"wp-image-26178\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tren-kenaikan-gaji\/\">Tren Kenaikan Gaji 2020-2025 dan Tips Menghadapinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menghitung Selisih Gaji Lama dan Gaji Baru?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam menghitung persentase kenaikan gaji karyawan, Anda dapat menggunakan rumus berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menghitung selisih gaji baru dan gaji lama:<br><strong>Selisih gaji = Gaji baru &#8211; gaji lama<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Membagi selisih gaji dan gaji lama:<br><strong>Rasio = Selisih gaji : gaji lama<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Mengalikan bilang desimal<br><strong>Persentase kenaikan gaji = Rasio x 100%<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jika kenaikan gaji diberikan dalam bentuk rupiah, maka bisa mengakibatkan kebingungan bagi karyawan dalam menghitungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat perusahaan menetapkan kenaikan gaji ini dalam bentuk persentase.<\/p>\n\n\n\n<p>Alasan mengapa dipilih dalam bentuk persentase ini untuk memudahkan perhitungan kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, perusahaan dan karyawan dapat melacak dan mengaitkan dengan peringkat kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut cara menghitung kenaikan gaji berdasarkan persentase:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Cara Menghitung Selisih Gaji Baru dengan Gaji Lama<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung selisih gaji baru dengan gaji lama, Anda dapat menggunakan rumus yang telah disebutkan di ayas, yakni:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Selisih gaji = Gaji baru &#8211; gaji lama<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, PT Angkasa Putra menaikkan gaji karyawan dari Rp5.000.000 menjadi Rp5.200.000, maka selisih antara gaji baru dan gaji lama adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Selisih gaji = Gaji baru &#8211; gaji lama<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp5.200.000 &#8211; Rp5.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp200.000<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kenaikan-gaji-berkala\/\">Kenaikan Gaji Berkala: Ini Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Cara Membagi Selisih Gaji dengan Gaji Lama<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda menemukan selisih gaji lama dengan gaji baru, maka selanjutnya adalah mencari persentase kenaikan upah dengan menghitung rasio selisih upah baru terhadap upah lama.<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya adalah dengan membaginya agar menghasilkan pecahan desimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Rasio = Selisih gaji : gaji lama<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp200.000 : Rp5.000.000= 0.04<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Cara Mengalikan Bilangan Desimal<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda mendapatkan bilang desimal di atas, maka berikutnya adalah mengalikan bilang desimal tersebut dengan persentase 100%.<\/p>\n\n\n\n<p>Persentase kenaikan upah = 0,04 x 100%<\/p>\n\n\n\n<p>= 4%<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, kenaikan upah dari PT Angkasa Putra dari Rp5.000.000 menjadi Rp5.200.000 adalah 4%.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-demo-naik-gaji\/\">Karyawan Demo Naik Gaji: Dampak dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Aturan Kenaikan Gaji Karyawan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-tiga.webp\" alt=\"cara menghitung kenaikan gaji\" class=\"wp-image-34076\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-tiga-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-tiga-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Lalu bagaimana aturan kenaikan gaji karyawan?<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menentukan kenaikan gaji karyawan, ini disesuaikan dengan peraturan perusahaan dan ditetapkan dalam bentuk persentase pada masing-masing karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Besaran persentase kenaikan gaji ini pun dapat berbeda-beda, misalnya setiap tahun perusahaan mengumumkan adanya kenaikan gaji karyawan sebesar 5% unuk setiap karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat besaran dan perhitungan gaji karyawan berbeda sesuai dengan jabatan yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan tidak ada ketentuan yang menjelaskan secara rinci mengenai persentase kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/id\/statistics-table\/2\/MjU2MyMy\/rata-rata-upah-gaji-triwulanan-.html\">Dari data BPS<\/a> di November 2025 rata-rata gaji yang ada di Indonesia adalah 3,3 juta per bulan, tidak mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan Agustus 2025.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dari <a href=\"https:\/\/databoks.katadata.co.id\/ketenagakerjaan\/statistik\/690c40978d238\/pertumbuhan-rata-rata-gaji-karyawan-ri-sampai-agustus-2025\">data Katadata<\/a> jika melihat perkembangan gaji selama periode Agustus 2016 hingga Agustus 2025, terjadi kenaikan gaji sebesar 30%.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenaikan ini mengikuti kenaikan UMP dan UMK setiap tahunnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang diketahui, setiap tahun pemerintah melalui gubernur mengumumkan besaran UMP dan UMK untuk tahun berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya kita melihat pada <a href=\"https:\/\/finance.detik.com\/berita-ekonomi-bisnis\/d-8275259\/kenaikan-ump-jakarta-dari-waktu-ke-waktu-pernah-naik-49\">kenaikan UMP di DKI Jakarta dari 2016-2026<\/a> berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>UMP DKI Jakarta 2016: Rp 3.100.000 (naik 14,81%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2017: Rp 3.355.750 (naik 8,25%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2018: Rp 3.648.036 (naik 8,71%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2019: Rp 3.940.973 (naik 8,03%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2020: Rp 4.267.349 (naik 8,28%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2021: Rp 4.416.186 (naik 8,28%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2022: Rp 4.573.845 (naik 3,44%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2023: Rp 4.901.798 (naik 5,6%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP DKI Jakarta 2024: Rp 5.067.381 (naik 3,6%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP Jakarta 2025: Rp 5.396.761 (naik 6,5%)<\/li>\n\n\n\n<li>UMP Jakarta 2026: Rp5.729.876 (naik 6.17&amp;)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Perusahaan juga dapat mengikuti kenaikan UMP dan UMK ini sebagai acuan dalam memberikan kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun tentunya untuk meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan sebaiknya memiliki peraturan sendiri mengenai kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/faktor-penentu-kenaikan-gaji\/\">9 Faktor Penentu Kenaikan Gaji, Aturan, dan Tips Implementasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis-Jenis Perhitungan Persentase Kenaikan Gaji?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-empat.webp\" alt=\"salary\" class=\"wp-image-34074\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut jenis-jenis perhitungan persentase kenaikan gaji yang penting untuk diketahui:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kenaikan Basis Pasar<\/h3>\n\n\n\n<p>Di dalam kenaikan berbasis pasar, beberapa perusahaan memutuskan untuk menaikkan persentase gaji karyawan sesuai posisi yang ada dalam jangkauan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, Anda dapat memulainya dengan persentase peningkatan yang dianggarkan secara keseluruhan dan alokasikan peningkatan ini untuk karyawan sesuai perkembangan jangkauan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara menghitung kenaikan gaji satu ini dapat dilakukan secara manual, meski ada cara yang lebih baik dan modern.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda menggunakan cara manual, Anda dapat membuat tabel rekomendasi peningkatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam tabel tersebut, Anda dapat menyertakan informasi yang dapat ditinjau oleh manajer untuk membuat keputusan yang efektif mengenai pembayarannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut rumus yang dapat digunakan untuk menghitung bidang utama dalam cara menghitung kenaikan gaji manual:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Compa-Ratio = Basis Tahunan Saat Ini\/Rentang Pertengahan<\/li>\n\n\n\n<li>Range penetration = (Basis Tahunan Saat Ini &#8211; Rentang Min) \/ (Rentang Maks &#8211; Rentang Min)<\/li>\n\n\n\n<li>Peningkatan Tahunan = Peningkatan % x Basis Tahunan Saat Ini<\/li>\n\n\n\n<li>Basis Tahunan Baru = Peningkatan Tahunan + Basis Tahunan Saat Ini<\/li>\n\n\n\n<li>Rasio Perbandingan Baru = Basis Tahunan Baru \/ Rentang Pertengahan<\/li>\n\n\n\n<li>New Range Penetration = (Basis Tahunan Baru &#8211; Rentang Min) \/ Rentang Maks &#8211; Rentang Min)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kenaikan Basis Kinerja<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kenaikan gaji dihitung berdasarkan kinerja karyawan, maka Anda dapat menggunakan matriks peningkatan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini Anda dapat menentukan gaji sesuai dengan posisi dalam jangkauan dan kinerja, sesuai prioritas Anda alam memberikan penghargaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Memberikan peningkatan yang lebih tinggi dapat memberikan lebih dari yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika peningkatan yang lebih rendah dihitung untuk mereka yang memenuhi harapan atau tidak, dan mereka yang lebih tinggi dalam rentang mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji\/\">Cara Menghitung Kenaikan Gaji Secara Berkala<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja yang Perlu Diperhatikan dalam Menghitung Kenaikan Gaji Karyawan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam menentukan kenaikan gaji karyawan, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pertimbangkan Kinerja Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal pertama yang perlu dipertimbangkan dalam memberikan kenaikan gaji karyawan adalah dengan mempertimbangkan kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Periksa ulasan kinerja terbaru setiap karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan ulasan ini untuk identifikasi apakag karyawan telah melampaui sasaran dan target kinerja dalam satu tahun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Ukur Tanggung Jawab Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain itu, penting juga bagi Anda untuk mengukur tanggung jawab untuk kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan dengan tanggung jawab besar tentunya lebih berhak untuk mendapatkan kenaikan gaji dibandingkan dengan tanggung jawab di bawahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengukur tanggung jawab karyawan ini, Anda dapat berkoordinasi dengan tim leader di setiap divisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kenaikan gaji sesuai tanggung jawab ini dapat membuat karyawan termotivasi untuk meningkatkan kinerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rapel-gaji\/\">Rapel Gaji: Arti, Alasan, Dampak, Hingga Contoh Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pahami Gaji Tipikal untuk Setiap Peran<\/h3>\n\n\n\n<p>Pasar gaji juga mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, misalnya di tahun 2026 ada perubahan gaji desainer grafis dibandingkan tahun 2025.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda wajib memahami gaji tipikal untuk setiap peran agar perusahaan Anda selaras dengan perkembangan gaji yang ada di pasar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Evaluasi Keterampilan Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Memberikan kenaikan gaji juga penting untuk mempertimbangakn keterampilan yang dimiliki karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan dengan keterampilan yang memadai tentunya pantas mendapatkan gaji yang tinggi, terlebih ketika keterampilan ini tidak dimiliki oleh semua orang dan termasuk keterampilan yang langka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memberikan kenaikan kepada karyawan dengan keterampilan yang memadai dapat membuat karyawan merasa dihargai dan dapat meningkatkan motivasi kerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-struktur-peningkatan-gaji-karyawan\/\">8 Jenis Struktur Peningkatan Gaji Karyawan dan Tips Memilihnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Gaji Karyawan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-dua-1.webp\" alt=\"cara menghitung kenaikan gaji\" class=\"wp-image-34080\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-dua-1.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-dua-1-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji-dua-1-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kenaikan-gaji-per-tahun\/\">Kenaikan gaji karyawan per tahun<\/a> dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Aturan Pemerintah<\/h3>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji karyawan dilakukan untuk mendukung kehidupan yang layak dan ini diwujudkan oleh pemerintah melalui kenaikan upah minimum setiap tahunnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan dapat menggunakan kenaikan upah minimum ini sebagai dasar kenaikan upah karyawan setiap tahunnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Upah minimum ini merupakan upah terendah yang ditetapkan oleh pemerintah untuk posisi terbawah dengan masa kerja kurang dari satu tahun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Inflasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Inflasi juga menjadi faktor yang membuat terjadinya kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya ketika terjadi kenaikan BBM, maka ini dapat menjadi acuan untuk menghitung persentase kenaikan gaji sesuai PP Nomor 36 Tahun 2021.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Peningkatan Kesejahteraan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji karyawan juga dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih ketika bahan-bahan pokok semakin mengalami kenaikan dari hari ke hari, membuat karyawan membutuhkan uang lebih untuk memenuhi kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini untuk mengukur kehidupan layak, dapat digunakan angka KHL atau Kebutuhan Hidup Layak.<\/p>\n\n\n\n<p>Penentuan KHL ini dilakukan oleh hasil survei oleh Dewan Pengupahan Nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Angka ini kemudian dilakukan peninjauan paling tidak lima tahun sekali.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/strategi-negosiasi-gaji\/\">10 Strategi Penting untuk Melakukan Negosiasi Gaji<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kemampuan Finansial Perusahaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji karyawan juga mempertimbangkan kemampuan finansial perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak semua perusahaan dalam kondisi finansial yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ini dapat menjadi acuan dalam memberikan kenaikan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Gaji Rata-Rata Industri<\/h3>\n\n\n\n<p>Maksudnya di sini adalah gaji rata-rata yang diberikan perusahaan-perusahaan untuk jenis pekerjaan yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, rata-rata gaji seorang sales adalah di angka Rp7.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Standar ini kemudian dapat digunakan perusahaan untuk menentukan gaji karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Jenjang Karier dan Jabatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir dari jenjang karier dan jabatan yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya semakin tinggi jabatan dan tanggung jawab karyawan, maka semakin meningkat pula gaji yang didapatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, ketika terjadi promosi jabatan untuk karyawan, maka perusahaan harus menghitung persentase gaji karyawan sesuai dengan tanggung jawab yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/adjustment-gaji\/\">Adjustment Gaji: Arti, Manfaat, dan Tipsnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Contoh Perhitungan Persentase Kenaikan Gaji Karyawan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Perusahaan Angkasa Putra mengumumkan terjadi kenaikan gaji yang berlaku untuk setiap karyawan sebesar 5%.<\/p>\n\n\n\n<p>Persentase kenaikan ini efektif berlaku sejak Januari 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada 2 karyawan Angkasa Putra yang memiliki gaji berbeda, yakni Annisa gaji Rp5.000.000, Malik gaji Rp4.500.000, dan Indah gaji Rp5.200.000.<\/p>\n\n\n\n<p>Berapa kenaikan gaji 3 karyawan tersebut?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Annisa<\/h3>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji Annisa: Rp5.000.000 x 5%<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp250.000<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi jika ditambahkan dengan gaji Annisa sebelumnya maka hasilnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp5.000.000 + Rp250.000 = Rp5.250.000.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Malik<\/h3>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji Malik = Rp4.500.000 x 5%<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp225.000<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi jika ditambah dengan gaji Malik sebelumnya, maka hasilnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp4.500.000 + Rp225.000 = Rp4.725.000.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Indah<\/h3>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji Indah = Rp5.200.000 x 5%<\/p>\n\n\n\n<p>= Rp260.000<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi jika ditambah dengan gaji Indah sebelumnya, maka hasilnya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp5.200.000 + Rp260.000 = Rp5.460.000.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-minta-naik-gaji\/\">10 Cara Minta Naik Gaji dan Faktor yang Perlu Dipertimbangkan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai cara menghitung kenaikan gaji karyawan yang dapat menjadi referensi untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa cara menghitung kenaikan gaji karyawan dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya dalam menentukan kenaikan gaji karyawan penting untuk mempertimbangkan beberapa hal, seperti kinerja hingga kenaikan UMP.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam menghitung kenaikan gaji karyawan, gunakan s<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\">oftware payroll<\/a> dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHb merupakan software payroll yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=Gajihebat\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah Anda bahwa setiap perusahaan wajib memahami cara menghitung kenaikan gaji karyawan? Kenaikan gaji karyawan ini penting karena berhubungan dengan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":34077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5592,1818,11649,11650,29,11651,5589,1817,80,175,27,44],"class_list":["post-34059","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tak-berkategori","tag-aturan-kenaikan-gaji","tag-cara-menghitung-kenaikan-gaji","tag-contoh-perhitungan-persentase-kenaikan-gaji","tag-faktor-yang-mempengaruhi-kenaikan-gaji","tag-gajihub","tag-jenis-jenis-perhitungan-kenaikan-gaji","tag-kenaikan-gaji","tag-menghitung-kenaikan-gaji","tag-software-absensi","tag-software-hris","tag-software-payroll","tag-tips-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menghitung kenaikan gaji dapat dilakukan dengan rumus Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji. Lengkapnya di sini\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menghitung kenaikan gaji dapat dilakukan dengan rumus Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji. Lengkapnya di sini\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-16T09:36:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-16T09:36:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya\",\"datePublished\":\"2026-04-16T09:36:44+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-16T09:36:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/\"},\"wordCount\":1722,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/menghitung-kenaikan-gaji.webp\",\"keywords\":[\"aturan kenaikan gaji\",\"cara menghitung kenaikan gaji\",\"contoh perhitungan persentase kenaikan gaji\",\"faktor yang mempengaruhi kenaikan gaji\",\"GajiHub\",\"jenis-jenis perhitungan kenaikan gaji\",\"kenaikan gaji\",\"menghitung kenaikan gaji\",\"software absensi\",\"software HRIS\",\"software payroll\",\"tips HR\"],\"articleSection\":[\"Tak Berkategori\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/\",\"name\":\"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/menghitung-kenaikan-gaji.webp\",\"datePublished\":\"2026-04-16T09:36:44+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-16T09:36:46+00:00\",\"description\":\"Cara menghitung kenaikan gaji dapat dilakukan dengan rumus Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji. Lengkapnya di sini\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/menghitung-kenaikan-gaji.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/menghitung-kenaikan-gaji.webp\",\"width\":1200,\"height\":600,\"caption\":\"cara menghitung kenaikan gaji\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya","description":"Cara menghitung kenaikan gaji dapat dilakukan dengan rumus Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji. Lengkapnya di sini","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya","og_description":"Cara menghitung kenaikan gaji dapat dilakukan dengan rumus Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji. Lengkapnya di sini","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-04-16T09:36:44+00:00","article_modified_time":"2026-04-16T09:36:46+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":600,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya","datePublished":"2026-04-16T09:36:44+00:00","dateModified":"2026-04-16T09:36:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/"},"wordCount":1722,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji.webp","keywords":["aturan kenaikan gaji","cara menghitung kenaikan gaji","contoh perhitungan persentase kenaikan gaji","faktor yang mempengaruhi kenaikan gaji","GajiHub","jenis-jenis perhitungan kenaikan gaji","kenaikan gaji","menghitung kenaikan gaji","software absensi","software HRIS","software payroll","tips HR"],"articleSection":["Tak Berkategori"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/","name":"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji.webp","datePublished":"2026-04-16T09:36:44+00:00","dateModified":"2026-04-16T09:36:46+00:00","description":"Cara menghitung kenaikan gaji dapat dilakukan dengan rumus Kenaikan gaji karyawan = Gaji awal x persentase kenaikan gaji. Lengkapnya di sini","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji.webp","width":1200,"height":600,"caption":"cara menghitung kenaikan gaji"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-kenaikan-gaji-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Kenaikan Gaji dan Aturannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/menghitung-kenaikan-gaji.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34059","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34059"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34059\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34081,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34059\/revisions\/34081"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}