{"id":33520,"date":"2026-02-27T05:36:32","date_gmt":"2026-02-27T05:36:32","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=33520"},"modified":"2026-04-06T07:00:57","modified_gmt":"2026-04-06T07:00:57","slug":"cuti-keguguran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/","title":{"rendered":"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika membahas cuti, cuti keguguran menjadi salah satu cuti yang masuk ke jenis cuti alasan khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>Cuti ini diberikan kepada karyawan yang baru saja mengalami keguguran atau gugur kandung.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang diketahui, mengalami keguguran bisa menjadi peristiwa yang tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, namun juga mental.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, karyawan yang mengalami keguguran ini membutuhkan waktu untuk mengembalikan kesehatan fisik dan mental mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Cuti ini tidak hanya diberikan kepada perempuan saja, namun juga kepada pihak laki-laki atau suami yang istrinya mengalami gugur kandung.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu bagaimana aturan mengenai cuti gugur kandung ini dan bagaimana hak cuti gugur kandung untuk perempuan dan laki-laki?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai cuti keguguran mulai dari aturannya hingga hak untuk perempuan dan laki-laki.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Regulasi Cuti Keguguran di Indonesia?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-satu.webp\" alt=\"cuti keguguran\" class=\"wp-image-33571\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam proses kehamilan, keguguran menjadi peristiwa yang dapat terjadi kepada ibu hamil.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam <a href=\"https:\/\/keslan.kemkes.go.id\/view_artikel\/2277\/keguguran\">situs Kemenkes<\/a> dijelaskan bahwa keguguran merupakan keadaan ketika kehamilan berhenti sebelum janin atau embrio mampu bertahan hidup di luar kandungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Gugur kandung ini terjadi pada 3 bulan pertama kehamilan di mana usia kehamilan belum mencapai 12 minggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan jika telah berusia di atas 20 minggu maka disebut melahirkan prematur.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja gugur kandung ini menjadi peristiwa yang tidak diinginkan oleh setiap ibu hamil.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, gugur kandung juga memberikan dampak kepada kesehatan mental ibu hamil.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karenanya bagi karyawan yang mengalami gugur kandung ini diberikan hak untuk tidak masuk kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Cuti gugur kandung ini diatur dalam Pasal 82 Ayat 2 UU Ketenagakerjaan yang isinya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pekerja\/buruh perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak memperoleh istirahat 1,5 bulan atau sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Cuti gugur kandung ini diberikan setelah keguguran terjadi, mengingat gugur kandung ini terjadi di luar dugaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai salah satu jenis cuti alasan khusus, cuti gugur kandung juga tidak memotong upah atau masuk ke dalam kategori <em>paid leave.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Cuti gugur kandung ini merupakan cuti yang diberikan hanya kepada perempuan seperti halnya <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/download-contoh-surat-cuti-melahirkan-karyawan\/\">cuti melahirkan<\/a> dan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-haid\/\">cuti haid<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun karyawan laki-laki juga berhak mendapatkan cuti untuk mendampingi istri yang gugur kandung dengan jumlah selama 2 hari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/aturan-cuti-karyawan-swasta\/\">Aturan Cuti Karyawan Swasta Terbaru dan Jenis-Jenisnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Hak Cuti Keguguran untuk Perempuan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-dua.webp\" alt=\"cuti keguguran\" class=\"wp-image-33569\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-dua-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-dua-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti penjelasan sebelumnya, cuti gugur kandung ini diberikan kepada karyawan perempuan yang baru saja mengalami gugur kandung.<\/p>\n\n\n\n<p>Cuti ini diberikan sebagai bentuk perlindungan perusahaan dan juga bagian pemenuhan hak-hak karyawan perempuan sesuai aturan Undang-Undang Ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam www-miscarriageassociation-org-uk dijelaskan bahwa gugur kandung yang dialami oleh perempuan dapat memberikan dampak baik dari fisik dan mental.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari segi fisik, gugur kandung membuat perempuan mengalami pendarahan dan juga nyeri yang bisa berlangsung selama beberapa minggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Keadaan ini membuat perempuan membutuhkan waktu untuk pulih dari kelelahan fisik dan juga emosional yang dirasakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai upaya untuk mendukung pemulihan karyawan pasca gugur kandungan, pemerintah memberikan aturan cuti keguguran bagi karyawan perempuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Aturan ini tertuang dalam UU Cipta Kerja yang menggantikan UU Ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun untuk cuti gugur kandungan ini tidak ada perubahan dari yang dijelaskan dalam UU Ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Pasal 82 UU Ketenagakerjaan, karyawan perempuan yang mengalami gugur kandungan berhak mendapatkan cuti selama 1,5 bulan untuk memulihkan kesehatan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dibutuhkan, karyawan juga bisa mengajukan cuti dengan durasi waktu yang lebih lama namun harus dengan surat rekomendasi dari dokter.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti penjelasan sebelumnya, pada saat karyawan mengambil cuti ini, mereka juga tetap berhak mendapatkan upah secara penuh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/hak-cuti-karyawan-kontrak\/\">7 Hak Cuti Karyawan Kontrak dan Regulasi di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Hak Cuti Keguguran untuk Laki-laki?<\/h2>\n\n\n\n<p>Pada saat ibu hamil mengalami keguguran, duka ini tidak hanya dialami oleh ibu hamil yang bersangkutan, tetapi juga dari pihak suami.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaan suami juga memegang peranan penting untuk memberikan dukungan kepada istri yang baru saja mengalami gugur kandungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, cuti gugur kandung ini tidak hanya diberikan kepada karyawan perempuan yang mengalaminya tetapi juga kepada karyawan laki-laki yang istrinya mengalami keguguran.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemberian cuti kepada karyawan yang istrinya mengalami keguguran juga dijelaskan dalam UU Ketenagakerjaan yakni tepatnya pada Pasal 93.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Pasal 93 UU Ketenagakerjaan dijelaskan bahwa suami yang istrinya mengalami keguguran kandungan berhak untuk cuti selama 2 hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Sama halnya dengan karyawan perempuan, karyawan yang cuti karena istri keguguran juga tetap mendapatkan upah secara penuh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/berikut-adalah-aturan-hak-cuti-tahunan-yang-ada-di-indonesia\/\">Berikut Adalah Aturan Hak Cuti Tahunan yang Ada di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Jika Perusahaan Tidak Memberikan Cuti Keguguran?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-tiga.webp\" alt=\"cuti keguguran\" class=\"wp-image-33572\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-tiga.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-tiga-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-tiga-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Terkait pengajuan cuti keguguran ini, penting bagi Anda untuk mendiskusikannya dengan perusahaan tempat Anda bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih ketika Anda membutuhkan waktu yang lebih lama untuk cuti karena keadaan yang belum membaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, perusahaan akan meminta surat keterangan dari dokter untuk pengajuannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu bagaimana jika perusahaan tidak memberikan cuti keguguran kepada karyawan?<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai salah satu hak karyawan yang dilindungi oleh Undang-Undang, tidak memberikan cuti gugur kandungan kepada karyawan bisa menjadi pelanggaran bagi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Ajukan Keluhan kepada Manajemen<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama adalah dengan mengajukan keluhan kepada pihak manajemen.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat mengajukan keluhan ini baik secara tertulis ataupun dijelaskan secara lengkap mengenai pelanggaran yang telah terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/hak-dasar-karyawan\/\">12 Hak Dasar Karyawan Sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Perkuat dengan Undang-Undang<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mendukungnya Anda dapat memperkuat keluhan Anda dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini dilakukan agar perusahaan dapat memahami bahwa cuti keguguran merupakan hak dari karyawan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Hubungi Pengadilan Hubungan Industrial<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika cara-cara di atas tidak membuahkan hasil, Anda bisa menggunakan cara terakhir yakni dengan menghubungi pengadilan hubungan industrial.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara ini dilakukan agar ditemukan solusi yang memuaskan dari perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengetahui-cuti-alasan-penting-dan-aturannya-di-indonesia\/\">Mengetahui Cuti Alasan Penting dan Aturannya di Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Cuti Keguguran dan Cuti Melahirkan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-empat.webp\" alt=\"gugur kandungan\" class=\"wp-image-33570\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti penjelasan sebelumnya, ada 3 cuti yang diberikan kepada karyawan perempuan yakni cuti melahirkan, cuti haid, dan juga cuti gugur kandungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu apa sih perbedaan antara cuti keguguran dengan cuti melahirkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesuai penjelasan di atas, cuti keguguran merupakan cuti yang diberikan kepada karyawan yang mengalami gugur kandungan yakni keadaan di mana kandungan berakhir sebelum janin dapat bertahan hidup di luar kandungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan cuti melahirkan adalah cuti yang diberikan kepada karyawan sebelum dan setelah melahirkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaannya di sini adalah cuti melahirkan diberikan ketika kehamilan sudah mendekati HPL atau hari perkiraan lahir.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan cuti gugur kandungan diberikan karena kehamilan yang tidak bisa dipertahankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karenanya cuti melahirkan diberikan 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5 bulan setelah melahirkan, sedangkan cuti keguguran diberikan selama 1,5 bulan setelah peristiwa keguguran terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Baik cuti keguguran atau melahirkan, keduanya sama-sama dilindungi oleh Undang-Undang dan perusahaan wajib mematuhinya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/uu-kia-2024\/\">UU KIA 2024: Pengertian dan Aturan Cuti Melahirkan Terbaru<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai cuti keguguran yang dapat menjadi referensi untuk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa karyawan yang mengalami keguguran berhak atas cuti selama 1,5 bulan untuk memulihkan kesehatan fisik dan mental mereka pasca melahirkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika karyawan melakukan cuti ini, karyawan tetap mendapatkan upah secara penuh dari perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain diberikan kepada karyawan perempuan yang mengalami keguguran, cuti gugur kandung juga diberikan kepada karyawan laki-laki untuk menemani istri yang mengalami gugur kandungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar perusahaan Anda dapat dengan mudah mengelola cuti karyawan, gunakan software absensi dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub merupakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">software absensi<\/a> yang dilengkapi berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan karyawan di perusahaan Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu fitur penting tersebut adalah fitur cuti dan izin yang membuat karyawan bisa dengan mudah mengajukan cuti dan HR mudah dalam approval.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/?ref=HRegulation\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika membahas cuti, cuti keguguran menjadi salah satu cuti yang masuk ke jenis cuti alasan khusus. Cuti ini diberikan kepada&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":33573,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[11441,417,5380,29,11445,11444,11443,11442,80,28,27],"class_list":["post-33520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-regulasi","tag-aturan-cuti-keguguran","tag-cuti","tag-cuti-keguguran","tag-gajihub","tag-hak-cuti-keguguran","tag-jika-perusahaan-tidak-memberikan-cuti-keguguran","tag-perbedaan-cuti-keguguran-dan-cuti-melahirkan","tag-regulasi-cuti-keguguran","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagi karyawan yang mengalami keguguran maka berhak untuk cuti selama maksimal 1,5 bulan. Tentunya harus disertai dengan surat dokter\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi karyawan yang mengalami keguguran maka berhak untuk cuti selama maksimal 1,5 bulan. Tentunya harus disertai dengan surat dokter\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-27T05:36:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-06T07:00:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang\",\"datePublished\":\"2026-02-27T05:36:32+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-06T07:00:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/\"},\"wordCount\":1177,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cuti-keguguran.webp\",\"keywords\":[\"aturan cuti keguguran\",\"cuti\",\"cuti keguguran\",\"GajiHub\",\"hak cuti keguguran\",\"jika perusahaan tidak memberikan cuti keguguran\",\"perbedaan cuti keguguran dan cuti melahirkan\",\"regulasi cuti keguguran\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\"],\"articleSection\":[\"Regulasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/\",\"name\":\"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cuti-keguguran.webp\",\"datePublished\":\"2026-02-27T05:36:32+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-06T07:00:57+00:00\",\"description\":\"Bagi karyawan yang mengalami keguguran maka berhak untuk cuti selama maksimal 1,5 bulan. Tentunya harus disertai dengan surat dokter\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cuti-keguguran.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/cuti-keguguran.webp\",\"width\":1920,\"height\":960,\"caption\":\"cuti keguguran\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/cuti-keguguran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang","description":"Bagi karyawan yang mengalami keguguran maka berhak untuk cuti selama maksimal 1,5 bulan. Tentunya harus disertai dengan surat dokter","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang","og_description":"Bagi karyawan yang mengalami keguguran maka berhak untuk cuti selama maksimal 1,5 bulan. Tentunya harus disertai dengan surat dokter","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2026-02-27T05:36:32+00:00","article_modified_time":"2026-04-06T07:00:57+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":960,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang","datePublished":"2026-02-27T05:36:32+00:00","dateModified":"2026-04-06T07:00:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/"},"wordCount":1177,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran.webp","keywords":["aturan cuti keguguran","cuti","cuti keguguran","GajiHub","hak cuti keguguran","jika perusahaan tidak memberikan cuti keguguran","perbedaan cuti keguguran dan cuti melahirkan","regulasi cuti keguguran","software absensi","software HR","software payroll"],"articleSection":["Regulasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/","name":"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran.webp","datePublished":"2026-02-27T05:36:32+00:00","dateModified":"2026-04-06T07:00:57+00:00","description":"Bagi karyawan yang mengalami keguguran maka berhak untuk cuti selama maksimal 1,5 bulan. Tentunya harus disertai dengan surat dokter","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran.webp","width":1920,"height":960,"caption":"cuti keguguran"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cuti-keguguran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aturan Cuti Keguguran Menurut Undang-Undang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/cuti-keguguran.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33520"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33576,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33520\/revisions\/33576"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}