{"id":29803,"date":"2025-09-15T09:45:44","date_gmt":"2025-09-15T09:45:44","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=29803"},"modified":"2025-11-27T00:25:05","modified_gmt":"2025-11-27T00:25:05","slug":"krisis-underemployment","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/","title":{"rendered":"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat ini krisis underemployment sedang mengancam Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari data yang dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/news\/20250107120527-4-601303\/ri-cetak-478-juta-pekerjaan-baru-saat-dilanda-badai-phk-tekstil\">CNBC Indonesia<\/a>, diketahui <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/DMXg-kcP6mO\/?utm_source=ig_web_copy_link&amp;igsh=bXhtdm40d2VkMXJn&amp;img_index=6\">sepanjang tahun 2024 ada 4,78 juta lapangan baru yang tercipta di Indonesia.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan sejak tahun 2018 hingga tahun 2024, ada sekitar 18 juta lapangan baru tercipta.<\/p>\n\n\n\n<p>Angka ini memang besar, namun ketika melihat di lapangan, lapangan kerja yang tercipta ini 80% di antaranya berasal dari sektor rumah tangga, seperti pedagang kaki lima dan pekerja rumahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari data ini, hanya sekitar 2,6 juta lapangan kerja yang berasal dari industri korporasi dan sekitar 1 juta lapangan kerja di sektor pemerintahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Data ini pada akhirnya mengakibatkan terjadinya krisis underemployment karena industri rumah tangga merupakan industri informal, tidak stabil, dan memiliki penghasilan yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai krisis underemployment, mulai dari mengapa dapat terjadi, hingga cara mengatasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca penjelasan lengkapnya hanya di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Krisis Underemployment: Saat Bekerja di Bawah Kualifikasi<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment-satu.webp\" alt=\"krisis underemployment\" class=\"wp-image-29893\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Underemployment merupakan keadaan di mana seseorang bekerja namun jam kerja, keterampilan, dan pendapatan yang dimilikinya tidak sesuai dengan potensi atau kompetensi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa kategori terjadinya krisis underemployment ini, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Berdasarkan Keterampilan yang Dimiliki<\/h3>\n\n\n\n<p>Kategori pertama adalah berdasarkan keterampilan yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini terjadi ketika seorang sarjana pertanian yang memilih bekerja sebagai ojek online ataupun sarjana ekonomi yang bekerja sebagai pelayan restoran.<\/p>\n\n\n\n<p>Keadaan ini membuat seseorang bekerja di bawah keterampilan yang dimiliki sehingga keterampilannya tidak digunakan sebagai mana mestinya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/berapa-jumlah-pengangguran-di-indonesia\/\">Berapa Jumlah Pengangguran di Indonesia? Ini Data Tahun 2025<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Berdasarkan Jam Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p>Kategori yang kedua adalah berdasarkan jam kerja yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini terjadi ketika seseorang yang ingin bekerja secara <em>full time <\/em>harus bekerja <em>part time <\/em>atau <em>freelance <\/em>karena tidak mendapatkan kesempatan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat mereka bekerja lebih ekstra karena pekerjaan paruh waktu biasanya memiliki pendapatan yang lebih kecil dibandingkan pekerjaan penuh waktu atau <em>full time.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/fenomena-job-hugging\/\">Fenomena Job Hugging, Ini Penyebab dan Dampaknya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Berdasarkan Pendapatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kategori yang terakhir adalah berdasarkan pendapatan yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini terjadi ketika seseorang mendapatkan penghasilan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan penghasilan yang seharusnya didapatkan dengan kualifikasi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini sering terjadi ketika seseorang kesulitan mencari pekerjaan yang sesuai, sehingga mau tidak mau mengambil pekerjaan di bawah kualifikasi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner 2\" class=\"wp-image-26176\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengangguran-friksional\/\">Pengangguran Friksional: Penyebab, dan Cara Mengatasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Underemployment Dapat Terjadi?<\/h2>\n\n\n\n<p>Membicarakan mengenai underemployment, maka yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa underemployment ini dapat terjadi?<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa penyebab terjadinya underemployment ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Ketidaksesuaian Keterampilan dengan Lapangan Kerja<\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebab pertama mengapa underemployment dapat terjadi adalah karena adanya ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki dengan lapangan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari data <a href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/id\/statistics-table\/3\/Y21kVGRHNXZVMEl3S3pCRlIyMHJRbnB1WkVZemR6MDkjMyMwMDAw\/jumlah-perguruan-tinggi-sup-1--sup---dosen--dan-mahasiswa-negeri-dan-swasta--di-bawah-kementerian-riset--teknologi-dan-pendidikan-tinggi-kementerian-pendidikan-dan-kebudayaan-menurut-provinsi.html?year=2024\">Badan Pusat Statistik, diketahui terdapat 125 perguruan tinggi negeri dan 2.812 perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Dari jumlah perguruan tinggi ini, ada 8.467.714 mahasiswa yang ada di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari data sebelumnya diketahui bahwa 80% dari lapangan kerja yang tercipta berasal dari sektor rumah tangga atau sektor informal.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat lulusan sarjana kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi yang mereka miliki dan mengakibatkan underemployment.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengangguran-musiman\/\">Pengangguran Musiman: Pengertian, Dampak, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pertumbuhan Ekonomi yang Lambat<\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebab kedua adalah pertumbuhan ekonomi yang lambat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika ekonomi di suatu negara mengalami pertumbuhan yang lambat, ini akan membuat lapangan kerja yang tercipta akan semakin sedikit.<\/p>\n\n\n\n<p>Pun, ketika ada, kebanyakan didominasi oleh sektor-sektor informal.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat mencari pekerjaan yang sesuai kualifikasi akan semakin sulit.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/job-hopping\/\">Job Hopping: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Adanya Dominasi Sektor Informal<\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebab yang terakhir adalah adanya dominasi sektor informal.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu pemicu meningkatkan dominasi sektor informal adalah terbatasnya lapangan kerja formal, dampak dari Covid-19, hingga adanya digitalisasi yang mendorong pekerjaan-pekerjaan seperti ojek online.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/fenomena-pencari-kerja\/\">Fenomena Membeludaknya Pencari Kerja di Berbagai Daerah, Apa Penyebabnya?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Underemployment, Pengangguran, dan Upah di Bawah UMR<\/h2>\n\n\n\n<p>Ketika membahas mengenai <em>underemployment, <\/em>maka ini tidak bisa dipisahkan dari pengangguran dan upah di bawah UMR.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski <em>underemployment <\/em>berstatus memiliki pekerjaan, namun sebenarnya keadaan ini lebih cocok disebut dengan setengah menganggur atau dikenal juga dengan pengangguran parsial.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pengangguran parsial ada dua jenis yang dimiliki yakni pengangguran parsial yang terlihat atau <em>visible underemployment <\/em>dan pengangguran parsial yang tidak terlihat atau <em>invisible underemployment<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengangguran parsial yang terlihat merupakan mereka yang bekerja dengan jam kerja di bawah standar yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, seseorang bekerja hanya 5 jam per hari, padahal standar jam kerja di industri tersebut adalah 8 jam kerja per hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengangguran parsial tidak terlihat merupakan mereka yang bekerja namun tidak memanfaatkan sepenuhnya keterampilan yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya seseorang yang dari lulusan hukum bekerja sebagai <em>waiters<\/em> di mana ini merupakan pekerjaan dengan kualifikasi di bawah keterampilan atau pendidikan yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain pengangguran, <em>underemployment<\/em> juga berhubungan erat dengan upah di bawah UMR.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penelitian yang dilakukan <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/ekonomi\/celios-109-juta-pekerja-mendapat-gaji-di-bawah-umr-pada-2024-1583458\">Center of Economic and Law Studies (Celios)<\/a> terjadi adanya peningkatan proporsi pekerja yang menerima gaji di bawah UMR pada tahun 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMeningkat tajam dari 63 persen pada 2021 menjadi 84 persen pada 2024,\u201d kata Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira Adhinegara dalam keterangan tertulis pada Kamis, 29 Mei 2025.<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan sektor formal, sektor informal khususnya UMKM menjadi penyumbang gaji di bawah UMR ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih dalam <a href=\"https:\/\/databoks.katadata.co.id\/teknologi-telekomunikasi\/statistik\/edbfbca07b66ff7\/248-juta-karyawan-terima-gaji-di-bawah-ump-pada-agustus-2023\">Perpu Cipta Kerja Nomor 2 Tahun 2022 (Bab IV Ketenagakerjaan Pasal 90B) <\/a>dijelaskan bahwa ketentuan pemberian upah minimum dikecualikan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat mereka yang bekerja di industri UMKM ini mau tidak mau akan mendapatkan gaji di bawah UMR.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/fenomena-jualan-kelas\/\">Fenomena Jualan Kelas dan Ebook di Media Sosial: Apakah Bagian dari Personal Branding?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mengatasi Krisis Underemployment?<\/h2>\n\n\n\n<p>Tentunya terjadinya krisis <em>underemployment <\/em>ini menjadi permasalahan bersama dan permasalahan ini harus cepat diatasi sebelum mengakibatkan permasalahan yang lebih besar lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu dampak yang bisa didapatkan adalah menurunnya tingkat produktivitas di taraf nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini terjadi karena mereka yang harusnya bisa bekerja secara produktif justru harus menganggur.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi permasalahan ini, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan yakni:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Lakukan Pemetaan Minat dan Pengembangan Diri<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara mengatasi yang pertama adalah dengan melakukan pemetaan minat dan pengembangan diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini ada banyak generasi muda yang bingung dengan minat yang dimiliki yang mengakibatkan mereka mengambil jurusan tidak sesuai minat diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendukung pemetaan ini bisa dilakukan dengan menggunakan alat asesmen yang bisa membantu memahami minat dan keunggulan yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sini nantinya bisa membantu memilih jurusan atau kursus sesuai minat yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kemudahan Mendapatkan Sertifikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara mengatasi yang kedua adalah dengan mendukung kemudahan mendapatkan sertifikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan persaingan tenaga kerja saat ini, dibutuhkan sertifikasi untuk meningkatkan peluang diterima kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa juga dukung dengan portofolio yang dilakukan dengan mendokumentasikan yang akan menjadi bukti atas kompetensi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/job-fair-bekasi-pasti-kerja\/\">Di Balik Kericuhan Job Fair Bekasi 2025: Ada Dugaan Ghost Job &amp; Employer Branding<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Perluas Networking<\/h3>\n\n\n\n<p>Networking jadi bagian penting di dalam dunia kerja, jadi untuk mengatasi krisis <em>underemployment <\/em>salah satunya dengan memperluas networking ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda saat ini masih kuliah, aktif di berbagai kegiatan bisa membantu memperluas networking.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini juga termasuk dengan mengikuti berbagai komunitas yang ada.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Berikan Kesempatan untuk Setiap Talenta<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara yang terakhir adalah dengan memberikan kesempatan untuk setiap talenta yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Hindari bias dalam rekrutmen di mana ketika proses rekrutmen, perusahaan hanya memperhatikan hal-hal yang tidak berhubungan dengan kualifikasi dan kompetensi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara ini akan menciptakan rekrutmen yang adil sehingga setiap talenta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/job-fair-digital\/\">Belajar dari Kericuhan Job Fair Bekasi, Basri Baco Usulkan Job Fair Digital<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p><em>Underemployment <\/em>saat ini menjadi permasalahan di Indonesia di mana banyak orang yang bekerja di bawah kualifikasi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini membuat talenta-talenta yang ada tidak bisa bekerja secara maksimal dan mendapatkan upah di bawah UMR.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi permasalahan ini dibutuhkan dukungan semua pihak, termasuk dari sisi perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan bisa menerapkan sistem rekrutmen yang adil dan menghindari bias yang mungkin dapat terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, gunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/absensi\/\">software absensi<\/a> dari GajiHub untuk mendukung kemudahan perusahaan dalam melakukan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub merupakan software absensi yang dilengkapi berbagai fitur yang akan mendukung kemudahan pengelolaan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk daftar GajiHub sekarang juga di <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: Instagram Big Alpha<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini krisis underemployment sedang mengancam Indonesia. Dari data yang dilansir dari CNBC Indonesia, diketahui sepanjang tahun 2024 ada 4,78&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":29895,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[9700],"tags":[314,9718,10431,29,10428,10429,6676,10430,80,6441],"class_list":["post-29803","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-hr","tag-aplikasi-absensi","tag-berita-hr","tag-cara-mengatasi-krisis-underemployment","tag-gajihub","tag-krisis-underemployment","tag-mengapa-krisis-underemployment-terjadi","tag-pengangguran","tag-pengertian-underemployment","tag-software-absensi","tag-tips-pengembangan-karir"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya? - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai krisis underemployment, mengapa dapat terjadi, dan cara mengatasinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya? - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai krisis underemployment, mengapa dapat terjadi, dan cara mengatasinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-15T09:45:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-27T00:25:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"999\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya?\",\"datePublished\":\"2025-09-15T09:45:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-27T00:25:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/\"},\"wordCount\":1272,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/krisis-underumployment.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"berita hr\",\"cara mengatasi krisis underemployment\",\"GajiHub\",\"krisis underemployment\",\"mengapa krisis underemployment terjadi\",\"pengangguran\",\"pengertian underemployment\",\"software absensi\",\"tips pengembangan karir\"],\"articleSection\":[\"Berita HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/\",\"name\":\"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya? - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/krisis-underumployment.webp\",\"datePublished\":\"2025-09-15T09:45:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-27T00:25:05+00:00\",\"description\":\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai krisis underemployment, mengapa dapat terjadi, dan cara mengatasinya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/krisis-underumployment.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/krisis-underumployment.webp\",\"width\":999,\"height\":500,\"caption\":\"krisis underemployment\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/krisis-underemployment\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya? - Gajihub Blog","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai krisis underemployment, mengapa dapat terjadi, dan cara mengatasinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya? - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai krisis underemployment, mengapa dapat terjadi, dan cara mengatasinya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-09-15T09:45:44+00:00","article_modified_time":"2025-11-27T00:25:05+00:00","og_image":[{"width":999,"height":500,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya?","datePublished":"2025-09-15T09:45:44+00:00","dateModified":"2025-11-27T00:25:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/"},"wordCount":1272,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment.webp","keywords":["aplikasi absensi","berita hr","cara mengatasi krisis underemployment","GajiHub","krisis underemployment","mengapa krisis underemployment terjadi","pengangguran","pengertian underemployment","software absensi","tips pengembangan karir"],"articleSection":["Berita HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/","name":"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya? - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment.webp","datePublished":"2025-09-15T09:45:44+00:00","dateModified":"2025-11-27T00:25:05+00:00","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai krisis underemployment, mengapa dapat terjadi, dan cara mengatasinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment.webp","width":999,"height":500,"caption":"krisis underemployment"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/krisis-underemployment\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Krisis Underemployment di Indonesia: Apa Penyebabnya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/krisis-underumployment.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29803"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29803\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31368,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29803\/revisions\/31368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29895"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}