{"id":29104,"date":"2025-08-25T09:13:29","date_gmt":"2025-08-25T09:13:29","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=29104"},"modified":"2025-09-04T07:15:37","modified_gmt":"2025-09-04T07:15:37","slug":"mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/","title":{"rendered":"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Setiap pekerjaan tentu memiliki risiko masing-masing, terutama jika bidang pekerjaan yang digeluti melibatkan aktivitas fisik, penggunaan alat berat, atau bahkan perjalanan dinas yang cukup sering. <\/p>\n\n\n\n<p>Itulah mengapa risiko kecelakaan kerja bisa datang secara tiba-tiba tanpa mengenal tempat maupun waktu. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, setiap pekerja penting untuk memahami bagaimana mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang termasuk manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Program JKK dirancang untuk memberikan perlindungan finansial sekaligus layanan medis ketika peserta mengalami kecelakaan yang berhubungan dengan pekerjaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya JKK, beban biaya pengobatan, perawatan, hingga kompensasi jika terjadi risiko yang lebih serius dapat ditanggung, sehingga pekerja maupun keluarganya tidak perlu panik menghadapi kondisi darurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas cara mengurus jaminan kecelakaan kerja lengkap dengan aturannya. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Jaminan Kecelakaan Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menurus-jaminan-kecelakaan-kerja-1.webp\" alt=\"mengurus jaminan kecelakaan kerja 1\" class=\"wp-image-29134\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menurus-jaminan-kecelakaan-kerja-1.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menurus-jaminan-kecelakaan-kerja-1-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/menurus-jaminan-kecelakaan-kerja-1-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jaminan-kecelakaan-kerja\/\">Jaminan Kecelakaan Kerja<\/a>, atau yang sering disingkat JKK merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan para pekerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Peraturan <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/5612\">Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (PP 44\/2015)<\/a>, Jaminan Kecelakaan Kerja merupakan manfaat yang diberikan kepada peserta dalam bentuk uang tunai maupun layanan kesehatan ketika mengalami kecelakaan kerja atau menderita penyakit yang timbul akibat kondisi lingkungan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa keuntungan yang ditawarkan dari program ini: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Perawatan medis tanpa batas biaya sesuai indikasi medis, sehingga pekerja bisa mendapatkan penanganan yang optimal tanpa khawatir dengan tagihan rumah sakit.<\/li>\n\n\n\n<li>Santunan pengganti penghasilan berupa uang tunai, diberikan ketika peserta tidak bisa bekerja sementara waktu akibat kecelakaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Perlindungan bagi peserta dengan kondisi cacat, baik cacat total maupun sebagian, melalui santunan khusus yang disesuaikan dengan tingkat keparahan.<\/li>\n\n\n\n<li>Santunan meninggal dunia apabila kecelakaan kerja mengakibatkan kematian, sebagai bentuk perlindungan finansial untuk keluarga yang ditinggalkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Program Return to Work (RTW) yang membantu peserta dengan kecacatan agar tetap bisa kembali berkarya melalui rehabilitasi, pelatihan, hingga penempatan kerja kembali.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong><strong><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/rptka-adalah\/\">RPTKA Adalah: Ini Pengertian, Fungsi, dan Syaratnya<\/a><\/strong><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Aturan Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-5.webp\" alt=\"mengurus jaminan kecelakaan kerja 5\" class=\"wp-image-29138\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-5.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-5-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-5-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Iuran JKK sepenuhnya ditanggung oleh pemberi kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Besarannya relatif kecil dibandingkan iuran program BPJS Ketenagakerjaan lainnya, yaitu mulai dari 0,24% hingga 1,74% dari upah bulanan, tergantung tingkat risiko pekerjaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya akan dilakukan evaluasi atas presentase iuran maksimal setiap dua tahun sekali. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut rincian masing-masing iuran berdasarkan tingkat risiko pekerjaannya: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Risiko sangat rendah: 0,24% dari gaji per bulan.<\/li>\n\n\n\n<li>Risiko rendah: 0,54% dari gaji per bulan.<\/li>\n\n\n\n<li>Risiko sedang: 0,89% dari gaji per bulan.<\/li>\n\n\n\n<li>Risiko tinggi: 1,27% dari gaji per bulan.<\/li>\n\n\n\n<li>Risiko sangat tinggi: 1,74% dari gaji per bulan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-jkp-dan-jht-dalam-bpjs-ketenagakerjaan\/\">Perbedaan JKP dan JHT dalam BPJS Ketenagakerjaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-3.webp\" alt=\"mengurus jaminan kecelakaan kerja 3\" class=\"wp-image-29136\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-3.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-3-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-3-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Program JKK memiliki sejumlah manfaat yang dapat diklaim oleh pekerja umum maupun pekerja imigran. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perlindungan Kecelakaan Kerja untuk Pekerja Umum<\/h3>\n\n\n\n<p>Peserta JKK mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko kecelakaan kerja, baik saat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berangkat menuju kantor<\/li>\n\n\n\n<li>Pulang kerja<\/li>\n\n\n\n<li>Berada di lingkungan kerja<\/li>\n\n\n\n<li>Melaksanakan perjalanan dinas<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Manfaat yang diterima:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Layanan perawatan dan pengobatan tanpa plafon, sesuai kebutuhan medis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Santunan pengganti upah:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>100% gaji selama 12 bulan pertama tidak bekerja.<\/li>\n\n\n\n<li>50% gaji hingga peserta dinyatakan pulih.<\/li>\n\n\n\n<li>Santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali gaji.<\/li>\n\n\n\n<li>Bantuan beasiswa untuk maksimal 2 anak.<\/li>\n\n\n\n<li>Pendampingan sejak masuk rumah sakit hingga kembali bekerja.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner 3\" class=\"wp-image-26177\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-3.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perlindungan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI)<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain pekerja di dalam negeri, JKK juga mencakup PMI di luar negeri.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Manfaat tambahan untuk PMI:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Perawatan &amp; pengobatan penuh akibat kecelakaan kerja, kekerasan, atau pemerkosaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Ganti rugi Rp7,5 juta bila gagal berangkat (bukan karena kesalahan PMI).<\/li>\n\n\n\n<li>Penggantian biaya transportasi:<\/li>\n\n\n\n<li>Darat\/sungai\/danau: Rp1.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Laut: Rp1.500.000<\/li>\n\n\n\n<li>Udara: Rp2.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Jika menggunakan lebih dari satu moda, dihitung akumulatif.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Santunan Upah:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>6 bulan pertama: 100% gaji<\/li>\n\n\n\n<li>6 bulan kedua: 100% gaji<\/li>\n\n\n\n<li>Bulan ketiga &amp; seterusnya: 50% gaji<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Santunan Cacat:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cacat total: Rp100.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Santunan berkala cacat total tetap: Rp4,8 juta (dibayar sekaligus)<\/li>\n\n\n\n<li>Cacat sebagian anatomi: % tabel kecacatan \u00d7 Rp142 juta<\/li>\n\n\n\n<li>Cacat fungsi sebagian: % kehilangan fungsi \u00d7 % tabel kecacatan \u00d7 Rp142 juta<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Santunan Lain:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Santunan kematian: 60% \u00d7 80 \u00d7 gaji sebulan (min. setara JKM).<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya pemakaman: Rp10.000.000<\/li>\n\n\n\n<li>Santunan berkala (cacat total\/meninggal): Rp12.000.000 (dibayar sekaligus).<\/li>\n\n\n\n<li>Rehabilitasi medis &amp; alat kesehatan (orthose\/prothese).<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya gigi tiruan hingga Rp3.000.000.<\/li>\n\n\n\n<li>Ganti rugi akibat tindakan pihak lain dalam perjalanan pulang: Rp10.000.000.<\/li>\n\n\n\n<li>Beasiswa untuk 2 anak. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Tambahan lain:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pendampingan &amp; pelatihan vokasional bagi PMI yang cacat.<\/li>\n\n\n\n<li>Penggantian tiket pesawat kelas ekonomi &amp; biaya pemulangan maksimal Rp10 juta.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kalkulator-iuran-bpjs-ketenagakerjaan\/\">Hitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan dengan Kalkulator Gratis<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-4.webp\" alt=\"JKK 4\" class=\"wp-image-29137\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-4.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-4-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-4-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Meskipun memiliki sejumlah manfaat penting, masih banyak pekerja yang tidak memahami cara mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja ketika kecelakaan benar-benar terjadi. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut panduan lengkap yang bisa Anda ikuti: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Laporan Tahap I (Segera Setelah Terjadi Kecelakaan)<\/h3>\n\n\n\n<p>Begitu kecelakaan terjadi, perusahaan atau peserta wajib melaporkan kasus tersebut ke BPJS Ketenagakerjaan maksimal dalam waktu 2&#215;24 jam.<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya adalah dengan mengisi Formulir F3 (JKK Tahap I \/ KK1). Formulir ini bisa disampaikan melalui telepon, fax, email, atau langsung datang ke kantor cabang BPJS terdekat.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain formulir, ada beberapa dokumen yang perlu dilengkapi paling lambat 7 hari kerja setelah kecelakaan, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Formulir F3 (KK1) yang sudah diisi lengkap.<\/li>\n\n\n\n<li>Fotokopi Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan (KPJ) dan KTP.<\/li>\n\n\n\n<li>Berita kronologis kecelakaan yang ditandatangani saksi dan diketahui perangkat daerah setempat.<\/li>\n\n\n\n<li>Dokumen pendukung seperti absensi hari kejadian, surat tugas, atau surat lembur.<\/li>\n\n\n\n<li>Tahap I ini menjadi dasar penting. Jika tidak dilaporkan sesuai prosedur, maka klaim JKK bisa ditolak. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-2.webp\" alt=\"jkk 2\" class=\"wp-image-29135\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-2.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-2-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-2-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Laporan Tahap II (Setelah Kondisi Peserta Diketahui)<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah pekerja dinyatakan sembuh, mengalami cacat, atau meninggal dunia, maka perusahaan atau peserta wajib melanjutkan proses klaim ke Laporan Tahap II.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini, dokumen yang harus disiapkan antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Formulir F3a (KK2) yang berfungsi sekaligus sebagai pengajuan pembayaran JKK.<\/li>\n\n\n\n<li>Surat keterangan dokter yang merawat (Formulir F3b atau F3c).<\/li>\n\n\n\n<li>Kwitansi asli biaya pengobatan, perawatan, dan transportasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Surat keterangan istirahat dari dokter.<\/li>\n\n\n\n<li>Semua dokumen ini harus dikirim ke BPJS Ketenagakerjaan maksimal 2&#215;24 jam setelah kondisi peserta ditetapkan oleh dokter. <\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/ketentuan-jaminan-hari-tua\/\">Ketentuan Jaminan Hari Tua (JHT) Terbaru<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Proses Klaim Jika Peserta Meninggal Dunia<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kecelakaan kerja berujung pada meninggalnya peserta, maka ahli waris yang berhak menerima santunan harus melengkapi dokumen tambahan, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan (asli).<\/li>\n\n\n\n<li>Visum et repertum dari rumah sakit.<\/li>\n\n\n\n<li>Surat kematian resmi dari instansi berwenang.<\/li>\n\n\n\n<li>Surat keterangan ahli waris dari kecamatan.<\/li>\n\n\n\n<li>Fotokopi KK, KTP ahli waris, surat nikah, atau akta lahir sesuai kondisi keluarga.<\/li>\n\n\n\n<li>Seluruh dokumen asli juga perlu dibawa untuk keperluan verifikasi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Waktu pelaporan:<\/strong> maksimal 2&#215;24 jam sejak kejadian. Jika jatuh di hari libur, bisa dilaporkan pada hari kerja berikutnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dokumen lengkap:<\/strong> klaim akan diproses lebih cepat jika semua persyaratan terpenuhi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Klaim bisa ditolak:<\/strong> jika laporan Tahap I tidak dilakukan atau kecelakaan tidak termasuk kategori kecelakaan kerja.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembayaran santunan: <\/strong>dilakukan setelah BPJS Ketenagakerjaan memverifikasi berkas sesuai ketentuan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Mengurus klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) memang membutuhkan ketelitian, terutama dalam melengkapi formulir dan dokumen pendukung.<\/p>\n\n\n\n<p> Namun, proses ini penting agar pekerja atau ahli waris bisa segera mendapatkan perlindungan yang menjadi haknya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-mencairkan-bpjs-ketenagakerjaan\/\">Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Melalui Online dan Offline<\/a><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa JKK merupakan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang hadir untuk memastikan pekerja tidak terbebani biaya medis maupun kehilangan penghasilan ketika mengalami kecelakaan kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami aturan iuran, manfaat, hingga prosedur klaim JKK, setiap pekerja dapat lebih siap jika situasi darurat terjadi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dukungan ini bukan hanya membantu mengurangi beban finansial, tapi juga memberi rasa aman bagi keluarga yang ditinggalkan maupun pekerja yang harus menjalani masa pemulihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan dan pekerja untuk benar-benar memahami hak serta kewajiban dalam program JKK agar perlindungan yang diberikan bisa dimanfaatkan secara maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempermudah pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan karyawan, Anda dapat menggunakan GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui <em>software<\/em> absensi ini, Anda dapat dengan mudah mengatur dan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/bpjs\/\">menghitung BPJS Ketenagakerjaan<\/a> serta BPJS Kesehatan sesuai dengan aturan yang berlaku dan besaran upah karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penghitungan Jaminan Keselamatan Kerja dan Jaminan Kematian juga dilakukan secara otomatis sesuai regulasi terbaru dan langsung terintegrasi dengan sistem <em>payroll<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga dapat dengan bebas menyesuaikan potongan baik dari sisi karyawan maupun perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi <strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\">tautan ini<\/a><\/strong> dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap pekerjaan tentu memiliki risiko masing-masing, terutama jika bidang pekerjaan yang digeluti melibatkan aktivitas fisik, penggunaan alat berat, atau bahkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29140,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[314,109,10279,10278,29,28,175,27,44],"class_list":["post-29104","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-regulasi","tag-aplikasi-absensi","tag-aplikasi-hris","tag-aturan-iuran-jaminan-kecelakaan-kerja","tag-cara-mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja","tag-gajihub","tag-software-hr","tag-software-hris","tag-software-payroll","tag-tips-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas cara mengurus jaminan kecelakaan kerja lengkap dengan aturannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas cara mengurus jaminan kecelakaan kerja lengkap dengan aturannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-25T09:13:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-04T07:15:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya\",\"datePublished\":\"2025-08-25T09:13:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-04T07:15:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/\"},\"wordCount\":1290,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"aplikasi HRIS\",\"aturan iuran jaminan kecelakaan kerja\",\"cara mengurus jaminan kecelakaan kerja\",\"GajiHub\",\"software HR\",\"software HRIS\",\"software payroll\",\"tips HR\"],\"articleSection\":[\"Regulasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/\",\"name\":\"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-25T09:13:29+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-04T07:15:37+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas cara mengurus jaminan kecelakaan kerja lengkap dengan aturannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp\",\"width\":2000,\"height\":1000,\"caption\":\"mengurus jaminan kecelakaan kerja banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas cara mengurus jaminan kecelakaan kerja lengkap dengan aturannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas cara mengurus jaminan kecelakaan kerja lengkap dengan aturannya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-08-25T09:13:29+00:00","article_modified_time":"2025-09-04T07:15:37+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1000,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya","datePublished":"2025-08-25T09:13:29+00:00","dateModified":"2025-09-04T07:15:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/"},"wordCount":1290,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp","keywords":["aplikasi absensi","aplikasi HRIS","aturan iuran jaminan kecelakaan kerja","cara mengurus jaminan kecelakaan kerja","GajiHub","software HR","software HRIS","software payroll","tips HR"],"articleSection":["Regulasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/","name":"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp","datePublished":"2025-08-25T09:13:29+00:00","dateModified":"2025-09-04T07:15:37+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas cara mengurus jaminan kecelakaan kerja lengkap dengan aturannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp","width":2000,"height":1000,"caption":"mengurus jaminan kecelakaan kerja banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mengurus Jaminan Kecelakaan Kerja dan Aturannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/mengurus-jaminan-kecelakaan-kerja-banner.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29104"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29104\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29563,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29104\/revisions\/29563"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29140"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}