{"id":28404,"date":"2025-08-01T08:41:53","date_gmt":"2025-08-01T08:41:53","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=28404"},"modified":"2025-08-01T08:41:55","modified_gmt":"2025-08-01T08:41:55","slug":"struktur-divisional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/","title":{"rendered":"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Struktur divisional adalah salah satu bentuk pembagian kerja dalam perusahaan yang mengelompokkan karyawan berdasarkan area bisnis, produk, layanan, atau wilayah tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan cara ini, setiap divisi memiliki fokus yang jelas pada bidangnya masing-masing dan dapat mengatur operasional secara lebih mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini memudahkan perusahaan dalam mengatur alur kerja dan memastikan setiap divisi memiliki keahlian yang sesuai dengan fokusnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, struktur divisional memungkinkan perusahaan lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan pasar karena setiap divisi dapat mengambil keputusan sesuai kebutuhan mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Struktur ini juga dapat meningkatkan akuntabilitas, karena setiap divisi bertanggung jawab penuh atas pencapaian kinerja mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pembagian yang lebih terarah, perusahaan dapat bekerja lebih efektif dan mendorong pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu struktur divisional, keuntungan dan kekurangan, karakteristik, dan tipsnya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Struktur Divisional?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-1.webp\" alt=\"struktur divisional 1\" class=\"wp-image-28414\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-1.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-1-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-1-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Struktur divisional adalah bentuk organisasi yang mengelompokkan aktivitas bisnis berdasarkan produk, layanan, wilayah, atau pasar tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam struktur ini, setiap divisi beroperasi seperti unit yang berdiri sendiri dengan sumber daya dan fungsi yang lengkap.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama dari struktur divisional adalah memberikan fokus yang lebih jelas pada setiap produk, wilayah, atau pasar sehingga perusahaan bisa bekerja lebih efisien dan cepat beradaptasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Model ini umumnya digunakan oleh perusahaan yang memiliki banyak jenis produk atau beroperasi di berbagai pasar berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh perusahaan yang menggunakan struktur ini adalah The Walt Disney Company. <\/p>\n\n\n\n<p>Disney membagi bisnisnya ke dalam beberapa divisi, seperti Walt Disney Parks, Experiences and Consumer Products, serta Walt Disney Studios. <\/p>\n\n\n\n<p>Pembagian ini memudahkan Disney untuk mengelola berbagai bidang usahanya secara efektif, mulai dari industri hiburan, media, hingga taman rekreasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Struktur organisasi seperti ini memiliki peran penting dalam keberhasilan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/restrukturisasi-perusahaan\/\"><strong>Restrukturisasi Perusahaan: Sebab, Jenis, Langkah, dan Tipsnya<\/strong> <\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Karakteristik Struktur Divisional?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-2.webp\" alt=\"struktur divisional 2\" class=\"wp-image-28415\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-2.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-2-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-2-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa karakteristik yang umumnya dimiliki oleh struktur organisasi divisional:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Otonomi pada Setiap Divisi<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap divisi beroperasi layaknya unit tersendiri dengan sumber daya keuangan, struktur manajemen, dan target kinerja masing-masing. <\/p>\n\n\n\n<p>Divisi memiliki kebebasan untuk mengambil keputusan sesuai kebutuhan pasar atau produk yang mereka tangani.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Fokus pada Produk atau Pasar<\/h3>\n\n\n\n<p>Organisasi dibentuk berdasarkan produk, layanan, atau pasar tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fokus ini, setiap divisi dapat menyusun strategi yang lebih tepat sesuai dengan karakteristik pelanggan dan pasar yang mereka layani.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tanggung Jawab Terhadap Laba dan Rugi<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap divisi bertanggung jawab penuh atas kinerja keuangannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini mendorong divisi untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-organisasi-perusahaan\/\">Mengenal Struktur Organisasi Perusahaan Untuk Efektivitas Bisnis Anda<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner\" class=\"wp-image-26178\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Keahlian Tim yang Spesifik<\/h3>\n\n\n\n<p>Divisi memiliki tim yang terdiri dari orang-orang dengan keterampilan dan latar belakang yang sesuai dengan bidang yang menjadi fokus divisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pengukuran Kinerja yang Jelas<\/h3>\n\n\n\n<p>Kinerja setiap divisi dievaluasi secara rutin menggunakan metrik yang terukur untuk memantau pencapaian target. <\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini memastikan alokasi sumber daya dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan divisi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bcg-matrix\/\">BCG Matrix: Arti, Elemen, Langkah, dan Contoh Penerapannya<\/a><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Strategi Umum yang Digunakan dalam Penerapan Struktur Divisional?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-3.webp\" alt=\"struktur divisional 3\" class=\"wp-image-28416\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-3.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-3-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-3-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membagi perusahaan menjadi departemen yang semi-otonom.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi ini dapat dipilih dengan menyesuaikan ukuran perusahaan, jenis produk, dan karakteristik bisnis yang dijalankan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah tiga strategi yang paling umum digunakan: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Departementalisasi Berdasarkan Produk<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam strategi ini, perusahaan dibagi ke dalam divisi sesuai dengan produk atau lini produk yang dimiliki. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi bertanggung jawab penuh atas seluruh siklus hidup produk, mulai dari pengembangan, pemasaran, hingga penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi ini sangat cocok untuk perusahaan yang memiliki banyak jenis produk. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pembagian ini, setiap divisi dapat bekerja lebih fleksibel seperti perusahaan kecil, tetapi tetap memanfaatkan sumber daya dari perusahaan besar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Contoh: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebuah perusahaan <em>software developer<\/em> bisa memiliki tiga divisi terpisah, yaitu divisi aplikasi perkantoran, divisi perangkat lunak rumah tangga, dan divisi aplikasi seluler. <\/p>\n\n\n\n<p>Masing-masing divisi memiliki tim IT, pemasaran, penjualan, dan spesialis mereka sendiri tanpa harus bergantung pada divisi lain.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Produk bisa lebih fokus dan inovatif<\/li>\n\n\n\n<li>Cepat merespons kebutuhan pasar dan pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Tanggung jawab dan target kinerja lebih jelas<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ada potensi duplikasi sumber daya di tiap divisi<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa terbentuk \u201csilo\u201d atau kesenjangan informasi antar divisi<\/li>\n\n\n\n<li>Pembagian sumber daya bisa menjadi tidak merata<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Departementalisasi Berdasarkan Geografis<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam strategi ini, pembagian divisi dilakukan berdasarkan wilayah atau lokasi operasional perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Strategi ini memudahkan perusahaan untuk menyesuaikan strategi bisnis dengan karakteristik regional, seperti preferensi pelanggan atau kondisi pasar di tiap daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi ini sangat bermanfaat bagi perusahaan yang beroperasi di berbagai wilayah atau negara yang memiliki perbedaan budaya, aturan, dan kebutuhan pasar. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi geografis bertanggung jawab penuh untuk mengelola operasional di wilayah mereka masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Strategi bisnis bisa lebih fokus pada kebutuhan lokal<\/li>\n\n\n\n<li>Memperkuat penetrasi pasar di tiap wilayah<\/li>\n\n\n\n<li>Layanan pelanggan lebih dekat dan responsif<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Koordinasi antar divisi bisa menjadi lebih rumit<\/li>\n\n\n\n<li>Kinerja tiap wilayah bisa sangat bervariasi<\/li>\n\n\n\n<li>Membutuhkan biaya tambahan untuk penyesuaian lokal<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-divisi-dan-departemen\/\">Perbedaan Divisi dan Departemen, Apa Saja?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Departementalisasi Berdasarkan Pasar<\/h3>\n\n\n\n<p>Strategi ini membagi divisi berdasarkan segmen pasar atau jenis pelanggan yang dilayani. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi difokuskan untuk memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan secara mendalam sehingga produk dan layanan yang ditawarkan bisa lebih tepat sasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Divisi dalam strategi ini biasanya melayani segmen pelanggan yang berbeda, seperti konsumen individu, perusahaan korporasi, atau institusi. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi memiliki strategi tersendiri dalam pengembangan produk, pemasaran, dan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pemahaman yang lebih dalam terhadap kebutuhan pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Produk dan layanan lebih sesuai dengan karakter pasar<\/li>\n\n\n\n<li>Strategi pemasaran bisa lebih tepat sasaran<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rentan jika ada penurunan di segmen pasar tertentu<\/li>\n\n\n\n<li>Tantangan dalam menentukan pembagian segmen pelanggan<\/li>\n\n\n\n<li>Sulit mempertahankan <em>brand identity <\/em>yang konsisten di seluruh pasar<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong><strong>Baca Juga:&nbsp;<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-departementalisasi\/\">Contoh Departementalisasi, Manfaat, Jenis, dan Satrateginya<\/a><\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Kelebihan dan Kekurangan Struktur Divisional?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-4.webp\" alt=\"struktur divisional 4\" class=\"wp-image-28417\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-4.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-4-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-4-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam pelaksaannya, struktur divisional memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda pertimbangkan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan Struktur Divisional<\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut sejumlah kelebihan struktur divisional: <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Lebih Fleksibel dan Cepat Beradaptasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Divisi dapat merespons perubahan pasar dengan cepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena memiliki otonomi yang tinggi, keputusan bisa diambil langsung tanpa terhambat proses birokrasi yang panjang.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Mendorong Inovasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Setiap divisi memiliki kebebasan untuk bereksperimen, menguji ide-ide baru, mengembangkan produk, dan menyesuaikan solusi sesuai kebutuhan pasar dan pelanggan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Transparansi Lebih Baik<\/h4>\n\n\n\n<p>Pada tingkat perusahaan, kinerja masing-masing divisi lebih mudah dipantau. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan gambaran yang jelas, perusahaan dapat melihat kelebihan dan kekurangan tiap divisi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Manajemen Risiko Lebih Terkontrol<\/h4>\n\n\n\n<p>Risiko dan kerugian dapat lebih mudah dibatasi dalam masing-masing divisi sehingga dampaknya terhadap perusahaan secara keseluruhan menjadi lebih kecil.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Rekrutmen dan Retensi Karyawan Lebih Terarah<\/h4>\n\n\n\n<p>Karena setiap divisi membutuhkan keterampilan yang spesifik, tim HR dapat lebih fokus dalam merancang strategi perekrutan, pelatihan, dan pengembangan karier yang sesuai. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini membantu menarik dan mempertahankan talenta terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/tingkatan-manajemen-perusahaan\/\">Tingkatan Manajemen Perusahaan dan Fungsinya Masing-Masing<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-6.webp\" alt=\"divisi 6\" class=\"wp-image-28419\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-6.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-6-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-6-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun memiliki sejumlah manfaat, namun struktur divisional memiliki sejumlah kekurangan yang juga perlu Anda perhatikan, seperti: <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Kerjasama Antar Divisi Terbatas<\/h4>\n\n\n\n<p>Ada risiko setiap divisi bekerja secara terpisah dengan komunikasi yang minim. <\/p>\n\n\n\n<p>Cara kerja yang terkotak-kotak ini bisa menghambat berbagi pengetahuan, inovasi, dan penerapan praktik terbaik di seluruh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Sumber Daya Bisa Terduplikat<\/h4>\n\n\n\n<p>Setiap divisi biasanya memiliki fungsi administratif sendiri seperti penjualan, keuangan, dan pemasaran. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat menyebabkan pemborosan sumber daya dan meningkatnya biaya operasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Sulit menjaga budaya perusahaan yang konsisten<\/p>\n\n\n\n<p>Membangun budaya perusahaan yang seragam menjadi tantangan jika terdapat banyak divisi, terutama yang tersebar di berbagai wilayah. <\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, rasa kebersamaan terhadap nilai dan budaya perusahaan bisa berkurang.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Persaingan yang Tidak Sehat <\/h4>\n\n\n\n<p>Persaingan dalam memperebutkan anggaran atau sumber daya antar divisi dapat menimbulkan konflik dan menurunkan semangat kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa memengaruhi kinerja divisi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Mobilitas Karyawan Terbatas<\/h4>\n\n\n\n<p>Walaupun strategi perekrutan dan retensi yang terarah merupakan kelebihan, hal ini bisa membatasi kesempatan karyawan untuk berpindah divisi. <\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, peluang mereka untuk mengembangkan karier di luar divisinya menjadi lebih kecil.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/konflik-disfungsional\/\">Konflik Disfungsional: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Contoh Penerapan Struktur Divisional?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-5.webp\" alt=\"divisi  5\" class=\"wp-image-28418\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-5.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-5-300x210.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-5-768x538.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Struktur divisional banyak digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki berbagai lini produk, wilayah pemasaran, atau segmen pelangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan membentuk unit bisnis yang mandiri, perusahaan dapat memastikan setiap divisi fokus pada pasar utamanya, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong pertumbuhan pendapatan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini membantu perusahaan berkembang tanpa mengorbankan keahlian khusus di masing-masing bidang.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa contoh nyata penerapan struktur divisional oleh perusahaan besar:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Unilever \u2013 Divisi Berdasarkan Ketagori<\/h3>\n\n\n\n<p>Unilever membagi bisnisnya ke dalam tiga divisi utama: Beauty &amp; Personal Care, Home Care, serta Foods &amp; Refreshments. <\/p>\n\n\n\n<p>Masing-masing divisi dijalankan secara mandiri, memiliki strategi sendiri dalam pengembangan produk, pemasaran, dan distribusi. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan pendekatannya sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/ansoff-matrix\/\">Ansoff Matrix: Strategi, Manfaat, dan Cara Implementasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Samsung \u2013 Struktur Divisional Multiindustri<\/h3>\n\n\n\n<p>Samsung menerapkan struktur divisional yang mencakup berbagai industri, seperti elektronik, semikonduktor, konstruksi, dan industri berat. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi, seperti HP peralatan rumah tangga, layar, chip semikonduktor, dan pembuatan kapal, beroperasi secara terpisah. <\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini memungkinkan masing-masing divisi untuk fokus berinovasi dan menghasilkan keuntungan dalam bidangnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">PepsiCo \u2013 Divisi Berdasarkan Produk dan Pasar<\/h3>\n\n\n\n<p>PepsiCo membagi bisnisnya ke dalam beberapa divisi, seperti Frito-Lay (produk camilan), Quaker (oat dan sereal), serta Beverages (minuman seperti Pepsi, Gatorade, dan Tropicana). <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi bertanggung jawab atas strategi pemasaran, produksi, dan penjualan mereka sendiri, sehingga dapat tumbuh secara lebih terarah sesuai dengan segmen konsumen yang dilayani<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/good-manufacturing-practice\/\">Good Manufacturing Practice: Komponen, Prinsip, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa struktur organisasi divisional merupakan pendekatan yang umum digunakan oleh perusahaan besar yang memiliki banyak lini produk, pasar, atau wilayah operasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan membagi organisasi ke dalam divisi-divisi yang bersifat otonom, perusahaan dapat memberikan keleluasaan bagi setiap unit untuk fokus pada kebutuhan pasar atau produknya masing-masing. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap divisi memiliki tim, strategi, serta target kinerja sendiri, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat sesuai konteksnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, tanggung jawab atas laba dan rugi juga berada di tingkat divisi, yang mendorong akuntabilitas dan efisiensi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Penerapan struktur ini terbukti efektif dalam mendukung pertumbuhan perusahaan, menjaga spesialisasi, serta meningkatkan daya saing di pasar yang beragam. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendukung penerapan struktur ini, perusahaan dapat mempertimbangkan penggunaan <em>software <\/em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/analisa-data\/\">manajemen data karyawan<\/a> dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fitur analisa data yang dimiliknya, perusahaan dapat mengetahui trend jumlah karyawan saat ini hingga jumlah karyawan per tim. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui data-data tersebut, perusahaan dapat mempertimbangkan pembagian karyawan per divisi sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, GajiHub juga dilengkapi dengan berbagai fitur lainnya seperti <em>payroll, <\/em>absensi, hingga <em>reimbursement.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba? Kunjungi <strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\">tautan ini<\/a> <\/strong>dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Struktur divisional adalah salah satu bentuk pembagian kerja dalam perusahaan yang mengelompokkan karyawan berdasarkan area bisnis, produk, layanan, atau wilayah&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":28423,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[109,10106,29,10105,10104,80,28,27,10107,1485],"class_list":["post-28404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-aplikasi-hris","tag-contoh-penerapan-struktur-divisional","tag-gajihub","tag-kelebihan-dan-kekurangan-struktur-divisional","tag-pengertian-struktur-divisional","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-strategi-struktur-divisional","tag-tips-manajemen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu struktur divisional, keuntungan dan kekurangan, karakteristik, dan tipsnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu struktur divisional, keuntungan dan kekurangan, karakteristik, dan tipsnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-01T08:41:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-01T08:41:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-banner.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"999\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya\",\"datePublished\":\"2025-08-01T08:41:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-01T08:41:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/\"},\"wordCount\":1676,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/struktur-divisional-banner.webp\",\"keywords\":[\"aplikasi HRIS\",\"contoh penerapan struktur divisional\",\"GajiHub\",\"kelebihan dan kekurangan struktur divisional\",\"pengertian struktur divisional\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"strategi struktur divisional\",\"tips manajemen\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/\",\"name\":\"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/struktur-divisional-banner.webp\",\"datePublished\":\"2025-08-01T08:41:53+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-01T08:41:55+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu struktur divisional, keuntungan dan kekurangan, karakteristik, dan tipsnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/struktur-divisional-banner.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/struktur-divisional-banner.webp\",\"width\":999,\"height\":500,\"caption\":\"struktur divisional banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/struktur-divisional\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu struktur divisional, keuntungan dan kekurangan, karakteristik, dan tipsnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu struktur divisional, keuntungan dan kekurangan, karakteristik, dan tipsnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-08-01T08:41:53+00:00","article_modified_time":"2025-08-01T08:41:55+00:00","og_image":[{"width":999,"height":500,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-banner.webp","type":"image\/webp"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya","datePublished":"2025-08-01T08:41:53+00:00","dateModified":"2025-08-01T08:41:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/"},"wordCount":1676,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-banner.webp","keywords":["aplikasi HRIS","contoh penerapan struktur divisional","GajiHub","kelebihan dan kekurangan struktur divisional","pengertian struktur divisional","software absensi","software HR","software payroll","strategi struktur divisional","tips manajemen"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/","name":"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-banner.webp","datePublished":"2025-08-01T08:41:53+00:00","dateModified":"2025-08-01T08:41:55+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu struktur divisional, keuntungan dan kekurangan, karakteristik, dan tipsnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-banner.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-banner.webp","width":999,"height":500,"caption":"struktur divisional banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/struktur-divisional\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Struktur Divisional: Arti, Karakteristik, dan Keuntungannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/struktur-divisional-banner.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28404"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28469,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28404\/revisions\/28469"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}