{"id":28117,"date":"2025-07-28T06:25:45","date_gmt":"2025-07-28T06:25:45","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=28117"},"modified":"2026-01-15T04:01:13","modified_gmt":"2026-01-15T04:01:13","slug":"kpi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/","title":{"rendered":"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia kerja, KPI adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI atau <em>Key Performance Indicator <\/em>merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas seseorang dalam mencapai target pekerjaannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi HRD, tentunya KPI ini bagian yang tidak asing karena ini jadi bagian peran yang dimiliki oleh HRD.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini memiliki sifat kuantitatif dan segala hal yang diukur di dalamnya atas kesepakatan bersama di dalam tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu apa fungsi dari KPI dan bagaimana cara membuatnya?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai KPI, mulai dari mengapa penting, fungsi, cara membuat, dan contohnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk lebih lengkapnya Anda bisa membaca penjelasan di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa KPI Penting bagi Bisnis?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-satu.webp\" alt=\"KPI adalah\" class=\"wp-image-28187\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-satu.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-satu-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-satu-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-kpi\/\">KPI atau <em>Key Performance Indicator<\/em><\/a><em> <\/em>merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas suatu organisasi ataupun proyek dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi sebuah bisnis atau perusahaan, KPI akan memberikan gambaran secara jelas terkait aspek-aspek apakah berjalan sesuai rencana yang ada atau perlu dilakukan perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI ini sendiri dibagi menjadi dua yakni KPI perusahaan yang fokus mengukur keberhasilan atau kinerja secara keseluruhan dan biasanya berkaitan dengan pertumbuhan pendapatan, efisiensi operasional, hingga pangsa pasar yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua, KPI karyawan dengan tujuan lebih spesifik untuk mengukur kinerja individu berdasarkan tanggung jawab, divisi, hingga tingkat jabatan yang dimilikinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa alasan mengapa KPI ini penting untuk dimiliki oleh perusahaan atau bisnis, yakni:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Untuk Meningkatkan Fokus dan Motivasi dari Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Alasan pertama mengapai KPI ini penting adalah karena KPI dapat meningkatkan fokus dan motivasi karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar karyawan bisa melakukan pekerjaan dengan baik, mereka membutuhkan target yang jelas yang harus dicapai.<\/p>\n\n\n\n<p>KPI adalah alat terbaik untuk memberikan target kepada karyawan sehingga karyawan bisa memahami apa saja yang harus dilakukan dan tujuan akhir dari pekerjaan yang dilakukan. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Untuk Meningkatkan Performa Pekerjaan<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain bisa untuk meningkatkan fokus, KPI juga membantu karyawan dalam meningkatkan performa pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini terjadi karena ketika karyawan memahami bahwa pekerjaannya dipantai, mereka akan bekerja dengan baik agar bisa meningkatkan performa pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini bisa mendorong karyawan untuk lebih disiplin dan konsisten dalam melakukan pekerjaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-tree\/\">KPI Tree: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Lebih Mudah Mengukur dan Mengevaluasi Kinerja<\/h3>\n\n\n\n<p>Alasan berikutnya mengapa KPI ini penting adalah karena KPI akan memudahkan bagi tim Anda untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini terjadi karena tim Anda memiliki tujuan yang jelas yang harus dicapai dalam pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa menilai terkait performa yang dimiliki, apakah berada dijalan yang sesuai atau perlu dilakukan penyesuaian.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan cara ini Anda bisa melakukan evaluasi dengan lebih mudah karena setiap kemajuan yang Anda miliki dapat diukur dengan data yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-dashboard\/\">KPI Dashboard: Manfaat, Contoh, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Memberikan Dukungan Pengambilan Keputusan<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam KPI, Anda akan mendapatkan data yang didasarkan pada fakta yang akan membantu dalam pengambilan keputusan penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya ketika Anda ingin meningkatkan kinerja di tempat kerja, data-data dari KPI ini bisa membantu menentukan jenis pelatihan dan pengembangan yang perlu dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini Anda juga bisa melihat tren dan pola dari data tersebut, sehingga Anda bisa membuat rencana langkah-langkah yang tepat yang akan membantu mengambil keputusan yang lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-produksi\/\">KPI Produksi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Mendorong Mencapai Tujuan Bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p>Alasan yang terakhir dari adanya KPI dalam bisnis adalah untuk mendorong bisnis Anda dalam mencapai tujuan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini dilakukan dengan cara memantau dan mengukur performa sehingga Anda bisa memastikan tim Anda mampu mencapai target dan tujuan yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-1024x1024.webp\" alt=\"gajihub banner 2\" class=\"wp-image-26176\" style=\"aspect-ratio:1;width:840px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-300x300.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-150x150.webp 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2-768x768.webp 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/gajihub-banner-2.webp 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/\"> 7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Fungsi KPI bagi Bisnis?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-adalah.webp\" alt=\"KPI adalah\" class=\"wp-image-28184\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-adalah.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-adalah-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-adalah-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa fungsi yang dimiliki KPI bagi sebuah bisnis:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sebagai Alat Ukur Pencapaian<\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti penjelasan sebelumnya bahwa KPI adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur pencapaian individu dan tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika tim memiliki KPI yang jelas, maka Anda bisa dengan jelas melihat kontribusi setiap anggota di dalam tim Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari data-data ini bisa membantu Anda ketika ingin memberikan penghargaan kepada tim yang bisa mencapai target dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dengan melakukan pengukuran KPI juga pemimpin dapat memahami kelebihan yang dimiliki oleh setiap tim sehingga lebih mudah untuk memberikan apresiasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-tidak-mencapai-kpi\/\">Karyawan Tidak Mencapai KPI: Penyebab dan Cara Mengatasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Melakukan Identifikasi Area yang Perlu Diperbaiki<\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi yang kedua adalah untuk melakukan identifikasi area yang perlu diperbaiki.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah tim untuk memahami apa saja kekurangan dan kelebihan individu atau kerja tim, perlu dilakukan pengukuran dan KPI adalah alat yang tepat untuk melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan cara ini Anda bisa menentukan apa tindak selanjutnya, apakah akan diberikan penghargaan atau perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/\">35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Untuk Melacak Kemajuan Tim<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui kemajuan dari setiap anggota tim, KPI menjadi alat yang tepat untuk melacaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melacak kemajuan tim secara berkala, Anda dapat mengetahui apakah tim Anda berada di jalur yang sesuai tujuan atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sini Anda bisa menentukan apakah akan tetap menggunakan strategi yang sama atau dilakukan perubahan pada strategi yang digunakan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Untuk Memberikan Feedback yang Membangun<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI juga bisa berfungsi sebagai alat untuk memberikan <em>feedback <\/em>yang membangun kepada tim Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya KPI ini <em>feedback <\/em>yang Anda berikan bisa berdasarkan data sehingga tim Anda bisa mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki dan dipertahankan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Untuk Mendorong Budaya Kerja yang Fokus pada Hasil<\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi yang terakhir adalah untuk mendorong budaya kerja yang fokus kepada hasil.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan cara ini setiap anggota tim nantinya bisa fokus kepada pencapaian target dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika sebuah tim memiliki budaya kerja yang berfokus pada hasil, maka setiap karyawan bisa memahami akan pentingnya kinerja yang baik dalam mencapai tujuan perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari sini akan menjadi dorongan bagi seluruh tim untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas dan juga lebih efektif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-sales\/\">25 Contoh KPI Tim Sales dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Membuat KPI?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-dua.webp\" alt=\"KPI adalah\" class=\"wp-image-28185\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-dua.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-dua-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-dua-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk membuat KPI, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menetapkan Tujuan SMART<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah pertama dalam membuat KPI adalah dengan menetapkan tujuan yang SMART, dimana ini artinya tujuan yang Anda tetapkan haruslah jelas, terukur, realistis, relevan, dan memiliki batas waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut penjelasan lengkapnya mengenai tujuan yang SMART ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Specific (spesifik): yakni menetapkan tujuan yang jelas dan tidak ambigu.<\/li>\n\n\n\n<li>Measurable (terukur): yakni menentukan metrik yang dapat diukur.<\/li>\n\n\n\n<li>Achievable (dapat dicapai): yakni pastikan target yang ditetapkan realistis dan dapat dicapai oleh tim dengan sumber daya yanga da di perusahaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Relevant (relevan): yakni KPI yang dibuat harus relevan dengan tujuan bisnis dan departemen.<\/li>\n\n\n\n<li><em>Time bound <\/em>(terbatas oleh waktu): yakni menetapkan KPI dengan jangka waktu yang spesifik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Lakukan Identifikasi Metrik<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain menetapkan tujuan yang SMART, langkah kedua dalam membuat KPI adalah dengan melakukan identifikasi metrik.<\/p>\n\n\n\n<p>Metrik yang dipilih di sini haruslah relevan dan bisa memberikan gambaran yang akurat terkait penapaian tujuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya adalah Anda memberikan metrik yang relevan kepada tim sales dalam bentuk jumlah penjualan, pendapatan, ataupun <em>conversion rate.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan untuk tim customer service bisa diberikan metrik yakni dalam bentuk tingkat kepuasan pelanggan, jumlah keluhan yang diselesaikan, hingga waktu untuk merespons.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-hr\/\">25 Contoh KPI Tim HR, Karakteristik, dan Tips Mengoptimalkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Buat Tujuan yang Realistis<\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah selanjutnya adalah dengan membuat tujuan yang realistis.<\/p>\n\n\n\n<p>Target yang realistis ini penting, meski mungkin sebagai <em>leader <\/em>atau HRD Anda ingin membuat target yang menantang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya <em>burnout <\/em>yang muncul karena target yang ditetapkan terlalu tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan sampai demi memenuhi tantangan pribadi, Anda justru menurunkan motivasi kerja karyawan dan justru membuat kinerja karyawan mengalami penurunan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengomunikasikan KPI dengan Karyawan<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda menetapkan KPI, langkah berikutnya adalah mengomunikasikan KPI yang telah ditetapkan kepada karyawan yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jelaskan kepada tim Anda mengapa KPI ini penting, bagaimana cara pengukurannya, dan apa yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan setiap anggota tim Anda dapat memahami peran mereka dengan baik sehingga bisa mencapai tujuan yang telah ditetapkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-karyawan\/\">12 Contoh KPI Karyawan dan Cara Mengukurnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pantau dan Lakukan Evaluasi secara Berkala<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah semua langkah dilakukan, bagian yang tidak kalah penting adalah memantau dan melakukan evaluasi secara berkala terhadap KPI yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini Anda bisa menggunakan data yang dikumpulkan untuk melakukan penyesuaian strategi atau tindakan yang bisa memperbaiki kinerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan evaluasi berkala, perusahaan dapat menjadi lebih fleksibel dalam menghadapi tantangan dan perubahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya dalam hal penjualan yang tidak mencapai target, Anda bisa melakukan analisis untuk mengetahui akar permasalahan apakah karena strategi pemasarannya, kompetisi, ataupun karena faktor eksternal lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-programmer\/\">12 Contoh KPI Programmer, Manfaat, dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh KPI sesuai Posisi<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"600\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-empat.webp\" alt=\"key performance indicator\" class=\"wp-image-28186\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-empat.webp 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-empat-300x180.webp 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi-empat-768x461.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan Anda dalam membuat KPI, berikut contohnya untuk Anda:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Sales<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada KPI sales, tim memiliki fokus mencapai target finansial dan hubungan dengan prospek.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa contohnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keuntungan penjualan: Dilakukan pengukuran laba bersih setelah mengurangi biaya operasional dan juga pajak. Misalnya &#8220;Mendapatkan keuntungan bersih Rp700 juta dalam satu tahun.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Conversion rate: Dibuat dalam bentuk persentase prospek yang dapat berubah menjadi pelanggan. Misalnya, &#8220;Mencapai conversion rate hingga 25% dari keseluruhan prospek yang masuk.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Siklus penjualan: Dilakukan untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan sehingga bisa mengubah prospek menjadi pelanggan. Misalnya, &#8220;Mengurangi waktu siklus penjualan dari yang awalnya 60 hari menjadi 30 hari.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-after-sales-support-pengertian-jenis-dan-caranya\/\">KPI After Sales Support: Pengertian, Jenis, dan Caranya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Customer Service<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tim customer service, KPI yang ditetapkan memiliki fokus pada respons dan kepuasan dari pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Waktu respons yang dibutuhkan: Berupa waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk merespons permintaan atau keluhan dari pelanggan. Misalnya, &#8220;Memberikan respons semua permintaan yang masuk dalam 24 jam.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Tingkat kepuasan pelanggan: Berupa persentase pelanggan yang merasakan kepuasan dengan layanan yang diberikan. Misalnya, &#8220;Mencapai tingkat kepuasan hingga 90% untuk setiap bulan.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Net Promoter Score (NPS): Skor yang dilakukan untuk mengukur loyalitas pelanggan sesuai berapa besar kemungkinan mereka merekomendasikan perusahaan. Misalnya, &#8220;Mendapatkan skor NPS 80.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-customer-support\/\">10 KPI Customer Support dan Cara Menerapkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Operasional<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada divisi operasional, mereka memiliki tanggung jawab untuk efisiensi produksi dan manajemen sumber daya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contoh KPI untuk tim operasional:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Waktu produksi: Yakni waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit produk. Misalnya, &#8220;Dapat mengurangi waktu produksi dari 3 jam menjadi 2 jam per unit produk.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Tingkat kecacatan produk: Yakni berupa persentase produk yang cacat dari total produksi. Misalnya, &#8220;Menurunkan tingkat cacat produk menjadi kurang dari 1%.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Utilitas kapasitas: Yakni berupa persentase penggunaan kapasitas produksi yang ada. Misalnya, &#8220;Meningkatkan utilitas kapasitas menjadi 85%.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Biaya operasional: Yakni dilakukan dengan mengukur efisiensi biaya. Misalnya, &#8220;Mengurangi biaya operasional sebesar 10% dalam satu tahun.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-procurement\/\">15 KPI Procurement, Cara Menghitung, dan Manfaatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">KPI Marketing<\/h3>\n\n\n\n<p>Tim marketing menggunakan KPI untuk mengukur kampanye dan strategi pemasaran, apakah efektif atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut contoh dari KPI marketing:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jumlah pelanggan baru: Yakni mengukur jumlah pelanggan baru yang membeli produk atau jasa. Misalnya, &#8220;Mendapatkan 100 pelanggan baru dalam 1 bulan.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Custumer Acquisition Cost (CAC): yakni biaya arat-rata yang dikeluarkan untuk mendapatkan pelanggan baru. Misalnya, &#8220;Mengurangi CAC menjadi Rp1 juta untuk setiap pelanggan.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Conversion rate: Yakni persentase prospek dari kampanye pemasaran yang berubah menjadi pelanggan. Misalnya, &#8220;Mencapai conversion rate senesar 20%.&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Engagement media sosial: Yakni penilain berdasarkan jumlah like, share, dan komentar di media sosial. Misalnya, &#8220;Meningkatkan engagement rata-rata hingga 25% dalam dua bulan.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/perbedaan-okr-dan-kpi\/\">Perbedaan OKR dan KPI, Mana yang Lebih Baik?<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan lengkap mengenai KPI yang dapat Anda jadikan referensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari penjelasan artikel yang ada di atas dapat diketahui bahwa KPI merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas seorang karyawan dalam mencapai target yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam bidang HR, KPI biasanya ditentukan berdasarkan tingkat retensi yang dimiliki, yakni seberapa banyak karyawan yang bertahan di perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain tingkat retensi, KPI juga diukur dari tingkat absensi karyawan sehingga penting bagi perusahaan Anda untuk menggunakan aplikasi absensi yang tepat untuk mengukur tingkat ketidakhadiran karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub merupakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\">sistem HRIS<\/a> yang dilengkapi berbagai fitur di dalamnya, termasuk fitur aplikasi absensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fitur ini Anda bisa melakukan pengelolaan kehadiran karyawan secara akurat sehingga data yang dihasilkan bisa digunakan sebagai acuan kinerja tim Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk daftar GajiHub sekarang juga dengan klik <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/?ref=writergajihub\">tautan ini<\/a> dan dapatkan uji coba gratis selama 14 hari.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia kerja, KPI adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan. KPI atau Key Performance Indicator merupakan alat yang digunakan untuk&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":28188,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[1326,10052,29,5186,5187,10051,1330,28,175,27,44,1485],"class_list":["post-28117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen","tag-cara-membuat-kpi","tag-fungsi-kpi","tag-gajihub","tag-key-performance-indicator","tag-kpi-adalah","tag-mengapa-kpi-penting","tag-pengertian-kpi","tag-software-hr","tag-software-hris","tag-software-payroll","tag-tips-hr","tag-tips-manajemen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai KPI, mulai dari mengapa penting, fungsi, cara membuat, dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai KPI, mulai dari mengapa penting, fungsi, cara membuat, dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-28T06:25:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-15T04:01:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"999\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Desi Murniati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Desi Murniati\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\"},\"headline\":\"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya\",\"datePublished\":\"2025-07-28T06:25:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-15T04:01:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1901,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/kpi.webp\",\"keywords\":[\"cara membuat KPI\",\"fungsi KPI\",\"GajiHub\",\"key performance indicator\",\"KPI adalah\",\"mengapa KPI penting\",\"pengertian KPI\",\"software HR\",\"software HRIS\",\"software payroll\",\"tips HR\",\"tips manajemen\"],\"articleSection\":[\"Tips Manajemen\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/\",\"name\":\"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/kpi.webp\",\"datePublished\":\"2025-07-28T06:25:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-15T04:01:13+00:00\",\"description\":\"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai KPI, mulai dari mengapa penting, fungsi, cara membuat, dan contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/kpi.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/kpi.webp\",\"width\":999,\"height\":500,\"caption\":\"KPI adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/kpi-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c\",\"name\":\"Desi Murniati\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Desi Murniati\"},\"description\":\"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/desimurniati\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai KPI, mulai dari mengapa penting, fungsi, cara membuat, dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai KPI, mulai dari mengapa penting, fungsi, cara membuat, dan contohnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-07-28T06:25:45+00:00","article_modified_time":"2026-01-15T04:01:13+00:00","og_image":[{"width":999,"height":500,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Desi Murniati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"Desi Murniati","Est. reading time":"10 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/"},"author":{"name":"Desi Murniati","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c"},"headline":"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya","datePublished":"2025-07-28T06:25:45+00:00","dateModified":"2026-01-15T04:01:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/"},"wordCount":1901,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi.webp","keywords":["cara membuat KPI","fungsi KPI","GajiHub","key performance indicator","KPI adalah","mengapa KPI penting","pengertian KPI","software HR","software HRIS","software payroll","tips HR","tips manajemen"],"articleSection":["Tips Manajemen"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/","name":"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi.webp","datePublished":"2025-07-28T06:25:45+00:00","dateModified":"2026-01-15T04:01:13+00:00","description":"Pada artikel ini GajiHub akan menjelaskan secara lengkap mengenai KPI, mulai dari mengapa penting, fungsi, cara membuat, dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi.webp","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi.webp","width":999,"height":500,"caption":"KPI adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/e8b52481451a1e2c3d2011fa7d91ef8c","name":"Desi Murniati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7106b8fb468ecc208f601f1fac4a6a348c8c52121d1694cbe27cf3c6ee1a89cb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Desi Murniati"},"description":"Berpengalaman lebih 5 tahun dalam penulisan tema manajemen dan karir. Desi bertujuan memberikan perspektif terbaru dari tulisannya.","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/desimurniati\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kpi.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28117"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32604,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28117\/revisions\/32604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}