{"id":25227,"date":"2025-05-15T07:51:41","date_gmt":"2025-05-15T07:51:41","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=25227"},"modified":"2025-12-21T10:54:46","modified_gmt":"2025-12-21T10:54:46","slug":"status-ptkp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/","title":{"rendered":"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Di Indonesia, setiap warga negara yang memiliki penghasilan wajib membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu hal penting yang perlu diketahui oleh para wajib pajak, khususnya karyawan dan pegawai adalah tentang status <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/penghasilan-tidak-kena-pajak-ptkp\/\">Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>PTKP ini sangat memengaruhi besaran pajak yang harus dibayar karena menjadi dasar pengurangan penghasilan bruto sebelum dihitung berapa pajak terutang. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam praktiknya, PTKP terbagi menjadi beberapa kategori.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap kategori ini memiliki besaran nominal yang berbeda, dan nantinya akan menentukan berapa besar penghasilan yang tidak dikenakan pajak. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, status PTKP, perubahan tarif, dan contoh perhitungannya. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Jenis Status PTKP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-1.jpg\" alt=\"status ptkp 1\" class=\"wp-image-25248\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Status Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) salah satu komponen penting yang menentukan besarnya penghasilan yang dibebaskan dari kewajiban pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Status PTKP dibedakan berdasarkan status perkawinan dan jumlah tanggungan yang dimiliki oleh seorang wajib pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, status ini tercantum di slip gaji, formulir SPT, atau laporan pajak tahunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai karyawan, mungkin Anda pernah melihat kode-kode seperti TK\/0, K\/1, atau K\/3. <\/p>\n\n\n\n<p>Kode inilah yang menunjukkan status PTKP Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Supaya lebih jelas, berikut arti dari masing-masing status PTKP:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. PTKP Status Lajang\/Tidak Kawin (TK)<\/h3>\n\n\n\n<p>Status ini diperuntukkan bagi wajib pajak yang belum menikah. <\/p>\n\n\n\n<p>Statusnya dibagi berdasarkan jumlah tanggungan yang dimiliki:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>TK\/0 \u2192 Tidak kawin, tanpa tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Seorang karyawan lajang yang tinggal sendiri dan tidak menanggung siapa-siapa.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>TK\/1 \u2192 Tidak kawin, memiliki 1 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Misal: Lajang yang menanggung adik kandung yang masih sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>TK\/2 \u2192 Tidak kawin, memiliki 2 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Lajang yang tinggal dengan ibu dan adiknya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>TK\/3 \u2192 Tidak kawin, memiliki 3 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Lajang yang menanggung ibu, dua adik kandung, atau anak angkat yang sah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-6.jpg\" alt=\"pajak 6\" class=\"wp-image-25243\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. PTKP Status Menikah\/Kawin (K)<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk wajib pajak yang sudah menikah, status PTKP-nya adalah:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/0 \u2192 Kawin, tanpa tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Pasangan suami istri yang belum memiliki anak dan tidak menanggung siapa-siapa.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/1 \u2192 Kawin, dengan 1 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:<strong> <\/strong>Suami istri yang punya satu anak atau menanggung salah satu orang tua.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/2 \u2192 Kawin, dengan 2 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Suami istri dengan dua anak, atau satu anak dan orang tua.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/3 \u2192 Kawin, dengan 3 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Pasangan suami istri dengan tiga anak, atau dua anak dan satu mertua.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/ptkp-k2\/\">PTKP K2: Arti, Status, Aturan Dasar, dan Contoh Perhitungan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. PTKP Status Menikah\/Kawin dengan Penghasilan Istri Digabung<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika dalam rumah tangga, penghasilan istri digabung dengan suami, maka status PTKP-nya menjadi:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/I\/0 \u2192 Kawin, penghasilan istri digabung, tanpa tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Pasangan suami istri tanpa anak, tapi penghasilan istri dilaporkan dalam SPT suami.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/I\/1 \u2192 Kawin, penghasilan istri digabung, dengan 1 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Pasangan suami istri dengan satu anak atau menanggung orang tua.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/I\/2 \u2192 Kawin, penghasilan istri digabung, dengan 2 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Pasangan suami istri dengan dua anak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>K\/I\/3 \u2192 Kawin, penghasilan istri digabung, dengan 3 tanggungan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh: Pasangan suami istri dengan tiga anak, atau dua anak plus orang tua kandung.<\/p>\n\n\n\n<p>Pilihan penggabungan penghasilan ini biasanya dilakukan jika salah satu pasangan memiliki penghasilan besar dan ingin memanfaatkan nilai PTKP maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika istri dan suami masing-masing punya NPWP terpisah, mereka bisa memilih tidak digabung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/\">Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siapa Saja yang Bisa Jadi Tanggungan PTKP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-2.jpg\" alt=\"status ptkp 2\" class=\"wp-image-25247\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh), tanggungan yang bisa dimasukkan dalam PTKP adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tinggal serumah dengan wajib pajak<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak memiliki penghasilan sendiri<\/li>\n\n\n\n<li>Benar-benar ditanggung oleh wajib pajak yang bersangkutan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Adapun yang termasuk dalam kategori keluarga sedarah adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Orang tua kandung<\/li>\n\n\n\n<li>Saudara kandung<\/li>\n\n\n\n<li>Anak kandung<\/li>\n\n\n\n<li>Sedangkan yang termasuk keluarga semenda yaitu:<\/li>\n\n\n\n<li>Mertua<\/li>\n\n\n\n<li>Anak tiri<\/li>\n\n\n\n<li>Ipar<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun, jumlah maksimal tanggungan yang diakui dalam penghitungan PTKP hanyalah 3 orang, walaupun secara nyata wajib pajak mungkin punya lebih dari 3 anak atau keluarga yang tinggal serumah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pph-21-bukan-pegawai\/\">PPh 21 Bukan Pegawai: Ini Tarif dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa Besaran Nilai PTKP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-3.jpg\" alt=\"status ptkp 3\" class=\"wp-image-25246\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Nilai PTKP di Indonesia sempat beberapa kali mengalami perubahan. <\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, besaran tarif PTKP ditetapkan melalui <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/121096\/pmk-no-101pmk0102016\">Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101\/PMK.010\/2016<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut nilai-nilai PTKP yang berlaku hingga sekarang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Wajib Pajak Pribadi (diri sendiri): Rp54.000.000 per tahun<\/li>\n\n\n\n<li>Tambahan untuk Wajib Pajak yang Kawin: Rp4.500.000<\/li>\n\n\n\n<li>Tambahan untuk setiap tanggungan (maksimal 3 orang): Rp4.500.000 per orang<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika seorang pria berstatus K\/3, maka nilai PTKP-nya:<\/p>\n\n\n\n<p>Rp54.000.000 + Rp4.500.000 (karena kawin) + (Rp4.500.000 x 3)<br>= Rp54.000.000 + Rp4.500.000 + Rp13.500.000<br>= Rp72.000.000 per tahun<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, pendapatan hingga Rp72.000.000 miliknya tidak akan dikenai pajak, yang dikenai pajak hanya penghasilan di atas nilai tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pph-final\/\">PPh Final: Pengertian dan Perbedaan dengan PPh Tidak Final<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Perubahan Tarif PTKP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-4.jpg\" alt=\"status ptkp 4\" class=\"wp-image-25245\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pengaturan soal Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) pertama kali muncul lewat Pasal 7 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sejak saat itu, nilai PTKP sudah mengalami penyesuaian sebanyak 9 kali.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyesuaian terakhir dilakukan lewat <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/121096\/pmk-no-101pmk0102016\">Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 101\/PMK.010\/2016<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam aturan ini, besaran PTKP mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Kalau dilihat dari sejarahnya, perubahan tarif PTKP dari tahun 1984 sampai sekarang mengikuti aturan yang berlaku di masing-masing periode.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut tabel perubahan tarif PTKP &#8211;&gt;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Tahun Pajak <\/th><th>PTKP orang pribadi<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>1984-1994<\/td><td>Rp960.000<\/td><\/tr><tr><td>1995-2000<\/td><td>Rp1.728.000<\/td><\/tr><tr><td>2001-2004<\/td><td>Rp2.880.000<\/td><\/tr><tr><td>2005<\/td><td>Rp12.000.000<\/td><\/tr><tr><td>2006-2008<\/td><td>Rp13.200.000<\/td><\/tr><tr><td>2009-2012<\/td><td>Rp15.840.000<\/td><\/tr><tr><td>2013-2015<\/td><td>Rp24.300.000<\/td><\/tr><tr><td>2016-sekarang<\/td><td>Rp54.000.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-ssp\/\">Pengertian SSP, Jenis, dan Cara Pengisiannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Contoh Perhitungan untuk Berbagai Status PTKP?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-5.jpg\" alt=\"pajak 5\" class=\"wp-image-25244\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut adalah contoh perhitungan untuk berbagai status PTKP:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 1: Status TK\/0 (Tidak Kawin, tanpa tanggungan)<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang karyawan dengan penghasilan Rp 5.500.000 per bulan dan belum menikah (status TK\/0). <\/p>\n\n\n\n<p>PTKP yang berlaku adalah Rp 54.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perhitungannya: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Keterangan<\/th><th>Jumlah<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Gaji per bulan<\/td><td>Rp 5.500.000<\/td><\/tr><tr><td>Gaji setahun (12 x Rp 5.500.000)<\/td><td>Rp 66.000.000<\/td><\/tr><tr><td>PTKP (TK\/0)<\/td><td>Rp 54.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Penghasilan Kena Pajak (PKP)<\/td><td>Rp 12.000.000<\/td><\/tr><tr><td>PPh 21 Terutang (5% x PKP)<\/td><td>Rp 600.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Karena penghasilan setahun melebihi PTKP, maka PPh 21 terutang adalah Rp 600.000 dalam setahun.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jenis-tarif-pajak\/\">Jenis Tarif Pajak dan Dasar Hukumnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 2: Status K\/0 (Kawin, tanpa tanggungan)<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang karyawan yang telah menikah dengan penghasilan Rp 7.000.000 per bulan. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain gaji, terdapat komponen pengurang berupa biaya jabatan sebesar 5% dari gaji bruto dan iuran pensiun Rp 200.000 per bulan. <\/p>\n\n\n\n<p>Statusnya K\/0, sehingga PTKP menjadi Rp 58.500.000.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perhitungannya: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Keterangan<\/th><th>Jumlah<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Gaji per bulan<\/td><td>Rp 7.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Gaji setahun (12 x Rp 7.000.000)<\/td><td>Rp 84.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Biaya Jabatan (5% x Rp 84.000.000)<\/td><td>Rp 4.200.000<\/td><\/tr><tr><td>Iuran Pensiun (Rp 200.000 x 12)<\/td><td>Rp 2.400.000<\/td><\/tr><tr><td>Penghasilan Neto<\/td><td>Rp 77.400.000<\/td><\/tr><tr><td>PTKP (K\/0)<\/td><td>Rp 58.500.000<\/td><\/tr><tr><td>Penghasilan Kena Pajak (PKP)<\/td><td>Rp 18.900.000<\/td><\/tr><tr><td>PPh 21 Terutang (5% x PKP)<\/td><td>Rp 945.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Dengan kondisi ini, PPh 21 terutang setahun adalah Rp 945.000.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/#\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg\" alt=\"gajihub 3\" class=\"wp-image-420\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp-tk-k1-k2-k3\/\">Pengertian Status PTKP TK\/K1\/K2\/K3 dan Cara Hitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh 3: tatus K\/1 (Kawin, 1 tanggungan)<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang karyawan menikah dan memiliki satu anak, dengan penghasilan Rp 8.500.000 per bulan. <\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat potongan biaya jabatan 5% dari gaji bruto dan iuran pensiun Rp 250.000 per bulan. <\/p>\n\n\n\n<p>Statusnya K\/1, sehingga PTKP menjadi Rp 63.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perhitungannya: <\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Keterangan<\/th><th>Jumlah<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Gaji per bulan<\/td><td>Rp 8.500.000<\/td><\/tr><tr><td>Gaji setahun (12 x Rp 8.500.000)<\/td><td>Rp 102.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Biaya Jabatan (5% x Rp 102.000.000)<\/td><td>Rp 5.100.000<\/td><\/tr><tr><td>Iuran Pensiun (Rp 250.000 x 12)<\/td><td>Rp 3.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Penghasilan Neto<\/td><td>Rp 93.900.000<\/td><\/tr><tr><td>PTKP (K\/1)<\/td><td>Rp 63.000.000<\/td><\/tr><tr><td>Penghasilan Kena Pajak (PKP)<\/td><td>Rp 30.900.000<\/td><\/tr><tr><td>PPh 21 Terutang (5% x PKP)<\/td><td>Rp 1.545.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Dengan status K\/1, karyawan tersebut akan dikenakan PPh 21 sebesar Rp 1.545.000 dalam setahun.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kesalahan-saat-melapor-spt\/\">Hindari 6 Kesalahan Saat Melapor SPT Ini dan Cara Mencegahnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa PTKP  adalah batasan penghasilan yang tidak dikenakan pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, selama penghasilan seseorang masih di bawah nilai PTKP yang berlaku, maka ia tidak wajib membayar pajak penghasilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Besaran PTKP ini sudah diatur pemerintah dan biasanya diperbarui tiap beberapa tahun menyesuaikan kondisi ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Nilai PTKP untuk setiap orang berbeda-beda tergantung status pernikahan dan jumlah tanggungan. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, seseorang yang masih lajang tentu nilai PTKP-nya beda dengan yang sudah menikah dan memiliki anak. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, sebelum menghitung PPh 21, bagian penting yang harus diketahui dulu adalah berapa nilai PTKP masing-masing karyawan berdasarkan data status pribadi dan keluarganya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan proses perhitungan pajak, Anda dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/kelola-pph-21\/\">sistem pajak karyawan<\/a> dari GajiHub yang sudah dilengkapi fitur perhitungan PPh 21 otomatis. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, GajiHub menyediakan berbagai metode perhitungan pajak seperti <em>gross, gross up, nett<\/em>, dan campuran. <\/p>\n\n\n\n<p>Fitur ini berguna untuk memastikan hasil perhitungan PPh 21 lebih akurat, baik untuk gaji pokok, bonus, insentif, maupun tunjangan lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Semua pemotongan pajak langsung dihitung dalam sistem <em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/payroll\/\">payroll<\/a><\/em> yang saling terintegrasi, sehingga tidak perlu input data berulang kali. <\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub juga bisa secara otomatis menghasilkan laporan e-SPT PPh 21\/26 dan formulir 1721 lengkap dengan rincian nilai pajak tiap karyawan. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, proses administrasi pajak perusahaan jadi lebih efisien, cepat, dan minim risiko kesalahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi <strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a> <\/strong>dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Indonesia, setiap warga negara yang memiliki penghasilan wajib membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satu hal penting&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25249,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[9577,6251,29,9575,9578,9576,28,27,6253,939],"class_list":["post-25227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perpajakan","tag-besaran-nilai-ptkp","tag-contoh-perhitungan-ptkp","tag-gajihub","tag-jenis-status-ptkp","tag-perubahan-tarif-ptkp","tag-siapa-saja-yang-jadi-tanggungan-ptkp","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-status-ptkp","tag-tips-perpajakan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, status PTKP, perubahan tarif, dan contoh perhitungannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, status PTKP, perubahan tarif, dan contoh perhitungannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-15T07:51:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-21T10:54:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya\",\"datePublished\":\"2025-05-15T07:51:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-21T10:54:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/\"},\"wordCount\":1309,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/status-ptkp-banner.png\",\"keywords\":[\"besaran nilai ptkp\",\"contoh perhitungan PTKP\",\"GajiHub\",\"jenis status ptkp\",\"perubahan tarif ptkp\",\"siapa saja yang jadi tanggungan ptkp\",\"software HR\",\"software payroll\",\"status PTKP\",\"tips perpajakan\"],\"articleSection\":[\"Perpajakan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/\",\"name\":\"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/status-ptkp-banner.png\",\"datePublished\":\"2025-05-15T07:51:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-21T10:54:46+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, status PTKP, perubahan tarif, dan contoh perhitungannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/status-ptkp-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/status-ptkp-banner.png\",\"width\":825,\"height\":300,\"caption\":\"status ptkp banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/status-ptkp\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, status PTKP, perubahan tarif, dan contoh perhitungannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, status PTKP, perubahan tarif, dan contoh perhitungannya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-05-15T07:51:41+00:00","article_modified_time":"2025-12-21T10:54:46+00:00","og_image":[{"width":825,"height":300,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya","datePublished":"2025-05-15T07:51:41+00:00","dateModified":"2025-12-21T10:54:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/"},"wordCount":1309,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-banner.png","keywords":["besaran nilai ptkp","contoh perhitungan PTKP","GajiHub","jenis status ptkp","perubahan tarif ptkp","siapa saja yang jadi tanggungan ptkp","software HR","software payroll","status PTKP","tips perpajakan"],"articleSection":["Perpajakan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/","name":"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-banner.png","datePublished":"2025-05-15T07:51:41+00:00","dateModified":"2025-12-21T10:54:46+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian, status PTKP, perubahan tarif, dan contoh perhitungannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-banner.png","width":825,"height":300,"caption":"status ptkp banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/status-ptkp-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25227"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25227\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31964,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25227\/revisions\/31964"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25249"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}