{"id":25105,"date":"2025-05-14T06:56:45","date_gmt":"2025-05-14T06:56:45","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=25105"},"modified":"2025-05-21T07:06:20","modified_gmt":"2025-05-21T07:06:20","slug":"bayar-denda-telat-lapor-spt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/","title":{"rendered":"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Setiap Wajib Pajak di Indonesia memiliki kewajiban untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tahunan atas penghasilan yang diterima selama satu tahun pajak. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui laporan SPT, pemerintah dapat memperoleh data penerimaan pajak secaral engkap, yang nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tidak jarang masih ada Wajib Pajak yang terlambat atau bahkan belum menyampaikan SPT hingga batas waktu yang ditentukan. <\/p>\n\n\n\n<p>Bagi yang terlambat, tentu akan dikenakan sanksi administratif berupa denda sesuai ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar lebih jelas, GajiHub akan membahas mengenai besaran denda, dasar huku, serta tata cara bayar denda saat telat lapor SPT.  <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Batas Waktu Pelaporan SPT?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-1.jpg\" alt=\"bayar denda telat lapor SPT 1\" class=\"wp-image-25118\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setiap Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk melaporkan kewajiban pajaknya secara berkala kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP).<\/p>\n\n\n\n<p>Pelaporan ini dilakukan melalui Surat Pemberitahuan (SPT), yakni dokumen yang berisi laporan perhitungan dan pembayaran pajak, objek pajak, maupun informasi lain yang sesuai dengan ketentuan. <\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat dua jenis SPT yang wajib disampaikan, yaitu SPT Tahunan dan SPT Masa. <\/p>\n\n\n\n<p>SPT Tahunan digunakan untuk melaporkan kewajiban pajak dalam satu tahun pajak atau bagian tahun pajak, sementara SPT Masa digunakan untuk melaporkan kewajiban pajak dalam periode tertentu (bulanan). <\/p>\n\n\n\n<p>Agar terhindar dari sanksi administrasi, Wajib Pajak perlu mengetahui batas waktu pelaporan masing-masing jenis SPT. Berikut ini ketentuan batas waktu pelaporan SPT yang berlaku:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Batas Waktu Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT)<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (termasuk Wajib Pajak Warisan Belum Terbagi)<\/h4>\n\n\n\n<p>Paling lama 3 bulan setelah akhir Tahun Pajak, yaitu tanggal 31 Maret.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">SPT Tahunan Wajib Pajak Badan<\/h4>\n\n\n\n<p>Paling lama 4 bulan setelah akhir Tahun Pajak, yaitu tanggal 30 April.<\/p>\n\n\n\n<p>Khusus untuk Wajib Pajak Instansi Pemerintah, tidak diwajibkan menyampaikan SPT Tahunan PPh.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahun Pajak sendiri merupakan jangka waktu satu tahun kalender, kecuali bagi Wajib Pajak yang menggunakan tahun buku yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Batas Waktu Pelaporan SPT Masa<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Jenis SPT Masa<\/th><th>Batas Waktu Pelaporan<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>PPh Pasal 4 Ayat 2<\/td><td>Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td>PPh Pasal 15<\/td><td>Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td>PPh Pasal 21\/26<\/td><td>Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td>PPh Pasal 23\/26<\/td><td>Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td>PPh Pasal 25<\/td><td>Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td>PPN &amp; PPnBM<\/td><td>Paling lama akhir bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td>PPh Pasal 22<\/td><td>Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td>PPh Pasal 22, PPN, atau PPN <br>dan PPnBM atas impor yang dipungut DJBC<\/td><td>Hari kerja terakhir minggu berikutnya<\/td><\/tr><tr><td>PPh Pasal 22 yang dipungut oleh Instansi Pemerintah<\/td><td>Paling lama 20 hari setelah Masa Pajak berakhir<\/td><\/tr><tr><td><\/td><td><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/status-ptkp\/\">Status PTKP: Jenis, Besaran, dan Contoh Perhitungannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa Besaran Denda Telat Lapor SPT?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-2.jpg\" alt=\"bayar denda telat lapor SPT 2\" class=\"wp-image-25117\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketentuan mengenai sanksi administratif atas keterlambatan pelaporan SPT diatur dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, sebagaimana telah diubah melalui <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/149750\/uu-no-11-tahun-2020\">Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam ketentuan tersebut, besaran denda dibedakan berdasarkan jenis pajak dan subjek pajaknya. <\/p>\n\n\n\n<p>Rinciannya sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Denda sebesar Rp500.000 untuk keterlambatan pelaporan SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN).<\/li>\n\n\n\n<li>Denda sebesar Rp100.000 untuk keterlambatan pelaporan SPT Masa lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Denda sebesar Rp1.000.000 untuk keterlambatan pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Badan.<\/li>\n\n\n\n<li>Denda sebesar Rp100.000 untuk keterlambatan pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Denda ini wajib diselesaikan terlebih dahulu sebelum Wajib Pajak dapat melaporkan SPT untuk tahun pajak yang bersangkutan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pph-21-bukan-pegawai\/\">PPh 21 Bukan Pegawai: Ini Tarif dan Cara Menghitungnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Sanksi Tambahan Jika Denda Tidak Segera Dibayarkan?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-3.jpg\" alt=\"bayar denda telat lapor SPT 3\" class=\"wp-image-25116\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Apabila Wajib Pajak belum juga membayar denda sesuai dengan jumlah dan waktu yang ditentukan, maka jumlah denda tersebut dapat bertambah. <\/p>\n\n\n\n<p>Besaran penambahan denda dihitung berdasarkan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) ditambah 5%, kemudian dibagi 12 bulan. <\/p>\n\n\n\n<p>Perhitungan ini mulai berlaku sejak diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja dan menggantikan ketentuan sebelumnya yang menggunakan tarif 2% per bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, sangat disarankan agar Wajib Pajak segera menyelesaikan kewajiban pembayaran denda agar tidak menambah beban biaya di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pph-final\/\">PPh Final: Pengertian dan Perbedaan dengan PPh Tidak Final<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Mendapatkan Surat Tagihan Pajak (STP)?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-4.jpg\" alt=\"bayar denda telat lapor SPT 4\" class=\"wp-image-25115\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebelum melakukan pembayaran denda, Wajib Pajak perlu terlebih dahulu memperoleh Surat Tagihan Pajak (STP).<\/p>\n\n\n\n<p>STP adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang memuat informasi mengenai jumlah tagihan denda akibat keterlambatan pelaporan SPT.<\/p>\n\n\n\n<p>Wajib Pajak dapat memperoleh STP melalui dua cara:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Secara langsung di KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.<\/li>\n\n\n\n<li>Melalui pengiriman surat dari kantor pajak ke alamat korespondensi yang terdaftar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pada STP, terdapat beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nomor ketetapan, misalnya 01234\/105\/22\/529\/17. <\/li>\n\n\n\n<li>Angka 105 menunjukkan kode untuk Wajib Pajak Orang Pribadi, sementara angka 22 merujuk pada tahun pajak.<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah tagihan denda yang harus dibayarkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Masa pajak serta uraian terkait pelanggaran administrasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kesalahan-saat-melapor-spt\/\">Hindari 6 Kesalahan Saat Melapor SPT Ini dan Cara Mencegahnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Bayar Denda Telat Lapor SPT Melalui DJP Online?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/djp-online-banner.png\" alt=\"djp online banner\" class=\"wp-image-25119\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/djp-online-banner.png 750w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/djp-online-banner-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah memperoleh STP, Wajib Pajak dapat segera melakukan pembayaran denda secara daring melalui DJP Online. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Akses laman <a href=\"https:\/\/djponline.pajak.go.id\/account\/login\">https:\/\/djponline.pajak.go.id\/account\/login<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan NPWP, password, dan kode keamanan, lalu klik Login.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih menu e-Billing, kemudian klik Isi SSE atau Create Electronic Tax Payment Slip.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Data Nama dan NPWP akan terisi otomatis, lalu Wajib Pajak perlu melengkapi beberapa informasi berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Jenis Pajak: 411125 \u2013 PPh Pasal 25\/29 Orang Pribadi<\/li>\n\n\n\n<li>Jenis Setoran: 300 \u2013 STP<\/li>\n\n\n\n<li>Masa Pajak: Januari s.d. Desember<\/li>\n\n\n\n<li>Tahun Pajak sesuai dengan ketentuan di STP.<\/li>\n\n\n\n<li>Nomor Ketetapan dari STP.<\/li>\n\n\n\n<li>Jumlah Setoran sesuai nilai denda.<\/li>\n\n\n\n<li>Uraian: STP Denda SPT Tahunan Orang Pribadi.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik Simpan.<\/li>\n\n\n\n<li>Akan muncul notifikasi konfirmasi data. Jika sudah benar, ketik Ya.<\/li>\n\n\n\n<li>Sistem akan menampilkan notifikasi bahwa Rekam SSP berhasil berikut nomor transaksinya.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik Kode Billing, lalu sistem akan menghasilkan nomor kode billing.<\/li>\n\n\n\n<li>Cetak kode billing tersebut atau simpan untuk proses pembayaran.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/ptkp-k2\/\">PTKP K2: Arti, Status, Aturan Dasar, dan Contoh Perhitungan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Bayar Denda Telat Lapor SPT Melalui Mobile Banking? <\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-5.jpg\" alt=\"pajak 5\" class=\"wp-image-25114\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-SPT-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan kode billing, pembayaran denda dapat dilakukan melalui mobile banking, misalnya layanan Mandiri Online. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut tata caranya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kunjungi laman <a href=\"https:\/\/www.bankmandiri.co.id\">https:\/\/www.bankmandiri.co.id<\/a> atau buka aplikasi Mandiri Online.<\/li>\n\n\n\n<li>Login menggunakan User ID dan Password.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih menu Payment, kemudian klik Penerimaan Negara.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih sumber dana (rekening tabungan), penyedia layanan (pajak\/PNBP\/cukai).<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan 15 digit kode billing yang telah diperoleh dari DJP Online.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik Continue untuk melanjutkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pada halaman konfirmasi transaksi, periksa kembali data yang tercantum. Jika sudah sesuai, klik Confirm.<\/li>\n\n\n\n<li>Bukti Penerimaan Negara (BPN) akan ditampilkan di layar.<\/li>\n\n\n\n<li>Simpan BPN dalam format PDF dengan mengklik Download, lalu klik Done untuk kembali ke menu utama.<\/li>\n\n\n\n<li>Selain melalui Mandiri Online, pembayaran juga dapat dilakukan di bank persepsi lain yang ditunjuk atau melalui kantor pos.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-menghitung-pph-terutang\/\">Cara Menghitung PPh Terutang Baik Bagi Karyawan dan Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa melaporkan SPT tahunan secara tepat waktu merupakan hal wajib bagi setiap Wajib Pajak.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika terjadi kertelambatan, pemerintah memberikan kesempatan bagi Wajib Pajak untuk menyelesaikan kewajiban tersebut melalui aturan denda. <\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, proses pembayaran denda jauh lebih mudah karena dapat dilakukan secara online melalui DJP Online dan mobile banking.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami alur pembayaran denda ini, diharapkan Wajib Pajak tidak lagi menunda-nunda kewajiban pelaporan SPT di tahun-tahun berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain menghindari denda, pelaporan pajak yang tertib juga turut berkontribusi pada pembangunan negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghindari keterlambatan dalam pelaporan SPT Tahunan, perusahaan dapat mempertimbangkan penggunaan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/kelola-pph-21\/\">sistem pajak karyawan<\/a> yang terintegrasi dan otomatis. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah fitur PPh 21 dari GajiHub, yang dirancang khusus untuk mempermudah proses penghitungan dan pelaporan pajak. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fitur PPh 21 GajiHub, perusahaan dapat menghitung pajak karyawan secara otomatis, termasuk pajak atas bonus, THR, dan insentif, menggunakan berbagai metode perhitungan seperti gross, gross up, nett, dan campuran. <\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh perhitungan tersebut langsung terintegrasi dengan sistem <em>payroll<\/em>, sehingga proses rekapitulasi data menjadi lebih cepat dan minim risiko kesalahan. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, GajiHub juga menyediakan laporan pajak dalam format e-SPT (Formulir 1721) secara instan, lengkap dengan data karyawan dan nilai pajaknya. <\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi <strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a> <\/strong>dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Setiap Wajib Pajak di Indonesia memiliki kewajiban untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tahunan atas penghasilan yang diterima selama satu&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25113,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[314,109,9543,9544,9547,9546,29,9545,80,28,27,939],"class_list":["post-25105","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perpajakan","tag-aplikasi-absensi","tag-aplikasi-hris","tag-batas-waktu-pelaporan-spt","tag-berapa-besaran-denda-telat-lapor-spt","tag-cara-bayar-denda-telat-lapor-spt","tag-cara-mendapatkan-surat-tagihan-stp","tag-gajihub","tag-sanski-tambahan-jika-denda-tidak-dibayarkan","tag-software-absensi","tag-software-hr","tag-software-payroll","tag-tips-perpajakan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan membahas mengenai besaran denda, dasar huku, serta tata cara bayar denda saat telat lapor SPT.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel ini GajiHub akan membahas mengenai besaran denda, dasar huku, serta tata cara bayar denda saat telat lapor SPT.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-14T06:56:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-21T07:06:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya\",\"datePublished\":\"2025-05-14T06:56:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-21T07:06:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/\"},\"wordCount\":1270,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"aplikasi HRIS\",\"batas waktu pelaporan SPT\",\"berapa besaran denda telat lapor SPT\",\"cara bayar denda telat lapor spt\",\"cara mendapatkan surat tagihan STP\",\"GajiHub\",\"sanski tambahan jika denda tidak dibayarkan\",\"software absensi\",\"software HR\",\"software payroll\",\"tips perpajakan\"],\"articleSection\":[\"Perpajakan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/\",\"name\":\"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png\",\"datePublished\":\"2025-05-14T06:56:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-21T07:06:20+00:00\",\"description\":\"Pada artikel ini GajiHub akan membahas mengenai besaran denda, dasar huku, serta tata cara bayar denda saat telat lapor SPT.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png\",\"width\":825,\"height\":300,\"caption\":\"bayar denda telat lapor spt banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/bayar-denda-telat-lapor-spt\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel ini GajiHub akan membahas mengenai besaran denda, dasar huku, serta tata cara bayar denda saat telat lapor SPT.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel ini GajiHub akan membahas mengenai besaran denda, dasar huku, serta tata cara bayar denda saat telat lapor SPT.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-05-14T06:56:45+00:00","article_modified_time":"2025-05-21T07:06:20+00:00","og_image":[{"width":825,"height":300,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya","datePublished":"2025-05-14T06:56:45+00:00","dateModified":"2025-05-21T07:06:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/"},"wordCount":1270,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png","keywords":["aplikasi absensi","aplikasi HRIS","batas waktu pelaporan SPT","berapa besaran denda telat lapor SPT","cara bayar denda telat lapor spt","cara mendapatkan surat tagihan STP","GajiHub","sanski tambahan jika denda tidak dibayarkan","software absensi","software HR","software payroll","tips perpajakan"],"articleSection":["Perpajakan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/","name":"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png","datePublished":"2025-05-14T06:56:45+00:00","dateModified":"2025-05-21T07:06:20+00:00","description":"Pada artikel ini GajiHub akan membahas mengenai besaran denda, dasar huku, serta tata cara bayar denda saat telat lapor SPT.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png","width":825,"height":300,"caption":"bayar denda telat lapor spt banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/bayar-denda-telat-lapor-spt\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Bayar Denda saat Telat Lapor SPT dan Besarannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayar-denda-telat-lapor-spt-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25105","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25105"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25105\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25539,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25105\/revisions\/25539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}