{"id":24411,"date":"2025-04-30T08:21:34","date_gmt":"2025-04-30T08:21:34","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=24411"},"modified":"2025-05-28T04:56:38","modified_gmt":"2025-05-28T04:56:38","slug":"flexible-working-arrangement","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/","title":{"rendered":"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Flexible work arrangement <\/em>kini semakin populer di dunia kerja modern. <\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, banyak karyawan yang merasa lebih nyaman ketika memiliki kendali atas jadwal dan lokasi kerja mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fleksibilitas ini, karyawan bisa lebih mudah dalam menerapkan <em>work life balance. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga didukung oleh banyak perusahaan, karena tidak hanya meningkatkan kepuasan karyawan, melainkan juga dapat mendorong produktivitas  dan loyalitas. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, banyak perusahaan mulai emnerapkan berbagai bentuk <em>flexible working arrangement. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu <em>flexible working arrangement, <\/em>kekurangan dan kelebihan, bentuk, dan tipsnya. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Flexible Working Arrangement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-8.jpg\" alt=\"flexible working arrangement 8\" class=\"wp-image-24437\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-8.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-8-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-8-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><em>Flexible work arrangement<\/em> adalah pengaturan kerja yang diberikan oleh perusahaan untuk memberikan keleluasaan kepada karyawan dalam mengatur waktu, tempat, atau cara mereka bekerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah untuk mengurangi hambatan dan tekanan yang mungkin dialami karyawan selama menjalankan pekerjaannya, sehingga mereka bisa bekerja dengan lebih nyaman dan produktif.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengaturan ini juga mempertimbangkan kehidupan pribadi karyawan. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika Anda adalah seorang orang tua, <em>flexible work arrangement <\/em>dapat menyesuaikan jadwal kerja Anda dengan waktu anak Anda masuk sekolah atau ke tempat penitipan anak. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, karyawan tidak harus memilih antara tanggung jawab keluarga dan tanggung jawab profesional, karena keduanya dapat dijalankan secara seimbang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/jam-kerja-fleksibel\/\"><strong>Jam Kerja Fleksibel: Pengertian, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Tren Flexible Working Arrangement Saat Ini?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-7.jpg\" alt=\"flexible working arrangement 7\" class=\"wp-image-24436\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-7.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-7-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-7-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Konsep <em>flexible working arrangement <\/em>bukanlah hal baru, namun adanya kemajuan teknologi turut mempercepat tren ini secara signifikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, sekitar <a href=\"https:\/\/www.flexjobs.com\/blog\/post\/80-companies-offer-flexible-work-options\">80% perusahaan di dunia menawarkan bentuk kerja fleksibel<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, <a href=\"https:\/\/www.cnbc.com\/2022\/03\/04\/flexible-jobs-are-attracting-7-times-more-applicants-than-in-person-jobs.html\">perusahaan yang menerapkan sistem kerja ini dilaporkan mampu menarik 7x lebih banyak pelamar dibandingkan pengaturan kerja tradisional.<\/a> <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja menjadi daya tarik utama bagi pencari kerja masa kini. <\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia sendiri, tren ini juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan laporan <a href=\"https:\/\/id.employer.seek.com\/market-insights\/reports\">Mengupas Tren Talent Global dari Jobstreet<\/a>, lebih dari tenaga kerja Indonesia kini menginginkan jam kerja yang fleksibel. <\/p>\n\n\n\n<p>Meski angka ini sedikit di bawah rata-rata global, Indonesia termasuk salah satu negara dengan persentase tertinggi di Asia Tenggara. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/remote-working\/\"><strong>Remote Working: Pengertian dan Tips Perusahaan Mudah Memantaunya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Bentuk Flexible Working Arrangement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-6.jpg\" alt=\"flexible working arrangement 6\" class=\"wp-image-24435\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun ada banyak opsi untuk menerapkan kebijakan kerja fleksibel, namun ada 6 bentuk <em>flexible working arrangement <\/em>yang dinilai paling efisien, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Remote Working<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Remote working <\/em>atau kerja jarak jauh memungkinkan karyawan bekerja dari rumah atau lokasi lain yang jauh dari kantor.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan, seperti karyawan yang lebih bahagia dan lebih produktif, biaya sewa kantor yang lebih rendah, serta akses ke lebih banyak kandidat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kerja jarak jauh kini menjadi bagian penting dari hampir semua jenis pengaturan kerja fleksibel yang ada saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Contoh: <\/h4>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2021, LinkedIn memperbarui kebijakan kerjanya dengan mengizinkan karyawan untuk bekerja sepenuhnya dari rumah, menghapuskan kewajiban bekerja di kantor 50% dari waktu yang sebelumnya diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Hybrid Work<\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kerja-hybrid\/\">Kerja <em>hybrid<\/em><\/a><em> <\/em>mengacu pada pengaturan di mana karyawan bekerja dari rumah selama beberapa hari dan bekerja kantor di hari lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa perusahaan membagi waktu kerja secara merata antara di rumah dan di kantor.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada juga perusahaan yang memberikan fleksibilitas lebih, yakni karyawan bebas menentukan sendiri kapan mereka harus berada di kantor.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pengaturan yang lebih fleksibel, perusahaan memberikan kebebasan penuh kepada karyawan untuk memilih di mana, kapan, dan bagaimana mereka bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Contoh: <\/h4>\n\n\n\n<p>Amazon mewajibkan karyawan untuk bekerja di kantor tiga hari dalam seminggu, sementara dua hari lainnya bisa bekerja dari rumah. <\/p>\n\n\n\n<p>Di perusahaan lain seperti Salesforce, setiap manajer yang menentukan seberapa sering tim mereka harus bekerja di kantor.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/coffee-badging\/\">Coffee Badging: Arti, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kerja 4 Hari 1 Minggu<\/h3>\n\n\n\n<p>Kerja 4 hari dalam 1 minggu adalah sistem kerja di mana karyawan hanya bekerjaselama 4 hari dalam seminggu, biasanya dengan jam kerja yang sedikit lebih panjang. <\/p>\n\n\n\n<p>Model ini memberikan waktu istirahat yang lebih panjang bagi karyawan, yang terbukti dapat mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan memperbaiki <em>work life balance.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Namun, penting diketahui bahwa di Indonesia, sistem kerja empat hari belum umum diterapkan dan belum diatur secara spesifik dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Undang-undang saat ini mengatur jam kerja standar adalah 40 jam per minggu, biasanya dibagi menjadi lima atau enam hari kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penerapan minggu kerja empat hari masih belum banyak digunakan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/uu-cipta-kerja-tentang-jam-kerja\/\"><strong>UU Cipta Kerja Tentang Jam Kerja, Berikut Poin-Poin Pentingnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-5.jpg\" alt=\"flexible working arrangement 5\" class=\"wp-image-24434\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Flextime (Jam Kerja Fleksibel)<\/h3>\n\n\n\n<p>Flextime adalah pengaturan di mana karyawan diberi kebebasan untuk menentukan jam mulai dan selesai kerja mereka sendiri, selama total jam kerja dalam seminggu tetap terpenuhi. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memungkinkan karyawan bekerja sesuai waktu produktif mereka masing-masing. <\/p>\n\n\n\n<p>Pengaturan ini sangat membantu bagi mereka yang memiliki rutinitas atau kebutuhan pribadi tertentu, seperti mengantar anak sekolah atau menghadiri kegiatan keluarga.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Contoh:<\/h4>\n\n\n\n<p>Seorang karyawan bisa memilih mulai bekerja pukul 7 pagi dan pulang lebih awal, atau sebaliknya masuk pukul 10 pagi dan bekerja sampai sore, selama target kerja dan total jam terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/efisiensi-biaya-penggajian\/\">11 Langkah Melakukan Efisiensi Biaya Penggajian<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Kerja Berbasis Hasil (Results-Only Work Environment)<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam sistem kerja berbasis hasil, yang dinilai adalah hasil pekerjaan, bukan seberapa lama seseorang bekerja atau di mana mereka bekerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan bebas memilih cara, waktu, dan tempat untuk menyelesaikan pekerjaannya, selama target dan kualitas kerja tetap terjaga. <\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini menekankan kepercayaan dan tanggung jawab terhadap kinerja masing-masing individu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam <em>flexible working arrangement <\/em>ini, karyawan tidak perlu absen atau melapor lokasi kerja harian, selama tugas yang diberikan selesai tepat waktu dan sesuai standar<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/freelance-adalah-pengertian-cara-kerja-dan-contoh-pekerjaannya\/\"><strong>Freelance Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Contoh Pekerjaannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Cuti Tanpa Batas (Unlimited Paid Time Off)<\/h3>\n\n\n\n<p>Cuti tanpa batas adalah kebijakan yang memperbolehkan karyawan mengambil cuti kapan saja dan sebanyak yang diperlukan, selama pekerjaan utama dan tanggung jawab tetap terlaksana. <\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan hidup dan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-overwhelmed-karyawan\/\">mencegah <em>overwhelmed<\/em><\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, perusahaan tetap perlu membuat panduan yang jelas agar karyawan tidak merasa ragu saat ingin mengambil cuti.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, karyawan dapat mengambil cuti beberapa hari untuk beristirahat, menghadiri acara keluarga, atau merawat kesehatan, tanpa harus menunggu jatah cuti tahunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tentu saja karyawan tetap harus bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kebijakan-cuti-karyawan\/\"><strong>Kebijakan Cuti Karyawan dan Jenis-Jenisnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Flexible Working Arrangement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-3.jpg\" alt=\"kerja fleksibel 3\" class=\"wp-image-24432\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun terlihat banyak memiliki keuntungan, namun <em>flexible working arrangement <\/em>juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipertimbangkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut kekurangan dan kelebihannya masing-masing. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kelebihan <\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">1. Work Life Balance Lebih Baik<\/h4>\n\n\n\n<p>Karyawan bisa mengatur waktu kerja dan waktu pribadi dengan lebih fleksibel. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini membantu mengurangi stres, meningkatkan kebahagiaan, dan membuat hidup lebih seimbang.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">2. Produktivitas Meningkat<\/h4>\n\n\n\n<p>Dengan jam kerja yang bisa disesuaikan, karyawan bisa bekerja di waktu yang paling produktif bagi mereka, sehingga hasil kerjanya lebih maksimal.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">3. Mengurangi Ketidakhadiran<\/h4>\n\n\n\n<p>Jika karyawan sakit ringan atau harus merawat anggota keluarga, mereka tetap bisa bekerja dari rumah tanpa harus izin atau bolos.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-sering-sakit\/\"><strong>Karyawan Sering Sakit? Berikut Hal yang perlu Dilakukan HR<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">4. Kepuasan Kerja Lebih Tinggi<\/h4>\n\n\n\n<p>Fleksibilitas membuat banyak karyawan merasa lebih nyaman dan dihargai, sehingga mereka lebih semangat dan terlibat dalam pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">5. Menghemat Waktu dan Biaya Transportasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Bekerja dari rumah mengurangi waktu perjalanan dan biaya harian, seperti bensin atau transportasi umum.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">6. Membuka Kesempatan untuk Lebih Banyak Talenta<\/h4>\n\n\n\n<p>Perusahaan bisa merekrut orang dari berbagai daerah, termasuk mereka yang tinggal jauh dari kota atau memiliki keterbatasan fisik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-sering-absen-kerja\/\"><strong>Karyawan Sering Absen Kerja? Ini 7 Cara Mengatasinya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kekurangan<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">1. Rasa Kesepian dan Isolasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Kurangnya interaksi langsung dengan rekan kerja bisa membuat karyawan merasa sendirian atau terputus dari tim.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">2. Batas Waktu Kerja dan Waktu Pribadi Menjadi Kabur<\/h4>\n\n\n\n<p>Karena bekerja dari rumah, banyak karyawan kesulitan memisahkan kapan waktunya bekerja dan kapan waktunya istirahat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">3. Beban Kerja Bisa Bertambah<\/h4>\n\n\n\n<p>Fleksibilitas kadang membuat karyawan merasa harus selalu tersedia atau online, sehingga beban kerja bisa meningkat tanpa disadari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/analisis-beban-kerja\/\"><strong>Analisis Beban Kerja: Pengertian dan Cara Manajemennya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">4. Masalah Teknologi<\/h4>\n\n\n\n<p>Tidak semua karyawan memiliki perangkat kerja atau koneksi internet yang memadai untuk bekerja dari rumah secara efektif.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">5. Potensi Ketimpangan atau Diskriminasi<\/h4>\n\n\n\n<p>Karyawan yang bekerja dari rumah bisa saja kurang terlihat oleh atasan, sehingga berisiko kurang dihargai atau terlewat dalam promosi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">6. Minimnya Interaksi antar Rekan Kerja<\/h4>\n\n\n\n<p>Kerja jarak jauh mengurangi kesempatan untuk belajar dari rekan kerja secara spontan atau membangun relasi informal di tempat kerja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-memulai-percakapan\/\">10 Cara Memulai Percakapan di Tempat Kerja + 10 Tips Terbaik<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Tips Menerapkan Flexible Working Arrangement?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-2.jpg\" alt=\"kerja fleksibel 2\" class=\"wp-image-24431\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Mengubah sistem kerja dari sepenuhnya di kantor menjadi fleksibel tidak bisa dilakukan hanya dengan mengganti kebijakan. <\/p>\n\n\n\n<p>Diperlukan strategi yang matang agar transisi berjalan lancar dan tetap mendukung kinerja karyawan serta kebutuhan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah strategi utama yang perlu Anda terapkan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Buat Kebijakan dan Panduan yang Jelas<\/h3>\n\n\n\n<p>Agar kerja fleksibel berhasil, perusahaan harus memiliki aturan yang jelas. <\/p>\n\n\n\n<p>Kebijakan yang transparan membantu karyawan memahami ekspektasi perusahaan, seperti jam kerja, kapan harus tersedia, dan bagaimana komunikasi dilakukan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat membantu mencegah kesalahpahaman di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Tips:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tentukan jam kerja inti di mana semua karyawan harus tersedia (misalnya pukul 10.00\u201315.00).<\/li>\n\n\n\n<li>Jelaskan kapan karyawan boleh mengatur sendiri jadwal kerjanya.<\/li>\n\n\n\n<li>Tetapkan saluran komunikasi utama (misalnya, semua komunikasi resmi lewat Slack atau email).<\/li>\n\n\n\n<li>Buat panduan tertulis yang bisa diakses semua karyawan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/remote-work-policies\/\"><strong>Remote Work Policies: Arti, Manfaat, Hingga Contohnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pastikan Tim Tetap Bisa Bekerja Efektif dan Dukung dengan Teknologi<\/h3>\n\n\n\n<p>Kerja fleksibel harus tetap mendukung kolaborasi dan produktivitas tim. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, perusahaan perlu menyediakan alat dan teknologi yang memudahkan <em>remote working<\/em> serta memastikan semua karyawan bisa berkomunikasi dan bekerja sama dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Tips:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan aplikasi video meeting seperti Zoom atau Google Meet untuk rapat rutin.<\/li>\n\n\n\n<li>Terapkan tools manajemen proyek seperti Trello, ClickUp, atau Asana untuk memantau tugas.<\/li>\n\n\n\n<li>Sediakan penyimpanan cloud (Google Drive, Dropbox) agar dokumen bisa diakses dari mana saja.<\/li>\n\n\n\n<li>Jadwalkan check-in mingguan, baik tim maupun individu, untuk menjaga komunikasi tetap berjalan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tetapkan Tujuan yang Jelas dan Terukur<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam sistem kerja fleksibel, fokus utama bukan lagi jam kerja, melainkan hasil kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, penting untuk menentukan target yang jelas agar setiap orang tahu apa yang harus dicapai, terlepas dari tempat dan waktu mereka bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Tips:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buat <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-kpi\/\"><em>key performance indicator <\/em>(KPI)<\/a> yang spesifik untuk tiap peran.<\/li>\n\n\n\n<li>Jelaskan secara terbuka seperti apa standar keberhasilan bagi masing-masing karyawan.<\/li>\n\n\n\n<li>Lakukan evaluasi berkala terhadap capaian dan sesuaikan target jika diperlukan.<\/li>\n\n\n\n<li>Simpan semua kesepakatan atau perubahan dalam bentuk tertulis agar mudah ditinjau kembali.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/sasaran-kinerja-karyawan\/\"><strong>Sasaran Kinerja Karyawan: Arti, Manfaat, Hingga Contohnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-1.jpg\" alt=\"flexible working arrangement 1\" class=\"wp-image-24439\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Berdayakan Karyawan agar Tetap Terlihat<\/h3>\n\n\n\n<p>Karyawan yang diberi kepercayaan dan ruang untuk berkembang akan jauh lebih produktif dibandingkan mereka yang diawasi secara ketat. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sistem kerja hybrid atau fleksibel, peran manajer adalah menjadi pendukung dan pembimbing, bukan pengawas yang mencari kesalahan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Tips:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Libatkan manajer yang mampu menjadi mentor, bukan hanya atasan.<\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/manajemen-mikro-micromanage\/\">Hindari <em>micromanaging<\/em><\/a>, berikan kebebasan sekaligus tanggung jawab.<\/li>\n\n\n\n<li>Dorong pertumbuhan dan pelatihan keterampilan, tanpa membedakan lokasi kerja.<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan penghargaan atas kerja keras dan pencapaian karyawan, sekecil apa pun itu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/employee-recognition\/\"><strong>Pentingnya Employee Recognition, Hingga Tips Melakukannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pantau Kinerja Secara Rutin<\/h3>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/evaluasi-kinerja\/\">Evaluasi kinerja<\/a> secara berkala penting untuk menjaga produktivitas dan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-employee-engagement\/\">keterlibatan karyawan<\/a>. <\/p>\n\n\n\n<p>Kinerja yang menurun harus ditangani dengan pendekatan yang membangun, bukan menghukum.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Tips:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lakukan review kinerja secara berkala, bukan hanya di akhir tahun.<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan umpan balik yang spesifik, jelas, dan bisa ditindaklanjuti.<\/li>\n\n\n\n<li>Diskusikan cara-cara peningkatan, lalu tindak lanjuti untuk memantau progresnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan penilaian kinerja sebagai alat pengembangan, bukan sekadar penilaian.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/mitos-manajemen-karyawan\/\"><strong>7 Mitos Manajemen Karyawan dan Fakta di Baliknya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Dengarkan Masukan Karyawan dan Lakukan Perbaikan<\/h3>\n\n\n\n<p>Masukan dari karyawan sangat penting untuk mengetahui apakah sistem kerja fleksibel yang diterapkan sudah sesuai dengan kebutuhan mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Tapi penting juga untuk tidak sekadar mengumpulkan data\u2014melainkan menindaklanjutinya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Tips:<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Rutin meminta pendapat karyawan, misalnya lewat survei atau diskusi tim.<\/li>\n\n\n\n<li>Tindak lanjuti masukan yang diterima dengan tindakan nyata.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika ada masukan yang tidak bisa diwujudkan, jelaskan alasannya secara terbuka.<\/li>\n\n\n\n<li>Libatkan karyawan dalam proses perbaikan kebijakan agar mereka merasa didengar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan memberdayakan tim, memantau kinerja dengan bijak, dan terus menerima serta merespons masukan, perusahaan dapat membangun budaya kerja fleksibel yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/aspirasi-karyawan\/\"><strong>Aspirasi Karyawan: Manfaat, Contoh, dan Cara Menanganinya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Gunakan Software HRIS<\/h3>\n\n\n\n<p>Menggunakan <em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\">software HRIS<\/a> <\/em>(Human Resource Information System) seperti GajiHub juga dapat membantu perusahaan dalam memantau produktivitas karyawan dalam <em>flexible working arrangement. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Melalui GajiHub, berikut beberapa keuntungan yang akan didapat perusahaan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Karyawan dapat melakukan presensi secara mandiri menggunakan fitur <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/ess\/\">Employee Self-Service<\/a> (ESS) yang disediakan.<\/li>\n\n\n\n<li>Memudahkan pemantauan keterlambatan, izin cuti, dan kehadiran karyawan secara otomatis.<\/li>\n\n\n\n<li>Tim HR dapat mengakses laporan terkait kehadiran dan kinerja karyawan kapan saja.<\/li>\n\n\n\n<li>Meningkatkan efisiensi tim HR dengan mengurangi pekerjaan administratif manual.<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan <em>insight <\/em>mengenai produktivitas karyawan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Yuk, klik gambar berikut untuk informasi selengkapnya:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg\" alt=\"gajihub 2\" class=\"wp-image-419\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/02-1080x1080-Feed.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami<em> <\/em>bahwa <em>flexible working arrangement<\/em> memberikan banyak manfaat seperti eningkatan produktivitas, <em>work life balance<\/em> yang lebih baik, dan pengurangan biaya serta waktu perjalanan. <\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun demikian, tetap ada tantangan seperti menjaga keterlibatan karyawan, memonitor kinerja, serta mengatasi potensi isolasi sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, perusahaan perlu mengimplementasikan kebijakan dengan jelas dan menggunakan teknologi untuk mendukung penerapannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mempermudah pengelolaan karyawan dalam pengaturan kerja fleksibel, penggunaan <em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\">software HRIS<\/a><\/em> seperti GajiHub menjadi solusi yang efektif. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan fitur-fitur seperti presensi mandiri dan pemantauan produktivitas yang lengkap, perusahaan dapat mengelola absensi, izin, dan kinerja karyawan secara efisien tanpa mengganggu fleksibilitas kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi <strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a> <\/strong>dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Flexible work arrangement kini semakin populer di dunia kerja modern. Saat ini, banyak karyawan yang merasa lebih nyaman ketika memiliki&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":24438,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[109,9403,29,9402,9401,80,27,44,9404],"class_list":["post-24411","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-aplikasi-hris","tag-bentuk-flexible-working-arrangement","tag-gajihub","tag-kekurangan-flexible-working-arrangement","tag-kelebihan-flexible-working-arrangement","tag-software-absensi","tag-software-payroll","tag-tips-hr","tag-tips-menerapkan-flexible-working-arrangement"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu flexible working arrangement, kekurangan dan kelebihan, bentuk, dan tipsnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu flexible working arrangement, kekurangan dan kelebihan, bentuk, dan tipsnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-30T08:21:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-28T04:56:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya\",\"datePublished\":\"2025-04-30T08:21:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-28T04:56:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/\"},\"wordCount\":2103,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/flexible-working-arrangement-banner.png\",\"keywords\":[\"aplikasi HRIS\",\"bentuk flexible working arrangement\",\"GajiHub\",\"kekurangan flexible working arrangement\",\"kelebihan flexible working arrangement\",\"software absensi\",\"software payroll\",\"tips HR\",\"tips menerapkan flexible working arrangement\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/\",\"name\":\"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/flexible-working-arrangement-banner.png\",\"datePublished\":\"2025-04-30T08:21:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-28T04:56:38+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu flexible working arrangement, kekurangan dan kelebihan, bentuk, dan tipsnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/flexible-working-arrangement-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/flexible-working-arrangement-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"flexible working arrangement banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/flexible-working-arrangement\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya - Gajihub Blog","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu flexible working arrangement, kekurangan dan kelebihan, bentuk, dan tipsnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu flexible working arrangement, kekurangan dan kelebihan, bentuk, dan tipsnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-04-30T08:21:34+00:00","article_modified_time":"2025-05-28T04:56:38+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya","datePublished":"2025-04-30T08:21:34+00:00","dateModified":"2025-05-28T04:56:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/"},"wordCount":2103,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-banner.png","keywords":["aplikasi HRIS","bentuk flexible working arrangement","GajiHub","kekurangan flexible working arrangement","kelebihan flexible working arrangement","software absensi","software payroll","tips HR","tips menerapkan flexible working arrangement"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/","name":"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-banner.png","datePublished":"2025-04-30T08:21:34+00:00","dateModified":"2025-05-28T04:56:38+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas apa itu flexible working arrangement, kekurangan dan kelebihan, bentuk, dan tipsnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"flexible working arrangement banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/flexible-working-arrangement\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Flexible Working Arrangement: Tren, Bentuk, dan Tipsnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/flexible-working-arrangement-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24411"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25870,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24411\/revisions\/25870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}