{"id":22157,"date":"2025-03-14T06:09:28","date_gmt":"2025-03-14T06:09:28","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=22157"},"modified":"2026-01-15T04:01:40","modified_gmt":"2026-01-15T04:01:40","slug":"karakteristik-kpi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/","title":{"rendered":"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI"},"content":{"rendered":"\n<p>Karakteristik<em> <\/em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pengertian-kpi\/\"><em>Key Performance Indicator <\/em>(KPI)<\/a> merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk membuat KPI dalam rangka menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini disebabkan karena setiap keputusan yang diambil harus didasarkan pada data yang jelas dan terukur agar bisnis tetap berada di jalur yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>KPI sendiri berfungsi sebagai kompas yang mengarahkan tim pada prioritas utama perusahaan serta memastikan setiap upaya yang dilakukan memiliki dampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan KPI, tim tidak hanya dapat melacak perkembangan mereka secara objektif, tetapi juga memiliki dasar yang kuat untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, sebenarnya bagaimana karakteristik KPI yang baik?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas hal tersebut dan hal yang perlu dihindari saat membuat KPI. <\/p>\n\n\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Karakteristik KPI yang Tepat?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-1.jpg\" alt=\"karakteristik KPI 1\" class=\"wp-image-22183\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Dengan menggunakan KPI, Anda dapat memantau tujuan bisnis dan membantu tim bekerja berdasarkan data, serta mendorong mereka untuk terus melakukan perbaikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, untuk membuat KPI secara tepat, ada beberapa karakteristik yang perlu Anda penuhi, seperti: <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sederhana<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI yang efektif harus sederhana dalam 2 hal, yakni mudah dipahami dan mudah diukur. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, KPI seperti &#8220;berapa banyak klien baru yang didapat bulan ini&#8221; mudah dimengerti dan juga mudah dihitung. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap anggota tim yang terlibat harus tahu cara berkontribusi pada KPI tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tujuannya jelas, seperti <em>&#8220;menambah lebih banyak klien,&#8221;<\/em> maka tim dapat mengambil keputusan yang proaktif untuk mencapai target tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, KPI yang sederhana juga tidak boleh mengganggu operasional sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-dashboard\/\">KPI Dashboard: Manfaat, Contoh, dan Cara Membuatnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Selaras<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI yang baik harus selaras dengan tujuan strategis perusahaan hingga ke tingkat operasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, KPI harus mendukung visi besar bisnis dan diterapkan dalam aktivitas harian karyawan yang menjalankannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika perusahaan lebih berfokus pada layanan pelanggan, maka KPI yang lebih relevan adalah retensi pelanggan, bukan sekadar jumlah klien baru. <\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, pastikan KPI yang ditetapkan selalu mendukung tujuan utama perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/kpi-adalah\/\">KPI Adalah: Fungsi, Cara Buat, dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Relevan<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI yang efektif harus berada dalam kendali pengambil keputusan yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, KPI seperti &#8220;berapa banyak produk yang terjual selama acara sampling&#8221; sebaiknya menjadi tanggung jawab manajer pemasaran. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menugaskan KPI kepada orang yang tepat, pengukuran dan hasil yang diperoleh akan lebih akurat serta lebih mudah ditindaklanjuti.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-membuat-kpi\/\"><strong>Cara Membuat KPI dan Proses Melacaknya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-2.jpg\" alt=\"karakteristik KPI 2\" class=\"wp-image-22182\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Terukur<\/h3>\n\n\n\n<p>Karakteristik KPI yang baik juga harus bisa diukur agar dapat dianalisis secara objektif. <\/p>\n\n\n\n<p>Pengukuran ini bisa bersifat kuantitatif, seperti<em> &#8220;berapa banyak produk yang terjual bulan lalu,&#8221;<\/em> atau kualitatif, seperti <em>&#8220;seberapa besar keterlibatan karyawan dalam pekerjaannya.<\/em>&#8221; <\/p>\n\n\n\n<p>KPI kualitatif dapat dinilai menggunakan survei standar. <\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan KPI yang digunakan memiliki karakteristik yang jelas, seperti penjualan, pemasaran, atau kepuasan pelanggan, dan hindari pertanyaan yang terlalu umum seperti &#8220;<em>perbaikan dalam operasional lapangan.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karyawan-tidak-mencapai-kpi\/\">Karyawan Tidak Mencapai KPI: Penyebab dan Cara Mengatasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Dapat Dicapai<\/h3>\n\n\n\n<p>Menetapkan KPI yang terlalu tinggi dan tidak realistis justru dapat membuat karyawan kehilangan motivasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, salah satu karakteristik KPI adalah memiliki target yang dapat dicapai. <\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, dibanding menetapkan tujuan besar yang tampak sulit diwujudkan, lebih baik memulai dengan target kecil dan bertahap, seperti target bulanan yang menantang tetapi tetap realistis. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, karyawan tetap termotivasi, dan perusahaan dapat mencapai pertumbuhan yang diinginkan secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-karyawan\/\"><strong>12 Contoh KPI Karyawan dan Cara Mengukurnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Tepat Waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI yang efektif harus memiliki periode pelaporan yang sesuai dan dianalisis dalam waktu yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika laporan KPI terlalu jarang dibuat, akan sulit mendeteksi tren yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p> Sebaliknya, jika terlalu sering, data yang dikumpulkan bisa menjadi kurang bernilai. Frekuensi pelaporan harus disesuaikan dengan tingkat urgensi, biaya, dan akurasi data yang dibutuhkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pastikan hasil evaluasi segera ditindaklanjuti. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, menggunakan data dari satu bulan tertentu di tahun lalu sebagai acuan untuk bulan depan mungkin kurang relevan karena kondisi bisnis bisa saja berubah.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-3.jpg\" alt=\"karakteristik KPI 3\" class=\"wp-image-22181\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Terlihat<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI yang efektif harus dapat diakses oleh seluruh organisasi, meskipun tidak semua karyawan terlibat langsung dalam pencapaiannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan membuat KPI lebih transparan, keterlibatan karyawan dalam mencapai target perusahaan akan meningkat, dan ini juga membantu menanamkan rasa tanggung jawab dalam setiap proyek yang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-programmer\/\"><strong>12 Contoh KPI Programmer, Manfaat, dan Cara Menghitungnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Membuat KPI?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-4.jpg\" alt=\"karakteristik KPI 4\" class=\"wp-image-22180\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>KPI berfungsi untuk membantu bisnis mengukur keberhasillan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, banyak bisnis yang belum memahami karakteritstik KPI yang baik dengan melakukan beberapa kesaalahan tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah 8 kesalahan umum dalam KPI dan cara menghindarinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. KPI Tidak Spesifik atau Tidak Terukur<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI yang tidak jelas sulit untuk dievaluasi dan bisa membuat tim kehilangan arah.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan prinsip <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/apa-itu-smart-goals-dalam-hr\/\">SMART goals<\/a>. <\/li>\n\n\n\n<li>Tetapkan angka dan jangka waktu yang jelas.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Contoh<\/h4>\n\n\n\n<p>Alih-alih \u201cMeningkatkan bisnis,\u201d gunakan \u201cMeningkatkan pendapatan penjualan outbound sebesar 25% dalam satu tahun.\u201d<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Mengukur Terlalu Banyak Hal<\/h3>\n\n\n\n<p>Terlalu banyak KPI bisa membuat data berantakan dan sulit digunakan untuk pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Fokus pada KPI yang benar-benar relevan dengan tujuan bisnis.<\/li>\n\n\n\n<li>Sesuaikan KPI dengan strategi utama perusahaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Contoh<\/h4>\n\n\n\n<p>Jika fokus pada peningkatan pelanggan, ukur konversi dari uji coba gratis ke pelanggan, bukan sekadar jumlah pengunjung situs.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-marketing\/\">35 Contoh KPI Tim Marketing dan Cara Menetapkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tidak Ada Pemilik KPI<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika tidak ada orang yang bertanggung jawab, KPI bisa terabaikan dan tidak ada yang memantaunya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tetapkan pemilik KPI di setiap departemen.<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan mereka bertanggung jawab untuk melacak dan menganalisis KPI tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Contoh<\/h4>\n\n\n\n<p>KPI retensi pelanggan bisa menjadi tanggung jawab manajer <em>customer success.<\/em><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-5.jpg\" alt=\"ciri-ciri key performance indicator 5\" class=\"wp-image-22179\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Bekerja dalam Silo (Tanpa Kerjasama)<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika KPI ditetapkan tanpa koordinasi dengan tim lain, bisa terjadi ketidakseimbangan dalam strategi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Diskusikan KPI dengan tim terkait dan pemangku kepentingan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan KPI selaras dengan visi perusahaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Contoh<\/h4>\n\n\n\n<p>KPI tim penjualan harus mempertimbangkan output dari tim pemasaran agar target realistis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Melacak KPI Secara Manual<\/h3>\n\n\n\n<p>Menggunakan spreadsheet atau laporan manual bisa membuang waktu dan rawan kesalahan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan <em>dashboard<\/em> atau alat otomatisasi untuk melacak KPI secara <em>real-time.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Pilih alat yang fleksibel dan mudah diperbarui sesuai kebutuhan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-hr\/\"><strong>25 Contoh KPI Tim HR, Karakteristik, dan Tips Mengoptimalkannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Terlalu Banyak Membandingkan Diri dengan Bisnis Lain<\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap bisnis unik, jadi menetapkan KPI hanya berdasarkan standar industri bisa tidak relevan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan data internal sebagai dasar utama untuk menetapkan KPI.<\/li>\n\n\n\n<li>Jadikan <em>benchmark<\/em> industri sebagai referensi, bukan patokan utama.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Tidak Meninjau KPI Secara Rutin<\/h3>\n\n\n\n<p>KPI bisa menjadi tidak relevan jika tidak diperbarui sesuai dengan perkembangan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jadwalkan evaluasi KPI secara berkala (misalnya, setiap kuartal).<\/li>\n\n\n\n<li>Sesuaikan KPI dengan perubahan strategi bisnis.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg\" alt=\"gajihub 3\" class=\"wp-image-420\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-300x300.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-150x150.jpg 150w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed-768x768.jpg 768w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/03-1080x1080-Feed.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Tidak Mengambil Tindakan Berdasarkan KPI<\/h3>\n\n\n\n<p>Melacak KPI tanpa menindaklanjuti hasilnya hanya membuang waktu dan sumber daya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" style=\"font-size:22px\">Cara menghindari<\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Analisis hasil KPI secara berkala dan cari pola tren.<\/li>\n\n\n\n<li>Tetapkan langkah perbaikan jika KPI tidak tercapai.<\/li>\n\n\n\n<li>Buat <em><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/action-plan-adalah\/\">action plan<\/a><\/em> yang jelas untuk meningkatkan kinerja.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/contoh-kpi-tim-sales\/\"><strong>25 Contoh KPI Tim Sales dan Cara Membuatnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa karakteristik KPI yang baik harusharus spesifik, terukur, dan selaras dengan tujuan bisnis agar benar-benar bermanfaat. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Anda perlu menghindari kesalahan seperti menetapkan KPI yang terlalu umum, mengukur terlalu banyak hal, atau tidak memiliki penanggung jawab KPI. <\/p>\n\n\n\n<p>KPI yang dibuat tanpa koordinasi antar tim atau tidak ditinjau secara rutin dapat menyebabkan ketidaksesuaian dengan strategi bisnis yang berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menetapkan KPI yang efektif, perusahaan perlu melibatkan tim dalam proses penentuan KPI, serta melakukan evaluasi secara rutin.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, untuk membantu mengukur KPI, terutama yang berhubungan dengan tingkat kehadiran karyawan, perusahaan dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\">sistem HRIS<\/a> dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>GajiHub juga menyediakan 30 laporan performa karyawan yang dapat mempermudah perusahaan dalam mengevaluasi KPI karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap manajer juga dapat mengakses laporan tersebut kapan pun dan di mana pun yang memudahkan proses evaluasi kinerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi <strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a> <\/strong>dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karakteristik Key Performance Indicator (KPI) merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk membuat KPI dalam rangka menjaga keberlanjutan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22184,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[314,29,9002,9003,80,175,27,44],"class_list":["post-22157","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-aplikasi-absensi","tag-gajihub","tag-karakeristik-kpi","tag-kesalahan-yang-perlu-dihindari-dalam-membuat-kpi","tag-software-absensi","tag-software-hris","tag-software-payroll","tag-tips-hr"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagaimana karakteristik KPI yang baik? Disini GajiHub akan membahas hal tersebut dan hal yang perlu dihindari saat membuat KPI.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagaimana karakteristik KPI yang baik? Disini GajiHub akan membahas hal tersebut dan hal yang perlu dihindari saat membuat KPI.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-14T06:09:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-15T04:01:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI\",\"datePublished\":\"2025-03-14T06:09:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-15T04:01:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/\"},\"wordCount\":1224,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/karakteristik-KPI-banner.png\",\"keywords\":[\"aplikasi absensi\",\"GajiHub\",\"karakeristik KPI\",\"kesalahan yang perlu dihindari dalam membuat KPI\",\"software absensi\",\"software HRIS\",\"software payroll\",\"tips HR\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/\",\"name\":\"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/karakteristik-KPI-banner.png\",\"datePublished\":\"2025-03-14T06:09:28+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-15T04:01:40+00:00\",\"description\":\"Bagaimana karakteristik KPI yang baik? Disini GajiHub akan membahas hal tersebut dan hal yang perlu dihindari saat membuat KPI.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/karakteristik-KPI-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/karakteristik-KPI-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"karakteristik KPI banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/karakteristik-kpi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI - Gajihub Blog","description":"Bagaimana karakteristik KPI yang baik? Disini GajiHub akan membahas hal tersebut dan hal yang perlu dihindari saat membuat KPI.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI - Gajihub Blog","og_description":"Bagaimana karakteristik KPI yang baik? Disini GajiHub akan membahas hal tersebut dan hal yang perlu dihindari saat membuat KPI.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-03-14T06:09:28+00:00","article_modified_time":"2026-01-15T04:01:40+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI","datePublished":"2025-03-14T06:09:28+00:00","dateModified":"2026-01-15T04:01:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/"},"wordCount":1224,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-banner.png","keywords":["aplikasi absensi","GajiHub","karakeristik KPI","kesalahan yang perlu dihindari dalam membuat KPI","software absensi","software HRIS","software payroll","tips HR"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/","name":"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-banner.png","datePublished":"2025-03-14T06:09:28+00:00","dateModified":"2026-01-15T04:01:40+00:00","description":"Bagaimana karakteristik KPI yang baik? Disini GajiHub akan membahas hal tersebut dan hal yang perlu dihindari saat membuat KPI.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"karakteristik KPI banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/karakteristik-kpi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Karakteristik KPI + 8 Kesalahan Umum Saat Menetapkan KPI"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/karakteristik-KPI-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22157"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32606,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22157\/revisions\/32606"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}