{"id":22081,"date":"2025-03-13T06:49:26","date_gmt":"2025-03-13T06:49:26","guid":{"rendered":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?p=22081"},"modified":"2025-06-01T09:50:15","modified_gmt":"2025-06-01T09:50:15","slug":"pygmalion-effect","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/","title":{"rendered":"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"\n<p>Bayangkan ada seorang mentor yang akan membimbing dua <em>mentee <\/em>di tempat kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum bertemu mereka, mentor ini sudah mendapatkan informasi tentang masing-masing <em>mentee <\/em>tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p><em>Mentee <\/em>pertama dikenal sebagai orang yang cedas dan sukses. <\/p>\n\n\n\n<p>Seriap tantangan yang dihadapi mampu ia selesaikan dengan baik dan penuh percaya diri. <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, <em>mentee <\/em>kedua kerap mengalami kesulitan dalam menghadapi tantangan dan hasil pekerjaannya diilai kurang memuaskan. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui informasi tersebut, tanpa sadar mentor sudah memiliki ekspektasi yang berbeda terhadap kedua <em>mentee <\/em>ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Ia percaya bahwa <em>mentee <\/em>pertama akan lebih cepat belajar dibandingkan <em>mentee <\/em>kedua. <\/p>\n\n\n\n<p>Fenomena ini dikenal sebagai Pygmalion Effect, yakni saat harapan seseorang terhadap orang lain dapat memengaruhi kinerja dan perkembangan mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian Pygmalion Effect secara detail, dampak, pentingnya, dan juga contohnya. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Dimaksud dengan Pygmalion Effect?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-1.jpg\" alt=\"pygmalion effect 1\" class=\"wp-image-22098\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-1.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-1-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-1-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pygmalion Effect adalah fenomena psikologi di maan ekspektasi seseorang terhadap orang lain dapat memengaruhi kinerja mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika seorang pemimpin, guru, atau atasan percaya bahwa seseorang bisa sukses, maka orang tersebut cenderung berusaha lebih keras untuk memenuhi harapan itu. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, ekspektasi yang rendah bisa menghambat perkembangan seseorang. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dunia kerja, tim dengan manajer yang percaya pada kemampuan mereka cenderung bekerja lebih baik dibanding tim yang dipimpin oleh manajer yang pesimis. <\/p>\n\n\n\n<p>Suatu riset mnunjukkan bahwa ekspektasi tinggi terhadap kelompok tertentu bisa menciptakan bias yang tidak disengaja. <\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 1966, Rosenthal dan Jacobson menguji efek ini di sekolah dasar dengan memberi tahu guru bahwa beberapa siswa (yang sebenarnya dipilih secara acak) memiliki potensi intelektual tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya, siswa yang dianggap berbakat benar-benar menunjukkan perkembangan lebih baik, meskipun mereka tidak mengetahui eksperimen ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian ini menunjukkan bahwa ekspektasi guru berpengaruh besar terhadap perkembangan siswa, dan konsep ini juga berlaku dalam kepemimpinan serta lingkungan kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, ekspektasi positif dari pemimpin bisa mendorong perkembangan individu dan tim, sedangkan ekspektasi negatif dapat menjadi penghambat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/halo-effect\/\"><strong>Halo Effect, Apa itu dan Bagaimana Dampaknya di Tempat Kerja?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Kerja Pygmalion Effect?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-2.jpg\" alt=\"pygmalion effect 2\" class=\"wp-image-22097\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-2.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-2-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-2-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pygmalion Effect menunjukkan bahwa ekspektasi dapat memengaruhi perilaku seseorang. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, Anda cenderung menerima dan menyesuaikan diri dengan label yang diberikan orang lain, baik itu positif maupun negatif. <\/p>\n\n\n\n<p>Efek ini terjadi dalam siklus berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ekspektasi orang lain memengaruhi cara mereka memperlakukan Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Perlakuan mereka terhadap Anda membentuk cara kita melihat diri sendiri.<\/li>\n\n\n\n<li>Cara Anda melihat diri sendiri menentukan bagaimana Anda bertindak.<\/li>\n\n\n\n<li>Perilaku Anda memperkuat keyakinan orang lain, yang kemudian semakin menguatkan ekspektasi mereka.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Singkatnya, ekspektasi tinggi dari seseorang tidak hanya memengaruhi tindakan kita, tetapi juga bagaimana mereka bersikap terhadap kita.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/law-of-attraction\/\"><strong>Law of Attraction: Arti, Manfaat, hingga Cara Menerapkannya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apakah Pygmalion Effect Penting?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-3.jpg\" alt=\"pygmalion effect 3\" class=\"wp-image-22096\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-3.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-3-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-3-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Ya, Pygmalion Effect merupakan hal yang cukup penting karenadapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, terutama pendidikan, kepemimpinan, dan pengembangan individu. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa alasan yang membuat Pygmalion Effect penting<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Mendorong Perkembangan Individu<\/h3>\n\n\n\n<p>Efek ini bisa dimanfaatkan untuk membantu orang lain berkembang, seperti siswa, karyawan, atau atlet. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, pelatih yang menanamkan ekspektasi tinggi pada atletnya bisa mendorong mereka untuk berlatih lebih keras dan mencapai prestasi lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Membantu Pemimpin Lebih Sadar akan Pengaruhnya<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang pemimpin yang memahami Pygmalion Effect akan lebih berhati-hati dalam memperlakukan bawahannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika seorang pemimpin memiliki ekspektasi tinggi, karyawannya cenderung lebih percaya diri dan produktif. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika ekspektasi rendah, karyawan bisa merasa tidak dihargai dan kurang termotivasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/law-of-attraction\/\">Law of Attraction: Arti, Manfaat, hingga Cara Menerapkannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Membentuk Budaya di Lingkungan Kerja atau Sekolah<\/h3>\n\n\n\n<p>Ekspektasi yang diterapkan pada sekelompok orang juga bisa membentuk budaya dalam organisasi atau kelas. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika lingkungan dipenuhi ekspektasi positif, akan tercipta budaya kerja atau belajar yang lebih produktif dan mendukung. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika ekspektasinya rendah, bisa muncul pola pikir negatif yang menghambat perkembangan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/corporate-culture\/\">Corporate Culture: Manfaat, Jenis, hingga Cara Membangunnya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Saja Elemen dari Pygmalion Effect?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-4.jpg\" alt=\"pygmalion effect 4\" class=\"wp-image-22095\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-4.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-4-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-4-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pygmalion Effect terdiri dari empat elemen utama yang saling berkaitan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Iklim (Climate)<\/h3>\n\n\n\n<p>Lingkungan yang positif memberikan dukungan dan motivasi, sedangkan lingkungan yang negatif ditandai dengan kurangnya dorongan dan ekspektasi yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Masukan (Input)<\/h3>\n\n\n\n<p>Sumber daya dan dukungan yang diberikan, seperti pelatihan, motivasi, atau alat bantu lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin banyak dan berkualitas input yang diterima, semakin besar peluang seseorang untuk berprestasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/masukan-untuk-perusahaan\/\"><strong>10 Cara Memberikan Masukan untuk Perusahaan dan Contohnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Keluaran (Output)<\/h3>\n\n\n\n<p>Kinerja yang baik memperkuat ekspektasi positif dan menciptakan siklus keberhasilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, kinerja yang buruk dapat memicu ekspektasi rendah yang semakin menurunkan performa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Umpan Balik (Feedback)<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Feedback<\/em> positif membantu meningkatkan kinerja, sementara <em>feedback<\/em> negatif dapat mengurangi motivasi dan hasil kerja seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/feedback-adalah\/\"><strong>Feedback Adalah? Ini Manfaat, Jenis, dan Tips Membangunnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Siklus Pygmalion?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-5.jpg\" alt=\"pygmalion effect 5\" class=\"wp-image-22094\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-5.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-5-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-5-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pygmalion Effect bekerja dalam siklus yang berulang, terdiri dari empat tahap:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pengaruh (Influence)<\/h3>\n\n\n\n<p>Keyakinan seseorang terhadap orang lain memengaruhi cara mereka diperlakukan. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, manajer yang yakin bahwa seorang staf berbakat akan memberikan lebih banyak perhatian dan dukungan dibandingkan staf yang dianggap kurang mampu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Dampak (Impact)<\/h3>\n\n\n\n<p>Perlakuan yang diterima akan membentuk cara seseorang melihat dirinya sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika seorang karyawan terus-menerus dianggap tidak kompeten dan jarang diberi tanggung jawab, ia bisa mulai merasa tidak percaya diri dan meragukan kemampuannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Penyebab (Cause)<\/h3>\n\n\n\n<p>Keyakinan baru ini memengaruhi tindakan seseorang. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, karyawan yang awalnya berprestasi bisa mulai mendapatkan nilai buruk jika terus diperlakukan sebagai karyawan yang kurang kompeten. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penguatan (Reinforce)<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika seseorang berperilaku sesuai dengan ekspektasi yang diberikan (baik positif maupun negatif), keyakinan orang lain terhadapnya semakin kuat. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memperkuat siklus yang terus berulang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/halo-dan-horn-effect\/\"><strong>Halo dan Horn Effect: Perbedaan dan Cara Menghindarinya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Contoh Pygmalion Effect?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-6.jpg\" alt=\"karyawan barik 6\" class=\"wp-image-22093\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-6.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-6-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-6-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pygmalion Effect tidak hanya berlaku pada individu, tetapi juga dapat terjadi dalam skala yang lebih luas di lingkungan kerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Ekspektasi atasan terhadap karyawan dapat memengaruhi kinerja mereka, baik secara individu maupun dalam kelompok.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dampak pada Individu<\/h3>\n\n\n\n<p>Seorang manajer yang percaya bahwa seorang karyawan memiliki potensi besar cenderung memberikan lebih banyak dukungan, pelatihan, dan kesempatan untuk berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, karyawan tersebut merasa lebih percaya diri, lebih termotivasi, dan akhirnya menunjukkan kinerja yang lebih baik. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika seorang manajer memiliki ekspektasi rendah terhadap seorang karyawan, ia mungkin akan memberikan lebih sedikit perhatian dan kesempatan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat membuat karyawan tersebut kurang termotivasi dan tidak berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/motivasi-karyawan\/\"><strong>15 Tips Meningkatkan Motivasi Karyawan dan Strateginya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dampak pada Tim<\/h3>\n\n\n\n<p>Efek ini juga dapat terjadi dalam skala yang lebih luas. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika seorang pemimpin hanya menaruh harapan tinggi pada beberapa orang dalam tim, sementara yang lain diabaikan, maka produktivitas keseluruhan bisa menurun. <\/p>\n\n\n\n<p>Karyawan yang merasa tidak diperhatikan mungkin kehilangan semangat dan tidak memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Efek ini juga akan terasa saat sebuah perusahaan memiliki stereotip tertentu. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, menganggap bahwa karyawan muda lebih inovatif daripada karyawan senio, yang membuat karyawan senior tidak diberi kesempatan yang sama untuk berkembang. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini bisa menciptakan ketimpangan dalam tim dan menghambat potensi seluruh organisasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/atasan-pilih-kasih\/\"><strong>Atasan Pilih Kasih? Ini Contoh, Dampak, dan Cara Menghadapinya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dampak pada Bisnis<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, seorang manajer memiliki ekspektasi tinggi terhadap timnya dan secara aktif memberikan dukungan serta umpan balik positif. <\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, karyawan merasa dihargai, lebih percaya diri, dan termotivasi untuk bekerja lebih baik, yang akhirnya meningkatkan produktivitas dan hasil kerja mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, jika seorang karyawan terus-menerus menerima kritik negatif tanpa bimbingan yang jelas, mereka bisa mulai merasa tidak kompeten. <\/p>\n\n\n\n<p>Lama-kelamaan, mereka kehilangan motivasi dan performanya benar-benar menurun, sesuai dengan ekspektasi negatif yang diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/cara-meningkatkan-kualitas-sdm\/\"><strong>13 Cara Meningkatkan Kualitas SDM di Perusahaan Anda<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Menerapkan Pygmalion Effect?<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"700\" src=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-7.jpg\" alt=\"karyawan baik 7\" class=\"wp-image-22092\" srcset=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-7.jpg 1000w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-7-300x210.jpg 300w, https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-7-768x538.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Setelah memahami contoh dari fenomena ini, berikut sejumlah hal yang bisa Anda lakukan untk menerapkan Pygmalion Effect:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Edukasi Tim tentang Pygmalion Effect<\/h3>\n\n\n\n<p>Bangun budaya kerja yang menghargai perbedaan dalam cara belajar, minat, dan motivasi. Hindari pelabelan negatif terhadap anggota tim dan buat identitas tim yang lebih positif. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Terapkan Empat Faktor dalam Mengomunikasikan Ekspektasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berikan dan terima <em>feedback<\/em> dengan bijak. Pastikan setiap anggota tim mendapatkan umpan balik yang membangun.<\/li>\n\n\n\n<li>Kelola sistem pengetahuan. Pastikan semua orang memiliki akses ke informasi dan sumber daya yang cukup untuk berkembang.<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan ruang untuk bereksperimen. Izinkan anggota tim mencoba hal baru dan belajar dari kesalahan tanpa rasa takut.<\/li>\n\n\n\n<li>Ciptakan lingkungan kerja yang positif. Dukung perkembangan setiap individu dengan komunikasi yang terbuka dan suportif.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bangun Ekspektasi Positif dalam Tim<\/h3>\n\n\n\n<p>Ekspektasi kita terhadap orang lain bisa memengaruhi kepercayaan diri dan kinerja mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami Pygmalion Effect, kita bisa menyesuaikan cara berpikir dan bertindak agar memberikan dampak yang lebih positif.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemimpin berperan besar dalam membentuk budaya kerja yang mendukung perkembangan tim. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, setiap anggota tim juga bisa saling memengaruhi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menerapkan prinsip ini, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan harmonis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/komitmen-kerja-karyawan\/\"><strong>10 Cara Meningkatkan Komitmen Kerja Karyawan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan artikel di atas, dapat dipahami bahwa Pygmalion Effect menunjukkan bahwa ekspektasi seseorang terhadap orang lain dapat memengaruhi sikap dan kinerja mereka, baik secara positif maupun negatif. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam lingkungan kerja, pemimpin dan anggota tim yang memiliki harapan tinggi terhadap rekan-rekannya cenderung mendorong mereka untuk berkembang, meningkatkan rasa percaya diri, dan mencapai hasil yang lebih baik. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, ekspektasi rendah dapat menghambat potensi dan menurunkan motivasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami efek ini, perusahaan dan tim dapat menciptakan budaya kerja yang mendukung pertumbuhan setiap individu. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendukung penerapan Pygmalion Effect di tempat kerja, perusahaan dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/gajihub.com\/hris\/\"><em>software<\/em> HRIS<\/a> dari GajiHub.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan sistem ini, manajemen dapat menetapkan ekspektasi yang jelas dan memantau perkembangan karyawan melalui 30 laporan performa yang tersedia. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini memungkinkan pemimpin memberikan <em>feedback<\/em> yang membangun, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan kinerja tim.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap manajer juga dapat mengakses laporan kapan saja dan di mana saja, memudahkan pengambilan keputusan yang lebih efektif berdasarkan potensi dan perkembangan karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, fitur <em>timeline <\/em>di GajiHub memungkinkan perusahaan memberikan apresiasi kepada karyawan dan membagikannya kepada seluruh organisasi, menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan mendukung pertumbuhan individu.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik mencoba GajiHub? Kunjungi <strong><a href=\"https:\/\/gajihub.com\/daftar\/\">tautan ini<\/a> <\/strong>dan dapatkan coba gratis hingga 14 hari. <\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bayangkan ada seorang mentor yang akan membimbing dua mentee di tempat kerja. Sebelum bertemu mereka, mentor ini sudah mendapatkan informasi&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22099,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[109,8985,8983,8984,29,80,27,44,8986],"class_list":["post-22081","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hr","tag-aplikasi-hris","tag-cara-kerja-pygmalion-effect","tag-contoh-pygmalion-effect","tag-elemen-pygmalion-effect","tag-gajihub","tag-software-absensi","tag-software-payroll","tag-tips-hr","tag-tips-menerapkan-pygmalion-effect"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja - Gajihub Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian Pygmalion Effect secara detail, dampak, pentingnya, dan juga contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja - Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian Pygmalion Effect secara detail, dampak, pentingnya, dan juga contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gajihub Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-13T06:49:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-01T09:50:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-banner.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"825\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"sugi priharto\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@gajihub\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"sugi priharto\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"sugi priharto\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\"},\"headline\":\"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja\",\"datePublished\":\"2025-03-13T06:49:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-01T09:50:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/\"},\"wordCount\":1568,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/pygmalion-effect-banner.png\",\"keywords\":[\"aplikasi HRIS\",\"cara kerja pygmalion effect\",\"contoh pygmalion effect\",\"elemen pygmalion effect\",\"GajiHub\",\"software absensi\",\"software payroll\",\"tips HR\",\"tips menerapkan pygmalion effect\"],\"articleSection\":[\"Tips HR\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/\",\"name\":\"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja - Gajihub Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/pygmalion-effect-banner.png\",\"datePublished\":\"2025-03-13T06:49:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-01T09:50:15+00:00\",\"description\":\"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian Pygmalion Effect secara detail, dampak, pentingnya, dan juga contohnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/pygmalion-effect-banner.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/03\\\/pygmalion-effect-banner.png\",\"width\":825,\"height\":315,\"caption\":\"pygmalion effect banner\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/pygmalion-effect\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Gajihub Blog\",\"description\":\"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Gajihub\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/gajihub-new-logo.png\",\"width\":1010,\"height\":391,\"caption\":\"Gajihub\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/gajihubcom\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/gajihub\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/gajihub\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a\",\"name\":\"sugi priharto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"sugi priharto\"},\"description\":\"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/id.linkedin.com\\\/in\\\/sugipriharto\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/gajihub.com\\\/blog\\\/author\\\/sugipriharto\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja - Gajihub Blog","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian Pygmalion Effect secara detail, dampak, pentingnya, dan juga contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja - Gajihub Blog","og_description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian Pygmalion Effect secara detail, dampak, pentingnya, dan juga contohnya.","og_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/","og_site_name":"Gajihub Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","article_published_time":"2025-03-13T06:49:26+00:00","article_modified_time":"2025-06-01T09:50:15+00:00","og_image":[{"width":825,"height":315,"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-banner.png","type":"image\/png"}],"author":"sugi priharto","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@gajihub","twitter_site":"@gajihub","twitter_misc":{"Written by":"sugi priharto","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/"},"author":{"name":"sugi priharto","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a"},"headline":"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja","datePublished":"2025-03-13T06:49:26+00:00","dateModified":"2025-06-01T09:50:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/"},"wordCount":1568,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-banner.png","keywords":["aplikasi HRIS","cara kerja pygmalion effect","contoh pygmalion effect","elemen pygmalion effect","GajiHub","software absensi","software payroll","tips HR","tips menerapkan pygmalion effect"],"articleSection":["Tips HR"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/","name":"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja - Gajihub Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-banner.png","datePublished":"2025-03-13T06:49:26+00:00","dateModified":"2025-06-01T09:50:15+00:00","description":"Pada artikel kali ini, GajiHub akan membahas pengertian Pygmalion Effect secara detail, dampak, pentingnya, dan juga contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#primaryimage","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-banner.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-banner.png","width":825,"height":315,"caption":"pygmalion effect banner"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/pygmalion-effect\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pygmalion Effect: Arti, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","name":"Gajihub Blog","description":"Informasi terlengkap mengenai pengelolaan SDM, HR, Payroll, dan karir","publisher":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#organization","name":"Gajihub","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","contentUrl":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/gajihub-new-logo.png","width":1010,"height":391,"caption":"Gajihub"},"image":{"@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/gajihubcom","https:\/\/x.com\/gajihub","https:\/\/www.instagram.com\/gajihub\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/gajihub\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCIR5sG2AkJSvvo0ala0nx-w"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/#\/schema\/person\/a34aaadc9cc210d3a080befe71b9210a","name":"sugi priharto","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/43eea581b42a21af5ce4cd6e69a64d435aa87c92fc79b7563ee66425bdf14d0f?s=96&d=mm&r=g","caption":"sugi priharto"},"description":"Pengajar dan content writer di bidang keuangan, HR manajemen, dan dunia karir lebih dari 7 tahun","sameAs":["https:\/\/id.linkedin.com\/in\/sugipriharto"],"url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/author\/sugipriharto\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/pygmalion-effect-banner.png","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22081","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22081"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22081\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25924,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22081\/revisions\/25924"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22099"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22081"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22081"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gajihub.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22081"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}